Anda di halaman 1dari 4

PPOK ( Penyakit Paru Obstruktif )

Faktor Predisposisi

Edema, Spasme bronkus, peningkatan secret

Obstruksi bronkiolus nasal fase ecsprasi


Bersihan jalan nafas
tidak efektif Udara terperangkap dalam alveolus

PaO2 rendah Sesak nafas,nafas pendek


Suplai O2 jaringan rendah
PaCO2 tinggi

insutislensi atau Pola nafas tidak efektif


kompensasi hipoksemi gangguan metabolisme gangguan pertukaran gagal nafas
kardiovaskuler jaringan gas Resiko perubahan
nutrisi kurang dari
kebutuhan
Hipertensi Pulmonal Metabolisme anaerob
Gagal jantung kanan Produksi ATP
( Adenosina Trifosfat )

Defisit Energi

Lelah,lemah

Inteloleransi Aktivitas Gangguan pola tidur Kurang perawatan diri

Penurunan system imun

Glukosa Dibawa ke seluruh tubuh Asam Askorbat

Kehancuran
Transport aktif
antioksidan yang
dihambat oleh
Stimulus berlebihan akan
Inhibitas glukosa
menyebabkan racun
ss
pada system
kekebalan tubuh
Glukosa 6-fosfat Hexsosa monofosfat merupakan serangkaian reaksi
biokimia yang digunakan :

1. Mengurangi niacin koenzim NADP (nikotinamida


adenin dinokleotida fosfat),kemudian
menghasilkan NADPH (Nikotimanida Adenin
Dinokleotida Fosfat Hidrogen)
2. Menghasilkan 5 karbon (Ribosa)
NADPH

Fruktosa 6-fosfat 5-karbon gula

Glikolisis Digunakan untuk membuat


RNA (Ribo Nukleus Acid) atau
DNA ( Deoxrybo Nukleo Acid)
Siklus krebs poliferasi sel kekebalan tubuh

NADPH digunakan untuk membuat radikal bebas

Genetik
Asap rokok dan polusi
penurunan apha1-
Penurunan kerja silia dinding bronkus menebal gangguan pembersihan paru-paru antitripsin

Sekresi lendir meningkat penyempitan edema dan inflamasi peradangan bronkus dan bronkiolus
Saluran napas proteksi jaringan
Penumpukan gejala napas obstruksi pelepasan mediator kimia destruksi jalan napas akibat parenkim paru
akibat peradangan
Airway tidak bersih ventilasi terganggu merangsa reseptor empisema paru
nyeri pada bronkus hipoventilasi alveolar saluran napas kecil

Ketidak efektifan bersihan dipsnea/sesak bronkiolitis kronis kolaps sewaktu ekspirasi


jalan napas
Ketidak efektifan Nyeri akut
Gangguan pola napas
jalan nafas
Pencetus
(asma, bronchitis, kronis, emfisema)

PPOK

Perubahan anatomi parenkim paru

Perbesaran alveoli

Hiperatropi kelenjar mukosa

Penyempitan saluran udara secara periodic

Suplai oksigen tidak adekuat keseluruh tubuh kompensasi tubuh untuk memenuhi
Kebutuhan oksigen dengan meningkatkan frekuensi
Hipoksia pernafasan

Sesak kontraksi otot pernafasan


Penggunaan energi untuk pernafasan meningkat
Pola nafas tidak efektif

Intoleransi meningkat