Anda di halaman 1dari 19

Modul 3

Anggaran Penjualan

A. Tujuan

Setelah mempelajari modul ini, mahasiswa diharapkan dapat


memahami tentang :

1. Pengertian anggaran penjualan


2. Tujuan dan fungsi anggaran penjualan
3. Langkah penyusunan anggaran penjualan
4. Perhitungan anggaran penjualan

B. Materi

1. Pengertian Anggaran Penjualan

Anggaran penjualan merupakan anggaran yang sangat penting


dalam penentuan proyeksi penjualan dan penghasilan yang
realistis dan pendukung utama dalam menyusun rencana
anggaran komprehensip perusahaan.

Anggaran Penjualan (sales budget) adalah sebuah perencanaan


secara terperinci tentang jenis, volume, harga, daerah distribusi,
serta waktu penjualan produk yang akan dijual nantinya.

Anggaran penjualan merupakan dasar dilakukannya aktivitas-


aktivitas yang lain, dan pada umumnya anggaran penjualan
disusun paling dahulu dibandingkan dengan anggaran-anggaran
lainnya.

Penyusunan konsep anggaran penjualan dapat dikatakan


mencakup segala kegiatan di bidang penjualan. Komponen-
komponen pokok konsep Anggaran penjualan sebagai berikut :

a. Dasar-dasar penyusunan anggaran :


1) Menyusun tujuan perusahaan
2) Menyusun strategi perusahaan
3) Menyusun forecast penjualan

b. Menyusun anggaran penjualan


1) Anggaran promosi dan advertensi
2) Anggaran biaya-biaya penjualan

1
3) Rencana pemasaran
Faktor yang perlu dipertimbangkan dalam penyusunan
anggaran penjualan :

a. Karakteristik Pasar
1) Luas Pasar
2) Keadaaan Persaingan
3) Kemampuan Pasar untuk menyerap barang
4) Keadaan/sifat konsumen

b. Kemampuan Finansial
1) Kemampuan membiayai penelitian pasar
2) Kemampuan membiayai usaha-usaha untuk mencapai
target penjualan
3) Kemampuan membeli bahan mentah

c. Keadaan Personalia
1) Apakah jumlah tenaga kerja cukup ?
2) Apakah jumlah tenaga yang ada mampu bertugas sesuai
tupoksinya?

d. Dimensi Waktu
Hal ini perlu diperhatikan sebab apabila membuat rencana
terlalu awal, kemungkinan akan terjadi perubahan
keadaan, juga perlu dipertimbangkan sampai berapa lama
rencana yang disusun tersebut masih reliable

2. Tujuan dan Fungsi Anggaran Penjualan

Tujuan utama dari anggaran penjualan adalah:

a. Mengurangi ketidakpastian dimasa depan


b. Memasukkan pertimbangan /keputusan manajemen
dalam proses perencanaan
c. Memberikan informasi dalam profit planing control
d. Untuk mempermudah pengendalian penjualan

Kegunaan dari penyusunan anggaran penjualan adalah untuk


dijadikan sebagai dasar penyusunan anggaran produksi dan
anggaran biaya penjualan (biaya distribusi produk), bahkan
dijadikan dasar dalam penyusunan anggaran laba rugi.

2
Suatu anggaran penjualan yang lengkap sebaiknya
menunjukkan gambaran sebagai berikut:

a. Penjualan dirinci menurut bulan, kwartalan, semester dan


tahunan.
b. Penjualan dirinci menurut jenis-jenis produk
c. Penjualan dilakukan menurut daerah pemasaran

Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam rangka penyusunan


anggaran penjualan antara lain:

a. Penelitian dan peramalan penjualan


b. Fungsi anggaran penjualan
c. Tahap-tahap peramalan penjualan
d. Metode peramalan penjualan

Fungsi dari anggaran penjualan dalam suatu perusahaan dapat


disimpulkan sebagai berikut:

a. Anggaran penjualan adalah dasar perencanaan atas


kegiatan perusahaan pada umumnya.
b. Anggaran penjualan sebagai alat koordinasi dan
mengarahkan setiap pelaksanaan divisi Pemasaran.
c. Anggaran penjualan sebagai alat pengorganisasian
d. Anggaran penjualan sebagai alat pengawasan bagi
manajemen

3. Langkah-Langkah Penyusunan Anggaran Penjualan

Langkah – langkah penyusunan anggaran penjualan meliputi :

a. Penentuan dasar-dasar anggaran :


1) Penentuan relevant variable yang mempengaruhi
penjualan
2) Penentuan tujuan umum dan khusus yang diinginkan
3) Penentuan strategi pemasaran yang dipakai

b. Penyusunan rencana penjualan :


1) Analisa ekonomi (moneter, kependudukan, kebijakan
pemerintah, teknologi)
2) Melakukan analisis industri
3) Melakukan analisis pretasi penjualan yang lalu
4) Analisis penentuan prestasi penjualan yang akan datang
5) Menyusun forecast penjualan
6) Menentukan jumlah penjualan yang dianggarkan
7) Menghitung rugi laba yang mungkin diperoleh

3
8) Mengkomunikasikan rencana penjualan yang telah
disetujui pada pihak yang berkepentingan

Data dan informasi yang diperlukan dalam menyusun budget


penjualan :

a. Data Internal
1) Perkembangan penjualan
2) Kebijakan pemasaran
3) Kapasitas produksi
4) Tersedianya karyawan, fasilitas dan modal kerja

b. Data Eksternal
1) Pesaing dan tingkat persaingan di pasar
2) Posisi perusahaan dalam persaingan
3) Jumlah penduduk dan tingkat pertumbuhan
4) Rata – rata penghasilan penduduk
5) Konsumen
6) Ealstisitas permintaan
7) Agama, adat istiadat, kebisaan masyarakat
8) Kebijakan pemerintah
9) Keadaan perekonomian

Faktor – faktor yang mempengaruhi budget penjualan


a. Faktor pemasaran
Luas pasar, keadaan konsumen, tingkat persaingan

b. Faktor keuangan
Apakah modal perusahaan cukup untuk mencapai target
pemenuhan anggaran penjualan ?

c. Faktor ekonomis
Apakah dengan meningkatnya penjualan akan
meningkatkan laba perusahaan

d. Faktor teknis
Apakah mesin yang tersedia bisa memenuhi target
pemasaran

e. Faktor Kemajuan teknologi


Apakah bahan baku dan tenaga kerja langsung mudah dan
murah

4
f. Faktor lainnya
1) Apakah pada musim tertentu anggaran penjualan
ditambah
2) Apakah kebijaksanaan pmerintah tidak berubah
3) Sampai berapa lama anggaran yang disusun masih
dapat dipertahankan
4) Keadaan perekonomian nasional dan internasional

Contoh soal

Soal 1

Berdasarkan hasil perhitungan ramalan penjualan (sales foscast)


dari tahun 2000 sampai dengan 2013, maka penjualan barang
dagang PT. ABC pada tahun 2014 adalah sejumlah 1.500.000 unit.
PT. ABC menargetkan penjualan untuk setiap bulannya adalah
sebagai berikut :
Januari – Februari 2014, masing-masing 5%
Maret sampai dengan Oktober masing-masing bulannya 10%
Nopember dan Desember masing-masingnya 5 %.
Berdasarkan data di atas buatlah anggaran penjualan PT. ABC
untuk tahun 2014.

Tabel 3.1
PT. ABC
Anggaran Penjualan Tahun 2014

No Bulan % Penjualan Penjualan (unit)


1 Januari 5% 75.000
2 Februari 5% 75.000
3 Maret 10% 150.000
4 April 10% 150.000
5 Mei 10% 150.000
6 Juni 10% 150.000
7 Juli 10% 150.000
8 Agustus 10% 150.000
9 September 10% 150.000
10 Oktober 10% 150.000
11 Nopember 5% 75.000
12 Desember 5% 75.000
Jumlah 100% 1.500.000

5
Apabila dibuatkan grafiknya, maka dapat digambarkan sebagai
berikut :

Penjualan (unit)
160,000
140,000
120,000
100,000
80,000
60,000
40,000
20,000
0

Penjualan (unit)

Gambar 3.1 : Anggaran Penjualan PT. ABC Tahun 2014 berdasarkan bulan

Soal 2

Berkaitan dengan soal nomor 1, berdasarkan hasil perhitungan


ramalan penjualan (sales foscast) dari tahun 2000 sampai dengan
2013, maka penjualan barang dagang PT. ABC pada tahun 2014
adalah sejumlah 1.500.000 unit. Perusahaan merencanakan barang
dagangan akan dijual pada 8 daerah sesuai dengan kemampuan
perusahaan. Target penjualan untuk ke-8 daerah tersebut adalah
sebagai berikut :

Daerah A : 10%
Daerah B : 8%
Daerah C : 15 %
Daerah D : 12 %
Daerah E : 5%
Daerah F : 17 %
Daerah G : 20 %
Daerah H : 13 %

Buatlah anggaran penjualan untuk masing-masing daerah !

6
Jawab
Tabel 3.2
PT. ABC
Anggaran Penjualan Tahun 2014

No Daerah % Penjualan Penjualan (unit)


1 A 10% 150.000
2 B 8% 120.000
3 C 15% 225.000
4 E 12% 180.000
5 F 5% 75.000
6 G 17% 255.000
7 H 20% 300.000
8 I 13% 195.000
Jumlah 100% 1.500.000

Apabila dibuatkan gambarnya, dapat dilihat sebagai berikut :

Penjualan (unit)
I, 195,000 A, 150,000
A
B, 120,000
B
C
H,
C, E
300,000
225,000 F
G
G,
255,000 H
E , 180,000 I
F, 75,000
Gambar 3.2 : Anggaran Penjualan PT. ABC Tahun 2014 berdasarkan daerah

7
Soal 3

Diketahui informasi penjualan Kue Basah ”UNI AMI” dari tahun


2008 sampai dengan 2012 dalam satuan unit adalah sebagai
berikut:
Tahun Penjualan (Y)
2008 110.000
2009 125.000
2010 120.000
2011 155.000
2012 165.000
Penjualan tersebut adalah penjualan dari dua macam produk
yang dihasilkan usaha kue basah ini yaitu Kue Jenis A dan Kue
Jenis B. Berdasarkan data diatas susunlah anggaran penjualan
tahun 2013 jika :

1. Menggunakan metode least square


2. Perbandingan jumlah produk Kue A dan B adalah 2 : 3
3. Harga jual produk Kue A = Rp. 150/unit dan Kue B =
Rp. 200/unit
4. Anggaran penjualan tahun 2013 berdasarkan triwulan

Jawab

Langkah 1 :
Diketahui Jumlah tahun ....n = 5

Menentukan tingkat penjualan tahun 2006 dengan melakukan


peramalan menggunakan metode trend least square :

Tabel 3.3
USAHA KUE BASAH UNI AMI
Penjualan Tahun 2008 s.d 2012
Penjualan
Tahun X XY X²
(Y)
2008 110.000 -2 -220.000 4
2009 125.000 -1 -125.000 1
2010 120.000 0 0 0
2011 155.000 1 155.000 1
2012 165.000 2 330.000 4
∑Y= 675.000 ∑XY = 140.000 ∑X²=10

8
a = ∑Y/n = 675.000/5 = 135.000
b= ∑XY/X² = 140.000/10 = 14.000

Maka Y = a + bX
Y = 135.000 + 14.000X

Jadi tingkat penjualan tahun 2006 adalah Y 2006 =


135.000+14.000(3) = 177.000 unit

Langkah 2 :

Menentukan jumlah untuk masing-masing produk Kue A dan


Kue B dengan menggunakan perbandingan yang ada.
Perbandingan produk adalah 2:3.

Produk Kue A = 2/5 X 177.000 = 70.800


Produk Kue B = 3/5 X 177.000 = 106.200

Langkah 3 :
Harga jual masing-masing produk Kue A dan Kue B masing-
masing nya per bungkus adalah Rp. 150 dan Rp. 200

Menentukan jumlah penjualan dalam satu tahun dan kwartal


untuk menyusun anggaran penjualan dalam kwartalan.

1 tahun = 12 bulan, artinya 4 kali dalam setahun, sedangkan 1


triwulan = 3 bulan

Jumlah per triwulan pada produk Kue A = 70.800/4= 17.700


unit, maka per bulannya menjadi 17.700/3 =5.900 unit

Jumlah per triwulan pada produk Kue B = 106.200/4 = 26.550


unit, maka per bulannya menjadi 26.550/3 = 8.850 unit.

9
Tabel 3.4
USAHA KUE BASAH UNI AMI
Anggaran Penjualan
Tahun 2013

Triwulan Produk A Produk B


Unit Harga/ Jumlah Unit Harga/ Jumlah
Unit Unit
Triwulan I
-Januari 5.900 150 885.000 8.850 200 1.770.000
-Pebruari 5.900 150 885.000 8.850 200 1.770.000
-Maret 5.900 150 885.000 8.850 200 1.770.000

Triwulan II 17.700 150 2.655.000 26.950 200 5.310.000

Triwulan III 17.700 150 2.655,000 26.950 200 5.310.000

Triwulan IV 17.700 150 2.655,000 26.950 200 5.310.000


10.620.000 21.240.000

Catatan :
Anggaran Penjualan disusun berdasarkan triwulan, tetapi pada triwulan I
diuraikan per bulannya, dimana bulan Januari, Pebruari dan Maret
termasuk dalam triwulan I.

10
C. Latihan

Soal 1
Perusahaan dagang TR ingin membuat ramalan penjualan tahun
2011. Adapun data penjualan aktual selama 4 tahun terakhir
adalah:

Tahun Penjualan
2007 4.400 unit
2008 4.000 unit
2009 3.800 unit
2010 3.900 unit

Pada tahun 2011 perusahaan berencana menjual 1 jenis barang


dengan harga jual per unit sebesar Rp 100. Harga jual per unit tiap
triwulan pada tahun 2011 mendatang diperkirakan naik 10% dari
triwulan dibelakangnya. Perkiraan penjualan triwulan I = 30%, II =
20%, III = 20% dan IV = 30%.

Berdasarkan data tersebut, buatlah ramalan penjualan tahun 2011


dengan menggunakan metode kuadrat terkecil dan susunlah
anggaran penjualan tiap triwulannya !

Soal 2

Cirane Company memproduksi dua produk pencuci : deterjen dan


bubuk pembilas. Kedua produk itu dijual dalam kotak 32-ons.
Deterjen dijual seharga $ 3,50 per kotak dan bubuk pembilas dijual
$ 3,00 per kotak. Penjualan yang diperkirakan (dalam kotak) untuk
empat kuartal yang akan datang adalah sebagai berikut :

Deterjen Bubuk Pembilas

Kuartal pertama 40.000 50.000


Kuartal kedua 55.000 50.000
Kuartal ketiga 62.000 60.000
Kuartal keempat 70.000 70.000

11
Direktur perusahaan itu percaya bahwa penjualan yang
diproyeksikan tersebut realistis dan dapat dicapai oleh perusahaan.

Diminta :
1. Buatlah anggaran penjualan untuk setiap kuartal dan tahun
berjalan secara total untuk deterjen.
2. Buatlah anggaran penjualan untuk setiap kuartal dan tahun
berjalan secara total untuk pembilas.
3. Buatlah anggaran penjualan untuk kedua produk secara
keseluruhan per kuartal dan untuk tahun berjalan.
4. Apabila kedua produk tersebut dijual ke Daerah Utara dan
Daerah Selatan dengan perbandingan 4 : 6, buatlah anggaran
penjualan baik dalam unit dan rupiah, untuk kedua daerah
tersebut !

Soal 3

Sebuah perusahaan dengan PT. BABATANG yang bergerak di bidang


perdagangan dengan daerah penjualan :
1. Nanggro Aceh Darusalam
2. Sumatera Utara
3. Riau
4. Riau Kepulauan
5. Sumatera Barat
6. Sumatera Selatan
7. Bengkulu

Perkembangan jumlah penjualan PT. BABATANG selama lima


tahun dari tahun 2009 s/d 2013 adalah sebagai berikut :

Tahun Penjualan (batang)

2009 835.691.000

2010 849.428.000

2011 851.995.000

2012 917.134.000

2013 981.648.000

12
Pada tahun 2014 PT BABATANG menargetkan penjualan untuk
masing daerah-daerah penjualan sebagai berikut :

a. Nangroe Aceh Darussalam : 20 %


b. Sumatera Utara : 10 %
c. Sumatera Barat : 8%
d. Riau : 15 %
e. Riau Kepulauan : 12 %
f. Sumatera Selatan : 20%
g. Bengkulu : 15%

Sedangkan persentase penjualan masing-masing produk


adalah:

1. Rokok dengan isi per bungkus 8 batang : 30 %


2. Rokok dengan isi per bungkus 10 batang : 45 %
3. Rokok dengan isi per bungkus 16 batang : 25 %

Harga per bungkus adalah sebagai berikut :

1. Isi 8 batang per bungkus = Rp. 10.000


2. Isi 10 batang per bungkus = Rp. 12.000
3. Isi 16 batang per bungkus = Rp. 15.000

Target penjualan per kwartal untuk setiap daerah dan jenis


produk :
1. Kwartal 1 : 15 %
2. Kwartal 2 : 25 %
3. Kwartal 3 : 30 %
4. Kwartal 4 : 30 %

Ditanya :

1. Buatlah ramalan penjualan tahun 2014 dengan


menggunakan metode least square !
2. Berdasarkan jawaban nomor 1 buatlah anggaran penjualan
baik unit dan rupiah berdasarkan daerah penjualan !
3. Berdasarkan jawaban nomor 1 buatlah anggaran penjualan
baik unit dan rupiah berdasarkan produk yang dijual !
4. Berdasarkan jawaban nomor 1 buatlah anggaran penjualan
baik unit dan rupiah berdasarkan waktu penjualan !

13
Soal 4

Perusahaan Kue UNIANG yang berdomisili di Kota Padang ingin


membuat Anggaran Tahun 2012 supaya mampu merencanakan,
dipedomani dalam bekerja, mudah melakukan koordinasi dengan
bidang terkait dan bisa mengawasi kinerja tokonya. Perusahaan
Kue Uniang adalah perusahaan yang memproduksi dan menjual
jenis kue SSS. Untuk itu, Ibuk Sri selaku pimpinan Perusahaan Kue
Uniang meminta bantuan Saudara untuk menyusun anggaran yang
meliputi :

1. Ramalan Penjualan dengan metode least square


2. Anggaran Penjualan

Data yang diberikan kepada Saudara adalah sebagai berikut :

1. Penjualan 6 tahun sebelumnya


Tahun Penjualan (kotak) Tahun Penjualan (kotak)
2011 590.100 2008 450.000
2010 488.000 2007 426.800
2009 479.000 2006 467.500

2.Penjualan Kue SSS berdasarkan Lokasi melihat pengalaman


tahun-tahun sebelumnya meliputi :
Kota Padang : 50%
Kota Bukit Tinggi : 30 %
Kab. Solok : 20 %

3. Penjualan Kue Berdasarkan Waktu, melihat pengalaman tahun-


tahun sebelumnya :
Januari :7 %
Februari : 10 %
Maret :8%
Kwartal II : 30 %
Kwartal III : 20 %
Kwartal IV : 25 %

4. Kue SSS dijual per kotak nya seharga Rp 55.500,-

14
Soal 5

PT.Teman Bermain adalah produsen mainan anak dengan jenis


Mainan Mobil dan Mainan Pesawat yang berlokasi di Bandung.
Perusahaan ini akan membuat ramalan penjualan untuk tahun
2014. Penjualan mainan 12 tahun terakhir (dalam satuan unit)
adalah sebagai berikut :

Tahun Penjualan Mainan Penjualan Mainan


Mobil (unit) Pesawat (unit)
2001 30.000 31.000
2002 32.000 32.000
2003 32.000 32.600
2004 28.000 34.000
2005 24.000 34.600
2006 20.000 35.050
2007 14.000 36.000
2008 12.000 35.800
2009 18.000 38.100
2010 22.000 38.300
2012 24.000 38.800
2013 28.000 38.900

Harga Jual Mainan mobil adalah Rp 7.800 / unit dan Mainan


Pesawat adalah Rp 10.000 / unit.

Daerah Penjualan untuk masing-masing mainan adalah :


1. Untuk mainan Mobil, daerah penjualan A dan B dengan rasio
2:3

2. Untuk mainan Pesawat, daerah penjualan A dan B dengan


rasio 3:5

Persantase waktu penjualan adalah :


1. Kwartal 1 : Mainan Mobil 30% dan Mainan Pesawat 20%
2. Kwartal 2 : Maianan Mobil 20% dan Mainan Pesawat 25 %
3. Kwartal 3 : Maianan Mobil 35% dan Mainan Pesawat 40 %
4. Kwartal 4 : Maianan Mobil 15 % dan Mainan Pesawat 15 %

Ditanya :

1. Buatlah ramalan penjualan tahun 2014 dengan


menggunakan metode least square !
2. Berdasarkan jawaban nomor 1 buatlah anggaran penjualan
baik unit dan rupiah berdasarkan daerah penjualan !

15
3. Berdasarkan jawaban nomor 1 buatlah anggaran penjualan
baik unit dan rupiah berdasarkan produk yang dijual !
4. Berdasarkan jawaban nomor 1 buatlah anggaran penjualan
baik unit dan rupiah berdasarkan waktu penjualan !

16
D. Referensi :

Adam Jr., Everett E., dan Ronald J. Ebert. 1989. Production and
Operations Management. 4th ed. Englewood Cliffs, NJ: Prentce
Hall.

Amirullah, haris Budiyono, 2004. Pengantar Manajemen; Graha


Ilmu, Yogyakarta

Amrine, Harold T., J. A. Ritckey, dan O. S. Hulley. 1982.


Manufacturing Organization and Management. 3rd ed. New
Delhi: Prentice Hall of India.

Assauri Sofyan. 1980, Management Produksi, Lembaga Penerbit


FEUI
Browne, Jimmie, John Harhen, dan James Shivnan. 1988.
Production Management Systems: A CIM Perspective. Addison-
Wesley Publishing Company.

Buchari Zainun, Organisasi Dan Manajemen, Balai Aksara

Buffa, Elwood S. 1991. Manajemen Produksi/Operasi. Edisi ke-7.


Jakarta: Penerbit Erlangga.

Dilworth, James B. 1992. Operations Management: Design,


Planning, and Control for Manufacturing and Services.
McGraw Hill.

Erlina, 2002, 1 Peramalan Anggaran Penjualan, digitized by USU


digital library.

Fogarty, Hoffmann, dan Stonebroker. 1989. Production and


Operations management. South-Western Publishing.

Griffin, Alih bahasa Gina Gania MBA, 2002, Manajemn Jilid I;


Erlangga, Jakarta

Heizer, Jay, dan Barry Render. 1993. Production and Operations


Management. 3rd ed. Englewood Cliffs, NJ: Prentice Hall.

Http://aneukrantau30.blogspot.com /2013 / 04 /metode - trend -


moment. html. Download tanggal 20 Januar1 2014 Jam 18.00
WIB

17
Http:// mind89.blogspot.com / 2012 /03 / statistik-metode-
kuadrat-kecil-least.html. Download tanggal 21 Januar1 2014
Jam 10.00 WIB

Jipuisi.blogspot.com/2011/03/pengertian - anggaran - penjualan-


produksi.html. Download tanggal 23 Januar1 2014 Jam 11.00
WIB

John R Schermerhorn Jr, 1998, Manajemen, Jilid I dan II, Edisi


Bahasa Indonesia, Andi, Yogyakarta

Manullang, 1971, Dasar-Dasar Manajemen, CV Amanlaham, Medan

Munandar, M. 2007. Budgeting: Perencanaan Kerja,


Pengkoordinasian Kerja, Pengawasan Kerja. Edisi ke-2.
Yogyakarta: BPFE.

Murdifin Haming dan Mahfud Nurjamuddin. 2011, Manajemen


Produksi Modern, Bumi Aksara edisi kedua

Nafarin, M. 2007. Penganggaran Perusahaan. Edisi ke-3. Jakarta :


Penerbit Salemba Empat.

P Siagian Sondang, 1999, Teori dan Praktek kepemimpinan; Rineka


cipta, Jakarta

President-a9u52006.blogspot.com/2011/06/teknik-peramalan.html.
Download tanggal 20 januar1 2014 Jam 15.00 WIB

Robert J Mockler, 1972, Management Control Proces, Prentice Hall,


Engelwood Cliffs

Robins and Coulter, 1996, management 5” ed Prentice Hall, Inc

Schroeder, Roger G. 1994. Manajemen Operasi, Pengambilan


Keputusan dalam Fungsi Operasi. Edisi ke-3. Jakarta:
Penerbit Erlangga.

Stevenson, William J. 1990. Production/Operations Management. 3rd


ed. Homewood,

Soepeno, Bambang, 2012, Modul Peramalan Penjualan, Politeknik


Negeri Malang

Stoner James F, Freeman, Edward R and Gilbert, Daniel R, 1995,


Management 6” ed, Prentice Hall, Inc,

18
Sutarto, 1978, Dasar-Dasar Organisasi; Gadjah Mada Press,
Yogyakarta

T Hani Handoko. 1986, Manajemen, BPFE, Yogyakarta

……………. 1999, Dasar Dasr Manajemn Produksi dan Operasi,


BPFE-Jogyakarta cetakan keduabelas

Wild, R. 1983. Production and Operations management: Principle


and Techniques. 3rd ed. EK: Holt Rinehart and Winston.

www.ut.ac.id / html / suplemen / ekma4412 / ims. doc. Download


tanggal 23 Januar1 2014 Jam 13.00 WIB

19