Anda di halaman 1dari 10

SPESIFIKASI TEKNIS

PEKERJAAN PEMBANGUNAN
DAN PENATAAN BENDUNG D.I CARINGIN
KABUPATEN SUKABUMI

2019
UPTD PSDA WS.CISADEA CIBARENO
DINAS SUMBER DAYA AIR
PROVINSI JAWA BARAT

1
SPESIFIKASI TEKNIK

Nama Pekerjaan : Pembangunan Dan Penataan Bendung DI. Caringin


Kab. Sukabumi
Nama Kegiatan : …………………… (diisi Pengguna Jasa)
Lokasi : Desa Gunung Keramat, Kec. Cisolok, Kab. Sukabumi
Tahun Anggaran : …………………… (diisi Pengguna Jasa)

Bagian I
SPESIFIKASI UMUM

a. Uraian Umum Lokasi Pekerjaan


Lokasi Pekerjaan berada didaerah terpencil di sungai Cibareno Perbatasan
Provinsi Jawa Barat dan Banten terletak pada koordinat: 6o 52’ 41,39” BT, 106o
25” 8,81”LS.
Tepatnya berada di kampung Legok Kadu, Dusun Sukatani Desa Gunung
Keramat Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat.
Untuk Mencapai Lokasi Pekerjaan dapat ditempuh melalui:
1) Dari Kota Pelabuhan Ratu ke simpang jalan cikelat Kecamatan Cisolok
berjarak + 8,5 km
2) Simpang kota kecamatan cisolok melaui jalan cikelat sejauh + 18,5 km menuju
ke simpang jalan jambu Bodas-Gunung Tanjung
3) Dari Simpang Jambu Bodas-Gunung Tanjung menuju Kampung legok kadu,
dusun sukatani, desa gunung keramat ditempuh melalui jalan pangkalan dan
jalan legok kadu kadu sejauh + 5,1 km
4) Dari Kampung legok kadu, dusun sukatani, desa gunung keramat ke lokasi
ujung jalan akses masuk dekat lokasi rencana bendung berjarak 1,1 km (dilalui
dengan roda 2)
5) Dari ujung akses jalan masuk yang ada ke lokasi rencana As bendung berjarak
+ 300 m (belum ada jalan akses)

Spesifikasi Teknis UMUM - Bendung Caringin - Kabupaten Sukabumi 2


Ruang lingkup Pekerjaan meliputi pembuatan konstruksi Baru untuk Daerah
Irigasi Caringin berupa pekerjaan utama yaitu Pembangunan Konstuski Bendung
beserta kelengkapannya dan Pekerjaan pendukung seperti Saluran Pengelak,
akses jalan dan pekerjaan lainnya.

b. Pemeliharaan Jalan yang dilalui


1) Penyedia jasa konstruksi harus mematuhi semua peraturan terkait dengan
rute mob-demobilisaasi alat berat dan rute angkutan kendaraan proyek
selama pekerjaan berlangsung
2) Penyedia jasa konstruksi selama pelaksanaan pekerjaan tidak boleh
mengganggu kelancaran lalu lintas umum/masyarakat
3) Penyedia jasa konstruksi harus memperbaiki apabila selama pelaksanaan
pekerjaan ada bagian jalan, jembatan, bangunan-bangunan dan/atau
infrastuktur jalan yang mengalami kerusakan akibat dampak dari angkutan
kendaraan proyek.
4) Penyedia jasa Kontruksi wajib menjaga dan mencegah jalan-jalan umum
yang dilalui dari lumpur dan kotoran yang berjatuhan dari kendaran yang
digunakan.

c. Tanggungjawab Penyedia Jasa terhadap Lingkungan dan Masyarakat


Penyedia jasa konstruksi bertanggungjawab dan wajib mengambil segala
tindakan yang diperlukan terhadap:
1) Keamanan dan ketertiban terkait masyarakat disekitar lingkungan pekerjaan
2) Jaminan terhadap tidak adanya kerusakan lingkungan, lahan pertanian,
perkebunan, ladang, padang rumput dan hutan kayu di wilayah Pekerjaan.
3) Bertanggungjawab atas terjadinya pencemaran, penyebaran penyakit dan
Banjir akibat adanya pekerjaan konstruski bendung selama proyek
berlangsung
4) Bertanggungjawab terhadap seluruh pekerja dan orang-orang luar yang
berada didalam lingkungan pekerjaan; penyedia harus membatasi
orang/pihak luar yang tidak berkepentingan masuk lokasi proyek agar
terhindar dari kecelakaan.
5) Bertanggungjawab apabila adanya kerusakan tanaman dan harta benda milik
masyarakat serta harus menganti dan menngembalikan ke kondisi semula

Spesifikasi Teknis UMUM - Bendung Caringin - Kabupaten Sukabumi 3


6) Bertanggungjawab dan menjamin bahwa tidak ada zat yang beracun, zat
yang berbahaya atau zat-zat pencemar yang mengalir ke Sungai/anak
sungai/saluran, jalan-jalan yang dilalui dan lingkungan di sekitar lokasi
pekerjaan.
7) Bertanggungjawab terhadap Pengelolaan Pengaliran Air Sungai dengan tidak
menghambat pengaliran air Sungai Cibareno secara penuh agar pengguna
air sungai di bagian hilir tidak terpengaruh dengan adanya pekerjaan
konstruksi bendung.
8) Bertanggungjawab terhadap sanitasi dan kebersihan lokasi pekerjaan
9) Bertanggungjawab terhadap keamanan para pekerja, bahan dan peralatan
kerja dilokasi pekerjaan dan terhadap lingkungan masyarakat setempat.
10) Bilamana diperlukan penyedia dapat memasang pagar disekitar lokasi
pekerjaan dengan biaya sendiri dan persetujun direksi pekerjaan untuk
keamanan lingkungan; ketentuan, ukuran dan bahan pagar pengaman
ditentukan oleh direksi pekerjaan
11) Untuk keamanan pada saat malam, penyedia jasa harus menyediakan
penerangan yang cukup diarea lokasi pekerjaan selama pekerjaan
berlangsung.

d. Gambar-Gambar
1) Gambar Konstruksi (Construction Drawings)
 Penyedia jasa konstruksi harus membuat gambar konstruksi lebih detail
dan lebih lengkap berdasarkan gambar-gambar kontrak. Gambar-gambar
tersebut harus mencatumkan setiap hal yang diperlukan meliputi tampak,
potongan memanjang, potongan melintang dan gambar detail setiap
item pekerjaaan secara keseluruhan.
 Gambar Konstruksi harus disetujui oleh pihak direksi pekerjaan dibuat
minimal rangkap 3 dimana 1 rangkap diserahkan kepada Direksi
pekerjaan dan 1 rangkap disimpat pada kantor direksi keet.

2) Gambar Kerja (Shop Drawing)


Gambar-gambar kerja harus dibuat oleh Penyedia jasa konstruksi sebelum
pelaksanaan pekerjaan yang memperlihatkan situasi, ukuran, jenis bahan,
dan lain-lain dari setiap item-item pekerjaan yang penting sesuai dengan
gambar konstrusksi dan spesifikasinya. Diajukan kepada direksi untuk
disetujui 3 (tiga) hari sebelum pelaksanaan pekerjaan.

Spesifikasi Teknis UMUM - Bendung Caringin - Kabupaten Sukabumi 4


3) Gambar terbangun/Purnalaksana (As-Built Drawings)
Setelah selesai pelaksanaan konstruski setiap item pekerjaan, Penyedia jasa
konstruksi wajib membuat gambar dalam kondisi “terbangun” (as-built)
/purnalakasana yang sebenarnya dari setiap item pekerjaan Permanen.
Gambar tersebut harus disiapkan dalam sistem digital dengan menggunakan
program AutoCAD (soft copy), dan disiapkan juga gambar cetak tebal (hard
copy) dengan ukuran kertas A3 dibuat 5 (lima) rangkap.
Bilamana hanya ada sedikit perbaikan/perubahan pada gambar Kontrak
awal, maka gambar tersebut dapat langsung berubah status menjadi gambar-
gambar As Built Drawing setelah dilakukan koreksi dan ditandatangani oleh
kedua belah pihak (Direksi Pekerjaan dan Penyedia jasa konstruksi).

e. Penggunaan Standa Nasiona Indonesia (SNI)


Semua Pekerjaan, bahan-bahan, peralatan dan ketenagakerjaan harus
memenuhi spesifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) yang berlaku saat ini.
Apabila belum ada pengaturan dalam SNI maka Direksi pekerjaan akan
menentukan acuan Standar yang digunakan.

f. Program Pelaksanaan Konstruksi, Jadwal pelaksanaan Pekerjaan dan


Metode pelaksanaan
Program-program konstruksi yang harus dibuat oleh Penyedia jasa konstruksi
harus ditampilkan dalam bentuk diagram batang (bar chart), tabel atau bentuk
lainnya yang telah disetujui dan membagi pekerjaan-pekerjaan tersebut dalam
berbagai jenis kegiatan.
Untuk setiap kegiatan pokok/utama harus memperlihatkan:
1) Tanggal mulai paling awal
2) Tanggal mulai paling lambat
3) Lamanya kegiatan
4) Waktu cadangan (Floating time).
5) Sumber-sumber bahan, tenaga kerja, lokasi pembuatan bahan konstruksi dan
penempatan bahan-bahan.
Kegiatan-kegiatan yang diperlihatkan dalam program konstruksi disamping
meliputi pekerjaan permanen dan pekerjaan sementara, juga pengadaan serta
pengiriman bahan-bahan konstruksi dan peralatan ke lokasi proyek. Hari libur
umum dan hari libur keagamaan harus dimasukkan juga dalam program ini.

Spesifikasi Teknis UMUM - Bendung Caringin - Kabupaten Sukabumi 5


Selain pembuatan program tersebut diatas, Penyedia jasa konstruksi juga harus
membuat metode yang akan digunakan untuk pekerjaan akses jalan masuk,
galian/timbunan tanah, pekerjaan pasangan, beton, beton siklop, pintu, rumah
jaga dan lain-lain termasuk program dan jadwal pengujian dan pengelolaan
pengaliran air sungai yang diperlukan dalam Spesifikasi.

g. Laporan Hasil Pekerjaan


Untuk kepentingan pengendalian dan pengawasan pelaksanaan pekerjaan,
seluruh aktivitas kegiatan pekerjaan di lokasi pekerjaan penyedia jasa wajib
membuat laporan pelaksanaan pekerjaan yang dituangkan dalam Laporan
Harian, mingguan dan bulanan.
a. Laporan harian berisi:
1) jenis dan kuantitas bahan yang berada di lokasi pekerjaan;
2) penempatan tenaga kerja untuk tiap macam tugasnya;
3) jenis, jumlah dan kondisi peralatan;
4) jenis dan kuantitas (volume) pekerjaan yang dilaksanakan;
5) keadaan cuaca termasuk hujan, banjir dan peristiwa alam lainnya yang
berpengaruh terhadap kelancaran pekerjaan; dan
6) permasalahan dan catatan-catatan lain yang berkenaan dengan
pelaksanaan pekerjaan.
b. Laporan harian dibuat oleh penyedia, apabila diperlukan diperiksa oleh
konsultan dan disetujui oleh wakil PPK dan diserahkan setiap hari kepada
Pengawas dan/atau direksi pekerjaan
c. Laporan mingguan terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil
kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu minggu, serta hal-hal penting
yang perlu ditonjolkan.
d. Laporan bulanan terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil
kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu bulan, serta hal-hal penting
yang perlu ditonjolkan dalam periode satu bulan.
e. Laporan bulanan harus diserahkan paling lambat sebelum tangal 5 (lima)
setiap bulannya atau pada tanggal yang lain berdasarkan permintaan Direksi
Pekerjaan, Penyedia jasa konstruksi harus menyerahkan 5 (lima salinan
laporan kemajuan pekerjaan bulanan dalam suatu format laporan yang sudah

Spesifikasi Teknis UMUM - Bendung Caringin - Kabupaten Sukabumi 6


disetujui oleh Direksi Pekerjaan yang didalamnya memuat secara secara
detail kemajuan-kemajuan pekerjaan selama bulan sebelumnya
f. Setiap Laporan (harian/mingguan/bulanan) dibuat rangkap 5 atau lebih
sesuai perintah direksi pekerjaan.

h. Rapat-rapat /pertemuan terkait pelaksanaan Pekerjaan


1) Rapat Berkala:
a) setiap Minggu terkait Teknis pelaksanaan pekerjaan
b) setiap Bulan terkait Progres Pekerjaan
2) Rapat Insidentil terkait rapat khusus penanganan permasalahan tertentu
yang perlu ditangani segera.
3) Rapat-rapat lainnya baik berupa rapat pemantauan maupun rapat koordinasi
yang dianggap perlu oleh kedua belah pihak terkait dengan penyelesaian
pelaksanaan pekerjaan

i. Titik Tetap / Bench Marks (BM) dan Pematokan


Pekerjaan Pembuatan Konstruksi Bendung yang akan dilakukan haruslah
mengacu kepada koordinat (x,y,z) Titik Tetap (BM) yang ada di lapangan sesuai
yang tertera pada gambar. Titik-titik BM dan as Bendung sudah disediakan di
lapangan sesuai gambar, penyedia jasa tinggal mengacu kepada titik BM
tersebut.
Elevasi Mercu dan elevasi dasar pintu intake (pengambilan) haruslah sesuai
dengan elevasi yang diminta dalam gambar karena menentukan elevasi saluran
irigasi dan elevasi areal sawah yang akan diairi.
Apabila dibutuhkan untuk dipasang patok-patok bantu sesuai kebutuhan
pekerjaan maka penyedia jasa dapat menyediakannya dengan biaya sendiri dan
harus disetujui oleh direksi.
Kontraktor harus membuat BM baru dengan biaya sendiri apabila BM yang ada
dianggap perlu digeser/dipindahkan karena terkena dampak konstruksi. Dengan
ketentuan yaitu Pemasangan BM dan pematokan baru harus dikerjakan oleh
Tenaga surveyor yang berkompeten dibidangnya

Spesifikasi Teknis UMUM - Bendung Caringin - Kabupaten Sukabumi 7


j. Pagar Sementara
Bilamana diperlukan, Penyedia jasa konstruksi atas biayanya sendiri, harus
membuat dan memasang pagar sementara yang memadai dan telah disetujui
untuk menutup wilayah kerja proyek dimana pekerjaan-pekerjaan akan
dilaksanakan dan semua wilayah proyek yang mungkin diperlukan untuk
pelaksanaan pekerjaan seperti ketentuan berdasarkan syarat-syarat Kontrak bagi
kepentingan Direksi Pekerjaan. Bilamana terdapat pagar sementara yang
dipasang sepanjang sisi jalan umum, jalan kereta api, dan sebagainya, maka
harus dibuat dari bahan dengan jenis seperti yang telah disyaratkan oleh instansi
terkait sehingga mendapatkan persetujuan.

k. Penggunaan Lahan
Penggunaan lahan diluar aset pengguna jasa yang memerlukan Sewa untuk
menunjang pelaksanaan kegiatan seperti kebutuhan untuk saluran penggelak,
area parkir, Barak pekerja, Gudang stok material dan kebutuhan lainnya menjadi
Beban dan Tanggung Jawab Penyedia Jasa.

l. Angkutan Untuk Pengguna Jasa/Direksi


Untuk digunakan oleh Pengguna Jasa /Direksi dalam kurun lima belas (15) hari
semenjak diterimanya SPMK, Penyedia Jasa harus menyediakan secara khusus
transportasi berikut pengemudinya dari lokasi penginapan terdekat ke lokasi
pekerjaan baik Kendaraan Roda 4 maupun Roda.

m. Keselamatan dan Kesehatan Kerja


Penyedia Jasa pelaksana Konstruksi wajib menerapkan Sistem manajemen
Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Konstruksi sesuai peraturan perundangan
yang berlaku secara baik, benar dan konsisten untuk:
1. meningkatkan efektifitas perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja
yang terencana, terukur, terstruktur dan terintegrasi;
2. dapat mencegah dan mengurangi kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja;
3. menciptakan tempat kerja yang aman, nyaman dan efisien, untuk mendorong
produktifitas.

Spesifikasi Teknis UMUM - Bendung Caringin - Kabupaten Sukabumi 8


Tugas, Tanggung Jawab dan Wewenang Penyedia Jasa Pelaksana Konstruksi
dalam upaya menjaga keselamatan dan kesehatan kerja, serta dalam
menerapkan Sistem Manajemen K3 Konstruksi dalam pelaksanaan pekerjaan,
yang meliputi:
1. menyampaikan Rencana K3 Kontrak (RK3K) yang memuat seluruh kegiatan
dalam pekerjaan yang akan dilaksanakan pada saat rapat persiapan
pelaksanaan pekerjaan konstruksi atau disebut Pre Construction Meeting
(PCM);
2. menugaskan Ahli K3 Konstruksi untuk pekerjaan yang mempunyai Tingkat
Potensi Bahaya K3 Tinggi atau Petugas K3 Konstruksi untuk paket pekerjaan
dengan Tingkat Potensi Bahaya K3 Rendah (ahli/petugas K3 harus
bersertifikat).
3. Penyedia Jasa wajib memperhitungkan segala potensi bahaya yang terjadi,
menghitung dan memasukkan biaya penyelenggaraan SMK3 Konstruksi
berdasarkan kebutuhan seluruh pengendalian risiko K3 Konstruksi.
4. Apabila Penyedia Jasa tidak memperhitungkan biaya K3 Konstruksi atau
rencana biaya K3 Konstruksi yang diperhitungkan ternyata tidak mencukupi
untuk pelaksanaan program K3 maka Penyedia Jasa tetap wajib
melaksanakan program K3 Konstruksi sesuai dengan RK3K yang telah
disetujui oleh PPK
5. membuat Dokumentasi hasil pelaksanaan RK3K dan dilaporkan kepada PPK
secara berkala (harian, mingguan dan bulanan), yang menjadi bagian dari
laporan pelaksanaan pekerjaan
6. Apabila terjadi kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja konstruksi,
Penyedia Jasa wajib membuat laporan kecelakaan kerja kepada PPK, Dinas
Tenaga Kerja setempat, paling lambat 2 x 24 jam dan juga dilaporkan secara
berkala dalam bentuk laporan bulanan.
7. Penyedia Jasa wajib melaksanakan perbaikan dan peningkatan kinerja
sesuai hasil evaluasi kinerja RK3K yang dilakukan setiap bulan, dalam
rangka menjamin kesesuaian dan efektifitas penerapan RK3K
8. membuat rangkuman aktifitas pelaksanaan SMK3 Konstruksi sebagai bagian
dari Dokumen Serah Terima Kegiatan pada akhir kegiatan;
9. bertanggung jawab atas terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja
apabila tidak menyelenggarakan SMK3 Konstruksi sesuai dengan RK3K;

Spesifikasi Teknis UMUM - Bendung Caringin - Kabupaten Sukabumi 9


10. melakukan pengendalian risiko K3 konstruksi, termasuk inspeksi yang
meliputi:
a) Tempat kerja;
b) Peralatan kerja;
c) Cara kerja;
d) Alat Pelindung Kerja;
e) Alat Pelindung Diri;
f) Rambu-rambu; dan
g) Lingkungan kerja konstruksi sesuai dengan RK3K.
11. mengikutsertakan pekerjanya dalam program perlindungan tenaga kerja
selama kegiatan pekerjaan konstruksi;

n. Pekerjaan Pembersihan Akhir


Bilamana pekerjaan berdasarkan kontrak sudah selesai dikerjakan, Penyedia
jasa harus membongkar dan membersihkan dari lapangan semua fasilitas,
termasuk: tempat pembuatan untuk pekerjaan konstruksi (bengkel), direksi keet,
barak pekerja, gudang dan peralatan yang bukan merupakan bagian dari
pekerjaan-pekerjaan permanen. Lokasi proyek harus dibersihkan dari semua
sampah, bahan- bahan konstruksi yang tidak berguna dan fasilitas-fasiltas
sementara dari jenis apapun dan harus ditinggalkan dalam kondisi yang rapih
dan bersih.

Spesifikasi Teknis UMUM - Bendung Caringin - Kabupaten Sukabumi 10