Anda di halaman 1dari 4

KURIKULUM

1. Kurikulum menurut saya adalah pengalaman belajar anak, baik secara


langsung maupun tidak langsung yang dibimbing oleh guru dan direncanakan
serta diarahkan oleh sekolah yang di dalamnya terdiri atas unsur-unsur dan
unit-unit untuk mencapai tujuan belajar.
2. Karakteristik kurikulum pendidikan pada zaman kuno, antara lain:
o Kurikulum tidak ditulis karena kondisi masyarakat masih primitif dan
masyarakat belum mengenal tulisan sehingga masih menggunakan
lisan untuk menstransformasikan pengetahuan.
o Tujuan pendidikan masih sederhana dan terbatas, seluruh aspek
pendidikan masih semata hanya untuk mencari nafkah.
o Pada mata pelajaran:
 Ilmu hitung hanya mengenal angka dan penjumlahan.
 Ilmu sains hanya terbatas pada kenyataan-kenyataan alam.
 Ilmu sosial hanya terbatas pada tradisi-tradisi dan bentuk sosial
yang sederhana.
 Pendidikan jasmani,keindahan, religius, sudah dikenal baik dan
menjadi bagian kehidupan saat itu.
3. Karakteristik kurikulum pendidikan pada zaman Yunani dan Romawi:
o Persamaan:
 Karakteristik pendidikan memilihi arah yang jelas fokus
keahlian atau materi yang dikembangkan dan sudah
dideskripsikan dengan sistematis.
 Konsep pendidikan yang sistematis dalam mengembangkan
tatabahasa bertujuan untuk menciptakan serta membentuk
keadilan sosial dalam bermasyarakat.
o Perbedaan:
 Pada pengembangan kurikulum:
 Yunani:
1. Sekolah menitikberatkan pada pendidikan
keahlian bicara/berpidato dan berdebat
2. Sekolah menitikberatkan pada pendidikan
intelektual serta bidang filsafat.
 Romawi:
1. Kurikulum menitikberatkan bahasa
2. Dianjurkan ada korelasi antara sejara, biografi,
religi, dengan pelajaran-pelajaran kuno
3. Pendidikan hendaknya direncanakan sesuai
individu
 Pada tujuan pendidikannya:
 Yunani:
1. Menempatkan manusia sesuai dengan bidang
dan keahliannya
 Romawi:
1. Membuat ahli-ahli pidato dengan metode yang
digunakan luas, sehingga tidak hanya sebagai
orator saja tapi sebagai warga negara yang baik
4. Karakterstik kurikulum pendidikan pada zaman pertengahan dan modern:
o Persamaan:
0. Karakteristik pendidikan dan strategi pembelajaran sudah
sistematis
1. Adanya jenjang kelas atau kelompok jenjang
o Perbedaan:
0. Pada pengembangan kurikulum:
 Zaman Pertengahan:
1. Kurikulum yang dikembangkan bermaksud
untuk membentuk pemimpin gereja
2. Kurikulum untuk membentuk para kader,
sedangkan pelajaran dari gereja sebagai
pengabdian dan pelayanan dari gereja
 Zaman modern:
1. Ada hubungan sekolah menengah dengan
perguruan tinggi sebagai sekolah lanjutan siswa
1. Pada ciri khas variabel pendidikan:
 Zaman pertengahan:
1. Semua sekolah untuk kepentingan gereja
2. Kehidupan sehari-hari kurang diperhatikan
3. Bahan pelajaran yaitu pengetahuan Yunani dan
Romawi
4. Metode pelajaran bersifat formalitas
 Zaman Modern:
1. Mementingkan bentuk kelakuan yang baik
2. Mengajarkan bahasa latin dan yunani
3. Kurikulum mencantumkan program pendidikan
olahraga sebagai permainan, sebab olahraga dan
permainan melancarkan pembentukan jasmani
dan pendidikan sosial.
5. Pengertian kurikulum berorientasi pada tujuan, proses dan kompetensi
o Kurikulum berorientasi pada tujuan: yaitu kurikulum 1975 yang
menekankan pada tujuan, agar pendidikan lebih efisien dan efektif.
Orientasi tujuan lebih mementingkan produk atau hasil belajar siswa
o Kurikulum berorientasi pada proses: yaitu kurikulum 1984 yang
berorientasi pada proses, mengusung pendekatan ketrampilan proses,
tetapi faktor tujuan tetap penting.
o Kurikulum berorientasi pada kompetensi: yaitu kurikulum yang setiap
pelajaran diurai berdasarkan kompetensi yang harus dicapai siswa.
Orientasinya pada kompetensi yaitu konsep kurikulum yanng
menekankan pada pengembangan kemampuan melakukan
(kompetensi) didik
6. Fungsi kurikulum yaitu:
o Fungsi penyesuaian: yaitu menyiapkan individu untuk mampu
menyesuaikan diri dengan lingkungannya terutama masyarakat karena
individu diharuskan mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan
secara menyeluruh
o Fungsi pengintegrasian: yaitu mempersiapkan pengalaman belajar
siswa agar dapat erintegrasi dengan norma-norma yang ada.
o Fungsi differernsiasi: yaitu mampu melayani pengembangan potensi
siswa yang akan hidup dan terjun dalam masyarakat
o Fungsi persiapan: yaitu mempersiapkan siswa agar dapat melanjutkan
studi ke jenjang yang lebih tinggi.
o Fungsi pemilihan: yaitu mempersipakan proogram yang mampu
mengembangkan bakat masing-masing siswa.
o Fungsi diagnostik: yaitu mempersiapkan siswa agar mampi
memahami, mnegarahkan, dan menyesuaikan dirinya dengan
lingkungan, baik lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.
7. Perbedaan curriculum construction dan curriculum development:
o Curriculum construction, yaitu berhubungan dengan proses pembuatan
keputusan mengenai sifat dan kompesisi komponen kurikulum yang
meliputi tujuan pendidikan, komponen proses, komponen isi atau
materi, dan kkomponen evaluasi.
o Curriculum development, yaitu berhubungan dengan proses keadaan
atau kegiatan atau implementasi kurikulum yang terpusat pada
personal yang akan berperan/pelaksana, pengelolaan pendidikan dan
prosedur kurikulum yang dikembangkan.