Anda di halaman 1dari 3

PENGUKURAN PANJANG BADAN BAYI

DENGAN INFANTOMETER
No. Dokumen : SOP/ / / /2019
No. Revisi :
SOP Tanggal Terbit :
Halaman :

UPT Sukirno,
PUSKESMAS SKM.,M.AP
TEPIAN BARU NIP.19750306
199503 1 002

1. Pengertian Pengukuran panjang badan dengan Infantometer adalah


mengukur bayi baru lahir dan balita usia di bawah 24 bulan
dengan posisi tidur untuk mengetahui panjang badan,
dimana panjang badan ini juga digunakan untuk menentukan
status gizinya
2. Tujuan Sebagai acuan dalam melaksanakan pengukuran panjang
badan bayi/balita dengan Infantometer.

3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas No. 800/082.029/30.05/II/2017 tentang


Kebijakan Puskesmas dalam Pengelolaan UKM di UPT
Puskesmas Tepian Baru.

4. Referensi

5. Alat dan Bahan 1. Infantometer


2. Alat tulis

6. Langkah- 1. Petugas memanggil nama pasien sesuia dengan urutan


Langkah rekam medis
Prosedur 2. Petugas mencocokkan rekam medis dengan bayi/ balita
dan melakukan anamnesa dengan lengkap dan benar,
kemudian dicatat di kartu status pasien.
3. Petugas mencuci tangan.
4. Petugas meletakan alat Infantometer di tempat yang
datar
5. Petugas meletak pasien di atas Infantometer dalam
posisi berbaring lurus, kepala bayi menempel di atas
batas infantometer atas geser bagian bawah
infantometer ke ujung tumit pasien. Tandai angka pada
ujung tumit pasien.

1
6. Petugas membaca hasil pengukuran.
7. Petugas mencatat di rekam medis dan buku KIA

7. Bagan Alir
Bayi yang akan diukur
panjang badan

 Cocokkan Rekam Medis dan amanesa


 Cuci tangan

Letakkan alat di tempat yang


datar

Letakkan Bayi diatas infantometer dalam


posisi berbaring ukur panjang badan bayi

Baca hasil panjang bayi

Catat rekam medis


dan buku KIA

8. Unit Terkait 1. Ruang MTBS


2. Ruang Poli Umum

9. Dokumen 1. Rekam Medis


Terkait 2. Buku KIA

Tanggal Mulai
No Yang Dirubah Isi Perubahan
Diberlakukan

2
10. Rekaman Historis Perubahan