Anda di halaman 1dari 5

JAWABAN

TUGAS 3
AKUNTANSI KEUANGAN LANJUTAN 2

NAMA : WIBISONO SUDIRMAN

NIM : 031200805

KELAS :-

UPBJJ UT : TANJUNGPINANG

FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS TERBUKA
Jawaban 1
Jan 1 Kas - VB 105.000.000
Piutang Jasa - VB 20.000.000

Mar 20 Kas - VB 100.000.000


Pinjaman Bank 100.000.000

Mar 28 Peralatan - VB 21.000.000

Kas - VB 21.000.000
untk mencatat setoran modal awal di dlm VB
umur ekonomis peralatan 10th didepresiasi dengan metode GL
(modul hal 9.6)

Biaya Gaji -
Juni 6 VB 35.000.000
Utang Gaji - VB 14.000.000
Kas - VB 21.000.000

Agustus 1 Bahan mentah - VB 14.000.000


Utang Usaha - VB 14.000.000

Agustus 13 Utang Usaha - VB 14.000.000


Kas - VB 14.000.000

September 1 Biaya overhead - VB 42.000.000


Kas - VB 42.000.000

Sediaan - VB 56.000.000
Barang dalam proses - VB 56.000.000
Jawaban 2
1. Lindung nilai aliran kas dapat digunakan dalam pengakuan mata uang asing dalam situasi asset
dan kewajiban denominasian jika variabilitas aliran kas tereliminasi secara sempurna oleh
aktivitas lindung nilai.
2. Untung dan rugi transaksi yang timbul akibat penilaian kembali mata uang asing-aset dan
kewajiban denominasian terhapuskan oleh jumlah-jumlah terkait reklasifikasi dari laba
komprehensif lainnya ke laba setiap periode. Asset dan kewajiban yang didenominasikan dalam
mata uang asing, tiap akhir periode harus disajikan pada nilai wajarnya. Begitu juga untuk
lindung nilai terhadap aliran kasnya disajikan pada nilai wajarnya tiap akhir periode.
3. Agio dan disagio yang berkaitan dengna aktivitas lindung nilai, diamortisasi menggunakan
metode bunga efektif.

Jawaban 3
Dinamakan agio dan disagio. Selanjutnya akan diamortisasikan selama umur kontrak forward , pada
umumnya amortisasi dilakukan dengan metode bunga efektif.

Jawaban 4
1. Pengendalian Bersama Operasi (PBO)
Joint venture dengan pengendalian bersama operasi, umumnya melibatkan penggunaan asset dan sumber
daya lainnya oleh venturer. Dalam hal ini setiap venturer dapat menggunakan asset tetap dan
persediaannya untuk melaksanakan operasi joint venture. Aktivitas joint venture. dapat dilaksanakan oleh
karyawan venturer bersamaan dengan aktivitas venturer yang sejenis. Dalam hal ini pengendalian
bersama operasi akan diikuti dengan perjanjian yang didalamnya memuat tentang,
1. Venturer menanggung beban dan kewajiban dan memperoleh pembiayaan, yang
mewakili kewajibannya.
2. Pembagian atas pendapatan dari penjualan produk bersama dan beban yang terjadi antar
venture.
Pada laporan keuangan venturer diakui aset yang digunakan untuk operasi joint venture dan kewajiban
yang ditanggung, dan juga beban yang ditanggung dan bagian pendapatan yang diperoleh dari penjualan
barang dan jasa joint venture. Pencatatan akuntansi pada joint venture dengan pengendalian bersama
operasi (PBO) dilakukan dengan cara berikut,
• Catatan akuntansi terpisah tidak disyaratkan karena tidak perlu ada laporan keuangan untuk PBO,
namun
• Perlu disusun pertanggungjawaban manajemen sehingga dapat menilai kinerja PBO
2. Pengendalian Bersama Aset (PBA)
Joint venture dengan kontrak pengendalian bersama aset atau kepemilikan bersama asset berarti asset
tersebut oleh venture atas satu atau lebih aset yang dikontribusikan kepada ataudiperoleh untuk tujuan
dari joint venture dan didedikasikan untuk tujuan joint venture pula. Aset tersebut digunakan
untukmemperoleh manfaat bagi venturer. Setiap venturer dapatmengambil suatu bagian keluaran dari aset
dan menanggung suatu bagian yang disetujui dari beban yang terjadi.
Banyak aktivitas dalam industri ekstraksi minyak, gas dan mineral melibatkan pengendalian bersama aset.
Misalnya, sejumlah perusahaan yang memproduksi minyak mengendalikan dan mengoperasikan bersama
suatu pipa saluran minyak. Setiap venturer menggunakan pipa saluran tersebut untuk mengangkut
produknya dan menanggung proporsi yang disetujui dari beban operasi pipa saluran. Contoh lain dari
pengendalian bersama aset adalah ketika dua perusahaan bersama-sama mengendalikan suatu properti,
dimana masing-masing pihak mengambil suatu bagian dari sewa yang diterima dan menanggung suatu
bagian dari beban.
PSAK 12 (revisi 2009) menyebutkan bahwa dalam pengendalian bersama aset, para venturer mengakui
dalam laporan keuangannya:
1. bagiannya atas pengendalian bersama aset, yang diklasifikasikan sesuai dengan sifat aset
2. setiap kewajiban yang telah terjadi
3. bagiannya atas kewajiban yang terjadi bersama dengan venturer lain yang berkaitan dengan
ventura bersama
4. setiap penghasilan dari penjualan atau pemakaian bagiannya atas keluaran ventura bersama,
bersama dengan bagiannya atas beban yang terjadi oleh ventura bersama
5. setiap beban yang telah terjadi sehubungan dengan bagian partisipasinya dalam ventura bersama.
Oleh karena itu setiap venturer membukukan dalam catatan akuntansi dan mengakui dalam laporan
keuangan berkaitan dengan bagian partisipasinya dalam pengendalian bersama aset,
• bagiannya dalam pengendalian bersama aset, yang diklasifikasikan sesuai dengan sifat aset
daripada sebagai investasi. Misalnya, bagian dalam pengendalian bersama pipa saluran minyak
diklasifi kasikan sebagai aset tetap.
• setiap kewajiban yang telah terjadi, misalnya yang terjadi dalam pembiayaan bagiannya dari aset.
• bagiannya atas setiap kewajiban yang ditanggung bersama dengan venturer lain yang berkaitan
dengan ventura bersama.
• setiap pendapatan dari penjualan atau pemakaian bagiannya atas keluaran ventura bersama,
bersama dengan bagiannya atas beban yang ditanggung oleh ventura bersama.
• setiap beban yang telah terjadi sehubungan dengan bagian partisipasinya dalam ventura bersama,
misalnya beban yang berkaitan dengan pembiayaan bagian partisipasi venturer dalam aset dan
penjualan bagiannya atas keluaran.
3. Pengendalian Bersama Entitas (PBE)
Joint venture dg kontrak pengendalian bersama entitas, diikuti dengan pendirian perseroan terbatas,
persekutuan atau entitas lainnya yang mana setiap venturer mempunyai bagian partisipasi. Entitas
tersebut beroperasi dalam cara yang sama seperti entitas lainnya, kecuali adanya perjanjian kontraktual
antar venturer yang menciptakan pengendalian bersama atas aktivitas ekonomi entitas.
Pada pengendalian bersama entitas, para venturer mengendalikan asset joint venture, menanggung
kewajiban dan beban dan memperoleh penghasilan. Entitas tersebut dapat mengadakan kontrak atas nama
sendiri dan memperoleh pembiayaan untuk tujuan aktivitas joint venture.. Setiap venturer berhak atas
bagian laba dari pengendalian bersama entitas.
Contoh umum pengendalian bersama entitas adalah ketika dua entitas atau lebih menggabungkan aktivitas
mereka dalam lini usaha tertentu dengan mengalihkan aset dan kewajiban yang relevan ke suatu
pengendalian bersama entitas.
Pengendalian bersama entitas (PBE) melakukan pencatatan akuntansi sendiri serta menyusun dan
menyajikan laporan keuangan dengan cara yang sama seperti entitas lainnya sesuai dengan Standar
Akuntansi Keuangan. Setiap venturer biasanya mengkontribusikan kas atau sumber daya lainnya ke PBE.
Kontribusi tersebut dimasukkan dalam catatan akuntansi venturer dan diakui dalam laporan keuangan
sebagai investasi pada pengendalian bersama entitas.
Metode Pengakuan Partisipasi dalam PBE, yaitu dengan menggunakan (1) Metode Konsolidasi
Proporsional, dan (2) Metode Ekuitas. Penerapan konsolidasi proporsional berarti laporan posisi
keuangan venturer memasukkan bagiannya atas asset yang dikendalikan bersama dan kewajiban yang
ditanggung bersama. Laporan laba rugi komprehensif venture memasukkan bagiannya atas penghasilan
dan beban dari pengendalian bersama entitas. Banyak prosedur yang sesuai bagi penerapan konsolidasi
proporsional adalah sama dengan prosedur untuk konsolidasi investasi pada entitas anak, sebagaimana
diatur dalam PSAK 4.
• Venturer dapat menggabungkan bagiannya atas setiap aset, kewajiban, penghasilan dan beban
dari pengendalian bersama entitas dengan unsur yang sama, satu per satu, dalam laporan
keuangannya. Misalnya, venturer dapat menggabungkan persediaan bagiannya dari pengendalian
bersama entitas dengan persediaannya sendiri dan aset tetap bagiannya dari pengendalian
bersama entitas dengan aset tetapnya sendiri.
• Sebagai alternatif, venturer dapat memasukkan unsur-unsur terpisah dalam laporan keuangan
untuk bagiannya atas aset, kewajiban, penghasilan dan beban dari pengendalian bersama entitas.
Misalnya, venturer dapat menunjukkan aset lancar bagiannya dari pengendalian bersama entitas
secara terpisah sebagai bagian dari aset lancarnya sendiri; bagiannya atas aset tetap dari
pengendalian bersama entitas secara terpisah sebagai bagian dari aset tetapnya sendiri.
Jawaban 5
transaksi lindung nilai atau hedging ini sangat penting dilakukan bagi perusahaan,institusi, maupun
BUMN yang menggunakan valuta asing dalam bertransaksi. Karena transaksaksi tagihan valas dalam
penjualan dan pembiayaan valas akan terkena risiko nilai tukar apabila terjadi fluktuasi yang dapat
menyebabkan kerugian. Kerugian yang terjadi bisa sangat besar dan hal ini dapat berdampak pada
stabilitas sistem keuangan dan ekonomi Indonesia. Dengan kata lain, Hedging akan bermanfaat untuk
tercapainya stabilitas keuangan dan makro ekonomi dengan pengelolaan yang baik dari koorporasi yang
dapat membuat pasar keuangan lebih berkembang dan sehat.

Anda mungkin juga menyukai