Anda di halaman 1dari 4

Pengaruh Dukungan Suami Terhadap Istri Yang Mengalami Kecemasan

Pada KehamilanTrimester
Ketiga

ALAT/ INSTRUMEN PENGUMPULAN DATA.

 Alat Pengumpulan Data

Alat pengumpulan data (instrumen) dalam penelitian ini adalah dengan kuisioner.
Alat pengumpulan data adalah suatu alat yang digunakan untuk mengukur
fenomena alam maupun sosial yang diamati (Sugiyono, 2015).

a. Kuesioner.
Untuk mengukur tindakan pendokumentasian asuhan keperawatan peneliti
menggunakan alat ukur kuesioner. Kuesioner berisikan pernyataan – pernyataan
Kuisioner dukungan suami berjumlah 25 pertanyaan yang terdiri dari
dukungan emosional, penilaian, instrumental, dan informasi terhadap tingkat
kecemasan ibu hamil primigravida trimester III dalam menghadapi persalinan.
Skala pengukuran yang digunakan pada kuisioner dukungan suami ini adalah
skala likert dengan 4 jawaban yaitu Selalu (SL), Sering (SR), Kadang- kadang
(KD), Tidak pernah (TP). Jawaban pertanyaan dari kuisioner dukungan suami
tersusun menjadi pernyataan yang di sajikan dalam kalimat pernyataan
favourable, yakni jika isinya mendukung, memihak, atau menunjukkan ciri
adanya atribut yang diukur dan unfavourable yakni jika isinya tidak mendukung
atau jika menggambarkan atribut yang di ukur (Azwar, 2011). Menurut Sugiyono
(2010) skoring dimulai dari skor satu sampai empat, untuk pernyataan
favourable dengan jawaban selalu (SL) mendapat skor empat, sering (S)
mendapat tiga, kadang- kadang (KD) mendapas skor dua, tidak pernah (TD)
mendapat skor satu. Sedangkan pernyataan unfavourable dengan jawaban selalu
(SL) mendapat skor satu, sering (SR) mendapat skor dua, kadang- kadang (KD)
mendapat hasil skor tiga, tidak pernah (TD) mendapat hasil skor empat. Sebelum
data untuk penelitian dikumpulkan, maka dilakukan uji coba instrument
penelitian. Untuk memperoleh data yang akurat dan aobyektif maka dilakukan uji
validitas dan reliabilitas instrument (Hastono, 2006). Uji validitas suatu
instrument (kuesioner) dilakukan dengan cara melakukan korelasi antar skor
masing – masing variabel dengan skor totalnya. Tekhnik korelasi dengan
menggunakan Person Product Moment. Jika hasil perhitungan ternyata r hitung
>r tabel maka butir instrument dianggap valid, sebaliknya jika r hitung <r
tabel maka dianggap tidak valid (invalid), sehingga instrument tidak dapat
digunakan dalam penelitian atau direvisi pernyataannya Uji reliabilitas
instrument bertujuan untuk mengetahui konsistensi dari instrument yang
digunakan sebagai alat ukur. Uji reliabilitas instrument dilakukan dengan
menggunakan koefisien alpha cronbach (Sugiono, 2007) yaitu dengan
membandingkan r alpha dengan r tabel. Jika r alpha lebih besar dari r tabel maka
dikatakan bahwa pernyataan tersebut reliable dan sebaliknya. Pernyataan
yang reliable dapat digunakan dalam butir – butir pernyataan instrument
penelitian.Peneliti melakukan uji coba instrument (kuesioner) untuk pelaksanaan
dokumentasi
.

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN ALAT/INTRUMEN PENGUMPULAN


DATA.

 Kuesioner.
Kelebihan :
1. Tidak memerlukan kehadiran peneliti.
2. Dapat dibagikan secara serentak kepada responden secara langsung.
3. Dapat dijawab oleh responden menurut kecepatannya masing – masing dalam
menjawab kuesioner dan menurut waktu senggang responden.
4. Dapat dibuat anonym sehingga responden bebas, jujur dan tidak malu – malu
menjawab pernyataan dari kuesioner yang kita buat.
5. Dapat dibuat berstandar sehingga semua responden dapat diberi pertanyaan
yang benar – benar sama.
6. Mempersingkat waktu peneliti dalam memperoleh data penelitian.
7. Biaya operasional sangat rendah.

Kekurangan :

1. Responden sering tidak teliti dalam menjawab sehingga ada pertanyaan yang
terlewati tidak terjawab, padahal sukar diulangi diberikan kembali kepada
peneliti.
2. Seringkali sukar dicari validitasnya.
3. Walaupun dibuat anonym, kadang – kadang responden sengaja memberikan
jawaban yang tidak beetul atau tidak jujur.
4. Angket yang langsung disebarkan kepada responden dan tidak di tunggu oleh
peneliti pengerjaannya maka resiko pengembaliannya kepada peneliti sangat
rendah, apalagi dengan aktivitas kerja yang sangat sibuk di khawatirkan
angket yang diberikan kepada responden hilang.
5. Waktu pengembaliannya tidak sama – sama, bahkan kadang – kadang ada yang
terlalu lama sehingga terlambat dalam melakukan analisa data.
Daftar pustaka

Sugiyono (2015). Metode Penelitian Kombinasi (Mix Methods). Bandung: Alfabeta.


Sugiyono. 2007. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung:
Alfabeta.