Anda di halaman 1dari 5

Sampling Unit Moneter

Sampling unit moneter (monetary unit sampling=MUS) merupakan metode sampling


statistik yang paling umum digunakan untuk pengujian atas rincian saldo karena memiliki
kesederhanaan statistik bagi sampling atribut serta memberikan hasil statistik yang diekspresikan
dalam dolar (atau mata uang lainnya yang sesuai). Mus juga disebut sebagai sampling unit dolar,
sampling jumlah moneree kumulatif, dan sampling dengan probabilitas yang proporsional dengan
ukuran.
Perbedaan Antara Sampling Unit Moneter (MUS) Dan Sampling Nonstatistik
1. Definisi unit sampling adalah suatu dolar individual
MUS memiliki fitur yang penting seperti definisi unit sampling sebagai suatu dolar individual
dalam saldo akun. Nama metode statistiknya, yaitu sampling unit moneter, berasal dari fitur
yang berbeda ini. Dengan berfokus pada dolar individual sebagai unit sampling, secara
otomatis MUS akan menekankan unit fisik yang memiliki saldo tercatat yang lebih besar
karena sampel dipilih berdasarkan dolar individual, akun dengan saldo yang besar memiliki
kesempatan yang lebih besar untuk dimasukkan ketimbang akun dengan saldo lebih kecil.
2. Ukuran populasi adalah populasi dolar yang tercatat
Sebagai contoh, populasi utang pada tabel 17-1 terdiri dari 207.295 dolar, yang merupakan
ukuran populasi, bukan 40 saldo piutang usaha. Ini merupakan jumlah dolar piutang usaha
tercatat.
3. Ukuran sampel ditentukan dengan menggunakan rumus statistik
4. Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan PPS
Sampel unit moneter adalah sampel yang dpilih dengan menggunakan probabilitas yang
proporsional bagi pemilihan ukuran sampel (probability proportional to size sampel selection
=PPS). Sampel PPS dapat diperoleh dengan menggunakan perangkat lunak komputer atau
teknik sampling sistematis.
Salah satu masalah dalam menggunakan pemilihan PPS adalah bahwa item populasi dengan
saldo tercatat nol tidak memiliki peluang untuk dipilih melalui pemilihan sampel PPS,
walaupun mungkin mengandung salah saji. Demikian juga salso berjumlah kecil akibat kurang
saji yang signifikan memiliki kesempatan yang kecil untuk dimasukkan dalam sampel.
Masalah lainnya adalah ketidakmampuan PPS untuk memasukkan saldo negatif, seperti saldo
kredit piutang uasaha, kedalam sampel PPS (unit moneter)
5. Auditor menggeneralisasi dari sampel ke populasi dengan menggunakan teknik MUS
Tanpa memandang sampling yang dipilih, auditor harus menggenaralisasi dari sampel ke
populasi dengan:
(1) Memproyeksikan salah saji dari hasil sampel ke populasi dan
(2) Menentukab kesalahan sampling yang terkait
Hasil statistik yang diperoleh jika menggunakan MUS disebut sebagai batas salah saji
(misstatement bounds). Batas salah saji tersebut merupakan estimasi lebih saji maksimum yang
mungkin (batas salah saji atas) dengan ARIA tertentu.
Memutuskan Akseptabilitas Populasi dengan Menggunakan MUS
Auditor membandingkan batas salah saji yang telah dihitung itu dengab salah saji yang dapat
ditoleransi. Jika batas salah saji melebihi salah saji yang dapat ditoleransi, populasi itu dianggap
tidak dapat diterima.
Menentukan Ukuran Sampel dengan Menggunakan MUS
1. Risiko yang dapat diterima dari penerimaan yang salah (acceptable risk of incorrect
acceptance)
ARIA merupakan penilaian auditor atas tingkat assurance yang dibutuhkan bagi aplikasi
sampling. ARIA tergantung pada faktor model risiko audit dan besarnya assurance yang
diberikan oleh prosedur analitis serta pengujian substantif lainnya.
2. Nilai populasi yang dicatat (recorded population value)
Nilai dolar populasi yang diambil dari catatan klien.
3. Salah saji yang dapat ditoleramsi (tolerable misstatement)
Salah saji yang dapat ditoleransi pada umumnya sama dengan materialitas kinerja, namun
auditor dapat mengurangi jumlah salah saji yang dapat ditoleransi ini jika populasi yang diuji
kurang dari 100 persen.
4. Salah saji yang dapat ditoleransi sebagai presentase nilai populasi (tolerable misstatement as a
precentage of population value)
Auditor menghitung salah saji yang dapat ditoleransi sebagai presentase nilai populasi yang
tercatat.
5. Estimasi salah saji populasi (estimated population misstatement)
MUS adalah metode yang paling sering digunakan apabila tidak ada atau hanya ada sedikti
salah saji yang diharapkan. Estimasi slaah saji populasi biasanya didasarkan pada hasil sampel
tahun sebelumnya.
6. Rasio estimasi salah saji populasi terhadap salah saji yang dapat ditoleransi (ratio of estimated
population misstatement to tolerable misstatement)
Auditor menghitung rasio estimasi salah saji terhadap salah saji yang dapat ditoleransi
7. Faktor keyakinan (confidence factor)
Auditor menggunakan tabel 17-5 untuk menentukan faktor keyakinan yang tepat berdasarkan
pertimbanagan auditor atas ARIA dan rasio salah saji yang diharapkan terhadap salah saji yang
dapat ditoleransi.
8. Ukuran sampel (sampel size)
Ukuran sampel yang tepat kemudian dihitung sebagai faktor keyainan dibagi dengan salah saji
yang dapat ditoleransi sebagai presentase dari nilai populasi
Faktor keyakinan
Ukuran sampel =
Salah saji yang dapat ditoleransi sebagai
Presentase nilai populasi
9. Interval sampling
Interval sampling yang tepat dapat dihitung sebagai jumlah populasi tercatat dibagi dengan
ukuran sampel
Menggeneralisasi dari Sampel ke Populasi Apabila Tidak Ada Salah Saji yang Ditemukan dengan
Menggunakan MUS
Jika seluruh sampel diaudit dan tidak ada salah saji yang ditemukan dalam sampel tersebut, auditor
dapat membuat kesimpulan tanpa melakukan perhitungan tambahan bahwa jumlah populasi yang
tercatat tidak menganfung salah saji yang lebih besar dari salah saji yang dapat ditoleramsi
menurut risiko spesifik penerimaan yang salah.
Batas atas apabila tidak ada salah saji yang ditemukan juga disebut sebagai presisi dasar (basic
presisi), dan merupakan penyisihan minimum bagi risiko sampling inheren dalam sampel.
Perhitungan batas atas salah saji itu melibatkan tiga langkah:
1. Menghitung salah saji presentase bagi setiap salah saji
2. Memproyeksikan salah saji sampel dengan mengalikan salah saji presentase dengan panjang
interval sampling
3. Menambahkan penyisihan untuk risiko sampling berdasarkan faktor-faktor keyakinan bagi
jumlah salah saji actual dan risiko yang dapat diterima atas penerimaan yang salah.
Sampling unit moneter (MUS) memiliki empat fitur yang menarik bagi auditor
1. MUS secara otomatis akan meningkatkan kemungkinan memilih item dolar yang tinggi dari
poulasi yang sedang diaudit
2. MUS daoat mengurangi biaya pelaksanaan pengujian audit karena beberapa item sampel akan
diuji sekaligus.
3. MUS mudah diterapkan.
4. MUS menghasilkan kesimpulan statistik dan bukan kesimpulan nonstatistik.
Terdapat dua kelemahan utama MUS
1. Total batas salah saji yang dihasilkan ketika salah saji ditemukan mungkin terlalu tinggi untuk
digunakan oelh auditor.
2. Sulit memilih sampel PPS dari populasi yang besar tanpa bantuan komputer.
17.14
Auditor menentukan ukuran sampel yang sesuai untuk menguji penilaian persediaan dengan
menggunakan MUS. Populasi memiliki item persediaan sebanyak 2.620 yang dinilai sebesar
$12.625.000. Salah saji yang dapat ditoleransi adalah $500.000 pada ARIA 10%. Tidak ada salah
saji yang diharapkan da;am populasi. Hitunglah ukuran sampel perusahaan.
Langkah untuk Menghitung Ukuran
No. Nilai Sumber Perhitungan
Sampel
Menentukan ARIA Ditentukan berdasarkan faktor-
1 10%
faktor pada tabel 17-2
2 Nilai populasi tercatat 12.625.000 -
3 Salah saji yang dapat ditoleransi 500.000 -
Salah saji yang dapat ditoleransi sebagai
4 4% $500.000 : $12.625.000
presentase nilai populasi
Estimasi salah saji populasi Berdasarkan hasil tahun
5 0
sebelumnya
Rasio estimasi salah saji populasi
6 terhadap salah saji yang dapat 0 $0 : $500.000
ditoleransi
Faktor keyakinan Tabel 17-5 berdasarkan ARIA
sebesar 10% dan rasio salah saji
7 2,31
yang diharapkan terhadap yang
dapat ditoleransi sebesar 0,00
Menghitung ukuran sampel 2,31 : 0,04 (faktor keyakinan
dibagi dengan salah saji yang
8 58
dapat ditoleransi sebagai
presentase nilai populasi)
9 Menghitung interval sampling 217.672 $12.625.000 : 58

17.27
Anda sedang berencana menggunakan sampling nonstatistik untuk mengevaluasi hasil konfirmasi
piutang usaha bagi Meridian Company. Anda telah melakukan pengujian pengendalian atas
penjualan, retur dan pengurangan penjualan, serta penerimaan kas dan anda menganggap
semuanya berjalan dengan sangat baik. Karena kualitas pengendalian, anda memutuskan untuk
menggunakanARIA sebesar 10%. Ada 3000 piutang usaha dengan nilai kotor sebesar $6.900.000.
piutang tersebut serupa dari segi ukuran dan akan diperlakukan sebagai satu strata. ;ebih sji atau
kurang saji yang lebih besar dari $150.000 akan dianggap material.
a. Hitunglah ukuran sampel yang diperlukan. Asumsikan kantor akuntan anda menggunakan
rumus nonstatistik berikut ketika menentukan ukuran sampel
Jumlah tercatat populasi x faktor keyakinan
Ukuran sampel = Salah saji yang dapat ditoleransi

Faktor keyakinan sebesar 2 digunakan untuk ARIA sebesar 10%


b. Asumsikan bahwa pengujian pengendalian dan pengujian substantif atas transaksi penjualan,
retur dan pengurangan penjualan serta penerimaan kas justru memberikan hasil yang buruk
dan bukan hasil yang baik. Bagaimana hal ini akan mempengaruhi ukuran sampel yang
diperlukan ? bagaimana anda akan menggunakan informasi ini dalam menentukan ukran
sampel anda ?
c. Tanpa mempedulikan jawaban anda pada bagian a, asumsikan anda memutuskan untuk
memilih sampel sebanyak 100 akun untuk diuji. Tunjukkan bagaimana anda akan memilih
akun-akun yang akan diuji dengan menggunakan pemilihan sistematis.
d. Asumsikan total nilai buku sebesar $230.000 bagi 100 akun yang dipilih untuk diuji. Anda
mengungkapkan tiga lebih saji yang berjumlah $1.500 dalam sampel. Evaluasilah apakah
populasi telah dinyatakan dengan wajar.