Anda di halaman 1dari 45
KONFERENSI PERS MENGUNGKAP FAKTA SEPUTAR ROKOK ELEKTRONIK Jakarta, 14 Mei 2019
KONFERENSI PERS MENGUNGKAP FAKTA SEPUTAR ROKOK ELEKTRONIK Jakarta, 14 Mei 2019
KONFERENSI PERS MENGUNGKAP FAKTA SEPUTAR ROKOK ELEKTRONIK Jakarta, 14 Mei 2019
KONFERENSI PERS MENGUNGKAP FAKTA SEPUTAR ROKOK ELEKTRONIK Jakarta, 14 Mei 2019

KONFERENSI PERS MENGUNGKAP FAKTA SEPUTAR ROKOK ELEKTRONIK

Jakarta, 14 Mei 2019

FENOMENA ROKOK ELEKTRONIK DI MASYARAKAT:

ANCAMAN ATAU SOLUSI?

Moderator:

dr Feni Fitriani Sp.P(K), Ketua Pokja Masalah Rokok Perhimpunan Dokter Paru Indonesia

ANCAMAN ATAU SOLUSI? Moderator : dr Feni Fitriani Sp.P(K), Ketua Pokja Masalah Rokok Perhimpunan Dokter Paru

APA YANG DIMAKSUD ROKOK ELEKTRONIK

Rokok Elektronik adalah alat yang berfungsi mengubah zat-zat kimia menjadi bentuk uap dan mengalirkannya ke paru dengan menggunakan tenaga listrik. 1

WHO mengistilahkannya sebagai Electronic Nicotine Delivery System (ENDS)

WHO menyebutkan belum cukup bukti ilmiah yang menunjukkan manfaat vape.

Konsep awal rokok elektronik ada sejak tahun 1965 melalui paten yang didaftarkan oleh Herbert A Gilbert namun produksi secara massal adalah berdasarkan paten oleh Hon Lik di Cina tahun 2003 dan mulai beredar secara internasional tahun 2004. 2

2 (Soneji S, et al. 2017 on JAMA Pediatr Epub)

2. Grana R, Benowits N, Glants SA, 2014, E-cigarettes: a scientific review,Circulation. Available at:

http://circ.ahajournals.org/content/129/19/1972.full

3. Clapp PW, Jaspers I. Electronic Cigarettes: Their Constituents and Potential Links to Asthma. Curr Allergy Asthma Rep [Internet].

2017;17(11)

Electronic Cigarettes: Their Constituents and Potential Links to Asthma. Curr Allergy Asthma Rep [Internet]. 2017;17(11)

KANDUNGAN ROKOK ELEKTRONIK

Rokok Elektronik mengandung

Nikotin

Bahan karsinogen seperti propylene glycol, glycerol, formaldehid, nitrosamine, dll

Bahan toksik lain seperti logam berat/ heavy metal, silikat, nanopartikel dan particulate matter (PM)

Kandungan ini merangsang iritasi dan peradangan serta menimbulkan kerusakan sel.

Rokok elektronik berpotensi menimbulkan adiksi, menimbulkan risiko kanker serat risiko kesehatan lainnya pada manusia.

ROKOK ELEKTRONIK DI INDONESIA

November 2017, Kemendag telah menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 86 tertanggal 10 November 2017 yang mengatur Impor Rokok elektronik, dan menetapkan persyaratan mendapatkan ijin impor, salah satunya adalah rekomendasi dari BPOM. Namun 10 (sepuluh) hari kemudian terbit surat penundaan keberlakuan Permendag no 86/2017 oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI. Sehingga saat ini, tidak ada aturan yang mengatur rokok elektronik. 1

Analisis terhadap 9 studi lungitudinal yang dilakukan pada Februari 2017 di US menunjukkan: Remaja yang mulai merokok dengan vape akan menjadi perokok konvensional di kemudian hari. 2

Jumlah pengguna remaja : Indonesia 0,3% (2011) 3 , Korea 9,4% (2014) 4 , Inggris 18% (2014) 5 , Amerika 13,45% SMA dan 3,9% SMP (2013) 6

1. BPOM. Kajian Rokok Elektronik di Indonesia. 2017 2.Soneji S, et al. 2017 on JAMA Pediatr Epub)

3. Global Youth Survey 2011

4. J Adolesc Health. 2014 Jun;54(6):684-90.

5. ASG/You gov

ROKOK ELEKTRONIK DAN KESEHATAN JANTUNG
ROKOK
ELEKTRONIK
DAN
KESEHATAN
JANTUNG
ROKOK ELEKTRONIK DAN KESEHATAN JANTUNG dr. BRM Ario Soeryo Kuncoro, SpJp(K), FIHA Wakil Sekjen Perhimpunan Dokter

dr. BRM Ario Soeryo Kuncoro, SpJp(K), FIHA Wakil Sekjen Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Ketua Bagian Medis Yayasan Jantung Indonesia (YJI)

ROKOK ELEKTRONIK DAN KESEHATAN JANTUNG

Rokok elektronik berpotensi menimbulkan gangguan pada sistem jantung dan pembuluh darah

Rokok elektronik mengeluarkan partikulat atau zat-zat berbahaya seperti nikotin, komponen organik mudah menguap (volatile), karbonil , dan materi partikulat 2.5 (PM2.5=partikel berukuran <2.5 mikron)

Rokok elektronik berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan melalui paparan para secondhand dan atau thirdhand smoker

Berbagai studi menunjukkan Efek buruk pada kesehatan terutama efek akut , meski efek jangka panjang masih perlu penelitian jangka panjang

Efek akut meliputi peningkatan denyut jantung, peningkatan tekanan darah, oksidatif stres,kerusakan fungsi pembuluh darah (disfungsi endotel,agregasi platelet)

Mekanisme lain melalui efek partikulat 2.5 U (PM2.5) yang dikeluarkan rokok elektrik , yaitu jalur direk (aliran darah—>gangguan irama dan pompa jantung) serta jalur indirek (penumpukan di jaringan paru) yg keduanya memicu oksidatif stress sehingga meningkatkan risiko trombosis (pembekuan darah)

(penumpukan di jaringan paru) yg keduanya memicu oksidatif stress sehingga meningkatkan risiko trombosis (pembekuan darah)

ROKOK ELEKTRONIK DAN KESEHATAN JANTUNG

Rokok elektronik dikategorikan “Less harm” bukan “not harm” ,artinya ada risiko yang ditimbulkan akibat penggunaannya meskipun “dikatakan” lebih rendah dari rokok tradisional

Efek bahaya nya dapat terjadi pada bukan pengguna seperti anak-anak,ibu hamil dan penderita penyakit kardiovaskular.

Rokok elekronik bukan alat yang sifatnya “emission free”,artinya tetap mengeluarkan zat berbahaya bahkan residu toksik yang membahayakan bagi bukan pengguna yang terpapar

Rokok elektronik tetap mengandung nikotin yang masuk ke dalam badan dalam jumlah yang kadang lebih besar dari rokok tradisional dan dapat menimbulkan ketergantungan bahkan kontaminasi nikotin pada bukan pengguna

lebih besar dari rokok tradisional dan dapat menimbulkan ketergantungan bahkan kontaminasi nikotin pada bukan pengguna
ROKOK ELEKTRONIK DAN RISIKO KANKER
ROKOK
ELEKTRONIK
DAN RISIKO
KANKER
ROKOK ELEKTRONIK DAN RISIKO KANKER Dr. Vinka Imelda Yayasan Kanker Indonesia

Dr. Vinka Imelda Yayasan Kanker Indonesia

ROKOK ELEKTRONIK MEMICU KANKER

Bahaya rokok bukan terletak pada tembakau saja. Perokok rokok elektronik pun memiliki peluang yang sama untuk terkena kanker. Penggunaan rokok elektronik sama berbahaya dengan rokok.

Jadi tidak lebih aman dari rokok tembakau

dengan rokok. Jadi tidak lebih aman dari rokok tembakau Asap rokok elektronik mengandung: • NIKOTIN (adiksi

Asap rokok elektronik mengandung:

NIKOTIN (adiksi atau ketagihan)

Bahan karsinogen lain yang justru tidak ada pada rokok tembakau

(rokok putih maupun kretek)

bahan karsinogen/menyebabkan kanker lain:

propylene glycol, gliserol, formaldehid, nitrosamin dll >> tumor paru & kanker paru

merangsang iritasi dan peradangan serta menimbulkan kerusakan sel

bahan toksik lain: logam/heavy metals, silikat, nanopartikel dan particulate matter

ROKOK ELEKTRONIK MEMICU KANKER

ROKOK ELEKTRONIK MEMICU KANKER Senyawa perasa makanan >> vanillin dan cinnamaldehyde >> dapat merusak
ROKOK ELEKTRONIK MEMICU KANKER Senyawa perasa makanan >> vanillin dan cinnamaldehyde >> dapat merusak

Senyawa perasa makanan >> vanillin dan cinnamaldehyde >> dapat merusak sel-sel organ tubuh termasuk paru-paru, dan

rokok elektronik menjadi BERACUN.

Derivative nicotine Nitrosamine ketone

Cairan Kimia Rokok elektronik
Cairan Kimia
Rokok elektronik
merusak DNA sel
merusak DNA sel
sel-sel tumbuh abnormal
sel-sel
tumbuh abnormal

SEL

KANKER

nicotine Nitrosamine ketone Cairan Kimia Rokok elektronik merusak DNA sel sel-sel tumbuh abnormal SEL KANKER
nicotine Nitrosamine ketone Cairan Kimia Rokok elektronik merusak DNA sel sel-sel tumbuh abnormal SEL KANKER
nicotine Nitrosamine ketone Cairan Kimia Rokok elektronik merusak DNA sel sel-sel tumbuh abnormal SEL KANKER
nicotine Nitrosamine ketone Cairan Kimia Rokok elektronik merusak DNA sel sel-sel tumbuh abnormal SEL KANKER
nicotine Nitrosamine ketone Cairan Kimia Rokok elektronik merusak DNA sel sel-sel tumbuh abnormal SEL KANKER
nicotine Nitrosamine ketone Cairan Kimia Rokok elektronik merusak DNA sel sel-sel tumbuh abnormal SEL KANKER
ROKOK ELEKTRONIK MEMICU KANKER “Bahan e-cair sangat beragam dan beberapa dari mereka lebih beracun daripada

ROKOK ELEKTRONIK MEMICU KANKER

“Bahan e-cair sangat beragam dan beberapa dari mereka lebih beracun daripada nikotin saja dan lebih beracun daripada hanya bahan dasar standar dalam rokok elektronik -propilen glikol dan gliserin sayuran.” Prof. Robert Tarran, University of North Carolina, Amerika Serikat

“Komponen yang ditemukan dalam larutan rokok elektronik yang tersedia di pasaran dan uap yang dihasilkan dengan pemanasan dapat menyebabkan peradangan paru-paru.” Irina Petrache PhD, National Jewish Health, Amerika Serikat

KESIMPULAN

Rokok elektronik berpotensi menimbulkan

Adiksi Meningkatkan risiko kanker Meningkatkan risiko kesehatan lainnya pada pengguna dan orang lain yang terpapar uapnya (perokok pasif)

ROKOK ELEKTRONIK DAN TUBERKULOSIS
ROKOK
ELEKTRONIK
DAN
TUBERKULOSIS
ROKOK ELEKTRONIK DAN TUBERKULOSIS Dr. dr. Erlina Burhan, SpP(K) Dr. dr. Anna Rozaliyani, MBiomed, SpP Perkumpulan

Dr. dr. Erlina Burhan, SpP(K) Dr. dr. Anna Rozaliyani, MBiomed, SpP Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI)

ROKOK (ELEKTRONIK) DAN TUBERKULOSIS

ROKOK (ELEKTRONIK) DAN TUBERKULOSIS Rokok Rokok mengandung 7300 zat kimia  sebagian besar karsinogen poten Paparan
ROKOK (ELEKTRONIK) DAN TUBERKULOSIS Rokok Rokok mengandung 7300 zat kimia  sebagian besar karsinogen poten Paparan

Rokok

Rokok mengandung 7300 zat kimia sebagian besar karsinogen poten

Paparan kronik disfungsi/gangguan imun dan paru

TB

Infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis (MTb), dapat menyerang berbagai organ terutama paru-paru

TB paru dapat disembuhkan, namun membutuhkan durasi yang lama (6 bulan)

Bagaimana hubungan rokok dengan infeksi paru?

Mengganggu sistem imun alami dan adaptif sal nafas Radikal bebas • Makrofag, sel dendritic, sel
Mengganggu sistem imun
alami dan adaptif sal nafas
Radikal bebas
• Makrofag, sel dendritic,
sel epitel
Meningkatkan
kerentanan infeksi
paru

Paparan lama saluran pernafasan dengan rokok

Inhalasi zat rokok

lama saluran pernafasan dengan rokok Inhalasi zat rokok Gangguan di saluran nafas  Produksi lendir berlebih

Gangguan di saluran nafas

Produksi lendir berlebih

gangguan escalator mukosiliar (rambut halus)

Penurunan aktivitas fagosit makrofag alveolus

Peningkatan ekspresi reseptor PAF (platelet activating factor) pada epitel saluran nafas

PAF ( platelet activating factor) pada epitel saluran nafas Meningkatkan adhesi (penempelan) bakteri di epitel sal

Meningkatkan adhesi (penempelan) bakteri di epitel sal nafas

Meningkatkan adhesi (penempelan) bakteri di epitel sal nafas Meningkatkan risiko infeksi Paru Perokok berisiko 2x lipat

Meningkatkan risiko infeksi Paru

Perokok berisiko 2x lipat untuk terinfeksi dan mati karena TB dibandingkan bukan perokok !!!!!

Feldman C, Anderson R. Cigarette smoking and mechanisms of susceptibility to infections of the respiratory tract and other organ systems. Journal of Infection 2013; 67: 169-84

Bagaimana dengan rokok elektrik?

Rokok elektronik mengandung lebih sedikit zat kimia dibandingkan rokok tradisional, namun tetap memiliki kandungan zat berbahaya seperti formaldehid, nitrosamine, logam, dan lainnya. 2

Terdapat 7x10 11 zat radikal per hirup rokok elektrik Meningkatkan stress oksidatif Memiliki efek perubah
Terdapat 7x10 11
zat radikal per
hirup rokok
elektrik
Meningkatkan
stress oksidatif
Memiliki efek
perubah imun
yang mirip dengan
rokok reguler

Sussan TE, Gajghate S, Thimmulappa RK. Exposure to Electronic Cigarettes Impairs Pulmonary Anti-Bacterial and Anti-Viral Defenses in a Mouse Mode. PLoS One. 2015; 10(2): e0116861.

Hubungan rokok elektronik dengan tuberculosis?

Rokok elektrik (dengan nikotin) juga mengubah ekspresi beberapa gen, salah satunya adalah ICAM4 yang meningkatkan penempelan bakteri TB

3

ekspresi beberapa gen, salah satunya adalah ICAM4 yang meningkatkan penempelan bakteri TB 3 Risiko infeksi TB

Risiko infeksi TB meningkat

ROKOK ELEKTRONIK DAN KESEHATAN MULUT DAN GIGI
ROKOK
ELEKTRONIK
DAN
KESEHATAN
MULUT DAN
GIGI
ROKOK ELEKTRONIK DAN KESEHATAN MULUT DAN GIGI Dr. drg. Didi Nugroho Santosa, MSc Komisi Obat, Material,

Dr. drg. Didi Nugroho Santosa, MSc Komisi Obat, Material, dan Alat Kedokteran Gigi Persatuan Dokter Gigi Indonesia

ROKOK ELEKTRONIK DAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT

Rokok elektronik sering dianggap sebagai produk yang lebih aman dibandingkan dengan rokok konvensional karena kandungan bahan kimia dan karsinogen yang lebih sedikit

Banyak penelitian membuktikan bahwa rokok elektronik dapat menimbulkan efek buruk terhadap kesehatan, khususnya di rongga mulut

Masih diperlukan penelitian yang lebih lama untuk menetapkan keamanan rokok elektronik

ROKOK ELEKTRONIK DAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT

Uap rokok elektronik meningkatkan apoptosis dan nekrosis sel epitel gingiva. Efek negatif ini menyebabkan disregulasi fungsi sel gingiva

Kandungan rokok elektronik menimbulkan efek toksik dan apoptosis pada fibroblast gingiva manusia setelah terpapar selama 48 jam

Cairan rokok elektronik, baik yang mengandung nikotin maupun tanpa nikotin menyebabkan perubahan molecular dan morfologis yang diduga menjadi penyebab penyakit periodontal

ROKOK ELEKTRONIK DAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT

Masih banyak efek samping samping di rongga mulut yang ditimbulkan oleh penggunaan rokok elektronik

Beberapa efek samping yang nampak di mukosa mulut antara lain stomatitis nikotin, cheilitis angularis dan hairy tongue

Rokok elektronik tidak dapat dikatakan lebih aman sampai penelitian lebih lanjut dilakukan

ROKOK ELEKTRONIK DAN PENYAKIT DALAM
ROKOK
ELEKTRONIK
DAN PENYAKIT
DALAM
ROKOK ELEKTRONIK DAN PENYAKIT DALAM dr Sally Aman Nasution, SpPD-KKV, FINASIM, FACP Ketua Umum Pengurus Besar

dr Sally Aman Nasution, SpPD-KKV, FINASIM, FACP Ketua Umum Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam

EFEK SISTEMIK DARI ROKOK ELEKTRONIK

Isu penggunaan rokok elektronik pada terapi berhenti merokok

Apakah rokok elektronik lebih aman dibandingkan rokok biasa?

Beberapa data dari hasil penelitian :

Pajanan terhadap rokok elektronik akan memengaruhi gen sirkadian molekular yang mengatur ritme dan fisiologis tubuh manusia

Beberapa zat yang terdapat di dalam rokok elektronik termasuk nikotin akan memengaruhi fungsi dari endotel (disfungsi endotel) yang terdapat di seluruh tubuh manusia

Perubahan gen sirkadian molekular dan disfungsi endotel ini akan berpengaruh terutama terhadap sistem pernafasan (paru) tetapi juga menyebabkan kerusakan pada organ lain seperti jantung, hati, ginjal, otot rangka, otak, sistem imunitas dan memicu timbulnya beberapa jenis kanker tertentu

Exposure to electronic cigarette vapors affects pulmonary and systemic expression of circadian molecular clock genes. Physiol Rep 2017; 5(19): 1-13 Impact of electronic cigarettes on vaious organ system. Respir Care 2019; 64(3): 328-336 Potential health effects of electronic cigarettes : A systematic review of case reports. Prev Med Rep 2016; 4: 169-178

EFEK SISTEMIK DARI ROKOK ELEKTRONIK

Sistem tubuh lain yang akan terpengaruh selain paru dan jantung, antara lain :

Sistem pencernaan : kolitis ulseratif, necrotizing enterocolitis

Sistem persyarafan : sakit kepala, gangguan memori, spasme otot

Sistem hemostasis : induksi stres oksidatif yang berakibat meningkatnya risiko kejadian trombosis

Sistem imunitas :

Efisiensi sistem imun yang menurun : mudah terkena infeksi terutama infeksi virus

Aktivasi efek proinflamasi : seperti respon autoimun (idiopathic netrophilia)

Karsinogenesis : memicu timbulnya kanker/keganasan tertentu (terutama paru, mulut dan tenggorokan)

Lain-lain :

Iritasi okular, mulut dan tenggorokan

Dermatitis kontak

Mual dan muntah

Impact of electronic cigarettes on the cardiovascular system.J Am Heart Assoc 2017;6: 1-14 Impact of electronic cigarettes on various organ system. Respir Care 2019; 64(3): 328-336

EFEK SISTEMIK DARI ROKOK ELEKTRONIK

EFEK SISTEMIK DARI ROKOK ELEKTRONIK Potential health effects of electronic cigarettes : A systematic review of

Potential health effects of electronic cigarettes : A systematic review of case reports. Prev Med Rep 2016; 4: 169-178

ROKOK ELEKTRONIK, ADIKSI NIKOTIN DAN NARKOBA
ROKOK
ELEKTRONIK,
ADIKSI
NIKOTIN DAN
NARKOBA
ROKOK ELEKTRONIK, ADIKSI NIKOTIN DAN NARKOBA dr. Adhi Wibowo Nurhidayat, SpKJ(K), MPH Institute of Mental Health,

dr. Adhi Wibowo Nurhidayat, SpKJ(K), MPH Institute of Mental Health, Addiction, and Neuroscience

NIKOTIN DALAM ROKOK ELEKTRONIK

“Teens are clearly attracted to the marketable technology and flavorings seen in vaping devices. However, it is urgent that teens understand the possible effects of vaping on overall health, the development of the teen brain, and the potential for addiction.” (Nora Volkow, M.D. – Director of NIDA (National Institute on Drug Abuse)

Dampak nikotin pada rokok elektronik terhadap otak:

Ibu hamil yang terpapar asap rokok elektronik, akan terganggu perkembangan kognitif dan perilaku janin yang dikandungnya 1

Sementara kandungan nikotin di dalam rokok elektronik dapat mengarah pada adiksi (kecanduan) jangka panjang pada perokok pemula di usia remaja. 1

Terjadi peningkatan yang besar pada jumlah pengguna rokok elektronik:

Anak SMA: 20,8 persen di tahun 2018 dibandingkan dengan 11,7 persen di tahun 2017. 2

Anak SMP: 3,3 persen di tahun 2018 dibandingkan dengan 4,9 persen di tahun 2017). 2

Semua rokok elektronik (ENDS) mengandung nikotin, zat yang amat adiktif (membuat kecanduan). Contoh rokok elektronik termasuk e-pipes, e- shishas, dan e-cigars. 3

elektronik termasuk e-pipes, e- shishas, dan e-cigars. 3 1. (Maciej L. Goniewicz, Roswell Park Comprehensive Cancer
elektronik termasuk e-pipes, e- shishas, dan e-cigars. 3 1. (Maciej L. Goniewicz, Roswell Park Comprehensive Cancer

1. (Maciej L. Goniewicz, Roswell Park Comprehensive Cancer Center Buffalo, New York)

2. (2018 National Youth Tobacco Survey, FDA, Amerika Serikat)

3. (Dr. Ranti Fayokun, Department of Prevention of Noncommunicable Diseases, WHO)

NARKOBA DALAM ROKOK ELEKTRONIK

Rokok elektronik menjadi cara masuk baru beragam jenis narkoba. Systematic review yang pada awalnya mengambil 1603 penelitian, akhirnya mengambil 38 penelitian sebagai acuan. Yang diteliti adalah jenis narkoba, dosis yang dibutuhkan untuk timbulnya toksisitas, efek toksis, dan penggunaan rokok elektronik sebagai media/alat menggunakan narkoba tersebut. 1

Dari 861 responden yang diteliti, 39,5 persen mengunakan rokok elektronik untuk menghisap narkoba. Jenis narkoba yang dikonsumsi menggunakan rokok elektronik adalah: Ganja ( 18%), ekstasi /MDMA (11.7%), bubuk kokain(10.9%); kokain crack (8.4%); katinonan sintetis, mefedron (8.5%) dan α-PVP (7.1%); ganja sintetis (7.8%); opioid, heroin (7.1%) dan fentanil (7.3%); dan narkoba lainnya termasuk triptamin dan ketamin. 2

1. (Andreas K.Breitbarth et al

1 November 2018, Pages 98-111)

E-cigarettes—An unintended illicit drug delivery system. In Drug and Alcohol Dependence, Volume 192,

2. (Blundell et al., A cloud on the horizon - a survey into the use of electronic vaping devices for recreational drug and new psychoactive substance (NPS) administration. QJM 111, 9–14. https://doi.org/10.1093/qjmed/hcx178.)

drug and new psychoactive substance (NPS) administration. QJM 111, 9–14. https://doi.org/10.1093/qjmed/hcx178.)
drug and new psychoactive substance (NPS) administration. QJM 111, 9–14. https://doi.org/10.1093/qjmed/hcx178.)
ROKOK ELEKTRONIK DAN KESEHATAN ANAK
ROKOK
ELEKTRONIK
DAN
KESEHATAN
ANAK
ROKOK ELEKTRONIK DAN KESEHATAN ANAK Dr. Wahyuni Indawati, Sp.A(K) Ikatan Dokter Anak Indonesia

Dr. Wahyuni Indawati, Sp.A(K) Ikatan Dokter Anak Indonesia

Children

Adult patient
Adult
patient
Pediatric patient 18 yr
Pediatric patient
18 yr
Children Adult patient Pediatric patient 18 yr neonate underfive adolescense Impact of smoking 1 st 2
Children Adult patient Pediatric patient 18 yr neonate underfive adolescense Impact of smoking 1 st 2
Children Adult patient Pediatric patient 18 yr neonate underfive adolescense Impact of smoking 1 st 2

neonate underfive adolescense

Impact of smoking

18 yr neonate underfive adolescense Impact of smoking 1 st 2 nd 3 rd The main
18 yr neonate underfive adolescense Impact of smoking 1 st 2 nd 3 rd The main
18 yr neonate underfive adolescense Impact of smoking 1 st 2 nd 3 rd The main
18 yr neonate underfive adolescense Impact of smoking 1 st 2 nd 3 rd The main
18 yr neonate underfive adolescense Impact of smoking 1 st 2 nd 3 rd The main
1 st
1 st
2 nd
2 nd
3 rd
3 rd
18 yr neonate underfive adolescense Impact of smoking 1 st 2 nd 3 rd The main

The main target to become 1 st hand smoker

ELECTRONIC CIGARETTE AND VAPING

the most common prototype of electronic nicotine delivery systems

e-cigarette heats up a cartridge of solution and produce vapour inhaled by the user

contain toxic chemical substances like propylene glycol, glycerin and carcinogens such as formaldehyde and acetaldehyde which can bring health risks to human

marketed as non-addictive, aid for smoking cessation, accredited and environmentally friendly which mislead consumers on their safety and attract the youth to use

environmentally friendly which mislead consumers on their safety and attract the youth to use E-cigarette &

E-cigarette & friends

environmentally friendly which mislead consumers on their safety and attract the youth to use E-cigarette &

‘ADVANTAGES’ OF E-CIGARETTE

Claimed to be:

Safer than conventional cigarette

Help smoker to quit

Facts:

The use of products containing nicotine in any form among youth, including in e-cigarettes, is unsafe

Exposure to liquid nicotine found in e-cigarettes in young children has resulted in thousands of calls to poison control centers in US

Existing research is limited and provides mixed results about the effectiveness of e-cigarettes in helping current smokers successfully quit.

Almost no legal control & restriction

e-cigarette companies are not currently required to report their marketing and promotional expenditures to the U.S. Federal Trade Commission (FTC)

vast selection available online

thousands of ‘vape’ shops have now opened throughout the country that allow consumers to sample and purchase refill liquids

Campaign for Tobacco-Free Kids, March 19, 2019

MADE TO ATTRACT CHILDREN

e-cigarettes typically contains nicotine, propylene glycol, glycerin or some other solvent, and other additives.

refill liquids or cartridges often contain flavorings, including fruit and candy flavorings that are not permitted in regular cigarettes

also come in sweet flavors, such as chocolate, gummi bear, chocolate chip cookies, and strawberry, which have long been considered attractive to kids

Campaign for Tobacco-Free Kids, March 19, 2019

E-cigarettes are marketed by promoting flavors and using a wide variety of media channels, approaches that have been used in the past for marketing conventional tobacco products to youth and young adults

E-cigarette manufacturers resurrected the marketing practices used by tobacco companies for decades to attract kids to smoking

marketing tactics include ads that reach youth audiences; sponsorships and free samples at youth-oriented events such as auto races and music festivals; celebrity spokespeople who depict e-cigarette use as glamorous; social media marketing;

ADOLESCENT AS MAIN TARGET

ADOLESCENT AS MAIN TARGET

ADOLESCENT AS MAIN TARGET
ADOLESCENT AS MAIN TARGET
ROKOK ELEKTRONIK DAN KESEHATAN PARU
ROKOK
ELEKTRONIK
DAN
KESEHATAN
PARU
ROKOK ELEKTRONIK DAN KESEHATAN PARU Dr. DR. Agus Dwi Susanto Sp.P(K), FAPSR, FISR Ketua Umum Perhimpunan

Dr. DR. Agus Dwi Susanto Sp.P(K), FAPSR, FISR Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI)

ROKOK ELEKTRONIK DAN KESEHATAN PARU

DAMPAK ROKOK ELEKTRONIK PADA KESEHATAN PARU

Penelitian-penelitian di laboratorium menunjukkan dampak

rokok elektronik pada sistem paru dan pernapasan seperti :

1. Meningkatkan peradangan/inflamasi

2. Kerusakan epitel

3. Kerusakan sel

4. Menurunkan sistem imunitas lokal paru dan saluran napas

5. Peningkatan hipersensitif saluran napas

6. Meningkatkan tahanan jalan napas

7. Risiko asma dan emfisema.

8. Risiko kanker paru

napas 7. Risiko asma dan emfisema. 8. Risiko kanker paru 1.Am J Physiol Lung Cell Mol

1.Am J Physiol Lung Cell Mol Physiol. 2015; 309: L1398-L1409. 2.Toxicol Res. 2014; 30(1):13-18.

3. PLoS ONE. 2015; 10(2):1-15.

4. Am J of Physiol Lung Cell Mol Physiol. 2017; 313(2): L193-L206

5. Tobacco Control 2014;23:133-139.

ROKOK ELEKTRONIK DAN KESEHATAN PARU

FAKTA SEBENARNYA DI BALIK UAP ROKOK ELEKTRONIK YANG DIGADANG-GADANG AMAN

Penelitian DI POPULASI menunjukkan dampak rokok elektronik pada sistem paru dan pernapasan :

1. Iritasi saluran napas

2. Meningkatkan gejala pernapasan

3. Meningkatkan risiko bronkitis

4. Meningkatkan risiko asma

5. Risiko penyakit bronkiolitis obliterans.

6. Risiko infeksi paru seperti pneumonia

1. Tob Control 2014;23:ii36–ii40

2. Circulation 2014; 129 (19): 1972–86.

3. Am J Resp Crit Care Med 2017; 195(8):1043-1049

4. JAMA Pediatr. 2016;170(1):89-91.

5. Chest.2011;11:2443-9.

6. JAMA 2014; 312(23):2493-4.

Care Med 2017; 195(8):1043-1049 4. JAMA Pediatr. 2016;170(1):89-91. 5. Chest.2011;11:2443-9. 6. JAMA 2014; 312(23):2493-4.
Care Med 2017; 195(8):1043-1049 4. JAMA Pediatr. 2016;170(1):89-91. 5. Chest.2011;11:2443-9. 6. JAMA 2014; 312(23):2493-4.

ROKOK ELEKTRONIK UNTUK BERHENTI MEROKOK ??

ROKOK ELEKTRONIK TIDAK BISA DIJADIKAN ALAT BANTU UNTUK BERHENTI MEROKOK

FDA/WHO tidak merekomendasikan ROKOK ELEKTRONIK sebagai terapi pengganti nikotin (NRT). NRT yang direkomendasikan patch, gum,lozenges, oral sublingual, inhaler dan spray

World Health Organization (WHO) pada saat konferensi WHO Framework Convention on Tobacco Control tahun 2014, menemukan bahwa tidak ada cukup bukti untuk menyatakan rokok elektronik dapat membantu seseorang untuk berhenti merokok. Rokok elektronik tidak konsisten dalam meningkatkan keberhasilan berhenti merokok

1.World Health Organization (WHO) Tobacco Free Initiative Noncommunicable Diseases and Mental Health Cluster. GENEVA, JUNE 2003 2.Conference of the Parties to the WHO Framework Convention on Tobacco Control . Moscow, Rusia FCTC/COP/6/10 Rev.1 1 September 2014

ROKOK ELEKTRONIK DAN KESEHATAN MASYARAKAT
ROKOK
ELEKTRONIK
DAN
KESEHATAN
MASYARAKAT
ROKOK ELEKTRONIK DAN KESEHATAN MASYARAKAT dr Widyastuti Soerojo, MSc Ketua Badan Khusus Pengendalian Tembakau Ikatan

dr Widyastuti Soerojo, MSc Ketua Badan Khusus Pengendalian Tembakau Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

ROKOK ELEKTRONIK DAN KESEHATAN MASYARAKAT

ROKOK ELEKTRONIK DAN KESEHATAN MASYARAKAT • Gejala: Klaim Kesehatan + Promosi Masif VS Tidak ada Aturan

Gejala: Klaim Kesehatan + Promosi Masif VS Tidak ada Aturan Kes.+ Tanpa Pengawasan.

Kandungan NIKOTIN* Propylene Glycol, Gyserol, Perisa Karsinogen Logam Berat Dosis Rendah KURANG Berbahaya** Alat
Kandungan
NIKOTIN*
Propylene Glycol,
Gyserol, Perisa
Karsinogen
Logam Berat
Dosis Rendah
KURANG
Berbahaya**
Alat Bantu
BERHENTI
MEROKOK
(≈NRT?)

PMK 146/2017 MELEGALKAN

(dikenai cukai 57%)

PEREDARAN BEBAS SEMUA UMUR:

(Anak, Remaja, Dws) PEROKOK BUKAN PEROKOK

BNN menemukan NARKOBA dalam Cairan Rokok Elektrik (2015-2019): Cannabinoid Synthetic Cannabinoid Synthetic Cathinone
BNN menemukan
NARKOBA
dalam Cairan Rokok
Elektrik (2015-2019):
Cannabinoid
Synthetic Cannabinoid
Synthetic Cathinone
MDMA (EKSTASI)
Synthetic Cannabinoid Synthetic Cathinone MDMA (EKSTASI) • Implikasi dan Besaran Masalah • Pengguna di

Implikasi dan Besaran Masalah

Pengguna di Indonesia diperkirakan 1,2 juta/2018

Trend global meningkat terutama REMAJA Gate way perokok konvensional & DUAL users DAMPAK

US,NYTS 2011-2018: SMA: 1,5% 20,8%;

INDONESIA 2011-2016: > 15 th: 0,3% 2%;

KOREA, 2011:13-18 th: 9,4% (8,4% DUAL USERS); POLLAND, 2010/2011-2013/2014: 15-19 th: 5,5% 29,9% (72,4% DUAL Users)

MEXICO, 2015: longitudinal (20 bl), 12-13 th: Merokok E-cig SAJA 43% jadi perokok vs Yang Tidak Merokok 24% jadi perokok

2017-2018: 2,1Jt3,6jt (SMP+SMA) SMA Jkt, 2018 : 11,8% (51% DUAL USERS) (UHAMKA)

ROKOK ELEKTRONIK DAN KESEHATAN MASYARAKAT

Ancaman Epidemi Tembakau Baru INDONESIA: Double Burden

Penelitian sporadik – polemik ahli belum selesai - Belum cukup bukti ilmiah untuk melihat dampak kesehatan jangka panjang (WHO) Situasi Ketidakpastian

Peluang Bisnis-Nikotin Baru - 2013-2016: Investasi Industri Rokok ke rokok elektronik:

“A GROWING MARKET WITH HUGE POTENTIAL”

BAT, Lorillard, JTI, Imperial Tobacco, PMI, Altria, RJ Reynold

BAT mengintegrasikan* dg core bisnis -investasi USD 1M revenue target > £1 billion (USD 1,79M), 2018 dan > £5 billion (USD 9M), 2022

PMI mengembangkan* produk TANPA ASAP ROKOK – PILIHAN* lebih baik bagi konsumen MASA DEPAN BEBAS ASAP ROKOK

Th 2014, PMI memproduksi PTD (HTP) bernama IQOS (I Quit Ordinary Smoking).

Th 2017, PMI mendirikan FSFW dengan dana USD 80 Juta/th selama 12 tahun (total US$ 960 Juta)

Tujuan: MENGHENTIKAN ORANG MEROKOK

Strategi: memberikan DANA PENELITIAN ilmiah bidang MEDIS, kesehatan, PERTANIAN

Kalau benar tujuannya perlindungan kesehatan dan bukan bertujuan profit, seharusnya

Stop roduksi dan iklan rokok konvensional

Dukung Kebijakan Pengendalian Tembakau

ROKOK ELEKTRONIK DAN KESEHATAN MASYARAKAT

WARNING BAGI PEMERINTAH

• INDONESIA PASAR MENJANJIKAN bagi ROKOK ELEKTRONIK: Kelemahan Indonesia  Peluang Bisnis Produk Adiktif Baru
• INDONESIA PASAR MENJANJIKAN bagi ROKOK
ELEKTRONIK: Kelemahan Indonesia  Peluang
Bisnis Produk Adiktif Baru
• TINGGINYA PREVALENSI MEROKOK  ALASAN
Masuknya Produk Harm Reduction
• KLAIM (PRO) KESEHATAN YANG MENJEBAK
 Kurang berbahaya, Membantu berhenti
merokok – Menurunkan Dampak Penyakit
Akibat Rokok – Sejalan dengan FCTC – Tanpa
Gangguan Asap Rokok Orang Lain - Masa Depan
Bebas Asap Rokok
 Semantik nama FSFW: Memberikan dana
penelitian untuk menambah kekurangan bukti
ilmiah (berhenti merokok, dampak kesehatan,
dampak pada petani tembakau)
 Pembentukan Opini Masyarakat dan Pengambil
Kebijakan melalui Lembaga Independen,
Akademisi, Peneliti Kesehatan

REKOMENDASI

• Adiksi Nikotin berbahaya bagi semua gol, tetapi ANAK dan REMAJA adalah PRIORITAS KESMAS QUO
• Adiksi Nikotin berbahaya bagi semua gol, tetapi
ANAK dan REMAJA adalah PRIORITAS KESMAS
QUO
VADIS
KUALI
TAS
SDM
• SARAN: Penetapan Regulasi PELARANGAN
menggunakan PRINSIP KE-HATI2AN karena
bukan tanpa bahaya, belum terbukti
manfaatnya, tidak ada pengawasan, dan tidak
membiarkan anak/remaja berada dalam resiko.
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
KESIMPULAN
DAN
REKOMENDASI
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI Dr. Daeng M Faqih, SH MH Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia

Dr. Daeng M Faqih, SH MH Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia

KESIMPULAN

1. Rokok elektronik tetap berbahaya karena mengandung bahan-bahan kimia yang sebagian bersifat karsinogenik atau memicu kanker, dan tidak tergantung dosis. Tidak ada batas aman zat karsinogenik.

2. Rokok elektronik mengandung nikotin sehingga menimbulkan kecanduan, dan kandungan nikotin dalam rokok elektronik tidak terkontrol sehingga mengancam pemakainya semakin teradiksi melebihi rokok konvensional

3. Nikotin bukan NRT (nicotice replacement therapy) sehingga tidak bisa dijadikan alat bantu berhenti merokok. Nikotin adalah racun, NRT adalah farmasi.

4. Rokok elektronik tidak menghasilkan TAR dari asap melainkan menghasilkan uap aerosol yang tetap mengandung zat-zat kimia dari cairan maupun tembakau yang dipanaskan sehingga tetap berisiko terhadap second hand smoker

5. Peredaran luas rokok elektronik saat ini melibatkan campur tangan industri rokok yang ingin beralih produk untuk menimbulkan kecanduan baru

REKOMENDASI

REKOMENDASI KEPADA PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA MENGENAI ROKOK ELEKTRONIK

Demi memberikan perlindungan kepada masyarakat Indonesia dari bahaya rokok elektronik, kami merekomendasikan hal-hal berikut kepada Pemerintah Republik Indonesia:

1. Menerbitkan PERATURAN PELARANGAN atas dasar prinsip kehati-hatian. Pendekatan ini ditempuh oleh negara Singapura yang mempertimbangkan PRECAUTIONARY PRINCIPLES

2. Melarang peredaran rokok elektronik di Indonesia karena mengandung zat adiktif nikotin dan bahan kimia berbahaya

3. Pelarangan rokok elektronik juga berdasarkan beberapa penelitian yang menyimpulkan potensi rokok elektronik sebagai alat/media dalam menggunakan narkoba, baik narkoba tradisional maupun narkoba jenis baru

4. Sesuai rekomendasi WHO dalam prinsip-prinsip Nicotine Replacement Therapy (NRT), rokok elektronik tidak boleh dipakai untuk modalitas berhenti merokok

prinsip-prinsip Nicotine Replacement Therapy (NRT), rokok elektronik tidak boleh dipakai untuk modalitas berhenti merokok

TERIMA KASIH

TERIMA KASIH