Anda di halaman 1dari 3

Correlative Anatomy of Superficial Cerebral Venous

Sistem vena serebral dapat dibagi menjadi dua yaitu Sistem vena superficial dan vena profunda. Dalam. sistem
vena superficial terdiri dari sinus sagital dan vena kortikal, keduanya mengalirkan darah dari permukaan kedua
belahan hemisphere otak. Sementarasistem vena profunda terdiri dari sinus lateral, sinus rectus dan sinus
sigmoid yang mengalirkan darah dari vena cortikal profunda.

Secara garis besar alirah darah vena serebral mengalirkan darah ke Sinus yang paling dekat. Vena serebral
superfisial dapat dibagi menjadi tiga kelompok. Ketiga kelompok tersebut saling terkait dengan vena
anastomosis Trolard dan Labbe. Namun, vena serebral superfisial sangat bervariasi yang mana
mengalir ke sinus dural terdekat. Permukaan superolateral dari hemisfer mengalirkan darah ke sinus
sagitalis superior sedangkan bagian posteroinferior mengalir ke sinus transversal. Vena fossa posterior
adalah yang paling bervariasi dan untuk diagnosis angiografi sulit untuk mengetahui adanya oklusi.

Vena Serebri superficial bermuara ke 3 tempat yaitu:

1. Kelompok mediodorsal yang bermuara ke Sinus Sagitalis Superior dan Sinus rectus.

2. Kelompok lateroventral yang bermuara ke Sinus Lateral

3. Kelompok anterior yang bermuara ke sinus cavernosus.

Vena-vena tersebut berhubungan dengan Vena Anastomosis Trolard yang menghubungkan SSS ke
vena serebri media. Dan berhubungan juga ke sinus lateralis melalui vena anastomosis Lable

Vena Fossa posterior juga dibagi menjadi 3 kelompok yaiyu

1. Kelompok superior bermuara ke Vena magna galen

2. Kelompok anterior bermuara ke sinus petrosus

3. Kelompok posterior bermuara ke torcular Herophili dan menuju ke sinus transversus di sekitarnya

Role of Specific Anatomic Features of


Cerebral Venous System in Pathophysiology
of Cerebral Venous Thrombosis
Vena serebral dan sinus tidak memiliki katup
atau tunica muscularis. Karena mereka kekurangan katup, aliran darah
mungkin dalam arah yang berbeda. Apalagi kortikal
vena dihubungkan oleh banyak anastamosis, memungkinkan
pengembangan sirkulasi agunan dan mungkin
menjelaskan prognosis yang baik dari beberapa vena serebral
trombosis.
Kurangnya tunica muscularis memungkinkan vena tetap melebar.
Ini penting dalam memahami kapasitas besar untuk
mengkompensasi bahkan oklusi yang diperpanjang.
Sinus vena terletak di antara dua lapisan yang kaku
Daftar Pustaka

1. Sutton D., Stevens J.: Vascular Imaging in Neuroradiology in Textbook of


radiology and Imaging, volume 2 by Churchill Livingstone New York 2003,
pp1682-87.
2. Ryan S.P., Mc Nicholas M.M.J., Central Nervous system in Anatomy for diagnostic
Imaging by W.B. Saunders Company Ltd. London. 1998, pp 77-80.
3. Kido DK, Baker RA, Rumbaugh Calvin L. Normal Cerebral Vascular
Anatomy. In: Abrams Angiography, Vascular and Interventional Radiology by
Abrams HL, Third Edition. Little, Brown and Company, Boston. USA. 1983
pp 257-68.