Anda di halaman 1dari 8

PANDUAN

PASIEN PULANG
SEMENTARA (CUTI)

RUMAH SAKIT MITRA MEDIKA NAROM


JL. Jatiwangi – Cikedokan / Sebelah Selatan Kawasan MM 2100
Kp. Kamurang Rt 01/01 Cikedokan Barat Kab. Bekasi
TELP : (021) – 89983741 FAX : (021) – 89983575
KATA PENGANTAR

Segala Puji dipanjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, dengan rahmat-Nya panduan
mengenai Penundaan Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit ini dapat diselesaikan. Panduan ini
diharapkan menjadi acuan bagi petugas dan manajemen Rumah Sakit Mitra Medika Narom untuk
dapat mengetahui dan menjalankan hal penundaan segala asuhan pelayanan yang diberikan
dalam lingkungan rumah sakit ini. Panduan ini hanya bersifat umum, disesuaikan dengan
keadaan yang ada pada lingkungan rumah sakit dan masyarakat sekitarnya.

Terima kasih atas peran berbagai kalangan yang membantu pembuatan panduan ini.
Panduan ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran yang membangun demi
penyempurnaan panduan ini sangat diharapkan.

Bekasi, Januari 2019

RUMAH SAKIT MITRA MEDIKA NAROM


Direktur,

dr. Deses Esa Karya, MARS

ii
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR............................................................................................................................ii
DAFTAR ISI......................................................................................................................................iii
BAB I DEFINISI..................................................................................................................................1
BAB II RUANG LINGKUP...................................................................................................................2
BAB III TATA LAKSANA......................................................................................................................3
BAB IV DOKUMENTASI.....................................................................................................................5

iii
BAB I
DEFINISI

A. Definisi
Discharge planning merupakan suatu proses yang berkesinambungan dan harus sudaha dimulai sejak
sebelum pasien masuk ke rumah sakit (untuk rawat inap yang telah direncanakan sebelumnya/ elektif) dan
sesegera mungkin pada pasien- pasien non-elektif.

Pasien cuti masa perawatan adalah pasien yang dengan permintaan sendiri atas suatu keperluan meminta untuk
sementara berhenti dari masa perawatannya selama rentang waktu tertentu, dan dokter serta tenaga medis
dapat melakukan evaluasi terhadap criteria diperbolehkan atau tidaknya pasien untuk cuti masa perawatan

B. Tujuan
Tujuan dan prinsip dalam perencanaan pulang merupakan dasar untuk menentukan tindakan
selanjutnya. Adapun tujuan perencanaan pulang adalah meningkatkan asuhan perawatan berkelanjutan
bagi pasien, membantu rujukan pasien pada pelayanan yang lain, membantu pasien dan keluarga
memiliki pengtahuan, keterampilan dan sikap dalam memperbaiki serta mempertahankan status
kesehatan pasien.

1
BAB II

RUANG LINGKUP

Jenis-jenis pemulangan pasien

Ada 3 jenis pemulangan pasien diantaranya :


1. Conditional Discharge (pulang sementara atau cuti)
Bila keadaan pasien cukup baik untuk dirawat di rumah maka cara pemulangan ini
dapat dipakai pasien untuk sementara dapat dirawat di rumah untuk rentang waktu tertentu
dengan harapan dapat membantu pasien dan keluarga beradaptasi dengan situasi di rumah
maupun di masyarakat. Selama pasien cuti, maka pengawasan dari rumah sakit tetap
diperlukan.
2. Absolute Discharge (pulang mutlak selamanya)
Cara pulang ini merupakan terminasi akhir dari hubungan pasien dengan rumah sakit
tetapi bila pasien perlu dirawat kembali maka prosedur perawatan dapat dilaksanakan kembali.
Jenis pemulangan ini diberikan kepada pasien yang mengalami perbaikan status kesehatan
yang baik.
3. Judicial Discharge (pulang paksa)
Pasien diperbolehkan pulang walaupun kondisi kesehatannya belum memungkinkan
untuk dipulangkan dengan alasan penolakan terhadap nasihat medis. Pasien tersebut harus
tetap diberikan edukasi untuk perawatan di rumah dan atau rekomendasi rujukan fasilitas
kesehatan lain yang dibutuhkan pasien.

Panduan pasien pulang sementara (cuti) ini dilaksanakan oleh seluruh staf rumah sakit yang turut
berperan dalam proses pemulangan pasien.

2
BAB III

TATA LAKSANA

A. Prinsip-prinsip dalam proses perencanaan


i. Pasien sebagai fokus tenaga klinis dalam perencanaan pulang.
Nilai, keinginan dan kebutuhan pasien perlu dikaji dan dievaluasi sehingga dapat dimasukkan
dalam perencanaan pulang pasien da orang-orang yang dekat atau penting bagi pasien.
Tenaga kesehatan yang terlibat diikutsertakan dalam
perencanaan pulang pasien.
ii. Kebutuhan pasien diidentifikasi saat masuk, dirawat sampai sebelum pulang. Kebutuhan ini
dikaitkan dengan masalah yang mungkin timbul setelah pulang
sehingga rencana antisipasi masalah dapat dianut untuk dilaksanakan setelah pulang.
iii. Perencanaan pulang dilakukan secara kolaboratif.
Perencanaan pulang adalah proses multidisiplin dan tergantung pada kerjasama yang
jelas dan komunikasi lisan, tertulis di antara pemberi asuhan dan pelayanan.
iv. Perencanaan pulang disesuaikan dengan sumber daya dan fasilitas yang tersedia. Tindakan
atau rencana yang akan dilakukan setelah pulang disesuaikan dengan
pengetahuan dari tenaga yang tersedia program dan fasilitas yang tersedia di masyarakat.
v. Perencanaan pulang dilakukan pada setiap tatanan pelayanan.
Setiap kali pasien masuk tatanan pelayanan maka perencanaan pulang harus dilakukan.

B. Resume Medis Rawat Inap


i. Resume medis rawat inap mencakup :
a. Alasan masuk rumah sakit, diagnosis dan penyakit penyerta.
b. Temuan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang yang penting.
c. Prosedur diagnostic dan terapiutik yang sudah diberikan.
d. Medikamentosa termasuk obat-obatan untuk diminum di rumah.
ii. Resume medis diisi dengan lengkap dan jelas oleh dokter umum maupun dokter
spesialis yang memberikan pelayanan terhadap pasien tersebut yaitu DPJP (Dokter
Penanggung Jawab Pelayanan) sebelum pasien pulang.
iii. Resume medis diisi berdasarkan ringkasan pelayanan medis yang diterima pasien selama
masa perawatan hingga pasien keluar dari rumah sakit baik dalam keadaan
hidup maupun meninggal.
iv. Resume medis rawat inap juga diberikan untuk pasien rawat inap yang memerlukan
pelayanan dan pengobatan berkelanjutan, misalnya : pasien yang akan dirujuk ke rumah sakit
lain, pasien yang membutuhkan perawatan rutin di rumah dan dilakukan

3
oleh dokter/ perawat setempat, dll.
v. Resume medis rawat inap juga diberikan untuk pasien rawat inap yang memerlukan
pelayanan dan pengobatan berkelanjutan, misalnya : pasien yang akan dirujuk ke rumah sakit
yang lain, pasien yang membutuhkan perawatan rutin di rumah dan
dilakukan oleh dokter/ perawat setempat, dll.
vi. Resume medis rawat inap dapat juga diberikan untuk kepentingan pasien dengan
pihak ketiga, misalnya : klaim asuransi.
Penyelesaian resume medis rawat inap harus diselesaikan dalam waktu maksimal 24 jam setelah
pasien pulang.

4
BAB IV

DOKUMENTASI

Resume medis rawat jalan dan rawat inap didokumentasikan dalam rekam medis pasien dan
salinannya diberikan kepada pasien sebelum pulang/ dirujuk.

Anda mungkin juga menyukai