Anda di halaman 1dari 41

CRITICAL BOOK REPORT

MK.KEPEMIMPINAN

Skor nilai:

ORGANISASI,KEPEMIMPINAN&PERILAKU ADMINISTRASI

(Prof.Dr.Sondang P.Siagian)

NAMA MAHASISWA :ERMITA BBERUTU

NIM :3182111017

DOSEN PENGAMPU :Dra.Yusna Melianti M.H

MATA KULIAH :KEPEMIMPINAN

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

FAKULTAS ILMU SOSIAL -UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

september 2018
EXCECUTIVE SUMMARY

CRITICAL BOOK RIVIEW dibuat untuk memenuhi salah satu tugas kurikulum
baru KKNI dalam mata kuliah KEPEMIMPINAN , dalam penyusunan makalah penulis
mengunakan 1 buku utama yang berjudul “ORGANISASI ,KEPEMIMPINAN& PERILAKU
ADMINISTRASI”dan buku pembanding PEMIMPIN DAN KEPEMIMPINAN.

Sistematika penyusunan makalah pun mengikuti sistematika yang ada dalam


kontrak perkuliahan KEPEMIMPINAN dengan dosen mata kuliah Dra.Yusna Melianti
M.H Pengumpulan dalam bentuk hard copy dengan lampiran Fotocopy buku yang telah
disetujui.

Mungkin makalah ini masih jauh dari kata sempurna , tapi tidak ada salahnya
untuk dicoba membaca isi dari makalah ini karena makalah ini mancakup tentang
bagaimana memahami kepemimpinan baik orang yang memimpin maupun kita sebagai
pemimpin.

Makalah ini sangat cocok dibaca oleh kalangan mahasiswa dan


masyarakat.Dengan mempelajari kepemimpinan mahasiswa semakin memahami
bagaimana itu memimpin yang baik dan jadi teladan .Pemimpin harus mampu
mengantisipasi perubahan yang tiba-tiba,dapat mengoreksi kelemahan-kelemahan ,dan
sanggup membawa organisasi kepada sasaran dalam jangka waktu yang sudah
ditetapkan.Ringkasnya pemimpin mempunyai kesempatan paling banyak sebagai kunci
suksesnya organisasi atau bisnis.

Dalam setiap karya bersama atau kerja kolektif itulah dibutuhkan kepemimpinan
dan pemimpin untuk mendefenisikan setiap langkah dan kegiatan.Dan hanya
pemimpin-pemimpin yang bersedia mengakui bakat-
bakat,kapasitas,inisiatif,partisipasi,dan kemauan untuk berinisiatif dan bekerja sama
secara kooperatif,hanya pemimpin demikianlah yang mampu mensejahterakan lahir
batin masyarakat luas.

Pemimpin merupakan factor kritis yang dapat mennentukan maju mundurnya


atau hidup matinya suatu usaha dan kegiatan bersama,baik yang berbentuk organisasi
social,lembaga pemerintah,maupun badan korporasi dan usaha dagang.
KATA PENGANTAR

Puji syukur saya ucapkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat dan
Rahmat-Nyalah penyusun dapat menyelesaikan makalah Critical Book Review untuk
memenuhi tugas mata kuliah Kepemimpinan tanpa halangan yang berarti dan selesai
tepat pada waktunya.

Dalam penyusunan Critical Book Review ini, penyusun tidak lupa mengucapkan
banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu penyusunan dan
penulisan Critical Book Review ini dengan baik. Dan tidak lupa pula penyusun
mengucapkan terima kasih kepada Dosen Pengampu ibu Sani Susanti .Spd, M.Pd,yang
telah memberikan tugas ini, sehingga dapat menambah pengetahuan dan pemahaman
bagi penyusun. Oleh karena itu, penyusun berharap sekiranya Critical Book Review ini
dapat diterima dan berkenan di hati pembaca.

Penyusun menyadari bahwa Critical Book Review ini masih jauh dari kata
sempurna, untuk itu penyusun berharap saran dan kritik dari semua pihak untuk
kesempurnaan Critical Book Review ini.Dan saya berharap semoga Critical Book Review
bermanfaat bagi kita semua.

Medan, 21 September 2018

Penyusun
DAFTAR ISI

Excecutive summary. ..........................................................................................................

Kata pengantar......................................................................................................................

Daftar isi. .................................................................................................................................

BAB 1 PENDAHULUAN ........................................................................................................

A. Rasionalisasi pentingnya CBR ............................................................................


B. Tujuan penulisan CBR ...........................................................................................
C. Manfaat CBR ..............................................................................................................
D. Identitas buku yang direview .............................................................................

BAB II.RINGKASAN ISI BUKU ............................................................................................

2.1 BUKU UTAMA.....................................................................................................


A. BAB I Manusia Organisasi Sebagai Fokus Studi Administrasi .................
B. BAB II Kepemimpinan Administrasi ................................................................
C. BAB IIIPerilaku Administrasi .............................................................................
D. BAB IVPendekatan Kesisteman .........................................................................
E. BAB VKomunikasi dan Perilaku Administrasi .............................................
F. BAB VIKepribadian,Perilaku dan Administrasi ...........................................
G. BAB VIIKecenderungan Organisasional Terhadap Pengembangan Sumber-
Sumber Daya Manusia ...........................................................................................
H. BAB VIIIPendidikan Dan Latihan Sebagai investasi ...................................
I. BAB IX Perubahan Dan Pengembangan Organisasi ....................................
2.2 BUKU PEMBANDING `......................................................................................
a. BAB I Tata Tertib dan Keteraturan Pemimpin Formal dan Informal
..........................................................................................................................
b. Bab II Arti Kerja Manusia Dan Kaitannya Dengan Kemimpinan
c. Bab III Konsep dan Teori Mengenai Pemimpin dan Kepemimpanan
..........................................................................................................................
d. Bab IV Kepemimpinan Metode dan Tipe Kepemimpinan ...........
e. Bab V Asas Dan Fungsi Kepemimpinan Tugas Kepemimpinan
f. Bab VI Dinamika Kelompok Organisasi .............................................
g. Bab VII Pemimpin dan Komunikasi .....................................................
h. Bab VIII Rekapitulasi Tugas-Tugas Pemimpin ................................
i. Bab IX Pemimpin dan Kepemimpinan Mahasiswa ........................
j. Bab X Kepemimpinan Militer.................................................................
k. Bab XI Pemimpin dan Kepemimpinan Indonesia ...........................

BAB III PEMBAHASAN ........................................................................................................

A. Pembahasan isi buku .............................................................................................


B. Kelebihan dan Kekurangan Buku .....................................................................

BAB IV PENUTUP .................................................................................................................

A. Kesimpulan ...............................................................................................................
B. Rekomendasi ............................................................................................................

DAFTAR PUSTAKA ...............................................................................................................


BAB 1 PENDAHULUAN

A. Rasionalisasi pentingnya CBR

Terkadang kita bingung memilih buku referensi untuk kita baca dan pahami.
Terkadang kita memilih satu buku , namun kurang memuaskan hati kita. Misalnya dari
segi analisis bahasa,oleh karena itu, penulis membuat critical book report ini untuk
mempermudah pembaca dalam memilih referensi, terkhusus dalam pokok bahasan
kepemimpinan.

B. Tujuan Penulisan CBR

Alasan dibuat CBR yaitu Penyelesaian tugas CBR mata kuliah


kepemimpi,menambah wawasan tentang bagaimana menjadi pemimpin yang baik dan
berkualitas ,meningkatakan daya pikir kritis dan kreatif dalam pemecahan masalah
,menguatkan pendirian tentang bagaimana jadi pemimpin dalam
bisnis,organisasi,mmaupun sector lain.

C.Manfaat CBR

1. Untuk menambah wawasan.

2. Untuk mengetahui bagaimana jadi pemimpin yang handal.

3. Untuk menambah pengetahuan tentang bagaimana objek material kepemimpinan.

4.Memahami pemimpin dan kepemimpinan dalam pengembangan partisipasi


masyarakat dalam pendidikan maupun dalam masyararakat.
D.IDENTITAS BUKU YANG DIREVIEW

BUKU UTAMA

Identitas Buku (bahasa indonesia)


1. Judul buku : Organisasi,Kepemimpinan & Perilaku Administrasi
2. Edisi : ke-1
3. Pengarang : Prof. Dr. Sondang P. Siagian,
4. Penerbit :CV Haji Masagung
5. Kota Terbit : Jakarta
6. tahun terbit :2012
7. NO. ISBN : 979-412-018-9

Buku ini ditulis oleh Prof. Dr. Sondang P. Siagian, yang berjudul
Organisasi,Kepemimpinan & Perilaku Administrasi. Buku ini diterbitkan oleh CV HAJI
MASAAGUNG,buku ini memiliki tebal 243 halaman dengan warna sampul kuning.
BAB II. RINGKASAN ISI BUKU

BAB 1

MANUSIA ORGANISASIONAL SEBAGAI FOKUS STUDI ADMINISTRASI

Salah satu ciri manusia modern adalah keanggotaannya dalam berbagai


oraganisasi yang bertujuan untuk mencapai tujuan pribadi. Alasan utama untuk
menggabungkan diri ke dalam berbagai jenis organisasi antara lain karena kehidupan
modern mengakibatkan semakin banyaknya kebutuhan yang tidak mungkin terpenuhi
tanpa organisasi.

B. PENGERTIAN-PENGERTIAN

1. ORGANISASI

Organisasi adalah wadah tempat penyelenggaraan berbagai kegiatan dengan


penggambaran yang jelas tentang kedudukan, jabatan dan tanggung jawab.

2. KEPEMIMPINAN

Kepemimpinan adalah kemampuan seseorang dalam mempengaruhi orang lain


agar mau melakukan apa yang dia perintahkan.

3. PERILAKU

Perilaku adalah keseluruhan sifat seseorang yang tercermin dari ucapan dan
tingkah laku maupun perbuatan orang tersebut.

C. PENDEKATAN KEPERILAKUAN DALAM MANAGEMEN

Dalam kaitannya ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan adalah :

1. Bahwa perilaku organisasi membuat organisasi lebih dinamika dan mampu bekerja
secara efisien.

2. Dinamika organisasi dapat ditingkatkan apabila terjadi interksi positif antara variabel
organisasi.
BAB 2 : KEPEMIMPINAN ADMINISTRATIF

PENGERTIAN

Kepemimpinan administratif adalah kepemimpinan dalam berbagai jenis organisasi


yang menjadi objek studi dari ilmu administrasi dan ilmu administrasi niaga. Berbagai
organisasi di lingkungan pemerintahan dan berbagai organisasi badan usaha, baik yang
menghasilkan barang maupun jasa.

B. KEPEMIMPINAN DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Ada beberapa proses pengambilan keputusan dalam kepemimpinan administratif:

1. Melakukan pengamatan terhadap masalah

2. Melakukan diagnosa terhadap masalah

3. Mendefenisikan masalah yang dihadapi dan memecahkannya

4. Menentukan cara alternatif terhadap pemecahan masalah

5. Melaksanakan cara yang dipilih

Hal inilah yang memberikan gambaran yang tepat mengenai efektifitas kepemimpinan
seseorang.

C. KEPEMIMPINAN DAN LINGKUNGAN

Lingkungan yang dihadapi setiap pemimpin tidak hanya bersifat fisik dan
alamiah semata. Pada umumnya apabila orang berbicara tentang lingkungan yang
dimaksud adalah faktor yang mempunyai dampak tertentu terhadap organisasi.
Komponen lingkungan itu terdiri atas :

1. Faktor ekonomi

2. Faktor sosial

3. Faktor fisik

4. Faktor politik dan teknologi


D. HAMBATAN DALAM PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Dalam proses pengambilan keputusan selalu diperlukan pengamatan yang teliti,


pengkajian yang memadai dan analisa yang cukup mendalam, baik yang menyangkut
sebab maupun yang menyangkut pemecahan masalahnya. Jika tidak maka akan sulit
bagi seorang pemimpin dalam mengambil suatu keputusan yang tepat.

E. PROSES DIAGNOSTIK SEBAGAI TUGAS PIMPINAN

Kemampuan diagnostik berarti adanya tingkat keterampilan yang tinggi untuk


mengenali secara mendalam tidak hanya kekurangan dalam organisasi, akan tetapi
tidak kalah penting adalah kemampuan untuk mencari dan menemukan penyebab
timbulnya ketidakberesan tersebut. Yang perlu diperhatikan dalam proses diagnostik
ialah keterlibatan orang-orang didalam organisasi.

BAB 3 : PERILAKU ADMINISTRASI

FAKTOR-FAKTOR PEMBENTUK PERILAKU

Pembentuk perilaku meliputi beberapa faktor yaitu :

a. Faktor genetik

b. Faktor lingkungan

c. Faktor pendidikan

d. Faktor pengalaman

B. PERILAKU DAN MOTIVASI

Tidak dapat disangkal bahwa salah satu motivasi utama seseorang menjadi
manusia organisasional adalah untuk dapat memenuhi kebutuhan pokoknya. Jika
berbagai kebutuhan yang sifatnya pokok dan mendasar telah terpenuhi, maka akan
tercerminlah pola tingkah laku tertentu.
BAB 4

PENDEKATAN KESISTEMAN DAN HUBUNGANNYA DENGAN PERILAKU

Pendekatan kesisteman (systems approach) adalah suatu cara yang tepat untuk di
pergunakan dalam memecahkan masalah masalah yang rumit.

Prinsip-prinsip Dasar Daripada Pendekatan Kesisteman

Pendekatan kesisteman memberi petunjuk bahwa dalam melihat sesuatu-


misalnya organisasi sorotan terutama ditujukan kepada totalitas daripada sesuatu itu
dan bukan kepada bagian-bagiannya.

Model “Masukan – Transformasi – Luaran”


Untuk menghasilkan barang dan atau jasa,setiap organisasi pasti terlibat
dalam tiga kegiatan utama,yaitu :
 Mengadakan masukan yang diperlukan
 Memproses masukan tersebut
 Menghasilkan luaran yang dengan amat sederhana dapat
digambarkan sebagai berikut

INPUT TRANSFORMASI OUTPUT

Pengenalan Batas-batas suatu sistem


Setiap sistem mengenal bata-batas tertentu. Faktor-faktor pembatas daripada
suatu sistem adalah :
1. Tujuan yang telah ditetapkan untuk dicapai
2. Falsafat managemen yang dianut dan berlaku di dalam organisasi
3. Faktor ideologi negara yang secara normatif menentukan kaidah-
kaidah kehidupan organisasional
4. Faktor politik
5. Faktor ekonomi
6. Faktor sosial budaya
7. Faktor teknologi
Keberlangsungan,keseimbangan yang dinamis yang homeostatis
Apabila keberlangsungan kehidupan organisasi terancam maka terancam
pulalah pencapaian tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.

Teori Organisasi

Untuk menjadikan organisasi yang semakin kompleks itu dapat


dipahami,berkembanglah teori organisasi dengan asas-asasnya,rumus-
rumusnya,kaidah-kaidahnya dan pendekatan-pendekatannya. Artinya,timbullah
berbagai usaha intelektual untuk lebih memahami efektifitas daripada berbagai
organisasi itu.lebih memahami efektifitas daripada setiap organisasi dimana seseorang
menjadi anggota sangatlah pentingnya karena dua alasan utama, yaitu :

1. Mendalami batas-batas kemampuan organisasi untuk mencapai tujuannya yang


telah di tetapkan sebelumnya,
2. Supaya setiap anggota organisasi semakin dapat mengidentifikasikan dengan
lebih jelas sumbangan apa yang dapat diberikannya dalam meningkatkan
efektifitas organisasi.
Peningkatan kecerdasan manusia,kemudian menimbulkan kesadaran yang semakin
mendalam tentang pentingnya keseimbangan antara hak dan kewajiban seseorang
dalam kehidupan organisasional. Disamping itu,perkembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi,termasuk ilmu pengetahuan tentang organisasi,melahirkan pula tuntutan
profesionalisme dalam kehidupan berorganisasi.

Demokratisasi dalam kehidupan organisasional memang merupakan kebutuhan


sosial yang perlu terus dikembangkan karena dengan demikian dinamika organisasi
akan terus berkembang pula yang pada gilirannya meningkatkan kemampuannya untuk
memenuhi tuntutan hidup dan penghidupan modern yang bukan saja tenteram akan
tetapi semakin nikmat.

Ada empat variabel organisasional yang saling berinteraksi,yaitu:

Tugas yang harus dilaksanakan,


Para aktor yang bertanggung jawab untuk melaksanakannya,
Teknologi yang dapat dan perlu dimanfaatkan,
Struktur organisasi sebagai pewadahan ketiga hal diatas..
BAB 5

KOMUNIKASI DAN PERILAKU ADMINISTRASI

PENTINGNYA KOMUNIKASI
Ditinjau dari dari segi pembentukan perilaku administrasi yang diinginkan pun
komunikasi memainkan peranan yang turut menentukan,kalau tidak dikatakan
dominan.

Ramifikasi yang selalu dihadapi dalam usaha pencapaian tujuan organisasi,antara


lain adalah :

 Dinamika masyarakat,
 Perubahan-perubahan dalam nilai-nilai sosial,
 Situasi kelangkaan dalam berbagai bidang,
 Perkembagan ilmu pengetahuan dan tekhnologi ,
 Sarana komunikasi yang semakin “sophiticated”
Apabila ditinjau dari segi proses pencapaian tujuan,akan terlihat dengan sangat
jelas bahwa komunikasi yang efektif menunjukkan pengaruh yang sangat besar dan
bahkan bersifat menentukan.

Komunikasi dan tujuan organisasi

Berbagai usaha yang dilakukan untuk mencapai tujuan akan lebih efektif apabila :

1. Setiap anggota organisasi memahami dengan jelas arti dan hakikat daripada
tujuan yang telah ditetapkan itu.
2. Setiap anggota organisasi menerima tujuan organisasi itu sebagai tujuan yang
tepat untuk dicapai,
3. Setiap anggota organisasi memiliki keyakinan bahwa baik secara tersurat
maupun tersirat,
4. Dalam diri setiap dan seluruh anggota organisasi terdapat kesatuan persepsi
tentang hakikat tujuan yang telah ditetapkan,
5. Setiap dan seluruh anggota organisasi sepakt mengenai cara yang paling efektif
untuk melaksanakan kewajiban masing-masing.

Komunikasi dan Pengambilan Keputusan


Kehidupan organisasional perlu selalu dilihat dari tiga dimensi, yaitu : masa lalu, masa
kini dan masa depan. Dengan demikian proses pengambilan keputusan akan menjadi
lebih lancar dalam arti bahwa keputusan-keputusan yang diambil sekarang untuk
dilaksanakan dimasa depanakan merupakan keputusan yang tepat dengan segala
tantangan dan resikonya.

Komunikasi dan Pengorganisasian

Tidak mustahil rencana yang disusun dan ditetapkan mempunyai implikasi


organisasional dalam arti memerlukan penyesuaian-penyesuaian tertentu dalam
susunan organisasi.

Komunikasi Dan Penggerakan

Ditinjau dari sudut pembinaan perilaku administrasi yang baik,yang menjadi sorotan
dalam membahas hubungan komunikasi dengan penggerakan menyangkut keseluruhan
proses penanganan unsur manusia didalam organisasi adalah:

 Dalam kegiatan pengadaan ketenagaaan diharapkan penyebarluasan adanya


lowongan lengkap dengan semua persyaratan yang diharapkan dipenuhi oleh
para pelamar.
 Dalam proses seleksi, amat diperlukan objektifitas .
 Dalam pengangkatan pegawai,latar belakang pendidikan formal hendaknya
benar-benar diperhitungkan.
 Penempatan pegawai hendaknya didasarkan pada pertimbangan-pertimbangan
yang objektif organisasional dan bukan pertimbangan yang subjektif dan non
rasional.
 Kebijaksanaan penggajian dan kesejahteraan sosial, harus dipertimbangkan
kemampuan organisasi dan pentingnya kehidupan material yang wajar dan
layak bagi seluruh anggota organisasi.
 Pengembangan karir pegawai merupakan aspek motivasional yang amat penting.
 Pemutusan hubungan kerja merupakan fase terakhir daripada kehidupan
organisasional.
BAB 6

KEPRIBADIAN,PERILAKU,DAN PRESTASI KERJA

Kepribadian seseorang ditempa oleh berbagai faktor seperti :

1. Faktor genetika,
2. Faktor pengalaman,
3. Faktor pendidikan, dan
4. Faktor lingkungan.

SIFAT-SIFAT MANUSIA
Dari sekian banyak sifat manusia,lima belas sifat diidentifikasikan dibawah
ini,yakni :
1. Sifat yang agresif
2. Daya tahan terhadap tekanan
3. Energi fisik
a. Energi fisik dan dan pemuasan kebutuhan primer
b. Energi fisik dan kondisi kerja
4. Kreativitas
5. Kepercayaan Kepada diri sendiri
6. Kemampuan menyesuaiakan diri
7. Kepemimpinan
8. Integritas pribadi
9. Keseimbangan emosional
10. Entusiasme
11. Mutu pekerjaan
12. Ketepatan waktu
13. Prakarsa
14. Kemampuan
15. Komunikasi
EFISIENSI DAN MASUKAN (INPUT)
Sejak lahirnya “Gerakan Managemen Ilmiah” (Scientific Management Movement)
yang dipelopori oleh oleh Frederick Winslow Taylor di Amerika Serikat, sejak saat itu
pula masalah-masalah yang menyangkut efisiensi diperbincangkan dan dianalisa para
ahli.
Sumber daya dan dana yang dipergunakan oleh organisasi adalah :
1. Waktu,
2. Tenaga manusia,
3. Modal(dana),dan
4. Sarana dan prasarana kerja.
EFEKTIFITAS DAN ORIENTASI WAKTU
Dalam membahas masukan yang terbatas di muka,telah dipaparkan pandangan
bahwa waktu merupakan salah satu sumber organisasional yang amat berharga
akan tetapi sering kurang disadari oleh para anggota organisasi. Pentingnya
unsur waktu dalam kehidupan organisasional lebih terlihat lagi dengan
mengkaitkannya dengan efektifitas kerja.
PRODUKTIFITAS DAN OPTIMALISASI LUARAN
Setiap organisasi diciptakan untuk menghasilkan barang dan/atau jasa. Barang
dan atau jasa yang dihasilkan itu perlu memenuhi syarat-syarat tertentu seperti :
1. Dimaksudkan untuk memuaskan suatu kebutuhan tertentu dari seorang
atau sekelompok klientele tertentu,
2. Didasarkan kepada standar mutu tertentu,
3. Kuantitasnya sesuai dengan permintaan klientele yang memerlukannya,
4. Harganya ditentukan sedemikian rupa sehingga benar-benar terjangkau
oleh klientele pemakainya,
5. Tersedia pada waktu barang dan/atau jasa itu diperlukan oleh pemakai,
6. Mudah untuk memperolehnya setiap kali diperlukan, dan
7. Disampaikan dalam bentuk yang sesuai dengan kebutuhan.
Produktivitas dikaitkan dengan waktu

Bagi seorang pemimpin tingkat tinggi,misalnya dengan penjadwalan waktunya,akan


tergambar persentase waktu yang dipergunakannya untuk :

1. Melakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya konseptual,


2. Melakukan kegiatan-kegiatan komunikasi,
3. Melakukan kegiatan-kegiatan yang bersifat protokuler,
4. Melakukan kegiatan-kegiatan yang bersifat sosial,dan
BAB 7

KECENDERUNGAN KECENDERUNGAN ORGANISASIONAL DALAM DEKADE


DELAPAN PULUHAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENGEMBANGAN SUMBER
DAYA MANUSIA

BIDANG UPAH DAN GAJI

Jumlah karyawan yg menginginkan upah yang lebih besar dari biasanya diperkirakan
akan terus meningkat,karena itulah cara untuk meningkatkan taraf hidupnya. Para
pekerja menunjukkan keinginan yang lebih besar untuk memperoleh imbalan yang
memungkinkan mereka untuk menabung sehingga mereka membutuhkan lebih banyak
kebutuhan yg bersifat non fisik.
BIDANG JAMINAN SOSIAL
Jika berbicara tentang jaminan sosial ada 2 hal yang amat perlu mendapat perhatian
yaitu tentang pensiun dan asuransi kesehatan pekerja. Organisasi-organisasi yg secara
profesional bergerak di bidang latihan kerja dan perkonsultasian kiranya dapat
meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja dan jika diajak untuk melaksanakan
program yg berkaitan dengan jaminan sosial ini dengan berbagai segi produktivitas
kerja.

BIDANG JAMINAN KERJA

Jaminan kerja adalah satu bidang yang perlu mendapat perhatian terutama apabila
dikaitkan dengan implikasi daripada perkembangan dan perubahan teknologi.
Managemen yg progresif hendaknya mampu mengubah batasan-batasan yg legalistik
menjadi faktor pendorong untuk meningkatkan jaminan kerja bagi para karyawan.
Siapapun tidak akan dapat menghindari dampak teknologi yang semakin besar
sehingga diperlukan kemampuan adaptif personal.
BIDANG JADWAL KERJA

Pengaturan jam kerja yang fleksibel yang mulai banyak dipergunakan oleh berbagai
organisasi menggambarkan salah satu perubahan yang paling menarik didalam
lingkungan
kerja. Mempergunakan sistem kerja yang fleksibel tidak mudah karena memerlukan
koordinasi yg erat antara berbagai unsur organisasi .
 BIDANG KETEGANGAN DALAM PEKERJAAN
Adalah suatu kenyataan bahwa ada korelasi yg penting antara jenis-jenis pekerjaan
yang dilakukan oleh seseorang dengan berbagai tekanan psikologis yang dialaminya.
Jika demikian,nampaknya para karyawan akan lebih banyak berpaling kpd managemen
untuk memperoleh bantuan yg lebih besar dlm penanganan ketengangan dalam
pekerjaan.
 BIDANG PARTISIPASI
Penyelidikan yg sering dilakukan menunjukkan adanya perubahan-perubahan penting
dalam nilai-nilai kerja. Jika perkembangan itu diikuti dengan cermat jelas terlihat
adanya gejala di kalangan para karyawan untuk diberi kesempatan yang lebih luas
untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan dalam organisasi.
 DEMOKRASI DI TEMPAT KERJA
Demokratisasi di tempat kerja patut dilihat sebagai bagian dari pada usaha untuk
meningkatkan harkat dan martabat manusia. Jika sampai terjadi pengenkangan
terhadap keinginan untuk meninggikan hal tersebut oleh pihak managemen,dapat
dikatakan bahwa dalam suasana yang demikian mungkin saja organisasi tersebut
bertahan,akan tetapi sulit untuk berkembang dengan baik.
BAB 8 PENDIDIKAN DAN LATIHAN SEBAGAI INVESTASI

Menurut para ahli siklus pendidikan dan latihan terdiri dari unsur-unsur:
1. Analisa kebutuhan pendidikan dan latihan
2. Keputusan tentang penyelenggaraan pendidikan dan latihan
3. Penyusunan program
4. Penyusunan bahan pelajaran
5. Seleksi peserta
6. Seleski pengajar
7. Penentuan metode pengajaran
8. Penyusunan program pelaksanaan
9. Penyelenggaraan
10. Evaluasi hasil kegiatan

Penjelasan singkat dari beberapa poin hal diatas,yaitu:


ANALISA KEBUTUHAN PENDIDIKAN DAN LATIHAN. Sesungguhnya apabila seseorang
berbicara tentang pentingnya pendidikan dan latihan sebagai investasi dalam bidang
sumber daya manusia,dan sebelum berbicara tentang analisa kebutuhan akan
pendidikan dan latihan ada beberapa anggapan yang perlu disadari
melatarbelakanginya. Beranjak dari rangkaian tersebut dilakukan analisa tentang
kebutuhan akan pendidikan dan latihan ditinjau dari segi
sifatnya,jenisnya,tempatnya,jangka waktu penyelenggaraan,tingkat peserta,profil yang
ingin dicapai,orientasi luaran dsb. Dan untuk menganalisa hal tersebut memerlukan
informasi yg dapat dipercaya,antara lain tentang kegiatan organisasi,arah pertumbuhan
organisasi,situasi pasaran kerja,berbagai sumber tenaga kerjaa,dan teknologi yang
memberi dampak.

PENENTUAN TEKNIK PENGAJARAN


PENYUSUNAN PROGRAM PELAKSANAAN
PENYELENGGARAAN
BAB 9 PERUBAHAN DAN PENGEMBANGAN ORGANISASI

Maksud dan tujuan perubahan organisasional.


Apabila orang berbicara tentang perubahan organisasional,kebiasaan yang lumrah
adalah untuk memikirkan hal hal seperti bagan organisasi dan penerapan berbagai
prinsip organisasi. Umumnya orang berpendapat bahwa kejelasan tugas yang harus
dilaksanakan oleh para anggota,tata kerja yang harus ditaati,adanya tata cara pelaporan
yang jelas,akan meningkatkan kemampuan organisasi untuk megemban misinya.

SASARAN PERUBAHAN ORGANISASIONAL

Dalam menganalisa sasaran perubahan yang sifatnya organisasional,hendaknya selalu


diperhatikan kaitan antara sasaran yang ingin dicapai itu dengan tujuan yang hendak
dicapai,sepanjang tujuan yang telah ditentukan sebelum diubah.

Dalam menyusun dan menetapkan struktur organisasi,diantara prinsip organisasi yang


digunakan adalah jelasnya tujuan yang dicapai,rumusan mission yang hendak diemban
sehingga mudah dipahami,penjabaran mission,penjabaran tugas pokok ke dalam fungsi
untuk dilaksanakan,terbaginya seluruh beban kerja secara tuntas ke dalam satuan
kerja.,dsb.

LANGKAH LANGKAH DALAMA MEWUJUDKAN PERUBAHAN

 Kemampuan memperkirakan keadaan,


 Perubahan sebagai alat pemecahan masalah,
 Identifikasi faktor penyebab.

MASALAH MASALAH DALAM MEMPERKENALKAN PERUBAHAN

 Adanya rasa takut


 Adanya penolakan
 Adanya perubahan tanpa landasan yang kuat
 Takut gagal
 Kekurangan informasi
BUKU 2

Identitas Buku (bahasa indonesia)


1. Judul buku : Pemimpin dan Kepemimpinan
2. Pengarang : Dr. Kartini Kartono
3. Penerbit : PT RajaGrafindo Persada, Jakarta
4. Tahun terbit : 2006
5. Tahun Revisi : 2016
6. Kota Terbit : Jakarta
7. Tebal Buku : 362 Halaman
8. Ukuran : 136 hlm, 21 cm
9. ISBN : 979-421-053-2

Buku ini ditulis oleh Dr.Kartini Kartono, yang berjudul Pemimpin dan
Kepemimpinan. Buku ini diterbitkan oleh PT RajaGrafindo, edisi revisi 2016.
Bab 1 : TATA TERTIB DAN KETERATURAN PEMIMPIN FORMAL DAN INFORMAL

 TEORI DAN TEKNIK KEPEMIMPINAN


Kepemimpinan merupakan cabang dari kelompok ilmu adminisrasi khususnya
ilmu administrasi negara ,sedangkan ilu administrasi adalaha salah satu cabang
dari ilmu ilmu sosial dan merupakan salah satu perkembangan dari filsafat.
 Ilmu ilmu kepemimpinan bertujuan untuk :
1. Memberikan pengertian mengenai kepemimpinan secara luas
2. Menafsirkan dari tingkah laku pemimpin
3. Oendekatan terhadap permasalahan sosial yang dikaitkan dengan fungi
pemimpin

 TEORI KEPEMIMPINAN
a. Suatu penggeneralisasian dari suatu seri dan fakta mengenai sifat –sifat dasar
dan perilaku pemimpin dan konsepkonsep kepemipinan
b. Dengan menekan latar belakang historis dan sebab musabah timbulnya
kepemimpinan serta persyaratan untuk menjadi pemimpin,
 TEKNIK KEPEMIMPINAN
1. Kemampuan dan keterampilan teknis pemimpin dalam menerapkan teori teori
kepemimpinan ditengah praktik kehidupan dan dalam organisasi tertenu
2. Melingkupi konsep-konsep peikirannya perilaku sehari hari serta peralatan yang
digunakan
 ORDE,ORGANISASI,ADMINISTRASI,
Administrasi secara harfiah berasal dari
“ad”dan”ministrare”=mengelola,mengurus
,memelihara,mengendalikan,memerintah,
SONDANG P.SIAGIAN menyatakan organisasi adalah bentuk persekutuan antara
dua orang atau lebih yang bekerja sama unuk mencapai tujuan bersama,dan
terikat secara formal dalam satu katan hierarki dimana selalu terdapat hubungan
antara seseorang.
 PEMIMPIN FORMAL AN INFORMAL
Pemimpin formal adalah orang yang oleh organisasi tertentu ditunjuk sebagai
pemimpin berdasarkan keputusan dan pengangkatan resmi untuk memangku
suatu jabatan dalam struktur organisasi dengan segala hak dan kewajiban untuk
mencapai sasaran organisasi
 Ciri ciri pemimpin formal
1. Berstatus sebagai pemimpin formal masa jabatan tertentu atas dasar legalitas
fformal oleh penunjukkan pihak yang berwenanang
2. Sebelum pengangkatan dia harrus memnuhi beban persyratan terlebih dahulu
3. Dia bisa mencapai promosi atau kenaikan pangkat formal dan dapat dimutasikan
 Pemimpin informal adalah orang yang tidak mendapatkan pengangkatan formal
sebagai pemimpin namun karena sejumlah kualitas unggul dia mencapi
kedudukan sebagai orang yang mampu mempengaruhi kondisin psikis dan
perilaku suatu kelompok atau masyarakat.
 CIRI CIRI PEMIMPIN INFORMAL
1. Tidak memiliki petunjuk formal atau legimilitas sebagai pemimpin
2. Kelompok rakyat atau masyarakat menuju dirinya dan mengakuinya sebagai
pemimimpin
3. Biasanya tidak mendapatkab imbalan balas jasa atau imbalan jasa itu diberikan
secara sukarela
 KEPEMIMPINAN DISEBABKAN OLEH FAKTOR FAKTOR:
1. Penunjukkan dan penetapan dari atasan
2. Karena kedudukan warisan yang berlangsung turun menurun
3. Karena kelebihannya memiliki beberapa kualitas pribadi
4. Karena pengakuan tidak resmi dari
BAB 2 : ARTI KERJA BAGI MANUSIA DAN KAITANNYA DENGAN KEPEMIMPINAN

 NILAI KERJA/KARYA BAGI MANUSIA


1. Kerja itu merupakan aktivitas dasar dan bagian esensial dari kehidupan manusia
2. Kerja merupakan aktivitas sosial yang memberikan bobot dan isi kepada
kehidupannya
3. Moral dari individu itu tidak mempunyai kaitan langsung dengan kondisi fisik
dari pekerjaan
4. Insentif kerja itu banyak bentuknya antara lain uang jaminan sosial,jaminan hari
tus
Yang menjadi masalah pokok bagi ilmu kepemimpinan dan manajemen modern
ialah bagaimana caranya memmbuat kegiatan kegiatan individual dan organisasi
–organisasinya karya ini menjadi lebih human/manusiawi lagi dan alasan –
alasanya adalah:
a. Organisasi kerja pada inti hakikinya harus merupakan sistem yang human
,jangan dianggap seperti sistem robot
b. M anajemen dalam organisasi kerja itu pada dasarnya harus merupakan usaha
koordinasi tenga manusia yang bertumbah pada bakat dan kemampuan individu
masing-masing yang terus menerus harus dikembangkan
c. S ecara implisit orgnisasi kerja harus memberikan kesempatan kepada setiap
warganya untuk berkembang sesuai dan kemampuan bakat masing-masing
d. Keadilan dan kesejahteraan itu harus merata baik dalam lapisan masyarakatatas
maupun masyarakat bawah.maka nilai dan martabat individu sebagai manusia
harus diutamakan faktor manusia .
 MASYARAKAT MODERN DAN MASALAH KERJA
Dalam suatu kerja selalu dibutuhkan pemimpin dengan kepemimpinan demi
efisiensi kerja .Sistem otoritas yang disebutkan diatas kita kenal sebagai
organisasi garis,maka disamping pengogarnisasian masalah-masalah teknis
dalam kesibukan demikian perlu masalkoordinasi dari aktivitas manusia yaitu
aktivitas-aktivitas individu yang bekerja dan mempunyai emosi serta motivasi-
motivasi kerja sendiri
BAB 3 : KONSEP DAN TEORI MENGENAI PEMIMPIN DAN KEPEMIMPINAN

 TEORI KEPEMIMPINAN
Teori kepemimpinan adalah penggeneralisasian suatu seri perilaku pemmpin
dan konsep –konsep kepemimpnannyadengan menonjolkan latar belakang
historis sebab musabab timbulnya kepemimpinan persyratan sifat sifat utama
pemimpin tugas pokok dan fungsinya serta etika provesi kepemimpinan.
 Teori kepemimpinan pada umumnya berusaha untuk memberikan penjelasan
dan interprestasi mengenai pemimpin dan kepemimpinan dengan
mengemukakan beberapa segi :
1. LATAR BELAKANG SEJARAH PEMIMPIN DAN KEPEMIMPINAN
Kepemimpinann muncul bersama sama adanya peradaban manusia yang sejak
zaman nabi-nabi dan nenek moyang manusia yang berkumpul bersama dan
bekerja sama lalu bekerja sama untuk mempertahan ekstensi hidupnya
menatang kebuasan binatang dan alam sekitarnya,pada saat itu pribadi yang
ditunjuk sebagai pemimpin ialah orang-orang yang paling kuat ,paling cerdas
dan paling berani.
 Ciri-ciri khas seorang perwira yang ditunjuk sebagai pemimpin ialah:
a. Pribumi,lahir dari mketurunan luhur
b. Sehat,kuat,barani,ulet
c. Punya watak yang murni dengan sifat-sifat utama penuh kebaktian seia,taat pada
kewajiban punya harga diri kokoh pendiriannya memiliki antusiasme ,bijaksana
,mau melihat jauh kedepan
d. Ramah tamah,baik hati,sopan,santun
e. Mempunyai pengaruh
 SEBAB MUSABAB MUNCULNYA PEMIMPIN

Tiga teori yang menonjol dala menjelaskan kemunculan pemimpin ialah:

 T eori genetis menyatakan sebagai berikut:


a. Pemimpin itu tidak dibuat akan tetapi lahir jadi pemimpin oleh bakat –bakat
alami yang luar biasa sejak lahirnya
b. Dia tidak ditakdirkan lahir menjadi pemimpin dalam suatu kondisi dan
situasi yang bagaimana pu
Secara filosofi teori tersebut menganut pandangan determistis
 T eori sosial menyatakan sebagai berikut :
a. Pemimpin itu harus disiapkan didik dan dibentuk tidak terlahirkan begitu
saja
b. Setiap orang bisa menjadi pemimpin melalui usaha penyiapan dan
pendidikan serta didorong kemanusian itu sendiri
 TIPE DAN GAYA KEPEMIMPINAN
WJ.RADDIN menentukan watak dan tipe pemimpin atas tiga pola dasar yaitu :
- Beriorintasikan tugas
- Beriorintasikan hubungan kerjaif
- Berorientasikan hasil yang efekt
 Tipe deserter(pembelot)
Sifatnya:bermoral rendah,tidak memiliki rasa keterlibatan,tanpa
pengabdian,tanpa loyalitas dan ketaatan
 Tipe Biokrat
Sifatnya :corret kaku,patah.pada peraturan dan norma norma ialah manusia
organisasi yang tepat ,cermat
 Tipe misionaris
Sifatnya terbuka menolong lembut hati ramah tamah
 Tipe developer (membangun)
Sifatnya:kreatif dinamis ,inovativ. Menaruh kepercayaan pada bawahan
 Tipe oktorat
Sifatnya keras ,ditaktoris,maunya menang sendiri
 Tipe Eksekutif
Sifatnya : bermutu tingi dapat memberikan motivasi yang baik
 SYARAT-SYARAT KEPEMIMPINAN
a) Kekuasaan adalah otoritas dan legalitas yang memberikan wewenang kepada
pemimpin guna mempengaruhi dan menggerakkan bawahan untuk berbuat
seuatu
b) Kewajiban adalah kelebihan keunggulan,keutamaan sehingga orang mampu
mengatur atau bersedia melakukan perbuatan-perbuatan tertentu.
c) Kemampuan adalah segala daya ,kesanggupan keterampilan teknis maupun
sosial yang di anggap melebihi dari kemampuan anggota biasa.
Bab 4 : KEPEMIMPINAN METODE TIPE KEPEMIMPINAN

 FUNGSI KEPEMIMPINAN ORGANISASIONAL


a) Memprakarsai struktur organisasi
b) Menjaga adanya koordinasi dan integritas organisasi supaya semua beroperasi
secara efektf
c) Mengadakan revisi perubahan inovasi pengembangan dan penyempurnaan
dalam organisasi
 METODE KEPEMIMPINAN
Metode kepemimpinan ialah cara bekerja dan bertingkah laku pemimpin
 METODE KEPEMIMIPINAN TERDIRI DARI :
a) Memberi perintah
b) Memberi celaan dan pujian
c) Peka tehadao saran-saran
d) Memperkuat rasa kesatuan kelompok
e) Meredam kabar angin dan isu-isu yang tidak benar
 KEPEMIMPINAN YANG TIDAK EFISIEN
a) Integensi
b) Penakut
c) Pengecut
d) Egoistis
 TEORI TENTANG KEPEMIMPINAN
 Menurut G.R TERRY :
a) Teori otokritas
b) Teori psikologis
c) Teori sifat
d) Teori situasi
e) Teori humanistik
 TIPE-TIPE KEPEMIMPINAN
a) Tipe Kharismatis
b) Tipe paternalistis
c) Tipe Mileteristis
d) Tipe popilatis
Bab 5: ASAS DAN FUNGSI KEPEMIMPINAN DAN TUGAS TUGAS KEPEMIMPINAN

 ASAS-ASAS KEPEMIMPINAN :
a) Kepemimpinan mengutamakan sifat-sifat kemanusiaan yaitu pembimbingan
oleh manusia untuk mengembangkan potensi dan kemampuan setiap individu
b) Efisien teknis merupakan sumber materi –materi dan jumlaj-jumlah manusia
atas prisnsip-prinsip penghematan serta asas-asas manajemen modern
c) Kesejahteraan dan kebahagiaan yang lebih merata menuju pada taraf kehidupan
yang lebih tinngi
 TEKNIK KEPEMIMPINAN
a) Etika profesi pemimpin dan etiket
b) Kebutuhan dan motivasi
c) Komunikasi
d) Dinamika kelompok
e) Keterampilan berdiskusi
 ETIKA PROVESI KEPEMIMPINAN
a) Pemimpin harus memiliki satu atau beberapkelebihan dalam pengetahuan
,keterampilan sosial,kemahiran teknis serta pengalaman
b) M oral pemimpin
c) Mampu bersikap susila dan dewasa
d) Memiliki kemampuan dan mengontrol diri
 ETIKET MEMPUNYAI MACAM –MACAM NILAI ANTARA LAIN
a) Nilai-nilai kesejahteraaan dan kebaikan
b) Nilai kepentingan umum
c) Nilai kejujuran dan keterbukaan
d) Nilai kesopanan bisa menghargai orang lain
 KEBUTUHAN ,DORONGAN,DAN MOTIVASI
a. Kebutuhan psikologis
b. Kebutuhan rasa aman
c. Kebutuhan harga diri
d. Kebutuhan aktualisasi diri
BAB 6: DINAMIKA KELOMPOK ORGANISASI FORMAL DAN INFORMAL

 DINAMIKA KELOMPOK
Kelompok adalah kumpulan yang terdiri dari dua atau lebih invidu den
kehadiran masing-masing individu mempunyai arti serta nilai bagi orang lain,dn
ada dalam situasi saling mempengaruhi.
 Berelson Steiner mendefinisikan motivasi sebagai “keadaan batiniah yang
memberikan energi kepada aktivitas-ktivitas atau menggerakkanya atau
menyalurkab tingkah laku pada satu tujuan.
 Ciri-ciri Manusia didalam kelompok
a. D inamis selalu bergerak dan berubah tak bisa diduga dengan tepat beraneka
ragam geraknya dan bebas merdeke
b. M empunyai potensi dan kesanggupandan kemungkinan untuk melekukan
bemacam macam aksi atau perbuatan dan peristiwa
c. Interaksi dan partisipasi dan interaksi anggota kelompok itu saling berkaitan
 FUNGSI KELOMPOK BAGI INDIVIDU,DAN FUNGSI PEMIMPIN
 Secara psikologis disebutkan bahwa individu dan sekelompok itu masing-
masing adalah unit dengan orde beberbeda yang artinya :
 Individu adalah kesatuan psikofik atau kesatuan jasmani dan rohani
 Kelompok adalah kesatuan idiil ,kesatuan psikologis,kesatuan moril,atau
kesatuan orde
 F ungsi kelompok bagi individu adalah memberikan wadah sosial dan ruang
lingkup psikologis kepada individu sehinnga memunculkan prestasi dan kerja
sama bagi orang lain,memberikan status sosial kepada individu sehingga ia
merasa di hargai ,menjadi kader referensi untuk mengaitkan diri sehingga
muncul loyalittas dan kesetiakawanan
 FUNGSI PEMIMPIN DALAM KELOMPOK
1) Memelihara struktur kelompok menjamin interaksi yang lancar dan
memudahkan pelaksanaan tugas-tugas
2) Menyinkronkan ideologi-ideologi ise dengan pola keinginan pemimpin
3) Memamfaatkan dan mengoptimasikan kemampuan,bakat,dan produktivitas
semua anggota kelompok untuk berkarya dan berprestasi
4) Merumuskan nilai-nilai kelompok dan memilih tujuan –tujuan kelompok
sambil menentukan sarana dan cara-cara operasional guna mencapainya
 ORGANISASI FORMAL DAN INFORMAL
 Organisasi formal adalah organisasi yang ada diatas kertas dengan relasi-relasi
logis berdasarkan peraturan ,konversi,dan kebijakan /policy dari organisasi
dengan pembagian tugas pekerjaan dan hierarki kerja kerja
 Ciri-ciri khas organisasi formal :
a. Bersifat imperonal dan objektif
b. Kedudukan setiap individu berdasarkan fungsi masing-masing didalam satu
hierarki
c. Ada relasi formal berlandasan alasan-alasan idiil dan konversi yang zakelijik
 Organisasi informal adalah sistem interelasi manusiawi berdasarkan rasa suka
dan tidak suka dengan iklim psikis yang intim kontak muka berhadapan
muka,serta moral tinggi
 Ciri-ciri khas informal :
a. Terintegrasi dengan baik
b. Setiap anggota secara invidual mengadakan interelasisasi berupa jaringan
perikatann yang pribadi atau personal disertai komunikasi
c. Terdapat iklim psikis suka dan tidak suka acuh tidak acuh
 Untuk mempengaruhi dan mengubah tinkah laku dalam kelompok dibedakan
atas 3:
1) Aktivitas murni teknis : yaitu aktivitas melakukan fungsi teknis tertentu
2) Aktivitas sosio teknis : aktivitas teknis yang dikombinasikan dengan aktivitas
sosial dan interaksi sosial
3) Aktivitas murni sosial : aktivitas yang berlangsung atas dasar kepentingan
pribadi yang selalu dikaitkan dengan pribadi lain,
BAB 7 : PEMIMPIN DAN KOMUNIKASI

 Teiri komunikasi adalah cabang psikologi yang membahas tentang komunikasi


dalam segala fasenya yaitu manusiawi ,mekanis institusional atau kelembagaan
 M enurut C.P .CHAPLIN komunikasi adalah :
1) Penyebaran atau perubahan-perubahan energi dari satu tempat ketempat
lain seperi dalam transmisi
2) Proses transmisi atau penerimaan tanda
3) Satu pesan atau sinyal
 Ada beberapa tehnik komunikasi
1) Mamfaat komunikasi
2) Arus komunikasi
3) Kebijaksanaan komunikas
4) Bentuk –bentuk komunikas

 TIPE DAN PERSYARATAN KOMUNIKASI


 Syarat –syarat komunikasi :
1) D alam suasana yang bebas gembira tanpa tekanan-tekanan tertentu
pemimpin menerima orang lain tanpa prasangka dan dengan lapang dada
2) Pemimpin menghargai kelebihan orang lain dan memahami serta memaafkan
kelemahan masing masing orang
3) Bersedia menerima pendapat orang lain tanpa penilaian dan prasangka-
prasangka tertentu,
 Keuntungan komunikasi searah
1) Dapat berlangsung secara efisien
2) Dapat melindungi pemimpin sehingga orang atau pengikut tidak dapat
melihat dan menilai kesalahan-kesalahan dan kelemahan pemimpin
 Kelemahan komunikasi searah
1) Kepemimpinannya bersifat otoriter
2) Dapat menimbulkan ketidakjelasan salah paham penafsiran yang keliru
 Keuntungan komunikasi dua arah
1) Semua perintah dapat diterima dengan lebih akurat dan tepat
2) Bisa dikurang salah paham dan salah interprestasi
3) Suasananya lebih demokratis
 Kelemahan komunikasi dua arah
1) Komunikasi dan kepatuhan berlangsung lebih lambat
2) Kemungkinan besar muncul sikap –sikap menyerang kapada pengikut dan
terdapat sikap bertahan pada diri pemimpin
 PENGAMBILAN KEPUTUSAN
 H.A SIMON dalam bukunya mengemukakan 3 proses pengambilan keputusaan
1) Intelegency activity yaitu proses penelitian situasi dan kondisi dengan
wawasan yang intiligent,
2) Design activity yaitu proses menemukan masalah-masalah mengembangkan
pemahamam dan menganalisis pemecahan masalah
3) Choice yaitu memilih salah satu tindakan dari sekian banyak alternatif atau
kemungkinan pemecahan
 KETERAMPILAN BERDISKUSI
 Diskusi adalah semacam pembicaraan bebas yang diarahkan kepada pemecahan
masalah
 Mamfaat diskusi adalah
1) Karena luasnya materi dan persoalan yang harus dihadapi ,diskusi dapat
memperluas dan memperdalam pengetahuan ,perincian
masalah,memperlebar sudut pandangan dan ruang lingkup permasalahan
serta memperluas cakrawala kemungkinan pemecahan
2) Ada pendekatan multidisipliner berpikir secara kooperatif dan akumulasi
dari ide-ide yang konstruktif disertai kejernihan
 Tujuan berdiskusi :
1) Untuk memikirkan beberapa alternatif kemungkinan pemecahan yang
diperlukan dalam pengambilan keputusan
2) Untuk mendapatkan informasi dan data selengkap mungkin dan meikirkan
cara penyelesaian masalah seefisien mungkin
Bab 8 : REKAPITULASI TUGAS-TUGAS KEPEMIMPINAN

 Beberapa rekapitulasi kepemimpin antara lain:


o Dalam perurutan waku yang relatif menjadi semakin pendek kualitas
pekerjaan dan tugas pemimpin mengandung banyak sekali dimensi
inovasi dan perubahan-perubahan secara cepat pada zaman modern
 Pemimpin harus mampu menyusun kebijakan yang bijaksana dan mampu
mengadakan seleksi secara cermat dan tepat dari banyak alternatif jadi memiliki
kemampuan penentuan keputusan

BAB 9 PEMIMPIN DAN KEPEMIMPINAN MAHASISWA

Pemimpin dan kepemimpinan mahasiswa memainkan peranan penting dalam gerakan


pembaruan negara ,di tengah gerakan pembangunan,bahkan juga pada masa
pemberontakan dan revolusi.pemimpin mahasiswa sangat di tentukan oleh :

a) Faktor keturunan
b) Faktor usia
c) Jenis pendidikan mahasiswa ikut memberikan warna kepada minat dan bidang
yang akan di tekuni,beserta ambisi-ambisi politiknya.
d) Lingkungan sosial atau masyarakat sekitar.

Pemimpin organisasi mahasiswa itu pada prinsipnya bertekad untuk menolong


segenap anggota kelompoknya dalam mencapai tujuan nya,antara lain melakukan
tugas-tugasnya dengan efisien dan efektif,cepat menyelesaikan studi,dan menambah
pengalaman yang bisa mendewasakan kepribadiannya.

BAB 10 KEPEMIMPINAN MILITER

Peranan militer dan kepemimpinannya itu pada hakikatnya bukan merupakan


penonjolan karakteristik sosial-militer ,akan tetapi merupakan respon (reaksi)dari
struktur politik dan struktur institusional masyarakat yang belum mapan benar,yang
masih lemah,berantakan,kisruh,dan kacau.kepemimpinan militer itu sangat efisien dan
dinamis dalam keadaan kritis dan dimasa perang cenderung menjadi otoriter dan
menjadi bertambah keras.
BAB 11 PEMIMPIN DAN KEPEMIMPINAN INDONESIA KARAKTERISTIK
KEPEMIMPINAN

Kepemimpinan indonesia perlu mencerminkan kepemimpinan pancasila,sesuai dengan


filsafat bangsa dan filsafat negara.landasan dasar bagi way of life bangsa indonesia,yaitu:

a) Landasan diplomasi
b) Landasan kepemimpinan
c) Landasan pengabdian
d) Landasan kebijaksanaan

Pembinaan generasi muda itu bertujuan mempersiapkan mereka menjadi calon-calon


pemimpin yang tangguh,berkepribadian pancasila,berdisiplin nasional,memiliki rasa
harga diri dan rasa martabat diri yang tinggi,serta kokoh jiwa kesatuan
nasionalnya(kesetiakawanan nasional).
BAB III PEMBAHASAN

A. PEMBAHASAN ISI BUKU


a) Pembahasan tentang pengertian kepemimpinan,
Menurut buku yang direview(2012:11) kepemimpinan banyak dafenisi yang
dibuat dengan bertiitk tolak dari asal usul kepemimpinan itu defenisi
kepemimpina dapat menjadil lain apabila itik tola pemikiran dan pendekatan
yang dipergunakanbersifat historis.defenisi lain dapat ditojolkanapabila dari
segi-segi kepemimpinan yang ideal dengan segala cirinya.sedangkan menurut
buku pembanding(2016:2) kepemimpinan adalahcabang dari kelompok ilmu
administrasi,khususnya ilmu admunistrasi Negara,kepemimpinan dapat
dimasukkan ke dalam ilmu terapan dari ilmu ilmu soial sebab teorinya dpat
diharapkanbermanfaar bagi peningktan taraf hidup manusia .Dalam
kepemimpinanterdapat hubungan antar manusia yaitu hubungan
mempengaruhi dan hubungan kepatuhan karena dipengaruhi oleh kewibawaan
pemimpin.
b) Pembahasan tentang pentingnya kepemimpinan
Menurut buku utama yang di review (2012:20) kepemimpina itu sebagai suatu
kenyataan kehidupan organisasionalbahwa pimpinan memainkan peranan yang
sangat penting,bahkan dapat dikatakan amat menentukan,dalam usaha
pencapain tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.Memang benar bahwa
pimpinan,baik secara individualmaupun secara kelompok,tidak mungkin dapat
bekerja sendirian.Pimpinan membutuhkan sekelompok orang lain,yang
digerakkan sedemikian rupa sehingga memberikan pengabdian dan
sumbangsih kepada organisasi terutama dalam cara bekerja secara
efesien,efektif,ekonomis dan produktif
Sedangka menurut buku pembanding karangan Dr.Kartini Kartono (2016:31)
pentingnya kepemimpinan itu untuk kegiatan manusia secara bersama-
sama.Unuk bermacam-macam usaha dan kegiatan manusia yang bermacam
banyaknya diperlukan upaya yang terencana dan sistematis untuk mmelatih dan
mempersiapkan pemimpin yangbaru
c) Pembahasan tentang kepemimpina dalam pengambilan keputusanMenurut buku
yang di review (2012:25) tentang proses pengambilankeputusan ada 5 yaitu:
1. Dalam proses pengambilankeputusan,persepsi seseorang tentang situasi
lingkungan amat penting dibarengi oleh kecekatan untuk mengamati dan
menjadi peka terhadap situasi.
2. Melakukan diagnose,memahami apa sesungguhnya yang sedang terjadi
dalamsituasi problematic tersebut.
3. Mendefenisikan masalah yang dihadapiuntuk dipecahkan
4. Menentukan alternative daripada metode dan cara memecahkan
masalahnya
5. Pelaksanaan alternative pilihan,penetapan alternative piliha harudlah
dalam operasionalisasi yang mantap,lagipula efektif.
Sedangkan menurut buku pembanding Dr.Kartini Kartono(2016:146)
dalam pengambilan kkeputusan menurut H.A Simon mengemukan 3
proses dalam pemgambilan keputusan:
1. Inteligence active,yaitu proses penelitian situasi dan kondisi
dengan wawsasan intelegen
2. Design activity,yaitu proses menemukan
masalah,mengembangkan pemehaman dan menganalisa
kkemunhkina pemecahan masalahserta tindakan lebih lanjut
jadi ada perencanaan pola kegiatan
3. Choice activity,yaitu memilih salah-satu tindakan dari sekian
banyak alternative atau kemungkinan pemecahan.

d) Pembahasan tentang ide-ide pokok kepemimpinan


Menurut buku yang direview(2012:24) ada beberapa teori yang ditemukan
yaitu
 Dasar utama kepemimpina daripenerimaan orang lainterhadap
kepemimpinan
 Efektifitas kepemimpina tercermin dari kemapuannya
 Adanya kemahiran membbaca situasi

Menurut buku pembanding (2016:36) ada 3 hal yaitu

 Kekuasaan mempengaruhi dan menggerakkan bawahan


 Kewibawaan ialah kelebihan,kkeunggukan mengatur orang lain
B KELEBIHAN DAN KEKURANGAN BUKU

KEUNGGULAN BUKU

 BUKU UTAMA
“Organisasi,Kepemimpinan & Perilaku Administrasi”
o Keunggulan buku ini terdapat pada kepaduan isi buku. Isi buku
tidak hanya membahas mengenai hal kepemimpinan saja tetapi
juga membahas mengenai Organisasi serta perilaku administasi,
yang merupakan terapan kepemimpinan.
o Di dalam buku ini kepemimpinan Administrasi sangat menonjol.
Materi dijabarkan sedemikian rupa, dijabarkan secara rinci dan
terdapat juga istilah-istilah baru yang dapat kita peroleh dari buku
ini. Seperti pada BAB II halaman 27,28,29 Yakni istilah Exhausif,
Clientele Groups dan Stakeholders. Yang selama ini mungkin belum
kita ketahui.
o Terdapat Indeks Buku , yang berisi mengenai istilah-istilah yang
telah diaparkan. Pembaca lupa akan makna suatu istilah, maka
INDEKS buku pada halaman 242 dapat membantu pembaca untuk
melihat makna dari istilah tersebut.
o Buku lebih ringan dan praktis dibawa kemana pun.
o Buku ini dilengkapi dengan skema/bagan yang mempermudah
pembaca untuk memahami. Materi yang dipaparkan. Karena jika
pembaca kurang mengerti denga materi, maka akan dipermudah
dengan bagan/skema penjelas. Seperti pada halaman 29 yaitu bagan
mengenai hubungan kepemimpinan dan lingkungan.
 BUKU PEMBANDING
“Pemimpin dan Kepemimpinan”
o Keunggulan buku ini terdapat pada sistematika penulisan dan tata bahasa
yang mudah dimengerti, selain disusun secara singkat, juga dilengkapi
dengan gambar untuk memperjelas materi. Seperti pada halaman 15,
disana terdapat gambar penjelas mengenai tingkatan organisasi,
manajemen, dan administrasi. Gambar penjelas di halaman 169 tentang
skema relasi antara individu, organisasi, manajemen dan pemimpin.
o Buku ini juga memberi keyakinan terhadap materi dan konsep
kepemimpinan, yakni pada halaman 227 dimana terdapat tulisan seorang
ahli manajemen yaitu Peter Ducker. Kutipan tulisan dibubuhkan, sehingga
para pembaca mengetahui pasti rujukan mengenai materi.
o Dibawah materi pembahsan terdapat referensi sumber. Setiap ada materi
pembahasan yang paparkan , referensi pun dicantumkan. Seperti contoh
pada halaman 227,246, dll. Pada halaman 227 terdapat referensi
mengenai Tulisan ahli manajemen mengenai seorang pemimpin, dan di
halaman 246 terdapat referensi buku, darimana pokok materi yang di
paparkan. Sehingga para pembaca yang kurang percaya dapat
mengunjungi langsung referensi yang di sisipkan.
o Isi materi mengenai kepemimpinan, padat, jelas dan tidak berbelit-belit.
o Pada tiap akhir Bab terdapat latihan untuk mengasah kemampuan
pembaca. Buku ini cocok sebagai bahan ajar, karena akan membantu
guru/dosen untuk mengetahui seberapa jauh kemampuan
siswa/mahasiswa dalam memahami materi.
o Dari segi ukuran, buku lebih kecil dan praktis dibawa kemana pun.
KELEMAHAN BUKU

 BUKU UTAMA
“Organisasi,Kepemimpinan & Perilaku Administrasi”
Pembahasan materi susah dipahami, karena isinya mengandung terlalu
banyak argumen. Banyak materi dijelaskan dengan cara argumentatif,
seperti pendapat-pendapat yang sulit untuk dipahami. Seperti 38-51
disana dibahas mengenai “Hambatan-Hambatan Dalam Proses
Pengambilan Keputusan” dan dipaparkan dalam bentuk paragraf, yang
sebaiknya dapat di paparkan dalam bentuk poin-poin sehingga titik temu
hambatan-hambatan tersebut mudah tersampaikan kepada pembaca.
Sistematika dan tata bahasanya tidak mudah dipahami, sehingga materi
yang disampaikan tidak mudah tersampaikan.

 BUKU PEMBANDING
“Pemimpin dan Kepemimpinan”
 Tidak ada Indeks Buku, sehingga ketika pembaca ingin melihat istilah
yang terdapat dalam buku, harus membolak-balik buku sampai istilah
tersebut ditemukan.
 Tidak ditemukannya defenisi “kepemimpinan” secara umum dan detail.
Dibuku ini dikatakan bahwa Kepemimpinan adalah masalah relasi dan
pengaruh antara pemimpin dan yang dipimpin (hal. 6) disana tidak
dituliskan bahwa kepemimpinan adalah proses mempengaruhi untuk
pencapaian tujuan bersama. Pengertian kepemimpinan secara umum
tidak disajikan, yang disajikan hanya pengertian kepemimpinan menurut
para ahli.
BAB IV PENUTUP

4.1 KESIMPULAN

Kepemimpinan sangat diperlukan dalam suatu jati dari seseorang karena


seorang pemimpin yang sukses pasti memiliki pengetahuan dalam kepemimpinan dan
tentang jenis jenis leadership . Seorang pemimpin juga harus mengetahui proses
pengambilan keputusan atau pemecahan suatu masalah, juga harus mampu
berkomunikasi dengan baik.Seorang pemimpin yang baik juga harus memiliki Visi Dan
Misi terlebih dahulu baru didampingin dengan memiliki suatu integritas , intelektual ,
intelegensi , skill atau kemampuan/keahlian, memiliki power atau dapat mempengaruhi
orang lain, mau belajar, mendengar dan siap dikritik. Apabila ketujuh isi dari
esensi/hakikat kepemimpinan tersebut telah dimiliki oleh seorang pemimpin maka
pemimpin tersebut akan arif dan bijaksana sekaligus bertanggung jawab dalam
tugasnya dan kebutuhannya .

4.2 rekomendasi

Berdasarkan hasil Critical Book Report yang sudah di review, periview menyarankan
agar kepemimpinan dipelajari dan dipahami semua lapisan baik guru, orang tua
maupun masyarakat sehingga meningkatkan prestasi anak dalam berbagai hal
kehidupan. Selain itu, juga disarankan agar adanya perkembangan tindak lanjut
mengenai isi buku sehingga nantinya dilengkapi dengan gambar agar peserta didik yang
membacanya lebih tertarik.
DAFTAR PUSTAKA

Siagian p,Sondang :Organisasi,Kepemimpinan&Perilaku Administrasi.Jakarta,CV Haji


Masagung,2012

Kartono,Kartini:Pemimpin dan Kepemimpinan.Jakarta,PT RAJAGRAFINDO


PERSADA,2016