Anda di halaman 1dari 9

Matakuliah Fsika Kuantum

CRITICAL JOURNAL REVIEW

“ANALISIS STRUKT KRISTAL DAN SIFAT MENGNET SRO6FE2O3 YANG DI


HASILKAN VIA SOLID- SOLID MIXING DAN SINTERING DAN SINTESIS
DAN KARAKTERISASI STRUKTUR KRISTAL CAF2 DENGAN DIFRAKSI
SINAR X”

DOSEN PENGAMPU:

Prof. Drs. Motlan M.Sc P.dH

DISUSUN OLEH:

MAULANA TRI AGUNG 4161121015

MAYA AULIA RAHMA 4163121009

SINDI PUSPITA 4161121023

PENDIDIKAN FISIKA B REGULER 2016

JURUSAN FISIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

2018
KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Allah SWT, yang telah melimpahkan rahamat, taufiq dan
hidayah Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah Critical Journal Review
tentang “Analisis Strukt Kristal dan sifat mengnet SrO6Fe2O3 Yang di hasilkan via
solid- solid mixing dan sintering dan Sintesis dan karakterisasi struktur Kristal CaF2
dengan difraksi sinar x”.

Tak lupa pula penulis mengucapkan terima kasih kepada dosen pengampu
studi Fisika Modren atas bimbingannya dan kepada semua pihak yang telah
berkontribusi baik langsung maupun tidak langsung dalam pembuatan makalah ini.

Tidak lepas dari itu semua penulis menyadari bahwa masih terdapat kesalahan
yang mendasar pada makalah ini, oleh karena itu dengan kerendahan hati penulis
menerima kritik dan saran yang bersifat membangun untuk memperbaikinya.

Akhir kata penulis berharap semoga makalah ini dapat memberikan manfaat maupun
inspirasi kepada pembaca.

Medan, Maret 2019

Kelompok

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR........................................................................................ i

DAFTAR ISI ..................................................................................................... ii

BAB I: PENDAHULUAN ................................................................................ 3

A. Latar Belakang ............................................................................................... 3

B. Tujuan ............................................................................................................ 3

C Manfaat .......................................................................................................... 3

D Identitas Jurnal ............................................................................................... 3

E. Ringkasan ...................................................................................................... 3

BAB II: PEMBAHASAN ................................................................................. 6

A Keunggulan dan Kelemahan .......................................................................... 6

BAB III: PENUTUP ......................................................................................... 8

A Kesimpulan .................................................................................................... 8

B Saran ............................................................................................................... 8

DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................ 9

ii
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Jurnal merupakan sebuah salah satu media informasi. Apal lagi kjika kita ingin
membuat penelitian, jurnal dapat dijadikan sebagai panduan. Banyak hal yang kita dapat dari
membaca dan pelajari sebuah jurnal. Critical journal review bukan sekedar laporan atau tulisan
tentang isi sebuah jurnal atau artikel, tetapi lebih menitikberatkan pada evaluasi (penjelasan,
interpretasi dan analisis) kita mengenai keunggulan & kelemahan buku atau artikel tersebut,
apa yang menarik dari artikel tersebut, bagaimana isi artikel tersebut bisa mempengaruhi cara
berpikir kita & menambah pemahaman kita terhadap suatu bidang kajian tertentu. Dengan kata
lain, melalui critical jurnal review kita menguji pikiran pengarang/ penulis berdasarkan sudut
pandang kita berdasarkan pengetahuan & pengalaman yang kita miliki. Maksud pemberian
tugas kuliah berupa critical jurnal review ini adalah untuk mengembangkan budaya membaca,
berpikir sistematis & kritis, dan mengekspresikan pendapat.

B. Tujuan:
1. Mengetahui kelemahan dan kelebihan jurnal
2. Mengetahui informasi yang ada pada jurnal
3. Melatih diri untuk berfikir kritis terhadap apa yang dipaparkan jurnal
C. Manfaat :
1. Memenuhi tugas mata kuliah Fisika-Matematika
2. Mengkritisi isi tiap subbab dari jurnal
D. Identitas Jurnal yang Direview
Jurnal I
Judul Jurnal : Analisis Strukt Kristal dan sifat mengnet SrO6Fe2O3 Yang di hasilkan
via solid- solid mixing dan sintering
Nama Jurnal : Jurnal Fisika Indonesia
Tahun Terbit : 2013
Pengarang Artikel : Muljadi, Pri sardjono, Perdamean sebayang
Penerbit : Fisika LIPI
Kota Terbit : Kawasan Puspiptek serpong Tangerang selatan
Nomor ISSN :1410-2004

3
Jurnal II
Judul Jurnal : Sintesis dan karakterisasi struktur Kristal CaF2 dengan difraksi sinar x
Nama Jurnal : Jurnal sains dan pendidikan fisika
Tahun Terbit : 2016
Pengarang Artikel : Andi dini putri, Muris A.irhamsyah
Penerbit : Jurasan fisika Universitas Makasar
Kota Terbit : Makasar
Nomor ISSN :Jilid 12 nomor 1, April 2016 hal 69-73
E. Ringkasan Jurnal
Telah dilakukan sintesis dan karakterisasi bahan magnet SrO.6Fe2O3. Bahan system

SrO - Fe2O3 dibuat melalui proses solid-solid mixing dan di sintering pada suhu 1200 oC
selama 2 jam. Hasil refinement dari pola difraksi sinar-x menunjukkan bahwa telah terbentuk
single phase bahan magnet system SrO.6Fe2O1 dengan struktur kristal heksagonal. Hasil
pengukuran sifat magnet menunjukkan bahwa bahan SrO.6Fe2O1 memiliki medan
koersivitas, magnetisasi saturasi, dan magnetisasi remanen berturut-turut adalah 1650 Oe,
63.21 emu/gr, dan 48.01 emu/gr. Disimpulkan bahwa telah berhasil dibuat magnet
SrO.6Fe2O3 dengan karakteristik sifat magnetic yang relative tinggi sehingga diharapkan
dapat diaplikasikan sebagai komponen motor.

Ferrite memiliki struktur yang sangat beragam bergantung pada komposisi


pembentuknya. Namun bila ditinjau berdasarkan penyusunan kisi kristal utamanya, ferrite
digolongkan menjadi tiga kelas utama, yaitu spinnel, garnet, dan hexagonal. Struktur
spinnel memiliki jari-jari atom yang sangat bervariasi sehingga mampu membentuk fasa
dengan kombinasi yang sangat beragam namun tidak semua kombinasi-kombinasi tersebut
dapat menghasilkan fasa solid solution [1]. Sedangkan struktur garnet ditemukan dalam
bentuk Y3Fe5O12 yang lazim disebut dengan Ytrium Iron Garnet [2]. Garnet memiliki
struktur yang sangat komplek. Dalam satu unit sel kubus terdapat 160 atom yang terdiri dari

96 ion O2- bertindak sebagai anion, 24 ion Y3+ yang bertindak sebagai kation, 24 ion Fe3+

tersusun secara tetrahedral, dan 16 ion Fe3+ tersusun secara octahedral [3]. Semua ion-ion
tersebut membentuk satu struktur yang hamper mirip dengan spinnel, namun karena
Ytrium memiliki jari-jari atom yang sangat besar, maka mampu mendistorsi kisi membentuk
struktur garnet.

4
Sintesis bahan SrO.6Fe2O3 dilakukan menggunakan metode reaksi padatan
dengan oksida-oksida penyusun adalah SrCO3 dan Fe2O3 dengan perbandingan
stoikiometri unsur Sr : Fe = 1 : 12. Kedua bahan dasar tersebut diperoleh dari produk Merck
dengan kemurnian lebih dari 99 %. Kedua bahan dasar tersebut dicampur menggunakan
alat milling yang berada di laboratorium Fisika, Pusat Penelitian Fisika (P2F), Lembaga
Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dengan spesifikasi normal speed 1400 rpm, run time
90 menit, of time 30 menit, dan on of cycle 1 kali. Dimensi vial HEM, panjang 7,6 cm dan
diameter 5,1 cm.

Hasil pengukuran pola difraksi sinar-x dari proses difusi antara partikel yang

dihasilkan dari sintering pada suhu 1200 oC yang diharapkan dapat terbentuk paduan yang
single phase SrFe12O19 sesuai dengan persamaan reaksi [1]. Pada gambar 1 menunjukkan
bahwa serbuk SrCO3 yang telah dicampur dengan Fe2O3 dengan perbandingan mol sebesar
1 : 6, telah disinter 1200oC selama 2 jam diperoleh suatu bentuk fasa baru yaitu fasa
SrO.6Fe2O3. Berdasarkan hasil identifikasi dengan menggunakan JCPDS File, bahwa puncak-
puncak indek Miller dari sampel yang diperoleh menunjukkan bahwa puncak-puncak tersebut
telah berimpit.

Senyawa lain yang memiliki struktur Hexaferrite tipe M ini adalah SrO. Fe2O3 yang
juga memiliki perbandingan mol antara SrO dengan Fe2O3 sebesar 1 : 6. Karakteristik fisis
yaitu jari-jari atomic, kovalen, dan kerapatan atomiknya dari atom stronsium jauh lebih kecil
dibandingkan dengan atom barium, sehingga sangat menarik untuk dipahami struktur kristal
bahan ini dibandingkan dengan BaO.Fe2O3. Pada penelitian ini akan dilakukan pembuatan
single phase bahan magnet sistem SrO.Fe2O3 dengan menggunakan metode mechanical
alloying. Sedangkan pembahasan pada penelitian ini akan dikhususkan pada tinjauan analisis
struktur kristal bahan pada bahan tersebut dengan menggunakan perangkat lunak GSAS
(general structure analysis system) . Jadi tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis
struktur kristal bahan magnet. continuous-scan, step size : 0,02°, dan time per step : 0,5 detik.
Pengamatan struktur mikro dan analisis elementer dilakukan dengan menggunakan alat
scanning electron microscope (SEM) merek JEOL , sedangakan sifat magnetik bahan diuji
dengan menggunakan peralatan vibrating sample magnetometer (VSM) merek Oxford

5
BAB II
PEMBAHASAN
A. Keungggulan dan Kelemahan.
1. Keunggulan

pada penelitian ini adalah Telah berhasil dilakukan pembuatan sampel single phase
single phase bahan magnet SrO.6Fe2O3. Hasil refinement dari pola difraksi sinar-x
menunjukkan bahwa telah terbentuk single phase bahan magnet system SrO.6Fe2O3 dengan
struktur kristal heksagonal. sifat magnet menunjukkan bahwa bahan SrO.6Fe2O1 memiliki
medan koersivitas, magnetisasi saturasi, dan magnetisasi remanen berturut-turut adalah
1650 Oe, 63.21 emu/gr, dan 48.01 emu/gr.

Menurut saya jurnal ini sudah terbilang bagus dibanding artikel lainnya karna dijurnal ini
memiliki ISSN yang menandakan jurnal ini sudah bersifat akurat karena telah lulus uji,
kemudian dijurnal ini sebelum masuk kepenelitian dijelaskan teori-teori yang mendasar
sebagai penguat pemahaman kita tentang penelitiannya. Juga metode peneletian yang dilkukan
sangat bagus dan juga tahapan-tahapan. Didalam jurnal ini juga memiliki tabelguna
empermudah penjelasansehingga pembaca mudah mengerti mengenai masalah yang ada pada
jurnal ini.kemudian mengenai assesment data jurnal ini menggunakan Teknik analisis data
menggunakan Teknik membaca dan Pengumpulan Data ulang. Kemudian Dalam jurnal
penelitian ini juga terdapat rumus yang disajikan dalam penelitian ini dan dijelaskan Bukti-
bukti dari sifat yang disajikan, Metode yang disajikan juga jelas.

2. Kelemahan
Adapun kelemahan dalam penelitian ini yaitu tidak memaparkan metode yang
digunakan.Padahal sebuah penelitian harus didukung dnegan metode tentang subjek penelitian.
Pada jurnal ini juga tidak dilengkapi dengan sebuah saran, padahal saran yang diberikan dapat
memudahkan pembaca dalam mencari alternatif lain untuk membuat penelitian. Pada bagian
pendahuluan, tidak dipaparkan dengan jelas tujuan dan rumusan masalah dari penelitian.

6
BAB III

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan
Berdasarkan tujuan dari penulisan makalah ini yang telah dirumuskan pada pendahuluan, maka
dapat disimpulkan bahwa:

1. Tujuan penelitian ini adalah pengembangan continuous-scan, step size : 0,02°, dan time
per step : 0,5 detik. Pengamatan struktur mikro dan analisis elementer dilakukan dengan
menggunakan alat scanning electron microscope (SEM) merek JEOL , sedangakan sifat
magnetik bahan diuji dengan menggunakan peralatan vibrating sample magnetometer
(VSM) merek Oxford
2. Kelebihan dari jurnal ini yaitu, Didalam jurnal ini juga memiliki tabel guna
mempermudah penjelasansehingga pembaca mudah mengerti mengenai masalah yang
ada pada jurnal ini.kemudian mengenai assesment data jurnal ini menggunakan Teknik
analisis data menggunakan Teknik membaca dan Pengumpulan Data ulang. Kemudian
Dalam jurnal penelitian ini juga terdapat rumus yang disajikan dalam penelitian ini dan
dijelaskan Bukti-bukti dari sifat yang disajikan, Metode yang disajikan juga jelas.
3. Kekurangan dari jurnal yaitu, tidak memaparkan metode yang digunakan. Padahal
sebuah penelitian harus didukung dnegan metode tentang subjek penelitian. Pada jurnal
ini juga tidak dilengkapi dengan sebuah saran, padahal saran yang diberikan dapat
memudahkan pembaca dalam mencari alternatif lain untuk membuat penelitian. Pada
bagian pendahuluan, tidak dipaparkan dengan jelas tujuan dan rumusan masalah dari
penelitian.
B. Saran
Jurnal yang baik adalah jurnal yang memiliki komponen-komponen yang lengkap, tidak
terkecuali Metode Penelitian dan juga Saran. Karena setiap komponen memiliki peran panting
dalam sebuah jurnal. Keakuranan dan kejelasan sumber juga tidak boleh diabaikan karena
setiap teori serta hasil penelitian harus dapat dipertanggung jawabkan. Pengkritisi
menyarankan kepada peneliti selanjutnya agar menambah contoh agar dapat meningkatkan
kemampuan kognitifnya dalam memahami konsep materi yang dipelajari dan menambah
simulasi-simulasi pada modul..

7
DAFTAR PUSTAKA

Dini, andini dkk. 2016. Sintesis karakterisasi struktur Kristal CaF2 dengan difraksi sinar x.
jurnal sains dan jurusan fisika: Makasar

Muljadi,dkk. Analisis Strukt Kristal dan sifat mangnet SrO6Fe2O3 yang dihasilkan via solid
mixing dan sintering. Fisika LIPI : Serpong Tanggerang Selatan