Anda di halaman 1dari 14

MAKALAH

PERAN MEDIA SOSIAL TERHADAP


PENGEMBANGAN PEMASARAN UMKM PADA ERA
REVOLUSI INDUSTRI 4.0

Dosen Pengampu:
Arif Wibowo, S.E., M.E.I.

Disusun Oleh:

Dhani Tsandika 18803241037

PRODI PENDIDIKAN AKUNTANSI

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

2019

1
DAFTAR ISI

BAB I ................................................................................................................................................. 3

PENDAHULUAN ............................................................................................................................. 3

A. Latar Belakang ....................................................................................................................... 3

B. Rumusan Masalah .................................................................................................................. 3

C. Tujuan Pustaka ....................................................................................................................... 3

BAB II ................................................................................................................................................ 4

PEMBAHASAN ................................................................................................................................ 4

A. Fenomena Pengimplementasian Media Sosial dalam Pemasaran UMKM ............................ 4

B. Pengaruh Implementasi Media Sosial terhadap Pengembangan UMKM .............................. 5

C. Kelebihan dan Kekurangan Media Sosial dalam Pemasaran UMKM ................................... 6

D. Konsep dan Dasar Teori Media Sosial Sebagai Pemasaran UMKM ................................... 10

BAB III ............................................................................................................................................ 12

PENUTUP........................................................................................................................................ 12

A. Kesimpulan .......................................................................................................................... 12

B. Rekomendasi dan Saran ....................................................................................................... 12

DAFTAR PUSTAKA ...................................................................................................................... 14

2
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Memasarkan produk merupankan langkah awal untuk mengenalkan produk dari
perusahaan kita kepada konsumen dan kegiatan ini termasuk dalam strategi pemasaran
dan ini akan menjadi sangat penting karena akan berkaitan dengan keuntungan yang akan
diperoleh. Seperti yang terlihat internet merupakan strategi pemasaran yang tepat. Dalam
lingkup pemasaran mengalami perluasan cakupan, dari yang semula hanya terbatas pada
aspek distribusi kini berkembang hingga mancakup pula produk, harga, promosi, dan
relasi dengan para pihak yang terpengaruh secara langsung oleh keputusan dan strategi
perusahaan atau biasa disebut ‘Stakeholders’ dan masyarakat umum.
Perkembangan strategi pemasaran kini sangat pesat didukung dengan kemajuan
teknologi informasi saat ini. Diawali dengan munculnya internet yang sangat membantu
untuk memasarkan produk dan masih banyak lagi. Salah satunya dengan hadirnya
perkembangan dari internet yaitu media online yang dapat mempercepat pemasaran serta
cakupan yang luas yang dapat diakses oleh siapa saja membuat banyak perusahaan yang
memanfaatkan media online ini. Kehadiran media online tidak hanya digunakan oleh
perusahan besar saja, kini banyak atau hampir sebagia besar usaha mikro, kecil dan
menengah (UMKM) ikut memanfaatkan media online untuk memasarkan produk yang
mereka tawarkan.

B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana Fenomena Pengimplementasian Media Sosial dalam Pemasaran UMKM?
2. Apa Pengaruh Implementasi Media Sosial terhadap Pengembangan UMKM?
3. Apa Kelebihan dan Kekurangan Media Sosial dalam Pemasaran UMKM?
4. Apa Konsep dan Dasar Teori Media Sosial Sebagai Pemasaran UMKM?

C. Tujuan Pustaka
1. Mengetahui Fenomena Pengimplementasian Media Sosial dalam Pemasaran UMKM
2. Mengetahui Pengaruh Implementasi Media Sosial terhadap Pengembangan UMKM
3. Mengetahui Kelebihan dan Kekurangan Media Sosial dalam Pemasaran UMKM
4. Mengetahui Konsep dan Dasar Teori Media Sosial Sebagai Pemasaran UMKM

3
BAB II

PEMBAHASAN

A. Fenomena Pengimplementasian Media Sosial dalam Pemasaran UMKM


Seperti yang kita ketahui implementasi memiliki arti pelaksanaan atau penerapan.
Dalam proses pelaksanaa ataupun penerapan sudah tersusun atau dirancang terlebih dahulu
sebelum mengimplementasikannya yang diharapkan dapat diterima dengan baik oleh para
konsumen sesuai dengan harapan dan keinginan dari pelaku UMKM. Hampir seluruh
UMKM memasukan media sosial kedalam strategi pemasaran usaha mereka seperti
facebook, Instagram dan twitter. Penggunan media sosial tidak lain bertujuan untuk
menampilkan profil perusahaan dan tentu saja galeri produk yang bisa di akses oleh semua
orang.

Disamping itu, sebagian UMKM juga menggunakan media Blog, Line, Path dan
Youtube untuk menampilkan profil perusahaan dan sebagai media informasi perusahaan.
Hampir setengah dari UKM yang di observasi mengalokasikan anggaran biaya operasional
sebesar Rp.500.000-Rp.1.000.000 untuk mengelola media sosial sebagai media
informasi/komunikasi dan pemasaran perusahaan. Dan sebagian besar UMKM
memperbaharui informasi di media sosial setiap hari.

Dari hasil penelitian yang dilakukan peneliti menunjukkan media sosial Facebook,
twitter, dan intagram cenderung lebih disukai karena kemudahannya dalam membagikan
informasi dan menarik perhatian dari target pasar. Facebook dengan fungsi like dan
kemudahan fitur share untuk berbagi informasi sesama pengguna facebook memberikan efek
viral yang dapat meningkatkan performa pemasaran produk, ditambah dengan kemudahan
berinteraksi dengan komentar sebelumnya memberikan efek domino untuk memperkuat
image produk. Twitter dengan fitur retweet, follower, dan subscriber dapat memudahkan
membagikan informasi produk dan memberikan manfaat yang luar biasa dalam memasarkan
produk. Instagram dengan kemudahan memposting tampilan visual berupa still image dan
short video, akan menjadikan produk yang paling sering di upload akan memiliki
kecenderungan lebih tinggi menarik perhatian dari konsumen.

Jenis media sosial lain yang berpotensi dan juga dapat dimanfaatkan sebagai
komunikasi pemasaran perusahaan namun belum digunakan oleh obyek penelitian ini
diantaranya Google+, Linkedln, Pinterest, Tumblr, MySpace.

4
B. Pengaruh Implementasi Media Sosial terhadap Pengembangan UMKM
Pengimplementasian media sosial pada UMKM memberikan manfaat di antaranya
sebagai galeri produk, mendata kebutuhan supplier, mendata kebutuhan distributor, survey
target konsumen,dan memantau konsumen. Di samping itu media sosial juga bermanfaat
sebagai forum disukusi, membantu pengambilan keputusan, memberikan respon pada
konsumen, mendata kebutuhan konsumen, sebagai media pemasaran dan iklan, dan sebagai
saran kontak personal dengan konumen.

Banyaknya manfaat penggunaan media sosial dalam mengembangkan UMKM


merupakan salah satu faktor pendorong yang kuat bagi UMKM untuk terus memanfaatkan
media sosial dalam rangka mengembangkan usahanya, meningkatkan penjualan produk,
melakukan komunikasi dengan konsumen, serta mengembangkan jaringan pasar, hal ini
menunjukkan bahwa persepsi terhadap manfaat penggunaan teknologi informasi merupakan
salah satu faktor pendorong bagi UMKM untuk menggunakan media teknologi informasi.

Sosial media merupakan salah satu media yang mempermudah komunikasi interaktif
antara pengusaha dengan siapapun, termasuk konsumen, dan berbagai pihak yang
berkepentingan, kapanpun dan berada dimanapun. Sosial media sangat membantu sebagai
penghubung informasi dan komunikasi dari produsen ke konsumen di manapun mereka
berada dan berapapun jaraknya. Media sosial merupakan media yang sangat potensial untuk
menemukan konsumen serta membangun image tentang merk suatu.

Tidak hanya itu, perkembangan informasi dari seluruh dunia juga dapat diakses
dimanapun dan oleh siapapun. Oleh karenanya, pengunaan teknologi informasi dan sosial
media dapat membantu UMKM untuk terus mengembangkan produknya dan sangat
membantu dalam pengambilan keputusan bisnis. Dan yang paling penting, manfaat
darimedia sosial ini adalah tidak berbayar dan tidak memerlukan software khusus.

Penggunaan media sosial dapat meningkatkan jumlah penjualan, tapi sebagian besar
peningkatan penjualan masih kurang. UMKM yang berhasil meningkatkan penjualan karena
menggunakan media sosial sebagai ujung tombak pemasaran dan komunikasi informasi
UMKM, selalu melakukan update informasi produk dan perusahaan setiap hari. Sedangkan
UMKM dengan peningkatan penjualan kurang, sebagian besar karena relatif jarang untuk
melakukan update informasi dengan frekuensi update mingguan bahkan bulanan.

5
C. Kelebihan dan Kekurangan Media Sosial dalam Pemasaran UMKM
Dibalik kemudahan yang serba instan dalam penggunaan media sosial sebagai alat
pendorong untuk meningkatkan jumlah pemasaran dalam UMKM, terdabat banyak
kelebihan dan kekurangan didalamnya. Berikut kelebihan dan kekurangan dari media
sosial.
Kelebihan:
1. Membantu Pencarian Target Konsumen Lebih Efektif
Geo-targetting merupakan langkah yang efektif bila Anda ingin mengirimkan
pesan kepada target konsumen secara spesifik berdasarkan lokasi mereka. Sosial
media seperti Facebook, Twitter dan Instagram memiliki perangkat pendukung
yang membantu Anda untuk menyajikan informasi yang sesuai bagi konsumen.
Contohnya jika memiliki bisnis perjalanan wisata dan ingin melakukan
promosi melalui instagram, postingan foto Anda bisa dilengkapi dengan fitur
location atau #hashtag. Manfaatkan fitur location Instagram untuk memasarkan
bisnis Anda dengan lebih tertarget. Dengan demikian, audiens yang ingin
mengunjungi lokasi wisata tersebut bisa tertarik dan memiliki kemungkinan
untuk menjadi konsumen.
2. Membantu Menemukan Konsumen Baru dan Memperluas Target Pasar
Sosial media seperti Instagram membantu bisnis untuk menemukan
konsumen dan mencari konsumen yang potensial. Jika Anda ingin mencari
konsumen dengan lokasi yang berdekatan, pencarian berdasarkan lokasi terdekat
bisa dilakukan dengan Instagram. Selanjutnya akan menemukan calon konsumen
yang bisa dihubungi sehubungan dengan promosi bisnis.
Lalu untuk mencari konsumen, seperti sebelumnya bisa memanfaatkan
#hashtags yang terkait dengan bisnis anda, kemudian gunakan untuk menemukan
calon konsumen yang sesuai. Follow/like/comment postingan mereka agar
mereka bisa tahu mengenai produk/brand usaha.
Dimana pun berada, baik dalam maupun luar negeri, selama calon konsumen
memanfaatkan sosial media yang sama, maka kedua pihak dapat tetap bertemu
dan melakukan transaksi.
3. Memudahkan dalam Memberikan Feedback Secara Langsung
Sosial media untuk bisnis memberikan akses feedback positif maupun negatif
dari konsumen, yang merupakan informasi berharga dari sudut pandang
konsumen.

6
Sebagai contoh, jika meluncurkan produk baru dan di bagikan melalui sosial
media, maka secara instan bisa langsung mengetahui pendapat konsumen. Cara
lain untuk mengetahui perspektif konsumen adalah dengan mempelajari
bagaimana cara mereka menggunakan produk. Konsumen bisa langsung
memberikan saran/kritik/pertanyaan pada kolom komentar atau mengirim pesan
mengenai produk/layanan Anda.
Dengan begini respon konsumen terhadap aspek apapun pada usaha bisa
terlihat dengan jelas. Hasilnya bisa digunakan untuk melakukan improvisasi
terhadap kualitas usaha.
4. Bagikan Informasi Lebih Cepat dengan Sosial Media
Sebelumnya proses pemasaran mengalami kendala untuk menyajikan
informasi kepada konsumen dalam waktu yang singkat. Kini dengan adanya
sosial media, penyampaian informasi kepada konsumen menjadi lebih mudah
dan cepat.
Saat menggunakan sosial media untuk bisnis, khususnya untuk membagikan
informasi mengenai bisnis, cukup klik share pada setiap sosial media yang
digunakan. Apapun yang \ posting di sosial media maka akan langsung muncul
di timeline followers, sehingga bisa langsung menghasilkan traffic ke website
bahkan penjualan. Hal ini tentunya akan efektif jika akun sosial media memiliki
followers yang cukup banyak.
5. Membantu Konsumen Menjangkau Usaha
Sosial media mampu menjangkau siapapun yang menggunakannya, terlepas
apakah itu calon konsumen ataupun bisnis lain yang juga membutuhkan jasa atau
produk usaha. Mereka dapat memanfaatkan sosial media dalam melakukan
pencarian produk atau jasa yang mereka butuhkan.
Kini pengguna smartphone semakin meningkat bersamaan juga dengan akses
ke sosial media, alasannya sederhana yakni karena lebih praktis. Begitu pula
dengan pencarian produk atau brand, kini konsumen selalu berusaha mencari
informasi sebuah brand di sosial media.
Hal ini biasanya dilakukan sebelum memutuskan untuk membeli atau
menggunakan suatu produk. Konsumen melakukan hal ini untuk mencari tahu
reputasi brand Anda di sosial media, seperti berapa banyak follower, seperti apa
komentar konsumen lain, informasi produk terbaru dan hal lainnya.

7
6. Terhubung Langsung Dengan Konsumen
Komunikasi bisnis yang dijalankan dan dilakukan melalui media sosial,
tentunya membuat pebisnis langsung terhubung dengan konsumen. Pada tahap
ini, pebisnis dan konsumen kemungkinan besar akan memiliki alur komunikasi
dari segala arah dan bukan hanya satu atau dua arah saja. Ketika pebisnis sudah
terhubung dengan konsumen, maka dengan strategi marketing online yang baik,
pebisnis akan mampu mengubah opini, pandangan dan sikap konsumen.
7. Lebih Efektif dalam Berkomunikasi
Tahap-tahap Komunikasi pada dunia medsos merupakan proses komunikasi
efektif dijaman ini. Siapa saja dan dimana saja dapat dengan mudah untuk saling
bertukar informasi. Hal ini tentunya sangat baik jika diterapkan dan digunakan
dalam dunia bisnis. Sekarang ini, masyarakat cenderung lebih suka berjelajah ria
menggunakan smartphone, sehingga komunikasi menjadi lebih efektif ketika
pebisnis juga menggunakan media sosial.
8. Melengkapi Kegiatan Pemasaran
Peran Komunikasi Pemasaran dalam bisnis sangatlah besar, itulah sebabnya
perusahaan rela mengeluarkan ratusan juta untuk melakukan pemasaran terhadap
sebuah produk mereka. Jika biasanya pemasaran menggunakan media TV, Radio
atau media cetak seperti baliho, spanduk, poster, selebaran hingga promosi di
pusat perbelanjaan, maka pemasaran dirasa tidak lengkap tanpa penggunaan
media sosial dalam komunikasi bisnis.
9. Tidak Memiliki Batasan
Jika komunikasi bisnis yang dilakukan seperti iklan atau promosi melakui TV
memiliki batasan, lain halnya ketika menggunakan media sosial. Jika pada satu
stasiun TV,dalam satu hari iklan hanya 20 kali, maka dengan menggunakan
media sosial iklan tidak memiliki batasan penayangan dan penyebaran. Terdapat
ribuan grup didalam satu jenis media sosial yang dapat terus menerus digunakan
sebagai media promosi. Ini menunjukkan bahwa, selain murah dan mudah, media
sosial juga dapat digunakan setiap saat tergantung kebutuhan.

Kekurangan:
1. Model Transaksi
Setiap model usaha tentu memiliki model transaksi yang berbeda, dalam hal
ini untuk melakukan transaksi berbelanja melalui internet anda akan
menggunakan mode transfer pembayaran baik melalui bank lokal dan
8
internasional. Khususnya anda sebagai pembeli yang mungkin akan
memutuskan pilihan berbelanja melalui situs terbesar di dunia seperti amazon,
lazada maka anda harus memiliki master card, paypal dan jenis pembayaran
yang tidak menggunakan bank lokal. Hal ini tentunya akan memberikan
kesulitan bagi kita yang tidak terbiasa meggunkan model ini.
2. Keabsahan Barang
Ketika anda berbelanja melalui internet maka akan disediakan beberapa
pilihan seperti: Nama barang, kenggulan, cara menggunakan, spesifikasi dan ada
satu hal yang tidak bisa ditawarkan kepada anda yaitu; Kesempatan secara
langsung bisa meraba, melihat barang yang akan anda beli. Hal ini akan
berdampak pada kurangnya keamanan pada barang yang cenderung cepat rusak
disebabkan anda tidak bisa memerikasanya secara langsung. Untuk mengatasi
hal ini pilihalah toko atau web yang sudah terkenal dan menyediakan garansi
untuk barang yang akan anda beli.
3. Koneksi dan Jaringan Internet
Ini adalah faktor vital yang menunjang berjalanya bisnis lewat internet. Tanpa
koneksi dan jaringan yang memadai maka anda akan kesulitan melakukan
transaksi dalam pembelian. Selain itu Koneksi dan jaringan internet juga modal
awal bagi para pengusaha internet marketing dalam mempromosikan barangnya
tanpa itu maka bisnis ini akan pailid alias tidak berjalan.
4. Selera Konsumen
Setiap konsumen tentu memiliki selera belanja yang berbeda. Ada kalanya
konsumen lebih senang berbelanja langsung di Mall di Pasar sembari kumpul
dengan keluarga. Selain itu untuk meminimalisir bentuk penipuan banyak
konsumen yang enggan berbelanja lewat internet.
5. Arus Informasi di Media Sosial yang Terlalu Cepat
Media sosial merupakan media pemberitaan dan pemasaran yang sudah tidak
asing lagi di kalangan masyarakat luas. Dengan begitu ada banyak sekali update
dan postingan yang dilakukan setiap harinya yang bisa mengakibatkan
tenggelamnya update dan postingan yang dilakukan oleh anda sebelumnya
diantara informasi-informasi lainnya. Bahkan bukan tidak mungkin postingan
yang di buat dapat tersalip oleh pesaing anda.

9
6. Plagiarisme Produk
Karena pemasaran produk yang cepat dengan jangkauan yang luas, suatu
inovasi baru dari usaha dapat ditiru oleh pihak lain. Hal ini tentunya sangat
merugikan pemilik produk yang mengeluarkan inovasi baru akrena produknya
dijiplak dan dibuat oleh produsen lain.

D. Konsep dan Dasar Teori Media Sosial Sebagai Pemasaran UMKM


Konsep
1. Konsep Pemasaran
Konsep pemasaran mulai mengemuuka pada tahun 1950, sebagai lawan dari konsep-
konsep yang telah digunakan sebelumnya. Berlawanan dengan filosofi product-centered,
atau filosofi ‘make and sell’ konsep pemasaran berorientasi kepada filosofi ‘customer-
centered’ dan ‘sense and respond’. Konsep pemasaran berpendapat bahwa kunci untuk
mencapai tujuan organisasi, terdiri dari dua jalan. Pertama perusahaan harus menciptakan
dan mendeliveri produk lebih unggul dari pesaing. Kedua mempromosikan keunggulan
produk dimaksud kepada target pasar yang ingin dijangkau.
Dasar Teori
1. Komunikasi Pemasaran
Dari pemetaan keilmuannya komunikasi pemasaran adalah bagian dari pemasaran,
dan iklan adalah bagian komunikasi dari komunikasi pemasaran itu sendiri. Biasanya
orang membicarakan pemasaran dari aspek 4Ps yang bila dijabarkan adalah Product,
Price, Place, Promotions. Bagian yang paling penting dan selalu dibicarakan di dalam
literatur komunikasi pemasaran adalah kegiatan promosi sebagian besar dari pemasaran.
Dari sisi inilah komunikasi pemasaran berkembang sesuai dengan tuntutan zaman yang
begitu cepat dalam konteks era digitan. (Dalam Prisgunanto, 2014 : 6-7).
2. Promosi
Promosi merupakan suatu bentuk media komunikasi pemasaran, yang dimaksud
komunikasi pemasaran adalah suatu aktifitas pemasaran yang berusaha menyebarkan
informasi, mempengaruhi, membujuk, dan atau mengingatkan pasar sasaran atas
perusahaan dan produknya agar bersedia menerima, membeli, dan loyal terhadap produk
yang ditawarkan perusahaan yang bersangkutan. Sehingga komunikasi pemasaran
dikatakan pula sebagai bauran promosi.Komunikasi pemasaran atau sering disebut
promosi merupakan suatu konsep dari sebuah perusahaan yang digunakan untuk
menyampaikan pesan yang jelas, konsisten, dan berpengaruh kuat tentang organisasi dan

10
produk-produknya. Sehingga dapat membentuk identitas merek yang kuat dipasar dengan
mengikat bersama dan memperkuat semua citra dan pesan dari perusahaan.
3. Strategi Promosi
Strategi promosi merupakan proses pengambilan keputusan yang kompleks yang
menghubungkan antara pencarian akhir (ends sought) dengan jalan (ways) dan sarana
(means) untuk meraih (ends) tujuan-tujuan yang terkait dengan elemen elemen promosi
yaitu periklanan, hubungan masyarakat, penjualan pribadi dan promosi penjualan.
4. Program Direct Marketing dan Online Marketing
Salah satu bentuk direct & online marketing yang paling pesat perkembangannya
dewasa ini adalah Internet Marketing. Internet memiliki sejumlah fitur yang
memungkinkan aplikasi yang efektif dalam hal penyebarluasan informasi secara
interaktif, menciptakan awareness terhadap perusahaan dan produknya, mengumpulkan
informasi riset pasar, menciptakan citra yang diharapkan, dan menstimulasi pencobaan
(terutama lewat stimulasi dan fasilitas free trials). Dari sudut pandang pengguna, Internet
berperan penting sebagai wahana pengumpulan informasi, hiburan, interaksi sosial,
komunikasi, pembelian produk/jasa, berbagi gagasan, dan membangun komunitas.
Secara ringkas keunggulankeunggulan spesifik pemanfaatan Internet Marketing meliputi:
1. Target marketing, yaitu dapat menargetkan kelompok individu yang sangat spesifik
dengan waste coverage minimum.
2. Message tailoring, yakni pesan dapat dirancang khusus sesuai dengan kebutuhan dan
keinginan spesifik audiens sasaran.
3. Interactive capabilities, yaitu memungkinkan tingkat keterlibatan pelanggan yang
tinggi. Para pengunjung situs tertentu biasanya adalah mereka yang telah cukup
tertarik dengan perusahaan dan/atau produk yang dikunjungi situsnya.
4. Infotmation access, artinya jika pemakai telah mengunjungi situs tertentu, maka ia
dapat mendapatkan sejumlah informasi mengenai spesifikasi produk, informasi
pembelian, dan seterusnya. Selain itu, informasi baru dapat disajikan dengan sangat
cepat dan real time.
5. Sales potential, yaitu kemampuan mempengaruhi penjualan relative tinggi
dikarenakan Internet merupakan direct-respons medium.
6. Creativity, artinya desain website yang menarik dapat mempengaruhi kunjungan
ulang dan meningkatkan minat pengunjung situs terhadap perusahaan dan
produknya. Lagi pula banners dan website dapat diubah sewaktu-waktu sesuai
kebutuhan untuk menstimulasi minat dan memenuhi keinginan konsumen.

11
BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan
Penelitian ini menyimpulkan bahwa UMKM yang di observasi telah
menggunakan media sosial dalam perusahaannya. Media sosial yang paling banyak
digunakan adalah Facebook, Twitter dan Instagram. Bagi sebagian besar UMKM
manfaat penggunaan media sosial adalah untuk komunikasi personal dengan
konsumen, Pemasaarn dan iklan, mendata kebutuhan konsumen, memberikan respon
pada konsumen, membantu pengambilan keputusan dan sebagai forum diskusi
dengan konsumen. Berdasarkan penelitian penggunaan media sosial dapat
meningkatkan penjualan apabila perusahaann melakukan update informasi secara
konsisten melalui media sosial setiap hari.
Pemanfaatan media sosial dalam strategi pemasaran UMKM mendatangkan
banyak keuntungan yang menjadikan UMKM di negara ini terus berkembang dari
tahun ke tahun. Hal ini juga tidak lepas dari para pemilik UMKM yang memiliki jiwa
entrepreneur. Dengan demikian negara kita juga akan mendapatkan dampak positif
tidak hanya dibidang ekonomi melainkan bidang lain seperti Pendidikan, kesehatan
dan lain-lain.
Pengusaha UMKM perlu memanfaatkan media sosial secara optimal dan
secara konsisten melakukan update informasi setiap hari untuk mengembangkan
pangsa pasar dan meningkatkan penjualan produk. Perlu dilakukan penelitian
lanjutan untuk melakukan pengukuran peningkatan penjualan secara akurat sehingga
analisa pengaruh penggunaan media sosial terhadap peningkatan penjualan bisa
dilakukan lebih akurat.

B. Rekomendasi dan Saran


Dengan masuknya era digitalisasi memang banyak sekali manfaat yang serba
instan. Majunya era teknologi ini juga dimanfaatkan sebagi sarana bisnis bagi
UMKM. Diantaranya sebagai salah satu membantu dalam bidang pemasaran melalui
media sosial.
Namun dibalik kemudahan dan kecepatan dalam promosi ternyata masih
banyak kekurangan, diantaranya adanya plagiarisme produk. Untuk mengatasi
dijiplaknya produk yang kita buat, sebaiknya dalam memposting produk yang kita

12
tawarkan diberi watermark agar barang atau produk yang kita posting dalam media
sosial tertera merk atau brand kita yang otomatis tidak bisa dicopy pihak lain.
Selain itu, model pembayaran online yang rumit dan ribet juga termasuk
kekurangan dalam bertransaksi online. Untuk mengatasi hal tersebut dapat dilakukan
dengan cara melayani transaksi offline atau transaksi langsung dan bisa juga
dilakukan cod. Hal ini untuk mempermudah konsumen yang tidak dapat melakukan
transaksi online.
Dengan demikian adanya kemajuan teknologi berupa media sosial dapat
membantu usaha dalam memasarkan produknya. Namun dengan dipermudahnya hal
tersebut sebaiknya pengguna tetap melakukan secara bijaksana. Melakukan
pemasaran tidak hanya berpusat pada media sosial namun dilakukan secara langsung
agar target yang dicapai dapat terpenuhi dan melakukan produksi secara produktif.

13
DAFTAR PUSTAKA

 Puntoadi, Danis. 2011. Meningkatkan penjualan melalui media sosial. Jakarta: PT.
Gramedia Pustaka Utama.
 Nitisusastro, Mulyadi. 2010. Kewirausahaan dan Manajemen Usaha Kecil.
Bandung: Alfabeta
 Setiadi. 2003. Perikalu Konsumen: Konsep dan Implikasi untuk Strategi dan
Penelitian Pemasaran. Jakarta: Perdana Media Grup.
 Hardy Media Sosial. 2015. Manfaat Sosial Media Bisnis. www.progresstech.co.id.
Diakses pada 16 Mei 2019
 Pakar Komunikasi. 2018. Penggunaan Mesia Sosial dalam Komunikasi Bisnis.
www.Pakarkomunikasi.com. Diakses pada 16 Mei 2019
 Kompasiana. 2019. Kelebihan dan Kekurangan Internet Marketing.
www.kompasiana.com. Diakses pada 17 Mei 2019

14