Anda di halaman 1dari 11

Analisis SWOT GO-JEK

Disusun untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Seminar Kebijakan Bisnis Kelas D

Disusun Oleh Kelompok 9:

Desty Hani Aulia 165030201111141

Finda Frisdianty 165030201111139

i
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah
memberikan rahmat taufik dan hidayahnya kepada kita semua. Berkat bantuan dan dorongan
dari semua pihak yang telah membantu terselesaikannya tugas makalah ini yang berjudul
“Analisis SWOT GO-JEK“ sebagai tugas mata kuliah Seminar Kebijakan Bisnis. Dengan
adanya makalah ini diharapkan dapat mempermudah pembahasan dan pemahaman pembaca
sekalian.

Penulis menyadari bahwa makalah ini jauh dari sempurna. Oleh karena itu penulis
mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun guna sempurnanya makalah ini.
Semoga makalah ini bermanfaat bagi kami dan bagi pembaca umumnya.

Malang, 8 Mei 2019

Penulis

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ................................................................................................................ i


DAFTAR ISI..............................................................................................................................ii
BAB I PENDAHULUAN .......................................................................................................... 1
1.1 Latar Belakang ............................................................................................................ 1
1.2 Tujuan Penulisan ......................................................................................................... 1
BAB II PEMBAHASAN ........................................................................................................... 2
2.1 Profil, Visi dan Misi GO-JEK ..................................................................................... 2
2.2 SWOT GO-JEK........................................................................................................... 3
2.3 Analisis Kuadran SWOT dan Strategi ........................................................................ 4
BAB III PENUTUP ................................................................................................................... 7
1.3 SIMPULAN ................................................................................................................ 7

ii
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Pertumbuhan bisnis di Indonesia semakin meningkat setiap tahunnya. Hal ini
berdampak positif bagi pergerakan perekonomian menuju pertumbuhan. Salah satu sektor
bisnis yang sedang berkembang pesat adalah bisnis pada industri transportasi. Dengan
kemajuan teknologi dan sistem informasi pada era ini bisnis transportasi bermunculkan
dengan menggunakan kesempatan. GO-JEK adalah salah satu contoh dari bisnis di bidang
transportasi yang memanfaatkan hal ini. GO-JEK perlahan-lahan berkembang dan
menunjukkan kejayaannya.
Meskipun demikian persaingan akan selalu ada dalam dunia bisnis. Persaingan pun
semakin ketat. Kemunculan pesaing harus diwaspadai . Tidak hanya itu, GO-JEK juga
memerlukan strategi yang tepat guna menghadapi persaingan , bertahan dan berkuasa dalam
industri yang digelutinya. Dalam menentukan strategi yang tepat perusahaan harus
mengetahui kekuatan dan kelemahan perusahaan, juga peluang dan ancaman dari luar
perusahaan.

1.2 Tujuan Penulisan


Berdasarakan latar belakang di atas, penulis ingin memberikan pemaparan mengenai
analisis SWOT perusahaan GO-JEK, kemudian menentukan pada kuadran berapa posisi
perusahaan tersebut dan strategi apa yang dapat digunakan sebagai kebijakan bisnis bagi
perusahaan.

1
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Profil, Visi dan Misi GO-JEK


Ide Go-Jek muncul saat CEO Go-Jek, Nadiem Makarim, bercengkrama dengan tukang
ojek langganannya. Ternyata lebih dari 70% waktu kerjanya hanya menunggu pelanggan.
Nadiem Makarim pun langsung wawancara tukang ojek lainnya, ternyata semuanya
mengeluh susah cari pelanggan. apalagi di Jakarta kemacetan makin memburuk. Jika ada
layanan transport dan delivery yang cepat dan praktis, pasti akan sangat membantu warga
Jakarta. Go-Jek merupakan sebuah perusahaan transportasi asal Indonesia yang melayani
angkutan manusia dan barang melalui jasa ojek. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2011 di
Jakarta oleh Nadiem Makarim. Nadiem Makarim diketahui pernah bekerja di sebuah
perusahaan Mckinsey & Company sebuah konsultan ternama di Jakarta dan menghabiskan
masa selama tiga tahun bekerja disana. Diketahui pula ia pernah 2 bekerja sebagai Co-
Founder dan Managing Editor di Zalora Indonesia kemudian menjadi Chief Innovation
officer kartuku. berbekal banyak pengalaman selama bekerja, Nadiem Makarim kemudian
memberanikan diri untuk berhenti dari pekerjaannya dan mendirikan perusahaan Go-Jek pada
tahun 2011.
Kegiatan GO-JEK bertumpu pada tiga nilai pokok: kecepatan, inovasi, dan dampak
sosial. Para driver GO-JEK mengatakan bahwa pendapatan mereka meningkat semenjak
bergabung sebagai mitra, mereka juga mendapatkan santunan kesehatan dan kecelakaan, serta
mendapat akses ke lebih banyak pelanggan melalui aplikasi GO-JEK. GO-JEK telah resmi
beroperasi di 25 kota besar di Indonesia, termasuk Medan, Batam, Palembang, Pekanbaru,
Jambi, Padang, Bandar Lampung, Jabodetabek, Bandung, Sukabumi, Yogyakarta, Semarang,
Solo, Surabaya, Gresik, Malang, Sidoarjo, Balikpapan, Samarinda, Pontianak, Banjarmasin,
Manado, Makassar, Denpasar, dan Mataram. Go-Jek dapat dipesan melalui Go-Jek App yang
bisa diunduh melalui Play Store maupun App store. Dalam 1 bulan pertama aplikasi ini sudah
berhasil mencapai 150 ribu download, dengan rating 4,4 dari 5 bintang. Untuk
pembayarannya pun memiliki 2 cara yaitu cash atau menggunakan Go-Jek Credit (Go-Pay).
Go-Jek Credit adalah metode pembayaran GO-Jek yang dibuat cashless dan dapat digunakan
untuk membayar semua layanan.

Logo GO-JEK

2
Hijau adalah warna yang menyimbolkan pertumbuhan dan kebangkitan. Hijau
menandakan stabilitas dan ketahanan, tetapi juga diartikan sebagai kemakmuran dan
sesuatu yang berlimpah. Hijau adalah warna yang memiliki kombinasi arti positif, seperti
halnya GO-JEK yang mempunyai misi untuk membawa pengaruh positif bagi lingkungan
sekitarnya.

Visi Go-jek
1. Membantu memperbaiki struktur transportasi di Indonesia, memberikan
2. kemudahan bagi masyarakat dalam melaksanakan pekerjaan sehari-hari seperti
3. pengiriman dokumen, belanja harian dengan menggunakan layanan fasilitas kurir,
serta turut mensejahterakan kehidupan tukang ojek di Indonesia Kedepannya.

Misi Go-jek
1. Menjadi acuan pelaksanaan kepatuhan dan tata kelola struktur transportasi
yang baik dengan menggunakan kemajuan teknologi.
2. Memberikan layanan prima dan solusi yang bernilai tambah kepada pelanggan.
3. Membuka Lapangan Kerja Selebar-lebarnya bagi masyarakat Indonesia.
4. Meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab terhadap lingkungan dan sosial.
5. Menjaga Hubungan baik dengan berbagai pihak yang terkait dengan usaha ojek online.

2.2 SWOT GO-JEK


A.Strength (Kekuatan)
1. Sebagai Perusahaan yang pertama mengembangkan transportasi online, Gojek sudah
lebih dulu mempunyai mitra driver dan pelanggan setia yang lebih banyak dibanding
perusahaan lain.
2. Pilihan yang ditawarkan melalui aplikasi kepada konsumen lebih lengkap dibandingkan
dengan perusahaan lain.Gojek menawarkan jenis layanan yang beragam seperti, Go-
Ride, Go-Send, Go-Car, Go-Food, dll.
3. Banyaknya perusahaan kuliner yang tertarik meggunakan dan bergabung menjadi mitra
gojek dengn membuat layanan go food menjadi salah satu daya tarik konsumen untuk
menggunakan aplikasi gojek.
4. Banyaknya bentuk layanan untuk mitra driver menjadi meningkat. Seperti layanan
asuransi untuk mitra gojek, BPJS, dll.

3
B. Weakness (Kelemahan)
1. Dibandingkan dengan Perusahaan lainnya biaya yang dikeluarkan untuk layanan Gojek
sedikit lebih mahal terutama untuk layanan Go-Ride, Go-Car, Go-Send.
2. Untuk pelanggan G0-Food harus bersedia menunggu lebih lama untuk memesan
makanan yang disuka. Karena beberapa rumah makan yang bekerja sama
membutuhkan waktu yang lama untuk menyiapkan pesanan tersebut.
3. Masih sering adanya order fiktif yang merugikan mitra driver Gojek.
C. Opportunity (Peluang)
1. Delivery makanan menjadi sangat popular akhir-akhir ini
2. System pengiriman paket barang saat ini sangat di gemari oleh masyarakat
3. Ada beberapa kota yang belum tersedia layanan ojek online
4. Dapat merambah ke sector bisnis lainnya
6. Mudah menggaet pihak strategis
7. Akses pasar kepada generasi millennial terbuka lebar
D. Threat (Ancaman)
1. Peraturan pemerintah bisa saja sesekali merugikan perusahaan
2. Competitor yang terus berkembang dengan onovasi-inovasinya
3. Regulasi hukum belum matang dan bisa berubah kemudian
4. Adanya segenap masyarakat yang belum adaptif terhadap perubahan

2.3 Analisis Kuadran SWOT dan Strategi


Analisis SWOT adalah identifikasi berbagai faktor untuk merumuskan strategi perusahaan.
Analisis ini mengidentifikasi faktor kekuatan (strengts) dan peluang (opportunities), namun
secara bersamaan dapat meminimalkan kelemahan (weakness) dan ancaman (threats). Fakrtor
kekuatan (strenght) dan kelemahan (weakness) merupakan faktor internal terdapat di dalam
perusahaan. Sedangkan faktor peluang (opportunities) dan ancaman (threats) adalah faktor
yang berasal dari ekternal perusahaan.

4
Dibawah ini adalah gambar diagram kuadran SWOT

Langkah selanjutnya adalah menganalisis pada kuadran berapakah posisi GO-JEK saat ini.
Telah dipaparkan bahwa GO-JEK mempunyai 6 poin kekuatan, 3 poin kelemahan, 7 poin
peluang dan 4 poin ancaman.
Kekuatan (Strenght) – Kelemahan (Weakness)
= 6–3
= 3 (positif)
Peluang (Opportunity) – Ancaman (Threat)
= 7- 4
= 3 (positif)
Berdarkan perhitungan diatas maka GO-JEK berada pada titik (3,3) karena itulah GO-JEK
berada pada kuadran satu dengan mendukung strategi agresif.

Kuadran 1
3
AGRESIF

W S
3

T
5
Kemudian, strategi yang dapat dilakukan oleh GO-JEK dalam mendukung startegi agresif
adalah:
1. Ekspansi nasional musti mejadi goal utama. Memperkenalkan produk-produk yang sudah
ada kedaerah pemasaran yang baru (pangsa pasar bertambah).
2. Menjaga manajemen kualitas jasa yg sudah baik menjadi lebih baik.
3. Mengintengritaskan seluruh komponen karyawan agar meningkatkan kinerjanya.
4. Penggunaan teknologi yg terupdate untuk menunjang promosi yg lebih efisien dan efektif.
5. Ekspansi Asia Tenggara

6
BAB III
PENUTUP

1.3 SIMPULAN
Go-Jek merupakan sebuah perusahaan transportasi asal Indonesia yang melayani
angkutan manusia dan barang melalui jasa ojek. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2011 di
Jakarta oleh Nadiem Makarim. Perkembangan bisnis pada industry transportasi semakin
pesat. Oleh karena itu GO-JEK memerlukan startegi yang tepat dalam menghadapinya. Salah
satu alat analisis yang dapat digunakan untuk menentukan strategi perusahaan adalah analisis
SWOT. Berdasarkan hasil analisis GO-JEK berada pada kuadran 1oleh karena itu strategi
yang harus diambil adalah strategi agresif. Adapun langkah-langkah yang dapat dilakukan
untuk mendukung startegi agresif diantaranya adalah ekspansi nasional musti mejadi goal
utama, memperkenalkan produk-produk yang sudah ada kedaerah pemasaran yang baru
(pangsa pasar bertambah), menjaga manajemen kualitas jasa yg sudah baik menjadi lebih
baik, mengintengritaskan seluruh komponen karyawan agar meningkatkan kinerjanya,
penggunaan teknologi yg terupdate untuk menunjang promosi yg lebih efisien dan efektif,
ekspansi Asia Tenggara.