Anda di halaman 1dari 29

2 MEDAN LISTRIK

Simon Patabang, MT.


http://spatabang.blogspot.co.id
Materi :

1. Teori muatan dan teori atom


2. Hukum Coulomb
3. Medan listrik
Teori Muatan
 Ada 2 jenis muatan: positif dan
negatif
 Dua muatan sejenis tolak-menolak
 Dua muatan beda jenis tarik-
menarik
 Muatan disimbolkan dengan q atau
Q, satuannya coulomb atau C.
 Muatan adalah besaran skalar
Teori Atom

• Muatan elektron e = 1,602 X 10-19 C


• Massa elektron me = 9,1 X 10-31 kg
• Massa proton mp = 1,67 X 10-27 kg
Hukum Coulomb
Untuk muatan q1 dan q2 yang terpisah
sejauh r, besarnya gaya listrik F pada
masing-masing muatan adalah :

 1 Q1Q2 
F2   2 a12  o  8,854 x10 12
4 o R12

a12 adalah vektor satuan dari R12


Menurut H. Coulomb, gaya-gaya yang
terjadi pada dua buah muatan berjarak R
adalah :
 Sebanding dengan kedua muatan Q1 dan
Q2
 Berbanding terbalik dengan kuadrat jarak
 Muatan sejenis akan tolak-menolak
sedangkan muatan tak sejenis akan tarik-
menarik
 Arah gaya pada garis penghubung antara
kedua muatan
Contoh
1. Sebuah partikel alpha mempunyai
masa m = 6,64 X 10-27 kg dan
muatan q =+2e.

Bandingkanlah gaya tolak listrik Fe


antara kedua partikel alpha dengan
gaya tarik gravitasi antara kedua
partikel alpha Fg.
Penyelesaian
Diketahui :
m = 6,64 X 10-27 kg
q = +2e = 1,602 X 10-19 C = 3,2 X 10-19 C
Ditanya : Fe / Fg = ?

Jawab : Fe = 1 q2 Fg = G . m2
40 r2 r2
2. Diketahui sebuah muatan Q1 sebesar 300  C
yang terletak di titik A(1, 2, 3). Hitung gaya
Coulomb yang bekerja pada muatan lain Q2
sebesar - 100  C yang terletak di titik B(2, 0, 5).

Jawab :
Diketahui titik A(1, 2, 3) dan B(2, 0, 5).
Q1 = 300  C di titik A
Q2 = - 100  C di titik B

Ditanyakan : F antara Q1 dan Q2


• Vektor posisi muatan Q1 di A adalah r1 dan Q2 di
B adalah r2.
r1 = i + 2j + 3k
r2 = 2i + 5k

• Vektor jarak atara titik A dan B adalah :


  
R12  r 2  r1  (2 1)i  (0  2) j  (5  3)k  i  2 j  2k
• Besar vektor jarak R12 adalah :

R12  1  (2)  2  3
2 2 2
• Vektor satuan dari jarak A dan B adalah :

 R12 (i  j  2k )
a12   
R12 3

• Gaya antara muatan Q1 dan Q2 adalah :


6 6
(300 x10 )( 100 x10 ) (i  2 j  2k )
F12  9 x109

32 3
 10 i  20 j  20 k N
Medan Listrik
Medan listrik E adalah besarnya gaya
listrik per satuan muatan q0 yang
dikerahkan pada muatan tsb.
Didefinisikan dengan persamaan :
GARIS-GARIS MEDAN LISTRIK

• Konsep garis-garis medan listrik


diperkenalkan oleh Michael Faraday
• Dalam ruang di sekitar benda
bermuatan terdapat garis-garis gaya
medan listrik (lines of force).
• Besar medan listrik ditentukan oleh
rapat garis gaya persatuan luas
• Arah medan listrik di suatu titik searah
dengan garis singgung di titik tersebut.
Arah gaya pada muatan positip menuju ke titik
yang bermuatan negatip.
Garis-garis gaya medan Garis-garis gaya medan listrik
listrik antara 2 buah antara 2 buah muatan yang
muatan yang sejenis tidak sejenis
Vektor Medan Listrik

 Pada titik P selalu dimisalkan bahwa ada


muatan uji qo yang bermuatan +.
 Medan listrik pada titik P akibat muatan
+q pada titik S, arahnya menjauhi
muatan +q.
 Medan listrik pada titik P akibat muatan
-q pada titik S, arahnya mendekati
muatan -q.
Medan Listrik Akibat Muatan Titik
• Medan listrik akibat muatan titik Q pada suatu
titik berjarak R dari Q seperti pada gambar
adalah: Q

 1 Q 
E  2 a R 
4 o R R
R  ai  bj  ck


 R 
dimana : a R   E
R
• Medan listrik E adalah besarnya gaya listrik per
satuan muatan q yang dikerahkan pada muatan
tsb.

 F
E
q
• Dengan memisalkan bahwa pada titik yang
jaraknya R dari muatan Q terdapat muatan titik
q, maka berdasarkan H. Coulomb diperoleh sbb:
Q
 1 Qq 
F  2 a R
4 o R 
R  ai  bj  ck

 F kQq  Q 
E    2 a R  k  2 a R R
q qR R

 Q R kQ  
Ek 2   3 R q 
R R R E
 Medan listrik adalah sebuah vektor,
sehingga total medan adalah jumlah
vektor dari medan individu
 Vektor E yang dihasilkan oleh muatan
titik positif arahnya menjauhi muatan
tersebut dan begitu juga sebaliknya
Contoh 1 :
Muatan Q1 berada di titik A(0,5) sedangkan
muatan Q2 di titik B(12,0), besarnya kedua
muatan masing-masing adalah Q1 = 30 C
dan Q2 = - 10 C. Hitunglah medan listrik
di titik C(2,-2)

Jawab :
     
R31  (0  2)i  (5  (2)) j  2i  7 j  R31  22  7 2  7, 28

 kQ1  9 x109 (30 x106 )  


E31   3 R31  3
(2i  7 j )
R31 7, 28
  
E31  (46, 65i  163, 29 j ) N / C
    
R32  (12  2)i  (0  (2)) j  10  2 j  R32  102  22  10,198

 kQ2  9 x109 (10 x106 )  


E32   3 R32  3
(10i  2 j )
R32 (10,198)
  
E32  (84,86i  16,97 j ) N / C

      
E3  E31  E32  (46,65i  163,29 j )  (84,86i  16,97 j )
  
E3  (38,21i  180,26j ) N / C
Contoh 2:

Sebuah Elektron dalam sebuah medan listrik Homogen di


antara dua pelat konduktor sejajar adalah E=1,00 X 10-4
N/C dengan arah ke atas. (Lihat gambar)
a) Jika sebuah elektron dilepaskan dari keadaan diam di
pelat sebelah atas, berapakah percepatannya?
b) Berapa laju dan energi kinetik yang diperoleh elektron
waktu berjalan 1,0 cm ke plat sebelah bawah?
c) Berapa waktu yang dibutuhkan elektron untuk
menempuh jarak ini?
Penyelesaian
Diketahui : me = 9,11 X 10-31 kg
-e = -1,60 X 10-19 C
E = 1,00 X 10-4 N/C
d = s = 1 cm = 1. 10-2 cm

Ditanya a) ay = ? b) vy dan K = ?
c) t = ?

Jawab :
b) Elektron bergerak di antara 2 plat dengan
kecepatan V sepanjang jarak d adalah :
vo = 0, dan d = -1,0 X 10-2 m
v2 = vo2 + 2a s = 2a s
c) v = v0 + a t
TUGAS
Hitung medan listrik di titik M(3, - 4, 2) dalam ruang
hampa yang disebabkan oleh muatan Q1 = 2 10-9 C di
P1(0, 0, 0) dan Q2 = 3 10-9 C di P2 (- 1, 2, 3). Gambarkan
titik-titik tersebut dan vektor medan listrik di titik M.

Dikumpulkan pada hari Jumat


Sekian
Jawaban Tugas
 
R1  3 i  4 j  2 k  R1  (32 )  (4) 2  (2) 2  5,385
 
R 2  4 i  6 j  k  R 2  (42 )  (6) 2  (1) 2  7, 280

 
   kQ1 R1 kQ2 R 2
E  E1  E 2  3
 3
R1 R2

 9 x109 (2 x109 )(3 i  4 j  2k ) 9 x109 (3x109 )(4 i  6 j  k )


E 3

(5,385) (7, 280)3

E  (345,8 i  461,1 j  230,5 k )  (279,9 i  419,9 j  70 k )

E  625, 7i  881 j  160,5 k