Anda di halaman 1dari 5

TUGAS KELOMPOK

“ Pertanyaan Dan Jawaban Kebijakan Deviden “


(Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Keuangan Bisnis Lanjutan)
Dosen Pengampu : Siti Ragil Handayani, Dr., M.Si

Oleh Kelompok 3 :
Oktavia Putri Kusumaning Ayu 165030201111086
Dwi Oktavia Abriani 165030201111068
Rizky Ardiningtyas 165030201111055
Mantias Bekti Dewanty 165030200111113
Aprilia Novita Sari 165030201111165
Hidayatus Sholihah 165030207111105
Fitria Khoirun Nisa 165030207111109

ILMU ADMINISTRASI BISNIS


FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG
2019
1. Misalkan seorang manajer keuangan mengajukan dua usulan kebijakan deviden

Kebijakan Pembayaran Deviden


Deviden Tahun 1 Tahun 2 Tahun 3 Tahun 4 Tahun 5

A Rp 200,00 Rp 200,00 Rp 200,00 Rp 220,00 Rp 220,00

B Rp 200,00 Rp 400,00 Rp 100,00 Rp 0 Rp 200,00

Earning Per Rp 2.000,00 Rp 4.000,00 Rp 1000,00 Rp 1000 Rp 2.000


Share

Mana yang akan anda pili, kebijakan pembayaran deviden A atau B? Jelaskan.

Jawaban

Net Profit : lembar saham = EPS

Lembar saham = EPS : Net Profit

Kebijakan Lembar Saham


Deviden Tahun 1 Tahun 2 Tahun 3 Tahun 4 Tahun 5 Total

A 10 20 5 4,5 9,1 48,6

B 10 10 10 0 10 40

Menurut kelompok saya, apabila menjadi seorang manajer keuangan akan memilih
kebijakan deviden yang B karena total lembar saham yang dibagikan lebih rendah dari
pada yang A. Sehingga apabila ada sisa dari pembagian deviden dapat digunakan
sebagai tambahan dana operasional untuk mengembangkan perusahaan.

2. Jelaskan beberapa alasan kenapa perusahaan melakukan Stock Split (minimal dua)!
Jawaban : alasan suatu perusahaan melakukan stock split antara lain:
1. Untuk menghindari herga saham yang terlau tinggi sehingga tidak
memberatkan publik untuk membeli/memiliki saham tersebut.
2. Mempertahankan tingkat likuiditas saham.
3. menarik investor yang berpotensi lbih banyak untuk memiliki saham
tersebut.
4. Menarik minat investor kecil untuk memiliki saham tersebut, karena jika
harga saham terlau mahal, dana yang dimiliki investor kecil tidak dapat
menjengkaunya.
5. Menanbah jumlah saham yang beredar.
6. Memperkecil risiko yang akan terjadi, terutama bagi invesrtor yang ingin
memiliki saham tersebut dengan kondisi harga saham yang rendah. Stock
split berarti telah terjadi diversifikasi investasi.
7. Menerapkan diversifikasi investasi.
Selain tujuan-tujuan yang telah disampaikan sebelumnya, kita juga perlu
memahami alasan dilakukan stock split ini dari pendapat lain, seperti yang
dikemukan oleh Scott Martin, Petty, yaitu:
1. Agar saham tidak terlalu mahal sehingga dapat meningkatkan jumlah
pemegang sham dan meningkatkan likuiditas perdagangan saham,
2. Untuk mengembalikan harga dan ukuran perdagangan rata-rata saham pada
kisaran yang telah ditargetkan.
3. Untuk membawa informasi mengenai kesempatan berinvestasi berupa
peningkatan laba dan dividen kas.

3. Salah satu investasi terbaik untuk perusahaan adalah dengan jalan membeli saham
sendiri (rtoc repurchase). Beri komentar atas pendapat tersebut!

Jawaban : Stock Repurchase adalah transaksi dimana perusahaan membeli kembali


sahamnya sendiri dari pasar. Karena, mungkin perusahaan tersebut menggap
undervalued atau dibawah nilai maksudnya ialah sekuritas atau jenis investasi yang
dijual dengan harga dibawah nilai instrinsik sebenarnya dari investasi tersebut.
Pembelian kembali saham atau stock repurchase ini dapat mengurangi jumlah saham
yang beredar, yang mana dapat meningkatkan permintaan saham dan harga. Lalu
apabila perusahaan tersebut melakukan stock repurchase demi investasi terbaik ialah
dimana jumlah keuntungan yang harus disetor perusahaan melalui pembagian deviden
akan berkurang, karena jumlah saham yang beredar menyusut. Namun bukan hanya
itu perusahaan juga dapat memperoleh keuntungan di masa yang akan datang jika
perusahaan memutuskan untuk menjual kembali saham yang dibuyback ketika
harganya sudah naik.

4. Diketahui suatu perusahaan mempunyai usulan investasi sebagai berikut :

A 3 juta 25%

B 2 juta 24%

C 2 Juta 23%

D 2 juta 20%

E 2 juta 18%

F 3 juta 17%

G 3 juta 15%

Usulan invest Cash ouley IRR

Ditanya :

Jika perusahaan menggunakan kebijakan deviden residual berapa deviden yang akan
dibagikan?

Jika perusahaan mempunyai biaya modal rata – rata tertimbang sebesar 19% berapa dividen
yang akan dibagikan?

Jawaban :

 Usulan investasi yang diterima : A,B,C,D,E


 Total anggaran modal yang diperlukan Rp. 11.000.000
Dari modal sendiri = 70% x Rp. 11.000.000 = Rp. 7.700.000

Dari modal utang = 30% x Rp. 11.000.000 = Rp. 3.3000.000

Jadi, Sisa dana internal = Rp. 12.000.000 - Rp. 7.700.000 = Rp. 4.300.000 (dibayarkan
sebagai deviden)

5. Semakin sering perusahaan melakukan split, dan dengan split factor yang lebih tinggi,
maka harga saham akan naik terus. Perusahaan sudah seharusnya sering melakukan
split. Setujukah anda dengan pendapat tersebut? Jelaskan !
Jawaban : Setuju, karena :

1. Agar sahamnya lebih attractive bagi investor. Secara psikologis, investor lebih
tertarik membeli saham yang harganya lebih murah. Dengan semakin banyak
investor tertarik pada saham ini, kemungkinan harga akan ikut naik lebih
besar, walaupun tidak ada jaminan untuk itu.

2. Jumlah saham beredar menjadi lebih banyak sehingga relatif lebih marketable
dan likuid.