Anda di halaman 1dari 2

LAPORAN PRAKTIKUM STRUKTUR DAN PERKEMBANGAN TUMBUHAN

Nama :Irma Tia Intenti Kelompok :2


NPM :1813024044 Kelas :B

KOLENKIM DAN SKLERENKIM

SESI 1 : TUJUAN
Masalah : Apakah jaringan penguat pada tumbuhan yang diteliti berjenis kolenkim, sklerenkim, atau
keduanya?
Tujuan : Pada pembelaajran ini saya dan kelompok saya dapat melakukan penelitian tentang struktur jaringan
penguat untuk membuat claim, data, warrant,dan backing sebagai argumentasi ilmiah.
Manfaat :.

SESI 2 :PENYELIDIKAN
Cara-cara Penyelidikan :
1. Membuat irisan pada batang Solanum nigrum, meletakkan pada air yang telah diteteskan di atas kaca objek
dan menutup dengan kaca penutup. Mengamati dengan mikroskop adanya kolenkim (kolenkim sudut,
lempeng, dan lain-lain). Mengambil gambar dan memberi keterangan pada objek yang diamati tersebut.
Melakukan pengamatan pada batang Apium graveolens dan batang Ipomea aquatica.
2. Membuat kerokan pada tempurung (endokarpium) Cocos nucifera, kemudian meletakkan pada air yang
telah diteteskan di atas kaca objek dan menutup dengan kaca penutup. Mengamati dengan mikroskop
adanya sklereid, lumen dan noktah. Mengambil gambar dan memberi keterangan pada objek yang diamati
tersebut.
3. Menganalisis data dan membuat skema argumentasi ilmiah.
Alasan penyelidikan dilakukan dengan cara-cara di atas :

SESI 3 : ARGUMEN
Claim : Saya dan kelompok saya berpendapat bahwa jaringan penguat pada tumbuhan yang diteliti berjenis
kolenkim, sklerenkim atau keduanya.
Bukti Data :
Tabel 1. Jaringan Kolenkim dan Sklerenkim pada Organ Tumbuhan yang Diteliti
No Sel yang Diamati Keterangan No Sel yang Diamati Keterangan

1. Batang Solanum 2. Batang Apium


nigrum(Leunca) graveolens
1. Kolenkim (Seledri)
1 Lameral/ 1 1. Kolenkim
lempeng angular/sudut,
penebalan
dinding di
sudut sel.
3. Batang Ipomoea 4. Tempurung
aquatica Cocos
3
(Kangkung) nucifera(Kelapa)
1. Kolenkim 2 1. Lumen,
1 lakunar, berupa ruang
penebalan di 1 antar sel.
bagian dinding 2. Sklereid.
sel sekitar 3. Noktah,
ruang antar sel. dinding sel
yang tidak
mengalami
penebalan.

SESI 4 : DASAR KEBENARAN


Warrant: Saya setuju bahwa jaringan penguat pada tumbuhan yang diteliti dapat berjenis kolenkim,
sklerenkim atau keduanya. Karena berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan pada batang Solanum nigrum
dapat ditemukan jaringan penguat berjenis kolenkim lempeng, pada batang Apium graveolens ditemukan jaringan
penguat berjenis kolenkim angular/sudut, pada batang Ipomoe aquatica ditemukan jaringan penguat berjenis kolenkim
lakunar, dan pada tempurung (endokarpium) Cocos nucifera ditemukan jaringan penguat berjenis sklereid.

Backing: Menurut buku Struktur dan Perkembangan Tumbuhan Dr. Neni Hasnunidah halaman 62-66 yang
telah saya baca, jaringan kolenkim berfungsi sebagai penguat organ tua dan muda. Berdasarkan cara penebalan
sel-selnya, kolenkim dibedakan menjadi beberapa tipe utama, yaitu:
1. Kolenkim angular/sudut.
 Penebalan dinding di sudut sel dan memanjang mengikuti sumbu sel.
 Pada penampang melintang batang terlihat dipertemuan 3 sel atau lebih.
2. Kolenkim lamelar/lempeng.
 Penebalan terutama pada dinding tangensial selnya (sisi-sisi sejajar dengan permukaan organ).
3. Kolenkim lakunar/tubular.
 Penebalan di bagian dinding sel sekitar ruang antar sel.
4. Kolenkim anular/cincin.
 Penebalan dinding merata, sehingga lumen sel berbentuk lingkaran.
Sklerenkim merupakan jaringan yang terjadi dari sel-sel dengan penebalan sekunder yang berlignin atau tidak
berlignin. Sel-selnya telah mati, terdapat pada bagian tubuh dewasa. Fungsi utama sebagai penguat. Dibedakan
menjadi serat (serabut) dana sklereid. Serat selnya panjang, berasal dari sel meristem. Sedangkan sklereid
selnya pendek, berasal dari parenkim yang dindingnya mengalami penebalan.