Anda di halaman 1dari 7

STUDI KASUS

2.1. Kasus

Seorang akder aktif di desa Lomo Bangso, sebuah desa terpencil di pedalaman
Sulawesi yang merupakan daerah endemik GAKY, melaporkan ke TIM Pemantau Gizi
Puskesmas tentang seorang balita bernama Sanggono (2 tahun) yang berwajah bulat
seperti bulan purnama, perut besar namun lengan kecil yang menghitam dan sering
terjatuh pada senja hari. Balita tersebut tak pernah dibawa ibunya ke posyandu karena ibu
terlalu sibuk bekerja sebagai buruh pemetik bawang yang berada agak jauh dari rumahnya.
Sanggono anak ke 6 dari 7 bersaudara, sehari-hari ditinggal dengan kakaknya. Adiknya y
masih berumur 6 bulan dibawa ibunya bekerja. Dokter puskemas menginstruksikan Tim
Pemantau Gizi uuntuk melakukan kunjungan rumah dan melakukan penilaian status gizi
Sanggono (BGM), Sanggono akan di rujuk ke Terapeutic Feeding Centre. Setelah
kunjungan rumah dilakukan, tim mendapatkan Tinggi Badan Sanggono kurang dari -3 SD
standar WHO NCHS:

2.2. Pertnyaan dan jawaban

1. Jelaskan maksud endemic GAKI


Jawaban:
Gaki (gangguan akibat kekurangan iodium) adalah kekurangan gizi yang
disebabkan kurangnya konsumsi yodium dalam bahan makanannya, kekuranngan
yodium pada anak yaitu cacat fisik dan mental, seperti bisu, tuli, tuli-bisu, pertumbuhan
badan terganggu, kecerdasan dan perkembangan mental terganggu. (Dewa Nyoman,
2002)
Gangguan Akibat Kekurangan Iodium (Iodine Deficiency Disorder) adalah
gangguan tubuh yang disebabkan oleh kekurangan iodium sehingga tubuh tidak dapat
menghasilkan hormon tiroid.
Desa Lomo Bongso, sebuah desa terpencil dipedalaman Sulawesi yang
merupakan daerah endemic GAKI (gangguan akibat kekurangan Iodium) karena
kurangnya konsumsi iodium dalam makanannya didaerah tersebut.
2. Apa saja dampak GAKI

Jawaban:

Dampak dari GAKI (gangguan akibat kekurangan iodium) yang sangat penting
diketahui pada saat ini, adalah fungsi iodium. Fungsi iodium adalah memproduksi tiroid
pada bayi baru lahir, tiroid berhubungan erat dengan keadaan otak pada saat bayi
tersebut lahir. Pada bayi baru lahir, otak baru mencapai sepertiga, kemudian terus
berkembang dengan cepat sampai usia dua tahun. Hormon tiroid pembentukannya
sangat tergantung pada kecukupan yodium, dan hormon ini sangat penting untuk
perkembangan otak normal.

Masalah Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY) merupakan masalah


yang serius mengingat dampaknya secara langsung mempengaruhi kelangsungan hidup
dan kulitas manusia. Kelompok masyarakat yang sangat rawan terhadap masalah
dampak defisiensi Yodium adalah wanita usia subur (WUS) ; ibu hamil ; anak balita
dan anak usia sekolah (Jalal, 1998).
Selama ini perhatian para pakar terpusat pada GAKY tingkat berat, dan tingkat
sedang, baru sekitar sepuluh tahun belakang ini tertarik mengamati apa yang terjadi
pada GAKY tingkat ringan yang jumlahnya jauh lebih besar. Dampak buruk GAKY
tingkat ringan ternyata lebih mengejutkan. Pada tingkat ringan sudah terjadi kelainan
perkembangan sel-sel syaraf yang mempengaruhi kemampuan belajar anak yang
ditunjukkan dengan rendahnya IQ anak penderita GAKY. Perkembangan sel otak
terjadi dengan pesat pada janin dan anak sampai usia dua tahun, karena itu ibu hamil
penderita GAKY tingkat ringan dapat memberikan dampak buruk pada perkembangan
syaraf motorik dan kognitif janin yang berkaitan dengan perkembangan kecerdasan
anak.

Dari pengamatan ini disimpulkan, bila kekurangan yodium tidak dikoreksi


dampak yang terjadi adalah:

a. Hipotiroidisme akan menetap sejak bayi sampai masa anak. Ini berakibat pada
retardasi perkembangan fisik dan mental, serta risiko kelainan mental sangat tinggi.
b. Pada populasi di daerah kekurangan yodium berat ditandai dengan adanya penderita
kretin yang sangat mencolok.

3. Mengapa wajah Sanggono bulat seperi bulan purnama


Jawaban:
Penyakit yang terjadi pada anak akibat kekurangan protein, terjadi pada bayi
dan balita, lebih banyak terjadi pada anak usia 2-3 tahun yang terlambat menyapih
sehingga komposisi gizi makanan tidak seimbang terutama protein. Dengan tanda-tanda
sebagai berikut bengkak pada perut, berat badan kurang, wajah sembab, bulat seperti
bulan.
Sanggono (2 tahun) yang berwajah bulat bak bulan purnama merupakan
penyakit akibat kekurangan protein yang terjadi pada usia 2 tahun yakni kuarsirkor.
Tanda-tanda penyakit yang khas, salah satunya adalah wajah sembab bulat seperti bulan
yang dialami aoleh Sanggono.

4. Mengapa perut Sanggono besar dan lengannya kecil menghiam


Jawaban:
Protein adalah bagian dari semua sel hidup dan merupakan bagian terbesar
tubuh sesudah air. Seperlima bagian tubuh protein, separuhnya ada di dalam otot,
seperlima di dalam tulang dan tulang rawan, sepersepuluh didalam kulit dan selebihnya
didalam jaringan lain, dan cairan tubuh.
Protein mempunyai fungsi khas yang tidak dapat digantikan oleh zat gizi lain,
yaitu membangun serta memelihara sel-sel dan jaringan tubuh. Protein dibutuhkan unuk
pertumbuhan, perkembangan, pembentukan otot, pembentukan sel-sel darah merah,
pertahanan tubuh terhadap penyakit.
Perut sanggono besar dan lengannya kecil menghitam karna sanggono termasuk
balita yang kekurangan gizi yang bersifat makro dan bentuk penyakitnya adalah
kuarsirkor (kekurangan protein), penyakit tersebut terjadi pada Sanggono karna kurang
mengkonsumsi protein. Sehingga menyebabkan kelainan pada tulang dan otot.
5. Jelaskan maksud dari -3 SD Sandart WHO NCHS
Jawaban:
Maksud dari -3 SD standar WHO NCHS adalah angka berat badan yang
diketahui dari standart deviasi yang menunjukkan -3 SD, yang diperoleh dari
interpretasi table berat badan/tinggi badan (direktorat gizi masyarakat 2002). Dari
inerpretasi yang menunjukkan hasil <-2 SD s/d -3 SD adalah kategori kurus atau gizi
kurang.
Pada saat Tim Pemantau Gizi melakukan kunjungan rumah dan melakukan
penilaian status gizi Sanggono, Tim medapatkan Tinggi Badan Sanggono kurang dari
-3 SD standar WHO NCHS. Dapat disimpulkan bahwa Sanggono termasuk balita kurus
dan kurang gizi.
6. Bagaimana saudara menjelaskan apa yang terjadi pada Sanggono dan masalah kesehatan
yang terjadi di nagari Limo Bongso
Jawaban:
Kodyat (1996) mengatakan bahwa pada umumnya masalah ini lebih banyak
terjadi di daerah pegunungan dimana makanan yang dikonsumsinya sangat tergantung
dari produksi makanan yang berasal dari tanaman setempat yang tumbuh pada kondisi
tanah dengan kadar Yodium rendah.
Yang terjadi pada Sanggono yaitu gangguan akibat kekurangan Yodium
(GAKY) yang disebabkan oleh produksi makanan rendah iodium dan keidakpedulian
ibu terhadap masalah gizi Sanggono karena sibuk bekerja. Terkait dengan produksi
makanan rendah iodium yang dialamai Sanggono kemungkinan besar karena daerahnya
yang pedalaman dan terpencil dengan kondisi tanah kadar yodium rendah, akhirnya
daerah tersebut merupakan daerah endemic GAKY (gangguan akibat kekurangan
yodium).

7. Buatlah diagnose keperawatan prioritas dan intervensi keperawaannya berdasarkan


kasus Sanggono

Jawaban:

Analisis Data

Analisis Data ETIOLOGI MASALAH

DS: Pengabaian oleh orang tua Ketidakseimbangan nutrisi


kurang dari kebutuhan tubuh
 Kurangnya makanan
beriodium

DO:
 TB < -3 SD

 Kurang protein

 Sering terjatuh pada senja


hari

Diagnosa

Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b/d pengabaian orang tua di
tandai dengan kurangnya makanan yang beriodium

Intervensi

INTERVENSI RASIONAL

Dorong peningkatan asupan cairan Untuk menambah asupan cairan pada tubuh
px

Berikan makanan yang kaya akan serat Agar asupan nutrisi pada tubuh tercukupi

Ajarkan kepada klien, tentang jenis -jenis Agar px tau tentang makanan apa saja yang
makanan yang banyak mengandung air. baik untuk di makan

Kolaborasi dengan tim medis dalam Agar tidak ada kesalahan dalam penanganan
pemberian obat dan terapi yang tepat pasien dan pemberian obat

Kolaborasi dengan ahli gizi untuk pemberian nutrisi yang diberikan tepat
BAB III

PENUTUP

3.1. Kesimpulan

Gangguan Akibat Kekurangan Iodium (Iodine Deficiency Disorder) adalah gangguan


tubuh yang disebabkan oleh kekurangan iodium sehingga tubuh tidak dapat menghasilkan
hormon tiroid dan menyebabkan hipotiroidisme.
Selama ini perhatian para pakar terpusat pada GAKY tingkat berat, dan tingkat
sedang, baru sekitar sepuluh tahun belakang ini tertarik mengamati apa yang terjadi pada
GAKY tingkat ringan yang jumlahnya jauh lebih besar. Dampak buruk GAKY tingkat
ringan ternyata lebih mengejutkan. Pada tingkat ringan sudah terjadi kelainan
perkembangan sel-sel syaraf yang mempengaruhi kemampuan belajar anak yang
ditunjukkan dengan rendahnya IQ anak penderita GAKY. Perkembangan sel otak terjadi
dengan pesat pada janin dan anak sampai usia dua tahun, karena itu ibu hamil penderita
GAKY tingkat ringan dapat memberikan dampak buruk pada perkembangan syaraf
motorik dan kognitif janin yang berkaitan dengan perkembangan kecerdasan anak.

DAFTAR PUSTAKA

Pudjiadi, solihin. 1990. Ilmu gizi klinis pada anak. Jakarta: Balai penerbit FKUI

Departemen kesehatan RI. 2007. Pedoman Pelaksanaan Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini
Tumbuh Kembang Anak Ditingkat Pelayanan Kesehatan Dasar.

Wilkinson, M Judith. 2011. Diagnosa Keperawatan. Jakarta: EGC

Doenges, Marilyn E. 2000. Rencana Asuhan Keperawatan. Jakarta: EGC