Anda di halaman 1dari 10

USAHA KECIL MENENGAH ( UMKM )

“KEDAI 78”

TUGAS KEWIRAUSAHAAN

Oleh:

AYU NAVITA TANJUNG


NIM: 16651054
6C AKUNTANSI MANAJERIAL

KEMENTRIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI


POLITEKNIK NEGERI SAMARINDA
2019
PROFIL USAHA KECIL MENENGAH MIKRO

(UMKM)

A. Profil Usaha

Nama Usaha : Kedai 78

Nama Pemilik : Rio Lauwindra

Jenis Usaha : Bisnis Kuliner

Alamat : Jl. Jend. A. Yani ( Seberang Kimia Farma )

B. Sejarah Usaha

Nama dari pemilik “Kedai 78” ini adalah Rio Lauwindra. Nama

“Kedai 78” sendiri memiliki arti khusus yaitu terletak pada angka “78”.

Angka “78” diambil dari angka tahun kelahiran dari orang tua pemilik usaha

ini. Angka itu diambil karena diyakini sebagai pembawa berkah yaitu angka

tahun kelahiran dari orang yang selalu mendoakan keberkahan anaknya.

Pemilik usaha ini sekarang berusia 21 tahun. Dia adalah anak pertama dari

empat bersaudara. Selain menjalankan usaha yang dia miliki, dia juga

menjalani kesibukan lain yaitu berkuliah di Universitas 17 Agustus,

Surabaya dengan mengambil Jurusan Ilmu Komunikasi.

Rio memulai usaha ini pada bulan Juli tahun 2017 yang artinya

usaha ini sudah berjalan hampir 2 tahun lamanya. Hal yang membuat Rio

termotivasi untuk membuka suatu usaha adalah pemikiran dari dirinya


sendiri yaitu dia harus bisa menghasilkan uang sendiri tanpa harus terus

minta kepada orang tuanya. Pemikiran ini yang membuat dia berfikir untuk

membuka suatu usaha. Dia memutuskan untuk membuka usaha di bidang

kuliner karena dia perfikir bisnis kuliner merupakan bisnis yang senantiasa

bertahan danterus berkembang seiring dengan meningkatnya kebutuhan

kuliner masyarakat. Dan dia juga menyadari bahwa makanan dan minuman

merupakan kebutuhan primer manusia, dikonsisikan sebagai tempat dengan

fasilitas yang nyaman dan menyediakan berbagai menu yang lezat, menarik,

bergizi, ekonomis, dan higenis.

Untuk membuka usaha ini, Rio meminjam modal kepada orang

tuanya. Pada awalnya, orang tuanya tidak yakin pada keputusan Rio untuk

membuka usaha ini karena sedang berkuliah dan harus fokus pada

kuliahnya. Tetapi Rio terus meyakinkan kedua orang tuanya agar

menyetujui keputusannya untuk membuka usaha ini. Akhirnya, kedua orang

tuanya menyetujui dengan syarat agar kuliah yang sedang dia tempuh tidak

terganggu.

Kedai 78 ini terletak di Jalan Jend. A. Yani. Rio memilih untuk

membuka usaha disini karena tempatnya yang strategis yaitu terletak di

dekat salah satu kampus di Samarinda, Universitas Mulawarman. Yang

dimana biasanya banyak anak kos yang akan tinggal di sekitar daerah

tersebut. Modal awal untuk membuka usaha ini kurang lebih sebesar

Rp 50.000.000,-
Karena semakin kesini keuntungan yang didapatkan semakin besar,

Rio berinisiatif untuk membuka usaha lain yaitu coffe shop dengan nama

“Limbah Kopi”. Dia memilih untuk membuka usaha baru ini karena

menyadari bahwa coffe shop adalah salah satu tempat yang biasa dijadikan

pilihan untuk refreshing semua kalangan, baik anak muda maupun kalangan

bapak-bapak. Kopi sendiri juga menjadi salah satu jenis minuman yang

digemari oleh banyak orang. Selain itu juga, dia memiliki teman seorang

barista yaitu orang yang dapat menyajikan kopi. Akhirnya Rio mengajak

temannya untuk bekerja di usaha baru yang akan dia buka. Selain

menyajikan berbagai jenis kopi, disini juga menyajikan beberapa jenis teh.

C. Visi dan Misi Usaha

Visi :

1. Menjadi jenis usaha yang mampu berkompetisi dan mempunyai daya

saing tinggi.

Misi:

1. Menjadi sarana pengelola modal yang bertujuan untuk mencari laba.

2. Membuka lapangan usaha bagi masyarakat sekitar tempat usaha.

3. Melatih diri agar dapat berwirausaha dengan baik.

4. Menambah pengalaman dan pengetahuan tentang beerwirausaha.


D. Modal dan Laba Usaha

Rincian Modal :

Total moodal yang dibutuhan untuk membuat usaha ini adalah sekitar Rp

50.000.000,- Adapun rinciannya adalah sebagai berikut :

1. Pembangunan gedung tempat usaha

2. Meja

3. Kursi

4. Peralatan masak

5. Alat pemanas kopi

6. Alat pembuat teh

7. Shaker

Laba Usaha :

TAHUN LABA PER HARI

2017 Rp 250.000,- s/d Rp 400.000,-

2018 Rp 350.000,- s/d Rp 500.000,-

2019 Rp 400.000,- s/d Rp 650.000,-

E. Tingkat BEP

Dilihat dari modal awal yang dikeluarkan untuk membuka usaha ini

adalah sebessar Rp 50.000.000,- dan laba perhari diperkirakan sebesar Rp

650.000,-. Jadi tingkat BEP diperoleh saat penjualan di bulan ke 3.


F. Segmen Pasar, Target Pasar, Positioning

Segmen Pasar

1. Menjaga cita rasa hidangan yangdi hidangkan dan memberikan

pelayanan yang baik kepada konsumen.

2. Mouth to mouth, yaitu promosi melalui para konsumen yang sudah

datang dan merasakan pelayanan di usaha ini. Jika merasa puas dengan

dengan hidangan dan pelayanan yang didapatkan, maka konsumen akan

menyebarluaskan hal tersebut. Secara tidak langsung konsumen sudah

membantu dalam proses promosi.

Target Pasar

Menu yang disajikan disini membidik semua kalangan, teruma bagi para

anak muda yang gemar berkumpul menghabiskan waktu bersama teman-

temannya dengan pemberian harga terjangkau tetapi tidak

mengesampingkan kualitas produk sebagai tujuan utama usaha ini.

Positioning

1. Menyajikan menu-menu yang cocok di lidah semua kalangan dan

disukai oleh sebagian besar masyarakat.

2. Memberikan harga yang terjangkau dan sesuai dengan menu yang

disajikan.
3. Memberikan tempat yang cocok dan fasilitas yang baik untuk

menghabiskan waktu bersama.

G. Suka dan Duka Dalam Menjalankan Usaha

Suka :

1. Waktu kerja tidak terikat

2. Mendapatkan pendapatan dari usaha sendiri tanpa membebankan orang

tua

Duka :

1. Makin banyak pesaing bisnis

2. Tidak setiap hari ramai konsumen

H. Cara Menghadapi Persaingan Usaha

Untuk menghadapi persaingan bisnis yang makin ketat, pemilik

usaha ini memiliki beberapa cara tersendiri yaitu :

1. Menyajikan kualitas makanan dengan rasa yang berbeda dan tampilan

makanan yang menarik. Selain itu, juga menyajikan kopi dan teh dengan

sesuatu yang berbeda yaittu dari segi rasa. Cara ini harus memiliki

keahlian khusus dan harus dapat menjaga resep yang digunakan agar

dapat memonopoli rasa sehingga konsumen akan datang lagi.

2. Memberikan harga yang sesuai dengan kantong kalangan masyarakat

umum agar menu yang disediakan dapat dinikmati oleh seluruh


kalangan dan tentunya harga yang diberikan sesuai dengan kwalitas

menu yang di sajikan.

3. Mendesain bangunan dan memberikan fasilitas yang menarik.

Bangunan yang menarik dan nyaman akan mengundang pelanggan

berdatangan seacara tidak langsung. Selain itu juga memberikan

fasilitas yang menarik seperti fasilitas wifi dan lahan parkir yang cukup.

4. Tenaga penjual dan pelayan yang cekatan juga menjadi salah satu trik

untuk menghadapi persasingan usaha. Jika konsumen dilayani dengan

baik, maka konsumen akan memberikan nilai tambah tersendiri.

I. Manfaat

Tugas kewirausahaan ini memberikan banyak maafaat bagi saya

pribadi. Salah satunya adalah jika kita ingin membuka dan menjalankan

suatu usaha, kita harus tahu apa usaha yang ingin kita jalani dan kita minati.

Karena jika menjalankan usaha yang tidak kita minati, maka usaha itu akan

dijalani setengah-setangah atau tidak maksimal. Dan dalam menjalankan

usaha, tidak selamaya kita akan selalu mendapatkan laba yang besar. Akan

ada saat dimana kita akan mendapatkan rugi. Dan jika rugi, kita tidak boleh

menyerah begitu saja. Kita harus memikirkan cara dan menampilkan

inovasi baru dan berbeda agar dapat menarik konsumen lagi.

J. Kata-kata Mutiara
“Tuhan menjanjikan rezeki yang berlimbah bagi setiap umatnya. Tetapi

Tuhan tidak menyukai hamba yang tidak mau berusaha untuk mencari apa

yang telah dia janjikan.”

LAMPIRAN