Anda di halaman 1dari 16

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA Tn. S DENGAN MASALAH ASAM URAT (GOUT) DI KELURAHAN KARANGROTO RT.02/RW.

08,
KECAMATAN GENUK, KOTA SEMARANG

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA Tn. S DENGAN


MASALAH ASAM URAT DI KELURAHAN KARANGROTO RT.03/RW.08, KECAMATAN GENUK, KOTA
SEMARANG

I. PENGKAJIAN
A. Data Umum
a. Nama Kepala keluarga : Tn.S
b. Usia : 33 Th
: Ds.Karangroto RT : 02 RW: 08, Kec.Genuk, Kota Semarang.
d. Pekerjaan Tn.R : Swasta
e. Pendidikan : SMK
f. Komposisi Keluarga :
Status imunisasi

Umur Polio DPT Hepatitis Campak


No Nama JK Hub Pend Ket
(tahun)
BCG
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3

1 Tn. S L Suami 50 SMK √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Lengkap


2 Ny.S P Istri 40 SMA √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Lengkap
3 An. A P Anak 1 12 SD √ √ √ √ √ √ √ √ √ √√ √ √ √ Lengkap
4 An.K P Anak 2 3 - √ √ √ √ √ √ √ √ v √ √ √ Lengkap
: Klien

: Meninggal
: Tinggal satu rumah

h. Tipe keluarga : Keluarga Ny.Y adalah tipe keluarga inti yang terdiri hanya ibu dan cucu nya dengan status Ny.Y sebagai janda.
i. Suku bangsa : Keluarga Ny.Y merupakan suku jawa dan pada keluarga mereka tidak memiliki kebiasaan – kebiasaan yang mempengaruhi kesehatan anggota keluarganya.
j. Agama
Ny. Y dan keluarga menganut ajaran agama Islam.
Kegiatan keagamaan yang rutin dilakukan oleh keluarga Ny.Y dirumah maupun di masyarakat antara lain melakukan doa bersama keluarga dirumah.

k. Status sosial ekonomi keluarga


Ny. Y bekerja sebagai pedagang, total penghasilan Ny.Y tidak menentu tergantung ada tidaknya barang dagangan yang ada untuk
bisa dijual dipasar perhari kurang lebih pendapatan hanya sampai 50 ribu itupun kalau barang dagangan yang dijualnya laku
semua,Untuk menghidupikebutuhan sehari-hari Ny.Y dan cucu nya yang tinggal satu rumah , Ny.Y berusaha untuk mencukup-
cukupkan pendapatan dari usahanya.
l. Aktifitas rekreasi keluarga
Aktivitas rekreasi keluarga Ny.Y jarang dilakukan karena mengingat bahwa kebutuhan untuk rekreasi itu sangat membutuhkan biaya jadi keluarga hanya mengisi waktu luang
dengan menonton tv dan kadang ikut berkumpul dengan tetangga. Keluarga Ny.Y memiliki waktu untuk berkumpul dan berkomunikasi secara santai pada saat nonton tv pada siang
dan malam hari.
B. Riwayat dan Tahap Perkembangan Keluarga
1. Tahapan Perkembangan Keluarga Saat Ini
Saat ini Ny.Y sudah pisah/cerai dengan suami serta tidak satu rumah dengan anak-anaknya, Tugas perkembangan keluarga Ny.Y saat ini
 Mempertahankan komunikasi terbuka
 Mempersiapkan untuk hidup mandiri.
2. Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi
Tidak ada tugas perkembangan yang belum terpenuhi oleh keluarga Ny.Y Sedangkan tugas keluarga yang belum optimal dicapai sampai saat ini adalah merawat kesehatan
keluarga, dimana Ny.Y menderita katarak dan asam urat (Gout) yang memerlukan perawatan dan perhatian khusus.
3. Riwayat keluarga inti.
Dalam keluarga Ny.Y menderita penyakit katarak dan Asam urat (Gout).
4. Riwayat Kesehatan keluarga sebelumnya
Kurang lebih 3 tahun yang lalu Ny.Y menderita katarak dan asam urat (Gout). Ny.Y pernah akan menjalanim operasi katarak akan tetapi Ny.Y membatalkan untuk operasi karena
takut kalau setelah operasi Ny.Y tidak dapat melihat lagi.

C. Lingkungan
1. Karakteristik rumah
Bangunan rumah terdiri dari 1 lantai.Ukuran rumah adalah tipe 21,terdiri dari 1 ruang tamu yang jadi satu dengan ruang keluarga, 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, 1 ruang dapur.
Bangunan rumah permanen. Lantai rumah terbuat dari keramik dengan keadaan bersih dan penataan alat dan perabotan rumah tangga cukup rapi. Setiap kamar tidur memiliki
jendela dan penerangan yang cukup. Berikut adalah gambar denah dari hasil pengkajian yang kami lakukan di rumah Ny. T :
F. teras

2. Karakteristik tetangga dan komunitas


Sebagian besar tetangga Ny.Y bekerja sebagai buruh pabrik dan pedagang ,Ny. Y mengatakan “hubungan dengan tetangga sekitar baik dan komunikasi dengan tetangga juga baik”.
Ny. Y mengatakan “aktif mengikuti kegiatan di desanya seperti, PKK dan Pengajian.
3. Mobilitas geografis dan Transportasi keluarga .
Kurang lebih selama 45 tahun dengan suku jawa Ny.Y tinggal menetap di Ds. Karangroto RT : 03 RW: 08,Kec,Genuk,Kota Semarang.
Alat transportasi yang ada didaerah banyak seperti angkutan kota, biasanya keluarga Ny.Y menggunakan jasa angkutan umum atau sepeda motor untuk bekerja ke pasar.

4. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat


Keluarga Ny. Y biasanya mengikuti perkumpulan di desa. Ny.Y berkumpul dengan tetangganya saat pulang bekerja atau malam hari kegiatan yang dilakukan salah satu nya ngobrol
bareng tetangga disekitar rumah.
5. Sistem pendukung keluarga.
Untuk pengambilan keputusan dilakukan oleh Ny.Y karena disini status Ny.Y sebagai kepala rumah tangga tunggal dalam keluarga.

D. Struktur Keluarga
1. Struktur peran
Ny.Y merupakan kepala keluarga sekaligus sebagai ibu dan nenek.
2. Norma dan nilai keluarga
Peraturan maupun pandangan dan nilai-nilai yang diterapkan keluarga adalah ketika siang hari cucu Ny.Y yang tinggal satu rumah harus istrahat siang setelah beraktivitas
disekolah, dan sejauh ini tidak ada norma yang dianut oleh keluarga Ny. Y selain aturan dari agama islam.
3. Pola komunikasi keluarga
Setiap keputusan yang diambil oleh Ny.Y sebagai kepala rumah tangga. Sejauh ini tidak ada masalah komunikasi yang dihadapi. Dalam berkomunikasi sehari -
hari Ny. Y mengunakan bahasa jawa.
4. Struktur kekuatan keluarga
Keluarga terdiri dari Ibu dan 1 cucu. Dan semua keputusan diambil oleh kepala rumah tangga disini adalah Ny.Y.

E. Fungsi keluarga
1. Fungsi afektif
Keluarga Ny. Y adalah suatu keluarga yang sederhana. Dalam menggapai suatu tujuan selalu mendapat dukungan dari anggota keluarga yang lain. Kehangatan
dapat tercipta karena anggota keluarga penuh pengertian, saling menghormati, dan ada rasa tanggung jawab.

2. Fungsi sosial
Keluarga Ny. Y selalu mengajarkan dan menanamkan perilaku sosial yang baik pada cucunya. Selain itu cucunya dalam berteman juga tidak dibeda – bedakan
atau berteman dengan semua tetangga.
3. Fungsi perawatan kesehatan
Keluarga mengatakan jika ada anggota keluarga yang sakit, dari Ny.Y langsung membawa anggotanya ke puskesmas itu pun kalau sudah
parah. Ny.Y mengatakan kalau sebenarnya beliau menderita sakit katarak dana sam urat (Gout) sudah 3 tahun yang lalu baru 1 tahun terakhir ini beliau
memikirkan tentang penyakit itu. Sekitar 6 bulanan terakhir Ny.Ysering merasakan pandangan matanya mulai kapur dan pada sklera matanya terdapat warna
putih keruh yang mulai menutupi sklera matanya dan merasa sendi-sendi kakinya terasa sakit dan pegal-pegal.Tetapi beliau tidak pernah ke dokter untuk
berobat hanya mengkonsumsi jamu-jamu yang dijual diwarung saja.
4. Fungsi reproduksi
Ny.Y berusia 45 th, Ny.Y mengikuti program KB suntik selama hampir 10 th, beliau memiliki 2 orang anak dan sudah berkeluarga semua ,tidak ada rencana
untuk menambah anak karena status pernikahan Ny.Y sudah cerai dengan suaminya.
5. Fungsi ekonomi
Ny.Y seorang pedagang dan ibu rumah tangga. total penghasilan Ny.Y tidak menentu tergantung ada tidaknya barang dagangan yang ada untuk bisa dijual
dipasar perhari kurang lebih pendapatan hanya sampai 50 ribu itupun kalau barang dagangan yang dijualnya laku semua,Untuk menghidupi kebutuhan sehari-
hari Ny.Y dan cucu nya yang tinggal satu rumah, Ny.Y berusaha untuk mencukup-cukupkan pendapatan dari usahanya.
F. Stres dan koping keluarga
1. Stresor jangka pendek dan panjang
Stressor yang saat ini dirasakan keluarga Ny.Y selama 6 bulan terakhir ini adalah penyakit pegal-pegal dan nyeri pada sendi-sendi kaki yang kadang muncul
ketika Ny. Y merasa kelelahan fisik setelah beraktivitas dan pandangan mata yang semakin tidak jelas (kabur).

2. Kemampuan keluarga berespon terhadap masalah


Keluarga Ny. Y sudah bisa beradaptasi dengan penyakit yang beliau derita. Setiap kali kambuh Ny. Y meminum obat jamu tradisional yang dibeli diwarung dan
beristirahat yang cukup.
3. Strategi koping yang digunakan
Keluarga mengatakan apabila ada masalah yang muncul maka akan berusaha diselesaikan sendiri dan juga meminta pendapat dari anak-anaknya sehingga akan
mendapatkan jalan keluar.
4. Strategi adaptasi disfungsional
Setiap ada masalah keluarga Ny.Y menyelesaikannya dengan adaptasi yang terbuka dan positif.
G. Harapan keluarga terhadapa peran perawata
Keluarga Ny. Y berharap bahwa penyakit Katarak dan Asam Urat (Gout) dapat berkurang dan sembuh agar dapat melakukan aktifitas seperti biasa.
H. Pemeriksaan fisik(Head to toe)
Pemeriksaan fisik ini dilakukan pada setiap anggota keluarga terutama yang diidentifikasi sebagai klien atau sasaran pelayanan asuhan keperawatan keluarga.
1. Pemeriksaan fisik umum
Keadaan umum dari masing-masing keluarga dari pemeriksaan tanda-tanda vital dapat dilihat dalam tabel dibawah ini :
Komponen Ny.Y An. A
Keadaan Umum TD : 130/90mmHg, TD: -
Nadi: 93x/menit
Nadi : 91x/menit
BB: 47 kg
BB : 50 kg
Keluhan - Saat kelelahan kaki Tidak ada keluhan
Ny.Y terasa cekot-cekot, nyeri pada
sendi-sendi kaki dan kram pada
lutut, biasanya kalau
kambuh Ny.Ygunakan
untuk istirahat
- Pandangan mata yang semakin
kapur,kadang dibuat untuk melihat
mata terasa perih dan pandangan
kabur,Ny.Y biasa mengunakanntuk
Kepala dan Rambut : Bersih, simetris Bersih, simetris
Mata : Tidak Anemis, terdapat warna putih Tidak Anemis
keruh pada sekitar sclera pada mata
sebelah kanan.
Wajah: Simetris Simetris
Hidung: Simetris,tidak terdapat polip,tidak Simetris,tidak terdapat polip,tidak
terdapat lesi terdapat lesi
Mulut: Mukosa mulut lembab,tidak terdapat Mukosa mulut lembab,tidak terdapat
perdarahan pada gusi dan gigi perdarahan pada gusi dan gigi
Tidak terdapat sariawan Tidak terdapat sariawan
Leher: Tidak ada pembesaran kelenjar Tidak ada pembesaran kelenjar
thiroid thiroid
Dada: Simetris Simetris
Abdomen: Simetris Simetris
Ekstremitas : Bagian ekstremitas bawah (kaki Baik
sebelah kanan) terganggu karena
kadang-kadang mengalami
nyeri pada daerah persendiankakinya
Lab : - -

II. ANALISA DATA DAN PERUMUSAN DIAGNOSA


No. Data Diagnosa keperawatan keluarga
1. Data subjektif : Kurang pengetahuan keluarga Ny.Y berhubungan
Kurang lebih 3 tahun yang lalu Ny.Y menderita katarak.Ny.Y dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota
pernah akan menjalanim operasi katarak akan tetapi Ny.Y keluarga dengan masalah penglihatan (Katarak)
membatalkan untuk operasi karena takut kalau setelah operasi
Ny.Y tidak dapat melihat lagi.
Data objektif :
- TD : 130/90mmHg,
Nadi : 91x/menit
BB : 50 kg
- Terdapat warna putih keruh pada sekitar sklera pada mata
sebelah kanan.
2 Data subjektif: Gangguan rasa nyaman : nyeri pada keluarga
saat ini yang dirasakan keluarga Ny.Y selama 6 bulan terakhir Ny.Y terutama pada Ny.Y berhubungan
ini adalah penyakit pegal-pegal dan nyeri pada sendi-sendi dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota
kaki yang kadang muncul ketika Ny. Y merasa kelelahan fisik keluarga dengan masalah nyeri pada persendian kaki
setelah beraktivitas sebelah kanan.

Data Objektif:
- TD : 130/90mmHg,
Nadi : 91x/menit
BB : 50 kg

II. SKORING.
Kurang pengetahuan keluarga Ny.Y berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga dengan masalah penglihatan (Katarak).
Kriteria Skor Total Pembenaran
1.Sifat Masalah : 3/3x1= 1 Masalah penyakit Katarak sudah terjadi dan apabila
Aktual tidak segera ditangani akan mengakibatkan kebutaan.

2. Kemungkinan masalah 2/2x2= 2 Kemungkinan masalah untuk dirubah hanya sebagian hal
untuk dirubah: ini dapat dilihat dari keinginan Ny.Y untuk mau berobat
Hanya sebagian ke tenaga kesehatan namun untuk dilakukan tindakan
medis (Operasi) tidak mau karena Ny.Y takut kalau
setelah operasi mengalami kebutaan.

3. Potensi masalah untuk 2/3x1 2/3 Keluhan pusing penglihatan kabur sudah dirasakan
dicegah: cukup selama kurang lebih 3 tahun yang lalu ,tindakan yang
dilakukan Ny.Y adalah menggunakan obat tetes mata
yang dibeli di apotik dan dengan cara menyuci mata
dengan rendaman daun sirih secara rutin.
4. Menonjolnya masalah : 1/2x1 1/2 Keluarga menyadari perlunya perawatan katarak karena
Masalah dirasakan dan keluarga beranggapan bahwa kesehatan itu sangatlah
harus segera ditangani penting.
Jumlah 41/6
Total

Gangguan rasa nyaman : nyeri pada keluarga Ny.Y terutama pada Ny.Y berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga dengan masalah nyeri pada
persendian kaki sebelah kanan.
Kriteria Skor Total Pembenaran
1. Sifat Masalah : 3/3X1 1 Masalah penyakit Asam Urat (Gout) sudah terjadi dan
apabila tidak segera ditangani akan mengakibatkan
kelainan pada persendian (kaki,tangan,lutut) .

2. Kemungkinan masalah 1/2X2 1 Yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah Asam
untuk dirubah: urat (Gout) pada Ny.Y yaitu dengan mempertahankan
Hanya sebagian agar aktivitas klien terkontrol dan bisa dilakukan dengan
perawatan yang benar. Sementara saat ini Ny.Y belum
pernah berobat dan belum mengetahui cara perawatan
Asam Urat (Gout).
3. Potensi masalah untuk 2/3X1 2/3 Potensial masalah dapat dicegah cukup, karena saat ini
dicegah: cukup Ny.Y belum pernah berobat dan dalam hal makan masih
seperti biasa (tidak makan sayur-sayuran,minum es).
Dan gejala yang muncul pada Ny.Y pegal-pegal,sendi-
sendi terasa nyeri khususnya daerah persendian kaki.
4. Menonjolnya masalah : 2/2x1 1 Keluarga menyadari perlunya perawatan Asam Urat
Masalah dirasakan dan (Gout) karena keluarga beranggapan bahwa kesehatan
harus segera ditangani itu sangatlah penting.
Jumlah 32/3
Total

IV.PRIORITAS DAN DIAGNOSA MASALAH


1. Kurang pengetahuan keluarga Ny.Y berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga
dengan masalah penglihatan (Katarak)
2. Gangguan rasa nyaman : nyeri pada keluarga Ny.Y terutama pada Ny.Y berhubungan dengan ketidakmampuan
keluarga merawat anggota keluarga dengan masalah nyeri pada persendian kaki sebelah kanan.
INTERVENSI KEPERAWATAN

Nama KK : Ny.Y
Umur : 45 Tahun
Alamat : RT 03/RW 08 Kelurahan Karangroto, Kecamatan Genuk, Kota Semarang

No Diagnosa Tujuan Kriteria Evaluasi


Umum Khusus Kriteria Standar Intervensi
1. Setelah 1x30 menit pertemuan keluarga
1. Kurang pengetahuan Setelah dilakukan mampu mengenal masalahkatarak,
keluarga Ny.Y tindakan keperawatan dengan mampu :

berhubungan selama 1 minggu Ny 1.1 Menyebutkan pengertian katarak


dengan ketidakmampuan “Y” mengenal masalah Respon verbal suatu penyakit pada 1.1.1 Kaji pengetahuan keluarga tentang pengertian katarak
keluarga merawat anggota kesehatan katarak dan mata dimana keadaan lensa mata dengan lembar balik atau leaflet.
keluarga dengan masalah paham tentang penyakit biasanya jernih dan bening menjadi1.1.2 Beri kesempatan keluarga bertanya
penglihatan (Katarak) katarak. keruh. 1.1.3 Tanyakan kembali hal yang telah dijelaskan
1.1.4 Beri reinforcement positif atas jawaban yang benar

1.2 Menyebutkan penyebab dari katarak 1.2.1 Diskusikan dengan keluarga tentang penyebab katarak
dengan lembar balik atau leaflet
1.2.2 Beri kesempatan keluarga bertanya
1.2.3 Tanyakan kembali hal yang telah dijelaskan
Respon verbal Penyebab katarak :
1.2.4 Beri reinforcement positif atas jawaban yang benar
 Ketuaan, biasanya dijumpai katarak
senilis
 Trauma, terjadi karena pukulan benda
tumpul /tajam terpapar oleh sinar X
atau benda-benda radioaktif.

 Penyakit mata seperti Uveitis


 Penyakit sistemik seperti DM.
1.3.1 Diskusikan dengan keluarga tentang tanda-tanda katarak
 Congenital
dengan lembar balik atau leaflet
1.3 Menyebutkan tanda-tanda katarak 1.3.2 Beri kesempatan keluarga bertanya tentang hal yang
Tanda-tanda katarak:
belum jelas
 Penglihatan terasa kabur.
1.3.3 Tanyakan kembali tentang hal yang telah didiskusikan
 Pada lensa mata terlihat keruh.
1.3.4 Beri reinforcement positif atas jawaban yang benar
 Penglihatan terasa ganda
Respon verbal
 Jika melihat benda yang terang terasa
sangat menyilaukan ( melihat lampu
dan matahari).
 Jika melihat suatu warna terjadi
perubahan dalam melihat warna
tersebut.
 Terdapat bintik-bintik hitam pada suatu
lapang pandang pada posisi tertentu.
Perawatan setelah bedah katarak: 1.4.1 Diskusikan dengan keluarga tentang perawatan katarak
 Mencuci tangan sebelum dan sesudah setelah dioperasi dengan lembar balik atau leaflet
tindakan keperawatan. 1.4.1 Beri kesempatan keluarga bertanya
1.4. MenjelaskanPerawatan  Menjaga kebersihan mata dengan hati-
1.4.1 Tanyakan kembali hal yang telah dijelaskan
setelah bedah katarak 1.4.1 Beri reinforcement atas jawaban yang benar
hati menggunakan kapas basah yang
lembut.
 Menyapu kelopak mata dengan lembut
dari sudut dalam keluar.
Respon verbal  Memakai dan meneteskan obat seperti
yang dianjurkan.
 Duduk/berbaring kepala condong
kebelakang dengan lembut tarik
kelopak mata bawah, teteskan sesuai
program
Setelah dilakukan pertemuan 4 x 30
2 Gangguan rasa nyaman : Setelah dilakukan menit, keluarga : Dapat mengenal
nyeri pada keluarga Ny.Y tindakan keperawatan masalah dengan mampu :
Menyebutkan pengertian Asam Urat
terutama pada Ny.Y selama 1 minggu Ny (Gout)
berhubungan “Y” mengenal masalah
dengan ketidakmampuan kesehatan Asam Urat Respon verbal suatu proses inflamasi yang terjadi
1.1.1 Kaji pengetahuan keluarga tentang pengertian, penyebab,
keluarga merawat anggota (Gout). Mampu menyebutkan penyebab (Asam karena deposisi kristal asam urat tanda dan gejala dan contoh menu penderita gout.
keluarga dengan urat) pada jaringan sekitar sendi. 1.1.2 Diskusikan dengan keluarga tentang pengertian,
masalah nyeri pada penyebab, tanda dan gejala dan contoh menu penderita
persendian kaki sebelah Gout disebabkan oleh adanya gout dengan menggunakan lembar balik
kanan. Respon verbal kelainan metabolik 1.1.3
dalam Beri kesempatan keluarga untuk bertanya tentang hal-hal
pembentukan purin atau ekresi asam yang belum jelas
Mampu menyebutkan tanda dan gejala
(asam urat.) urat yang kurang dari ginjal 1.1.4
yang Bimbing keluarga untuk mengulangi apa yang telah
menyebakan hyperuricemia disampaikan
1.1.5 Berikan reinforcement positif pada keluarga atas jawaban
Gejala awal dari artritis gout adalah yang benar
panas, kemerahan dan
Respon verbal pembengkakan pada sendi yang

Contoh menu makanan untuk penderita tipikal dan tiba-tiba. Persendian yang
gout: sering terkena adalah persendian
kecil pada basis dari ibu jari kaki.

Makanan pagi (06.00-07.00 wib).


- Dadar telur kentang (1 porsi)
- Nasi
- Kopi kedelai dengan susu rendah
remak
Respon Verbal
- Pisang atau jus buah
Makanan tengah hari (11.45-12.15
wib).
- Nasi
- Ikan pepes
- Tahu kukus
- Urapan
- Pepaya
Makanan Malam (18.00-18.30 wib).
- Nasi
- Tempe Bacem
- Sayur Asem
- Pisang
VI. IMPLEMENTASI
Tgl No. Dx Implementasi Evaluasi
17/01/12 1 1. Mendatangi rumah Tn.R memperkenalkan diri S:
19.00 Wib
sebagai mahasiswa yang praktek keperawatan  Keluarga mengatakan bersedia
komunitas pariwisata membantu.
2. Melakukan kontrak waktu berikutnya  Tn.R mengatakan kesediaannya
untuk dikunjungi kembali
O:
 Keluarga tampak tersenyum
dan kooperatif

18/01/12 1 1. mengingatkan pada keluarga Tn.R tentang kontrak S:


19.00 Wib
yang telah disepakati saya kira tidak kesini mbak?”
2. mengajukan pertanyaan pada Tn.R dan keluarga Tn.R mengatakan ”saya sering
tentang pengkajian umum dari keluarga mengalami kekakuan pada kaki
3. menggali keadaan penyakit yang diderita pada saya,apalagi kalau musim
keluarga Tn. R saat 3 bulan terakhir dan saat ini. hujan seperti ini mb sering
4. Melakukan kontrak waktu berikutnya nyeri”
O:
 Tn. R kooperatif dan menjawab
saat diberikan pertanyaan
19/01/12 1 1. Mengingatkan keluarga akan kontrak yang telah S:
20.00 Wib
disepakati  Keluarga mengatakan masih
2. Menanyakan apa yang diketahui keluarga ingat dengan waktu yang telah
tentang sakit Tn R yang sering mengalami disepakati
kesemutan,pegal-pegal,kram,nyeri pada kaki atau Tn.R mengatakan sering
keluarga menyebutnya sakit remautik kata banyak mengalami kesemutan,kram
tetangga nya. dan nyeri pada kaki sebelah
3. Mendiskusikan dengan keluarga tentang kanan nya
- Pengertian reumathoid artritis  Ny.S mengatakan kurang tahu
- Penyebab reumathoid artritis cara penanganan sakit Tn.R
- tanda-tanda dan gejala reumathoid arthritis hanya yang bisa dilakukan
- diet pada penderita reumathoid arthritis adalah memijat dan
- penatalaksanaan reumathoid arthritis membelikan jamu diwarung.
4. Memberikan kesempatan pada keluarga untuk  Tn.R bertanya boleh tidak jika
bertanya tentang hal-hal yang belum jelas. kram,kesemutan dan kaki nya
5. Memberikan kesempatan kepada terasa nyeri minum jamu yang
keluarga untuk mengambil keputusan dalam dijual diwarung seperti jamu
merawat Tn.R keluarga yang mengalami encok.
sakit reumathoid arthritis
6. Memberikan reinforcement positif atas keputusan O:
keluarga  Tn.R dan Ny.S tersenyum dan
7. Mengucapkan terima kasih pada keluarga atas aktif mendengarkan
waktunya  Tn.R dan Ny. Stampak senang
dan tersenyum