Anda di halaman 1dari 23

STRATEGI PEMASARAN USAHA

“Menjadi program studi yang “BERHASIL” meluluskan Ahli Madya Analis


Kesehatan profesional yang unggul dibidang mikroskopis sumsum tulang tingkat
nasional tahun 2020”

Disusun oleh :

Kelompok 8

Nama Kelompok :

1. Dhea Annisya Zannah (PO.71.34.0.17.048)

2. Regina Ramadhini (PO.71.34.0.17.070)

3. Yuni Syafitri (PO.71.34.0.17.080)

Tingkat : II Reguler B

Semester : IV

Dosen Pembimbing : Hamril Dani, AMAK, S.Pd., M.Kes.

JURUSAN DIII ANALIS KESEHATAN

POLTEKKES KEMENKES PALEMBANG

TAHUN AJARAN 2018/2019


KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr.Wb.
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT yang atas izin-Nya penulis
akhirnya dapat menyelesaikan makalah dengan judul “Strategi Pemasaran Usaha”.
Makalah ini disusun untuk memenuhi syarat mata kuliah Bisnis dan
Kewirausahaan. Oleh karena itu, penulis mengucapkan terima kasih kepada
Bapak Hamril Dani, AMAK, S.Pd., M.Kes. selaku dosen pengampu mata kuliah
Bisnis dan kewirausahaan yang telah mendukung dalam penyusunan makalah ini .
Akhirnya, penulis berharap agar makalah ini dapat berguna bagi penulis
khususnya dan pembaca umumnya, serta penulis mengharapkan kritik dan saran
yang sifatnya membangun guna kebaikan penulisan di masa yang akan datang.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Palembang, 22 Maret 2019

Kelompok 8

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ............................................................................................. i

DAFTAR ISI ........................................................................................................... ii

BAB I PENDAHULUAN ....................................................................................... 1

A. Latar Belakang ............................................................................................. 1

B. Rumusan Masalah ........................................................................................ 2

C. Tujuan .......................................................................................................... 2

D. Manfaat ........................................................................................................ 2

BAB II PEMBAHASAN ........................................................................................ 3

A. Pengertian Strategi Pemasaran ..................................................................... 3

B. Konsep Kepuasan Konsumen ...................................................................... 4

C. Perencanaan Pemasaran ............................................................................... 4

D. Bauran Pemasaran ........................................................................................ 5

E. Strategi Relationship Marketing dan hubungannya dalam meraih pelanggan


dan menciptakan kepuasan pelanggan .............................................................. 13

F. Menciptakan dan mempertahankan pelanggan .......................................... 14

G. Contoh Kasus Strategi Pemasaran di Perusahaan ...................................... 15

BAB III PENUTUP .............................................................................................. 17

A. Kesimpulan ................................................................................................ 17

B. Saran ........................................................................................................... 17

DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................... 18

ii
BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Masalah marketing (pemasaran) senantiasa merupakan masalah
yangsangat menarik, tidak saja bagi mereka yang berkecimpung di dalam dunia
usaha,tetapi bagi siapapun dari mulai masyarakat kelas sosial terbawah
sampaimasyarakat kelas soaial teratas. Karena di manapun kita berada seringkali
akanberhadapan dengan istilah pemasaran baik itu dalam pengertian yang
palingsederhana atau dalam pengertian yang seluas-luasnya.

Banyak kegiatan-kegiatan yang dapat dikaitkan dengan pemasaran,


seperihalnya seorang abang becak akan senantiasa berusaha memasarkan
jasannyakepada masyarakat dengan cara mencoba tersenyum seramah mungkin
kepadasiapapun yang kebetulan lewat dihadapannya. Perguruan tinggi mencoba
bersaingdi dalam meningkatkan mutu akademik para mahasiswanya dengan
penuhpengharapan anak didiknya akan lebih mudah dipasarkan ataupun
ditawarkan kepasaran tenaga kerja baik itu ke pihak swasta, lembaga-lembaga
pemerintahanataupun dengan cara yang mandiri sebagai wirausahawan. Demikian
pula dengan perusahaan-perusahaan besar, mencoba memasarkan hasil
produksinya dengan menggunakan cara-cara promosi secara gencar.

Dilihat dari sedemikian pentingnya peranan pemasaran maka pada


masasekarang telah mulai muncul kesadaran baru dikalangan para manajer serta
parailmuwan bahwa adalah suatu kealpaan besar jika di dalam membicarakan
masalahpemasaran kita tidak mengikutsertakan juga masalah perancanaan strategi
(strategic planning) sebab hal ini merupakan suatu konsep kebijakan
perusahaanyang luas. Hal demikian terutama sekali disadari oleh para manajer
pemasaranyang dalam pekerjaannya sering kali dihadapkan kepada pengambilan
keputusan,baik itu mengenai kebiksanaan maupun strategi pemasaran

Strategi adalah langkah-langkah yang harus dijalankan oleh suatu


perusahaa untuk mencapai tujuan. Kadang-kadang langkah yang harus dihadapi

1
terjal dan berliku-liku namun ada pula langkah yang relatif mudah. Disamping itu
banyak rintangan atau cobaan yang dihadapi untuk mencapai tujuan, oleh karena
itu setiap langkah harus dijalankan secara hati-hati dan terarah.

B. Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah yang akan dibahas dalam makalah ini, yaitu :
1. Apa pengertian strategi pemasaran ?
2. Bagaimana konsep kepuasan konsumen ?
3. Bagaimana sistem perencanaan pemasaran ?
4. Bagaimana dengan bauran pemasaran ?
5. Bagaimana strategi relationship marketing dan hubungannya dalam
meraih pelanggan dan menciptakan kepuasan pelanggan ?
6. Bagaimana cara menciptakan dan mempertahankan pelanggan ?
7. Bagaimana contoh kasus dari strategi pemasaran di perusahaan ?

C. Tujuan
Adapun tujuan, sebagai berikut :
1. Untuk mengetahui pengertian strategi pemasaran
2. Untuk mengetahui konsep kepuasan konsumen
3. Untuk mengetahui sistem perencanaan pemasaran
4. Untuk mengetahui bauran pemasaran
5. Untuk mengetahui strategi relationship marketing dan hubungannya
dalam meraih pelanggan dan menciptakan kepuasan pelanggan
6. Untuk mengetahui cara menciptakan dan mempertahankan pelanggan
7. Untuk mengetahui contoh kasus dari strategi pemasaran di perusahaan

D. Manfaat
Menambah wawasan bagi pembaca maupun penulis dan dapat dijadikan
sebagai referensi dan bahan ajar khususnya di bidang mata kuliah Bisnis
dan Kewirausahaan.

2
BAB II

PEMBAHASAN
A. Pengertian Strategi Pemasaran
Pemasaran ialah kegiatan meneliti kebutuhan dan keinginan konsumen,
menghasilkan barang atau jasa, menentukan harga , mempromosikan, dan
menditribusikan barang dan jasa.

Pemasaran adalah suatu proses kegiatan yang dipengaruhi oleh berbagai


faktor sosial, budaya, politik, ekonomi dan menajerial. Akibat dari pengaruh
berbagai faktor tersebut adalah masing maasing individu atauopun kelompok
mendapatkan kebutuhan dan keinginan dengan menciptakan, menawarkan dan
menukarkan produk yang memiliki nilai komoditas (Rangkuti, 2006).
Ada beberapa definisi mengenai pemasaran diantaranya adalah menurut :

a. Philip Kotler

Pemasaran adalah kegiatan manusia yang diarahkan untuk memenuhi


kebutuhan dan keinginan melalui proses pertukaran.

b. Philip Kotler dan Amstrong

Pemasaran adalah sebagai suatu proses sosial dan managerial yang membuat
individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan
lewat penciptaan dan pertukaran timbal balik produk dan nilai dengan orang lain.

c. W. Stanton

Pemasaran adalah sistem keseluruhan dari kegiatan usaha yang ditujukan


untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan
barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan pembeli maupun pembeli
potensial.

Prinsip dasar pemasaran, yaitu menciptakan nilai bagi langganan


(customer value), keunggulan bersaing (competitive adventages), dan fokus
pemasaran.

3
B. Konsep Kepuasan Konsumen
Kepuasan pelenggan merupakan suatu tingkatan dimana kebutuhan,
keinginan dan harapandari pelenggan dapat terpenihi yang akan mengakibatkan
terjadinya pembelian ulang ataukesetiaan yang berlanjut. Faktor yang paling
penting untuk menciptakan kepuasankonsumen adalah kinerja dari agen yang
biasanya diartikan dengan kualitas dari agen tersebut (Musanto, 2004).
Produk jasa berkualitas mempunyai peranan penting untuk membentuk
kepuasan pelanggan. Semakin berkualitas produk dan jasa yang diberikan,
makakepuasan yang dirasakan oleh pelanggan semakin tinggi. Bila kepuasan
pelanggan semakintinggi, maka dapat menimbulkan keuntungan bagi badan usaha
tersebut. Pelanggan yang puasakan terus melakukan pembelian pada badan usaha
tersebut. Demikian pula sebaliknya jikatanpa ada kepuasan, dapat mengakibatkan
pelanggan pindah pada produk lain (Musanto, 2004).

C. Perencanaan Pemasaran
Pembahasan tentang strategi perusahaan, tidak lepas dari perencanaan, arahan,
atau acuan gerak langkah perusahaan untuk mencapai suatu tujuan.

Langkah-langkah dalam merencanakan pemasaran bagi usaha baru, yaitu


sebagai berikut.

a) Langkah 1: Penentuan kebutuhan dan keinginan pelanggan


Untuk mengetahui kebutuhan dan keinginan pelanggan, pertama-tama
harus dilakukan penelitian pasar atau riset pemasaran. Riset pasar harus
diarahkan pada kebutuhan konsumen.
b) Langkah 2 :Memilih pasar sasaran khusus (special target market)
Ada tiga jenis pasar sasaran khusu, yaitu:
a. Pasar individual (individual market)
b. Pasar khusus (niche market)
c. Segmentasi pasar (market segmentation)
c) Langkah 3 : Menetapkan strategi pemasaran dalam persaingan
Ada enam strategi untuk memenuhi permintaan dari lingkungan yang
bersaing:
1. Berorintasi pada pelanggan (customer orientation)

4
2. Kualitas (quality)
3. Kenyamanan (convenience)
4. Inovasi (innovation)
5. Kecepatan (speed)
6. Pelayanan dan kepuasan pelanggan
d) Langkah 4 : Pemilihan strategi pemasaran
Strategi pemasaran ialah paduan dari kinerja wirausahawan dengan hasil
pengujian dan penelitian pasar sebelumnnya dalam mengembangkan
keberhasilan strategi pemasaran.

D. Bauran Pemasaran
Bauran pemasaran (marketing mix) meliputi 5P yaitu: probe/search, produk,,
place, price, dan promotion.

1) Penelitian dan Pengembangan Pasar

Seperti telah dikemukakan bahwa langkap pertama dalam kegiatan pemasaran


adalah meneliti kebutuhan dan keinginan konsumen. Menurut Peggy Lambing dan
Charles L. Keuhl (2000: 153), keunggulan bersaing perusahan baru terletak pada
perbedaan (diferensiasi) perusahaan tersebut dengan pesaingnya dalam hal-hal
berikut.

1. Kualitas yang lebih baik


2. Harga yang lebih murah dan bisa ditawar
3. Lokasi yang lebih cocok, lebih dekat, lebih cepat.
4. Seleksi barang dan jasa yang lebih menarik
5. Pelayanan yang lebih menarik dan lebih memuaskan konsumen.
6. Kecepatan, baik dalam pelayan maupun dalam penyaluran barang.

Menurut Zimmerer (1996: 117), bagi usaha baru sangatlah cocok untuk
menerapkan strategi market driven (dorongan pasar). Strategi ini dibangun
berdasarkan pada enam fondasi berikut untuk memenuhi target pasar sasaran :

1. Berorientasi pada konsumen

5
Dalam pemasaran, orientasi itu tentunya kepada kepuasan pelanggan
dengan prinsip-prinsip pokok sebagai berikut :
a) Bila ada pelanggan kurang puas, penuhilah secepat mungkin kekurangan
tersebut,
b) Doronglah pelanggan untuk mengajukkan keluhan bila kurang
memuaskan.
c) Mintalah umpan balik (feed back) dari karayawan tentang upaya
perbaikan pelayanan yang harus diberikan kepada pelanggan.
d) Buatlah komitmen untuk membuat pelayanan terbaik kepada konsumen.
e) Izinkan manajer untuk menunggu pelanggan temporer
f) Hati-hati dalam memilih dan melatih seseorang yang akan berhubungan
dengan pelanggan.
g) Kembangkan pelayanan bagi karyawan sehingga komunikasi betul-betul
mengarah pada pelanggan.
h) Berikan insentif kepada karyawan yang betul-betul memberikan
pelayanan yang istimewa kepada pelanggan.

2. Kualitas

Agar berhasil dalam persaingan global, sangatlah penting bagi perusahaan


untuk memperhatikan kualitas barang dan jasa serta pelayannya. Menurut
Zimmerer (1996) ada lima macam komponen kualitas yang secara berurutan
perlu diperhatikan, yaitu mencakup hal-hal berikut.

a) Ketepatan (realibility)
b) Daya tahan (durability)
c) Mudah digunakan (ease of use)
d) Nama merek yang terkenal dan dipercaya (known and trusted brand
name)
e) Harga yang relative rendah (low price)

Sementara itu, dalam bidang jasa/pelayanan, konsumen ingin melihat jasa


perusahaan yang mencerminkan beberapa karakteristik sebagai berikut.

6
a) Jelas/nyata (tangibles)
b) Ketepatan (realibility)
c) Ketanggapan (responsiveness)
d) Terjamin dan penuh empati ( assurance and empathy)
3. Kenyamanan

Untuk memberikan pelayanan yang memyenangkan harus diperhatikan hal-


hal berikut.

a) Lokasi usaha harus dekat dengan pelanggan


b) Berikan kemudahan-kemudahan kepada pelanggan
c) Tentukan jam kerja yang menyenagkan bagi pelanggan
d) Tetapkan apakah barang perlu diantar atau tidak
e) Berikan kemudahan dengan menggunakan cara kredit
f) Latihlah karyawan untuk dapat melakukan transaksi dengan cepat, tepat,
hemat, dan sopan
4. Inovasi

Inovasi merupakan kunci keberhasilan bagi usaha baru. Perubahan pasar yang
sangat cepat dan persaingan yang kompleks menuntut inovasi secara terus
menerus atau berkesinambungan.

Beberapa bentuk inovasi yang lazim dan terkenal ialah dalam bentuk:

a) Produk baru
b) Perbedaan teknik/cara, dan
c) Pendekatan baru dalam memperkenalkannya
5. Kecepatan

Kecepatan merupakan kekuatan dalam persaingan. Dengan kecepatan berarti


mengurangi biaya, meninggalkan kualitas, dan memenuhi permintaan pasar.
Secara filosofis, kecepatan disebut time compression management (TCM), yang
memiliki dua aspek, yaitu:

a. Mempercepat produk baru kepasar; dan

7
b. Memperpendek waktu dalam merespon permintaan pelanggan, baik
dalam memproses produk maupun dalam mendistribusikan atau
menyampaikannya.
6. Pelayanan dan kepuasan pelanggan

Wirausahawan mengetahui bahwa salah satu cara terbaik untuk


mempertahankan pelanggan dan menarik pelanggan baru adalah dengan
menyajikan pelayan yang lebih baik yang tidak tertandingi oleh pesaing lain.

Cara menciptakan pelayanan dan kepuasan pelanggan dapat dilakuakan


sebagai berikut.

a. Dengarkan dan perhatikan pelanggan


b. Tetapkan pelayan yang terbaik
c. Tetapkan ukuran dan kinerja standard
d. Berikan perlindungan hak-hak karyawan
e. Latihlah karyawan cara untuk memberikan pelayanan yang istimewa
f. Gunakan teknologi yang memberikan pelayanan terbaik
g. Berikan hadiah bagi pelayan terbaik

2) Produk (Product)

Perlu diingat bahwa produk selalu mengalami daur hidup (product life cycle),
yang terdiri atas tahap pengembangan, tahap pengenalan, tahap pertumbuhan
penjualan, tahap kematangan, tahap kejenuhan, dan penurunan.

Prinsip-prinsip pengembangan pruduk meliputi kesederhanaan, integritas,


fokus pada orang, berdaya juang, kreativitas, dan risiko.

a. Tahap Pengembangan

Pengembangan produk baru merupakan bagian terpenting dalam


pemasaran. Ada beberapa alasan mengapa produk baru gagal, yaitu mencakup
hal-hal berikut.

8
a. Produk baru tidak berbeda secara memadai dengan produk yang ada di
pasar.
b. Wirausahawan tidak memiliki pengetahuan yang memadai tentang
pasar.
c. Perusahaan sangat miskin perencanaan dan kurang gencar dalam
memperkenalkan produk-produk barunya.
d. Wirausahawan gagal menyesuaikan strategi produknya ketika ada
perubahan.
e. Perusahaan kekurangan dana yang memadai dan kurang komitmen
terhadap produk baru.

Ada aturan-aturan pengembangan produk yang perlu diperhatikan


meliputi hal-hal berikut.

a. Sederhana (simplicity). Produk-produk harus mudah digunakan (user-


friendly)
b. Integritas (integrity)
c. Fokuskan pada orangnya (human focus)
d. Berdaya juang/sinergi (synergy)
e. Kreativitas(creativity)
f. Risiko (risk)

b. Tahap Pengenalan

Pada tahap ini produk baru diperkenalkan kepada konsumen potensial.


Karena masih kurang diterima di pasa, produk baru harus mencoba menerobos
pasar yang sudah ada dan bersaing dengan produk yang sudah ada.

c. Tahap Perumbuhan Penjualan

Setelah barang itu dikenal oleh consume, produk tersebut mulai masuk
dan diterima oleh konsumen atau disebut juga tahap pertumbuhan penjualan.

d. Tahap Kematangan

9
Pada tahap kematangan, volume penjualan terus meningkat dan margin
laba mencapai puncakny, tatapi kemudian menurun karena masuknya pesaing
baru ke pasar. Masuknya produk persaing sudah barang tentu menyebabkan
menurunnya hasil penjualan.

e. Tahap Kejenuhan

Pada tahap ini penjualan mencapai puncaknya dan konsumen mulai jenuh
terhadap produk tersebut. Oleh sebab itu, pada tahap inilah inovasi produk
harus dimulai.

f. Tahap Penurunan

Tahap ini merupakan lingkarang akhir daur hidup produk. Hasil


penjualan produk secara terus-menerus mulai menurun, produk-produk lama
mulai diobral dan cuci gudang, otomatis margin laba juga turun secara drastis.

3) Tempat (Place)

Tempat yang menarik bagi konsumen adalah tempat yang paling strategis,
menyenangkan, dan efisien. Untuk mencapai sasaran tempat yang baikdapat
dilakukan dengan jalan sebagi berikut.

1. Memperbanyak saluran distribusi, misalkan langsung ke konsumen atau


tidak lansung, yaitu melalui para agen.
2. Memperluas segmentasi atau cakupannya, missal segmen local, regional,
nasioanal, dan internasional.
3. Menata penampilan tempat usaha, missal tata etalase, dan posisi produk.
4. Menggunakan cara penyimpanan barang seefisien mungkin.
5. Mengubah-ubah persediaan dari gudang satu ke gudang/tempat yang lain.
Hal ini penting untuk mengendalikan persediaan dan penawaran.

Menurut Lambing (2000: 64)) ada beberapa opsi distribusi yang tersedia yang
tersedia bagi wirausahawan yang ingin mengembangkan produk baru, yaitu
mencakup hal-hal berikut.

10
a. Pemasaran langsung (direct marketing), yaitu system pemasaran yang
secara langsung perusahaab melakukan komunikasi dan melakukan
transaksi kepada konsumennya. Ada dua metode, pertama langsung kontak
melalui pembeli dan penjualan (supply and demand). Kedua, melalui
katalog atau referensi yang ada pada internet atau dari komunikasi
lainnya.
b. Pedagang besar (wholesalers), yaitu produsen langsung menjual ke
pengecer (retailer), kemudian ke konsumen.
c. Para agen (agents atau manufactures representatives), yaitu perantaraan
yang mengotak dan melayani pedagan besar dan mereka diberi suatu
komisi penjualan.

4) Harga (Price)

Harga yang tepaat adalah harga yang terjangkau dan paling efisien bagi
konsumen. Wirausahawan bisa menciptakan harga yang paling efisien dengan
inovasi dan kreativitasnya.

Faktor-faktor yang harus diperhatikan antara lain ialah sebagai berikut.

1. Biaya barang dan jasa


2. Permintaan dan penawaran pasar
3. Antisipasi volume penjualan produk dan jasa
4. Harga pesaing
5. Kondisi ekonomi
6. Lokasi usaha
7. Fluktuasi musiman
8. Faktor psikologis pelanggan
9. Bunga kredit dan bentuk kredit
10. Sensitivitas harga pelanggan (elastisitas permintaan)

Selain harus mempertimbangkan faktor-faktor yang disebutkan tersebut, ada


beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memberikan harga yang menarik bagi
konsumen, yaitu mencakup hal-hal berikut.

11
1. Menetukan harga dasar dan harga jual barang yang berbeda-beda. Ada
beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menentukan harga, yaitu sebagai
berikut.
a. Biaya penjualan dan biaya barang
b. Harga yang dimiliki pesaing
c. Elastisitas permintaan barang

Bila ada pesaing lain yang menjual barang dengan ukuran, sifat dan jenis
barang yang sama dengan barang dan jasa yang kita jual, gunakan strategi berikut.

a. Harga barang tertentu harus lebih rendah daripada harga barang


pesaing, sedangkan harga barang-barang lain sama atau lebih tinggi.
Harga barang tertentu sama dengan harga pesaing, tetapi dengan
kualitas barang dan pelayanan yang berbeda dan lebih menarik dan
lebih baik.
b. Kualitas barang yang lebih baik dengan harga yang lebih baik.
2. Memberika potongan yang bervariasi, misalnya sebagai berikut.
a. Potongan penjualan tunai
b. Potongan penjualan dengan pembelian tunai
c. Sistem diskon/hadiah
3. Memberikan keringan waktu pembayaran, dengan tiga cara, yaitu sebagai
berikut.
a. Pembayaran di muka
b. Pembayaran di belakang
c. Pembayaran di kredit/dicicil

5) Promosi (Promotion)

Promosi adalah cara mengomunikasikan barang dan jasa yang ditawarkan


supaya konsumen mengenal dan membeli. Tujuan promosi adalah
memperkenalkan barang dan jasa agar di ketahui,dibutuhkan dan diminta oleh
konsumen. Hal ini dapat dilakukan dalam bentuk usaha sebagai berikut :

a. Informasikan barang/jasa yang dihasilkan pada konsumen

12
b. Bujuk konsumen agar mau membeli barang/jasa yang dihasilkan
c. Pengaruhi konsumen agar tertarik terhadap barang/jasa yang kita
hasilkan

Ada beberapa jenis promosi yaitu :

a. Iklan,misalnya melalui media cetak atau elektronik


b. Promosi penjualan misal pameran dagang
c. Wiraniaga, mempromosikan langsung barang itu ke konsumen sasaran
membawa produk contoh
d. Pemasaran langsung, langsung menghubungi konsumen
e. Humas yaitu mempublikasikan barang melalui pamphlet,baliho,dll.

Semua strategi tersebut bergantung pada elastisitas permintaan, biaya barang


dan harga yang dimiliki pesaing. Setelah barng dan jasa di produksi dikenal dan
dibutuhkan konsumen, tugas wirausahawan yaitu :

a. Mempertahankan pangsa pasar dan volume penjualan


b. Mengembangkan pangsa pasar dan volume penjualan

Untuk mempertahankan dan mengembangkan pangsa pasar,wirausahawan


perlu melakukan langkah langkah berikut :

a. Menghargai dan memperhatikan keinginan dan kebutuhan konsumen


b. Menganalisis kelebihan dan kekurangan pemasaran yang kita miliki
ataupun kelebihan dan kelemahan pesaing
c. Mencari strategi lain untuk menyerang pemimpin pasar

E. Strategi Relationship Marketing dan hubungannya dalam meraih


pelanggan dan menciptakan kepuasan pelanggan
Salah satu indikator yang cukup handal untuk kelangsungan hidup dan
kemampuan memperoleh laba dari suatu proses bisnis adalah kelanjutan dari
kepuasan pelanggan. Jika pelanggan tidak puas terhadap produk yang ditawarkan,
maka akan merugikan perusahaan. Perusahaan yang gagal memuaskan
pelanggannya akan mengahadapi masalah yang lebih kompleks lai dikarenakan

13
dampak bad word of mouth. Ketidakpuasan pelanggan akan disampaikan pada
pelanggan lain dan calon pelanggan sehingga sangat membahayakan perusahaan.
Tung (1997) dalam Hutasuhut(2004), menyebutkan bahwa kunci sukses dari
implementasi Relationship Marketing meliputi langkah-langkah : pertama,
mengidentifikasi pelanggan utama, memilih lima sampai sepuluh pelanggan
utama sebagai target dalam Relationship Marketing , penambahan pelanggan
dapat disisipkan sehingga memperlihatkan kinerja dan pertumbuhan yang luar
biasa atau merupakan pelopor pengembangan industri baru. Kedua, mengkoloeksi
dan menggunakan informasi pelanggan, berupa pertunjukan manajer relationship
yang telah terlati dan berpengalaman, manajer ini berkewajiban dalam
mempersiapkan orang-orang penjualan yang melayani pelanggan sesuai dengan
karakteristik dari pelanggan. Ketiga, mengukur nilai relasi dan program , ini
harus menjelasakan laporan Relationship, tujuan, tanggung jawab, kriteria
evaluasi, bila perlu menempatkan suatu manajer atau lebuh untuk melayani satu
pelanggan utama dan potensial yang melayani segala kepentingan pelanggan itu.
Keempat, memanajemeni dan mengkomunikasikan membangkitkan dan
mengkomunikasikan organisiasi akan kekuatan pelanggan jangka panjang.
Kelima, merketing sebagai himpunan pikiran terhadap fungsi, perpaduan dan
kerjasama antar bagian dalam organisasi dalam mendukung Relationship
Marketing menjadikan organisasi lebih sebagai kumpulan pikiran dibanding
dengan fungsi organisasi. Keenam, meningkatkan dan memantapkan keterkaitan
dengan pelangan, meliputi perencanaan dan penetapan tujuan, strategi, tindakan
spesifik, dan sumberdaya yang dibutuhkan.

F. Menciptakan dan mempertahankan pelanggan


Berdasarkan survey yang dilakukan Pusat Dta Analisis Pilar (PDAP) dalam
Hutasuhut (2004), dijelaskan cara mengaakomodasi langkah langkah yang perlu
diambil dalam mempertahankan peanggan yaitu menentukan bidang usaha yang
dijalani, kenali pelangan dan pesaing, ciptakan visi, tentukan saat-saat berharga
bagi konsumen atau pelangan, berikan pelanggan pelayanan yang baik kepada
semua orang. Selain itu, menciptakan pengalaman pelanggan, mengubah keluhan
menjadi senyuman, berusaha tetap dekat dengan konsumen atau pelanggan,
merancang dan menerapkan program pelayana, mempersiapkan staandar

14
pelayanan, mengenali dan memberikan penghargaan untuk pelayanan yang
istimewa dan mengembangkan program pelayanan.

G. Contoh Kasus Strategi Pemasaran di Perusahaan


Disini kita akan membahas contoh kasus strategi pemasaran yang ada di
PT.Matahari Dept Store Tbk di mana perusahaan ini adalah departemen retail
terbesar di Indonesia untuk produk busana fashion, produk kecantikan dan produk
perlengkapan rumah tangga. dengan jaringan lebih dari 1.200 pemasok lokal serta
pemasok internasional yang telah dibangun selama 55 tahun perjalanan usahanya.
Matahari senantiasa menyediakan tren fashion terkini serta gerai modern yang
semakin meningkat. Kini gerai matahari telah hadir di lebih dari 50 kota di
Indonesia. Adapun bentuk-bentuk strategi pemasarannya adalah sebagai berikut :

a. Strategi Produk

Sebagai perusahaan retail terbesar di indonesia tentunya dalam


menentukan strategi produk pasti sudah sangat diperhitungakn dengan baik.
Dimana secara konsisten menyediakan beragam produk fashion yang tepat
serta layanan terbaik untuk menjingkatkan kualitas hidup konsumen.

b. Strategi Harga

Penentuan harga menjadi sangat penting diperhatikan dalam bisnis retail


seperti di Matahari dept store.karena salah satu unsur yang menjadikan produk
dari Matahari laku adalah penentuan harga yang menarik sehingga konsumen
sangat tertarik berbelanja di matahari. Sebagai contoh penulisan harga special
price Rp. 99.900.

c. Strategi Tempat dan Distribusi

Dengan jaringan lebih dari 1.200 pemasok lokal serta pemasok


internasional, Saluran distribusi di PT. Matahari Departemen Store Tbk,
tentunya sudah menjadi bukti bahwa saluran distirbusinya selama ini lancar.
Sedangkan untuk strategi tempat di PT. Matahari Departmene Store, sangat
efisien dan efektif dikarenakan dengan sudah berdirinya lebih dari 50 kota di
seluruh indonesia dan tersebar sebanyak 118 toko di indonesia hal ini menjadi

15
bukti bahwa penentuan lokasi dan kelancaran distribusi menjadi salah satu
faktor penting dalam meningkatkan sbuah perusahaan.

d. Strategi Promosi

Promosi dalam sebuah usaha sangatlah penting karena hal itu merupakan
slah satu penunjang sehingga konsumen tertarik untuk loyal kepada usha
kita,PT Matahari Departemen Store juga memiliki beberapa strategi promosi
yang sangat menarik dan efisien.bukan hanya di promosi dimedia massa tetapi
juga didlam usaha itu sendiri seperti promo acara yang sangat menarik
contohnya beli 2 gratis 1. Belanja 150 ribu dapat 50 ribu..dan masih banyak
lagi..sebuah penyusunan kata katan dalam promo acara ini membuat
konsumen tertarik untuk berbelanja terua menerus.

16
BAB III

PENUTUP
A. Kesimpulan
Pemasaran ialah kegiatan meneliti kebutuhan dan keinginan konsumen,
menghasilkan barang atau jasa, menentukan harga , mempromosikan, dan
menditribusikan barang dan jasa. Salah satu dari langkah pertama dalam
menyusun rencana pemasaran adalah mengidentifikasi pasar sasaran. Pasar
sasaran atau target market yang dimaksud adalah kelompok pelanggan tertentu
yang terhadapnya perusahaan mengarahkan barang dan jasanya. Semakin banyak
perusahaan mempelajari pasar lokalnya, pelanggannya, serta kebiasaan, semakin
tepat perusahaan tersebut memfokuskan usaha pemasarannya pada kelompok
calon pelanggan yang telah ada yang kemungkinan besar akan membeli produk
dan jasanya. Unsur utama dalam strategi pemasaran adalah 5P yaitu probe/search,
produk,, place, price, dan promotion. Kelima faktor ini saling memperkuat dan
jika terkoordinasi dengan baik akan meningkatkan daya tarik penjualan suatu
produk dan jasa.

B. Saran
Setiap wirausahawan muda harus mengetahui cara menyusun strategi atau
rencana pemasaran yang benar. Sehingga calon-calon wirausahawan dapat
melanjutkan bisnisnya dengan baik dan berkelanjutan. Selain menyusun rencana
bisnis, wirausahawan juga harus mengetahui siklus daur ulang produk dan
mengetahui apa saja bauran pemasaran. Sehingga wirausahawan dapat mengambil
keputusan yang tepat disetiap langkahnya dalam menjalankan bisnis tersebut.

17
DAFTAR PUSTAKA

Hadiati, Sri dan Sarwi Ruci. 1999. Analisis Kinerja Kualitas Pelayanan terhadap
Kepuasan Pelanggan pada Telkomsel Malang Area. Jurnal Manajemen
dan Kewirausahaan. 1(1).
Hutasuhut, D. Arman. 2004. Strategi Pemasaran Berorientasi Hubungan dengan
Pelanggan. Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis. 4(1)
Musanto, Trisno.2004.Faktor-Faktor Kepuasan Pelanggan dan Loyalitas
Pelanggan: StudiKasus pada CV. Sarana Media Advertising Surabaya.
Jurnal Manajemen & Kewirausahaan. 6(2): 123 – 136
Rangkuti, Freddy. 2006. ANALISIS SWOT: Teknik Membedah Kasus Bisnis. PT
Gramedia Pustaka Utama: Jakarta
https://www.academia.edu/13047250/MAKALAH_KEWIRAUSAHAAN_STRA
TEGI_PEMASARAN_BERORIENTASI_HUBUNGAN_DENGAN_PELANGG
AN_SEBAGAI_SALAH_SATU_KUNCI_KEBERHASILAN_BISNIS (Di akses
pada tanggal 21 Maret 2019 pada jam 21.10 WIB)
https://www.academia.edu/11314174/MAKALAH_KEWIRAUSAHAAN_Pengel
olaan_Usaha_dan_Strategi_Kewirausahaan_oleh (Di akses pada tanggal 21 Maret
2019 pada jam 21.10 WIB)

18
SOAL-SOAL
1. Pemasaran adalah kegiatan manusia yang diarahkan untuk memenuhi
kebutuhan dan keinginan melalui proses pertukaran.
Pernyataan diatas merupakan pengertian pemasaran menurut..
A. Amstrong
B. W.stanton
C. Philip Kotler
D. KBBI
E. Zimmerer
2. Berikut langkah-langkah :
 Menentukan kebutuhan dan keinginan pelanggan
 Memilih pasar sasaran khusus
 Menetapkan strategi pemasaran dalam persaingan
 Pemilihan strategi pemasaran
Langkah-langkah di atas merupakan langkah-langkah untuk...
A. Memuaskan konsumen
B. Perencanaan pemasaran
C. Penelitian dan pengembangan usaha
D. Pengembangan usaha
E. Perencanaan kualitas
3. Bagi usaha baru, sangatlah cocok untuk menerapkan strategi marketdriven
(dorongan pasar). Strategi ini dibangun berdasarkan enam fondasi.
Pernyataan diatas, merupakan pernyataan menurut..
A. Zimmerer
B. W.stanton
C. Philip &Amstrong
D. Amstrong
E. Philip Kotler
4. Keenam fondasi dari soal nomor 3 tadi, adalah..
A. Produk; kualitas; kenyamanan; sasaran; strategi; kecepatan
B. Produk; inovasi; kualitas; sasaran; strategi; kenyamanan
C. Produk; inovasi; kualitas; kenyamanan; strategi; kecepatan

19
D. Berorientasi pada konsumen; kualitas; kenyamanan; inovasi;
kecepatan; pelayanan & kepuasan pelanggan
E. Produk; kualitas; kenyamanan; kecepatan; inovasi; kepuasan
pelanggan
5. Bagi seorang pengusaha baru, sangatlah penting untuk mengetahui unsur-
unsur utama dalam strategi pemasaran. Unsur utama dalam strategi
pemasaran tersebut adalah...
A. Kenyamanan, kualitas, produk, tempat, dan inovasi
B. Probe, produk, kualitas, inovasi, dan harga
C. Kualitas, produk, tempat, pelayanan, dan kecepatan
D. Harga, produk, tempat, pelayanan, dan kecepatan
E. Pengembangan pasar, produk, tempat, harga, dan promosi
6. Agar berhasil dalam persaingan global, sangatlah penting bagi perusahaan
untuk memperhatikan kualitas barang dan jasa serta pelayannya. Salah
satu komponen kualitas tersebut adalah...
A. Harga yang relative mahal
B. Daya tahan
C. Sulit digunakan
D. Tidak bermerek
E. Tidak sesuai keinginan konsumen
7. Salah satu pondasi dari penelitian dan pengembangan pasar yaitu inovasi,
contoh bentuk dari inovasi adalah....
A. Produk baru
B. Pengusaha baru
C. Teknik baru
D. Konsumen baru
E. Persamaan teknik

20