Anda di halaman 1dari 3

Aspek latihan fisik yang sangat berpengaruh dalam bola basket adalah :

a. Kekuatan
Kekuatan adalah komponen kondisi fisik seseorang tentang kemampuannya dalam
mempergunakan otot untuk menerima beban sewaktu-waktu. Kekuatan otot adalah komponen
yang paling penting guna meningkatkan kondisi fisik secara keseluruhan. Hal ini disebabkan
karena:
1. kekuatan merupakan daya penggerak setiap aktivitas fisik.
2. kekuatan memegang peranan penting dalam melindungi seseorang dari kemungkinan cedera.
3. dengan kekuatan akan dapat lari lebih cepat, melempar atau menendang lebih jauh dan lebih
efisien, memukul lebih lebih keras, demikian pula dapat membantu lebih kuat stabilitas sendi-
sendi.( Hariyanta, dedy, dkk. 2014)
Dalam melatih aspek ini dalam bola basket, biasanya dilakukan program latihan beban atau
weight training.
b. Kecepatan
Kecepatan adalah kemampuan tubuh untuk melakukan gerakan yang baik dan tepat dengan
waktu sesingkat-singkatnya. Kecepatan dalam permainan bolabasket sangat dibutuhkan baik itu
kecepatan reaksi, kecepatan bergerak, dan kecepatan sprint, karena dalam permainan bola basket
sering dihadapkan pada kondisi dimana atlet harus bertindak cepat.
Pada saat penyerangan seorang atlet harus cepat bertindak, kecepatan dalam mennggiring
bola (dribble), menerobos lawan, kecepatan dalam mempassing, kecepatan dalam berlari sprint
membawa bola. Situasi-situasi tersebut menuntut seorang atlet atau suatu tim mempunyai
kecepatan yang baik untuk memenang suatu pertandingan. Apabila kecepatan ini tidak dimiliki
oleh seorang atlet maka dalam penyerangan lawan akan lebih siap untuk membendung
penyerangan, bola dribble akan muda dirampas lawan, gerakan-gerakan tipuan akan muda
diketahui lawan dan taktik permainan suatu tim akan mudah dibendung lawan.( Prawira, B. Y.
2013)
Dalam melatih kecepatan, diperlukan rangsangan/stimulasi luar seperti tepukan, peluit,dll
yang bertujuan untuk melatih kecepatan reaksi pemain. (Muchtar, remy. 1992:87).
Latihan kecepatan dilatih dengan latihan seperti: latihan lari bolak balik, latihan zig-zag,
latihan sprint 50 meter. (Prawira, B. Y. 2013)
c. Kelentukan
Kelentukan (flexibility) merupakan kemampua untuk melakukan gearakan persendian
melalui jangkauan yang kebih luas. Latihan kelentukan dapat menolong mengurangi esiko edera
dengan meningkatkan jangkauan gerak sendi.( Lutan, rusli, dkk. 2000:75)
Latihan kelentukan merupakan latihan yang bertujuan untuk meningkatkan daya elastis
dari ujung-ujung otot dan urat.( Muchtar, remy. 1992:90)
Bentuk latihan yang digunakan untuk melatih kelentukan adalah peregangan.
d. Kelincahan
Kelincahan adalah kemampuan tubuh untuk mengubah arah atau posisi dengan cepat.
Kelincahan merupakan modal dalam bergerak dengan cepat sesuai dengan situasi dan kondisi dari
gerak yang akan dilakukan. ( Prawira, B. Y. 2013)
Dalam permainan bolabasket kelincahan digunakan dalam penguasaan bola (mengontrol
bola), melakukan pivot (gerakan berporos), melakukan gerakan-gerakan tipuan pada saat menbawa
bola (dribble), melakukan gerakan-gerakan tipuan untuk mengumpan bola pada teman, gerakan
tipuan untuk menerima passing dari teman, dan banyak lagi gerakan lainnya yang membutuhkan
kelincahan. Apabila kelincahan tidak dimiliki oleh seorang atlet maka teknik dan taktik dalam
permainan lebih mudah dibendung lawan. Untuk itu kelincahan sangat dibutuhkan oleh seorang
atlet bola basket. Untuk meningkatkan kelincahan dapat dilakukan dengan Lari rintangan, Lari
zig-zag, Lari bolak-balik (shuttle run).
e. Daya tahan
Daya tahan adalah kemampuan organisme pemain untuk mengatasi kelelahan yang timbul
setelah melakukan aktivitas tubuh berolahraga dalam waktu yang lama. (Prawira, B. Y. 2013).
Tujuan utama dari latihan daya tahan adalah meningkatkan kemampuan kerja jantung disamping
meningkatkan kerja paru – paru dan system peredaran darah.
Daya tahan merupakan suatu keadaan atau kondisi tubuh yang mampu untuk bekerja dalam
waktu yang cukup lama. Seorang atlet dikatakan mempunyai daya tahan yang baik apabila ia tdak
mudah lelah atau dapat terus bergerak dalam keadaan kelelahan. Daya tahan dibagi menjadi dua,
yakni :
- Daya tahan aerobik, dikembangkan melalui latihan lari terus menerus atau lari interval.
- Daya tahan anaerobic, dikembangkan melalui latihan lari dengan kecepatan tinggi. (Lutan,
rusli. 2000:71)
Latihan daya tahan dilatih dengan lari jarak jauh, latihan aerobik 12 menit, cross
country, lari lintas alam, fartlek dan interval training.
f. Daya ledak
Daya ledak adalah kemampuan mengarahkan kekuatan dengan cepat dalam waktu yang
singkat untuk memberikan momentum yang paling baik pada tubuh atau objek dalam suatu
gerakan explosive untuk mencapai tujuan yang dikehendaki. (Prawira, B. Y. 2013)
Daya ledak akan menentukan seberapa keras orang dapat memukul, seberapa jauh
melempar, seberapa tinggi melompat, seberapa cepat berlari dan sebagainya. Daya ledak
merupakan perpaduan antara unsur kekuatan dangan kecepatan. Daya ledak dalam bola basket
terbagi dalam dua komponen, yakni : Daya ledak otot lengan dan Daya ledak otot tungkai.
Dalam mengembangkan latihan daya ledak, beban latihan tidak boleh terlalu berat sehingga
gerakan yang dilakukan berlangsung cepat dan dalam frekuensi yang banyak. Bentuk latihan yang
yang digunakan untuk meningkatkan aspek daya ledak adalah sebagai berikut:
a. Melompat dengan dua kaki (double leg bound)
b. Melompat dengan kaki secara bergantian
c. Lompat jongkok
d. Lompat dua kaki dengan box