Anda di halaman 1dari 2

Obligasi dan Berbagai Fiturnya

Obligasi (Bond) adalah Intrumen utang jangka panjang dengan waktu jatuh tempo umumnya 10
tahun atau lebih. Jika sekuritas memiliki waktu jatuh tempo kurang dari 10 tahun biasanya di sebut
Wesel (note).

Istilah-istilah dasar:

Nilai Nominal. Nilai pari (par Value) suatu obligasi menunjukkan jumlah yang akan di bayar ke pihak
pemberi pinjaman pada waktu obligasi jatuh tempo. Disebut juga nilai nominal atau pokok. Nilai
nominal biasanya sebesar $1000 per obligasi (atau terkadang kelipatan $1000) kecuali obligasi
berkupon nol , sebagian besar obligasi membayarkan bunga yang di hitung berdasarkan pada nilai
nominal obligasi tersebut.

Tingkat Bunga Kupon tingkat bunga yang tertera pada suatu obligasi disebut sebagai tingkat bunga
kupon (coupon rate) contohnya tingkat bunga kupon 13% menunjukkan bahwa penerbit akan
membayarkan pemegang obligasi sebesar $130 per tahun untuk setiap obligasi bernilai nominal
$1000 yang di milikinya.

Waktu Jatuh Tempo Obligasi hampir selalu memiliki waktu jatuh tempo (maturity) yang telah di
tentukan ini adalah waktu ketika perusahaan diwajibkan membayar pemiliki obligasi nilai nominal
obligasi tersebut.

Wali Amanat dan Indenture (kesepakatan pada Obligasi)

Tanggung jawab wali amanat adalah melakukan pengesahan legalitas penerbitan obligasi pada
waktu penerbitan mengawasi kondisi keuangan dan perilaku peminjam, memastikan bahwa semua
kewajiban kontraktual telah di lakukan serta melakukan tindakan jika peminjam tidak memenuhi
kewajibannya.

Perjanjian hukum antara perusahaan penerbit obligasi dengan layanan yang mewakili para pemilik
pbligasi disebut sebagai Indenture. (kesepakatan pada obligasi). Kesepakatan ini berisi klausul
penerbitan obligasi serta batasan yang di terapkan perusahaan . batasan ini di sebut sebagai akad
perlindunga (proetective covenants), hampir sama dengan yang ada dalam klausul perjanjian
pinjaman.

Klausul yang terdapat dalam indenture di buat bersama-sama antara peminjam dan penjamin
penerbitan sekuritas dengan wali amanat. Jika perusahaan gagal memenuhi ketentuan dalam
kesepakatan, wali amanat atas nama pemilik obligasi, dapat melakukan tindakan memperbaiki
situasi tersebut. Jika tidak puas maka wali amanat kemudian dapat meminta pelunasan segera untuk
semua obligasi yang beredar.

Peringkat Obligasi

Badan pemeringkat yang utama adalah moody’s investors service ( moody’s) dan standard dan
poor’s (s&p) . penerbit obligasi perusahaan baru akan mengadakan kontrak dengan badan tersebut
untuk mengevaluasi dan memberi peringkat obligasinya, serta memperbaharui peringkatnya
sepanjang masa berlakunya obligasi tersebut. Untuk jasa ini, penerbit di kenakan biaya. Selain itu,
badan pemeringkat akan membebankan biaya kepada para pelanggannya untuk publikasi
peringkatnya. Perangkat yang di berikan oleh kedua badan tersebut di akui oleh masyarakat luas
sebagai ukuran resiko badan bayar. Kenyataannya, banyak investor yang tidak menganalisis resiko
gagal bayar perusahaan secara terpisah
Jenis-jenis intrumens Utang Jangka Panjang

 Surat Utang
Istilah surat utang (Debenture) biasanya berhubungan dengan obligasi perusahaan tanpa
jaminan. Oleh karena surat utang tidak dijamin oleh properti perusahaan apapun, pemilik
surat utang menjadi kreditur umum perusahaan jika terjadi likuiditas.
 Surat Utang Subordinasi
Surat utang subordinasi (subordinated debentures) menunjukan utang tanpa jaminan
dengan klaim atas aset yang dimiliki peringkat bawah semua utang yang lebih senior dari
Debenture ini.
 Obligasi Berdasar Penghasilan
Perusahaan diwajibkan membayar bunga dalam bentuk Obligasi Berdasar Penghasilan
(Income Beud) hanya jika bunga tersebut memang dapat dibayar.Jika perusahaan memang
menghasilkan laba dimasa mendatang, perusahaan harus membayar bunga kumulatif
selama lba tersebut memungkinkan.Akan tetapi, kewajban kumulatif tersebut biasanya
terbatas tidak lebih dari 3 tahun.