Anda di halaman 1dari 22

MAKALAH ASESMEN AUD

“Langkah-langkah Membuat Studi Dokumentasi Tertulis/ Berkas”

Dosen: Dr. Nenny Mahyuddin S. Pd ; M. Pd

Kelompok 3

ADELIA LESTIA NINGSIH (16022056)

MASDA SEPTI WINGSI (16022069)

NURYENI (16022077)

VUJJA NANDWIJIWA S (16022092)

WIDIA SUTRI (16022026)

Pendidikan Guru Pendidikian Anak Usia Dini


FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI PADANG
2018
KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, penulis
panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan
inayah-Nya kepada penulis, sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas mata kuliah Asesmen AUD
.Makalah ini yang berjudul “Langkah-langkah Membuat Studi Dokumentasi Tertulis/ Berkas”

Makalah ini telah penulis susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai
pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu penulis menyampaikan
banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.

Terlepas dari semua itu, penulis menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik
dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka penulis
menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar penulis dapat memperbaiki makalah ini. Akhir
kata penulis berharap semoga makalah ini bisa bermanfaat bagi para pembaca.

Padang, Oktober 2018

Penulis

i
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL
KATA PENGANTAR................................................................................................................i
DAFTAR ISI..............................................................................................................................ii
BAB I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang.........................................................................................................1
B. Rumusan Masalah....................................................................................................1
C. Tujuan Penulisan ....................................................................................................1
BAB II. PEMBAHASAN
A. Defenisi Dokumentasi..............................................................................................2
B. Fungsi Dokumentasi.................................................................................................4
C. Tugas dan Kegiatan Dokumentasi............................................................................4
D. Jenis-jenis Dokumentasi...........................................................................................4
E. Contoh Dokumentasi................................................................................................8

BAB III. PENUTUP


A. Kesimpulan ............................................................................................................19
DAFTAR RUJUKAN ..............................................................................................................iii
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Dokumentasi merupakan cara pengumpulan data yang menghasilkan catatan-
catatan penting yang berhubungan dengan maslah yang diamati, sehingga akan
diperoleh data yang lengkap, sah dan bukan berdasarkan perkiraan. Dalam
pendidikan anak usia dini dokumentasi adalah suatu metode yang digunakan
dalam mencari, mengumpulkan, menyusun, menyelidiki, meneliti, dan mengolah
serta memelihara dan menyiapkan terhadap segala aspek perkembangan yang
terjadi sehingga menjadi dokumen baru yang bermanfaat guna menunjang segala
aspek untuk perkembangan anak usia dini.
B. Rumusan Masalah
1. Apa pengertian dokumentasi?
2. Apa fungsi dokumentasi?
3. Apa tugas dan kegiatan dokumentasi?
4. Apa jenis-jenis dokumentasi?
C. Tujuan Penulisan
1. Mengetahui pengertian pengertian dokumentasi
2. Mengetahui fungsi dokumentasi
3. Mengetahui tugas dan kegiatan dokumentasi
4. Mengetahui jenis-jenis dokumentasi
BAB II
PEMBAHASAN
A. Defenisi Dokumentasi

Basrowi & Suwandi, (2008:158) Dokumentasi merupakan suatu cara pengumpulan


data yang menghasilkan catatan-catatan penting yang berhubungan dengan maslah yang
diamati, sehingga akan diperoleh data yang lengkap, sah dan bukan berdasarkan perkiraan.
Melalui dokumentasi ini mengambil data yang sudah ada. Dokumentasi, dari asal kata
dokumen yang artinya barang barang tertulis. Dalam bahasa Inggris disebut documentation.
Dalam bahasa Belanda disebut documentatie dan dalam bahasa Latin disebut documentum
yang berarti pencarian, penyelidikan, pengumpulan, penyusunan, pemakaian, dan penyediaan
dokumen untuk mendapatkan keterangan-keterangan dan penerapan-penerapan dan bukti. Di
Indonesia ketentuan-ketentuan mengenai dokumentasi telah diatur dalam perundang-
undangan berupa Peraturan Presiden Nomor 20 tahun 1961.

1. Pengertian dokumentasi secara umum

Dokumentasi adalah aktivitas atau proses sistematis dalam melakukan pengumpulan,


pencarian, penyelelidikan, pemakaian dan penyediaan dokumen untuk mendapatkan
keterangan, penerangan pengetahuan dan bukti secara menyebarkan kepada pengguna.

2. Pengertian dokumentasi menurut para ahli

Beberapa orang menyamakan dokumentasi dengan kearsipan di perpustakaan.


Padahal tidak selalu seperti itu. Bebrapa ahli menjabarkan pengertian dokumentasi sebagai
pengumpulan atau kumpulan dokumen pada sabjek tertentu :

1) Bogdan (2007: 64) mengemukakan:


“… the term document to refer to materials such as photographs, videos, flms,
memos, letters, diaries, clinical case records, and memorabilia of all sorts that can be
used as supplemental information as part of a case study whose main data source is
participant observation or interviewing.”
Menurut Bogdan dokumen merupakan segala macam catatan peristiwa yang telah
berlalu, bisa berbentuk tulisan, gambar, karya-karya monumental dari seseorang yang
dapat dijadikan sebagai sumber informasi.
2) Paul Otlen
Dalam internasional economic conference 1905, paul otlen menjabarkan
pengertian dokumentasi adalah kegiatan khusus yang berupa pengumpulan, pengolahan,
penyimpanan, penemuan kembali serta penyebaran dokumen.

3) Nurhadi Magetsari Dkk

Menurut nurhadi magetsari dkk, pengertian dokumentasi adalah bahan yang


termasuk dalam jenis, bentuk, dan sifat apapun tempat informasi direkam, rekaman yang
ditulis atau dipahat, yang menyampaikan informasi berupa fakta.

4) Tung Palen

Menurut Tung Palen, dokumentasi adalah catatan otentik yang dapat dibuktikan
dan dijadikan bukti secara hukum dimana dokumentasi tersebut berisi data lengkap dan
nyata.

5) Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Menurut KBBI, defnisi dokumentasi adalah proses pengumpulan, pemilihan,


pengolahan, dan penyimpanan informasi dibidang pengetahuan, pemberian atau
pengumpulan bukti dari keterangan seperti gambar, kutipan, guntingan koran, dan bahan
referensi lain.

6) NIDER (Niderlanse Institut Voor Documentatie en Regestra tuur)

Dokumentasi adalah tugas memberikan keterangan-keterangan yang didasarkan


pada bahan-bahan yang ada diperpustakaan dan pemberitahuan tentang literatur.

Jadi, dokumentasi adalah suatu pekerjaan yang bertugas mencari, mengumpulkan,


menyusun, menyelidiki, meneliti, dan mengolah serta memelihara dan menyiapkan
sehingga menjadi dokumen baru yang bermanfaat.

B. Fungsi Dokumentasi
Fungsi dokumentasi secara umum :
 Menyediakan informasi tentang isi dokumen bagi pengguna
 Memberikan alat bukti dan data akurat mengenai keterangan dokumen
 Melindungi dan menyimpan fisik serta isi dokumen
 Menghindari kerusakan terhadap dokumen
 Mempersiapkan isi dokumen sebagai bahan penelitian para ilmuwan
 Mengembangkan koleksi dokumen bagi bangsa dan negara
 Memberikan jaminan keutuhan dan kootentikan informasi dan data yang ada
dalam dokumensi

C. Tugas dan Kegiatan Dokumentasi

Tugas-tugas dokumentasi itu sendiri terbagi menjadi bebrapa macam :

 Mencari dan mengumpulkan bahan


 Mencatat dokumen dan mengolahnya
 Mempublikasikan dan mendistribusikan dokumen (yang diperlukan)
 Melakukan filling atau pengarsipan

D. Jenis-jenis Dokumentasi

Creswell(2014: 249) menyebutkan ada dua jenis dokumen yaitu, “…public


documents dan private documens. Public documentsrecords tend to be written in more or
less standardized form and arranged in the archive systematically (for instance,
alphabetically, chronologically, or numerically indexed”. Dokumen umum atau biasa
disebut dengan dokumen resmi adalah dokumen yang disusun secara sistematis dalam
segi tata tulis, kronologi, maupun penomoran. Sedangkan Private documents adalah
catatan atau karangan seseorang secara tertulis tentang tindakan, pengalaman, dan
kepercayaan.
Selain itu, macam-macam dokumen menurut Moelong (2007: 217-219) yaitu antara lain:
1. Dokumen Pribadi
Dokumen pribadi adalah catatan atau karangan seseorang secara tertulis tentang
tindakan, pengalaman, dan kepercayaan. Maksud untuk mengumpulkan dokumen pribadi
ialah untuk memperoleh kejadian nyata tentang situasi sosial dan arti dari berbagai faktor
di sekitar subjek penelitian. Ada berbagai macam dokumen pribadi, yaitu antara lain:
a. Buku Harian
Buku harian ialah buku yang ditulis dengan memberikan tanggapan tentang
peristiwa-peristiwa di sekitar penulis. Kesukaran peneliti untuk mencari buku
harian ialah karena penulis dan pemiliknya cenderung tidak mau
memperlihatkannya kepada orang lain karena buku harian itu dipandang berisi
hal-hal yang sangat pribadi dan ia merasa malu bila rahasianya terbuka kepada
orang lain.
b. Surat Pribadi
Surat pribadi antara seseorang dengan anggota keluarganya dapat mengungkapkan
hubungan sosial seseorang.
c. Otobiografi
Otobiografi banyak ditulis oleh orang-orang tertentu yang terkenal. Ada
bermacam-macam maksud dan tujuan menulis otobiografi, antara lain karena
senang menulis, upaya mengurangi ketegangan, mencari popularitas dan
kesenangan akan sastra.
2. Dokumen Resmi
Dokumen resmi terbagi atas dokumen internal dan dokumen eksternal. Dokumen
internal berupa memo, pengumuman, instruksi, aturan suatu lembaga masyarakat tertentu
yang digunakan dalam kalangan sendiri. Termasuk di dalamnya risalah atau laporan
rapat, keputusan pemimpin kantor, dan semacamnya. Dokumen demikian dapat
menyajikan informasi tentang keadaan, aturan, disiplin, dan dapat memberikan petunjuk
tentang gaya kepemimpinan.Dokumen eksternal berisi bahan-bahan informasi yang
dihasilkan suatu lembaga social, misalnya majalah, buletin, pernyataan, dan berita yang
disiarkan kepada media massa. Dokumen eksternal dapat dimanfaatkan untuk menelaah
konteks sosial, kepemimpinan, dan lain-lain.
Sedangkan macam- macam dokumen menurut Myers (2009: 151-161) adalah sebagai
berikut:
1. Berdasarkan sumbernya
a. Dokumen personal, yaitu dokumen yang dihasilkan oleh orang perseorangan
(individu). Contohnya adalah surat pribadi, buku harian, catatan, buku, dan
lainnya.
b. Dokumen privat, yaitu dokumen yang dihasilkan oleh organisasi atau institusi
untuk kepentingan internal. Contohnya adalah notulen rapat, memo, anggaran,
catatan kepegawaian, dan lainnya.
c. Dokumen publik, yaitu dokumen yang dibuat untuk konsumsi umum. Contohnya
adalah artikel di media massa, laporan tahunan, press release, dan lainnya.
2. Dokumen tertulis dan catatan (records)
Lincoln dan Guba (Myers, 2009) membedakan dokumen tertulis dan catatan. Catatan
adalah bukti tertulis formal mengenai suatu peristiwa. Contoh catatan adalah surat
nikah, akta kelahiran, register kependudukan, SIM, buku tabungan, dan lainnya.
Catatan dibuat secara formal dan untuk kepentingan resmi. Di lain pihak, dokumen
tertulis untuk kepentingan yang lebih informal.
3. Dokumen historis atau catatan sejarah
Berbagai dokumen yang dihasilkan pada masa lalu dapat dianggap sebagai dokumen
historis. Ada beberapa tipe dokumen historis menurut Gottschalk (Myers, 2009)
a. Contemporary records yang berisi detail suatu peristiwa. Contohnya adalah
dokumen bisnis, catatan pengadilan, dokumen hukum, dan lainnya.
b. Confidential reports adalah catatan yang dibuat setelah suatu peristiwa terjadi.
Catatan ini umumnya berisi penafsiran penulis terhadap peristiwa. Contoh
dokumen ini adalah laporan diplomatik, catatan harian, laporan militer, dan
lainnya.
c. Laporan publik seperti artikel surat kabar yang ditujukan untuk dibaca khalayak
umum.
d. Kuesioner
e. Dokumen Negara termasuk di dalamnya undang-undang.
f. Opini yang dipublikasikan lewat artikel, tajuk rencana, dan lainnya.
g. Fiksi, puisi, lagu, cerita rakyat, dan lainnya. Meskipun mungkin tidak berisi fakta,
dokumen jenis ini memberikan gambaran bagi pembacanya situasi dan nuansa
serta konteks waktu saat tulisan dibuat.
4. Foto, video, dan film dari suatu peristiwa.
5. Dokumen elektronik
Dokumen elektronik adalah segala sesuatu dokumen yang disimpan dalam format
digital peneliti lebih mudah menemukan dan menganalisis dokumen elektronik
dengan bantuan software dibandingkan dokumen non elektronik.
6. Dokumen di internet
Merujuk ke dokumen elektronik yang tersedia secara bebas di internet. Permasalahan
yang harus diperhatikan oleh peneliti adalah mengenai kredibilitas dan reliabilitas
dokumen.
Selanjutnya Sugiyono (2005: 82) mengemukakan bahwa dokumen terbagi
menjadi tiga bentuk, yaitu sebagai berikut.
1. Bentuk Tulisan
Dokumen dalam bentuk tulisan diantaranya catatan harian, life histories, ceritera,
biografi, peraturan, dan kebijakan.
2. Bentuk Gambar
Dokumen dalam bentuk gambar yaitu foto, gambar hidup, dan sketsa.
3. Bentuk Karya
Dokumen dalam bentuk karya yaitu seperti karya seni berupa gambar, patung, dan
film
Lebih lanjut menurut Kosim (1988; 33) jika diasumsikan dokumen itu merupakan
sumber data tertulis, maka terbagi dalam dua kategori yaitu:
1. Sumber Resmi
Sumber resmi merupakan dokumen yang dibuat/dikeluarkan oleh lembaga/perorangan
atas nama lembaga. Ada dua bentuk yaitu sumber resmi formal dan sumber resmi
informal.
2. Sumber Tidak Resmi
Sumber tidak resmi merupakan dokumen yang dibuat/dikeluarkan oleh individu tidak
atas nama lembaga. Ada dua bentuk yaitu sumber tak resmi formal dan sumber tak
resmi informal.

E. Contoh Dokumentasi

BAGIAN III
DOKUMEN II
KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP)
TAMAN KANAK- KANAK ............
KECAMATAN KAWEDANAN

a. Program Semester (PROSEM)


Perencanaan semester merupakan program pembelajaran yang berisi jaringan tema, bidang
pengembangan, tingkat pencapaian perkembangan, capaian perkembangan dan indicator yang
ditata secara urut dan sistematis, alokasi waktu yang diperlukan untuk setiap jaringan tema
dan sebarannya kedalam semester 1 dan 2.
Langkah-langkah Pengembangan Program Semester, sebagai berikut :
1. Mempelajari Dokumen :
a. Kurikulum yakni pedoman pengembangan program pembelajaran.
b. Dokumen standar isi (PERMENDIKNAS Nomor 58 Tahun 2009 Tentang Standar Isi )
2. Memilih tema yang akan digunakan untuk setiap kelompok dalam setiap semester dan
menetapkan alokasi waktu untuk setiap tema dengan memperhatikan keluasan cakupan
pembahasan tema dan minggu efektif
3. Identifikasi Tema dan Sub Tema.
4. Identifikasi Sub Tema spesifik menjadi berbagai kegiatan dengan menggunakan rumus
5 W (what) dan 1 H (How)
5. Tema-tema yang dipilih dan hasil identifikasi tema menjadi Sub Tema atau sub. Sub .
tema dapat dibuat dalam bentuk table pada setiap awal Tahun Pelajaran.

DAFTAR TEMA DAN CAKUPAN TEMA


KURIKULUM 2013 TK DW GARON
SEMESTER I
NO TEMA SUB. TEMA CAKUPAN MATERI
1 Diriku/ Diri Sendiri Identitas Nama, usia, jenis kelamin,
alamat rumah lengkap
Tubuhku Anggota tubuh, bagian-bagian
anggota tubuh, fungsi, gerak,
kebersihan, ciri-ciri khas,
kesehatan dan keamanan diri
Panca Indera Panca indera, macam panca
indera, manfaat/ fungsi, cara
merawatnya
Kesukaanku Makanan, minuman, mainan,
dan macam-macam kegiatan
2 Lingkunganku Rumahku Fungsi rumah
- Bagian-bagian rumah
- Jenis peralatan
- Fungsi
- Cara menggunakan
Sekolahku Gedung dan halaman sekolah,
ruang belajar, tempat bermain
dan alat-alat permainan, orang-
orangyang ada di sekolah, tata
tertib sekolah
Masyarakat Teman sebaya, tempat bermain,
tata tertib/ aturan bermain dg
teman
3 Kebutuhanku Makanan/ Jenis makanan sehat/ gizi
minuman seimbang, kebersihan makanan/
minuman, fungsi
Pakaian Jenis/ macam pakaian, fungsi
pakaian, cara merawat, adab
berpakaian
Kesehatan Cara menjaga kebersihan diri,
kebersihan lingkungan, menjaga
kesehatan
4 Binatang Binatang Air Jenis /macam binatang air,
fungsi binatang air, cirri cirri dan
cara merawat,makanannya
Binatang Darat Jenis/ macam binatang darat,
fungsi, cirri – cirri dan cara
memelihara, makanannya
Binatang Udara Jenis/ macam binatang udara,
fungsi, cirri dan cara
memelihara,makanannya
Binatang Buas Jenis /macam binatang buas,
fungsi, cirri- cirri, bahaya dan
manfaat binatang buas,
makanannya
5 Tanaman Sayur Jenis/ macam sayuran, manfaat,
cirri – cirri dan cara merawat
Buah Jenis/ macam buah, manfaat,
cirri – cirri dan cara merawat
Hias/ Bunga Jenis/ macam buah, manfaat,
cirri – cirri dan cara merawat
SEMESTER II

1 Rekreasi Tempat Rekreasi Macam tempat rekresai,tata


tertib/ peraturan , cara
memelihara
Alat/Perlengkapan Jenis Perlengkapan/ alat
rekreasi, cara memelihara
Kendaraan Jenis kendaraan
- Fungsi dan kegunaan
- Nama pengendara
-Tempat pemberhentian
2 Pekerjaan Macam / Jenis Profesi Jenis/macam profesi, cita –
citaku
Alat/ perlengkapan Alat/ perlengkapan pekerjaan.
Cara merawat dan cara
menggunakannya
Tempat Bertugas Tempat bertugas,cara merwat
dan cara menggunakannya
3 AIR UDARA API AIR Manfaat/ guna air, sifat air,
bahaya air, cara memelihara
UDARA Manfaat/ guna api, sifat api,
bahaya api, cara memelihara
API Manfaat/ guna udara, sifat
udara, bahaya udara, cara
memelihara
4 ALAT Macam Alat Macam / jenis alat
KOMUNIKASI Komunikasi komunikasi
Manfaat Alat Cara menggunakan dan
Komunikasi merawatnya
Manfaat alat komunikasi
5 TANAH AIR Negaraku Dasar Negara, lambang
Negara, benderaku, lagu
kebangsaan, Presiden dan
wakil presiden
Budaya Indonesia Suku bangsa, rumah adat,
baju adat, kesenian tradisional
(tari/ alat music)
Kehidupan di desa Kehidupan didesaku, program
dan di Kota unggulan, produk unggulan
6 Alam semesta Gejala alam Macam gejala alam, bahaya,
cara menghindari
Benda – benda langit Jenis benda-benda langit
(matahari, bulan, bintang)
- Manfaat benda-benda langit
Benda – benda Alam Jenis benda-benda alam (tanah,
air, pasir, batu, besi, emas,
perak)
- Manfaat benda-benda alam

PROGRAM SEMESTER TK DW GARON

KD ( Kompetensi Dasar) TEMA SUB TEMA ALOKASI


WAKTU
1.1, 1.2, 3.1-4.1 (NAM) Tanaman Tanaman 1 minggu
2.1, 3.3, 4.3,3.4,4.4, (fisik motorik) Sayur
2.5,2.6,2.7,2.8,3.14,4.14 (sosem) Tanaman 1 minggu
2.2,2.3,3.5,4.5,3.6,4.6,3.8,4.8,3.9,4.9(kog) Buah
2.13,3.10,4.10,3.11,4.11,3.12,4.12 (Bhs) Tanaman 1 minggu
2.4,3.15,4.15 (Seni) Hias
(BUNGA)
Puncak tema : Tanaman : outbond ke
kebun strowberi sarangan magetan

ALOKASI SEMESTER I : 17 MINGGU


ALOKASI SEMESTER II : 17 MINGGU
Program Semester TK DW GARON ada di lampiran
b. Perencanaan Mingguan
Perencanaan Mingguan disusun dalam bentuk Rencana Pelaksanaan Program
Mingguan (RPPM), RPPM merupakan penjabaran dari perencanaan semester yang berisi
kegiatan-kegiatan dalam rangka mencapai indicator yang telah direncanakan dalam satu
minggu sesuai dengan keluasaan pembahasan tema dan subtema.. Rencana Pelaksanaan
Program Mingguan (RPPM) dikembangakn dari kegiatan semester , namun penyajiannya
lebih lengkap dan lebih operasional . dalam program mingguan sudah diidentifikasi tema dan
sub tema , pemetaan kompetensi dasar dan indicator yang akan dicapai dalam satu minggu
dan muatan materi yang akan dibangun ke anak serta sejumlah aktivitas bermain (kegiatan
bermain) sesuai dengan tema dan indicator yang akan dicapai serta penetapan media. Alat
dan bahan yang akan digunakan.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MINGGUAN (RPPM)


KELOMPOK : 5- 6 TAHUN / KELOMPOK B
TEMA : TANAMAN
SUB. TEMA : TANAMAN SAYUR
HARI KD CAKUPAN MATERI RENCANA KEGIATAN
SENIN 1.1, 1.2, 2.1, Sayur ciptaan Tuhan Macam sayuran :
3.3,4.3, 3.8, (bersyukur) : bercakap- Bercakap – cakap ttg macam sayuran
4.8,3.12,4.12, cakap, keaksaraan Menyebutkan dan menuliskan nama
3.15,4.15 awal, menyusun huruf, sayuran yang dikenal anak
menghitung, Menyusun huruf yang masih acak
menggambar menjadi kana/ nama tanaman sayur
(iwas, mayab, letwor, nguret)
Menhitung jumlah sayuran
Menggambar sayur kesukaan dg spidol
SELASA 1.1,1.2, 2.1, Manfaat wortel : Manfaat wortel :
2.2, 2.3, 3.3, bercakap-cakap, Bercakap –cakap ttg manfaat wortel
4.3,.3.5, 4.5, percobaan sains, Membuat jus wortel
3.8,.4.8, 3.12, keaksaraan awal, Bermain puzzle wortel
4.12, 3.15, perilaku kreatif, Melengkapi kata yg belum sempurna W-
4.15 bermain puzzle, kolase - - - -
Meroce wortel menjadi bentuk kalung
RABU 1.1,1.2, 2.1, Manfaat bayam : Manfaat bayam : bercakap – cakap ttg
2.2, 3.3, 4.3, (bersyukur) keaksaraan bayam
3.8,4.8, 3.12, awal, menghitung, Menyebutkan dan menuliskan kata yg
4.12, 3.15, mewarnai gambar, mempunyai awalan suku kata
4.15 mengurutkan cerita BA(bayam, bayi
gambar Menghitung jumlah daun pada gambar
bayam
Mewarnai gambar sayur bayam
Mengurutkan cerita gambar seri “aku
suka makan sayur”
KAMIS 1.1,1.2, 2.3, Sawi ciptaan Tuhan Sawi ciptaan Tuhan ( bersyukur) :
3.3, 4.3, (bersyukur): perilaku Bercakap –cakap ttg sayur sawi
3.8,4.8, 3.15, kraetif, kolase, Kolase gambar sawi dg media ampas
4.15 mengelompokkan kelapa
gambar, membedakan Mengelompokkan gambar sayuran yang
ciptaan Tuhan, berwarna hijau, menghitung jumlahnya
menebali garis, Membari tanda (T) pada gambar sayur
ciptaan Tuhan dan (M) yang buka
Menebali garis putus – putus membuat
bentuk sayur sawi
JUMAT 1.1, 1.2, 2.1, Terung ciptaan Tuhan Terung ciptaan Tuhan :
3.3,4.3, (bersyukur) : hafalan hafalan doa makan (mewarnai gambar
3.8,4.8, 3.10, doa makan, anak yg sedang membaca doa makan )
4.10, 3.15, mengurutkan gambar, mengurutkan gambar terung dari yang
4.15 mewarnai gambar, terbesar sampai terkecil
menghubungkan mewarnai gambar terung dengan media
gambar garis
menghubungkan gambar sayur dengan
warna (bayam – hijau, terung-
ungu,wortel-oren,cabe-merah)
SABTU 1.1,1.2,2.1, Sayur ciptaan Tuhan Sayur ciptaan Tuhan :
3.3, 4.3, 3.8, (bersyukur) : Menghubungkan gambar sayur dengan
4.8, 3,12, Menghubungkan namanya (tulisannya)
4,12, 3.15, gambar, mencetak, Mencetak bentuk sayur dari palstisin/
4.15 membandingkan, clay
keaksaraan awal Membandingkan dua kumpulan
benda/sayur dg member tanda (≠ atau =)
Meniru menulis macam sayur dalam
bahasa inggris (, vegetables : carrot,
spinach, eggplant, bean, chili, tomato)

c. RENCANA PELAKSANAAN PROGRAM HARIAN (RPPH)


RPPH merupakan penjabaran dari Rencana Pelaksanaan ProgramMingguan
(RPPM). RPPH memuat kegiatan-kegiatan pembelajaran, baik yang dilaksanakan secara
individual, kelompok, maupun klasikal dalam satu hari. RPPH terdiri atas kegiatan
pembukaan, kegiatan inti, istirahat/makan dan kegiatan penutup.
Kegiatan pembukaan : Merupakan kegiatan untuk pemanasan dan dilaksanakan secara
klasikal. Kegiatan yang dapat dilakukan antara lain, misalnya : berdo’a,/mengucap salam,
membicarakan tema, atau sub tema dan sebagainya.
Kegiatan Inti : Merupakan kegiatan yang dapat mengaktifkan perhatian, kemampuan, social
dan emosinal anak. Kegiatan ini dapat dicapai melalui kegiatan yang memberi kesempatan
kepada anak untuk bereksplorasi dan bereksperimen sehingga dapat memunculkan inisiatif,
kemandirian dan kreativitas anak, serta kegiatan yang dapat meningkatkan pengertian-
pengertian, konsentrasi dan mengembangkan kebiasaan bekerja dengan baik. Kegiatan inti
merupakan kegiatan yang dilaksanakan secara individu/kelompok.
Istirahat / Makan : Merupakan kegiatan yang digunakan untuk mengisi kemamapuan anak
yang berkaitan dengan makan, misalnya mengenalkan kesehatan, makanan yang bergizi, tata
tertib makan, yang diawali dengan cuci tangan kemudian makan dan berdo’a sebelum dan
sesudah makan, setelah kegiatan makan selesai, anak melakukan kegiatan bermain dengan
alat permainan di luar kelas dengan maksud mengembangkan motorik kasar anak dan
bersosialisasi. Kegiatan ini disesuaikan dengan kemauan anak, anak makan kemudian
bermain atau sebaliknya anak bermain terlebih dahulu kemudian makan.
Kegiatan Penutup : Merupakan kegiatan penanganan yang dilaksanakan secara klasikal.
Kegiatan yang dapat diberikan pada kegiatan akhir, misalnya membacakan cerita dari buku,
mendramatisasikan suatu cerita, mendiskusikan tentang kegiatan satu hari atau
menginformasikan kegiatan esok hari, menyanyi, berdo’a dan sebagainya.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN HARIAN (RPPH)


KELOMPOK : 5- 6 TAHUN / KELOMPOK B
TEMA : Tanaman/ sayur

Model Pembelajaran : Area


Semester/bulan/Minggu ke : 1/Nopember/15
Tema / Sub Tema : Tanaman/Sayur
Kelompok / Usia : B/5 – 6 Tahun
Hari / Tanggal : Selasa / nopember 2016

Kegiatan:

1. doa sebelum dan sesudah belajar,

2. Sayuran ciptaan Tuhan (bercakap- cakap tentang sayur wortel, cirri – cirri, manfaatnya ,
cara mengolahnya dll)

3. Membuat jus woretl ( Area Sains/IPA)

4. Bermain puzzle wortel (Area Matematika)

5. Melengkapi kata yg belum sempurna W- - - - - (Area Baca Tulis)


6. Meronce wortel menjadi bentuk kalung ( Area Seni)

Materi yang masuk dalam pembiasaan


1. Bersyukur atas ciptaan Tuhan

2. Mengucapkan salam masuk dalam SOP penyambutan dan penjemputan

3. Doa sebelum belajar dan mengenal aturan masuk ke dalam SOP pembukaan

4. Mencuci tangan dan menggosok gigi masuk dalam SOP sebelum dan sesudah makan.

Alat dan Bahan

1. Sayur wortel, gula, air, gelas, alat blender

2. Lembar Kerja melengkapi kata yg belum sempurna

3. Wortel, kacang panjang, benang, jarum

4. Puzzle wortel

Pembukaan

1. Bernyanyi “ aku suka sayur”

2. Doa sebelum belajar

3. Mengenalkan aturan bermain

4. Berdiskusi ttg sayur wortel

5. Diskusi yang harus dilakukan sebagai rasa terimakasih terhadap Tuhan atas tubuhnya

Inti

1. Guru mengajak anak mengamati alat dan bahan yang disediakan

2. Guru menanyakan konsep warna dan bentuk yang ada di alat dan bahan.

3. Guru menanyakan kepada anak dimana mereka pernah menemukan konsep tersebut?

4. Guru mempersilakan anak mengelompokkan alat dan bahan sesuai dengan konsep yang
dipahami anak.

5. Anak melakukan kegiatan sesuai yang diminati dan gagasannya:

a) Area Seni Membuat kalung dengan meronce

b) Area Keaksaraan: Melengkapi kata yang belum sempurna


c) Area berhitung/ matematika:: bermain puzle

d) Area Sains / IPA : praktek langsung membuat jus wortel

6. Anak menceritakan kegiatan main yang dilakukannya

7. Guru menanyakan konsep yang ditemukan anak di kegiatan mainnya.

Penutup

1. Menanyakan perasaan selama bermain hari ini

2. Berdiskusi kegiatan apa saja yang sudah dimainkan hari ini, mainan apa yang paling
disukai

3. Pemberian tugas kepada anak untuk dilakukan di rumah yakni menanyakan bertanya
kepada orang tuanya tentang tempat lahir, tanggal lahir, siapa yang menolong kelahiran

4. Bercerita pendek yang berisi pesan-pesan

5. Menginformasikan kegiatan untuk esok hari

6. Berdoa setelah belajar

d. Rencana Penilaian

a. Indikator Penilaian
Program
Pengemb
Nilai Agama KD
1.1 - Anak terbiasa INDIKATOR
bersyukur dirinya sebagai
dan Moral ciptaan Tuhan
- Anak berdoa sebelum dan sesudah belajar
- Anak dapat member tanda V pada gambar anak yg
tertib dan tanda X yang tidak tertib

Motorik 2.1 - Anak terbiasa mencuci tangan dan


3.1-4.1 menggosok gigi

Sosem 2.5, - -AnakAnak


dapatterbiasa memberi
menyebutkan salam
nama anggota tubuh,
3.4-4.4
Kognitif 2.6 - -praktek
Anak terbiasamembuat
langsung mengikuti
jusaturan
wortel
2.2, 3.5-4.5/
- bermain puzzle wortel
fungsi anggota tubuh, cara merawat
3,8,4.8
Keaksaraan/menulis 3.2/4.2, - Anak terbiasa berlaku ramah,
dan membaca

Seni 3.12-4.12- Anak dapat melengkapi kata sederhana


3.15-4.15 - Anak membuat bentuk kalung dg meronce wortel

dan kacang panjang

Teknik Penilaian
 Catatan hasil karya
 Catatan anekdotal, dan
 Checklist

CHECKLIST
Hari/ tanggal : selasa, 27 juli 2016 Kelompok Usia : 5 – 6 tahun
No Indikator Penilaian Tingkat Kemampuan
BB MB BSH BSB
1 Nilai Agama Moral (NAM)
-Anak terbiasa bersyukur dirinya
sebagai ciptaan Tuhan
- Anak berdoa sebelum dan sesudah
belajar
2 Fisik Motorik
-Anak terbiasa mencuci tangan dan
menggosok gigi
-Anak dapat menyebutkan nama
anggota tubuh, fungsi anggota tubuh,
cara merawat
3 Sosial Emosi
- Anak terbiasa memberi salam
-Anak terbiasa mengikuti aturan
4 Kognitif
Anak praktek langsung membuat jus
wortel
Bermain puzzle wortel
5 Bahasa
Anak terbiasa berlaku ramah,
-Anak dapat melengkapi kata yg
belum sempurna
6 SENI
Anak membuat bentuk kalung dari
merone wortel dan kacang

CATATAN ANEKDOT
Kelompok Usia : 5 – 6 tahun Nama Guru :
No Nama Anak Tempat Waktu Peristiwa/ Perilaku

CATATAN HASIL KARYA ANAK


Kelompok Usia : 5-6 tahun Nama Guru :

No Tanggal Hasil Karya Anak Hasil Pengamatan


BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Dokumentasi merupakan suatu pekerjaan yang bertugas mencari,
mengumpulkan, menyusun, menyelidiki, meneliti, dan mengolah serta memelihara
dan menyiapkan sehingga menjadi dokumen baru yang bermanfaat. Dokumentasi
merupakan sumber data yang digunakan untuk melengkapi pengamatan, baik berupa
sumber tertulis, film, gambar (foto), dan karya-karya monumental, yang semuanya itu
memberikan informasi bagi proses pengamatan. Macam-macam dokumen antara lain
dokumen resmi, dokumen pribadi, dokumen elektronik, dokumen historis, dan lain-
lain.
DAFTAR RUJUKAN
Creswell, J. W. 2014. Research Design: Qualitative, Quantitative, And Mixed Methods
Approaches. USA: Sage Publication, Inc.
http://anggunpaud.kemdikbud.go.id/images/upload/images/Juknis_PAUD_2016/1._Juknis_T
aman_Kanak-kanak.pdf
https://www.pelajaran.id/2017/28/pengertian-dokumentasi-menurut-para-ahli-fungsi-tujuan-
peranan-kegiatan-dokumentasi.html