Anda di halaman 1dari 11

1

 
 
Tingkat Depresi pada Lansia yang Tinggal dengan Keluarga
The Depression in The Elderly Living with Family

Widya Fadillah ¹, Imami Nur Rachmawati ²

Kampus FIK UI, JL. Prof. Dr. Bahder Djohan, Depok, Jawa Barat – 16424
E-mail: widya0707@yahoo.com

ABSTRAK

Depresi adalah masalah atau penyakit mental yang seringkali terjadi pada lansia namun tidak terdeteksi. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat depresi yang dialami lansia di Kelurahan Cisalak Pasar,
Cimanggis, Jawa Barat. Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan teknik consecutive
sampling pada 100 responden. Instrument penelitian yang digunakan adalah Geriatric Depression Scale (GDS).
Hasil penilitian menunjukkan bahwa 77,0 % lansia yang mengalami depresi ringan, 4,0 % lansia mengalami
depresi berat dan yang tidak mengalami depresi ada 19,0 %. Penelitian ini menyatakan bahwa lansia yang
tinggal bersama keluarga pun rentan mengalami depresi. Hasil penelitian menyarankan agar pihak keluarga dan
lingkungan meningkatkan dukungan terhadap lansia.

Kata kunci: depresi, lansia, keluarga, kelurahan dan Geriatric Depression Scale

ABSTRACT

Depression is a problem or mental disorder that always happens in elderly however can’t be detection. This
study purposed to know elderly depression level in elderly at Kelurahan Cisalak Pasar, Cimanggis, Jawa Barat.
This is a descriptive research design using consecutive sampling technique in 100 elderly respondents living
with family. Research instrument used was Geriatris Depression Scale (GDS). The results showed that 77,0 %
elderly with minor depression, 4,0% elderly with mayor depression, and 19,0 % elderly without depression.
This research explain that elderly living with family also got depression. The results suggest that family side and
surrounding in order that to give supported toward elderly.

Key words: depression, elderly, family, kelurahan dan Geriatric Depression Scale

Pendahuluan jiwa. Dengan jumlah penduduk sebesar ini,


Negara Indonesia menduduki peringkat ke-4
Jumlah dan pertumbuhan penduduk lanjut
dunia setelah Cina, India, dan Amerika.
usia dari tahun ke tahun terus meningkat.
Perkiraan dari Badan Pusat Statistik (BPS),
Pada tahun 2015, jumlah penduduk Indonesia
lanjut usia Indonesia, pada tahun 2004 sebesar
diperkirakan akan mencapai sekitar 248 juta

Tingkat Depresi ..., Widya Fadillah, FIK UI, 2013


2  
 
16.522.311 juta jiwa, tahun 2006 sebesar
17.478.282 juta jiwa, dan pada tahun 2008 Kasus-kasus yang menampilkan symptom
sebesar 19.502.355 (8,55% dari total depresi pada lansia, yang dapat dikategorikan
penduduk sebesar 228.018.900 juta jiwa), sebagai depresi ringan jumlahnya
sedangkan pada tahun 2020 diperkirakan diperkirakan 12%-50% dari populasi lansia
jumlah lanjut usia sekitar 28,8 atau 11,34 % keseluruhan (Gellis & McCracken, 2008).
juta jiwa (Kemensos, 2012). Jumlah Prevalensi depresi yang terjadi pada lansia
pertumbuhan lansia yang sangat besar, yang menjalani perawatan di Rumah Sakit
sehingga jika tidak dilakukan upaya (RS) dan panti perawatan sebesar 30% - 45 %
peningkatan kesejahteraan lanjut usia sejak (Kompas, 2008). Menurut hasil survey World
sekarang akan menimbulkan permasalahan Health Organization (WHO) 1990 setiap
dan dapat menjadi bom waktu di kemudian tahunnya terdapat 100 juta kasus depresi
hari. (Handjani, 2003). Kemudian diperkirakan
dimasa yang akan datang (tahun 2020) pola
Salah satu fenomena terkait lansia di Depok penyakit Negara berkembang akan berubah,
yang memiliki proporsi penduduk lansia 8,6% yaitu depresi berat unipolar akan
adalah lebih tinggi daripada rata-rata proporsi menggantikan penyakit-penyakit saluran
penduduk lansia di Indonesia secara pernafasan bawah sebagai urutan teratas
keseluruhan (Hapsari, 2009). Para lansia di (Amir, 2005). Adapun beberapa faktor yang
Depok ini dinaungi oleh sebuah komunitas diduga sebagai penyebab terjadinya depresi
bernama Perhimpunan Gerontologi Indonesia diantaranya adalah faktor biologis dan faktor
(PERGERI) cabang kota Depok. PERGERI psikososial.
merupakan suatu lembaga kesejahteraan
lansia bertujuan untuk meningkatkan Menurut hasil penelitian, gejala utama dari
kesejahteraan lansia di kota Depok. Di dalam depresi menyerang kira-kira 10 sampai 15 %
PERGERI diketahui anggotanya mengalami dari semua orang yang berusia lebih dari 65
depresi, misalnya menjadi jarang keluar tahun atau pada populasi lansia. Untuk lansia
rumah karena merawat pasangannya yang yang tinggal di panti, angkanya meningkat
sakit, merasa tidak diperhatikan oleh anak- hingga ke 50 sampai 75% (Black, 1990).
anaknya, atau mengalami kesulitan dalam Depresi dapat berakibat pada menurunnya
ekonomi. Namun, PERGERI tidak memiliki fungsi kognitif, keadaan ini terjadi pada
tenaga pendukung yang memadai dalam sekitar 10 sampai 29% kasus depresi
menangani masalah depresi. Sejauh ini (Nugroho, 2000). Untungnya penyakit
penangan kesehatan baru difokuskan hanya psikiatrik ini dapat diobati. Ketika seseorang
pada maslah fisik. didiagnosis depresi, hampir 80% penderita

Tingkat Depresi ..., Widya Fadillah, FIK UI, 2013


3  
 
dapat diobati sampai benar-benar sehat dengan instrument/ kuesioner yang sudah
(Stanley, et al, 2006). baku yaitu Geriatric Depression Scale (GDS).
Instrument dilakukan uji validitas dengan
Depresi berdampak sangat buruk pada hasil alfa cronbach (α)= 0,819 dan kemudian
seseorang. Karenanya jika depresi tidak dilakukan uji reliabilitas dengan menganalisis
diobati akan menyebabkan meningkatnya isi dari instrument.
penggunaan fasilitas kesehatan dan medis,
Hasil
memberikan pengaruh yang negatif pada
kualitas hidup seseorang terutama lansia serta Berdasarkan karakteristik responden bahwa
akibat paling buruknya adalah kematian secara umum usia lansia di Kelurahan Cisalak
(Smoliner, et al, 2009). Dalam hal ini, peneliti Pasar adalah lansia awal 60-74 tahun ada 86
ingin melakukan penelitian tentang tingkat orang (86,0%). Jenis kelamin lansia di
depresi pada lansia yang tinggal dengan kelurahan ini mayoritas adalah berjenis
keluarga di kelurahan Cisalak Pasar, kelamin perempuan yaitu sebanyak 67 orang
Cimanggis, Depok, Jawa Barat karena dengan (67,0%). Berdasarkan status pernikahannya,
pertimbangan telah diketahui jumlah mereka kebanyakan yang menikah yaitu 79
penduduk lansia di kota Depok yang besar. orang (79,0%). Mengenai penyakit, sebagian
besar para lansia di kelurahan ini ada 69
Metode lansia yang tidak mengeluhkan penyakit
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kronik yang dideritanya saat ini. Dan sebagian
sederhana. Pengambilan sampel dengan besar lansia mayoritas beragama Islam yaitu
teknik consecutive sampling dan jumlah sebanyak 95 lansia (95%).
sampel adalah 100 responden. Pada
Berdasarkan data distribusi karakteristik
penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
lansia dengan latar belakang pendidikan
tingkat depresi yang dialami lansia di
rendah yang menjadi mayoriras lansia di
Kelurahan Cisalak Pasar, Cimanggis, Depok,
Kelurahan Cisalak Pasar ini yaitu tidak tamat
Jawa Barat yang tinggal bersama keluarga.
sekolah dasar (SD) ada 68 responden
Data diambil dengan cara meminta responden
(68,0%). Kemudian pekerjaan yang paling
untuk mengisi kuesioner yang berisi
banyak dipilih lansia adalah pekerjaan sebagai
pertanyaan terstruktur. Waktu pengumpulan
ibu rumah tangga (IRT) yaitu sebanyak 54
data dari awal bulan Mei sampai akhir Mei
responden (54%). Dan sebagian besar lansia
2013. Penelitian ini dengan mengikuti etika
di kelurahan ini juga berpengahasilan di
penelitian dengan bertujuan untuk menjamin
bawah UMR kota depok < Rp 2.050.000
hak-hak lansia sebagai responden. Alat
sebanyak 95 lansia (95%). Serta mayoritas
pengumpulan data yang digunakan adalah

Tingkat Depresi ..., Widya Fadillah, FIK UI, 2013


4  
 
lansia di kelurahan juga lebih banyak yang
tinggal bersama keluarga yaitu ada 100 lansia.

Tabel tingkat depresi pada lansia di Kelurahan Cisalak Pasar, Cimanggis, Depok, Jawa Barat
(n=100)
Tingkat depresi n %
Normal 19 19
Ringan 77 77
Berat 4 4

Berdasarkan tabel distribusi tingkat depresi pada lansia yang ada di Kelurahan Cisalak Pasar di atas,
diketahui bahwa ternyata sebagian besar responden mengalami depresi ringan (77%).

Tingkat depresi berdasarkan karakteristik responden usia, jenis kelamin, status pernikahan, penyakit
saat ini dan agama di kelurahan Cisalak Pasar, Cimanggis, Jawa Barat (n=100)

Tingkat Depresi
Karakteristik Tidak Ringan Berat
Responden Depresi
n (%) n (%) n (%)
Usia
60-74 tahun 17 (19,7) 66 (76,7) 3 (3,4)
75-90 tahun 2 (15,3) 10 (76,9) 1 (7,8)
>90 tahun 0 0 1 (100,0) 0 0
Jenis Kelamin
Laki- laki 3 (9,0) 29 (87,8) 1 (3,0)
Perempuan 16 (23,8) 48 (71,7) 3 (4,5)
Status Pernikahan
Menikah 13 (16,4) 64 (81,1) 2 (2,5)
Tidak menikah 0 0 0 0 0 0
Janda/ Duda 6 (28,6) 13 (61,9) 2 (9,5)
Penyakit saat ini
Ada penyakit 6 (19,3) 24 (77,4) 1 (3,2)
Tidak ada penyakit 12 (17,3) 54 (78,2) 3 (4,3)
Agama
Islam 18 (18,9) 73 (76,8) 4 (4,2)
Kristen 0 0 3 0 0 0
Kong Hu Chu 1 (50,0) 1 (50,0) 0 0

Tingkat Depresi ..., Widya Fadillah, FIK UI, 2013


5  
 
Tabel Tingkat depresi berdasarkan karakteristik responden, pendidikan terakhir, pekerjaan,
penghasilan per bulan dan tempat tinggal saat ini di kelurahan Cisalak Pasar, Cimanggis, Jawa
Barat (n=100)

Karakteristik Tingkat Depresi


Responden Tidak Ringan Berat
depresi
n (%) n (%) n (%)
Pendidikan terakhir
Tidak Tamat SD 13 (19,1) 54 (79,4) 1 (1,4)
SD 3 (11,5) 21 (80,7) 2 (7,6)
SMP 1 (25,0) 3 (75,0) 0 0
SMA/ SMK 2 (100,0) 0 0 0 0
PT 0 0 0 0 0 0
Pekerjaan
Buruh 1 (25) 3 (75) 0 0
Tani 0 0 0 0 0 0
IRT 13 (24,1) 39 (72,2) 2 (3,7)
Tidak bekerja 3 (7,5) 35 (87,5) 2 (5)
Pensiunan 2 (100,0) 0 0 0 0
Penghasilan per bulan
<Rp 2.050.000 16 (16,8) 75 (78,9) 4 (4,2)
>Rp 2.050.000 4 (80,0) 1 (20,0) 0 0
Tempat tinggal saat ini
Tinggal dengan keluarga 19 (19,0) 77 (77,0) 4 (4,0)

Pembahasan Depresi juga dapat terjadi pada kebanyakan


Tingkat Depresi pada Lansia lansia yang disebabkan karena kurangnya
Lansia di Kelurahan Cisalak Pasar ini kurang kegiatan harian. Kurangnya kegiatan harian
adanya dukungan sosial dari lingkungan dan menyebabkan lansia merasa bosan dan
keluarga. Lansia seperti diabaikan karena berpikiran macam-macam. Kurangnya
mereka dianggap sudah tidak bisa melakukan kegiatan harian menyebabkan bertambahnya
apa-apa. Lansia yang tinggal bersama kelemahan fisik dan psikologi. Hal ini
keluarga mengalami depresi dengan angka disebabkan kurangnya dukungan sosial.
yang cukup tinggi. Seperti penelitian yang dilakukan oleh Holzel,
Harter, Reese, dan Kriston (2011) yang
menyatakan bahwa lansia dengan depresi

Tingkat Depresi ..., Widya Fadillah, FIK UI, 2013


6  
 
kronik lebih sering tidak mendapatkan berjenis kelamin perempuan. Lansia
dukungan sosial dari lingkungannya. perempuan lebih mendominasi depresinya
dibandingkan lansia laki-laki yang mengalami
Tingkat Depresi Berdasarkan Usia, Jenis depresi. Nugroho (2000), menyatakan bahwa
Kelamin, Status Pernikahan, Penyakit Saat depresi adalah salah satu gejala yang muncul
Ini dan Agama pad amasa menopause. Hal inilah yang
Usia responden penelitian diklasifikasikan membuat mengapa depresi lebih sering terjadi
berdasarkan WHO yaitu lansia awal (elderly) atau didominasi oleh lansia perempuan. Data
60-74 tahun, lansia menengah (old) 75-90 perbandingan jenis kelamin laki-laki dan
tahun, dan lansia akhir (very old) > 90 perempuan ini dikuatkan oleh adanya hasil
tahun.peneliti memperoleh usia lansia yang survey sosial dan ekonomi nasional tahun
ada di Kelurahan Cisalak Pasar, WHO 2009 yang menyatakan di Indonesia terdapat
tersebut dari jumlah seluruh responden yang 8,8 juta lansia laki-laki sedangkan lansia
peneliti ambil yaitu 106 responden lansia. Di perempuan berjumlah lebih besar yaitu 10,4
Kelurahan Cisalak ini lansia yang paling tua juta pada tahun 2009 (Kompas, 2012). Ini
adalah adalah berusia 95 tahun dan lansia berarti lansia perempuan secara umum di
yang paling muda berusia 60 tahun. Lansia tingkat nasional memiliki usia harapan hidup
yang mengalami depresi ringan pada rentang lebih besar daripada lansia laki-laki.
usia ini ada 10 orang lansia dan yang Begitupun di Kelurahan Cisalak Pasar, ini
mengalami depresi berat ada satu orang. sudah bisa dilihat kenyataannya dengan data
yang peneliti peroleh ini. Hasil penelitian ini
Dari hasil analisis mengenai tingkat depresi juga didukung oleh penelitian sebelumnya
diperoleh bahwa ada sebanyak 75 orang yang dilakukan oleh Amir (2005) yang
lansia yang mengalami depresi pada usia menyatakan bahwa depresi lebih sering
lansia awal dan pada usia lansia tengah dan dialami oleh perempuan karena perempuan
lansia akhir yang mengalami depresi lebih sering terpajan dengan stressor
sebanyak 12 orang. Hasil penelitian ini lingkungan dan ambangnya terhadap stressor
mendukung dengan penelitian yang dilakukan lebih rendah bila dibandingkan dengan laki-
oleh Veer-Tazelaar et al. (2007) dimana laki. Penelitian ini diperkuat oleh Ismail dan
gejala depresi pada lansia prevalensinya Siste (2010, dalam Elvira & Hadisukanto,
tinggi dan semakin meningkat seiring 2010) yang menyatakan bahwa perempuan
bertambahnya usia lansia. bisa dua kali lipat lebih besar yang mengalami
depresi dibandingkan laki-laki. Ini juga
Lansia yang ada di Kelurahan Cisalak Pasar, karena diduga adanya perbedaan hormon,
Cimanggis, Depok, Jawa Barat mayoritas pengaruh melahirkan, perbedaan stressor

Tingkat Depresi ..., Widya Fadillah, FIK UI, 2013


7  
 
psikososial antara laki-laki dan perempuan, kemampuan fungsional seseorang,
serta model perilaku yang dipelajari tentang menghambat seseorang untuk dapat
ketidakberdayaan. melakukan kegiatan yang menyenangkan dan
keterbatasan ini memicu terjadinya depresi
Status pernikahan mempengaruhi tingkat (Kathryn, 2009). Pada hasil penelitian ini,
depresi. Depresi pada umumnya dialami oleh masalah kesehatan yang dialami lansia di
orang yang tidak mempunyai hubungan Kelurahan Cisalak Pasar ini secara umum dari
interpersonal yang erat atau pada mereka mereka mengeluhkan penyakit saat ini yang
yang bercerai atau berpisah dengan dirasakan adalah hipertensi, diabetes mellitus
pasangannya. Dari hasil penelitian di (DM) dan asam urat atau gangguan sendi.
Kelurahan Cisalak Pasar ini didaparkan Penyakit fisik yang dapat mengakibatkan
bahwa lansia yang depresi didominasi oleh gejala depresi adalah penyakit metabolic,
lansia yang menikah. Hasil dari penelitian endokrin, neurologi, kanker, jantung, paru-
sebelumnya yaitu Amir (2005), menyatakan paru, pembuluh darah, dan anemia (Stanley et
bahwa gangguan depresi mayor lebih sering al, 2005). Kemudian pada hasil penelitian
dialami individu yang bercerai atau berpisah Chang-Quan, Bi- Rong, Zhen-Chan, Ji- Rong,
bila dibandingkan dengan lansia yang dan Qing-Xiu (2009) menyatakan bahwa
menikah atau lajang. Depresi juga lebih sering terdapat beberapa penyakit kronik yang
terjadi terhadap lansia yang tinggal sendiri menjadi faktor risiko meningkatnya depresi
dibandingkan dengan yang tinggal dengan yaitu stroke, hilangnya fungsi pendengaran,
kerabat lain. Wanita yang tidak menikah hilangnya fungsi penglihatan, penyakit
memiiki kecenderungan lebih rendah tingkat jantung, dan penyakit kronik paru. Gangguan
depresinya dibandingkan dengan yang tidur yang terjadi pada lansia juga merupakan
menikah namun, ini berbanding terbalik salah satu tanda gejala utama dari depresi
dengan lansia laki-laki (Ismail & Siste, 2010). (Videback, 2008). Dari hasil penelitian di
Dari penelitian lain juga menyatakan bahwa Kelurahan Cisalak Pasar ini bahwa tingkat
depresi secara signifikan lebih sering terjadi depresi tidak dipengaruhi oleh penyakit yang
pada lansia yang status pernikahan janda/ dialami lansia karena lebih dari separuh lansia
duda atau pada mereka yang bercerai di Kelurahan ini tidak mengeluhkan penyakit.
(Deshpande et al, 2011).
Agama yang dianut lansia yang berada di
Banyak penelitian yang membuktikan bahwa Kelurahan Cisalak Pasar ini adalah sebagian
masalah kesehatan pada lansia bisa besar beragama Islam. Laporan dari lansia
menimbulkan depresi (Miller, 2004). Penyakit yang mengatakan bahwa mereka masih
fisik dapat mengakibatkan menurunnya menjalankan ibadah shalat lima waktu, puasa

Tingkat Depresi ..., Widya Fadillah, FIK UI, 2013


8  
 
dan lainnya. Karena di usia saat ini yang menyatakan bahwa perubahan psikososial
paling banyak mereka lakukan adalah berdoa terjadi terutama setelah seseorang mengalami
dan berserah diri kepada Allah SWT. pensiun. Hal-hal yang akan terjadi pada masa
pensiun adalah kehilangan sumber finansial
Tingkat Depresi Berdasarkan Pendidikan atau pemasukan berkurang, kehilangan status
Terakhir, Pekerjaan, Penghasilan Per karena dulu mempunyai jabatan posisi yang
Bulan dan Tempat Tinggal Saat Ini cukup tinggi, kehilangan teman atau relasi,
Pendidikan terakhir atau status pendidikan kehilangan pekerjaan atau kegiatan, dan
yang dienyam oleh lansia sangat berpengaruh merasakan atau kesadaran akan kematian
terhadap keadaan depresi lansia. Hal ini (sense of awareness of mortality).
didukung oleh penelitian Inkehes (1999,
dalam Friedman, Bowden, & Jones, 2003) Penghasilan per bulan pada lansia di
yang menyatakan bahwa pendidikan dalam Kelurahan Cisalak Pasar ini sebagian besar
masyarakat paling berpengaruh adalah menduduki pengahasilan yang rendah yaitu di
pendidikan menengah keatas. Pendidikan bawah UMR Kota Depok < Rp 2.050.000.
formal yang rendah akan meningkatkan Kondisi ekonomi secara signifikan
mortalitas dan merupakan faktor risiko. mempengaruhi keluarga dan individu itu
sendiri. Ketika ekonomi sedang naik turun
Pekerjaan sebagai salah satu stresor bagi (tidak stabil) maka akan mempengaruhi
individu. Menurut Robbin (2006) terdapat proses, struktur, fungsi keluarga (Bianchi,
beberapa faktor sehingga pekerjaan dapat Casper, & King, 2005 dalam Kaakinen et al,
menjadi stresor yaitu faktor individu, 2010). Pendapatan atau penghasilan keluarga
lingkungan dan organisasi. Pada usia lanjut bagian terpenting dari ekonomi keluarga dan
faktor individu yang cenderung menjadi kebutuhan keluarga terkait dengan konsumsi
stresor dan biasanya pada lansia diawali rumah tangga dan keuangan. Kemampuan
ketika masa pensiun. Stressor dari faktor keluarga untuk memperoleh penghasilan yang
individu diantaranya adalah adanya tuntutan cukup dan pengelolaan keuangannya secara
ekonomi/ kehilangan penghasilan, tuntutan bijasana merupakan faktor penting (Kaakinen,
tugas dan tuntutan peran. Hasil penelitian di et al, 2010). Menurut USDHHS (1990, dalam
Kelurahan Cisalak Pasar tentang pekerjaan Hitcock, 1999) pendapatan yang kurang
responden ini menunjukkan sebagian besar merupakan faktor risiko karena tidak dapat
lansia yang tidak bekerja atau yang berperan memenuhi kebutuhannya.
sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT) mengalami
depresi yaitu sebanyak 81 orang lansia. Pada Karakteristik selanjutnya adalah tempat
penelitian Hudak dan Gallo (2010) tinggal lansia saat ini, mereka tinggal bersama

Tingkat Depresi ..., Widya Fadillah, FIK UI, 2013


9  
 
keluarganya. Penelitian ini berlangsung di mengasuh lansia sampai akhir hayatnya
Kelurahan Cisalak Pasar, sebagian besar (Effendy, 1997).
lansia di kelurahan Cisalak adalah responden
yang tinggal dengan keluarga mereka. Hanya Kesimpulan
sedikit saja jumlah lansia yang tinggal atau Karakteristik responden dalam penelitian ini
hidup seorang diri. Hasil penelitian ini adalah lansia yang sebagian besar berusia
menyatakan bahwa mayoritas lansia yang ada pada tahap lansia awal, jenis kelamin yang
di Kelurahan Cisalak Pasar adalah tinggal paling banyak adalah perempuan, sebagian
bersama keluarga mereka. besar responden status pernikahannya adalah
menikah, pada lansia sebagian besar tidak ada
Perawatan lansia pada budaya Indonesia penyakit, sebagian besar responden beragama
umumnya dilakukan oleh keluarga dalam hal Islam, pendididkan terakhir responden adalah
ini adalah pasangan, anak, menantu, cucu atau tidak sampai tamat SD, pekerjaan sebagai ibu
saudara yang tinggal satu rumah dengan rumah tangga (IRT) adalah yang paling
lansia. Perawatan lansia di Indonesia juga banyak, dan sebagian besar responden
didukung oleh survey yang dilakukan oleh berpenghasilan rendah serta sebagian besar
Darmojo di wilayah Jawa Tengah, bahwa responden tinggal dengan keluarganya.
sebagian besra lansia tinggal dengan pasangan
Tingkat depresi pada responden di Kelurahan
atau anak yang sudah dewasa (Kompas,
Cisalak Pasar, Cimanggis, Depok, Jawa Barat
2011). Begitu juga dengan pandangan budaya
adalah lebih dari separuh bahkan sebagian
sunda, perawatan pada lansia dilakukan oleh
besar lansia mengalami depresi. Keadaan
keluarga terutama anak pertama, atau anak
depresi ini terjadi akibat kurangnya dukungan
perempuan pertama. Hal ini sesuai dengan
sosial dari lingkungan dan keluarga. Depresi
hasil penelitian Kao (2003) yang melaporkan
juga dapat terjadi pada kebanyakan lansia
bahwa caregiver pada lansia di Taiwan terdiri
yang penyebabnya adalah karena minimnya
dari 72% anak laki-lakinya 28 % anak
kegiatan harian. Penelitian ini menyatakan
perempuannya, 70 % istrinya dan 30 %
bahwa lansia yang tinggal dengan keluarga
adalah suaminya. Berdasarkan hal tersebut
juga rentan mengalami depresi.
terlihat pada budaya Asia masih memiliki
kesamaan dalam merawat lansia yang masih Saran
dilakukan oleh keluarga. Hal ini sesuai
Pelayanan keperawatan yang khusus pada
dengan karakteristik keluarga di Indonesia
lansia sebaiknya melakukan promosi
yang sangat menghormati orang tua
kesehatan kepada keluarga dan lingkungan
menyebutkan keluarga tinggal bersama dan
masyarakat disekitar lansia serta

Tingkat Depresi ..., Widya Fadillah, FIK UI, 2013


10  
 
memfasilitasi lansia supaya dapat mendapatan literature. Ageing research reviews, 9,
dukungan sosial seperti dukungan dari 131-141.
keluarga dan lingkungan sekitarnya. Departemen Kesehatan RI. (2003). Jurnal
Kemudian akan lebih baik jika ada suatu Kesehatan: Data lansia. Jakarta.
lembaga keperawatan gerontik atau Deshpande, S. et al. (2011). Screening for
komunitas yang dapat mengumpulkan lansia depression and its risk in geriatric
di suatu tempat, sehingga lansia dapat population: a rural community based
memiliki kelompok dan disana lansia dapat study. Asian journal of psychiatry,
saling berkomunikasi. 4,284-287.
Gatz, M. & Fiske, A. (2003). Aging woman
Ucapan Terimakasih
and depression. Professional
Seluruh pihak Kelurahan Cisalak Pasar, Psychology: Research and Practice.
Cimanggis, Depok, Jawa Barat yang telah American psychological Association.
membantu dalam proses perizinan dan doi: 10.1037/0735-7028.34.1.3. Vol.
pengumpulan data penelitian; 34, No. 1, 3-9.
George K., Davison T.E., & McCabe M., et
Seluruh responden di Kelurahan Cisalak
all. (2007). Treatment of depression in
Pasar, Cimanggis. Yang telah bersedia dengan
low-level residential care facilities for
sabar dan membantu saya dalam menjadi
the elderly. International
responden penelitian;
Psychogeriatric Association. doi:
Keluarga, sahabat, saudara yang telah 10.1017/S1041610207005364
mendukung dari awal sampai akhir Holzel et al (2011). Risk factors for cronic
penyelesaian skripsi sehingga semua proses depression- a systematic review.
mudah dan sulit dapat saya jalani. Journal of affective disorders, 129, 1-
13
Daftar Pustaka
Ibrahim, A.S. (2011). Depresi: Aku ingin mati
Amir, N. (2005). Depresi: Aspek
(sepi sendiri di tempat ramai). Edisi
neurobiology, diagnosis, dan tata
ke-1. Tangerang: Jelajah Nusa.
laksana. Jakarta: Balai Penerbit FIK
Instruction for Geriatric Depressions Scale
UI.
(GDS-S): Scoring the short form. Des,
Annete, G.L. (2000). Gerontologic nursing.
2012.
St. Louise : Mosby.
http://geriatrics.uthscsa.edu/tools/GDS
Chang-Quan, H. et all. (2009). Cronic
%20short%20form.pdf
diseases and risk for depression in old
age: A meta-analysis of published

Tingkat Depresi ..., Widya Fadillah, FIK UI, 2013


11  
 
Maryam, R.S., et all. (2008). Mengenal usia Psychological medicine (2008), 38,
lanjut dan perawatannya. Jakarta: 1723-1730.
Salemba Medika.
Miller, C.A. (2004). Nursing for wellness in
older dults: Theory and practice.
Philadelphia: Lippincott Williams &
wilkin.
Nursalam. (2008). Konsep dan penerapan
metodologi penelitian ilmu
keperawatan: Pedoman skripsi, tesis,
dan instrumen penelitian
keperawatan. Jakarta: Salemba
Medika.
Santoso H., dan Ismail A. (2009). Memahami
krisis lanjut usia: Uraian medis dan
pedagogis-pastoral. Jakarta: Gunung
Mulia.
Smoliner, Cristine, et al. (2008). Malnutrition
and depression in the intitutionaltsed
lderly. The British Jurnal of
Nutrition,02 (11) 1663-7.
Steffens, D.C., Fisher, G.G., Langa, K.M.,
Potter, G.G. & Plassman, B.L. (2009).
Prevalence of depression among older
Americans: The aging, demographics
and memory study. U.K.:
International Psychogeriatric
Association. doi:
10.1017/S1041610209990044
X. Ma, Y.-T. Xiang, & S.-R. Li, et all. (2008).
Prevalence and sosiodemographic
correlates of depression in an elderly
population living with family
members in beijing, China.

Tingkat Depresi ..., Widya Fadillah, FIK UI, 2013