Anda di halaman 1dari 13

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Pendidikan pada dasarnya merupakan proses pendewasaan dan
pemandirian manusia secara sistematis agar siap menjalani kehidupan secara
bertanggung jawab. Menjalani kehidupan secara bertanggung jawab berarti
dapat dan berani mengambil keputusan dan tindakan yang bijaksana dan berani
menanggung segala konsekuensi yang ditimbulkan. Sebagai upaya untuk
mewujudkan hal tersebut, Universitas Negeri Semarang (UNNES) telah
menyusun dan melaksanakan pendidikan dengan cara membekali dan
mengembangkan kecakapan, keterampilan, kepekaan, dan kecintaan
mahasiswa terhadap pemberdayaan dan pembangunan kehidupan umat manusia
pada umumnya dan masyarakat Indonesia pada khususnya.
Peran Perguruan Tinggi dalam pembangunan tidak saja mendidik generasi
muda dalam menyiapkan dirinya menjadi manusia pembangunan dan mengkaji
serta mengembangkan Ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (IPTEKS) yang
sesuai dengan kebutuhan masyarakat, tetapi juga menjamin bahwa IPTEKS
yang relevan dengan kebutuhan masyarakat itu benar-benar sampai kepada
masyarakat dan dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya. IPTEKS
mempunyai makna apabila dapat diterima dan dimanfaatkan secara luas oleh
masyarakat yang memerlukan untuk dapat meningkatkan kesejahteraannya.
Oleh karena itu, perguruan tinggi harus siap dan terus berinovasi, melalui
berbagai kegiatan Tri Dharma, untuk mengembangkan IPTEKS yang relevan
dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dalam pembangunan berkelanjutan.
Peningkatan dan pengembangan yang terangkum dalam Tri Dharma
Perguruan Tinggi yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian serta pengabdian
kepada masyarakat. Ketiga dharma itu dilaksanakan dengan proporsi yang
seimbang, harmonis, dan terpadu dengan harapan agar kelak para lulusan
UNNES dapat menjadi manusia yang berilmu pengetahuan memadai dalam
bidangnya masing-masing, mampu melakukan penelitian, berkarakter
konservasi dan bersedia mengabdikan diri untuk kemaslahatan umat manusia
pada umumnya dan masyarakat Indonesia pada khususnya.
Kompetensi mahasiswa tidak hanya dibentuk melalui kegiatan belajar di
kampus, tetapi juga di luar kampus, seperti di lingkungan masyarakat. Untuk
mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari dan menerapkan hasil penelitian
yang dilakukan oleh sivitas akademika, maka diperlukan kegiatan yang
mendukung. Salah satunya adalah Kuliah Kerja Nyata (KKN). KKN merupakan
kegiatan yang efektif dan edukatif. Mahasiswa diterjunkan di tengah-tengah
masyarakat, baik masyarakat perkotaan maupun pedesaan. Mereka akan dapat
terlibat secara langsung dalam kehidupan masyarakat dengan berbagai
permasalahan yang ada, sehingga persoalan-persoalan dan sumber daya yang
telah atau belum diberdayakan, dapat diberdayakan dengan baik sehingga dapat
memberikan solusi-solusi yang diperlukan sesuai dengan karakteristik dan
potensi masyarakat.
Pelaksanaan KKN merupakan kegiatan akademik Perguruan Tinggi, yang
dimanifestasikan melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi. Oleh karena itu,
pelaksanaan program KKN juga harus dilaksanakan secara ilmiah, sinergis dan
profesional. Kegiatan KKN merupakan proses pembelajaran mahasiswa
melalui berbagai kegiatan langsung di tengah-tengah masyarakat, dan
mahasiswa berupaya untuk menjadi bagian dari masyarakat serta secara aktif
dan kreatif terlibat dalam dinamika yang terjadi di masyarakat. Keterlibatan
mahasiswa bukan saja sebagai kesempatan mahasiswa belajar dari masyarakat,
namun juga memberi pengaruh positif dan aktif terhadap pemberdayaan
masyarakat, sehingga memberi warna baru dalam pembangunan masyarakat
secara positif.
Mata kuliah KKN dengan bobot 4 sks wajib ditempuh oleh semua
mahasiswa program Strata 1 (S1) UNNES, yang disiapkan dalam rangka
mengembangkan kompetensi mahasiswa melalui pengalaman nyata di
masyarakat. Dengan pengalaman tersebut, mahasiswa diharapkan mendapatkan
kemampuan generatif yang berupa life skills (kecakapan hidup) seperti
kemampuan berfikir dan bernalar secara analitik, berdasarkan sumber empirik
dan realistik. Hal tersebut dimaksud agar mahasiswa dapat merancang dan
melaksanakan program, baik secara individu maupun kelompok dalam
membantu mengatasi permasalahan yang ada pada masyarakat, bekerja sama
dengan orang lain, mengatur diri sendiri, dan melatih keterampilan dalam
bekerja. Dengan demikian, mahasiswa akan mendapatkan wawasan,
pengalaman, dan keterampilan dalam bermasyarakat.
1.2 Analisis situasi dan Kondisi
Desa kenalan terletak di ujung timur wilayah kecamatan Pakis Kebupaten
Magelang dengan komdisi umum yaitu luas wilayah: 157.100 Ha, ketinggian
+_ 1.491 mDPL, Pusat pemerintahan berada pada titik koordinat :7’ 26,293’ S
110’ 24,033’ E. Penduduk desa pada umumnya bertani, pendidikan sebagian
besar SD, jumlah ppenduduk 1.492 jiwa 459 KK, terdiri dari 4 dusun (Kewiran,
Kenalan, Kesingan,Kedakan), 15 RT dan 4 RW, datas-batas adalah sebagai
berikut :
Sebelah utara : Desa Genikan kecamatan Ngablak
Sebelah selatan : Desa Kragilan Kecamatan Pakis
Sebelah Barat : Desa Kaponana Kecamatan Pakis
Sebelah Timur : Hutan Taman Nasional Gunung Merbabu

Dalam bidang pendidikan di desa Kenalan terdapat 1 unit SD, 1 unit


TK, dan 3 unit TPA.
Sebagian besar masyarakat kenalan berprofesi sebagai petani.
Namun dengan kurangnya kesadaran warga untuk memanfaatkan sumber
daya alam yang seharusnya memiliki nilai jual tyang lebih tinggi.
Di bidang kesehatan desa Kenalan memiliki 1 unit posyandu.
BAB II

SOLUSI DAN LUARAN

Permasalahan-permasalahan yang telah ditemukan selama melaksanakan observasi


di Desa Kenalan dapat dijelaskan pada tabel. Identifikasi permasalahan dilakukan
dengan melakukan survei atau pengamatan secara langsung dan tidak langsung
melalui wawancara dari bebebrapa nara sumber.

2.1 Solusi yang Diberikan

Identifikasi maslah meliputi masalah yang ada dlam bidang pendiikan, ekonomi,
kesehatan, infrastruktur dan lingkungan Desa Kealan. Penjelasan dari permasalahan
tersebut dapat dilihat pada tabel berikut ini:

No Bidang Permasalahan
1 Pendidikan Belum adanya bimbingan belajar di luar jam
sekolah bagi siswa sekolah dasar an menengah
untuk membantu memahami mata pelajaran dan
mengerjakan tugas sekolah.
Keterbatasan guru SD serta kurangnya strategi
pembelajaran sehingga pembelajaran berkesan
monoton.
Keterbatasan guru TPA/TPQ, guru mengaji, dan
guru sekolah keagamaan (Madrasah Diniah).
Fasilitas TPA juga kurang memadai, yakni di
rumah warga dan masjid dengan guru sukarela.
2 Kesehatan Belum adanya senam sehat di lingkungan
sekolah dasar dan masyarakat.
Belum diterapkan kebiasaan pola hidup bersih
dan sehat (cuci tangan dan gososk gigi dengan
benar) terutama pada anak sekolah dasar.
3 Ekonomi Kurangnya promosi wisata melalui sosial
media.
Banyaknya hasil pertanian berupa sayuran
4 Lingkungan

2.2 Luaran yang dihasilkan

Berdasarkan uraian di atas, dapat dirumuskan beberapa masa pada kegiatan KKN
ini antara lain:

1. Bagaimana cara menumbuhkan minat belajar sisawa sekolah dasar dan


menengah Desa Kenalan?
2. Bagaimana cara menciptakan strategi pembelajaran bagi siswa TPA Desa
Kenlan?
3. Bagaimana cara memberdayakan ibu-ibu desa kenalan guna meningkatkan
nilai jual hasil pertanian?
4. Bagaimana memberdayakan dengan membekali ibu-ibu keterampilan
tambahan?
5. Bagaimana mengoptimalkan dan meningkatkan pengunjung terhadap
wisata desa Kenalan “Merbabu Pass”?
6. Bagaimana cara menumbuhkan sikap hidup bersih dan sehat bagi anak usia
sekolah dasar di desa Kenalan?
7. Bagaimana cara cuci tangan dan gososk gigi yang benar?
8. Bagaimana mengoptimalkan kemampuan perangkat desa terutama
pengurus Badan Usaha Milik Desa ?
BAB III

PROGRAM KERJA

3.1 Program Tematik/ Unggulan

Optimalisasi wisata desa Kenalan ini merupakan kegiatan penggencaran


promosi wisata desa Kenalan melalui sosial media yang berisi deskripsi dan
dokimentasi mengenai desa kenalan dan wisata desa kenalan berupa Merbabu pass
sehingga diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat melalui
potensi desa. Pelaksanan program kerja ini berkerja sama dengan karang tarua
dusun kedakan desa kenalan. Waktu pelaksanaan ini terdiri dari persiapan berupa
koordinasi dengan karang taruna dusun kedakan, kemudian promosi wisata yang
dilakukan secara rutin melalui media sosial. Objek wisata merbabu pass berada di
dusun kedakan desa kenalan.

3.2 Road Map Program Kerja

No Nama Penanggung Lokasi Waktu Pelaksanaan Rencana Dana


Program Jawab

1 2 3 4 5 6 7 Asal Dana Jumlah


(Rp)
1 Rumah Posko Mahasiswa 20.000
Belajar KKN
2 Pendampingan 1. Masjid Mahasiswa 154.000
TPA Dsn.
Kenalan
2. TPQ
Dsn.
Kewiran
3. TPQ
Dsn.
Kesingan
3 Sosisalisai Balai Mahasiswa 300.000
NAPZA desa
4 BIMTEK Balai Mahasiswa 191.500
BUMDes desa
5 Pelatihan Posko Mahasiswa 254.500
Keterampilan KKN
MAKRAM
6 Pelatihan Posko Mahasiswa 212.500
Pengolahan KKN
Bahan Pangan
7 Sosialisai SDN 1 Mahasiswa 206.000
PHBS Kenalan
8 Pendampingan Mahasiswa 203.000
Posyandu
Lansia dan
Balita
9 Gerakan sadar Mahasiswa -
sehat (Senam)
10 Pendampingan Mahasiswa -
Pelatihan
Bank Sampah
11 Bersih Desa Mahasiswa -
12 Turnamen Mahasiswa 595.000
Volly
13 Penutupan Mahasiswa 2.025.500

No Bidang Program PJ Deskripsi Sasaran


Kerja Program
1 Pendidikan Rumah Siti Kegiatan Siswa sekolah
Belajar Mufiatunnikmah bimbingan dasar dan
Ainun Lathifah belajar di luar menengah
jam sekolah
bagi anak
sekolah dasar
dan menengah
yang
dilaksakanan
setiap pukul
16.00-20.00
bertempat di
posko KKN.
2 Pendampingan Nurikhwatun Kegiatan Siswa-siswi
TPA Aliyah pendampingan TPQ
TPA berupa
mmengajar
mengaji bagi
anak-anak
tingkat sekolah
dasar dan
menengah, yang
dilaksanakan
setiap pukul
15.30-19.00
bertempat di
masjid dan TPQ
secara bergilir
setiap dusun.
3 Sosialisasi Siti Penyuluhan Seluruh warga
NAPZA Mufiatunnikmah mengenai desa Kenalan,
Boby Putra bahaya Narkoba terutama para
Prata,a bagi warga desa pemuda
Kenalan
4 Kesehatan Gerakan Sadar Masyarakat
Sehat Desa Kenalan
5 Penyuluhan Pascal Sulistiyo Sosialisasi cara Siswa SD
Gaya Hidup Wibowo cuci tangan dan Kenalan
Bersih danDwi Arum sikat gigi
Sehat Kusuma dengan baik dan
benar.
6 Ekonomi Bimbingan Ahmad Fauzi Bimbingan Calon Pengurus
Teknis Qomarul Teknis dan BUMDes
(BIMTEK) Khasanah pelatihan
BUMDes pengelolaan
BUMDes
Simpan Pinjam
bagi pengurus
baru
7 Pelatihan Reni Evianti Pelatihan PKK
Pengolahan Apri Ardiantoro pembuatan
Makanan olahan makanan
dari hasil
pertanian desa
kenalan untuk
meningkatkan
nilai ekonomis
bahan.
Pembuaatan sari
buah Bit
8 Pelatihan Ainun Lathifah PKK
Keterampilan Qomarul
Makram Khasanah
9 Lingkungan Gerakan Masyarakat
bersih desa Desa Kenalan
dan ramah
lingkungan
10 Pendampingan Qomarul Penyuluhan Masyarakat
Pelatihan Kasanah pengelolaan dan Desa Kenalan
Bank Sampah Ahmad Fauzi penanggulangan
sampah c

3.3 Program Konservasi

Program kerja konservasi meliputi penanaman pohon yang dilaksanakan


pada tanggal . sasaran dari program ini adalah warga

Selain program konservasi alam yang telah disebutkan diatas, KKN


Universitas n`egeri Semarang di Desa Kenalan Kecamatan Pakis, Kabupaten
Magelang juga mengikuti serangkaian acara adat yang merupakan konservasi
budaya setempat seperti pagelaran gedruk dan tarian jaran lumping yang
dilaksanakan dusun kewiran dalam peringatan saparan, merthi dusun pada hari R
BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN PELAKSANAAN PROGRAM KERJA

4.1 Program Unggulan


Optimalisasi wisata desa Kenalan ini merupakan kegiatan penggencara
promosi wisata desa Kenalan melalui sosial media yang berisi deskripsi dan
dokimentasi mengenai desa kenalan dan wisata desa kenalan berupa Merbabu pass
sehingga diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat melalui
potensi desa. Pelaksanan program kerja ini berkerja sama dengan karang tarua
dusun kedakan desa kenalan. Waktu pelaksanaan ini terdiri dari persiapan berupa
koordinasi dengan karang taruna dusun kedakan, kemudian promosi wisata yang
dilakukan secara rutin melalui media sosial. Objek wisata merbabu pass berada di
dusun kedakan desa kenalan.

4.2 Program Pendukung

a. Bidang Pendidikan

No Program Gambar Deskripsi


Kerja
1 Rumah Kegaiatan pendampingan
Belajar pembelajaran di luar jam
sekolah bagii siswa sekolah
dasar dan menengah yang
dilaksanakan setiap hari pukul
16.00 WIB s.d. 20.00 WIB
bertempat di Posko KKN.
Pelaksanaan Rumah Belajar ini
dimulai dari pekan ke 2 s.d.
pekan ke enam.
2 Pendampingan
TPA
3 Sosialisasi Penyuluhan mengenai bahaya
NAPZA Narkoba bagi warga desa
Kenalan

b. Bidang Ekonomi
No Program Gambar Deskripsi
kerja
1 Bimbingan Bimbingan Teknis ini adalah
Teknis Badan pelatihan dan pengenalan
Usaha Milik mengenai Badan Usaha Milik
Desa Desa simpan Pinjam Merbabau
Sejahtera
2 Pelatihan
Keterampilan
Makram
3 Pelatihan
Pengolahan
Pangan

c. Bidang Kesehatan

No Program Gambar Deskripsi


Kerja
1 Sosialisasi
Pola Hidup
Bersih dan
Sehat
2 Pendampingan
Posyandu
Lansia
3 Pendampingan
Posyandu
Balita
4 Gerakan sadar
Sehat (Senam)

d. Bidang Lingkungan

No Program Gambar Deskripsi


kerja
1 Pendampingan
Pelatihan Bank
Sampah
2 Bersih Desa

4.3 Program Konservasi


sesuai dengan landasan Universitas Negeri Semarang sebagai kampus konservasi,
maka program yang diadakan oleh tim KKN Lokasi Tahap IIB Universitas Negeri
Semarang di Desa Kenalan, Kecamatan Pakis adalah sebagai berikut:

No Program Kerja Gambar Deskripsi


1 Penanaman kegaiatan
Pohon penanaman
pohon
dilaksanakan
pada Hari,
November 2018
BAB V

SIMPULAN DAN SARAN

5.1 Simpulan

5.2 Saran