Anda di halaman 1dari 219

$CATEGORY : SOAL TRYOUT UJI KOMPETENSI PROFESI FISIOTERAPI

TAHUN 2017

1. ::SK. no 1.::Seorang laki laki usia 65 tahun rawat inap di ICU RS x dengan diagnosa
pasca operasi AMP hip kanan dan bronchopneumoni. Keluhan batuk, penumpukan
sekresi/mukus di saluran nafas segmen apical lobus atas kanan dan kiri selama 2 hari.
Pemeriksaan suhu badan 37oC, RR 20 x/menit, HR 80 x/menit dan kesadaran baik.
Fisioterapis memberikan chest fisioterapi.
Pertanyaan : Apakah posisi yang tepat untuk kasus tersebut ?{
a. =Half lying.
b. ~Side lying.
c. ~Prone lying.
d. ~Supine lying.
e. ~Depresi lying.
2. ::SK. no 2.::Seorang perempuan usia 55 tahun menjalani operasi hysterectomy karena Ca
Cervix Uteri studium 2 dengan komplikasi adanya hipertensi, sehingga post operasi
pasien tersebut harus dirawat di ICCU dulu. GCS : E4V5M6. Pasien mengeluh adanya
nyeri perut dan nyeri pada kedua kaki saat digerakkan.
Pertanyaan : Apakah pemeriksaan spesifik pada pasien tersebut?
a. =VDS/ VAS
b. ~LGS / ROM
c. ~Antropometri
d. ~Tekanan Darah
e. ~Tidak bisa dilakukan pemeriksaan khusus karena pasien masih di ICCU
3. ::SK. no 3.::Seorang perempuan usia 55 tahun menjalani operasi hysterectomy karena Ca
Cervix Uteri studium 2 dengan adanya IHD, sehingga post operasi pasien tersebut harus
dirawat di ICCU dulu. GCS : E1V1M1. Fisioterapi ingin melakukan pemeriksaan
subyektif.
Pertanyaan : Apakah pemeriksaan yang dilakukan pada pasien tersebut?
a. =Heteroanamnesis
b. ~Autoanamnesis
c. ~Inspeksi
d. ~Palpasi
e. ~PFGD
4. ::SK. no 4.::Seorang laki laki, usia 65 tahun, 1 minggu yang lalu menjalani operasi CABG
dengan median sternotomy. Hasil pemeriksaan : BP : 110/76, HR : 90 x/menit temp : 37,4
ºC, batuk kering, pola pernafasan lambat, tidak menggunakan accessories muscle,
penurunan suara nafas pada bagian basal bilateral, ditemukan suara cracles di bagian kiri
bawah, penurunan gerakan thoraks bawah bilateral
Apakah intervensi yang tepat untuk gangguan thorax pada kasus tersebut ?
a. ~Posisioning
b. ~Pursed lip breathing
c. =Thoracic expansion therapy
d. ~Stretching otot bantu pernafasan
e. ~Active cycle of breathing technique
5. ::SK. no 5.::Seorang perempuan usia 60 tahun mengalami sesak nafas setelah menjalani
operasi CABG. Hasil pemeriksaan T = 140/80 mmHg, RR = 39x/ menit, HR = 99x/
menit, auskultasi didapati suara cracles pada lobus atas.
Pertanyaan : Dimanakah letak stetoskop yang benar pada pasien tersebut?
a. =Di Intercosta 2
b. ~Di Intercosta 4
c. ~Di Intercosta 6
d. ~Di Intercosta 7
e. ~Di Intercosta 8
6. ::SK. no 6.::Seorang laki laki usia 69 tahun mengeluh nyeri dada bagian tengah seperti
diremas, rasa sesak atau berat seperti tertimpa beban, mencengkeram atau seperti
terbakar, menjalar ke leher, rahang, bahu, punggung, satu atau kedua lengan dibawa ke
RS langsung masuk ICCU, oleh dokter segera dilakukan operasi bedah pintas koroner.
Fisioterapi ingin melakukan terapi latihan pada fase complete bed rest.
Pertanyaan : Apakah tujuan terapi latihan pada fase tersebut?
a. ~Mengajarkan pasien untuk mengenali tanda dan gejala latihan yang berlebihan
b. =Mencegah akumulasi cairan atau lendir pada paru–paru
c. ~Memulai membangun kepercayaan diri pasien.
d. ~Meningkatkan kekuatan otot tungkai dan trunk
e. ~Melatih kesadaran/adaptasi postural.
7. ::SK. no 7.::Seorang laki laki usia 65 tahun dibawa ke RS langsung masuk ICCU karena
Acute Myocard Infark, oleh dokter segera dilakukan operasi bedah pintas koroner.
Fisioterapi ingin melakukan terapi latihan. Ada hal yang perlu diperhatikan pada saat
memberi terapi latihan tersebut.
Pertanyaan : Apakah yang perlu diperhatikan?
a. ~EKG Monitor, tekanan darah, denyut nadi
b. ~EKG monitor, Kadar Gula darah, tekanan darah
c. =EKG Monitor, tekanan darah, denyut nadi, pernafasan
d. ~EKG monitor, Kadar Gula darah, denyut nadi, pernafasan
e. ~EKG monitor, Kadar Gula darah, tekanan darah, denyut nadi
8. ::SK. no 8.::Seorang laki laki usia 69 tahun mengeluh nyeri dada bagian tengah seperti
diremas, rasa sesak atau berat seperti tertimpa beban, mencengkeram atau seperti
terbakar, menjalar ke leher, rahang, bahu, punggung, satu atau kedua lengan dibawa ke
RS langsung masuk ICCU, oleh dokter segera dilakukan operasi bedah pintas koroner.
Pertanyaan : Apakah faktor resiko dari penyakit pasien tersebut?
a. ~Hipotensi
b. ~Hipoglikemi
c. =Arteriosclerosis
d. ~Banyak olahraga
e. ~Berat badan Ideal
9. ::SK. no 9.::Seorang laki laki, usia 72 tahun, 4 jam setelah keluar dari ICU karena
bilateral pneumonia dan sepsis. Pasien tampak lemah dan dehidrasi. RR : 24 kali/menit,
SpO2 : 96%, terdengar suara nafas bronchial di lobus bawah paru kiri. Terlihat penurunan
gerakan thorak pada bagian bawah paru kiri
Apakah permasalahan yang potensial terjadi pada pasien tersebut ?
a. ~Penurunan mobilitas thorax
b. =Penumpukan mucus
c. ~Batuk produktif
d. ~Sesak nafas
e. ~Nyeri dada
10. ::SK. no 10.::Seorang laki laki, usia 72 tahun, 4 jam setelah keluardari ICU karena
bilateral pneumonia dan sepsis. Pasien tampak lemah dan dehidrasi. RR : 24 kali/menit,
SpO2 : 96%, terlihat penurunan gerakan thorak pada bagian bawah paru kiri
Apakah intervensi fisioterapi yang tepat pada pasien tersebut ?
a. ~ACBT
b. ~Terapi inhalasi
c. ~Postural drainage
d. =Segmental breathing exercise
e. ~Stretching otot bantu pernafasan
11. ::MW. no 11.::Pasien Mr. Y datang ke Rs A. Dengan memliki perubahan peningkatan
denyut jantung, kontraktilitas otot jantung, curah jantung, relaksasi diastolik dan
penggunaan oksigen oleh otot jantung serta penurunan resistensi vaskuler sistemik dan
tekanan diastolik. Gangguan fungsi kelenjar tiroid dapat menimbulkan efek yang
dramatik terhadap sistem kardiovaskuler, seringkali menyerupai penyakit jantung primer.
Apa nama kelainan hormon pada cerita diatas?
a. =Hipertiroid
b. ~Hipotiroid
c. ~Aldosteronisme
d. ~Hiperaldosteronisme
e. ~Addison
12. ::MW. no 12.::Pasien Tn X di RS.G menjalani penanganan insentive oleh team medis
diruang ICU dan terpasang alat monitor EKG, terpasang oksigen di hidungnya. usia Tn.X
adalah 60 tahun. Nampak biru kondisi fisiknya. Memiliki riwayat infark myocard.
Dicurgai terjadi akibat patologi pada enzim yang meningkat setelah 2 jam terjadi
serangan Infark myocard.Hal tersebut terjadi karena hasil pemeriksaan laboratnya enzim
tersebut adalah lebih dari 5-35 Ug/ml
Apa enzim yang dapat menyebabkan kasus diatas?
a. =Creatin Kinase
b. ~Katalase
c. ~Lipase
d. ~Laktase
e. ~Renin
13. ::RW. no 13.::Seorang bayi laki-laki lahir disebuah RS swasta di Yogyakarta.
Pemeriksaan lahir dengan menggunakan APGAR Score menunjukan Apperaence 1, Pulse
1, Grimace 1, Activity 1, Respirasion 2. Pemeriksaan reflek menunjukan rooting reflek +
sucking reflek + graps + ATNR + . Inspeksi menunjukan adanya warna kebiruan pada
sekitar bibir, ujung jari tangan dan ujung jari kaki. USG menunjukan antara atrium kanan
dan kiri berlubang.
Kelainan dari skenario tersebut disebut ?
a. =ASD
b. ~VSD
c. ~Stenosis
d. ~Insuffisiensi
e. ~Gagal Jantung
14. ::RW. no 14.::Seorang bayi laki-laki lahir disebuah RS swasta di Yogyakarta.
Pemeriksaan lahir dengan menggunakan APGAR Score menunjukan Apperaence 1, Pulse
1, Grimace 1, Activity 1, Respirasion 2. Pemeriksaan reflek menunjukan rooting reflek +
sucking reflek + graps + ATNR + . Inspeksi menunjukan adanya warna kebiruan pada
sekitar bibir, ujung jari tangan dan ujung jari kaki. Diagnosaa dokter menunjukan adanya
penyakit jantung bawaan ( Congenental Heart Desease ).
Pengertian dari diagnosa dokter adalah ?
a. =Kelainan dari satu atau lebih struktur jantung atau pembuluh darah sebelum
kelahiran.
b. ~Kelaian akibat menyempitnya pembuluh darah.
c. ~Kelainan struktur jantung setelah kelahiran akibat trauma.
d. ~Kelainan dimana aliran arah mengantong pada aliran vena
e. ~Kelainan dimana trombus menyumbat pada pembuluh darah otak
15. ::DR. no 15.::Andi usia 20 tahun adalah mahasiswa fisioterapi, dia membaca sebuah buku
tentang katub jantung, Katub yang mempunyai 2 lembar daun katub.
Apa nama katub jantung yang di maksud dalam skebario diatas?
a. ~Katub Trikuspidalis
b. =Katub Mitral
c. ~Katub Pulmonal
d. ~Katub Aorta
e. ~Katub Jantung
16. ::DR. no 16.::Soleh usia 25 tahun adalah mahasiswa fisioterapi, dia belajar tentang bunyi
jantung. Bunyi jantung yang di akibatkan menutupnya katub Aorta dan Katub Pulmonal.
Bunyi jantung ke berapa dalam skenario di atas?
a. ~Bunyi jantung pertama S1
b. =Bunyi jantung kedua S2
c. ~Bunyi jantung ketiga S3
d. ~Bunyi jantung keempat S4
e. ~Bunyi jantung kelima S5
17. ::DR. no 17.::Seorang laki-laki usia 25 tahun membaca sebuah buku patologi, dia
membaca penyakit ini disebabkan karena adanya stenosis arteri ginjal (kongenital atau
atherosklerosis), pheochromocytoma, tumor kelenjar adrenal yg mesekresi epinefrin,
sindroma cushing, aldosteronism primer.
Apa nama penyakit dari etiologi yang di baca seorang laki-laki dalam skenario diatas?
a. ~Hipertensi Primer
b. =Hipertensi Sekunder
c. ~Aritmia
d. ~Miokarditis
e. ~Infark Miokard
18. ::DR. no 18.::Seorang laki-laki usia 55 tahun masuk di RS.X 4 hari yang lalu dan saat ini
sudah menjalani penanganan oleh team medis bangsal.Diketahui dari anamnesis nafas
pendek dan mudah lelah. Pemeriksaan EKG didapatkan adanya defek pada lobus bawah
jantung.
Bagaimana menentukan zona latihan pada kasus di atas?
a. ~220-usia
b. ~HRR-HR rest
c. =+30 dari HRM
d. ~65% dari HRM
e. ~80% dari HRR
19. ::DR. no 19.::Tn x. Umur 76 thn, Mengalami gangguan pada tungkai bawah. setelah
dilakukan pemeriksaan adanya intermiten claudifications, terdapat Pembengkaan pada
tungkai bawah, terdapat pitting oedema. Dilakukan inspeksi terlihat adanya kelokan –
kelokan aliran darah vena.
Apakah ciri pembuluh darah yang dimaksud dalam skenario diatas?
a. ~Pengaruh gaya Gravitasi
b. ~Pembuluh darah membawa O2
c. ~Pembuluh darah pengangkut darah ke jaringan
d. =Mempunyai klep/klep pada saluran pembuluh vena
e. ~Terjadi perlukaan darah mengalir deras
20. ::DR. no 20.::Tn x. Umur 50 thn, Mengalami nyeri pada dada sebelah kiri dia datang ke
dokter spesialis jantung dan dilakukan pemeriksaan di ketahui terdapat gangguan pada
katub jantungnya. Katub yang mengalami ganguan yaitu katub diantara antrium kiri dan
ventrikel kiri.
Apa nama katub yang dimaksud dalam skenario di atas?
a. =Mitral
b. ~Trikuspidalis
c. ~Aorta
d. ~Pulmonalis
e. ~Venacava
21. ::DR. no 21.::Tn x. Umur 50 thn, Mengalami nyeri pada dada sebelah kiri dia datang ke
dokter spesialis jantung dan dilakukan pemeriksaan di ketahui terdapat gangguan pada
katub jantungnya. Katub yang mengalami ganguan yaitu katub diantara antrium kiri dan
ventrikel kiri. Sehingga mengalami hipertrofi pada lapisan jantung.
Apa saja lapisan yang dimaksud dalam skenario?
a. =Miokardium dan Perikardium
b. ~Epikardium dan Tunika media
c. ~Epimysium dan Endomysium
d. ~Perikardium dan Endomysium
e. ~Tunika Anventitia dan Tunikardium
22. ::DR. no 22.::Tn x. Umur 76 thn, Mengalami gangguan pada tungkai bawah. setelah
dilakukan pemeriksaan adanya intermiten claudifications, terdapat Pembengkaan pada
tungkai bawah, terdapat oedema. Dilakukan pemeriksaan pada muscle gastrocnemius
yang di remas, inspeksi terlihat adanya benjolan pada aliran darah vena.
Apakah diagnosis skenario diatas?
a. ~Iskhemik
b. ~Gangren
c. ~Apopotosis
d. ~Sel mast
e. =Deep vein trombosis
23. ::DR. no 23.::Tn x. Umur 76 thn, Mengalami gangguan pada tungkai bawah. setelah
dilakukan pemeriksaan adanya intermiten claudifications, terdapat Pembengkaan pada
tungkai bawah, terdapat oedema. Dilakukan pemeriksaan pada muscle gastrocnemius
yang di remas, inspeksi terlihat adanya benjolan pada aliran darah vena.
Apakah nama test yang di lakukan dalam skenario diatas?
a. ~Neri Test
b. ~Bragard Test
c. =Human Sign Test
d. ~Vital Sign Test
e. ~SLR Test
24. ::DR. no 24.::Tn. X umur 80 thn, mengalami nyeri dada sebelah kiri dan sesak napas.
Dalam keseharian dikategorikan kurang aktivitas, setelah dilakukan pemeriksaan
auskultasi terdapat bunyi S1, S2, S3. Setelah dilakukan pemeriksaaan Ekg ternyata
terdapat gambaran gelombang P,Q,R,S normal dan gelombang T terbalik. Kemudian di
rujuk ke poli fisioterapi .
Apakah istilah lain dari nyeri yang dialami Tn.X diatas?
a. ~Stenosis
b. ~Regurgitasi
c. ~Mitralis
d. ~Trikus pidalis
e. =Agina pectoris
25. ::DR. no 25.::Seorang pria berumur 60 thn bernama tuan x bekerja sebagai guru olahraga
mengeluh batuk batuk hampir 6bulan dan mengeluh sakit punggung menembus sampai
ke dada,lalu tuan x periksa kedokter dan dari dokter di anjurkan untuk melakukan
rontgen,dan hasil foto rontgen kardiomegali dan dilatasi aorta, pada pemeriksaan fisik :
TD=170/100 mmHg, HR=100/menit, pernapasan 28/menit, Suhu 37C.
Keluhan penderita di atas disebabkan oleh adanya kelainan pada?
a. =aorta
b. ~katup aorta
c. ~pericardium
d. ~miokardium
e. ~arteri pulmonal
26. ::K-No 26.:: Seorang laki laki umur 35 tahun mengeluh batuk,di sertai dengan dahak
selama 3 bulan.Datang ke puskesmas hasil pemeriksaan TD; 120/80 mmHg, RR:
40x/mnt, DN: 70x/mnt. Di rujuk ke poli fisioterapi dilakukan pemeriksaan auskultasi
adanya ronchi pada lobus atas, paru kanan kiri, depan belakang.Fisioterapi ingin
melakukan postural drainage pada lobus atas, paru kanan kiri,depan
Bagaimana posisi postural drainage pada skenario diatas?
a. = Tidur telentang kepala lebih tinggi
b. ~ Tidur tengkurep kepala lebih tinggi
c. ~ Tidur telentang kepala lebih rendah
d. ~ Tidur tengkurep kepala lebih rendah
e. ~ Tidur miring ke kiri kepala lebih tinggi
27. ::K-No 27.::Seorang laki laki umur 55 tahun mengeluh batuk,di sertai dengan dahak
selama 3 bulan.Datang ke puskesmas hasil pemeriksaan TD; 120/80 mmHg, RR:
40x/mnt, DN: 70x/mnt, mempunyai riwayat merokok sehari habis 2 bungkus rokok. Di
rujuk ke poli fisioterapi dilakukan auskultasi adanya ronchi pada trachea, bronchus, dan
area lobus atas, paru kanan kiri depan belakang.
Apakah yang interpretasi dari hasil auskultasi pada pasien tersebut?
a. ~ Bentuk dada cekung
b. ~ Bentuk dada seperti tong
c. ~ Bunyik ngiik…ngiik! Terjadi karena eksudat lengket
d. = Nada rendah sangat kasar, akibat dari terkumpulnya cairan mukus
e. ~ suara gosokan aplas pada kayu. Gesekan terjadi antara jaringan paru dengan
pleura
28. ::K-No 28.::Seorang laki laki umur 45 tahun mengeluh batuk,di sertai dengan dahak
selama 3 bulan.Datang ke puskesmas hasil pemeriksaan TD; 120/80 mmHg, RR:
40x/mnt, DN: 70x/mnt. Di rujuk ke poli fisioterapi dilakukan pemeriksaan auskultasi
adanya ronchi pada lobus atas, paru kanan kiri, depan belakang.Fisioterapi ingin
melakukan pemeriksaan khusus untuk mengetahui sesak nafasnya.
Apakah pemeriksaan khusus yang dilakukan?
a. ~ VRS
b. ~ Heart Rate
c. = Scala Borg
d. ~ Anthropometri
e. ~ Expansi Thorax
29. ::K-No 29.::Seorang laki laki umur 35 tahun mengeluh batuk,di sertai dengan dahak
selama 3 bulan. Di rujuk ke poli fisioterapi dilakukan IPPA: hasilnya warna kuku yang
kuning, bentuk dada pectus ecavatus,adanya spasme otot pernafasan, Perkusi: suara
pekak, Auskultasi adanya ronchi pada trachea, bronchus, dan area lobus atas dan bawah
paru. Fisioterapi memberikan intervensi untuk mengeluarkan dahak yang sudah cair.
Apakah intervensi yang dapat diberikan?
a. ~ Massage
b. ~ Diafragma Breathing
c. ~ Deep breathing exercise
d. ~ Pursed lips breathing exercise
e. = Postural drainase, tapotemen, dan batuk efektif
30. ::L-No 30.::Pada saat pengambilan analisa gas darah, dilakukan denga cara mengambil
darah melalui arteri. Arteri yang mudah di ambil darah letaknya berada berada pada
medial anterior bagian antecubital fossa, yang terselip diantara otot biceps.
Apakah nama arteri tersebut?
a. = Arteri Brachialis
b. ~ Arteri Radialis
c. ~ Arteri femoralis
d. ~ Arteri Carotis
e. ~ Arteri Bicipitalis
31. ::L-No 31.::Tn. Riko usia 75 tahun sedang menderita sakit PPOK dan dirawat di RS.
Jogja sudah 7 hari yang lalu, dari hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan hasil PO2 :
75 mmHg, dan Ph : 8,00.
Apakah makna dari Ph tersebut diatas?
a. ~ mengindikasikan kemungkinan asidosis respiratori sebagai kompensasi awal
dari alkalosis metabolisme.
b. ~ mengindikasikan kemungkinan alkalosis respiratori sebagai kompensasi awal
dari asidosis metabolisme
c. ~ menandakan asidosis respiratori (hiperventilasi)
d. = menandakan alkalosis metabolisme atau respiratori (hipoventilasi)
e. ~ menandakan pemberian O2 yang berlebihan
32. ::K-No 32.::Seorang laki laki umur 65 tahun, perokok berat mengalami sesak saat setelah
membersihkan pekarangan rumah, dilarikan ke UGD 2 hari yang lalu masuk RS dengan
keluhan adanya penurunan toleransi aktivitas dari 30 m menjadi hanya 5m , sesak napas,
batuk berdahak berwarna, tidak berdarah. Ada peningkatan penggunakan nebulizer dari
setiap 4 jam menjadi 2 jam. Hasil auskultasi ada krepitasi pada basal paru dan wheezing
++. Kadar H2CO3 dalam analisa gas darah meningkat
Apakah gangguan yang didapat dari analisa gas darah menurut skenario diatas ?
a. ~ Alkalosis respiratorik+metabolik
b. = Asidosis respiratorik
c. ~ Alkalosis metabolik
d. ~ Asidosis metabolik
e. ~ Alkalosis respiratorik
33. ::K-No 33.::Seorang laki laki usia 55 tahun mengeluh sesak nafas opname di RS Bakti
Mulia Yogyakarta, sampai terjadi gagal nafas pada pasien tersebut.
Pertanyaan : Apakah kondisi yang menyebabkan gagal nafas?
a. ~ Hiperfentilasi alveolar
b. = Kegagalan difusi oksigen
c. ~ Tekanan partial oksigen inspirasi normal
d. ~ Konsumsi oksigen jaringan yang rendah
e. ~ Fentilasi atau perfusi dalam keadaan normal
34. ::K-No 34.::Seorang laki laki, usia: 41 th, tukang ojek, dirawat 2 minggu dengan WSD
paru bagian: kiri, bawah, samping. Sekarang mengeluh sakit dada sebelah kiri, sesak
nafas, batuk berdahak : RR: 34/min; HR : 112/min; BP: 110/80 mmHg; BB: 45 Kg, TB:
165 Cm, IMT: 16,53 Kg/m2, Temp: 370 C dan SpO2: 95%.
Pertanyaan: Apakah penyebab sesak nafas kasus diatas?
a. ~ Nyeri dada.
b. = Gangguan rongga pleura.
c. ~ Gangguan jalan nafas
d. ~ Gangguan Paru (alveoli).
e. ~ Gangguan sirkulasi paru.
35. ::K-No 35.::Seorang perempuan usia 55 tahun mengalami kecelakaan lalu lintas, dada
kanan kebentur aspal sehingga ada perdarahan di dada kanannya.Setelah dilakukan
tindakan pemasangan WSD mengeluh sesak nafas, nyeri dada dan menjalar sampai bahu
sebelah kanan. Terdapat atelextasis dextra. Fisioterapi ingin mengetahui keterbatasan
sangkar thoraxnya.
Pertanyaan : Apakah pemeriksaan khusus yang dilakukan?
a. = Antropometri dengan midline
b. ~ VAS/ VDS
c. ~ Borg Scale
d. ~ Indeks Katz
e. ~ MMT
36. ::K-No 36.::Seorang laki laki usia 45 tahun mengeluh batuk dan sesak nafas terutama saat
melakukan berdiri dan jalan. Hasil pemeriksaan auskultasi terdapat wheezing pada lobus
atas kanan dan kiri, RR = 40x/ menit, N= 78x/menit, T= 150/90 mmHg.Terdapat spasme
otot bantu pernafasan.
Pertanyaan : Dimanakah letak stetoskop yang benar pada kasus tersebut?
a. = Intercosta 2
b. ~ Intercosta 3
c. ~ Intercosta 4
d. ~ Intercosta 6
e. ~ Intercosta 8
37. ::K-No 37.::Seorang laki laki usia 45 tahun mengeluh batuk dan sesak nafas terutama saat
melakukan berdiri dan jalan. Hasil pemeriksaan auskultasi terdapat wheezing pada lobus
atas kanan dan kiri, RR = 40x/ menit, N= 78x/menit, T= 150/90 mmHg.Terdapat spasme
otot bantu pernafasan.Fisioterapi memberikan intervensi untuk bronchial toilet
Pertanyaan : Apakah intervesi yg diberikan pada kasus tersebut?
a. ~ Mobilisasi dan penguatan otot otot pernafasan
b. = ACBT dan Postural drainage
c. ~ Breathing control
d. ~ Exercise
e. ~ Edukasi
38. ::K-No 38.::Seorang laki laki usia 50 tahun mengalami sesak dan nafas pendek, cepat
datang ke fisioterapi. Setelah dilakukan pemeriksaan, fisioterapi ingin memberikan terapi
latihan dengan tujuan untuk membentuk pola nafas normal, meminimalkan tenaga untuk
bernafas, menghilangkan nafas yang pendek dan cepat, dan meningkatkan ventilasi
Pertanyaan : Apakah jenis terapi latihan yang diberikan pada pasien tersebut?
a. ~ TEE
b. ~ FET
c. ~ ACBT
d. ~ Chest Fisioterapi
e. = Breathing Control
39. ::K-No 39.::Seorang laki laki usia 50 tahun mengalami sesak dan nafas pendek, cepat
datang ke fisioterapi. Setelah dilakukan pemeriksaan fisioterapi ingin memberikan terapi
latihan dengan tujuan untuk pembersihan jalan napas dengan tehnik kombinasi dari
Breathing Control,TEE, Breathing Control, Huffing Breathing Control
Pertanyaan : Apakah tehnik terapi latihan yang diberikan pada pasien tersebut?
a. ~ TEE
b. ~ FET
c. = ACBT
d. ~ Chest Fisioterapi
e. ~ Breathing Control
40. ::K-No 40.::Seorang laki laki usia 50 tahun mengalami sesak nafas dan batuk berdahak.
Fisioterapi ingin memberikan tindakan dengan cara pasien diminta untuk melakukan
inspirasi maksimun yang panjang yang dimulai dari akhir ekspirasi tenang (posisi FRC)
Apakah nama tindakan tersebut diatas?
a. ~ Pursed Lips Breathing exercise
b. ~ Diafragma breathing exercise
c. ~ Positive Expiratory Pressure
d. = Deep Breathing exercise
e. ~ Flutter
41. ::D-No 41.::Seorang laki-laki umur 47 tahun, mempuyai keluhan batuk, di sertai dengan
dahak, sudah 3 bulan berturut-turut. Datang ke klinik fisioterapi Medika, dilakukan
pemeriksaan fisik dengan hasil : TD; 120/80 mmHg, RR: 37x/mnt, DN: 80x/mnt,
mempunyai riwayat asma sejak kecil. Di rujuk ke poli fisioterapi dilakukan IPPA:
inspeksi: warna kuku yang kuning, bentuk dada pectus ecavatus, Palpasi: adanya spasme
otot pernafasan, Perkusi: suara pekak, auskultasi adanya weezing pada trachea, bronchus,
dan area lobus bawah paru kiri.
Bagaimana posisi postral drainage pada kasus pasien diatas?
a. ~ Posisi tubuh miring ke kiri agak tengkurap, posisi kedua tungkai lebih tinggi
dari kepala ± ketinggian kaki 16° dari bed.
b. ~ Posisi tubuh miring ke kanan agak terlentang, posisi kedua tungkai lebih tinggi
dari kepala ± ketinggian kaki 16° dari bed.
c. = Posisi tengkurap, posisi kedua tungkai lebih tinggi dari kepala ± ketinggian
kaki 20° dari bed.
d. ~ Posisi tubuh miring ke kiri agak tengkurap, posisi kedua tungkai lebih tinggi
dari kepala ± ketinggian kaki 20° dari bed.
e. ~ Posisi tubuh miring ke kanan agak tengkurap, posisi kedua tungkai lebih tinggi
dari kepala ± ketinggian kaki 20° dari bed.
42. ::D-No 42.::Seorang laki-laki umur 45 tahun. Datang ke klinik fisioterapi Dilakukan
pemeriksaan fisik dengan hasil : TD; 100/70 mmHg, RR: 40x/mnt, DN: 75x/mnt. Dia
bekerja sebagai satpam di sebuah mall di yogyakarta. Diperoleh diagnosa bahwa pasien
menderita emboli paru.
Apa etiologi kasus diatas di skenario di atas?
a. ~ Stasis atau melambatnya aliran darah
b. ~ Trauma, Luka dan peradangan pada dinding vena
c. ~ Hiperkoagulasibilitas
d. ~ Pecahnya trombus di vena
e. = Adanya plak/atheroma pada arteri
43. ::D-No 43.::Seorang laki-laki umur 25 tahun. Datang ke klinik fisioterapi Dilakukan
pemeriksaan fisik dengan hasil : TD; 100/70 mmHg, RR: 40x/mnt, DN: 75x/mnt. Dia
bekerja sebagai karyawan swata di Yogyakarta. Diperoleh diagnosa bahwa pasien
menderita asma. Tanda gejalanya adalah sesak nafas, nyeri dada.
Apakah etiologi pada kasus skenario diatas?
a. ~ Bakteri/bakteri yang mengakibatkan spasme pada saluran pernafasan
b. ~ Rubela terhirup sehingga mengendap dalam saluran pernafasan
c. = Alergen yang mengakibatkan sistem imun lemah (IgE rendah)
d. ~ Adanya prostaglandin mengakibatkan bronkospasme
e. ~ Histamin mengakibatkan nyeri dada
44. ::K-No 44.::Seorang laki laki usia 45 tahun mengeluh batuk dan sesak nafas dirawat di
RS Mitra. Fisioterapi ingin mengurangi keluhan batuk dan sesak nafasnya. Sebelum
melakukan intervensi, fisioterapi melakukan pemeriksaan untuk mengetahui apakah
pasien tersebut ada keterbatasan di sangkar thoraxnya.
Pertanyaan : Apakah pemeriksaan yang dilakukan pada pasien tersebut?
a. = Ekspansi Thorax
b. ~ Skala Borg
c. ~ Auskultasi
d. ~ VO2 Max
e. ~ Inspeksi
45. ::K-No 45.::Seorang laki laki usia 45 tahun mengeluh batuk dan sesak nafas dirawat di
RS Mitra. Sebelum melakukan tindakan fisioterapi maka dilakukan pemeriksaan
fisioterapi. Hasil pemeriksaan fisioterapi ditemukan adanya sputum di lobus bawah, paru
kanan dan kiri.
Pertanyaan : Dimanakah letak stetoskope yang tepat pada saat fisioterapi melakukan
pemeriksaan pada pasien tersebut?
a. ~ Di intercostal 2 kanan dan kiri
b. ~ Di intercostal 3 kanan dan kiri
c. ~ Di intercostal 4 kanan dan kiri
d. ~ Di intercostal 5 kanan dan kiri
e. = Di intercostal 8 kanan dan kiri
46. ::K-No 46.::Seorang laki laki usia 45 tahun mengeluh batuk dan sesak nafas dirawat di
RS Mitra. Fisioterapi ingin mengurangi keluhan batuk dan sesak nafasnya. Sebelum
melakukan latihan pada pasien tersebut, fisioterapi melakukan pemeriksaan untuk
mengetahui beban latihan yang bisa dilakukan pada pasien tersebut.
Pertanyaan : Apakah pemeriksaan yang dilakukan pada pasien tersebut?
a. ~ Ekspansi Thorax
b. ~ Skala Borg
c. ~ Auskultasi
d. = VO2 Max
e. ~ Inspeksi
47. ::K-No 47.::Seorang laki laki usia 55 tahun mengeluh sesak nafas opname di RS Bakti
Mulia Yogyakarta, ingin diberikan tindakan pemberian O2 .
Apakah indikasi utama pemberian pengobatan tersebut?
a. = Client dengan kadar O2 arteri rendah dari hasil analisis tes darah
b. ~ Pasien dengan kerja nafas normal
c. ~ Pasien dengan laju pompa jantung normal
d. ~ Pasien dengan keadaan sadar
e. ~ Pasien dengan anemia ringan.
48. ::K-No 48.:: Kasus dengan sesak nafas maka akan terjadi beberapa ketidak seimbangan
kerja antara otot inspirasi dan otot ekspirasi. Pada penderita asma maka akan terlihat
adanya pembesaran otot. Apakah otot yang membesar tersebut ?
a. = Sternocleido mastoideus
b. ~ Otot serati anterior
c. ~ Otot Intercostal
d. ~ Otot abdonimal
e. ~ Otot Diafragma
49. ::K-No 49.::Seorang laki laki usia 50 tahun mengalami sesak dan nafas pendek, cepat
datang ke fisioterapi. Setelah dilakukan pemeriksaan fisioterapi ingin memberikan terapi
latihan dengan tujuan untuk membersihkan jalan napas yang merupakan kombinasi antara
Postural Drainage, Breathing exercise (SMI) dan Huffing.
Pertanyaan : Apakah tehnik terapi latihan yang diberikan pada pasien tersebut?
a. ~ TEE
b. = FET
c. ~ ACBT
d. ~ Chest Fisioterapi
e. ~ Breathing Control
50. ::D-No 50.::Tn . x umur 35 tahun, mempuyai keluhan batuk, di sertai dengan dahak,
dengan kurun waktu 3 bln.belum pernah mendapatkan pengobatan, Datang ke puskesmas
dilakukan pemeriksaan fisik dengan hasil : TD; 120/80 mmHg, RR: 40x/mnt, DN:
70x/mnt, mempunyai riwayat merokok sehari habis 2 bungkus rokok. Di rujuk ke poli
fisioterapi dilakukan IPPA: inspeksi: warna kuku yang kuning, bentuk dada pectus
ecavatus, pernafasan dangkal, abdominal brething, Palpasi: adanya spasme otot
pernafasan, Perkusi: suara pekak, auskultasi adanya ronchi pada trachea, bronchus, dan
area lobus atas dan bawah paru.
Apakah bukti adanya sesak napas pada skenario diatas:
a. ~ TD; 120/80 mmHg,
b. = RR: 40x/mnt,
c. ~ DN: 70x/mnt,
d. ~ Warna kuku
e. ~ Suara pekak
51. ::SK.no 51.::Seorang pasien perempuan usia 20 tahun mengalami kecelakaan pada saat
panjat tebing sehingga mengalami fraktur pada L5 san S3-4 nya 1 bulan yang lalu.
Sekarang pasien datang ke klinik fisioterapi dengan keluhan belum bisa jalan mandiri dan
tidak bisa merasakan kencing maupun menahan kencing. Dari hasil pemeriksaan
fisioterapi ditemukan ada kelemahan pada kedua tungkainya dengan MMT 3. Ada
gangguan sensibilitas terhadap rasa tajam dan tumpul serta panas dan dingin.
Dimanakah plexus yang terkena pada pasien tersebut?
a. ~Plexus Cervicalis
b. ~Plexus Brachialis
c. ~Plexus Lumbal
d. ~Plexus Sacral
e. =Plexus Lumbosacralis
52. ::SK.no 52.::Seorang pasien laki laki usia 50 tahun mengalami jatuh dari pohon kelapa
sehingga mengalami fraktur pada cervical 7 dan S 3-4 nya 1 bulan yang lalu. Sekarang
pasien datang ke klinik fisioterapi dengan keluhan belum bisa jalan mandiri dan tidak bisa
merasakan kencing maupun menahan kencing. Gangguan bladder tersebut karena pusat
parasimpatik ada masalah.
Dimanakah letak patologi dari gangguan bladder tersebut?
a. ~Cervical 7
b. ~Lumbal 5
c. ~S 1-2
d. ~S 2-3
e. =S 3-4
53. ::SK.no 53.::Seorang pasien laki laki usia 50 tahun mengalami jatuh dari pohon kelapa
sehingga mengalami fraktur pada cervical 7 dan S 3-4 nya 1 bulan yang lalu. Sekarang
pasien datang ke klinik fisioterapi dengan keluhan belum bisa jalan mandiri dan tidak bisa
merasakan kencing maupun menahan kencing, kedua kakinya mengecil. MMT nilai 1.
Fisioterapis ingin melakukan intervensi agar pasien dapat merasakan kencingnya
Apakah intervensi yang diberikan pada pasien tersebut?
a. ~Kegel’s Exercise
b. =Bladder Training
c. ~Latihan aktif
d. ~Strengthening exercise
e. ~Latihan Transver dan ambulasi
54. ::SY.no 54.::Seorang laki-laki usia 35 tahun mengeluhkan otot-otot wajah bagian kiri
mengalami kelemahan, tidak dapat mengangkat alis, mengerutkan dahi, dan tidak mampu
memejamkan mata dengan sempurna. Untuk bersiul, tersenyum, dan berkumur masih
sulit. Terdapat nyeri tekan dan spasme pada otot wajah bagian kiri. Untuk mengetahui
kemampuan fungsionalnya Fisioterapi akan melakukan pemeriksaan spesifik.
Pertanyaan : Pemeriksaan apakah yang tepat pada pasien tersebut?
a. ~MMT
b. =Ugo Fisch
c. ~VAS
d. ~ROM
e. ~Sensoris
55. ::SY.no 55.::Seorang perempuan 35 tahun, mengeluhkan kelemahan pada otot-otot wajah
bagian kanan, tidak mampu mengerutkan dahi, tidak mampu memejamkan mata dengan
sempurna, tidak dapat mengangkat alis. Dari hasil pemeriksaan MMT wajah semua otot
wajahnya dapat berkontraksi tetapi dilakukannya dengan susah payah.
Pertanyaan : Berapakah nilai kekuatan otot pada pasien tersebut?
a. ~5
b. =3
c. ~2
d. ~1
e. ~0
56. ::SY.no 56.::Seorang laki-laki usia 23 tahun, mengeluhkan kram pada tanganya dan terasa
kesemutan saat mengambil barang. Rasa kesemutan dirasakan menjalar sampai ke ibu
jari, jari telunjuk, jari tengah dan setengah sisi radial jari manis. Fisioterapi melakukan
pemeriksaan dengan cara mengetuk di area pergelangan tangan pasien.
Pertanyaan : Apakah nama pemeriksaan yang dilakukan fisioterapi ?
a. ~Contra Patrick
b. =Tinel test
c. ~Provokasi
d. ~Kompresi
e. ~Prayer
57. ::I.no 57.::The brain, spinal cord and nerves are continuous and are surrounded by
connective tissue which can develop tension or tightness, often contributing to nerve
symptoms experienced as radiating pain, numbness, tingling or weakness.
What is The test to reproduce the symtoms ?
a. ~Neuro Mechanism
b. =Neorodynamic Tension Test
c. ~Percusion test
d. ~Functional Test
e. ~Appley Strech Test
58. ::I.no 58.::A The SLR test places a tensile stress on the sciatic nerve and exerts a caudal
traction on the lumbo sacral nerve root from L4 to S2. The evaluation of findings from
SLR test requires that the ring of motion measured and the symtom produce. Some
Patient report fill pain at the after 70° ROM.
What is the structure involved ?
a. =Sciatic nerve only
b. ~Spinal nerve, dural sleeves
c. ~The Hamstring
d. ~The hamstring, gluteus maximus, hip lumbar and sacroiliac joint
e. ~The L4-S2 nerve root
59. ::I.no 59.::Some patien visiting the Physio with complain feel pain, numbness and
pharasthesia at the tumb and fisrt fingerof the hand.
Wich one the Neuro dynamic test sould be do and aplied in this case ?
a. =Soulder girdle depression, humeral abduction and external rotation, forearm
pronation, elbow extension, wirst/thumb flexion.
b. ~Soulder girdle depression, humeral abduction , forearm supination, elbow flexion,
wirst/thumb extension.
c. ~Soulder girdle depression, humeral adduction and external rotation, forearm
pronation, elbow extension, wirst/thumb extension.
d. ~Soulder girdle depression, humeral abduction to approximate 110°, forearm
pronation, elbow extension, wirst/thumb extension.
e. ~Soulder girdle depression, humeral abduction to approximate 110°, forearm
supination, elbow extension, wirst/thumb extension.
60. ::DR.no 60.::Seorang perempuan usia 30 tahun bekerja sebagai pedagang di pasar,datang
ke klinik fisioterapi dengan mengeluh sering merasa cepat lelah dan otot-otot kedua
tangan dan kaki mengalami kelemahan ketika aktivitas berat dan akan pulih jika istirahat
cukup, pengelihatan diplopia , merasakan kelemahan dalam mengunyah dan menelan.
Keluhan tersebut dirsakan sejak 4 minggu terakhir ini.
Apa etiologi dari kasus di atas?
a. =Autoimun
b. ~Virus
c. ~Bakteri
d. ~Kompresi
e. ~Trauma berulang
61. ::DR.no 62.::Seorang ibu usia 45 tahun, mengeluh tentang nyeri menjalar disertai dengan
kesemutan dikaki sebelah kanan, bekerja sebagai loundry sering menyetrika dengan
duduk, datang ke klinik fisioterapi di lakukan pemeriksaan dengan test spesifik test
naffziger test dan valsava manuver test hasil positif.
apakah penyebab terjadinya keluhan diatas?
a. =Entrapment radiks saraf akibat penekanan diskus pada intervertebra lumbal 4-5
b. ~Fraktur kompresi pada vertebra thoracal 12 - lumbal 1
c. ~Brust fraktur vertebra lumbal 3
d. ~Spinal shock
e. ~Paraplegi
62. ::DR.no 63.::Seorang ibu usia 60 tahun. Mengeluh tangan sebelah kanan bagian jari
manis dan kelingking lemah, jika digunakan untuk mengambil dan menjumput
mengalami kesulitan. Mempunyai riwayat fraktur monteggia fleksi tangan kanan Setelah
dilakukan asesment dengan inspeksi terjadi atrofi pada otot bagian jari ke-IV dan ke- V,
datang ke klinik fisioterapi di lakukan proses fisioterapi.
Apa sajakah bagian nama otot yang di sarafi pada lesi skenario diatas?
a. ~M. Hamtring, M. Quadrisep, M, tensor fasia
b. ~M. Gastocnemius, M, soleus, M, tibialis anterior, M.tibialis posterior
c. ~M. Trapizeus upper, midle, lower, M. Sternokloido mastoideus
d. ~M. Bisep, M. Brachio radialis , M. Deltoid, M. Trisep, M. coraco brachialis
e. =M. Fleksor carpi ulnaris, M. fleksor digitorum profundus, M. adductor policis M.
interosei 7, M. 3 hipotenardan, M. lumbrical, M. digiti 4, 5.
63. ::DR.no 64.::Seorang ibu usia 45 tahun, mengeluh tentang nyeri menjalar disertai dengan
kesemutan dikaki sebelah kanan, bekerja sebagai loundry sering menyetrika dengan
duduk, datang ke klinik fisioterapi di lakukan pemeriksaan dengan test spesifik test
bragard, test nery dan test SLR hasil positif.
Dimanakah letak segmen vertebra yang menginnervasi diagnosa diatas?
a. =L4-S3
b. ~S1 -L6
c. ~T12 - C8
d. ~L1 - S5
e. ~C0 - C6
64. ::DR.no 65.::Seorang perempuan usia 21 tahun adalah mahasiswa fisioterapi di salah satu
sekolah tinggi swasta di Yogyakarta. Ia sedang membaca materi kuliah yang tempo lalu
di dapatkan pada saat kuliah saraf tepi. Setelah materi di baca ia teringat tentang saraf
yang membawa sensasi tak di sadari dari dalam tubuh dan perintah aksi non volunter
kepada otot polos, otot jantung, dan kelenjar. Dan kerjanya untuk memperlambat kerja
suatu organ.
Apakah saraf yang di maksud dari cerita di atas ?
a. =Sistem saraf parasimpatik
b. ~Sistem saraf simpatik
c. ~Sistem saraf somatik
d. ~Sistem saraf otonom
e. ~Sistem saraf tepi
65. ::DR.no 66.::Pasien mengalami tabrakan 1 bulan yang lalu ,adanya benturan dan luka
pada ekstermitas bawah kaki sebelah kanan ,setelah luka sembuh pasien mencoba untuk
berjalan . tetapi kaki sebelah kanan tidak bisa napak sempurna dan pasien mengeluh nyeri
flexor hip dan tampak drop foot.
Apa saja Body function dan body structure menurut ICF pada kasus di atas ?
a. =Adanya gangguan sensorik, atrofi, kontraktur, deformitas
b. ~Adanya kontraktur,nyeri,deformitas,luka
c. ~Adanya fraktur,nyeri,luka basah .
d. ~Adanya fraktur,luka,atrofi.
e. ~Adanya Luka dan atrofi
66. ::DR.no 67.::Seorang perempuan usia 24 tahun datang ke klinik fisioterpi dengan
mengeluh nyeri dari lehernya yang menjalar hingga telapak tangan sejak 1 minggu yang
lalu. Dilakukan pemeriksaan spesifik oleh fisioterapis yaitu dengan neural mobilisasi atau
Upper Limb Tention Test (ULTT), diperoleh ULTT 2b pasien mengeluh nyeri.
Bagaimana metode gerakan dari hasil pemeriksaan spesifik diatas?
a. =Scapula depresi, shoulder adduksi dan endorotasi, elbow ekstensi, pronasi, wrist
flexi dan ulnar deviasi, jari-jari flexi dan gerakan ke arah abduksi shoulder
b. ~Scapula depresi, shoulder abduksi dan eksorotasi, elbow flexi, supinasi, wrist
ekstensi, jari-jari ekstensi dan gerakan ke arah ekstensi elbow
c. ~Scapula depresi, shoulder abduksi dan eksorotasi, elbow flexi, supinasi, wrist
ekstensi, jari-jari ekstensi dan gerakan ke arah abduksi shoulder
d. ~Scapula depresi, shoulder abduksi dan endorotasi, elbow ekstensi, supinasi, wrist
flexi dan ulnar deviasi, jari-jari flexi dan gerakan ke arah abduksi shoulder
e. ~Scapula depresi, shoulder adduksi dan eksorotasi, elbow ekstensi, pronasi, wrist flexi
dan ulnar deviasi, jari-jari flexi dan gerakan ke arah ekstensi elbow
67. ::DR.no 68.::Seorang perempuan usia 24 tahun datang ke klinik fisioterpi dengan
mengeluh nyeri dari lehernya yang menjalar hingga telapak tangan sejak 1 minggu yang
lalu. Dilakukan pemeriksaan spesifik oleh fisioterapis yaitu dengan neural mobilisasi atau
Upper Limb Tention Test (ULTT), diperoleh ULTT 1 pasien mengeluh nyeri.
Bagaimana metode gerakan dari hasil pemeriksaan spesifik diatas?
a. ~Scapula depresi, shoulder adduksi dan endorotasi, elbow ekstensi, pronasi, wrist
flexi dan ulnar deviasi, jari-jari flexi dan gerakan ke arah abduksi shoulder
b. =Scapula depresi, shoulder abduksi dan eksorotasi, elbow flexi, supinasi, wrist
ekstensi, jari-jari ekstensi dan gerakan ke arah ekstensi elbow
c. ~Scapula depresi, shoulder abduksi dan eksorotasi, elbow flexi, supinasi, wrist
ekstensi, jari-jari ekstensi dan gerakan ke arah abduksi shoulder
d. ~Scapula depresi, shoulder abduksi dan endorotasi, elbow ekstensi, supinasi, wrist
flexi dan ulnar deviasi, jari-jari flexi dan gerakan ke arah abduksi shoulder
e. ~Scapula depresi, shoulder adduksi dan eksorotasi, elbow ekstensi, pronasi, wrist flexi
dan ulnar deviasi, jari-jari flexi dan gerakan ke arah ekstensi elbow
68. ::DR.no 69.::Seorang laki-laki usia 56 tahun datang ke klinik fisioterapi dengan mengeluh
lemas pada kedua tungkainya dan sering terasa kesemutan serta rasa baal di telapak kaki
sehingga tak mampu berjalan. Keluhan tersebut sejak 2 minggu yang lalu dan sejak tadi
malam dia merasakan sesak nafas, susah menelan serta kedua tangannya terasa lemas.
Apa etiologi dari kasus dalam skenario diatas?
a. =Adanya Demielinisasi Saraf
b. ~Adanya Virus Harpes
c. ~Adanya Bakteri
d. ~Adanya Regenerasi saraf
e. ~Adanya Degenerasi Saraf
69. ::DR.no 70.::Seorang perempuan usia 27 tahun datang ke klinik fisioterapi dengan
mengeluh tangan kanan tampak tidak mampu digerakkan tidak seperti tangan kiri. Tiga
bulan yang lalu mengalami kecelakaan dan adanya fraktur 1/3 proksimal humerus dextra
dan terdapat kompresi di bagian cervical 5 dan 6. Apa diagnosa dari kasus skenario
diatas?
a. ~Lesi nervus peroneus
b. ~Lesi nervus tibial
c. =Lesi nervus brachialis
d. ~Lesi nervus ischialgia
e. ~Lesi nervus Thoracalis
70. ::DR.no 71.::Seorang perempuan usia 27 tahun datang ke klinik fisioterapi dengan
mengeluh tangan kanan tampak tidak mampu digerakkan tidak seperti tangan kiri. Tiga
bulan yang lalu mengalami kecelakaan dan adanya fraktur 1/3 proksimal humerus dextra
dan terdapat kompresi di bagian cervical. Di diagnosa adanya gangguan pleksus
brachialis.
Pada kasus di atas serabut saraf berjalan dari cervical berapa?
a. ~C4 – C8
b. ~C4 – T1
c. ~C5 – C8
d. =C5 – T1
e. ~C5 – C6
71. ::DR.no 72.::Seorang perempuan usia 27 tahun datang ke klinik fisioterapi dengan
mengeluh tangan kanan tidak mampu menggerakkan ke arah extensi. Tiga bulan yang
lalu mengalami kecelakaan dan adanya fraktur 1/3 proksimal humerus dextra.
Nervus apa yang mensarafi dari gangguan gerakan yang di derita pasien?
a. ~Nervus ulnaris
b. =Nervus Radialis
c. ~Nervus Medianus
d. ~Nervus Thoracalis
e. ~Nervus Tibialis
72. ::DR.no 73.::Seorang perempuan usia 27 tahun datang ke klinik fisioterapi dengan
mengeluh lengan kanan hingga jari-jari tangannya mengalami kelemahan. Tiga bulan
yang lalu mengalami kecelakaan dan adanya fraktur 1/3 distal radius ulna dextra.
Dilakukan pemeriksaan oleh fisioterapis yaitu “Okey Sign” dan hasilnya positif terdapat
kelemahan.
Nervus apa yang mensarafi dari pemeriksaan yang dilakukan oleh fisioterapis?
a. ~Nervus Ulnaris
b. ~Nervus Radialis
c. =Nervus Medianus
d. ~Nervus Thoracalis
e. ~Nervus Tibialis
73. ::DR.no 74.::Seorang perempuan usia 27 tahun datang ke klinik fisioterapi dengan
mengeluh lengan kanan hingga jari-jari tangannya mengalami kelemahan. Tiga bulan
yang lalu mengalami kecelakaan dan adanya fraktur 1/3 distal radius ulna dextra.
Dilakukan pemeriksaan oleh fisioterapis yaitu “Froment’s sign” dan hasilnya positif
terdapat kelemahan.
Nervus apa yang mensarafi dari pemeriksaan yang dilakukan oleh fisioterapis?
a. =Nervus Ulnaris
b. ~Nervus Radialis
c. ~Nervus Medianus
d. ~Nervus Thoracalis
e. ~Nervus Tibialis
74. ::HZ.no 75.::Seorang fisioterapis melakukan pemeriksaan khusus terhadap pasien.
Pemeriksaan khusus yang dilakukan diantaranya Lasseque, Slupm test dan valsava.
Periksaan khusus tersebut dilakukan pada kasus :
a. ~Bell’s Palsy
b. ~Carpal Tunel Syndrom
c. =Ischialgia
d. ~Polyomielitis
e. ~Myastenia Gravis
75. ::HZ.no 76.::Seorang pasien usia 65 tahun di diagnosa hemiparase sinistra bisa berjalan
tetapi kondisi pola jalan pasien kurang bagus yaitu stap page gait dan pola ekstermitas
bawah lebih condong ke arah ekstensor, mengalami gangguan sensoris, dan pasien
dropfoot.
Nervus apakah yang terganggu pada pasien tersebut?
a. ~Lesi Nervus Radialis
b. ~Lesi Nervus Ulnaris
c. ~Lesi Nervus Medianus
d. =Lesi Nervus Peroneus
e. ~Lesi Nervus Poplitea
76. ::HZ.no 77.::Seorang laki-laki umur 40 tahun datang ke fisioterapi dengan mengeluh kaki
kesemutan yang menjalar kebawah, dia mengalami gangguan sensorik. Gangguan
sensorik merupakan diagnosa fisioterapi pada tahap Body Function and Structure.
Maka pemeriksaan yang tepat untuk mengetahui adanya gangguan sensorik adalah :
a. ~MMT
b. ~VAS
c. =Streognosis dan Barognosis
d. ~Metode Holten
e. ~Antropometri
1. ::DR.no 78.::Seorang ibu usia 45 tahun, mengeluh tentang tangan kanan tidak mampu
untuk mengangkat gayuh. Dilakukan Pemeriksaan tangan kanan mengalami drop hand
dengan nilai kekuatan otot; 1 , di sertai dengan gangguan paresthesis
Apakah nama daerah segment yang mengalami gangguan lesi?
a. =Dermatom
b. ~Miotom
c. ~Neuron
d. ~Axon
e. ~Ganglion
2. ::DR.no 79.::Seorang ibu usia 45 tahun, mengeluh tentang tangan kanan tidak mampu
untuk mengangkat gayuh. Dan tampak mengalami drop hand di sertai dengan gangguan
paresthesis, kemudian dilakukan pemeriksaan untuk mengevaluasi dan rekaman aktivitas
listrik yang dihasilkan oleh otot rangka.
Menggunakan alat apa dalam pemeriksaan di skenario di atas?
a. ~Eletrocardiograf
b. ~Echocardiograf
c. =Elektromiograf
d. ~Eletrical Stimulasi
e. ~Elektroneurograf
3. ::DR.no 80.:: Seorang ibu usia 40 tahun datang ke klinik fisioterapi dengan mengeluh
adanya kelemahan ditungkai sebelah kanan, bekerja sebagai jasa pencuci pakaian dimana
sering duduk jongkok, fisioterapis melakukan pemeriksaan sensorik dan motorik terdapat
gangguan khusunya di jari kaki kanan ke 3-5 sedangkan jari ke 1-2 normal.
Nervus apa yang megalami lesi dalam skenario di atas?
a. =Percabangan nervus fibularis bagian superficialis
b. ~Percabangan nervus fibularis bagian deep
c. ~Percabangan nervus ischiadikus bagian fibularis
d. ~Percabangan nervus ischiadikus bagian tibialis
e. ~Percabangan nervus ischiadikus bagian superficialis
4. ::no 81.::Seorang atlet volly ball laki-laki usia 25 tahun mengeluh nyeri pada
pinggangnya datang ke klinik fisioterapi. Setelah dilakukan pemeriksaan fungsi gerak
dasar pada punggung, terdapat nyeri yang tidak tertahankan untuk gerak ekstensi, keluhan
ini muncul setelah melakukan smass.\n
Apakah penyebab terjadinya cidera pada atlet diatas?
a. ~akibat benturan smass bola
b. ~posisi net terlalu tinggi
c. ~kesalahan posisi lari
d. ~salah memakai sepatu olahraga
e. =overyuse pada saat smass posisi ekstensi
5. ::no 82.::seorang atlet volly ball laki-laki usia 25 tahun mengeluh nyeri pada pinggangnya
datang ke klinik fisioterapi. Setelah dilakukan pemeriksaan fungsi gerak dasar pada
punggung, terdapat nyeri yang tidak tertahankan untuk gerak ekstensi, keluhan ini muncul
setelah melakukan smass.Di klinik fisioterapi atlet tersebut di terapi dengan
menggunakan alat gelombang elektromagnetik dengan panjang gelombang untuk terapi
12,25 cm dengan frekwensi 2450 MHz atau 69 cm dengan frekwensi 433,92 MHz.
menggunakan tabung magnetron.\n
bagimanakah analisa biomekanik pada kondisi diatas?
a. ~adanya momentum meyebabkan bola melesat dengan kuat
b. ~arah smass menyebabkan percepatan vector menuju garis dalam batas lapangan
c. ~gaya gravitasi menyebabkan kondisi kedua tungkai cidera akibat beban berlebih
d. =pengaruh gaya dan kecepatan berlebihan pada smass menyebabkan overyuse massa
otot punggung bawah
e. ~beban massa percepatan otot lengan, punggung dan tungkai membuat bola makin
melesat dengan cepat
6. ::no 83.::Pada penggunaan electrotherapy aplikasi pada pasien harus sesuai dengan dosis
penatalaksaaan fisioterapi dengan prosedur standar pelayanan fisioterapi serta tujuan
dalam terapi penggunaan alat meliputi AC stimulator, DC stimulator, dan PC
stimulator.\n
Apakah efek clinis dari physical agent penggunaan stimulator AC, PC DAN DC yang
tidak berpengaruh skenario diatas?
a. =Burn fat dan Hypertropy muscle
b. ~Bone healing, sweling, muscle spasme
c. ~Denervated muscle, wound healing, dan iontoforosis
d. ~Pain, innervated muscle, bone healing, dan swelling
e. ~Pain, innervated muscle, bone healing, swelling, muscle spasme
7. ::no 84.::Pada penggunaan electrotherapy aplikasi pada pasien harus sesuai dengan dosis
penatalaksaaan fisioterapi dengan prosedur standar pelayanan fisioterapi serta tujuan
dalam terapi penggunaan alat meliputi AC stimulator, DC stimulator, dan PC
stimulator.\n
Apakah efek clinis dari physical agent penggunaan stimulator Pulse Current skenario
diatas?
a. ~Burn fat
b. ~Hypertropy otot
c. ~Denervated muscle, wound healing, dan iontoforosis
d. ~Pain, innervated muscle, bone healing, dan swelling
e. =Pain, innervated muscle, bone healing, swelling, muscle spasme
8. ::no 85.::Pada penggunaan electrotherapy aplikasi pada pasien harus sesuai dengan dosis
penatalaksaaan fisioterapi dengan prosedur standar pelayanan fisioterapi serta tujuan
dalam terapi penggunaan alat meliputi AC stimulator, DC stimulator, dan PC
stimulator.\n
Apakah efek clinis dari physical agent penggunaan stimulator Alternatif Current skenario
diatas?
a. ~Burn fat
b. ~Hypertropy otot
c. ~Denervated muscle, wound healing, dan iontoforosis
d. =Pain innervated muscle, bone heealing,dan swelling
e. ~Pain innervated muscle, bone heealing, swelling, muscle spasme
9. ::no 86.::Seorang laki laki usia 50 tahun mengeluh bahu kanannya sakit saat digerakkan
keatas. Dari hasil anamnese pasien tersebut jatuh dari sepeda motor 1 minggu yang lalu,
belum diperiksakan ke dokter, pasien tersebut langsung datang ke klinik fisioterapi anda.
Setelah dilakukan anamnesis dan inspeksi, anda akan melakukan pemeriksaan palpasi.\n
Apakah informasi yang diperoleh saat anda melakukan pemeriksaan tersebut?
a. ~LGS Pasif
b. ~Pola gerakan
c. =Suhu lokalnya
d. ~end fell akhir gerakan
e. ~Kualitas tahanan pada akhir gerakan
10. ::no 87.::Seorang laki laki usia 50 tahun mengeluh bahu kanannya sakit saat digerakkan
keatas. Dari hasil anamnese pasien tersebut jatuh dari sepeda motor 1 minggu yang lalu,
belum diperiksakan ke dokter, pasien tersebut langsung datang ke klinik fisioterapi anda.
Setelah dilakukan anamnesis,inspeksi, palpasi dan test fungsi gerak dasar, anda akan
melakukan pemeriksaan khusus terhadap aktifitas fungsionalnya.\n
Apakah alat ukur yang akan anda gunakan saat anda melakukan pemeriksaan tersebut?
a. ~ODI
b. ~NDI
c. =SPADI
d. ~Womac Indeks
e. ~Skala Jette
11. ::no 88.::Seorang atlet olahraga umur 25 tahun cabang lompat jauh mengalami cidera
pada daerah lutut sebelah kanan.pendaratan di lapangan.setelah melakukan dilakukan
beberapa pemeriksaan, Fisioterapis ingin menegakkan diagnosis adanya cidera Ligamen
crusiatum anterior, maka Fisioterapis harus melakukan test spesifik.\n
apakah nama test spesifik pada atlet tersebut?
a. ~test spesifik nery
b. ~test spesifik bragard
c. ~test spesifik ballotemen
d. =test spesifik laci sorong
e. ~test spesifik valrus dan valgus
12. ::no 89.::TN. X . umur 45 tahu. Bekerja pada rental komputer. Mengalami keluhan
kesemutan didua tangan pada jari-jarinya, sehingga aktifitas pekerjaanya mengalami
gangguan. Datang ke klinik fisioterapi. Dilakukan asessment dengan tes spesifik phalen
(+), reserve phalen (+), tinel test (+).\n
Apakah nama kasus pada kondisi diatas ?
a. ~Dupuytren
b. ~Ganglion
c. ~De Quervain
d. =Sindrom terowongan karpal
e. ~Gangguan pada persendian jari
13. ::no 90.::Pada sendi temporo mandibular joint merupakan sendi yang paling dekat
berkaitan dengan sistem vestibular, gangguan pada sendi tersebut mengakibatkan adanya
nyeri pada waktu menguyah makanan dan keterbatasan lingkup gerak sendi untuk
membuka dan menutup mulut.\n
apakah jenis gerakan pada sendi diatas ?
a. =protusor, retrusor, elevasi dan depresi
b. ~retraksi, protaksi, abduksi dan adduksi
c. ~flexi, ektensi, abduksi dan adduksi
d. ~circumductions, rotasi, elavasi dan swing
e. ~supinator, pronator, ekso dan endorotator
14. ::no 91.::Seorang laki-laki, usia 60 tahun dikirim ke bagian fisioterapi RS X dengan
diagnosa medis osteoarthrosis genu dextra. Hasil pemeriksaan fisioterapis didapatkan
bengkak, nyeri skala VAS 80 mm, keterbatasan gerak, ada krepitasi, tidak bisa naik turun
tangga dan jongkok. X-ray foto menunjukkan osteofit pada sendi lutut.\n
Apakah intervensi terapi latihan yang tepat pada kondisi di atas ?
a. ~Isotonic
b. ~Isokinetic
c. =Isometric
d. ~Endurance
e. ~Strengthening
15. ::no 92.::Seorang laki-laki usia 9 tahun ke klinik fisioterapi mengeluh setiap pagi tidak
dapat berjalan karena nyeri dan bengkak lutut kiri selama 1 minggu terutama pagi hari.
Diagnosa medik juvenil rhematism. Pemeriksaan fisioterapi nyeri sendi lutut VAS nilai
60 mm, bengkak, memerah dan kaku sendi lutut. Hasil rontgen tidak ada kelainan,
laboratorium rheumatoid positif.\n
Apa intervensi fisioterapi yang tepat untuk kasus tersebut ?
a. =Ice Pack
b. ~Hot Pack
c. ~Infra red
d. ~Parafin Bath
e. ~Micro wave diathermi (MWD)
16. ::no 93.::NY.usia 32 th. Mengalami keluhan nyeri kepala bagian belakang disertai
penjalaran kesemutan pada bahu kanan, mempunyai riwayat cidera jatuh dari tempat tidur
posisi benturan pada bahu kanan, 3 bulan yang lalu, tidak ada bengkak, mengalami
kelemahan otot nilai 3, dan nyeri VAS 80mm untuk gerak aktif dan pasif, di rujuk ke poli
fisioterapi dilakukan test spesifik dengan hasil adanya iritasi pada radiks kanan.\n
Apakah nama test spesifik untuk mengetahui adanya gangguan pada radiks pada skenario
diatas?
a. ~test patric dan test lasseg
b. ~test ballotement dan test fluktuatif
c. ~test valrus dan test valgus
d. =test spurling's dan test distraksi
e. ~test yergason dan pain full arch
17. ::no 94.::Andi seorang atlet tennis. Shoulder kanan mengalami overuse dan andi harus
bertanding di PON. Fisioterapis club andi memakaikan kinesio taping untuk membantu
performa andi ketika bertanding. Saat bertanding dengan banyak keringat yang keluar
dari tubuh andi tetapi tidak membuat kinesio taping terlepas dari shoulder kanan andi
sehingga andi dapat mendapatkan medali emas pada PON tersebut.
Apa karakteristik kinesio taping yang tepat untuk scenario diatas?
a. ~Penguluran kinesio taping sampai 130-140%
b. =Water proof
c. ~Bebas latex
d. ~Rehabilitative
e. ~Lama pemakaian 3-5 hari
18. ::no 95.::Ibo seorang fisioterapis diklinik A. klinik A didatangi oleh atlet pelari marathon,
atlet tersebut mengeluhkan rasa sakit pada ankle. Waktu berlatih atlet tersebut terjatuh
dan pada ankle mengalami overstretch pada ligamen ATFL. Dan ankle atlet tersebut
mengalami bengkak yang besar, kemudian atlet tersebut memberikan kompres es pada
ankle sebelum datang ke klinik A. melihat masih terdapat bengkak pada ankle atlet, ibo
pun memberikan kinesio taping dengan teknik limfatik.
Apa indikasi kinesio taping yang tepat dari scenario diatas?
a. ~Stimulasi otot yang hipotonus
b. ~Inhibisi otot yang hipertonus
c. ~Melindungi otot terhadap beban berlebih
d. ~Melindungi sendi
e. =Mengurangi bengkak
19. ::no 96.::Ibo seorang fisioterapis diklinik A. klinik A didatangi oleh atlet pelari marathon,
atlet tersebut mengeluhkan rasa sakit pada ankle. Waktu berlatih atlet tersebut terjatuh
dan pada ankle mengalami overstretch pada ligamen ATFL. Dan ankle atlet tersebut
mengalami bengkak yang besar, kemudian atlet tersebut memberikan kompres es pada
ankle sebelum datang ke klinik A. Setelah mengalami penurunan bengkak, terdapat
gangguan proprioceptive dan untuk kembali berlari atlet tersebut diberikan kinesio taping
untuk membantu performa.
Teknik pemasang yang tepat untuk scenario diatas?
a. ~Limfatik
b. ~Fasilitasi
c. ~Inhibisi
d. =Ligament
e. ~Recoil
20. ::no 97.::Club sepakbola Y memiliki fisioterapis, pelatih fisik, pelatih kepala, masseur.
Untuk menghadapi kompetisi sepak bola dalam negeri pelatih fisik dan fisioterapis
bekerja sama untuk memulihkan kondisi pemain. Program latihan yang diberikan
fisioterapis untuk pemulihan kondisi pemain saat cedera ,mempersiapkan ke performa
sebelum cedera, dan banyak kegiatan rekreasi.
Periodesasi latihan yang tepat dari scenario diatas?
a. =Off season
b. ~exercise
c. ~In season
d. ~Rehabilitative
e. ~Pra season
21. ::no 98.::Fraktur pelvis menyebabkan terbukanya cincin pelvis dan dapat menyebabkan
ketidakstabilan, derajat kestabilan tergantung dari cincin bagian mana yang terputus,
ketidak stabilan bisa menyebabkan terjadinya kehilangan darah sangat besar dan dapat
terjadi komplikasi pada organ viscerna pada rongga pelvis.
Bagaimanakah langkah awal tindakan konservatif diketahui cidera fraktur pelvic di
lapangan?
a. ~C clamp
b. =Pelvic sling
c. ~Internal fiksasi
d. ~Pemasangan gibs
e. ~Pemasangan taping
22. ::no 99.::Ria merupakan seorang fisioterapis, suatu hari ada temannya yang merupakan
pemain tennis datang dan mengeluhkan nyeri pada bagian sikunya. Untuk memastikan
patologi yang dialami temannya itu, Ria melakukan tes spesifik berupa Cozen test. Hasil
cozen test dilakukan positif jika:
a. =Terdapat Nyeri Epycondilus lateral
b. ~Terdapat nyeri menjalar dari bahu sampai lengan bawah
c. ~Terdapat Nyeri pada pergelangan tangan
d. ~Terdapat Nyeri menjalar dari siku sampai tangan
e. ~terdapat nyeri epycondilus medial
23. ::no 100.::Internal impingement” is a pathologic condition seen in throwing athletes when
the posterior rotator cuff directly impinges,
How biomechanic of throwing motion ?
a. ~Contact between the humeral head and the posterior glenoid rim
b. =Contact intensity and its effect on the underlying anatomical structures
c. ~Contact between the humeral head and the posterior coracoid process
d. ~Contact between the humeral head and the long head of the biceps and subscapularis
e. ~Contact between the humeral head and the posterior band of the inferior
glenohumeral
24. ::no 101.::The clinical problem of suprascapular nerve entrapment at the spinoglenoid
notch most often results in isolated atrophy of the muscle.
What muscle result isolated atrophy ?
a. ~Teres minor
b. =Infraspinatus
c. ~Posterior deltoid
d. ~Serratus anterior
e. ~Supraspinatus
25. ::no 102.::Plication of the rotator interval produces the most significant decrease in range
of motion of the shoulder in directions.
What is following direction decrease ?
a. =External rotation with the arm at the side
b. ~External rotation with the arm at 90° of abduction
c. ~Forward flexion with the arm in the plane of scapula
d. ~Internal rotation with the arm at the side
e. ~Internal rotation with the arm at 90° of abduction
26. ::no 103.::A 40 year old male is asked to play in a work 5 a-side football match. He
hasn’t played for a number of years but used to play regular 5 a side in his twenties. 3
minutes into the game he felt he was kicked in the right heel and had to stop playing. The
other players denied making any contact at the time. He comes to see you the next day as
he has had difficulty walking since, huglands deformity and running sports
What is your provisional diagnosis ?
a. ~pergerakan plantar fleksi pada sendi angkle berlebihan
b. ~Pergerakan dorsi fleksi pada sendi angkle berlebihan
c. ~pergerakan inversi pada sendi angkle berlebihan
d. =pergerakan eversi pada sendi angkle berlebihan
e. ~pergerakan ekstensi pada tulang metatarsal berlebihan
27. ::no 104.::A 45 year old male is asked to play in a work 5 a-side football match. He
hasn’t played for a number of years but used to play regular 5 a side in his twenties. 3
minutes into the game he felt he was kicked in the right heel and had to stop playing. The
other players denied making any contact at the time. He comes to see you the next day as
he has had difficulty walking since, huglands deformity and running sports
What test would you perform ?
a. ~Yergason Test
b. =Thompson Test
c. ~Anterior drawer test
d. ~Valgus stress
e. ~Varus stress
28. ::no 105.::TN X adalah seorang lulusan fisioterapi mendapat pasien dengan kondisi tennis
elbow pada lengan kanan pada atlet cabang tennis, setelah di lakukan proses TOTAPS
fisioterapi, kemudian melakukan intervensi dengan kinesiotaping pada keluhan tersebut.\n
apakah jenis potongan shape taping yang di gunakan ?
a. ~potong tape shape Y untuk sepanjang otot ekstensor dengan posisi dorso fleksi dan
tape shape I sebagai jangkar peling nyeri
b. =potong tape shape I untuk sepanjang otot ekstensor dengan posisi dorso fleksi dan
tape shape Y sebagai jangkar peling nyeri
c. ~potong tape shape x untuk sepanjang otot ekstensor dengan posisi dorso fleksi dan
tape shape Y sebagai jangkar peling nyeri
d. ~potong tape shape I untuk sepanjang otot ekstensor dengan posisi dorso fleksi dan
tape shape x sebagai jangkar peling nyeri
e. ~potong tape shape gurita untuk sepanjang otot ekstensor dengan posisi dorso fleksi
dan tape shape Y sebagai jangkar peling nyeri
29. ::An no.106.:Seorang perempuan dibawa ibunya ke klinik fisioterapi pada tanggal 22 Mei
2014 karena belum bisa jalan. Fisioterapi ingin melakukan pemeriksaan DDST pada ana
tersebut yang dilahirkan pada tanggal 24 Juni 2012 karena ingin mengetahui apakah anak
tersebut mengalami gangguan keterlambatan dalam berjalannya.
Pertanyaan : Berapakah usia maksimal pada anak tersebut untuk dikatakan mengalami
gangguan?
a. ~12 bulan
b. ~13 bulan
c. ~14 bulan
d. =15 bulan
e. ~16 bulan
30. :SK no 107::Seorang perempuan dibawa ibunya ke klinik fisioterapi pada tanggal 22 Mei
2014 karena belum bisa jalan. Fisioterapi ingin melakukan pemeriksaan DDST pada anak
tersebut yang dilahirkan pada tanggal 24 Juni 2012 yang seharusnya pasien tersebut lahir
tanggal 24 Juli 2012n\
Pertanyaan : Berapakah usia anak tersebut?
a. ~Dua tahun 9 bulan 28 hari
b. =Satu tahun 9 bulan 28 hari
c. ~Dua tahun 11 bulan 28 hari
d. ~Satu tahun 11 bulan 28 hari
e. ~Satu tahun 10 bulan 28 hari
31. ::K-No 108.::Seorang laki laki usia 5 tahun jatuh dari sepeda 2 hari yang lalu datang ke
klinik fisioterapi mengeluh nyeri pada kaki kanannya. Setelah dilakukan pemeriksaan
didapatkan hasil adanya eritema pada ankle dextra, suhu lokal berbeda dengan ankle
sinistra, nyeri gerak aktif eversi ankle dextra , pasien tersebut kesulitan jalan. Fisioterapi
ingin melakukan pemeriksaan fungsional pada pasien tersebut.\n
Pertanyaan : Apakah pemeriksaan fisioterapi yang harus dilakukan?
a. ~ VAS
b. ~ DASH
c. ~ SPADI
d. = FAAM
e. ~ Skala Jette
32. ::I-No 109.::By Ny. Fulani lahir 2 hari yang lalu dalam proses persalinan yang sulit
disebabkan oleh karena kekuatan mengejan Ny. Fulani yang lemah, akhirnya dengan
pertolongan professional kelahirannya dibantu dengan tarikan pada posisi kepala fleksi.
Posisi lengan kanannya tidak bisa mengangkat keatas. Posisi lengan tangan adduksi
internal rotasi dan jari-jari fleksi.
Apakah gangguan structure and body function yang terjadi pada kasus tersebut?
a. ~ Pleksus Bracialis level C4-C5
b. ~ Plexus Brachialis level C7-C8
c. ~ Plexsus Brachialis level C1-C2
d. ~ Plexsus Brachiais level C8-C9
e. = Pleksus Brachialis level C5-C6
33. ::I-No 110.::By Ny. Fulani lahir 2 hari yang lalu dalam proses persalinan yang sulit
disebabkan oleh karena kekuatan mengejan Ny. Fulani yang lemah, akhirnya dengan
pertolongan professional kelahirannya dibantu dengan tarikan pada posisi kepala fleksi.
Posisi lengan kanannya tidak bisa mengangkat keatas. Posisi lengan tangan adduksi
internal rotasi dan jari-jari fleksi. Salah satu yang bisa dilakukan oleh FT memberikan
posisioning tertentu dengan menggunakan back slap dan pengganjal.
Bagaimana posisi yang tepat ?
a. ~ Posisi lengan tangan adduksi internal rotasi dan jari-jari fleksi
b. ~ Posisi lengan netral, lengan tangan external rotasi, jari-jari elstensi
c. ~ Posisi lengan Adduksi, lengan tangan external rotasi dan jari jari ekstensi
d. = Posisi lengan Abduksi, lengan tangan external rotasi dan jari jari ekstensi
e. ~ Posisi lengan tangan abduksi, lengan tangan internal rotasi dan jari-jari fleksi
34. ::I-No 111.::An. Fulano menderita spina bifida sejak lahir dan kini sudah berusia 7 th,
Gangguan neurologis yang dialaminya bersifat Lower Motor Neuron pada kedua
tungkainya. Saat ini FT ingin melatihnya untuk bisa berjalan
Apakah alat bantu yang diperlukan?
a. = KAFO dan Paralel bar
b. ~ AFO dan Paralel Bar
c. ~ Paralel bar
d. ~ Corset
e. ~ Walker
35. ::I-No 112.::An. Fulano menderita spina bifida sejak lahir dan kini sudah berusia 7 th,
Gangguan neurologis yang dialaminya bersifat Lower Motor Neuron pada kedua
tungkainya.
Apakah tindakan FT yang paling adekuat yang bisa dilakukan pada kasus tersebut?
a. = Streching dan pemasangan splint
b. ~ Infra Red Radiation
c. ~ Ultrasonic Therapy
d. ~ Pasive Excercise
e. ~ Aktive excercise
36. ::I-No 113.::Karena posisi saat menyusu bayi Jimmi tidak pernah berubah-rubah, maka
ketika berumur 4 bulan Jimmi terlihat lebih suka menengok kesisi kiri. Jika dilihat dari
depan maka secara anthropometri didapati bahwa jarak rahang bawah kiri dengan
clavicula kiri lebih pendek di banding dengan sebelah kanan.
Apakah Diagnosis Fisioterapi yang sesui pada level Functional limitation?
a. ~ Nyeri
b. ~ Tortikolis sindroma
c. ~ Kelemahan Otot SCM
d. ~ Kontraktur Otot SCM
e. = Gangguan Gerak leher karena pemmendekan otot SCM
37. ::K-No 114.::Seorang perempuan usia 1 tahun dibawa ibunya ke klinik fisioterapi karena
mengalami gangguan pada kaki kanannya. Ibunya mengeluh bahwa kaki kanannya tidak
bisa digerakkan ke atas ( dorsi fleksi) dan saat diberdirikan belum bisa napak full. Dari
hasil pemeriksaan fisioterapi didapatkan hasil adanya atrofi pada otot gastrocnemiusnya,
adanya keterbatasan gerak dorsi fleksi dan eversi ankle dextra. adanya gangguan saat
jalan dan berdiri belum bisa napak full masih jinjit.
Apakah diagnose impairment pada kasus tersebut?
a. ~ Pasien belum mampu jalan
b. ~ Pasien pada saat jalan masih jinjit belum bisa napak full
c. ~ Terdapat atrofi pada otot gastrocnemiusnya dan nyeri pada kaki kanannya
d. ~ Pasien pada saat jalan masih jinjit belum bisa napak full dan belum mampu
jalan
e. = Terdapat atrofi pada otot gastrocnemiusnya, adanya keterbatasan gerak dorsi
fleksi dan eversi ankle dextra
38. ::K-No 115.::Anak laki laki usia 7 tahun jatuh kepleset di kamar mandi disekolahnya
mengalami sakit pada kaki kanannya sampai anak tersebut tidak bisa jalan. Ada fraktur di
cruris dextra.Hasil pemeriksaan Fisioterapi ada oedem di ankle dextra, ada erytema,suhu
lokalnya meningkat, gerakan dorsi fleksi hanya 200 dan eversi 100,belum mampu berdiri
tegak dan jalan dengan baik, masih ada nyeri gerak pada ankle dextra.
Apakah pemeriksaan spesifik yang dapat dilakukan pada pasien tersebut?
a. ~ Pemeriksaan LGS dan VAS
b. ~ Pemeriksaan pasif dan aktif
c. ~ Pemeriksaan aktif dan resisted
d. ~ Pemeriksaan antropometri, LGS
e. = Pemeriksaan antropometri, LGS, VAS
39. ::K-No 116.::Anak laki laki usia 7 tahun jatuh kepleset di kamar mandi disekolahnya
mengalami sakit pada kaki kanannya sampai anak tersebut tidak bisa jalan. Ada fraktur di
cruris dextra.Hasil pemeriksaan Fisioterapi ada oedem di ankle dextra, ada erytema,suhu
lokalnya meningkat, gerakan dorsi fleksi hanya 200 dan eversi 100,belum mampu berdiri
tegak dan jalan dengan baik, masih ada nyeri gerak pada ankle dextra.
Apakah diagnose impairment pada kasus tersebut ?
a. ~ Adanya ketidakmampuan berdiri dan jalan
b. ~ Adanya oedem pada ankle dextra dan nyeri gerak ankle dextra
c. ~ Adanya oedem pada ankle dextra, dan keterbatasan gerak plantar fleksi dan
inversi ankle dexra
d. ~ Adanya oedem pada ankle dextra, nyeri gerak ankle dextra dan keterbatasan
gerak plantar fleksi dan inversi ankle dexra
e. = Adanya oedem pada ankle dextra, nyeri gerak ankle dextra dan keterbatasan
gerak dorsi fleksi dan eversi ankle dexra
40. ::K-No 117.::Anak laki laki usia 7 tahun jatuh kepleset di kamar mandi disekolahnya
mengalami sakit pada kaki kanannya sampai anak tersebut tidak bisa jalan. Ada fraktur di
cruris dextra.Hasil pemeriksaan Fisioterapi ada oedem di ankle dextra, ada erytema,suhu
lokalnya meningkat, gerakan dorsi fleksi hanya 200 dan eversi 100,belum mampu berdiri
tegak dan jalan dengan baik, masih ada nyeri gerak pada ankle dextra.
Apakah diagnose functional limitation pada kasus tersebut ?
a. = Adanya ketidakmampuan berdiri dan jalan
b. ~ Adanya oedem pada ankle dextra dan nyeri gerak ankle dextra
c. ~ Adanya oedem pada ankle dextra, dan keterbatasan gerak plantar fleksi dan
inversi ankle dexra
d. ~ Adanya oedem pada ankle dextra, nyeri gerak ankle dextra dan keterbatasan
gerak plantar fleksi dan inversi ankle dexra
e. ~ Adanya oedem pada ankle dextra, nyeri gerak ankle dextra dan keterbatasan
gerak dorsi fleksi dan eversi ankle dexra
41. ::K-No 118.::Anak laki laki usia 7 tahun jatuh kepleset di kamar mandi disekolahnya
mengalami sakit pada kaki kanannya sampai anak tersebut tidak bisa jalan. Ada fraktur di
cruris dextra.Hasil pemeriksaan Fisioterapi ada oedem di ankle dextra, ada erytema,suhu
lokalnya meningkat, gerakan dorsi fleksi hanya 200 dan eversi 100,belum mampu berdiri
tegak dan jalan dengan baik, masih ada nyeri gerak pada ankle dextra.
Apakah intervensi Fisioterapi yang dapat diberikan pada kasus tersebut?
a. ~ IRR
b. ~ SWD
c. = PRICE
d. ~ IRR, TENS
e. ~ IRR, TENS, Exercise therapy
42. ::K-No 119.:: Seorang fisioterapis di RS Amalia sebelum melakukan pemeriksaan
pasiennya mencuci tangannya dengan handrub dan menggunakan APD (Alat Pelindung
Diri). Hal tersebut menunjukkan bahwa fisioterapis tersebut melakukan tindakan untuk
sasaran keselamatan pasien untuk mengurangi risiko infeksi.
Sasaran keselamatan pasien yang ke berapakah yang dilakukan oleh fisioterapis tersebut?
a. ~ Sasaran I
b. ~ Sasaran II
c. ~ Sasaran IV
d. = Sasaran V
e. ~ Sasaran VI
43. ::K-No 120.:: Seorang fisioterapis di RS Amalia pada saat melakukan pemeriksaan
pada pasiennya menanyakan nama lengkap pasien dan tanggal lahir pasien. Hal tersebut
menunjukkan bahwa fisioterapis tersebut melakukan tindakan untuk sasaran keselamatan
pasien untuk mengurangi risiko kesalahan identifikasi pasien.
Sasaran keselamatan pasien yang ke berapakah yang dilakukan oleh fisioterapis tersebut?
a. = Sasaran I
b. ~ Sasaran II
c. ~ Sasaran IV
d. ~ Sasaran V
e. ~ Sasaran VI
44. ::No 121.::Seorang laki laki usia 17 tahun mengalami fraktur femur dextra, dilakukan
tindakan pemasangan ORIF. Pada tahapan ini didapatkan gambaran pengambilan jaringan
mati dan reorganisasi tulang baru ke susunan struktural sebelumnya\nPada tahapan
apakah proses penyembuhan itu terjadi?{
a. ~Inflamasi
b. =Remodeling
c. ~Proliferasi sel
d. ~Pembentukan kalus
e. ~Penulangan kalus (osifikasi)
45. ::No 122.::Seorang laki-laki umur 24 tahun dengan diagnosis medis post operasi fraktur
cruris sepertiga distal dengan pemasangan plate and screw tiga hari yang lalu. Kondisi
umum pasien baik dan tidak ada kontra indikasi untuk mulai ambulasi. Masih ada nyeri
pada incisinya ada bengkak dan pasien belum bisa menggerakkan sendi lutut nya.
Fisioterapis ingin melakukan pemeriksaan fungsional pada pasien tersebut.\nApakah
nama pemeriksaan yang harus dilakukan?{
a. ~SPADI
b. ~DASH
c. ~ODI
d. ~Scala Jette
e. =Foot and Ankle Ability Measure (FAAM)
46. ::No 123.::Seorang laki laki usia 45 tahun post Arthoscopy pada lutut kanannya hari
pertama di RS Amalia. Fisioterapi sebelum melakukan tindakan fisioterapi memeriksa
kemampuan fungsionalnya.\nApakah nama pemeriksaan yang harus dilakukan?{
a. ~SPADI
b. ~DASH
c. ~ODI
d. =Scala Jette
e. ~Foot and Ankle Ability Measure (FAAM)
47. ::No 124.::Seorang laki laki usia 45 tahun post Arthoscopy pada bahu kanannya hari
pertama di RS Amalia. Fisioterapi sebelum melakukan tindakan fisioterapi memeriksa
kemampuan fungsionalnya.\nApakah nama pemeriksaan yang harus dilakukan?{
a. =SPADI
b. ~DASH
c. ~ODI
d. ~Scala Jette
e. ~Foot and Ankle Ability Measure (FAAM)
48. ::No 125.::Seorang fisioterapis di RS Amalia pada saat melakukan tindakan IR dan TENS
pada pasien post operasi pemasangan ORIF pada fraktur femur sinistra. Pasien tersebut
menggunakan gelang identitas berwarna kuning.\nApakah arti identitas gelang risiko
tersebut?{
a. ~Pasien tersebut mempunyai alergi
b. ~Pasien tersebut tidak ada risiko apa apa
c. =Pasine tersebut mempunyai resiko jatuh
d. ~Pasien tersebut menggunakan obat obat higt alert
e. ~Pasien tersebut tidak boleh dilakukan tindakan resusitasi
49. ::No 126.::Seorang wanita berumur 28 tahun datang ke klinik fisioterapi. Memiliki
keluhan bengkak dan nyeri pada lututnya. Sehari sebelum ke klinik wanita tersebut
mengalami jatuh dikamar mandi. Kemudian fisioterapis melakukan pemeriksaan pada
lututnya.pasien diminta untuk tidur terlentang kemudian ada gerakan flexi pada hip dan
knee 90, dan dilakukan gerakan provokasi kearah endorotasi pada knee dan pada ankle
gerakan eversi.\nApakah jenis tes yang dilakukan fisioterapis diatas?{
a. ~Mc Murray
b. =Appley
c. ~Steinman
d. ~Hoff man
e. ~Lachman
50. ::No 127.::Plication of the rotator interval produces the most significant decrease in range
of motion of the shoulder in directions.\n\nWhat is following direction decrease ?
a. =External rotation with the arm at the side
b. ~External rotation with the arm at $$90^o$$ of abduction
c. ~Forward flexion with the arm in the plane of scapula
d. ~Internal rotation with the arm at the side
e. ~Internal rotation with the arm at $$90^o$$ of abduction
51. ::No 128.::Seorang laki-laki, usia 50 tahun dikirim ke bagian fisioterapi RS X dengan
diagnosa medis osteoarthrosis genu sinestra. Hasil pemeriksaan fisioterapis didapatkan
bengkak, nyeri weight bearing skala VAS 40 mm, keterbatasan gerak, ada krepitasi,
cruciatum anterior ligament laxity, dan kelemahan otot quadriceps femoris. Pasien
mengalami gangguan pada saat naik turun tangga. Fisioterapi memberikan edukasi cara
naik turun tangga yang tepat.\nApakah edukasi yang tepat untuk pada kasus di atas ?{
a. ~Naik kaki kiri, satu persatu anak tangga
b. ~Naik kaki kanan, satu persatu anak tangga
c. ~Naik kaki kiri, turun kaki kanan, lompat anak tangga
d. =Naik kaki kanan, turun kaki kiri, satu persatu anak tangga
e. ~Naik kaki kiri, turun kaki kanan, satu persatu anak tangga
52. ::No 129.::Ny. Fatimah, 38 th, Mengalami kecelakaan dua hari yang lalu, dari hasil X ray
didapatkan adanya fraktur total neck femur dengan fragmentasi yang menyebar.\nApah
anjuran yg tepat ?{
a. =THR
b. ~AMP
c. ~Internal Fiksasi dengan Plate and screw
d. ~TKR
e. ~ORIF
53. ::No 130.::Seorang pemanjat tebing berusia 35th mengalami kecelakaan terjatuh dari
tebing dengan ketinggian 20m. Pada saat jatuh bertumpu pada lengan kanannya yang
mengakibatkan fraktur pada 1/3 proximal humeri. Pasien sampai di RS 1 jam setelah
kejadian. Dengan melihat keadaan pasien, dokter memberikan intervensi berupa plate and
screw. Kemudian dokter memberikan rujukan ke klinik fisioterapi. Pasien baru datang ke
klinik fisioterapi pada hari ke tiga setelah operasi.\n\nApakah fase bone healing saat
pasien datang ke klinik fisioterapi?
a. ~Inflamasi
b. =Proliferasi sel
c. ~Pembentukan kalus
d. ~Remodelling
e. ~Konsolidasi
54. ::131.::Ny. X, UMUR 80 thn, 2 hari yang lalu menjalani operasi Total Knee
Replacement pada lutut kananya. Saat ini nyeri yang dirasa dalam skala 70 mm, oedema
ringan dan masih menggunakan drain untuk darah sisa operasi.\nProgram Fisioterapi
untuk latihan jalan yang tepat adalah \:
a. ~Non weight Bearing dengan Kruk
b. ~Non Weight Bearing dengan Walker
c. ~Partial Weight Bearing dengan kruk
d. =Partial Weight Bearing dengan walker
e. ~Partial Weight Bearing dengan stick
55. // question: 35429 name: 22.
::132.::Internal impingement' is a pathologic condition seen in throwing athletes when the
posterior rotator cuff directly impinges.\n\nHow biomechanic of throwing motion ?
a. ~Contact between the humeral head and the posterior glenoid rim
b. =Contact intensity and its effect on the underlying anatomical structures
c. ~Contact between the humeral head and the posterior coracoid process
d. ~Contact between the humeral head and the long head of the biceps and subscapularis
e. ~Contact between the humeral head and the posterior band of the inferior
glenohumeral
56. // question: 35430 name: 23.
::133.::The clinical problem of suprascapular nerve entrapment at the spinoglenoid notch
most often results in isolated atrophy of the muscle.\n\nWhat muscle result isolated
atrophy?
a. ~Teres minor
b. =Infraspinatus
c. ~Posterior deltoid
d. ~Serratus anterior
e. ~Supraspinatus
57. ::134.::Seorang laki-laki, usia 52 tahun dikirim ke bagian fisioterapi RS X dengan
diagnosa medis post op Austin moore prothese (AMP) hip kanan hari pertama. Hasil
pemeriksaan fisioterapis didapatkan bengkak, nyeri daerah incisi 40 mm skala VAS,
keterbatasan gerak, tekanan darah 120/80 mmHg, nadi 80 kali per menit, frekwensi
pernapasan 22 kali per menit. Untuk merangsang proprioseptif sendi, dilakukan latihan
menumpu berat badan\nApakah metoda yang tepat pada kondisi tersebut?
a. ~Full weight bearing
b. ~Non weight bearing
c. ~Partial weight bearing
d. ~Toe touch weight bearing
e. =Weight bearing as tolerated
58. ::135.::Seorang laki-laki, usia 20 tahun mengalami cidera pada pergelangan kaki saat
bermain sepak bola satu hari yang lalu. Hasil pemeriksaan didapatkan adanya bengkak,
kemerahan, teraba hangat, nyeri tekan, nyeri gerak 80 mm skala VAS, keterbatasan gerak
sendi, serta pola jalan pincang.\nApakah intervensi fisioterapi yang tepat pada kondisi di
atas ?
a. ~Infra red
b. ~Ultra sound
c. =PRICE therapy
d. ~Short wave diathermy
e. ~Micro wave diathermy
59. ::136.::Tn. Richardo 25 TH salah seorang pemain Real Madrid ,karena rupture ACL
mendapatkan operasi penggantian ligament 2 hari yang lalu. Saat ini dalam pemeriksaan
Fisioterapi ditemukan hasil sebagai berikut \:\nInspeksi \: Tampak luka dilutut kanan
dibalut dengan verban elastic dengan masih menggunakan Blood Drain, Diantar
keruangan dengan menggunakan kursi Roda\nPemeriksaan Fisik\:Paha kanan lebih besar
dari paha kiri, Vas nilai 8, ROM fleksi Knee 90 dan Ekstensi 10\nPemeriksaan
Penunjang\:MRI post op \: grraft terpasang bak.\nSetelah 6 bulan menjlani program FT
Tn. Richardo diproyeksikan segera kembali keklub sepak bolanya . Apakah latihan
propioseptif lanjutan yang sesuai ?
a. ~Latihan berdiri satu tungkai
b. =Latihan pada wobble board
c. ~Laithan lari zigzag
d. ~Latihan haking
e. ~Latihan Lempar Bola
60. ::137.::Seorang laki laki usia 17 tahun mengalami fraktur femur dextra, dilakukan
tindakan pemasangan ORIF. Setelah satu minggu pasien tersebut difoto rontgen ulang.
Pada foto Rontgen didapatkan gambaran Terbentuk jaringan ikat fibrus dan tulang rawan
(osteoid),dari periosteum, tampak pertumbuhan melingkar.\nPada tahapan apakah proses
penyembuhan itu terjadi?
a. ~Inflamasi
b. ~Remodeling
c. =Proliferasi sel
d. ~Pembentukan kalus
e. ~Penulangan kalus (osifikasi)
61. ::138.::Seorang laki laki usia 17 tahun mengalami fraktur femur dextra, dilakukan
tindakan pemasangan ORIF. Fisioterapis ingin melatih latihan jalan PWB menunggu
waktu penyambungan yang tepat pada pasien tersebut.\nKapan Fisioterapis melatih jalan
PWB pada pasien tersebut?
a. ~2-3 minggu dari kejadian fraktur
b. ~4-6 minggu dari kejadian fraktur
c. ~6-8 minggu dari kejadian fraktur
d. =8-12 minggu dari kejadian fraktur
e. ~12-16 minggu dari kejadian fraktur
62. ::139.::Seorang laki-laki umur 24 tahun dengan diagnosis medis post operasi fraktur
cruris sepertiga distal dengan pemasangan plate and screw tiga hari yang lalu. Kondisi
umum pasien baik dan tidak ada kontra indikasi untuk mulai ambulasi. Masih ada nyeri
pada incisi dan pasien baru bisa melakukan gerakan fleksi lutut 30
derajat.\nBagaimanakah Penulisan lingkup gerak sendi menurut ISOM pada pasien ini?
a. ~S.30-0-0
b. =S.0-0-30
c. ~S.0-30-0
d. ~F.0-0-30
e. ~R.0-0-30
63. ::140.::Seorang laki-laki dewasa usia 25 tahun mengalami patah tulang tibia kemudian
diberikan immobilisasi long leg gip. Pasien menggunakan 2 kruk untuk berpindah tempat.
Pada saat berjalan, kedua kruk melangkah bersamaan dengan kaki yang memakai gip
kemudian diikuti oleh kaki yang sehat yang melampaui posisi 2 kruk dan kaki yang di
gip.\nApakah teknik berjalan yang digunakan klien tersebut?
a. ~Two point gait swing toe
b. ~Two point gait swing trough
c. ~Three point gait swing toe
d. =Three point gait swing trough
e. ~Four point gait swing toe
64. ::141.::Rudi adalah pasien Rumah Sakit X dia mengalami kecelakaan 2bulan yang lalu,
kecelakaan itu dengan posisi jatuh terpelintir dibagian lutut. Dokter kemudian merujuk
untuk dilakukan X-ray tapi hasilnya tulang tidak mengalami patah. Tetapi pasien
merasakan rasa nyeri local pada lutut yang hebat dan bengkak. Dokter menyarankan
untuk dilakukan repair meniscus.\nApakah jenis robekan meniscus yang dapat dilakukan
repair meniscus?
a. =Longitudinal
b. ~Oblique
c. ~Radial
d. ~Greenstick
e. ~Horizontal
65. ::no 142.::Diagnosis medis frozen shoulder, assesmen didapat nyeri bahu bagian depan,
tidak menjalar, nyeri tekan di tendon supra spinatus, nyeri gerak pasif tidak ditemukan,
abduksi horisontal aktif 0-40 nyeri. Maka diberikan tindakan Fisioterapi yaitu aplikasi
ultrasonic pada daerah tersebut. Dalam pelaksanaan terapi US, posisi extermitas px (area
terapi) dalam posisi.\n
Bagimanakah posisi pasien dalam menangani kasus tersebut diatas?
a. ~abduksi dan internal rotasi shoulder
b. =adduksi dan internal rotasi shoulder
c. ~abduksi dan external rotasi shoulder
d. ~fleksi dan external rotasi shoulder
e. ~ektensi dan internal rotasi shoulder
66. ::no 143.::Pada proses penyembuhan luka jaringan lunak terdapat 4 tipe proses perbaikan
dalam jaringan diantaranya Primary Healing, Delayed Primary Healing, Secondary
Healing, Partial Thickness sampai mekanisme pertahanan tubuh berjalan dan
pembentukan epitelisasi.\n
Apakah jenis dari proses perbaikan jaringan terjadi luka yang terbuka dibiarkan terbuka
penutupan luka menunggu mekanisme pertahanan tubuh berjalan skenario diatas?
a. ~Primary Healing
b. =Delayed Primary Healing
c. ~Secondary Healing
d. ~Partial Thickness
e. ~Fagositosis
67. ::no 144.::Pada proses penyembuhan luka jaringan lunak terdapat 4 tipe proses perbaikan
dalam jaringan diantaranya Primary Healing, Delayed Primary Healing, Secondary
Healing, Partial Thickness sampai mekanisme pertahanan tubuh berjalan dan
pembentukan epitelisasi./n
Dimanakah proses perbaikan jaringan terjadi angiogenesis skenario diatas?
a. ~Primary Healing
b. =Delayed Primary Healing
c. ~Secondary Healing
d. ~Partial Thickness
e. ~Fagositosis
68. ::no 145.::Seorang laki laki usia 50 tahun mengeluh pusing akibat dari naiknya tekanan
darah. Dari hasil pemeriksaan tekanan darahnya 190/100 mmHg dan dari hasil EKG nya
adanya aritmia pada jantungnya.\n
Apakah hormon yang terganggu pada pasien tersebut?
a. ~Hormon adrenalin
b. =Hormon dopamin
c. ~Hormon insulin
d. ~Hormon gastrin
e. ~Hormon tyroid
69. ::no 146.::Seorang laki laki usia 50 tahun mengeluh kesemutan dan kelemahan pada
kedua kakinya akibat dari naiknya kadar gula darah. Dari hasil pemeriksaan fisioterapi
didapatkan hasil MMT nilainya 4 untuk anggota gerak bawah dan adanya paraesthesi
pada kedua tangannya.\n
Apakah hormon yang terganggu pada pasien tersebut?
a. ~Hormon adrenalin
b. ~Hormon dopamin
c. =Hormon insulin
d. ~Hormon gastrin
e. ~Hormon tyroid
70. ::no 147.::Tn x umur 45tahun. mengalami keluhan pada bahu sebelah kanan 3 bulan yang
lalu. Diagnosis medis frozen shoulder, assesmen oleh fisioterapis tidak ada kelemahan
otot, nyeri bahu dan gerak terbatas pada abduksi, internal rotasi dan eksternal rotasi.\n
Apakah pola jenis gangguan pada frozen shoulder diatas?
a. ~Tendinitis
b. ~Bursitis
c. ~Epicondilitis
d. ~Miositis .
e. =Pola kapsuler
71. ::no 148.::TN X umur 50 tahun. mengalami keluhan pada panggul sebelah kanan. Datang
ke klinik fisoterapi dengan panggul kanan mengalami nyeri dan sering mengunci. Setelah
dilakukan asesment pasien mengalami keterbatasan pada gerak fleksi hip kanan. Untuk
melakukan test selanjutnya fisioterapis harus mengerti struktur jaringan spesifik pada
panggul.\n
Bagimanakah cara melakukan Terapi manipulasi pada sendi panggul diatas?
a. ~Traksi kearah dorso distal 450(derajat)
b. ~Traksi latero ventro cranial
c. =Traksi latero ventro caudal
d. ~Traksi kearah distal sesuai anatomi
e. ~Traksi sesusi dengan axis longitu dinal tulang tibia.
f. ~Penekanan diatas petella kearah posterior pada lutut, dengan di sangga batalan pada
daerah popliteal
72. ::no 149.::Tn.x umur 25.tahun. bermain sepak bola mengalami cidera pada lutut
kanannya ditackel dari sisi luar kanan, Jatuh terasa sakit lutut disisi dalam berhenti
sejenak selanjutnya bisa menyelesaikan pertandingan. Keklinik Fisioterapi berjalan
dengan alat bantu tongkat. Dalam pemeriksaan posisi lurus lutut kanan terasalebih sakit,
dengan anterior drawer tes positif.\n
Apakah struktur jaringan yang mengalami cidera pada scenario diatas?
a. =Anterior cruciate ligament
b. ~Posterior cruciate ligament
c. ~Medial Colateral ligament
d. ~Lateral colateral ligament
e. ~Patellar ligament
73. ::No 150.::Seorang fisioterapis di RS Amalia pada saat melakukan tindakan IR dan TENS
pada pasien post operasi pemasangan ORIF pada fraktur femur sinistra. Sebelum
melakukan tindakan tersebut dia memastikan tempatnya dan menyampaikan rosedur
pemakaiannya. Hal tersebut menunjukkan bahwa fisioterapis tersebut melakukan
tindakan untuk sasaran keselamatan pasien untuk mengurangi risiko kesalahan tempat dan
prosedurnya.\nSasaran keselamatan pasien yang ke berapakah yang dilakukan oleh
fisioterapis tersebut?{
a. ~Sasaran I
b. ~Sasaran II
c. =Sasaran IV
d. ~Sasaran V
e. ~Sasaran VI
74. ::NO 151.:: Seorang ibu umur 50 tahun. Mengalami keluhan kepala sering seperti
berputar, mata dalam melihat diplobia, terlihat adanya nistagmus, serta gangguan berjalan
sempoyongan. Dilakukan pemeriksaan dengan tidur terlentang posisi kepala di gantung
dengan sangga tangan posisi 450 miring kiri dan miring kanan terdapat nistagmus dan
pusing selama 2-10 detik, serta uji vestibular.\n
Apakah nama test yang dilakukan dalam skenario diatas?\n
a. ~Uji babinsky
b. ~Tandem gait
c. = Uji dix hallpike
d. ~Uji unter berger
e. ~ Past –pointing test
75. ::NO 152.:: Seorang ibu umur 50 thn. Mengalami keluhan kepala sering seperti berputar,
mata dalam melihat diplobia, terlihat adanya nistagmus, serta gangguan berjalan
sempoyongan. dilakukan pemeriksaan dengan tidur terlentang posisi kepala di gantung
dengan sangga tangan posisi 450 miring kiri dan miring kanan terdapat nistagmus dan
pusing selama 2- 10 detik, serta uji vestibular.\n
Apakah nama uji dengan Penderita berdiri kedua kaki di rapatkan, mula-mula kedua mata
terbuka kemudian tertutup, Selama 20-30 detik?\n
a. =Uji romberg
b. ~ Tandem gait
c. ~Uji dix hallpike
d. ~ Uji babinsky-Weil
e. ~Past –pointing test
76. ::NO 153.:: Seorang perempuan X usia 30 tahun kecelakaan dan bedrest 3 minggu karena
terjadi penurunan tingkat kesadarannya berat,setelah pemeriksaan radiologi ditemukan
pendarahan diotak dan di diagnosa hemiparese sinistra.lalu dirujuk ke poli fisioterapi.\n
Pertanyaan: Berapakah nilai tingkat kesadaran pada pasien tersebut?\n
a. ~14-15
b. ~11-13
c. ~9-12
d. =3-8
e. ~0-3
77. ::L-No 154.::Ny. Ari pedagang berusia 60 tahun, memiliki aktivitas keseharian menjual
gorengan yang tiap hari terpapar asap dari kompor kayu, sehingga lama-kelamaan
menyebabkan sering sesak napas, dan tiap hari batuk-batuk. Kondisi tersebut sudah
dirasakan selama 10 tahun terakhir. Sehingga Ny.Ari memeriksakan ke dokter Spesialis
Paru, dan dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui PH darah (keseimbangan asam-basa),
saturasi oksigenasi, kadar karbondioksida, dan kadar bikarbonat.
Apakah pemeriksaan yang dilakukan pada pasien tersebut?
a. ~ Saturasi Oksigen
b. ~ Pemeriksaan sistem bikarbonat
c. ~ Pemeriksaan Dapar fosfat
d. = Analisa Gas Darah
e. ~ Asam bikarbonat
78. ::NO 155.::Seorang perempuan usia 50 tahun mengalami hemiparese sinistradatang ke
klinik fisioterapi dengan keluhan pada saat duduk ke berdiri mengalami kesulitan. Pasien
mengalami gangguan keseimbangan dan koordinasi.\n
Dimanakah letak kelainannya?\n
a. =Cerebelum
b. ~Lobus Frontal
c. ~Lobus parietal
d. ~Lobus Occipital
e. ~Lobus temporal
79. ::No 156.::Seorang perempuan usia 6 bulan sedang diperiksa oleh fisioterapis. Anak
tersebut diminta untuk tidur terlentang kemudian Fisioterapis mengabduksikan Hip lalu
diberikan dorongan kearah cranial.
Apa test khusus yang sedang Fisioterapis lakukan?
a. ~ Trendelenburg Test
b. ~ Equilibrium Test
c. ~ Ortolani Test
d. = Barlow Test
e. ~ Galeazi Test
80. ::No 157.::Seorang perempuan umur 7 bulan sedang diperiksa oleh fisioterapis. Anak
tersebut diminta untuk tidur terlentang kemudian Fisioterapis mengadduksikan Hip lalu
diberikan traksi kearah lateral caudal.
Apa test khusus yang sedang Fisioterapis lakukan?
a. ~ Trendelenburg Test
b. ~ Equilibrium Test
c. = Ortolani Test
d. ~ Barlow Test
e. ~ Galeazi Test
81. ::A-NO 158.:: Seorang ibu umur 50 thn. Mengalami keluhan kepala sering seperti
berputar, mata dalam melihat diplobia, terlihat adanya nistagmus, serta gangguan berjalan
sempoyongan. dilakukan pemeriksaan dengan tidur terlentang posisi kepala di gantung
dengan sangga tangan posisi 450 miring kiri dan miring kanan terdapat nistagmus dan
pusing selama 2- 10 detik, serta uji vestibular dengan berjalan lurus kemudian terdapat
jalan menyimpang.\n
Apakah nama test uji vestibular tersebut diatas?\n
a. ~ Uji romberg
b. = Tandem gait
c. ~ Uji dix hallpike
d. ~ Uji babinsky-Weil
e. ~ Past –pointing test
82. ::v-NO 159.:: Seorang ibu umur 50 thn. Mengalami keluhan kepala sering seperti
berputar, mata dalam melihat diplobia, terlihat adanya nistagmus, serta gangguan berjalan
sempoyongan. dilakukan pemeriksaan dengan tidur terlentang posisi kepala di gantung
dengan sangga tangan posisi 450 miring kiri dan miring kanan terdapat nistagmus dan
pusing selama 2-10 detik, serta uji vestibular dengan melangkah depan dan belakang 5
dengan menutup mata, langkah berbentuk bintang.\n
Apakah nama jenis uji vestibular pada skenario diatas\n
a. ~Tandem gait
b. ~Uji dix hallpike
c. ~Uji unter berger
d. =Uji babinsky-Weil
e. ~Past –pointing test
83. ::SK-No 160.::Seorang laki laki usia 57 tahun mengalami hemiparese dextra dirawat
dengan tingkat kesadarannya menurun, pada saat dipanggil namanya matanya baru
membuka, saat ditanya tanggal lahirnya dijawab alamat rumahnya, saat diberi rangsangan
nyeri respon motoriknya menghindari nyeri tersebut.
Bagaimanakah penulisan GCS yang tepat pada pasien tersebut?
a. ~ E2V2M2
b. ~ E2V3M3
c. = E3V4M4
d. ~ E3V5M5
e. ~ E1V5M6
84. ::SK- No 161.::Seorang perempuan usia 50 tahun mengalami hemiparese sinistra spastik
datang ke klinik fisioterapi dengan keluhan pada saat duduk ke berdiri mengalami
kesulitan. Hasil test spastisitas dengan scala ashworth didapatkan hasil ada peningkatan
sedikit tonus otot, ditandai dengan terasanya tahanan minimal (catch and release) pada
akhir ROM
Berapakah nilai scala ashworth?
a. = 1
b. ~ 2
c. ~ 3
d. ~ 4
e. ~ 5
85. ::No 162.::Seorang pasien perempuan usia 25 tahun mengeluh kesemutan kadang dengan
nyeri pada jari tangan 1-2-3 permukaan palmar dan keluhan meningkat ketika genggam
barang, palmar fleksi atau bangun tidur dan berkurang setelah digerakkan aktif. Hasil
Phalen test positif dengan paresthesia jari 1-2-3 palmar. Pada kondisi ini jika berlangsung
lama dapat terjadi kelemahan dan atrofi otot-otot yang mudah diamati.
Apakah otot yang mengalami kelemahan dan atrofi pada pasien tersebut?
a. ~ thenar
b. ~ intrinsik
c. ~ lumbricalis
d. = hypothenar
e. ~ ekstensor wrist
86. ::No 163.::Seorang perempuan usianya 30 tahun mengalami fraktur humeri sinistra 1/3
proximal, dilakukan tindakan operasi pemasangan plate and screw yang mengakibatkan
adanya keterbatasan gerak pada shoulder sinistranya. Hasil pengukuran ROM didapatkan
F 50°-0°-30°.
Dimanakah letak axis goneometernya pada pemeriksaan ROM tersebut diatas?
a. = Pada 1,3 cm ke arah antero-lateral dari proc. coracoideus.
b. ~ Pada 2,5 cm ke arah caudo-lateral dari acromion
c. ~ Pada epicondylus lateralis humerus
d. ~ Pada puncak acromion.
e. ~ Pada olecranon
87. ::No 164.::Seorang pasien dengan diagnosis Spinal Cord Injury (SCI) telah lebih dari 8
bulan mengalami paraplegia komplit yang flaccid di seluruh ekstremitas bawahnya,
sedangkan trunk nya normal
Mengapa kelumpuhannya bersifat flaccid pada skenario tersebut?
a. ~ Terjadi lesi spinal shock
b. ~ Terjadi lesi neural shock
c. = Terjadi lesi cauda equina
d. ~ Terjadi lesi conus medullaris
e. ~ Terjadi lesi fillum terminalis
88. ::No 165.::Seorang pasien dengan diagnosis Spinal Cord Injury (SCI) akibat kecelakaan
lalu lintas tipe “whiplash injury” satu bulan yang lalu. Saat ini pasien sadar penuh tetapi
masih mengalami tetraplegia dan harus dibantu dengan ventilator untuk pernapasannya,
karena tidak mampu bernapas spontan.
Dimanakah level cedera yang paling mungkin untuk pasien diatas ?
a. ~ VC1-2
b. = VC3-4
c. ~ VC5-6
d. ~ VC7-Th1
e. ~ VTh1-Th2
89. ::No 166.::Seorang wanita usia 40 tahun, jatuh dari lantai 2 dengan posisi berdiri. Pasien
mengalami fraktur pada tulang kalkaneus bilateral, acetabulum kanan dan fraktur
kompresi V Th 12 – L1. Saat ini pasien mengalami paraplegia komplit.
Dimanakah batas gangguan sensorik pada pasien tersebut di atas ?
a. ~ Setinggi umbilikus ke bawah
b. ~ Setinggi sedikit di bawah umbilikus ke bawah
c. = Setinggi sedikit di atas lipat paha ke bawah
d. ~ Setinggi lipat paha ke bawah
e. ~ Setinggi sedikit di bawah lipat paha ke bawah
90. ::No 167.::Seorang laki-laki usia 67 tahun dengan diagnosis hemiparesis kiri pasca stroke
non hemorragik stadium pemulihan datang ke klinik fisioterapi. Fisioterapis saat
melakukan pemeriksaan spastisitas dengan skala Asworth pada otot fleksor siku sisi
lumpuh mendapatkan hasil berupa adanya tahanan pada pertengahan hingga akhir
gerakan tetapi secara umum sendi siku masih mudah digerakkan dan bisa mencapai
lingkup gerak sendi penuh kearah ekstensi dari posisi fleksi penuh
Berapakah nilai spastisitas pada pasien pasca stroke di atas?
a. ~ 1
b. = 2
c. ~ 3
d. ~ 4
e. ~ 5
91. ::k-NO 168.::Seorang perempuan usia 50 tahun mengalami hemiparese sinistraspastik
datang ke klinik fisioterapi dengan keluhan pada saat duduk ke berdiri mengalami
kesulitan. Hasil test spastisitas dengan scala ashworth didapatkan hasil ada peningkatan
sedikit tonus otot, ditandai dengan terasanya tahanan minimal (catch and release) pada
akhir ROM
Berapakah nilai scala ashworth?\n
a. = 1
b. ~ 2
c. ~ 3
d. ~ 4
e. ~ 5
92. ::v-NO 169.:: Tuan X kecelakaan pada saat mengendarai sepeda motor lalu di bawa
warga ke RS terdekat hasil pemeriksaan menunjukkan GCS 9, Status neurologis untuk
reflek patologis +, nyeri kepala, sesak dan linglung.\n
Pertanyaan: Apakah maksud nilai GCS 9?\n
a. ~ Cedera kepala berat
b. ~ Cedera kepala ringan
c. = Cedera kepala sedang
d. ~ Cedera kepala komplikasi
e. ~ Cedera kepala kindisional
93. ::SK.no 170.::Seorang laki-laki usia 30 tahun datang ke Fisioterapi. Pasien mengeluh
otot-otot wajah kirinya lemah, tidak dapat mengangkat alis, tak mampu memejamkan
mata dengan baik, tak mampu mengerutkan dahi. Untuk berkumur masih kesulitan, untuk
bersiul masih sulit. Dari hasil pemeriksaan MMT semua otot wajahnya kontraksinya
minimal
Pertanyaan : Berapakah nilai kekuatan otot pada pasien tersebut?
a. ~0
b. =1
c. ~2
d. ~3
e. ~5
94. ::SY.no 171.::Seorang perempuan 37 tahun, mengeluh adanya kelemahan pada otot-otot
wajah bagian kiri, terlihat bibir merot kekanan. Pada saat menutup mata pasien tidak
mampu melakukannya dengan sempurna. Fisioterapi melakukan pemeriksaan kekuatan
otot dengan MMT pada gerakan menutup mata.
Pertanyaan : Otot apakah yang berperan dalam pemeriksaan MMT tersebut ?
a. =M. Orbicularis Oculi
b. ~M. Corugator Supercili
c. ~M. Bucinator
d. ~M. Orbicularis Oris
e. ~M. Mentalis
95. ::DR.no 172.::Seorang perempuan usia 34 tahun, datang ke klinik fisioterapi dengan
mengeluh sisi wajah sebelah kiri susah di gerakkan. Terapis melakukan pemeriksaan
kekuatan otot diperoleh MMT wajah nilai 3 fair.
Apa maksud dari perolehan nilai MMT wajah dalam skenario diatas?
a. =Adanya kontraksi, tetapi dilakukan dengan susah payah
b. ~Adanya kontraksi minimal
c. ~Adanya kontraksi dan terkontrol
d. ~Tidak ada kontraksi
e. ~Adanya kontraksi terus menerus
96. ::DR.no 173.::Pasien mengalami tabrakan 1 bulan yang lalu ,adanya benturan dan luka
pada ekstermitas bawah kaki sebelah kanan ,setelah luka sembuh pasien mencoba untuk
berjalan . tetapi kaki sebelah kanan tidak bisa napak sempurna dan pasien mengeluh nyeri
flexor hip dan tampak drop foot dikarenakan adanya lesi nervus peroneus.
Cabang persarafan dari nervus dalam skenario adalah?
a. ~Nervus tibialis
b. ~Nervus tibialis anterior
c. ~Nervus common fibularis
d. =Nervus deep dan superfisialis peroneus
e. ~Nervus tibialis dan peroneus
97. ::DR.no 174.::Seorang perempuan usia 24 tahun datang ke klinik fisioterpi dengan
mengeluh nyeri dari lehernya yang menjalar hingga telapak tangan sejak 1 minggu yang
lalu. Dilakukan pemeriksaan spesifik oleh fisioterapis yaitu dengan neural mobilisasi atau
Upper Limb Tention Test (ULTT), diperoleh ULTT 3 pasien mengeluh nyeri.
Bagaimana metode gerakan dari hasil pemeriksaan spesifik diatas?
a. ~Scapula depresi, shoulder adduksi dan endorotasi, elbow ekstensi, pronasi, wrist
flexi dan ulnar deviasi, jari-jari flexi dan gerakan ke arah abduksi shoulder
b. ~Scapula depresi, shoulder abduksi dan eksorotasi, elbow flexi, supinasi, wrist
ekstensi, jari-jari ekstensi dan gerakan ke arah ekstensi elbow
c. =Scapula depresi, shoulder abduksi dan eksorotasi, elbow flexi, supinasi, wrist
ekstensi, jari-jari ekstensi dan gerakan ke arah abduksi shoulder
d. ~Scapula depresi, shoulder abduksi dan endorotasi, elbow ekstensi, supinasi, wrist
flexi dan ulnar deviasi, jari-jari flexi dan gerakan ke arah abduksi shoulder
e. ~Scapula depresi, shoulder adduksi dan eksorotasi, elbow ekstensi, pronasi, wrist flexi
dan ulnar deviasi, jari-jari flexi dan gerakan ke arah ekstensi elbow
98. ::no 175.::Seorang laki laki usia 50 tahun mengeluh bahu kanannya sakit saat digerakkan
keatas. Dari hasil anamnese pasien tersebut jatuh dari sepeda motor 1 minggu yang lalu,
belum diperiksakan ke dokter, pasien tersebut langsung datang ke klinik fisioterapi anda.
Setelah dilakukan anamnesis,inspeksi, palpasi dan test fungsi gerak dasar, anda akan
melakukan pemeriksaan khusus terhadap nyeri geraknya.\n
Apakah alat ukur yang akan anda gunakan saat anda melakukan pemeriksaan tersebut?
a. =VAS
b. ~MMT
c. ~SPADI
d. ~Goneometer
e. ~Antropometri
99. ::no 176.::Seorang laki laki usia 50 tahun mengeluh bahu kanannya sakit saat digerakkan
keatas. Dari hasil anamnese pasien tersebut jatuh dari sepeda motor 1 minggu yang lalu,
belum diperiksakan ke dokter, pasien tersebut langsung datang ke klinik fisioterapi anda.
Setelah dilakukan anamnesis,inspeksi, palpasi dan test fungsi gerak dasar, anda akan
melakukan pemeriksaan khusus terhadap keterbatasan geraknya.\n
Apakah alat ukur yang akan anda gunakan saat anda melakukan pemeriksaan tersebut?
a. ~VAS
b. ~MMT
c. ~SPADI
d. =Goneometer
e. ~Antropometri
100. ::no 177.::Seorang laki-laki umur 24 tahun dengan diagnosis medis post operasi
fraktur cruris sepertiga distal dengan pemasangan plate and screw tiga hari yang lalu.
Kondisi umum pasien baik dan tidak ada kontra indikasi untuk mulai ambulasi. Masih ada
nyeri pada incisi dan pasien baru bisa melakukan gerakan fleksi lutut 30o.\nApakah
metode berjalan yang tepat untuk pasien ini?
a. ~Four point gait
b. ~Three point gait
c. ~Full weight bearing
d. =Non Weight bearing
e. ~Partial weight bearing
101. ::No 178.::Rudi adalah pasien Rumah Sakit X dia mengalami kecelakaan 2bulan
yang lalu, kecelakaan itu mengakibatkan fraktur 1/3 fibula proximal bagian sinistra.
Dokter melakukan intervensi dengan tindakan gips, selama 2bulan itu Rudi kesulitan
dalam melakukan kegiatan sehari-hari, setelah pelepasan gips didapati kaki Rudi bagian
kiri lebih kecil bentuknya daripada sebelah kanan. Akhirnya dokter merujuk Rudi ke
fisioterapi untuk dilatih dalam mengembalikan gerak dan fungsi kaki Rudi.\nApakah
kondisi yang dialami Rudi akibat gips ?
a. ~Stiffnes
b. ~Kontraktur otot
c. =Atrofi otot
d. ~Spasme otot
e. ~Bengkak
102. ::SK.no 179.::Seorang laki-laki usia 30 tahun datang ke Fisioterapi. Pasien mengeluh
otot-otot wajah kirinya lemah, tidak dapat mengangkat alis, tak mampu memejamkan
mata dengan baik, tak mampu mengerutkan dahi. Untuk berkumur masih kesulitan, untuk
bersiul masih sulit. Dari hasil pemeriksaan MMT semua otot wajahnya kontraksinya
minimal.
Pertanyaan : Berapakah nilai kekuatan otot pada pasien tersebut?
a. ~0
b. =1
c. ~2
d. ~3
e. ~5
103. ::v-NO 180.:: Seorang ibu usia 70 tahun, mempunyai keluhan anggota badan sisi
kanan tidak bisa digerakan, mempunyai riwayat stroke haemorage, dengan tingkat
kesadaran koma. Test reflek terjadi hiporeflek gangguan sensoris dan motoris nilai
kekuatan kelompok otot sebelah kanan 3 dan mengalami gangguan keseimbangan dan
koordinasi.Fisioterapis ingin melakukan test khusus untuk mengetahui gangguan
keseimbangan\n
Apakah nama test gangguan keseimbangan skenario diatas?\n
a. ~Step Test
b. ~Indek Barthel
c. =Berg Balance scale
d. ~Visual analogue scale
e. ~Timed Up and Go test
$CATEGORY: UAS UKOM MUSCULO BEDAH TAHUN 2017

// question: 35408 name: 1.


::1.::Ny. X berkunjung ke klinik fisioterapi dan mengeluh kaki kanannya terasa nyeri,
pada saat berjalan kaki terasa tidak sama panjang, pasien masih menggunakan alat bantu
kruk. Ny. X bercerita bahwa dia mengalami fraktur cruris namun hanya pergi ke sangkal
putung. Fisioterapi melakukan inspeksi dan menemukan bahwa adanya ketidak
sempurnaan proses bone healing, sehinga terjadi penyambungan namun tidak pada
posisinya.\n\nApakah proses yang dimaksud ?{
a. ~Non union
b. ~Union
c. =Mal union
d. ~Inflamasi
e. ~Proliferasi
// question: 35417 name: 10.
::10.::Seorang laki-laki umur 23 tahun terkena cidera pada meniscus. Kemudian
dilakukan repair meniscus di RS T pada tanggal 25 desember 2015. setelah dilakukan
operasi laki-laki tersebut datang ke poli fisioterapi pada tanggal 19 januari 2016.
Fisioterapis melakukan pengecekan untuk memberikan program latihan yang diberikan ke
pasien.pasien mengeluh rasa nyeri,bengkak,keterbatasan pada gerak sendi
lututnya.\nApakah fase saat pasien datang ke fisioterapi?{
a. ~Fase I
b. =Fase II
c. ~Fase III
d. ~Fase IV
e. ~Fase 0
// question: 35418 name: 11.
::11.::Seorang laki-laki usia 28 tahun adalah pemain bola profesional. Ketika bertanding.
Ia mendapat cidera di bagian ankle posterior karena di tackle oleh team lawan. Diketahui
bahwa struktur fibrosa yang memberikan stabilitas sendi mengalami sedikit
robekan.\nApakah cidera yang dialami seorang laki-laki pada cerita diatas ?{
a. ~Cidera otot
b. ~Cidera saraf
c. =Cidera ligament
d. ~Cidera meniscus
e. ~Cidera pembuluh darah
// question: 35419 name: 12.
::12.::A 17-year-old volleyball player has pain and weakness in her dominant shoulder
with overhead use during her most recent season. She has been able to voluntarily
subluxate the shoulder since the age of 10 and has no history of direct trauma to the
shoulder.\n\nWhy management of physical therapy dynamic stabilization program is
appropriate ?{
a. =The patient has instability of the shoulder
b. ~The patient has no instability of the shoulder
c. ~The patient has no multidirectional instability of shoulder
d. ~The patient has no global excessive laxity of the glenohumeral joint capsule
e. ~The patient has no global a rotator interval defect
// question: 35420 name: 13.
::13.::A 17-year-old volleyball player has pain and weakness in her dominant shoulder
with overhead use during her most recent season. She has been able to voluntarily
subluxate the shoulder since the age of 10 and has no history of direct trauma to the
shoulder.\n\nWhat is appropriate management at this time should include ?{
a. ~Open capsular shift
b. ~Arthroscopic rotator interval closure
c. ~Thermal capsulorrhaphy
d. ~Shoulder stabilization bracing
e. =Initiation of a dynamic stabilization therapy program
// question: 35421 name: 14.
::14.::An 18-year-old high school football player has bilateral shoulder pain associated
with bench and military press activities. He does not recall any acute injuries but reports
that since age 10 years he has actively caused his shoulders to "pop" out of joint.
Examination bilaterally shows posterior instability with jerk testing, 1 cm of inferior
sulcus testing, and +1 anterior instability with load and shift testing. Anterior
apprehension and relocation tests are negative An MRI arthrogram shows no discrete
labral or capsular injury, and the glenoid is intact.\n\nWhat is appropriate management
consist of ?{
a. ~Arthroscopic posterior capsular placation
b. ~Open posterior capsular shift
c. ~Rotator cuff internal closure
d. ~Thermal capsularrhaphy
e. =Physical Tnherapy
// question: 35422 name: 15.
::15.::Seorang laki-laki usia 28 tahun adalah pemain bola profesional. Ketika bertanding.
Ia mendapat cidera di bagian ankle posterior karena di tackle oleh team lawan. Diketahui
terjadi ruptur pada jaringan persambungan antara otot-tendon.\nApa nama kasus pada
cerita diatas ?{
a. ~Ruptur
b. =Sprain
c. ~Strain
d. ~Spasme
e. ~Odema
// question: 35423 name: 16.
::16.::An 18-year-old high school football player has bilateral shoulder pain associated
with bench and military press activities. He does not recall any acute injuries but reports
that since age 10 years he has actively caused his shoulders to "pop" out of joint.
Examination bilaterally shows posterior instability with jerk testing, 1 cm of inferior
sulcus testing, and +1 anterior instability with load and shift testing. Anterior
apprehension and relocation tests are negative. An MRI arthrogram shows no discrete
labral or capsular injury, and the glenoid is intact.\n\nWhat is conservative treatment in
physical therapy choice ?{
a. ~Pain management, muscle reeducation, flexibilty exercise
b. ~Pain management, flexibility exercise, activity modification
c. ~Pain management, activity modification, muscle reeducation
d. =Pain management, activity modification, strengthening rotator cuff muscle
e. ~Pain management, strengthening rotator cuff muscle, flexibility exercise
// question: 35424 name: 17.
::17.::Internal impingement' is a pathologic condition seen in throwing athletes when the
posterior rotator cuff directly impinges.\n\nwhat anatomic structure ?{
a. ~Coracoid process
b. ~Long head of the biceps
c. =Posterosuperior glenoid labrum
d. ~Subscapularis tendon
e. ~Posterior band of the inferior glenohumeral ligament
// question: 35425 name: 18.
::18.::FEBRI , 27 tahun menjalani operasi ACL dengan metode Arthroskopic 7 hari yang
lalu. Pada pemeriksaan di dapatkan adanya oedema di area popliteal, nyeri gerak aktif dan
ROM knee 70-5-0.\nMana metode latihan yang paling cocok untuk kondisi di atas{
a. ~Open kinetic chain Excercise
b. ~Close Kinetic chain Excercise
c. ~Plyometric Excercise
d. =Hold Relax Excercise
e. ~Active streching
// question: 35426 name: 19.
// question: 35427 name: 20.
::20.::Ketika Budi main sepak bola lutut kanannya ditackel dari sisi luar kanan, Jatuh
terasa sakit lutut disisi dalam berhenti sejenak selanjutnya bisa menyelesaikan
pertandingan. Keklinik Fisioterapi berjalan dengan alat bantu tongkat. Dalam
pemeriksaan posisi lurus lutut kanan terasa lebih sakit, dengan anterior drawer tes
positif.\nmaka fisioterapi menyimpulkan struktur jaringan yang mengalami cidera adalah
\:{
a. =Anterior cruciate ligament
b. ~Posterior cruciate ligament
c. ~Medial Colateral ligament
d. ~Lateral colateral ligament
e. ~Patellar ligament
// question: 35428 name: 21.
// question: 35431 name: 24.
::24.::A baseball pitcher reports posterolateral shoulder pain and lateral shoulder
paresthesia when in the cocking position of throwing.\n\nWhat is the most likely
diagnosis ?{
a. ~SLAP lesion
b. ~Anterior instability
c. ~Internal impingement
d. ~Posterior capsule tightness
e. =Quadrilateral space syndrome
// question: 35432 name: 25.
::25.::A baseball pitcher reports posterolateral shoulder pain and lateral shoulder
paresthesia when in the cocking position of throwing would exhibit weakness in rotator
cuff muscles.\n\nWhat muscle would exhibit weakness ?{
a. =Teres minor
b. ~Teres major
c. ~Subscapularis
d. ~Latissimus dorsi
e. ~Short head of the triceps
// question: 35433 name: 26.
::26.::A 40 year old male is asked to play in a work 5 a-side football match. He hasn't
played for a number of years but used to play regular 5 a side in his twenties. 3 minutes
into the game he felt he was kicked in the right heel and had to stop playing. The other
players denied making any contact at the time. He comes to see you the next day as he
has had difficulty walking since.\n\nWhat examination would you perform?{
a. =Swelling, nodularity, heat and creps
b. ~Pain (VAS)
c. ~Muscle performance (MMT)
d. ~Include rupture
e. ~Sensoris and motoris test
// question: 35434 name: 27.
::27.::tn.x umur 30thn, atlet bulu tangkis, mengalami cidera pada lutut , setelah di periksa
terjadi cidera ligamentum cruciatum anterior, di lakukan operasi di rs. Orthopedi, setelah
10 hari dari operasi ACL didapati sebagai berikut, Nyeri menurun tajam dengan skala vas
3, oedema hilang, ROM fleksi $$90^o$$ dan Ekstensi $$0^o$$ drajat.\nApakah jenis
latihan yang akan dilakukan dalam fase pada kasus diatas dengan tujuan untuk penguatan
otot quadriceps?{
a. ~Cross country
b. ~High Impact
c. =Quadriceps bend Excercise
d. ~Mini squat
e. ~Static cycle
// question: 35435 name: 28.
// question: 35436 name: 29.
::29.::Found more frequently in the shoulder of a collegiate overhead throwing athlete
compared with a non-throwing athlete.\n\nWhich of the following findings ?{
a. ~A tight rotator interval
b. =A tight posteroinferior capsule
c. ~A cord-like middle glenohumeral ligament
d. ~Bony deficiency of the anterior inferior glenoid
e. ~Increased humeral anteversion
// question: 35410 name: 3.
::3.::Tn. Tono , berusia 32 tahun berprofesi sebagai supir angkot, mengalami kecelakaan
lalu lintas, dimana angkotnya menabrak angkringan dan menabrak tiang listrik, akibat
benturan yang keras Tn. Tono mengalami robek dikepalanya dan berdarah, memar di
dada dan mengalami fraktur pada sendi bahu, Warga yang melihat langsung mengantar
beliau k RS terdekat. Dan dilakukan tindakan operatif. Setelah beberapan bulan
berlangsung, dokter X yang menangani Tn. Tono menjelaskan adanya tahap perbaikan
tulang meliputi pengambilan jaringan mati dan reorganisasi tulang baru kesusunan
strutural sebelumnya.\n\nApakah tahap yang dimaksud oleh dokter X?{
a. ~Tahap Pembentukan kalus
b. ~Tahap Proloferasi sel
c. ~Tahap Inflamasi
d. ~Tahap Rehabilitasi
e. =Tahap Remodelling
// question: 35437 name: 30.
// question: 35438 name: 31.
::31.::A 40 year old male is asked to play in a work 5 a-side football match. He hasn't
played for a number of years but used to play regular 5 a side in his twenties. 3 minutes
into the game he felt he was kicked in the right heel and had to stop playing. The other
players denied making any contact at the time. He comes to see you the next day as he
has had difficulty walking since.\n\nWhat is your provisional diagnosis ?{
a. =Achilles tendinopathy
b. ~Anterior compartment syndrome
c. ~Exertional Compartment Syndrome
d. ~Stress Fractures
e. ~Shin splints
// question: 35439 name: 32.
::32.::Tn. Richardo 25 TH salah seorang pemain Real Madrid ,karena rupture ACL
mendapatkan operasi penggantian ligament 2 hari yang lalu. Saat ini dalam pemeriksaan
Fisioterapi ditemukan hasil sebagai berikut \:\nInspeksi \: Tampak luka dilutut kanan
dibalut dengan verban elastic dengan masih menggunakan Blood Drain, Diantar
keruangan dengan menggunakan kursi Roda\nPemeriksaan Fisik\:Paha kanan lebih besar
dari paha kiri, Vas nilai 8, ROM fleksi Knee 90 dan Ekstensi 10\nPemeriksaan
Penunjang\:MRI post op \: grraft terpasang bak, Setelah operasi 2 bulan ,maka jalan pak
Richardi masih mengggunakan crutch saat berjalan.\nMenurut Saudara Pada fase
Berapakah Program Fisioterapi Pak richardo ?{
a. ~Fase 1
b. =Fase 2
c. ~Fase 3
d. ~Fase 4
e. ~Fase 5
// question: 35440 name: 33.
::33.::Tn. Richardo 25 TH salah seorang pemain Real Madrid ,karena rupture ACL
mendapatkan operasi penggantian ligament 2 hari yang lalu. Saat ini dalam pemeriksaan
Fisioterapi ditemukan hasil sebagai berikut \:\nInspeksi \: Tampak luka dilutut kanan
dibalut dengan verban elastic dengan masih menggunakan Blood Drain, Diantar
keruangan dengan menggunakan kursi Roda\nPemeriksaan Fisik\:Paha kanan lebih besar
dari paha kiri, Vas nilai 8, ROM fleksi Knee 90 dan Ekstensi 10\nPemeriksaan
Penunjang\:MRI post op \: grraft terpasang bak.\nMaka latihan yang tepat untuk jalan
adalah?{
a. ~Dengan Axial crutch Non Weight Bearing
b. =Dengan Axial Crutch Partial Weight Bearing
c. ~Full Wieght Bearing
d. ~Belum boleh Latihan jalan
e. ~Dengan Axial Crutch Full Bearing
// question: 35441 name: 34.
::34.::Tn. Richardo 25 TH salah seorang pemain Real Madrid ,karena rupture ACL
mendapatkan operasi penggantian ligament 2 hari yang lalu. Saat ini dalam pemeriksaan
Fisioterapi ditemukan hasil sebagai berikut \:\nInspeksi \: Tampak luka dilutut kanan
dibalut dengan verban elastic dengan masih menggunakan Blood Drain, Diantar
keruangan dengan menggunakan kursi Roda\nPemeriksaan Fisik\:Paha kanan lebih besar
dari paha kiri, Vas nilai 8, ROM fleksi Knee 90 dan Ekstensi 10\nPemeriksaan
Penunjang\:MRI post op \: grraft terpasang bak.\nUntuk memperbaiki pola jalan, maka
latihan yang tepat pada Fase pak richard adalah ?{
a. ~Latihan kekuatan otot
b. ~Latihan ROM
c. =Latihan Propioseptif
d. ~Latihan Cardio
e. ~Latihan dengan wobble board
// question: 35442 name: 35.
::35.::Tn. Richardo 25 TH salah seorang pemain Real Madrid ,karena rupture ACL
mendapatkan operasi penggantian ligament 2 hari yang lalu. Saat ini dalam pemeriksaan
Fisioterapi ditemukan hasil sebagai berikut \:\nInspeksi \: Tampak luka dilutut kanan
dibalut dengan verban elastic dengan masih menggunakan Blood Drain, Diantar
keruangan dengan menggunakan kursi Roda\nPemeriksaan Fisik\:Paha kanan lebih besar
dari paha kiri, Vas nilai 8, ROM fleksi Knee 90 dan Ekstensi 10\nPemeriksaan
Penunjang\:MRI post op \: grraft terpasang bak.\nUntuk menambah ROM ,Apakah
Exercise terapi yang tepat ?{
a. ~Hold Relaks
b. ~Open Kinetik Chain Exercise
c. =Close Kinatik Chain Exercise
d. ~PNF
e. ~Bobath
// question: 35443 name: 36.
::36.::Seorang Ft melakukan Tes pemeriksaan lutut terhadap atlit basket dengan posisi
atlit duduk dengan lutut fleksi 90 drajat mletakkan telapak kaki pada tepak kaki biar
stabil dan kemudian melakukan dorongan ke depan dan kebelakang .\nApakah kegunaan
test tersebut di atas?{
a. ~Untuk melakukan cek terhadap integritas ACL
b. ~Untuk melakukan cek terhadap integritas PCL
c. ~Untuk melakukan cek terhadap integritas ACL dan PCL
d. ~Untuk melakukan cek terhadap integritas MCL
e. =Untuk melakukan cek terhadap integritas LCL
// question: 35444 name: 37.
::37.::Budi adalah seorang pemain bola di club TigaRoda, dalam pemriksaan utuk
menjadi anggota Tim Nasional Didapatkan Data Antropometri sebagai Berikut TB\: !75
CM, BB \: 75 KG , IMT 22 Kg/cm. Dalam Periksaan fugsi gerak lutut didapatkan
kompartemen lutut berdeviasi kearah lateral.\nApakah resiko cidera lutut akan dialami
budi ?{
a. ~Cidera medial coolateral ligament
b. ~Cidera lateral collateral ligament
c. =Cidera Anterior cruciate ligament
d. ~CideraPosteror cruciate ligament
e. ~Patelofemoral syndrome
// question: 35445 name: 38.
::38.::A 40 year old male is asked to play in a work 5 a-side football match. He hasn't
played for a number of years but used to play regular 5 a side in his twenties. 3 minutes
into the game he felt he was kicked in the right heel and had to stop playing. The other
players denied making any contact at the time. He comes to see you the next day as he
has had difficulty walking since, huglands deformity and running sports.\n\nWhat test
would you perform ?{
a. ~Yergason Test
b. =Thompson Test
c. ~Anterior drawer test
d. ~Valgus stress
e. ~Varus stress
// question: 35446 name: 39.
::39.::Tn. Andre umur 65 tahun menderita avasculer necrosis pada sendi HIP nya.
Prosedur operasi dilakuka oleh dr Orthopaedy dengan total hi replacement (THR) . 2 hari
setelah opersai dikirim ke pelayanan Fisioterapi. Salah satu tindakan yang diberikan
latihan jalan.\nApakah latihan jalan yang tepat pada kasus tuan andre ?{
a. =PWB dengan walker
b. ~PWB dengan crutch
c. ~PWB dengan canadian crutch
d. ~FWB dengan Walker
e. ~FWB dengan Crutch
// question: 35411 name: 4.
::4.::Pasien 35 tahun masuk ke RS dengan keluhan nyeri dan luka terbuka sekitar 6 cm
dengan tulang menonjol keluar akibat kecelakaan lalu lintas. Dari foto radiologi
ditemukan fraktur 1/3 medial femur. Setelah 2 minggu dilakukan operasi Fisioterapi
melakukan latihan dengan memberikan latihan gerak sampai batas ambang nyeri
pasien.\n\nApakah jenis terapi latihan yang diberikan oleh Fisioterapi tersebut ?{
a. ~Forced passive movement
b. ~Free active movement
c. ~Assisted active movement
d. ~Resisted active movement
e. =Relaxed passive movement
}// question: 35447 name: 40.
::40.::Tn. Richardo 25 TH salah seorang pemain Real Madrid ,karena rupture ACL
mendapatkan operasi penggantian ligament 2 hari yang lalu. Saat ini dalam pemeriksaan
Fisioterapi ditemukan hasil sebagai berikut \:\nInspeksi \: Tampak luka dilutut kanan
dibalut dengan verban elastic dengan masih menggunakan Blood Drain, Diantar
keruangan dengan menggunakan kursi Roda\nPemeriksaan Fisik\:Paha kanan lebih besar
dari paha kiri, Vas nilai 8, ROM fleksi Knee 90 dan Ekstensi 10\nPemeriksaan
Penunjang\:MRI post op \: grraft terpasang bak.\nFisioterapis Denny Memberikan latihan
Cor stability Exercise. Apakah tujuan latihan ini ?{
a. ~Menguatkan otot perut
b. ~Menguatkan otot panggul
c. =Mengoreksi valgus atau varus sendi lutut
d. ~Mnguatkan otot Paha
e. ~Mengurangi nyeri
// question: 35448 name: 41.
// question: 35450 name: 43.
// question: 35451 name: 44.
::44.::Tn. Richardo 25 TH salah seorang pemain Real Madrid ,karena rupture ACL
mendapatkan operasi penggantian ligament 2 hari yang lalu. Saat ini dalam pemeriksaan
Fisioterapi ditemukan hasil sebagai berikut \:\nInspeksi \: Tampak luka dilutut kanan
dibalut dengan verban elastic dengan masih menggunakan Blood Drain, Diantar
keruangan dengan menggunakan kursi Roda\nPemeriksaan Fisik\:Paha kanan lebih besar
dari paha kiri, Vas nilai 8, ROM fleksi Knee 90 dan Ekstensi 10\nPemeriksaan
Penunjang\:MRI post op \: grraft terpasang bak.\nApakah Diagnosis yang tepat buat pak
Richardo ?{
a. ~Gangguan gerak lutut karena Nyeri
b. =Gngguan gerak Lutut kanan akibat rekonstruksi ACL
c. ~Gangguan Gerak Lutut akibat oedema
d. ~Gangguan Nyeri Lutut
e. ~Gangguan POla Jalan
// question: 35452 name: 45.
::45.::Tn. Richardo 25 TH salah seorang pemain Real Madrid ,karena rupture ACL
mendapatkan operasi penggantian ligament 2 hari yang lalu. Saat ini dalam pemeriksaan
Fisioterapi ditemukan hasil sebagai berikut \:\nInspeksi \: Tampak luka dilutut kanan
dibalut dengan verban elastic dengan masih menggunakan Blood Drain, Diantar
keruangan dengan menggunakan kursi Roda\nPemeriksaan Fisik\:Paha kanan lebih besar
dari paha kiri, Vas nilai 8, ROM fleksi Knee 90 dan Ekstensi 10\nPemeriksaan
Penunjang\:MRI post op \: grraft terpasang bak.\nApakah Modalitas yang paling tepat
untuk mengurangi nyeri ?{
a. ~Ice Compression 10 menit
b. =Ice compression 30 meit
c. ~TENS denganFrek 100 Hz, 15 Menit
d. ~TENS DenganFrek 50 Hz , 15 Menit
e. ~Tens Denga Frek 50 Hz, 30 Menit
// question: 35453 name: 46.
::46.::Seorang laki-laki berusia 62 tahun di kirim ke klinik fisioterapi dengan diagnosa
osteoarthrosis genu dextra, mengeluh nyeri dan kaku sendi lutut sejak 1 bulan lalu. Dari
pemeriksaan ditemukan bengkak pada lutut kanan dan krepitasi. Hasil x ray ditemukan
osteofiit pada eminentia sendi lutut.Fisioterapi ingin mengurangi gangguan yang
ada.\nApa intervensi fisioterapi yang tepat untuk kasus tersebut ?{
a. =Static contraction
b. ~Joint mobilisation
c. ~Isotonic exercises
d. ~Endurance exercises
e. ~Strengthening exercises
// question: 35454 name: 47.
::47.::Seorang laki-laki usia 62 tahun di kirim ke fisioterapi RS S dengan diagnosa
osteorthrosis knee dextra, keluhan kaku sendi lutut kanan. Sudah terjadi selama 1 bulan,
keluhan disertai nyeri. Pemeriksaan fisioterapi lingkup gerak sendi lutut kanan terbatas
dari pada lutut kiri . Fisioterapis ingin memberikan intervensi untuk menambah lingkup
gerak sendi lutut kanan.\nApa intervensi fisioterapi yang tepat untuk kasus tersebut ?{
a. =Static contraction
b. ~Joint mobilisation
c. ~Isotonic exercises
d. ~Endurance exercises
e. ~Strengthening exercises
// question: 35455 name: 48.
::48.::Seorang perempuan usia 33 tahun dirawat di bangsal ortopedi rumahsakit.
Diagnosis medis closed fracture collesdextra. Dilakukan operasi pemasangan kirschner
wire 2 hari yang lalu. Pasien masih mengeluh nyeri di daerah operasi.\nTulang apa yang
mengalami perpatahan pada pasien tersebut ?{
a. ~Tibia
b. ~Radius
c. ~Ulna
d. ~Tibia dan Fibula
e. =Radius dan ulna
// question: 35456 name: 49.
::49.::Seorang perempuan usia 33 tahun dirawat di bangsal ortopedi rumahsakit.
Diagnosis medis closed fracture colles dextra. Dilakukan operasi pemasangan kirschner
wire 2 hari yang lalu. Pasien masih mengeluh nyeri di daerah operasi.\nPada pasien
tersebut potensial akan terjadi kekakuan pada sendi apa?{
a. =Sendi pergelangan tangan
b. ~Sendi pergelangan kaki
c. ~Sendi bahu
d. ~Sendi siku
e. ~Sendi lutut
// question: 35412 name: 5.
::5.::Seorang perempuan berumur 25 tahun mengalami kecelakaan, sehingga
menyebabkan terjadinya fraktur pada 1/3 distal femur, kemudian dibawa kerumah sakit.
dokter melakukan pembedahan dan pemasangan plate and screw pada tulang yang
mengalami fraktur. Sehari kemudian pasien dirujuk ke fisioterapi untuk mendapatkan
tindakan selanjutnya. Fisioterapi memberikan terapi latihan yang berupa pasien hanya
melakukan kontraksi otot tetapi tidak disertai dengan perubahan ukuran panjang,
sehingga tidak terjadi gerakan sendi dan hanya meningkatkan tonus otot.\nApakah jenis
latihan yang diberikan tersebut ?{
a. ~Isotonik
b. ~Passive movement
c. =Isometrik
d. ~Aktiv movement
e. ~Assisted aktiv movement
// question: 35457 name: 50.
::50.::Seorang perempuanusia 36 tahun dirawat di bangsal rumahsakit dengan diagnosis
medis closed fracture cruris 1/3 distal, 2 hari yang lalu dilakukan operasi pemasangan
plate and screw. Saat ini pasien masih mengeluh nyeri, keterbatasan gerak pada sendi
lutut dan pergelangan kaki, belum mampu berdiri dan berjalan\nTulang apa yang
mengalami perpatahan pada pasien tersebut?{
a. ~Femur
b. ~Patella
c. ~Tibia
d. ~Fibula
e. =Tibia dan fibula
// question: 35458 name: 51.
// question: 35459 name: 52.
::52.::Seorang laki laki usia 17 tahun mengalami fraktur femur dextra, dilakukan tindakan
pemasangan ORIF. Setelah tiga minggu pasien tersebut difoto rontgen ulang. Pada foto
Rontgen didapatkan gambaran pembentukan kalus mulai mengalami penulanngan melalui
proses penulangan endokondral\nPada tahapan apakah proses penyembuhan itu terjadi?{
a. ~Inflamasi
b. ~Remodeling
c. ~Proliferasi sel
d. ~Pembentukan kalus
e. =Penulangan kalus (osifikasi)
// question: 35460 name: 53.
::53.::Seorang laki laki usia 17 tahun mengalami fraktur femur dextra, dilakukan tindakan
pemasangan ORIF. Setelah tiga minggu pasien tersebut difoto rontgen ulang. Pada foto
Rontgen didapatkan gambaran fragmen patahan tulang digabungkan dengan jaringan
fibrus, tulang rawan, dan tulang serat matur. Secara klinis fargmen tulang tidak bisa lagi
digerakkan.\nPada tahapan apakah proses penyembuhan itu terjadi?{
a. ~Inflamasi
b. ~Remodeling
c. ~Proliferasi sel
d. =Pembentukan kalus
e. ~Penulangan kalus (osifikasi)
// question: 35462 name: 55.
::55.::Seorang laki laki usia 17 tahun mengalami fraktur femur dextra, dilakukan tindakan
pemasangan ORIF. Pada tahapan penyembuhan fraktur terdapat ujung fragmen tulang
mengalami devitalisasi karena terputusnya pasokan darah. Tempat cidera kemudian akan
diinvasi oleh magrofag (sel darah putih besar), yang akan membersihkan daerah
tersebut\nPada tahapan apakah proses penyembuhan itu terjadi?{
a. =Inflamasi
b. ~Remodeling
c. ~Proliferasi sel
d. ~Pembentukan kalus
e. ~Penulangan kalus (osifikasi)
// question: 35463 name: 56.
// question: 35464 name: 57.
::57.::Seorang laki laki usia 17 tahun mengalami fraktur femur dextra, dilakukan tindakan
pemasangan ORIF. Fisioterapis ingin melatih latihan jalan lepas kruk, menunggu waktu
konsolidasi yang tepat pada pasien tersebut.\nKapan Fisioterapis melatih jalan tanpa kruk
pada pasien tersebut?{
a. ~2-3 minggu dari kejadian fraktur
b. ~4-6 minggu dari kejadian fraktur
c. ~6-8 minggu dari kejadian fraktur
d. ~8-12 minggu dari kejadian fraktur
e. =12-16 minggudari kejadian fraktur
// question: 35465 name: 58.
// question: 35466 name: 59.
// question: 35413 name: 6.
// question: 35467 name: 60.
::60.::Seorang laki-laki umur 24 tahun dengan diagnosis medis post operasi fraktur cruris
sepertiga distal dengan pemasangan plate and screw tiga hari yang lalu. Kondisi umum
pasien baik dan tidak ada kontra indikasi untuk mulai ambulasi. Masih ada nyeri pada
incisinya ada bengkak dan pasien belum bisa menggerakkan sendi lutut
nya.\nPemeriksaan apakah yang tepat untuk mengetahui keterbatasan luas gerak sendi
pasien tersebut?{
a. ~VAS
b. ~MMT
c. =ROM
d. ~Sensoris
e. ~Antropometri
// question: 35468 name: 61.
::61.::Seorang laki-laki umur 24 tahun dengan diagnosis medis post operasi fraktur cruris
sepertiga distal dengan pemasangan plate and screw tiga hari yang lalu. Kondisi umum
pasien baik dan tidak ada kontra indikasi untuk mulai ambulasi. Masih ada nyeri pada
incisinya, ada bengkak dan pasien belum bisa menggerakkan sendi lutut nya. Fisioterapis
ingin mengetahui intensitas nyerinya.\nPemeriksaan apakah yang tepat untuk pasien
tersebut?{
a. =VAS
b. ~MMT
c. ~ROM
d. ~Sensoris
e. ~Antropometri
// question: 35469 name: 62.
::62.::Seorang laki-laki umur 24 tahun dengan diagnosis medis post operasi fraktur cruris
sepertiga distal dengan pemasangan plate and screw tiga hari yang lalu. Kondisi umum
pasien baik dan tidak ada kontra indikasi untuk mulai ambulasi. Masih ada nyeri pada
incisinya, ada bengkak dan pasien belum bisa menggerakkan sendi lutut nya. Fisioterapis
ingin mengukur bengkaknya\nPemeriksaan apakah yang tepat untuk pasien tersebut?{
a. ~VAS
b. ~MMT
c. ~ROM
d. ~Sensoris
e. =Antropometri
// question: 35470 name: 63.
::63.::Seorang laki-laki umur 24 tahun dengan diagnosis medis post operasi fraktur cruris
sepertiga distal dengan pemasangan plate and screw tiga hari yang lalu. Kondisi umum
pasien baik dan tidak ada kontra indikasi untuk mulai ambulasi. Masih ada nyeri pada
incisinya, ada bengkak dan pasien belum bisa menggerakkan sendi lutut nya. Fisioterapi
ingin memberikan terapi kepada pasien tersebut.\nTerapi apakah yang tepat untuk
mengurangi intensitas nyeri dan bengkaknya pada pasien tersebut?{
a. ~Free active exercise
b. ~Forced passive exercise
c. ~Assisted Active exercise
d. ~Ressisted Active exercise
e. =Static contraction exercise
// question: 35471 name: 64.
::64.::Seorang wanita usia 48 tahun dua hari yang lalu pasca buka eksternal fiksasi gip
sirkuler atas siku ( Dari pertengahan humeri sampai dengan metacarpal ) tangan kiri.Dari
pemeriksaan didapatkan keluhan tidak bisa menekuk siku kirinya secara penuh sehingga
kesulitan beraktivitas makan-minum dll. Pemeriksaan LGS siku didapatkan hasil S 0-30-
90\nApa makna hasil pemeriksaan LGS tersebut?{
a. ~Pasien mampu menggerakkan ekstensi siku sebesar 300dan fleksi siku 900
b. ~Pasien mampu menggerakkan ekstensi siku secara penuh dan fleksi 900
c. ~Pasien mengalami keterbatasan gerak ekstensi siku dan fleksi siku
d. =Pasien hanya mampu menggerakkan fleksi sampai 900tetapi tidak bisa
menggerakkan ekstensi penuh
e. ~Pasien mengalami keterbatasan gerak ekstensi sebesar 300 dan fleksi sebesar 900
// question: 35472 name: 65.
::65.::Seorang wanita usia 48 tahun dua hari yang lalu pasca buka eksternal fiksasi gip
sirkuler long leg gip ( Dari pertengahan paha sampai dengan metatarsal ) kaki kiri.Dari
pemeriksaan didapatkan keluhan tidak bisa jongkok saat buang air besar. Pemeriksaan
nilai otot sekitar lutut didapatkan rata rata nilai 4\nKeluhan tidak bisa jongkok pada klien
tersebut disebabkan oleh apa?{
a. ~Immobilisasi lama yang menyebabkan sendi menjadi beku sehingga mengalami
keterbatasan gerak
b. =immobilisasi lama yang menyebabkan kapsul sendi mengkerut sehingga sendi
menjadi kaku
c. ~Keterbatasan sendi lutut karena lama tidak digerakkan sehingga kaku
d. ~Keterbatasan sendi lutut karena efek samping dari patah tulang yang dialami
e. ~Immobilisasi lama menyebabkan sendi tidak aktif sehingga menyebabkan kekakuan
sendi
// question: 35473 name: 66.
// question: 35474 name: 67.
::67.::Seorang laki-laki umur 24 tahun dengan diagnosis medis post operasi fraktur cruris
sepertiga distal dengan pemasangan plate and screw tiga hari yang lalu. Kondisi umum
pasien baik dan tidak ada kontra indikasi untuk mulai ambulasi. Masih ada nyeri pada
incisinya ada bengkak dan pasien belum bisa menggerakkan sendi lutut nya. Fisioterapis
ingin melakukan pemeriksaan fungsional pada pasien tersebut.\nApakah nama
pemeriksaan yang harus dilakukan?{
a. ~SPADI
b. ~DASH
c. ~ODI
d. ~Scala Jette
e. =Foot and Ankle Ability Measure (FAAM)
// question: 35475 name: 68.
::68.::Seorang laki laki usia 45 tahun post Arthoscopy pada lutut kanannya hari pertama
di RS Amalia. Fisioterapi sebelum melakukan tindakan fisioterapi memeriksa
kemampuan fungsionalnya.\nApakah nama pemeriksaan yang harus dilakukan?{
a. ~SPADI
b. ~DASH
c. ~ODI
d. =Scala Jette
e. ~Foot and Ankle Ability Measure (FAAM)
// question: 35476 name: 69.
::69.::Seorang laki laki usia 45 tahun post Arthoscopy pada bahu kanannya hari pertama
di RS Amalia. Fisioterapi sebelum melakukan tindakan fisioterapi memeriksa
kemampuan fungsionalnya.\nApakah nama pemeriksaan yang harus dilakukan?{
a. =SPADI
b. ~DASH
c. ~ODI
d. ~Scala Jette
e. ~Foot and Ankle Ability Measure (FAAM)
// question: 35414 name: 7.
// question: 35477 name: 70.
::70.::Seorang fisioterapis di RS Amalia sebelum melakukan pemeriksaan pasiennya
mencuci tangannya dengan handrub dan menggunakan APD (Alat Pelindung Diri). Hal
tersebut menunjukkan bahwa fisioterapis tersebut melakukan tindakan untuk sasaran
keselamatan pasien untuk mengurangi risiko infeksi.\nSasaran keselamatan pasien yang
ke berapakah yang dilakukan oleh fisioterapis tersebut?{
a. ~Sasaran I
b. ~Sasaran II
c. ~Sasaran IV
d. =Sasaran V
e. ~Sasaran VI
// question: 35478 name: 71.
::71.::Seorang fisioterapis di RS Amalia pada saat melakukan pemeriksaan pada
pasiennya menanyakan nama lengkap pasien dan tanggal lahir pasien. Hal tersebut
menunjukkan bahwa fisioterapis tersebut melakukan tindakan untuk sasaran keselamatan
pasien untuk mengurangi risiko kesalahan identifikasi pasien.\nSasaran keselamatan
pasien yang ke berapakah yang dilakukan oleh fisioterapis tersebut?{
a. =Sasaran I
b. ~Sasaran II
c. ~Sasaran IV
d. ~Sasaran V
e. ~Sasaran VI
// question: 35479 name: 72.
::72.::Seorang fisioterapis di RS Amalia pada saat melakukan komunikasi dengan perawat
atau dengan dokter yang merawat pasien dengan menggunakan CABAKO SBAR nya.
Hal tersebut menunjukkan bahwa fisioterapis tersebut melakukan tindakan untuk sasaran
keselamatan pasien untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi\nSasaran keselamatan
pasien yang ke berapakah yang dilakukan oleh fisioterapis tersebut?{
a. ~Sasaran I
b. =Sasaran II
c. ~Sasaran IV
d. ~Sasaran V
e. ~Sasaran VI
// question: 35480 name: 73.
// question: 35481 name: 74.
::74.::Seorang fisioterapis di RS Amalia pada saat melakukan tindakan IR dan TENS
pada pasien post operasi pemasangan ORIF pada fraktur femur sinistra. Sebelum
melakukan tindakan tersebut dia melakukan pemeriksaan risiko jatuh pada pasien. Hal
tersebut menunjukkan bahwa fisioterapis tersebut melakukan tindakan untuk sasaran
keselamatan pasien untuk mengurangi risiko pasien jatuh.\nSasaran keselamatan pasien
yang ke berapakah yang dilakukan oleh fisioterapis tersebut?{
a. ~Sasaran I
b. ~Sasaran II
c. ~Sasaran IV
d. ~Sasaran V
e. =Sasaran VI
// question: 35482 name: 75.
::75.::Seorang fisioterapis di RS Amalia pada saat melakukan tindakan IR dan TENS
pada pasien post operasi pemasangan ORIF pada fraktur femur sinistra. Pasien tersebut
menggunakan gelang identitas berwarna kuning.\nApakah arti identitas gelang risiko
tersebut?{
a. ~Pasien tersebut mempunyai alergi
b. ~Pasien tersebut tidak ada risiko apa apa
c. =Pasine tersebut mempunyai resiko jatuh
d. ~Pasien tersebut menggunakan obat obat higt alert
e. ~Pasien tersebut tidak boleh dilakukan tindakan resusitasi
// question: 35483 name: 76.
::76.::Seorang fisioterapis di RS Amalia pada saat melakukan tindakan IR dan TENS
pada pasien post operasi pemasangan ORIF pada fraktur femur sinistra. Pasien tersebut
menggunakan gelang identitas berwarna merah.\nApakah arti identitas gelang risiko
tersebut?{
a. =Pasien tersebut mempunyai alergi
b. ~Pasien tersebut tidak ada risiko apa apa
c. ~Pasine tersebut mempunyai resiko jatuh
d. ~Pasien tersebut menggunakan obat obat higt alert
e. ~Pasien tersebut tidak boleh dilakukan tindakan resusitasi
// question: 35484 name: 77.
::77.::Seorang fisioterapis di RS Amalia pada saat melakukan tindakan IR dan ES pada
pasien post operasi pemasangan ORIF pada fraktur femur sinistra. Elektrical stimulasi
yang digunakan dengan menggunakan arus diadinamik dengan jenis DF.\nBerapa lama
waktu yang digunakan?{
a. ~30 detik sampai 2 menit
b. =2-5 menit
c. ~3-6 menit
d. ~10 menit
e. ~15 menit
// question: 35485 name: 78.
::78.::Seorang fisioterapis di RS Amalia pada saat melakukan tindakan IR dan ES pada
pasien post operasi pemasangan ORIF pada fraktur femur sinistra. Elektrical stimulasi
yang digunakan dengan menggunakan arus aktivitasi motorik dengan sensasi yang
diinginkan adalah kontraksikuattetapinyaman\nApakah jenis arus elektrical stimulasi
yang digunakan?{
a. ~TENS
b. =AL-TENS
c. ~Intense TENS
d. ~Interferensial
e. ~Diadinamik
// question: 35486 name: 79.
::79.::Seorang fisioterapis di RS Amalia pada saat melakukan tindakan IR dan ES pada
pasien post operasi pemasangan ORIF pada fraktur femur sinistra. Elektrical stimulasi
yang digunakan dengan menggunakan 4 elektrode dan amplitudotinggi, AMF
rendah.\nApakah jenis arus elektrical stimulasi yang digunakan?{
a. ~TENS
b. ~AL-TENS
c. ~Intense TENS
d. =Interferensial
e. ~Diadinamik
// question: 35415 name: 8.
::8.::Mesi umur 27 tahun berprofesi sebagai atlet sepak bola. Saat bertanding messi
medapatkan tackle keras dari lawan. Dan terkena pada lutut messi terpelintir dan terjatuh.
Messi tidak dapat melanjutkan pertandingan. Setelah pertandingan dokter tim melakukan
pemeriksaan MRI didapat adanya kerusakan pada ACL,MCL dan Meniscus.\nApakah ciri
utama dari cidera pada meniscus?{
a. ~Bengkak
b. ~Nyeri
c. =Locked
d. ~LGS menurun
e. ~Atropi
// question: 35487 name: 80.
::80.::Seorang fisioterapis di RS Amalia pada saat melakukan tindakan IR dan ES pada
pasien post operasi pemasangan ORIF pada fraktur femur sinistra. Elektrical stimulasi
yang digunakan dengan menggunakan arusdiadinamik dengan jenis CP.\nBerapa lama
waktu yang digunakan?{
a. ~30 detik sampai 2 menit
b. =2-5 menit
c. ~3-6 menit
d. ~10 menit
e. ~15 menit
$CATEGORY:SOAL UKOM Musculosceletal Non Bedah 2017

1. ::no 1.::Pada neuromuscular connektion Badan sel saraf terdiri dari dendrit, axon, cell
body, mielin sheat, node of ranfier, terminal barnch, terminal ending, sel tersebut bertugas
sesuai dengan peran dan fungsi masing-masing.\n
Apakah fungsi dari dendrit?
a. =tempatnya reseptor
b. ~integration
c. ~transmission
d. ~protection and speed
e. ~conductions
2. ::no 2.::Pada proses penyembuhan luka jaringan lunak hasil akhir berupa jaringan yang
secara biologis dan histologis tidak sama dengan jaringan yang rusak, sehingga tidak
dapat diharapkan fungsi jaringan.\n
Apakah nama proses pembentukan jaringan skenario diatas?
a. ~Angiogenesis
b. ~Fagositosis
c. ~Koagulasi
d. ~Regenerasi
e. =Sikatriks
3. ::no 3.::Tn X umur 30 tahun. mengalami keluhan pada lutut sebelah kanan. Datang ke
klinik fisoterapi dengan lutut kanan terpasang deker. Setelah dilakukan asesment pasien
mengalami keterbatasan pada gerak ekstensi lutut. Untuk melakukan test selanjutnya
fisioterapis harus mengerti struktur jaringan spesifik pada lutut.\n
Apakah yang di maksud dengan struktur jaringan spesifik diatas?
a. ~Tulang
b. ~Sendi
c. ~ligament
d. ~bursa.
e. =Semua unsur struktur pembangun dalam suatu komponen sistem
4. ::no 4.::Tn X umur 30 tahun. mengalami keluhan pada lutut sebelah kanan. Datang ke
klinik fisoterapi dengan lutut kanan terpasang deker. Setelah dilakukan asesment pasien
mengalami keterbatasan pada gerak ekstensi lutut. Untuk melakukan test selanjutnya
fisioterapis harus mengerti struktur jaringan spesifik pada lutut.\n
Apakah jenis struktur jaringan spesifik pada lutut yang berfungsi sebagai pelindung
terhadap benturan diatas?
a. ~Tulang
b. ~Sendi
c. ~Ligament
d. =Bursa
e. ~Otot
5. ::no 5.::Tn.x umur 25.tahun. bermain sepak bola mengalami cidera pada lutut kanannya
ditackel dari sisi luar kanan, Jatuh terasa sakit lutut disisi dalam berhenti sejenak
selanjutnya bisa menyelesaikan pertandingan. Keklinik Fisioterapi berjalan dengan alat
bantu tongkat. Dalam pemeriksaan posisi lurus lutut kanan terasalebih sakit, dengan
anterior drawer tes positif.\n
Apakah struktur jaringan yang mengalami cidera pada scenario diatas?
a. =Anterior cruciate ligament
b. ~Posterior cruciate ligament
c. ~Medial Colateral ligament
d. ~Lateral colateral ligament
e. ~Patellar ligament
6. ::no 6.::Ny. Falma 27 th, mengeluh sakit pinggang setelah membungkuk mengangkat
belanjaan di supermarket. Nyeri yang muncul bertambah hebat ketika pinggang bergerak
kedepan bungkuk dan dia batuk atau bersin. Nyeri juga muncul ketika dia tidur terlentang
dan mereda ketika dia tidur tengkurap. Pada pemeriksaan test SLR nyeri muncul dan
menjalar pada tungkai kanan.\n
apakah diagnosa pada kondisi diatas?
a. ~Gangguan Gerak sendi pinggang karena Spondilo Arthrosis
b. =Nyeri gerak sendi pinggang karena Hernia Nucleous pulposus
c. ~Low Back Pain
d. ~Gangguan Gerak sendi pinggang karena ischialgia
e. ~Gangguan Gerak sendi pinggang karena spondilolistesis
7. ::no 7.::TN X umur 30 tahun. mengalami keluhan pada lutut sebelah kanan. Datang ke
klinik fisoterapi dengan lutut kanan terpasang deker. Setelah dilakukan asesment pasien
mengalami keterbatasan pada gerak ekstensi lutut. Untuk melakukan test selanjutnya
fisioterapis harus mengerti struktur jaringan spesifik pada lutut.\n
Apakah jenis struktur jaringan spesifik berfungsi sebagai penstabil sendi/tali sendi knee
diatas?
a. ~Tulang
b. ~Sendi
c. =Ligamen
d. ~Bursa
e. ~Otot
8. ::no 8.::TN X umur 30 tahun. mengalami keluhan pada lutut sebelah kanan. Datang ke
klinik fisoterapi dengan lutut kanan terpasang deker. Setelah dilakukan asesment pasien
mengalami keterbatasan pada gerak ekstensi lutut. Untuk melakukan test selanjutnya
fisioterapis harus mengerti struktur jaringan spesifik pada lutut.\
Apakah jenis jaringan spesifik yang berfungsi sebagai pelicin dalam gerak antar sendi
diatas?
a. ~Tulang
b. ~Sendi
c. ~ligament
d. ~Otot
e. =Cairan Sinovial
9. ::no 9.::Seorang atlet lari marothon laki-laki usia 27 tahun jatuh kepleset dari dilapangan
yang licin, mengalami sakit pada lutut kanannya. Pada lutut kanannya terdapat nyeri,
bengkak dan tanda kemerah merahan. setelah selesai pertandingan atlet tersebut ingin
berusaha untuk mengurangi rasa sakit, bengkak dan tanda kemerah merahan.\n
Apakah modalitas yang harus diberikan pada pasien tersebut?
a. ~SWD
b. ~MWD
c. ~Infra merah
d. ~Hubbath tank bath
e. =Cold pack/ice pack
10. ::no 10.::Seorang atlet volly ball laki-laki usia 25 tahun mengeluh nyeri pada
pinggangnya datang ke klinik fisioterapi. Setelah dilakukan pemeriksaan fungsi gerak
dasar pada punggung, terdapat nyeri yang tidak tertahankan untuk gerak ekstensi, keluhan
ini muncul setelah melakukan smass.\n
Apakah penyebab terjadinya cidera pada atlet diatas?
a. ~akibat benturan smass bola
b. ~posisi net terlalu tinggi
c. ~kesalahan posisi lari
d. ~salah memakai sepatu olahraga
e. =overyuse pada saat smass posisi ekstensi
11. ::no 11.::Seorang atlet volly ball laki-laki usia 25 tahun mengeluh nyeri pada
pinggangnya datang ke klinik fisioterapi. Setelah dilakukan pemeriksaan fungsi gerak
dasar pada punggung, terdapat nyeri yang tidak tertahankan untuk gerak ekstensi, keluhan
ini muncul setelah melakukan smass.Di klinik fisioterapi atlet tersebut di terapi dengan
menggunakan alat gelombang elektromagnetik dengan panjang gelombang untuk terapi
12,25 cm dengan frekwensi 2450 MHz atau 69 cm dengan frekwensi 433,92 MHz.
menggunakan tabung magnetron.\n
Apakah ragam modalitas apa yang digunakan fisioterapis tersebut?
a. ~Short wave diathermy
b. =Microwave diathermy
c. ~Ultrashound
d. ~Infrared
e. ~Laser
12. ::no 12.::seorang atlet volly ball laki-laki usia 25 tahun mengeluh nyeri pada pinggangnya
datang ke klinik fisioterapi. Setelah dilakukan pemeriksaan fungsi gerak dasar pada
punggung, terdapat nyeri yang tidak tertahankan untuk gerak ekstensi, keluhan ini muncul
setelah melakukan smass.Di klinik fisioterapi atlet tersebut di terapi dengan
menggunakan alat gelombang elektromagnetik dengan panjang gelombang untuk terapi
12,25 cm dengan frekwensi 2450 MHz atau 69 cm dengan frekwensi 433,92 MHz.
menggunakan tabung magnetronBu Ani usia 45 tahun mengalami Rheumathoid Arthritis
datang ke klinik fisioterapi diberikan tinda.\n
bagimanakah analisa biomekanik pada kondisi diatas?
a. ~adanya momentum meyebabkan bola melesat dengan kuat
b. ~arah smass menyebabkan percepatan vector menuju garis dalam batas lapangan
c. ~gaya gravitasi menyebabkan kondisi kedua tungkai cidera akibat beban berlebih
d. =pengaruh gaya dan kecepatan berlebihan pada smass menyebabkan overyuse massa
otot punggung bawah
e. ~beban massa percepatan otot lengan, punggung dan tungkai membuat bola makin
melesat dengan cepat
13. ::no 13.::TN X umur 25 tahun. mengalami keluhan pada lutut sebelah kanan. Datang ke
klinik fisoterapi dengan lutut kanan terpasang deker. Setelah dilakukan asesment pasien
mengalami keterbatasan pada gerak ekstensi lutut. Untuk melakukan test selanjutnya
fisioterapis harus mengerti struktur jaringan spesifik pada lutut.\n
Bagaimanakah cara menulis lingkup gerak sendi terjadi keterbatasan pada sendi lutut?
a. ~S : 0 - 0 - 120 derajat
b. ~S : 30 - 0 - 120 derajat
c. ~F : 0 - 0 – 120 derajat
d. =S : 30 - 120 derajat
e. ~T : 0 - 0 - 120 derajat
14. ::no 14.::Seorang perempuan usia 25 tahun mengalami keluhan nyeri pada pinggangnya
akibat kesalahan mengangkat barbel di gimnasium, keluhan selama 2 minggu tdk
berkurang datang ke klinik fisioterapi, dilakukan tindakan fisioterapi tetapi pasien
tersebut sedang mengalami haid. Fisioterapis dalam memberikan tindakan harus
memperhatikan kontraindikasinya.\n
Apakah jenis physical agent yang tidak boleh diberikan pada pasien tersebut?
a. ~Hot pack
b. =SWD
c. ~IR
d. ~US
e. ~UV
15. ::no 15.::Seorang perempuan usia 25 tahun mengalami keluhan nyeri pada pinggangnya
akibat kesalahan mengangkat barbel di gimnasium, keluhan selama 2 minggu tdk
berkurang datang ke klinik fisioterapi, dilakukan tindakan fisioterapi tetapi pasien
tersebut sedang mengalami haid. Fisioterapi ingin memberikan intervensi dengan
menggunakan Sinar elektromagntik yang memiliki panjang gelombang 7.700 – 4 juta
Ampere.\n
Apakah jenis thermotherapy yang dimaksud pada kasus tersebut.
a. ~Hot pack
b. ~SWD
c. =IR
d. ~US
e. ~UV
16. ::no 16.::Pada penggunaan thermotherapy swd dan mwd aplikasi pada pasien harus sesuai
dengan dosis penatalaksaaan fisioterapi dengan prosedur standar pelayanan fisioterapi
serta tujuan dalam terapi penggunaan alat.\n
Apakah efek klinis yang tidak mungkin pada thermotherapy swd dan mwd skenario
diatas?
a. ~sub akut inflamasi
b. ~kronik inflamasi
c. ~kondisi nyeri
d. ~kontraktur jaringan
e. =peningkatan konduktivitas kulit
17. ::no 17.::Pada penggunaan thermotherapy swd dan mwd aplikasi pada pasien harus sesuai
dengan dosis penatalaksaaan fisioterapi dengan prosedur standar pelayanan fisioterapi
serta tujuan dalam terapi penggunaan alat.\n
Berapakah lama waktu aplikasi therapi penggunan swd dan mwd skenario diatas?
a. ~1 sampai 5 menit
b. ~5 menit
c. ~5 sampai 10 menit
d. =15 sampai 20menit
e. ~30 menit
18. ::no 18.::Pada penggunaan electrotherapy aplikasi pada pasien harus sesuai dengan dosis
penatalaksaaan fisioterapi dengan prosedur standar pelayanan fisioterapi serta tujuan
dalam terapi penggunaan alat meliputi AC stimulator, DC stimulator, dan PC
stimulator.\n
Apakah efek clinis dari physical agent penggunaan stimulator AC, PC DAN DC yang
tidak berpengaruh skenario diatas?
a. =Burn fat dan Hypertropy muscle
b. ~Bone healing, sweling, muscle spasme
c. ~Denervated muscle, wound healing, dan iontoforosis
d. ~Pain, innervated muscle, bone healing, dan swelling
e. ~Pain, innervated muscle, bone healing, swelling, muscle spasme
19. ::no 19.::Pada penggunaan electrotherapy aplikasi pada pasien harus sesuai dengan dosis
penatalaksaaan fisioterapi dengan prosedur standar pelayanan fisioterapi serta tujuan
dalam terapi penggunaan alat meliputi AC stimulator, DC stimulator, dan PC
stimulator.\n
Apakah efek clinis dari physical agent penggunaan stimulator Pulse Current skenario
diatas?
a. ~Burn fat
b. ~Hypertropy otot
c. ~Denervated muscle, wound healing, dan iontoforosis
d. ~Pain, innervated muscle, bone healing, dan swelling
e. =Pain, innervated muscle, bone healing, swelling, muscle spasme
20. ::no 20.::Pada penggunaan electrotherapy aplikasi pada pasien harus sesuai dengan dosis
penatalaksaaan fisioterapi dengan prosedur standar pelayanan fisioterapi serta tujuan
dalam terapi penggunaan alat meliputi AC stimulator, DC stimulator, dan PC
stimulator.\n
Apakah efek clinis dari physical agent penggunaan stimulator Alternatif Current skenario
diatas?
a. ~Burn fat
b. ~Hypertropy otot
c. ~Denervated muscle, wound healing, dan iontoforosis
d. =Pain innervated muscle, bone heealing,dan swelling
e. ~Pain innervated muscle, bone heealing, swelling, muscle spasme
21. ::no 21.::TN X umur 50 tahun. mengalami keluhan pada panggul sebelah kanan. Datang
ke klinik fisoterapi dengan panggul kanan mengalami nyeri dan sering mengunci. Setelah
dilakukan asesment pasien mengalami keterbatasan pada gerak fleksi hip kanan. Untuk
melakukan test selanjutnya fisioterapis harus mengerti struktur jaringan spesifik pada
panggul.\n
Bagimanakah cara melakukan Terapi manipulasi pada sendi panggul diatas?
a. ~Traksi kearah dorso distal 45(derajat)
b. ~Traksi latero ventro cranial
c. =Traksi latero ventro caudal
d. ~Traksi kearah distal sesuai anatomi
e. ~Traksi sesuai dengan axis longitu dinal tulang tibia.
f. ~Penekanan diatas petella kearah posterior pada lutut, dengan di sangga batalan pada
daerah popliteal
22. ::no 22.::Tn x umur 45tahun. mengalami keluhan pada bahu sebelah kanan 3 bulan yang
lalu. Diagnosis medis frozen shoulder, assesmen oleh fisioterapis tidak ada kelemahan
otot, nyeri bahu dan gerak terbatas pada abduksi, internal rotasi dan eksternal rotasi.\n
Apakah pola jenis gangguan pada frozen shoulder diatas?
a. ~Tendinitis
b. ~Bursitis
c. ~Epicondilitis
d. ~Miositis .
e. =Pola kapsuler
23. ::no 23.::Seorang laki laki usia 50 tahun mengeluh bahu kanannya sakit saat digerakkan
keatas. Dari hasil anamnese pasien tersebut jatuh dari sepeda motor 1 minggu yang lalu,
belum diperiksakan ke dokter, pasien tersebut langsung datang ke klinik fisioterapi anda.
Setelah dilakukan inspeksi dan palpasi, anda akan melakukan pemeriksaan test gerak
aktif.\n
Apakah informasi yang diperoleh saat anda melakukan pemeriksaan test tersebut?
a. ~Endfeel
b. ~LGS Pasif
c. ~Pola gerakan
d. ~Kualitas tahanan pada akhir gerakan
e. =Jaringan apa yang membatasi akhir gerakan tersebut
24. ::no 24.::Seorang laki laki usia 50 tahun mengeluh bahu kanannya sakit saat digerakkan
keatas. Dari hasil anamnese pasien tersebut jatuh dari sepeda motor 1 minggu yang lalu,
belum diperiksakan ke dokter, pasien tersebut langsung datang ke klinik fisioterapi anda.
Setelah dilakukan anamnesis dan inspeksi, anda akan melakukan pemeriksaan palpasi.\n
Apakah informasi yang diperoleh saat anda melakukan pemeriksaan tersebut?
a. ~LGS Pasif
b. ~Pola gerakan
c. =Suhu lokalnya
d. ~end fell akhir gerakan
e. ~Kualitas tahanan pada akhir gerakan
25. ::no 25.::Seorang laki-laki umur 30 tahun, tim medis fisioterapi olahraga pada suatu
cabang athletik lari marathon dalam pertandingan, mendapatkan atlit mengalami cidera
pada daerah otot gastroknemious kanan serta tidak melanjutkan pertandingan.\n
apakah kontraindikasi tindakan therapis tersebut sebagai tindakan awal dalam skenario
diatas ?
a. ~RICE (rest, ice, compres, elephant)
b. ~PRICE (proyektil,rest, ice, compres, elevasi)
c. ~PRICER (protectif,rest, ice, compres, elevasi, refferal)
d. =HARM (heating, alkhohol, running, massage/manipulatif)
e. ~TOTAPS (talk, observe, touch, active movement, passive movement, skill test)
26. ::no 26.::Seorang laki laki usia 50 tahun mengeluh bahu kanannya sakit saat digerakkan
keatas. Dari hasil anamnese pasien tersebut jatuh dari sepeda motor 1 minggu yang lalu,
belum diperiksakan ke dokter, pasien tersebut langsung datang ke klinik fisioterapi anda.
Setelah dilakukan anamnesis,inspeksi, palpasi dan test fungsi gerak dasar, anda akan
melakukan pemeriksaan khusus terhadap nyeri geraknya.\n
Apakah alat ukur yang akan anda gunakan saat anda melakukan pemeriksaan tersebut?
a. =VAS
b. ~MMT
c. ~SPADI
d. ~Goneometer
e. ~Antropometri
27. ::no 27.::Seorang laki laki usia 50 tahun mengeluh bahu kanannya sakit saat digerakkan
keatas. Dari hasil anamnese pasien tersebut jatuh dari sepeda motor 1 minggu yang lalu,
belum diperiksakan ke dokter, pasien tersebut langsung datang ke klinik fisioterapi anda.
Setelah dilakukan anamnesis,inspeksi, palpasi dan test fungsi gerak dasar, anda akan
melakukan pemeriksaan khusus terhadap keterbatasan geraknya.\n
Apakah alat ukur yang akan anda gunakan saat anda melakukan pemeriksaan tersebut?
a. ~VAS
b. ~MMT
c. ~SPADI
d. =Goneometer
e. ~Antropometri
28. ::no 28.::Seorang laki laki usia 50 tahun mengeluh bahu kanannya sakit saat digerakkan
keatas. Dari hasil anamnese pasien tersebut jatuh dari sepeda motor 1 minggu yang lalu,
belum diperiksakan ke dokter, pasien tersebut langsung datang ke klinik fisioterapi anda.
Setelah dilakukan anamnesis,inspeksi, palpasi dan test fungsi gerak dasar, anda akan
melakukan pemeriksaan khusus terhadap aktifitas fungsionalnya.\n
Apakah alat ukur yang akan anda gunakan saat anda melakukan pemeriksaan tersebut?
a. ~VAS
b. ~MMT
c. =SPADI
d. ~Goneometer
e. Antropometri
29. ::no 29.::Pada penggunaan electrotherapy aplikasi pada pasien harus sesuai dengan dosis
penatalaksaaan fisioterapi dengan prosedur standar pelayanan fisioterapi serta tujuan
dalam terapi penggunaan alat meliputi AC stimulator, DC stimulator, dan PC
stimulator.\n
Apakah efek clinis dari physical agent penggunaan stimulator Direc Current skenario
diatas?
a. ~Burn fat
b. ~Hypertropy otot
c. =Denervated muscle, wound healing, dan iontoforosis
d. ~Pain innervated muscle, bone heealing,dan sweling
e. ~Pain innervated muscle, bone heealing, sweling, muscle spasme
30. ::no 30.::Seorang atlet olahraga umur 25 tahun cabang lompat jauh mengalami cidera
pada daerah lutut sebelah kanan.pendaratan di lapangan.setelah melakukan dilakukan
beberapa pemeriksaan dan test spesifik oleh fisioterapis.\n
apakah nama test spesifik pada atlet tersebut jika mengalami cidera Ligamen crusiatum
anterior?
a. ~test spesifik nery
b. ~test spesifik bragard
c. ~test spesifik ballotemen
d. =test spesifik laci sorong
e. ~test spesifik valrus dan valgus
31. ::no 31.::Tn x, umur 30 tahun mengeluh sakit pada sendi bahu tidak bisa di gerakkan
sebelah kanan sudah 3bulan yang lalu, punya riwayat jatuh dari pertandingan bola basket
posisi miring bahu sebagai tumpuan.terpasang mitela, terjadi kelemahan otot nilai
kekuatan otot 3, datang ke ruang tim medis fisoterapi.\n
Bagaimanakah bentuk susunan tulang sendi diatas :
a. =Humeri, clavicula, skapula, costa, sternum vertebra thoracal
b. ~Humeri, femur, skapula, radius, sternum vertebra thoracal
c. ~Ulna , clavicula, skapula, costa, cervical, vertebra thoracal
d. ~Femur, clavicula, skapula, tarsal , sternum vertebralumbal
e. ~Pelvis , clavicula, sacrum , costa, sternum, cogsigis, phalang
32. ::no 32.::n x, umur 30 tahun mengeluh sakit pada sendi bahu tidak bisa di gerakkan
sebelah kanan sudah 3bulan yang lalu, punya riwayat jatuh dari pertandingan basket
posisi miring bahu sebagai tumpuan.terpasang mitela, terjadi kelemahan otot nilai
kekuatan otot 3, datang ke ruang tim medis fisoterapi.\n
Bagaimanakah bentuk jenis dan tipe gerak sendi diatas:
a. ~Hinge joint, uni axial joint
b. =Ball and socked, poly axial joint
c. ~Pivot joint, be axial joint
d. ~Elisps joint, uni axial joint
e. ~Sutura joint, poly axial joint
33. ::no 33.::Tn x, umur 30 tahun mengeluh sakit pada sendi bahu tidak bisa di gerakkan
sebelah kanan sudah 3bulan yang lalu, punya riwayat jatuh dari pertandingan basket
posisi miring bahu sebagai tumpuan. terpasang mitela, terjadi kelemahan otot nilai
kekuatan otot 3, datang ke ruang tim medis fisoterapi.\n
Sebutkan macam –macam sendi yang ada pada sendi diatas yang benar:
a. ~Distal tibia fibular joint, talo calcaneal joint, tarsal joint, metatarsal joint, proxsimal
inter phalang, distal inter phalang
b. =Sterno clavikularis joint, acromioclavicular joint, scapulothoracal joint,
glenohumeral joint, costo vertebral, supra humeral joint, costa sternal
c. ~Tibia femoral joint, acromioclavicular joint, scapulothoracal joint, glenohumeral
joint, patelo femoral, supra humeral joint, distal tibio fibular
d. ~Radio ulnar joint, acromioclavicular joint, scapulothoracal joint, glenohumeral joint,
costo vertebral, radio humeral joint, humeri ulnar joint
e. ~acromioclavicular joint, scapulothoracal joint, glenohumeral joint, costo vertebral,
radio humeral joint, humeri ulnar joint
34. ::no 34.::Seorang atlet olahraga umur 25 tahun cabang lompat jauh mengalami cidera
pada daerah lutut sebelah kanan.pendaratan di lapangan.setelah melakukan dilakukan
beberapa pemeriksaan dan test spesifik oleh fisioterapis.\n
Apakah nama test spesifik jika terjadi cidera ligament colateral medial dan colateral
lateral?
a. ~test spesifik nery
b. ~test spesifik bragard
c. ~test spesifik ballotemen
d. ~test spesifik laci sorong
e. =test spesifik valrus dan valgus
35. ::no 35.::Pada neuromuscular connektion Badan sel saraf terdiri dari dendrit, axon, cell
body, mielin sheat, node of ranfier, terminal barnch, terminal ending,axon terminal sel
tersebut bertugas sesuai dengan peran dan fungsi masing-masing.\n
Apakah fungsi dari cell body pada skenario diatas ?
a. ~tempatnya reseptor
b. =integration
c. ~transmission
d. ~protection and speed
e. ~conductions
36. ::no 36.::Pada neuromuscular connektion Badan sel saraf terdiri dari dendrit, axon, cell
body, mielin sheat, node of ranfier, terminal barnch, terminal ending, axon terminal sel
tersebut bertugas sesuai dengan peran dan fungsi masing-masing.\n
Apakah fungsi dari axon pada skenario diatas ?
a. ~tempatnya reseptor
b. ~integration
c. =transmission
d. ~protection and speed
e. ~conductions
37. ::no 37.::Pada neuromuscular connektion Badan sel saraf terdiri dari dendrit, axon, cell
body, myelin sheat, node of ranfier, terminal barnch, terminal ending,axon terminal sel
tersebut bertugas sesuai dengan peran dan fungsi masing-masing.\n
Apakah fungsi myelin sheat dari skenario diatas?
a. ~tempatnya reseptor
b. ~integration
c. ~transmission
d. =protection and speed
e. ~conductions
38. ::no 38.::Pada neuromuscular connektion Badan sel saraf terdiri dari dendrit, axon, cell
body, mielin sheat, nodes of ranfier, terminal barnch, terminal ending, axon terminal, sel
tersebut bertugas sesuai dengan peran dan fungsi masing-masing.\n
Apakah fungsi dari nodes of ranfier skenario diatas?
a. ~tempatnya reseptor
b. ~integration
c. ~transmission
d. ~protection and speed
e. =conductions
39. ::no 39.::Pada neuromuscular connektion Badan sel saraf terdiri dari dendrit, axon, cell
body, mielin sheat, node of ranfier, terminal barnch, terminal ending, axon terminal, sel
tersebut bertugas sesuai dengan peran dan fungsi masing-masing.\n
Apakah fungsi terminal branchs dari skenario diatas ?
a. ~transmission
b. ~conductions
c. =peningkatan innervasi
d. ~koneksi dengan sistem otot
e. ~pengiriman mekanisme dari pesan
40. ::no 40.::Pada neuromuscular connektion Badan sel saraf terdiri dari dendrit, axon, cell
body, mielin sheat, node of ranfier, terminal barnch, terminal ending, axon terminal sel
tersebut bertugas sesuai dengan peran dan fungsi masing-masing.\n
Apakah fungsi dari axon terminal skenario diatas ?
a. ~transmission
b. ~conductions
c. ~peningkatan innervasi
d. =koneksi dengan sistem otot
e. ~pengiriman mekanisme dari pesan
41. ::no 41.::Pada neuromuscular connektion Badan sel saraf terdiri dari dendrit, axon, cell
body, mielin sheat, node of ranfier, terminal barnch, terminal ending, axon terminal sel,
synaptic vescicles tersebut bertugas sesuai dengan peran dan fungsi masing-masing .\n
Apakah fungsi dari synaptic vescicles pada scenario diatas?
a. ~transmission
b. ~conductions
c. ~peningkatan innervasi
d. ~koneksi dengan sistem otot
e. =pengiriman mekanisme dari pesan
42. ::no 42.::TN. X . umur 45 tahu. Bekerja pada rental komputer. Mengalami keluhan
kesemutan didua tangan pada jari-jarinya, sehingga aktifitas pekerjaanya mengalami
gangguan. Datang ke klinik fisioterapi. Dilakukan asessment dengan tes spesifik phalen
(+), reserve phalen (+), tinel test (+).\n
Apakah nama kasus pada kondisi diatas ?
a. ~Dupuytren
b. ~Ganglion
c. ~De Quervain
d. =carpal tunnel syndrome
e. ~Gangguan pada persendian jari
43. ::no 43.::Seorang wanita berusia 32 th. Mengalami keluhan keterbatasan aktifitas pada
siku kanan, mempunyai riwayat cidera jatuh dari tempat tidur posisi benturan pada siku
kanan, 3 bulan yang lalu tanpa di gerakkan, tidak ada bengkak, mengalami kelemahan
otot nilai 3, dan nyeri VAS 80mm untuk gerak aktif dan pasif, di rujuk ke poli
fisioterapi.\n
Apakah jenis gangguan musculoskeletal sehingga mengakibatkan pasien kehilangan
sebagian bahkan seluruh fungsi anggota geraknya kondisi diatas?
a. ~Rubor
b. ~Kolor
c. ~Dolor
d. ~Tumor
e. =Fungtio Laesa
44. ::no 44.::Seorang wanita berusia 32 th. Mengalami keluhan keterbatasan aktifitas pada
siku kanan, mempunyai riwayat cidera jatuh dari tempat tidur posisi benturan pada siku
kanan, 3 bulan yang lalu tanpa digerakkan, tidak ada bengkak, mengalami kelemahan otot
nilai 3, dan nyeri VAS 80mm untuk gerak aktif dan pasif, dirujuk ke poli fisioterapi.\n
Apakah pengaruh waktu immobilisasi selama 3 bulan kondisi diatas?
a. ~Hipertrofi otot
b. ~LGS meningkat
c. =Kelemahan dan atrofi otot
d. ~Fleksibilitas sendi meningkat
e. ~Bertambahnya komposisi densitas tulang
45. ::no 45.::Pada sendi temporo mandibular joint merupakan sendi yang paling dekat
berkaitan dengan sistem vestibular, gangguan pada sendi tersebut mengakibatkan adanya
nyeri pada waktu menguyah makanan dan keterbatasan lingkup gerak sendi untuk
membuka dan menutup mulut.\n
apakah tipe gerakan sendi pada temporomandibular skenario diatas ?
a. ~tipe A B C
b. ~tipe G F T
c. ~tipe K Z X
d. =tipe C L S
e. ~tipe I L V
46. ::no 46.::Pada sendi temporo mandibular joint merupakan sendi yang paling dekat
berkaitan dengan sistem vestibular, gangguan pada sendi tersebut mengakibatkan adanya
nyeri pada waktu menguyah makanan dan keterbatasan lingkup gerak sendi untuk
membuka dan menutup mulut.\n
apakah jenis gerakan pada sendi diatas ?
a. =protusor, retrusor, elevasi dan depresi
b. ~retraksi, protaksi, abduksi dan adduksi
c. ~flexi, ektensi, abduksi dan adduksi
d. ~circumductions, rotasi, elavasi dan swing
e. ~supinator, pronator, ekso dan endorotator
47. ::no 47.::Tn. x umur 26, mengeluhkan sakit dibagian medial lultut kanan saat jalan
maupun naik turun tangga. Dia berobat ke Fisioterapi dan dalam pemeriksaan didapatkan
nyeri tekan +, terlihat sedikit Oedema , suhu lokal naik dan nyeri gerak aktif positif,pada
akhir gerakan. Saat berjalan merasa lututnya tetap stabil.\n
Apakah Test khusus yang tepat pada kasus diatas?
a. ~drower test
b. ~Impinggement test
c. =Mc Murray test
d. ~SLR test
e. ~Quick Test
48. ::no 48.::Pada sendi temporo mandibular joint merupakan sendi yang paling dekat
berkaitan dengan sistem vestibular, gangguan pada sendi tersebut mengakibatkan adanya
nyeri pada waktu menguyah makanan dan keterbatasan lingkup gerak sendi untuk
membuka dan menutup mulut.\n
berapakah normal jarak dalam membuka mulut pada skenario diatas?
a. ~ 15 cm
b. ~ 13 cm
c. ~ 12 cm
d. ~ sesuai dengan kepalan tangan
e. = sesuai jarak interphalangprokimal(pip)carpal 2,3,dan 4
49. ::no 49.::Pada sendi temporo mandibular joint merupakan sendi yang paling dekat
berkaitan dengan sistem vestibular, gangguan pada sendi tersebut mengakibatkan adanya
nyeri pada waktu menguyah makanan dan keterbatasan lingkup gerak sendi untuk
membuka dan menutup mulut.\n
bagaimana cara melakukan pengukuran kesimetrisan pada tulang temporomandibular
joint?
a. ~mulai dari maksilaris tengah
b. ~mulai dari gigi depan dan gigi bagian belakang
c. ~mulai dari gigi taring kiri dan kanan
d. ~Mengukur jarak gigi antara ujung gigi atas dan bawah
e. =mengukur dari sisi tengah mandibula ditarik dari garis bawah samapai prosesus
mastoideus
50. ::no 50.::Pada proses penyembuhan luka jaringan lunak terdapat 4 tipe proses perbaikan
dalam jaringan diantaranya Primary Healing, Delayed Primary Healing, Secondary
Healing, Partial Thickness sampai mekanisme pertahanan tubuh berjalan dan
pembentukan epitelisasi.\n
Apakah yang di sebut dengan angiogenesis pada tahap proses penyembuhan jaringan
skenario diatas?
a. ~Munculnya mediator kimia
b. =Pembentukan pembuluh darah baru
c. ~Proses kontraksi oleh miofibroblast
d. ~Pencaplokan pertikel mikroarganisme dan benda asing dalam tubuh
e. ~Koagulasi dalam proses pembekuan darah pada jaringan yang telah rusak
51. ::no 51.::permukaan kulit mempunyai banyak penerima rangsang sensoris, yang akan
diteruskan untuk tranmisikan melalui syaraf pada sebuah implus syaraf melalui sinaps.
apakah jenis neurotrasmiter untuk tranmisi terjadinya impus syaraf pada serabut otot?
a. ~Eosinofil
b. ~Limposit
c. =Asetilkolin
d. ~Eritrosit
e. ~Leukosit
52. ::no 52.::Pada sendi temporo mandibular joint merupakan sendi yang paling dekat
berkaitan dengan sistem vestibular, gangguan pada sendi tersebut mengakibatkan adanya
nyeri pada waktu menguyah makanan dan keterbatasan lingkup gerak sendi untuk
membuka dan menutup mulut.
bagaimanakah cara melakukan test joint play movement pada sendi temporomandibular
diatas ?
a. = Arah caudal, ventral, lateral dan medial translasi
b. ~ arah cranial, anterior, posterior, dorsal
c. ~ arah anterior, posterior, dorsal, ektensi
d. ~ arah posterior, anterior, eksorotasi, ektensi
e. ~ arah ventral, fleksi, ektensi,dorso distal
53. ::no 53.::Pada sendi temporo mandibular joint merupakan sendi yang paling dekat
berkaitan dengan sistem vestibular, gangguan pada sendi tersebut mengakibatkan adanya
nyeri pada waktu menguyah makanan dan keterbatasan lingkup gerak sendi untuk
membuka dan menutup mulut.\n.
apakah edukasi yang diberikan pada kondisi skenario diatas ?
a. ~konsumsi makanan yang tekstur keras
b. ~pemasangan alat bantu gigi baru
c. ~konsumsi makanan dengan menguyah makanan pada sisi kanan
d. ~konsumsi makanan dengan menguyah makanan pada sisi kiri
e. =menghindari memakan makanan satu sisi dan pemaksia splin gigi
54. ::no 54.::Pada proses penyembuhan luka jaringan lunak terdapat 4 tipe proses perbaikan
dalam jaringan diantaranya Primary Healing, Delayed Primary Healing, Secondary
Healing, Partial Thickness sampai mekanisme pertahanan tubuh berjalan dan
pembentukan epitelisasi.\n
Apakah nama proses pembekuan darah yang terjadi pada perlukaan skenario diatas?
a. ~Angiogenesis
b. ~Fagositosis
c. =Koagulasi
d. ~Neurotrasmiter
e. ~Secondary healing
55. ::no 55.::Pada aplikasi penggunaan modalitas fisioterapi pada cooling agents pada ice
pack, mempengaruhi kondisi fungsional fisiologis pada kulit, dalam setiap lamanya waktu
pemberian dosis pada kondisi cidera akut.
berapakah derajat suhu sangat dingin yang dianjurkan skenario diatas menurut physical
medicin ?
a. = 1-13 derajat celcius
b. ~ 13-18 derajat celcius
c. ~ 33,5-35,5 derajat celcius
d. ~ 36,5-40 derajat celcius
e. ~ 40-46 derajat celcius
56. ::no 56.::Pada aplikasi penggunaan modalitas fisioterapi pada cooling agents pada ice
pack, mempengaruhi kondisi fungsional fisiologis pada kulit, dalam setiap lamanya waktu
pemberian dosis pada kondisi cidera akut.\n
Berapakah derajat suhu dingin yang dianjurkan skenario diatas menurut physical
medicin?
a. ~ 1-13 derajat celcius
b. = 13-18 derajat celcius
c. ~ 33,5-35,5 derajat celcius
d. ~ 36,5-40 derajat celcius
e. ~ 40-46 derajat celcius
57. ::no 57.::Pada aplikasi penggunaan modalitas fisioterapi pada cooling agents pada ice
pack, mempengaruhi kondisi fungsional fisiologis pada kulit, dalam setiap lamanya waktu
pemberian dosis pada kondisi cidera akut.\n
bagaimanakah respon pada kulit pemberian modalitas skenario diatas jika di berikan
waktu selama 0-3 menit ?
a. ~ bengkak
b. = sensasi dingin
c. ~ rasa terbakar
d. ~ anaesthesi relatif
e. ~ vasodilatasi
58. ::no 58.::Pada aplikasi penggunaan modalitas fisioterapi pada cooling agents pada ice
pack, mempengaruhi kondisi fungsional fisiologis pada kulit, dalam setiap lamanya waktu
pemberian dosis pada kondisi cidera akut.\n
bagaimanakah respon pada kulit pemberian modalitas skenario diatas jika di berikan
waktu selama 2-7 menit?
a. ~ bengkak
b. ~ sensasi dingin
c. = rasa terbakar
d. ~ anaesthesi relatif
e. ~ vasodilatasi
59. ::no 59.::seorang atlet bulu tangkis datang ke klinik fisioterapi dengan keluhan nyeri yang
sangat hebat, dengan posisi sendi shoulder eksternal rotasi, abduksi oleh fisioterapi di
sarankan untuk rontgen dan hasilnya terjadi dislokasi pada shoulder kanan.\n
Apakah yang disebut dengan dislokasi pada skenario diatas?
a. ~terputusnya continuetas hubungan tulang
b. ~menipisnya tulang rawan pada tulang humeri
c. ~adanya osteoporosis pada hubungan sendi shoulder
d. ~adanya miosytis ossifikan menyebabkan penulangan pada otot
e. =perpindahan bagian ujung tulang pembentuk sendi dari posisi normalnya pada sendi
shoulder
60. ::no 60.::seorang atlet bulu tangkis datang ke klinik fisioterapi dengan keluhan nyeri yang
sangat hebat, dengan posisi sendi shoulder eksternal rotasi, abduksi oleh fisioterapi di
sarankan untuk rontgen dan hasilnya terjadi dislokasi pada shoulder kanan.\n
apakah yang harus dilakukan fisioterapis pada kondisi diatas?
a. ~intervensi modalitas dengan sinar inframerah
b. ~intervensi modalitas dengan sinar ultraviolet
c. ~intervensi modalitas dengan Short wave diathermy
d. ~intervensi modalitas dengan micro wave diathermy
e. =intervensi terapi manipulasi dengan Reposisi dan stabilisasi
61. ::no 61.::Seorang perempuan usia 65 tahun mengeluh nyeri pada lutut kirinya karena
adanya osteoporosis pada os femurnya. Setelah dilakukan pemeriksaan fisioterapi
didapatkan hasil adanya peningkatan suhu lokal pada lutut kiri, adanya eritema pada lutut
kirinya, serta msh adanya oedema dan nyeri pada lutut kirinya. Fisioterapi ingin
melakukan tindakan fisioterapinya untuk mengurangi keluhan tersebut diatas.\n
Apakah tindakan yag harus diberikan pada pasien tersebut?
a. ~IR
b. ~SWD
c. ~MWD
d. =PRICE
e. ~Terapi latihan
62. ::no 62.::seorang atlet bulu tangkis datang ke klinik fisioterapi dengan keluhan nyeri yang
sangat hebat, dengan posisi sendi shoulder eksternal rotasi, abduksi oleh fisioterapi di
sarankan untuk rontgen dan hasilnya terjadi dislokasi pada shoulder kanan.\n
Apakah nama kelompok otot pembangun sendi pada shoulder diatas?
a. ~kelompok otot trunk
b. ~kelompok otot hamstring
c. ~kelompok otot quadricep
d. =kelompok otot rotator cuff
e. ~kelompok otot adduktor hip
63. ::no 63.::Seorang perempuan usia 45 tahun ingin melakukan pencegahan osteoporosis
dengan melakukan senam pencegahan osteoporosis. Ada hal hal yang harus diperhatikan
pada saat fisioterapis memberikan senam pencegahan osteoporosis.\n
Apakah hal hal yang harus diperhatikan oleh fisioterapis tersebut diatas?
a. =Ukur denyut nadi pra & paska senam.
b. ~Lakukan senam segera sesudah makan
c. ~Senamnya dapat berupa aerobic high impact
d. ~Latihan minimal 60 menit,maksimal 90 menit
e. ~Untuk pemula dapat dilakukan latihan secara
64. ::no 64.::Seorang laki-laki usia 63 tahun datang ke klinik fisioterapi mengeluh nyeri lulut
sejak 5 hari yang lalu setelah melompati 2 anak tangga. Dari pemeriksaan ditemukan
nyeri tekan pada medial lutut, nyeri gerak lutut dan spasme m. gastrocnemius. Tes laci
sorong (-), tes appley (+) ke arah endorotasi.\n
Apakah jaringan yang mengalami gangguan pada kasus tersebut?
a. ~Otot
b. ~Sendi
c. ~Tulang
d. ~Tendon
e. =Meniscus
65. ::no 65.::Seorang laki-laki usia 60 tahun, datang ke klinik fisioterapi dengan keluhan kaku
dan nyeri pada jari-jari tangan kanan dan kiri. Hal ini dirasakan sejak dua minggu yang
lalu. Pada pemeriksaan fisioterapis didapatkan adanya bengkak, hangat, dan warna
kemerah-merahan serta nyeri gerak 80 mm skala VAS.\n
Apakah intervensi fisioterapi yang tepat pada kondisi di atas?
a. ~Infra red
b. =Cold pack
c. ~Ultra sound
d. ~Parafin bath
e. ~Micro wave diathermy
66. ::no 66.::Seorang laki-laki, usia 60 tahun dikirim ke bagian fisioterapi RS X dengan
diagnosa medis osteoarthrosis genu dextra. Hasil pemeriksaan fisioterapis didapatkan
bengkak, nyeri skala VAS 80 mm, keterbatasan gerak, ada krepitasi, tidak bisa naik turun
tangga dan jongkok. X-ray foto menunjukkan osteofit pada sendi lutut.\n
Apakah intervensi terapi latihan yang tepat pada kondisi di atas ?
a. ~Isotonic
b. ~Isokinetic
c. =Isometric
d. ~Endurance
e. ~Strengthening
67. ::no 67.::Seorang laki-laki usia 9 tahun ke klinik fisioterapi mengeluh setiap pagi tidak
dapat berjalan karena nyeri dan bengkak lutut kiri selama 1 minggu terutama pagi hari.
Diagnosa medik juvenil rhematism. Pemeriksaan fisioterapi nyeri sendi lutut VAS nilai
60 mm, bengkak, memerah dan kaku sendi lutut. Hasil rontgen tidak ada kelainan,
laboratorium rheumatoid positif.\n
Apa intervensi fisioterapi yang tepat untuk kasus tersebut ?
a. =Ice Pack
b. ~Hot Pack
c. ~Infra red
d. ~Parafin Bath
e. ~Micro wave diathermi (MWD)
68. ::no 68.::Pada aplikasi penggunaan modalitas fisioterapi pada cooling agents pada ice
pack, mempengaruhi kondisi fungsional fisiologis pada kulit, dalam setiap lamanya waktu
pemberian dosis pada kondisi cidera akut.\n
bagaimanakah respon pada kulit pemberian modalitas skenario diatas jika di berikan
waktu selama 5-12 menit?
a. ~ Bengkak
b. ~ sensasi dingin
c. ~ rasa terbakar
d. = anaesthesi relatif
e. ~ vasodilatsi
69. ::no 69.::Pada aplikasi penggunaan modalitas fisioterapi pada cooling agents pada ice
pack, mempengaruhi kondisi fungsional fisiologis pada kulit, dalam setiap lamanya waktu
pemberian dosis pada kondisi cidera akut.\n
bagaimanakan efek fisiologis tubuh terhadap terapi dingin pada skenario diatas ?
a. ~meningkatkan spasme otot
b. ~meningkatkan persepsi nyeri
c. ~meningkatkan kecepatan metabolisme
d. ~meningkatkan permiebilitas kapiler
e. =meningkatkan kekakuan pada sendi
70. ::no 70.::Pada aplikasi penggunaan modalitas fisioterapi pada cooling agents pada ice
pack, mempengaruhi kondisi fungsional fisiologis pada kulit, dalam setiap lamanya waktu
pemberian dosis pada kondisi cidera akut.\n
bagaimanakan efek fisiologis tubuh terhadap terapi dingin pada skenario diatas?
a. ~meningkatkan spasme otot
b. =mengurangi pembengkaan jaringan
c. ~meningkatkan persepsi nyeri
d. ~meningkatkan kecepatan metabolisme
e. ~meningkatkan permiebilitas kapiler
71. ::no 71.::Pada Neuromuscular fungtions basic progresion terdiri dari nerve implus,
neurotransmiter release, action potensial alaong sarcolema, calcium release, coupling of
action, and myosin, sliding filament dimana pada proses dalam satu komponen terganggu
maka mempengaruhi komponen yang lain.\n
Apakah yang disebut nerve implus pada skenario diatas?
a. ~calsium release
b. ~cross bride, power stroke.
c. =pengisian transsmision electrical, membangkitkan atau menghambat aksi gerak
d. ~calsium uptake, release darisynaptik vesicle,
e. ~mengangkut bagian potensial aksi ke dalam t- tubules
72. ::no 72.::Pada Neuromuscular fungtions basic progresion terdiri dari nerve implus,
neurotransmiter release, action potensial alaong sarcolema, calcium release, coupling of
action, and myosin, sliding filament dimana pada proses dalam satu komponen terganggu
maka mempengaruhi komponen yang lain.\n
bagaimanakah cara neuron mengirimka implus ?
a. ~sliding filament
b. ~cross bright
c. ~adanya fase repolarisasi
d. ~adanya fase depolarisasi
e. =adanya rangsangan yang cukup dari dendrit serat adanya fase repolariasi dan
depolarisasi
73. ::no 73.::Ny.titin berusia 60 tahun datang ke klinik fisioterapi, mengeluh nyeri pada bahu
sebelah kiri ketika digerakkan, bengkak, palpasi suhu hangat, inspeksi terdapat warna
kemerahan. Ketika dilakukan pemeriksaan fungsi gerak dasar eksorotasi lebih terbatas
daripada gerakan abduksi, abduksi lebih terbatas dari endorotasi. Selain itu juga
ditemukan adanya pola kapsuler.\n
Berdasarkan keluhan dan pemeriksaan di atas, apakah yang dialami nyonya Rahma?
a. ~Atrosis
b. ~Bursitis akut
c. ~Athritis
d. =Frozen Shoulder
e. ~Osteoathritis
74. ::no 74.::Ny.titin berusia 60 tahun datang ke klinik fisioterapi, mengeluh nyeri pada bahu
sebelah kiri ketika digerakkan, bengkak, palpasi suhu hangat, inspeksi terdapat warna
kemerahan. Selain itu pasien juga mengeluh kaku di pagi hari. Ketika dilakukan
pemeriksaan fungsi gerak dasar eksorotasi lebih terbatas daripada gerakan abduksi,
abduksi lebih terbatas dari endorotasi. Selain itu juga ditemukan adanya pola kapsuler.\n
Fungsi gerak apa yang dirasa paling nyaman ketika dilakukan PFGD pada pasien?
a. ~Fleksi
b. ~Protraksi
c. ~Abduksi
d. =Endorotasi
e. ~Eksororasi
75. ::no 75.::Ny.Rahma berusia 60tahun datang ke klinik fisioterapi. Ia mengeluh nyeri pada
bahu sebelah kiri ketika digerakkan, bengkak, palpasi suhu hangat, inspeksi terdapat
warna kemerahan. Selain itu pasien juga mengeluh kaku di pagi hari. Ketika dilakukan
pemeriksaan fungsi gerak dasar eksorotasi lebih terbatas daripada gerakan abduksi,
abduksi lebih terbatas dari endorotasi. Selain itu juga ditemukan adanya pola kapsuler.\n
Apakah penggunaan penganganan PRICE untuk kondisi diatas?
a. ~Karena pasien mengalami keterbatasan gerak.
b. ~Pasien mengeluh kaku di pagi hari.
c. =Aktualitas tinggi
d. ~Adanya pola kapusler
e. ~Aktualitas rendah
76. ::no 76.::Pada Neuromuscular fungtions basic progresion terdiri dari nerve implus,
neurotransmiter release, action potensial alaong sarcolema, calcium release, coupling of
action, and myosin, sliding filament dimana pada proses dalam satu komponen terganggu
maka mempengaruhi komponen yang lain.\n
Apakah yang di sebut dengan resting membrane potential pada nervus implus skenario
diatas ?
a. ~Perbedaan dalam neuron
b. ~penurunan pembebasan calsium release
c. ~Perambatan kembalinya implus ion dari –70 mV dalam membran
d. ~Perambatan pembalikan dari implus ion dari –70 mV sampai +30mV dalam
membran
e. =Perbedaan dalam pengisian dalam neuron diantara keluar dan masuk menbran
besarnya
77. ::no 77.::Pada Neuromuscular fungtions basic progresion terdiri dari nerve implus,
neurotransmiter release, action potensial alaong sarcolema, calcium release, coupling of
action, and myosin, sliding filament dimana pada proses dalam satu komponen terganggu
maka mempengaruhi komponen yang lain.\n
Apakah yang di maksud depolarisasi pada nerve implus skenario diatas ?
a. ~Perbedaan dalam neuron
b. ~penurunan pembebasan calsium release
c. ~Perambatan kembalinya implus ion dari negatif 70 mV dalam membran
d. =Perambatan pembalikan dari implus ion dari negatif 70 mV sampai positif 30mV
dalam membran
e. ~Perbedaan dalam pengisian dalam neuron diantara keluar dan masuk menbran
besarnya
78. ::no 78.::Pada penggunaan thermotherapy swd dan mwd aplikasi pada pasien harus sesuai
dengan dosis penatalaksaaan fisioterapi dengan prosedur standar pelayanan fisioterapi
serta tujuan dalam terapi penggunaan alat.\n
Apakah efek physiologi yang tepat pada themotherapy swd dan mwd skenario diatas?
a. =Efek sedatif pada saraf
b. ~Memberikan sensasi nyaman
c. ~Peningkatan tekanan oksigen secara linier
d. ~Peningkatan ekstensibilitas jaringan
e. =Peningkatan metabolisme dan berkeringat
79. ::no 79.::Diagnosis medis frozen shoulder, assesmen didapat nyeri bahu bagian depan,
tidak menjalar, nyeri tekan di tendon supra spinatus, nyeri gerak pasif tidak ditemukan,
abduksi horisontal aktif 0-40 nyeri. Maka diberikan tindakan Fisioterapi yaitu aplikasi
ultrasonic pada daerah tersebut. Dalam pelaksanaan terapi US, posisi extermitas px (area
terapi) dalam posisi.\n
Bagimanakah posisi pasien dalam menangani kasus tersebut diatas?
a. ~abduksi dan internal rotasi shoulder
b. =adduksi dan internal rotasi shoulder
c. ~abduksi dan external rotasi shoulder
d. ~fleksi dan external rotasi shoulder
e. ~ektensi dan internal rotasi shoulder
80. ::no 80.::NY.usia 32 th. Mengalami keluhan nyeri kepala bagian belakang disertai
penjalaran kesemutan pada bahu kanan, mempunyai riwayat cidera jatuh dari tempat tidur
posisi benturan pada bahu kanan, lama keluhan 3 bulan di rujuk ke poli fisioterapi
dilakukan test spesifik dengan hasil adanya iritasi pada radiks kanan.\n
Apakah nama test spesifik untuk mengetahui adanya gangguan pada radiks pada skenario
diatas?
a. ~test patric dan test lasseg
b. ~test ballotement dan test fluktuatif
c. ~test valrus dan test valgus
d. =test spurling's dan test distraksi
e. ~test yergason dan pain full arch
$CATEGORY : Soal UKOM Neuromusculer 2017

1. ::v-NO 1.:: Seorang laki laki umur 45 tahun, kecelakaan pada saat akan ke kantor oleh
warga di larikan ke RS terdekat, bapak tersebut diperiksa oleh tim kesehatan di UGD,
oleh dokter di rujuk untuk pemeriksaan radiologi dengan hasil peradangan di otak dan
asupan oksigen serta nutrisi berkurang.\n
Pertanyaan: Apakah lapisan yang berfungsi untuk memberi oksigen dan nutrisi?\n
a. ~Durameter
b. ~Araknoik
c. =Piameter
d. ~Mitokondria
e. ~Neurolgia
2. ::v-NO 2.:: Seorang anak laki laki umur 10 tahun terserempet motor pada saat bermain
bersama sama teman temannya, anak tersebut diperiksakan ke RS, Kondisi umum anak
tersebut lemas dan pusing serta muntah, pemeriksaan yang dilakukan radiologi.\n
Pertanyaan: Pada scnario diatas organ apa yang cedera?\n
a. ~Serebrum
b. ~Mesensefalon
c. =Serebelum
d. ~Pons varoli
e. ~Mendula oblongata
3. ::v-NO 3.:: Seorang anak laki laki umur 10 tahun terserempet motor pada saat bermain
bersama sama teman temannya, anak tersebut diperiksakan ke RS, Kondisi umum anak
tersebut lemas dan pusing serta muntah, pemeriksaan yang dilakukan radiologi.Dugaan
sementara anak tersebut ada problem di sistem saraf.\n
Pertanyaan: Apakah yang berfungsi mengirimkan impuls ke badan sel saraf?\n
a. =Dendrit
b. ~Akson
c. ~Neuron
d. ~Ganglion
e. ~Mielin
4. ::v-NO 4.:: Seorang laki laki umur 45 tahun, kecelakaan pada saat akan ke kantor oleh
warga di larikan ke RS terdekat, bapak tersebut diperiksa oleh tim kesehatan di UGD,
oleh dokter di rujuk untuk pemeriksaan radiologi dengan hasil peradangan di otak dan
asupan oksigen serta nutrisi berkurang. Dugaan sementara ada problem terkait
pengiriman impuls dari sistem saraf pusat ke otot.\n
Pertanyaan: Organ apakah yang berfungsi mengirim impuls dari sistem saraf pusat ke
otot?\n
a. ~Secebrum
b. ~Serebelum
c. ~Sel saraf sensori
d. =Sel saraf motori
e. ~Sel saraf Intermediet
5. ::v-NO 5.:: Satu bulan yang lalu seorang wanita berumur 45 tahun di bawa ke Rumah
Sakit setelah diketahui mengalami demam, sakit kepala, kejang dan muntah serta lemas
pada kaki kiri. Setelah diperikasa hasilnya TD 130/100 mmHg, RR 25 kali/menit, HR
70/menit, suhu 400 C. Wanita tersebut diperiksa pula pemeriksaan darah, MMT 2,EEG,
dan CT scan.\n
Pertanyaan: Apakah problem utama pasien tersebut datang ke fisioterapis?\n
a. ~Demam
b. ~Sakit kepala
c. ~Muntah
d. ~Kejang
e. =Lemas di kaki
6. ::v-NO 6.:: Satu bulan yang lalu seorang wanita berumur 45 tahun di bawa ke Rumah
Sakit setelah diketahui mengalami demam, sakit kepala, kejang dan muntah. Setelah
diperikasa hasilnya TD 130/100 mmHg, RR 25 kali/menit, HR 70/menit, suhu 400 C.
Wanita tersebut diperiksa pula pemeriksaan darah, EEG, dan CT scan. Didapatkan
diagnosa jika wanita tersebut mengalami encepalitis. Wanita tersebut bedrest di Rumah
Sakit selama dua minggu.\n
Apakah yang dapat di nilai dari pemeriksaan neurologis dari cerita di atas ?\n
a. ~Aphasia, hipotonus
b. ~ Ataksia, hipertonus
c. ~Hemiparesis, hipertonus
d. ~Defisit neurologi fokal, hipertonu
e. = Defisit neurologi fokal, hiperrefleksia
7. ::v-NO 7.:: Satu bulan yang lalu seorang wanita berumur 45 tahun di bawa ke Rumah
Sakit setelah diketahui mengalami demam, sakit kepala, kejang dan muntah. Setelah
diperikasa hasilnya TD 130/100 mmHg, RR 25 kali/menit, HR 70/menit, suhu 400 C.
Wanita tersebut diperiksa pula pemeriksaan darah, EEG, dan CT scan. Didapatkan
diagnosa jika wanita tersebut mengalami encepalitis. Wanita tersebut bedrest di Rumah
Sakit selama dua minggu.\n
Apakah penatalaksaaan fisioterapi pada kasus di atas?\n
a. =Breathing exercise, posisioning
b. ~Latihan koordinasi
c. ~Latihan daya tahan
d. ~Inhibisi
e. ~TENS
8. ::v-NO 8.:: Seorang perempuan usia 40 tahun di bawa ke rumah sakit karena ia
mengalami kejang-kejang dan demam tinggi disertai menggigil dan muntah, setelah
diperiksa TD 140/120mmHg RR 26 /mntHR 72/mnt, Hasil pemeriksaan dokter
mendiagnosis ibu anita terserang encepalitis.\n
Apakah Etiologi dari penyakit yang di derita ibu anita?\n
a. ~Desebabkan karena pasien pernah koma selama 30 hari
b. ~Karena adanya trobus di pembuluh darah otak
c. =Disebabkan olehvirus, jamur dan bacteri
d. ~Disebabkan oleh trauma kepala
e. ~Kematian jariangan otak
9. ::v-NO 9.:: Seorang perempuan usia 40 tahun di bawa ke rumah sakit karena ia
mengalami kejang-kejang dan demam tinggi disertai menggigil dan muntah, setelah
diperiksa TD 140/120mmHg RR 26 /mntHR 72/mnt, Hasil pemeriksaan dokter
mendiagnosis ibu anita terserang encepalitis. Pasien dirawat dirumah sakit selama 2
minggu. Hasil inspeksi statis oleh fisioterapi ditemukan adanya trofi, pasien dalam
keadaan bedrest, pasien mengalami kelemahan pada ekstremitas bawahnya.\n
Pemeriksaan spesifik yang dilakukan fisioterapi untuk hasil inspeksi pada pasien
adalah\n{
a. ~Tes isometrik melawan tahanan
b. ~ Tes gerak aktif
c. = Antropometri
d. ~goneometer
e. ~VAS
10. ::v-NO 10.:: Seorang perempuan umur 25 tahun datang ke fisioterapi, dia datang dengan
ditemani saudaranya dengan menggunakan kursi roda. Setelah dilakukan pemeriksaan
ditemukan bahwa pasien kelihatan lemah, kesukaran koordinasi serta susah berbicara,
kelemahan otot, kelumpuhan, gangguan penglihatan dan gangguan keseimbangan.\n
Dari skenario di atas, bila di lihat dari gejalanya, penyakit apa yang di derita pasien?\n
a. ~Stroke
b. ~Parkinson
c. ~Meningitis
d. ~Enchepalitis
e. =Multiple sclerosis
11. ::v-NO 11.:: Seorang laki-laki usia 22 tahun adalah fisioterapi. Ia saat ini sedang
melakukan pemeriksaan, dari pemeriksaan ditemukan bahwa pasien kelihatan lemah,
kesukaran koordinasi serta susah berbicara, kelemahan otot, kelumpuhan, gangguan
penglihatan dan gangguan keseimbangan.\n
Apa yang bukan tanda-tanda dari penyakit di atas?\n
a. ~Kerusakan motorik meliputi kerusakan otot, kerusakan koordinasi
b. ~Vomiting/mual
c. ~Paraestesi
d. ~ Vertigo
e. =Tremor
12. ::A-NO 12.:: Seorang ibu umur 50 tahun. Mengalami keluhan kepala sering seperti
berputar, mata dalam melihat diplobia, terlihat adanya nistagmus, serta gangguan berjalan
sempoyongan. Dilakukan pemeriksaan dengan tidur terlentang posisi kepala di gantung
dengan sangga tangan posisi 450 miring kiri dan miring kanan terdapat nistagmus dan
pusing selama 2-10 detik, serta uji vestibular.\n
Apakah diagnosa skenario diatas?\n
a. ~Indigo
b. =Vertigo
c. ~Ischialgia
d. ~Bell palsy
e. ~Kaku kuduk
13. ::A-NO 13.:: Seorang ibu umur 50 thn. Mengalami keluhan kepala sering seperti
berputar, mata dalam melihat diplobia, terlihat adanya nistagmus, serta gangguan berjalan
sempoyongan. dilakukan pemeriksaan dengan tidur terlentang posisi kepala di gantung
dengan sangga tangan posisi 450 miring kiri dan miring kanan terdapat nistagmus dan
pusing selama 2- 10 detik, serta uji vestibular.\n
Apakah nama test uji vestibular dengan berjalan lurus kemudian terdapat jalan
menyimpang?\n
a. ~Uji romberg
b. = Tandem gait
c. ~Uji dix hallpike
d. ~ Uji babinsky-Weil
e. ~ Past –pointing test
14. ::A-NO 14.:: Seorang ibu umur 50 tahun. Mengalami keluhan kepala sering seperti
berputar, mata dalam melihat diplobia, terlihat adanya nistagmus, serta gangguan berjalan
sempoyongan. Dilakukan pemeriksaan dengan tidur terlentang posisi kepala di gantung
dengan sangga tangan posisi 450 miring kiri dan miring kanan terdapat nistagmus dan
pusing selama 2-10 detik, serta uji vestibular.\n
Apakah jenis vertigo seperti skenario diatas?\n
a. ~Bradikinesia
b. ~Vertigo Pusat
c. =Vertigo Perifer
d. ~Vertigo psikologis
e. ~Vertigo Psikologis
15. ::A-NO 15.:: Seorang ibu umur 50 tahun. Mengalami keluhan kepala sering seperti
berputar, mata dalam melihat diplobia, terlihat adanya nistagmus, serta gangguan berjalan
sempoyongan. Dilakukan pemeriksaan dengan tidur terlentang posisi kepala di gantung
dengan sangga tangan posisi 450 miring kiri dan miring kanan terdapat nistagmus dan
pusing selama 2-10 detik, serta uji vestibular.\n
Apakah nama test yang dilakukan dalam skenario diatas?\n
a. ~Uji babinsky
b. ~Tandem gait
c. = Uji dix hallpike
d. ~Uji unter berger
e. ~ Past –pointing test
16. ::v-NO 16.:: Seorang ibu umur 50 thn. Mengalami keluhan kepala sering seperti berputar,
mata dalam melihat diplobia, terlihat adanya nistagmus, serta gangguan berjalan
sempoyongan. dilakukan pemeriksaan dengan tidur terlentang posisi kepala di gantung
dengan sangga tangan posisi 450 miring kiri dan miring kanan terdapat nistagmus dan
pusing selama 2- 10 detik, serta uji vestibular.\n
Apakah nama uji dengan Penderita berdiri kedua kaki di rapatkan, mula-mula kedua mata
terbuka kemudian tertutup, Selama 20-30 detik?\n
a. =Uji romberg
b. ~ Tandem gait
c. ~Uji dix hallpike
d. ~ Uji babinsky-Weil
e. ~Past –pointing test
17. ::v-NO 17.:: Seorang laki-laki usia 30 tahun adalah buruh dari dinas kebersihan kota
Yogyakarta. Ia datang ke fisioterapi mengeluh pusing dan nyeri di kepalanya sudah sejak
2 hari yang lalu. Dari hasil CT-Scan diketahui terdapat infeksi di cairan otak yang di
akibatkan oleh bakteri streptokokus\n.
Apakah kasus yang tepat pada cerita di atas ?\n
a. ~ HNP
b. ~ Stroke
c. = Meningitis
d. ~Enchepalitis
e. ~Multiple sklerosis
18. ::v-NO 18.:: Seorang laki-laki usia 30 tahun adalah buruh dari dinas kebersihan kota
Yogyakarta. Ia datang ke fisioterapi mengeluh pusing dan nyeri di kepalanya sudah sejak
2 hari yang lalu. Dari hasil CT-Scan diketahui terdapat infeksi di cairan otak luar yang di
akibatkan oleh bakteri streptokokus.\n
Apakah cairan yang terkena infeksi pada cerita di atas ?\n
a. ~Aracnoidmater
b. =Duramater
c. ~Piamater
d. ~Protein
e. ~Lipid
19. ::v-NO 19.:: Seorang ibu usia 70 tahun, mempunyai keluhan anggota badan sisi kanan
tidak bisa digerakan, dilanjutkan pemeriksaan vital sign: TB: 155 m, BB: 50 kg, TD:
190/100 mmHG, FR; 40x/mnt, pernafasan pendek dan dangkal, mempunyai riwayat
stroke haemorage, dengan tingkat kesadaran koma. test reflek terjadi hiporeflek gangguan
sensoris dan motoris nilai kekuatan kelompok otot sebelah kanan 3 dan mengalami
gangguan keseimbangan dan koordinasi.\n
Apakah yang di maksud dengan stroke haemorage skenario diatas?\n
a. ~Plak
b. ~ Emboli
c. ~Varises
d. ~Trombus
e. =Pembuluh darah otak arteri pecah
20. ::v-NO 20.:: Seorang laki-laki usia 30 tahun adalah buruh dari dinas kebersihan kota
Yogyakarta. Ia datang ke fisioterapi mengeluh pusing dan nyeri di kepalanya sudah sejak
2 hari yang lalu. Dari hasil CT-Scan diketahui terdapat infeksi di cairan otak tengah yang
di akibatkan oleh bakteri streptokokus\n.
Apakah cairan yang terkena infeksi pada cerita di atas ?\n
a. = Aracnoidmater
b. ~Duramater
c. ~Piamater
d. ~Protein
e. ~Lipid
21. ::v-NO 21.:: Seorang ibu usia 70 tahun, mempunyai keluhan anggota badan sisi kanan
tidak bisa digerakan, dilanjutkan pemeriksaan vital sign: TB: 155 m, BB: 50 kg, TD:
190/100 mmHG, FR; 40x/mnt, pernafasan pendek dan dangkal, mempunyai riwayat
stroke haemorage, dengan tingkat kesadaran koma. test reflek terjadi hiporeflek gangguan
sensoris dan motoris nilai kekuatan kelompok otot sebelah kanan 3 dan mengalami
gangguan keseimbangan dan koordinasi.\n
Apakah yang dimaksud dengan tingkat kesadaran koma skenario diatas?\n
a. ~Mentis
b. ~ Somnolen
c. ~Composmentis
d. ~Setengah sadar
e. =Tingkat kesadaran terendah
22. ::v-NO22.:: Seorang ibu usia 70 tahun, mempunyai keluhan anggota badan sisi kanan
tidak bisa digerakan, dilanjutkan pemeriksaan vital sign: TB: 155 m, BB: 50 kg, TD:
190/100 mmHG, FR; 40x/mnt, pernafasan pendek dan dangkal, mempunyai riwayat
stroke haemorage, dengan tingkat kesadaran koma. test reflek terjadi hiporeflek gangguan
sensoris dan motoris nilai kekuatan kelompok otot sebelah kanan 3 dan mengalami
gangguan keseimbangan dan koordinasi.\n
Apakah pasien skenario diatas mengalami mengalami gangguan pola pernafasan?\n
a. {~BB: 50 kg
b. ~TB: 155 m
c. =FR: 40x/mnt
d. ~DN: 100x/mnt
e. ~TD: 190/100 mmHg
23. ::v-NO 23.:: Seorang ibu usia 70 tahun, mempunyai keluhan anggota badan sisi kanan
tidak bisa digerakan, dilanjutkan pemeriksaan vital sign: TB: 155 m, BB: 50 kg, TD:
190/100 mmHG, FR; 40x/mnt, pernafasan pendek dan dangkal, mempunyai riwayat
stroke haemorage, dengan tingkat kesadaran koma. test reflek terjadi hiporeflek gangguan
sensoris dan motoris nilai kekuatan kelompok otot sebelah kanan 3 dan mengalami
gangguan keseimbangan dan koordinasi.\n
Berapakah nilai kekuatan otot dan apakah yang dimadsud dengan nilai kekuatan otot
tersebut ?\n
a. ~Tidak ada kontraksi otot
b. ~Terdapat tonus otot, dirasakan dengan palpasi
c. = Terdapat tonus, terjadi perubahan LGS, dan mampu melawan gaya grafitasi
d. ~Terdapat tonus otot, terjadi perubahan LGS, tidak mampu melawan gaya grafitasi
e. ~Terdapat tonus, terjadi perubahan LGS, mampu melawan gaya grafitasi dan tahanan
minimal
24. ::v-NO 24.:: Seorang ibu usia 70 tahun, mempunyai keluhan anggota badan sisi kanan
tidak bisa digerakan, dilanjutkan pemeriksaan vital sign: TB: 155 m, BB: 50 kg, TD:
190/100 mmHG, FR; 40x/mnt, pernafasan pendek dan dangkal, mempunyai riwayat
stroke haemorage, dengan tingkat kesadaran koma. Test reflek terjadi hiporeflek
gangguan sensoris dan motoris nilai kekuatan kelompok otot sebelah kanan 3 dan
mengalami gangguan keseimbangan dan koordinasi.\n
Apakah nama test gangguan keseimbangan skenario diatas?\n
a. ~Step Test
b. ~Indek Barthel
c. =Berg Balance scale
d. ~Visual analogue scale
e. ~Timed Up and Go test
25. ::v-NO 25.:: Seorang ibu usia 70 tahun, mempunyai keluhan anggota badan sisi kanan
tidak bisa digerakan, dilanjutkan pemeriksaan vital sign: TB: 155 m, BB: 50 kg, TD:
190/100 mmHG, FR; 40x/mnt, pernafasan pendek dan dangkal, mempunyai riwayat
stroke haemorage, dengan tingkat kesadaran koma. test reflek terjadi hiporeflek gangguan
sensoris dan motoris nilai kekuatan kelompok otot sebelah kanan 3 dan mengalami
gangguan keseimbangan dan koordinasi.\n
Apakah indek yang di gunakan untuk mengukur kemampuan fungsional diatas?\n
a. ~Step Test
b. =Indek Barthel
c. ~Berg Balance scale
d. ~Visual analogue scale
e. ~Timed Up and Go test
26. ::v-NO 26.:: Seorang ibu usia 70 tahun, mempunyai keluhan anggota badan sisi kanan
tidak bisa digerakan, dilanjutkan pemeriksaan vital sign: TB: 155 m, BB: 50 kg, TD:
190/100 mmHG, FR; 40x/mnt, pernafasan pendek dan dangkal, mempunyai riwayat
stroke haemorage, dengan tingkat kesadaran koma. test reflek terjadi hiporeflek gangguan
sensoris dan motoris nilai kekuatan kelompok otot sebelah kanan 3 dan mengalami
gangguan keseimbangan dan koordinasi.\n
Apakah nama pemeriksaan tonus untuk kondisi diatas jika terjadi spastisitas?\n
a. ~VAS
b. ~ VDS
c. ~VRS
d. = Antropometri
e. ~Scala Ashworth
27. ::v-NO 27.:: Seorang ibu usia 70 tahun, mempunyai keluhan anggota badan sisi kanan
tidak bisa digerakan, dilanjutkan pemeriksaan vital sign: TB: 155 m, BB: 50 kg, TD:
190/100 mmHG, FR; 40x/mnt, pernafasan pendek dan dangkal, mempunyai riwayat
stroke haemorage, dengan tingkat kesadaran koma. test reflek terjadi hiporeflek gangguan
sensoris dan motoris nilai kekuatan kelompok otot sebelah kanan 3 dan mengalami
gangguan keseimbangan dan koordinasi.\n
Dimanakah daerah lokasi infrak di dalam otak terjadi kerusakan permanen?\n
a. ~Area umbra
b. =Area penumbra
c. ~Medula spinalis
d. ~Sistem saraf tepi
e. ~Area oedematosa
28. ::v-NO 28.:: Seorang ibu umur 50 thn. Mengalami keluhan kepala sering seperti berputar,
mata dalam melihat diplobia, terlihat adanya nistagmus, serta gangguan berjalan
sempoyongan. dilakukan pemeriksaan dengan tidur terlentang posisi kepala di gantung
dengan sangga tangan posisi 450 miring kiri dan miring kanan terdapat nistagmus dan
pusing selama 2- 10 detik, serta uji vestibular.\n
Apakah nama test vestibular dengan jari telunjuk ekstensi dan lengan lurus ke depan,
Penderita disuruh mengangkat lengannya ke atas, kemudian diturunkan sampai
menyentuh telunjuk tangan pemeriksa. Dengan mata terbuka dan tertutup?\n
a. ~Tandem gait
b. ~Uji dix hallpike
c. ~Uji unter berger
d. ~Uji babinsky-Weil
e. =Past –pointing test
29. ::v-NO 29.:: Seorang ibu umur 50 thn. Mengalami keluhan kepala sering seperti berputar,
mata dalam melihat diplobia, terlihat adanya nistagmus, serta gangguan berjalan
sempoyongan. dilakukan pemeriksaan dengan tidur terlentang posisi kepala di gantung
dengan sangga tangan posisi 450 miring kiri dan miring kanan terdapat nistagmus dan
pusing selama 2-10 detik, serta uji vestibular.\n
Apakah nama jenis uji vestibular lain dengan melangkah depan dan belakang 5 dengan
menutup mata, langkah berbentuk bintang skenario diatas\n
a. ~Tandem gait
b. ~Uji dix hallpike
c. ~Uji unter berger
d. =Uji babinsky-Weil
e. ~Past –pointing test
30. ::v-NO 30.:: Seorang ibu umur 50 thn. Mengalami keluhan kepala sering seperti berputar,
mata dalam melihat diplobia, terlihat adanya nistagmus, serta gangguan berjalan
sempoyongan. dilakukan pemeriksaan dengan tidur terlentang posisi kepala di gantung
dengan sangga tangan posisi 450 miring kiri dan miring kanan terdapat nistagmus dan
pusing selama 2- 10 detik, serta uji vestibular.\n
Apakah yang di makssud dengan nistagmus skenario diatas?\n
a. ~Gangguan sistem propioseptil
b. ~Gangguan sistem vestibular
c. ~Gangguan sistem labirin
d. =Gangguan sistem visual
e. ~Gangguan ankle Touch
31. ::v-NO31.:: Tuan X kecelakaan pada saat mengendarai sepeda motor lalu di bawa warga
ke RS terdekat hasil pemeriksaan menunjukkan GCS 9, Status neurologis untuk reflek
patologis +, nyeri kepala, sesak dan linglung.\n
Pertanyaan: Apakah maksut nilai GCS 9?\n
a. ~Cedera kepala berat
b. ~Cedera kepala ringan
c. =Cedera kepala sedang
d. ~Cedera kepala komplikasi
e. ~Cedera kepala kindisional
32. ::v-NO 32.:: Tuan X kecelakaan pada saat mengendarai sepeda motor lalu di bawa warga
ke RS terdekat hasil pemeriksaan menunjukkan GCS 9, Status neurologis untuk reflek
patologis +, nyeri kepala, sesak dan linglung.Setelah kesadarannya pulih pasien tersebut
sulit untuk menggerakkan kedua kakinya, oleh dokter dirujuk ke fisioterapis, tindakan
fisioterapis modalitas fisioterapi dan teknik bobat.\n
Pertanyaan: Apakah prinsip bobat?\n
a. ~Contain
b. ~Timing
c. ~Patterns
d. ~Imobilisasi
e. =Fasilitasi
33. ::v-NO 33.:: Seorang pemain sepabola datang ke fisioterapi dengan keluahan utama
merasakan sakit kepala, kesemutan menjalar, terasa terbakar serta kelemahan otot pada
kaki kanan. Datang ke fisioterapi dengan membawa foto dengan hasil adanya odem di
area osipital.Tindakan fisioterapi memberikan modalitas fisioterapi dengan IR,TENS dan
PNF.\n
Pertanyaan: Apakah tujuan pemberian IR?\n
a. =Melancarkan vaskuler
b. ~Mengurangi nyeri
c. ~Meningkatkan LGS
d. ~Menghilangkan kesemutan
e. ~Menghilangkan sakit kepala
34. ::v-NO 34.:: Seorang pemain sepabola datang ke fisioterapi dengan keluahan utama
merasakan sakit kepala, kesemutan menjalar, terasa terbakar serta kelemahan otot pada
kaki kanan. Datang ke fisioterapi dengan membawa foto dengan hasil adanya odem di
area osipital.Tindakan fisioterapi memberikan modalitas fisioterapi dengan IR,TENS dan
PNF.\n
Pertanyaan: Apakah prinsip PNF?\n
a. ~Rhytmic Initation
b. ~Reversal Antagonis
c. =Manual kontak
d. ~Fasilitasi
e. ~Stimulasi
35. ::v-NO 35.:: Seorang pemain sepabola datang ke fisioterapi dengan keluahan utama
merasakan sakit kepala, kesemutan menjalar, terasa terbakar serta kelemahan otot pada
kaki kanan. Datang ke fisioterapi dengan membawa foto dengan hasil adanya odem di
area osipital.Tindakan fisioterapi memberikan modalitas fisioterapi dengan IR,TENS dan
PNF.\n
Pertanyaan: Apakah teknik PNF yang tepat?\n
a. =Rhytmic Initation
b. ~Reversal Antagonis
c. ~Fasilitasi
d. ~Stimulasi
e. ~Imobilisasi
36. ::v-NO 36.:: Seorang perempuan X usia 30 tahun kecelakaan dan bedrest 3minggu
karena kesadarannya berat,setelah pemeriksaan radiologi ditemukan pendarahan diotak
dan di diagnosa hemiparese sinistra.lalu dirujuk ke poli fisioterapi.\n
Pertanyaan: Apakah pemeriksaan dasar untuk mengetahui adanya problem akibat
bedrest?\n
a. ~Inspeksi
b. ~Palpasi
c. ~Perkusi
d. =Auskultasi
e. Gerak dasar
37. ::v-NO 37.:: Seorang perempuan X usia 30 tahun kecelakaan dan bedrest 3minggu
karena kesadarannya berat,setelah pemeriksaan radiologi ditemukan pendarahan diotak
dan di diagnosa hemiparese sinistra.lalu dirujuk ke poli fisioterapi.\n
Pertanyaan: Pemeriksaan apakah untuk mengetahui problem hemiparese?\n
a. ~Tes dermatom
b. ~Tes Sensorik
c. ~Tes Sensibilitas
d. =Tes Reflek
e. ~Tes Motorik
38. ::v-NO 38.:: Seorang perempuan X usia 30 tahun kecelakaan dan bedrest 3minggu
karena kesadarannya berat,setelah pemeriksaan radiologi ditemukan pendarahan diotak
dan di diagnosa hemiparese sinistra.lalu dirujuk ke poli fisioterapi.\n
Pertanyaan: Apakah pemeriksaan untuk mengetahui tentang kesadaran?\n
a. ~VAS
b. ~VDS
c. =GCS
d. ~LGS
e. ~Antropometri
39. ::v-NO 39.:: Seorang perempuan X usia 30 tahun kecelakaan dan bedrest 3minggu
karena kesadarannya berat,setelah pemeriksaan radiologi ditemukan pendarahan diotak
dan di diagnosa hemiparese sinistra.lalu dirujuk ke poli fisioterapi.\n
Pertanyaan: Modalitas apakah untuk menangasi dampak dari bedrest?\n
a. ~IR
b. ~TENS
c. ~Latihan aktif
d. =Breathing exercise
e. ~Reflek batuk
40. ::v-NO 40.:: Seorang perempuan X usia 30 tahun kecelakaan dan bedrest 3minggu
karena kesadarannya berat,setelah pemeriksaan radiologi ditemukan pendarahan diotak
dan di diagnosa hemiparese sinistra.lalu dirujuk ke poli fisioterapi.\n
Pertanyaan: Berapakah nilai kesadaran berat?\n
a. ~14-15
b. ~11-13
c. ~9-12
d. =3-8
e. ~0-3
41. ::v-NO 41.:: Satu bulan yang lalu seorang wanita berumur 50 tahun di bawa ke Rumah
Sakit setelah diketahui mengalami demam, sakit kepala, kejang dan muntah serta lemas
pada kaki kiri. Setelah diperikasa hasilnya TD 130/100 mmHg, RR 25 kali/menit, HR
70/menit, suhu 400 C. Wanita tersebut diperiksa pula pemeriksaan darah, MMT 2,EEG,
dan CT scan. Didapatkan diagnosa jika wanita tersebut mengalami encepalitis. Wanita
tersebut bedrest di Rumah Sakit selama dua minggu.\n
Apakah penyakit encepalitis?\n
a. =Peradangan diotak
b. ~Peradangan di meningen
c. ~Peradangan di mendula spinalis
d. ~Peradangan dipons varoli
e. ~Peradangan batang otak
42. ::v-NO 42.:: Satu bulan yang lalu seorang wanita berumur 50 tahun di bawa ke Rumah
Sakit setelah diketahui mengalami demam, sakit kepala, kejang dan muntah serta lemas
pada kaki kiri. Setelah diperikasa hasilnya TD 130/100 mmHg, RR 25 kali/menit, HR
70/menit, suhu 400 C. Wanita tersebut diperiksa pula pemeriksaan darah, MMT 2,EEG,
dan CT scan. Didapatkan diagnosa jika wanita tersebut mengalami encepalitis. Wanita
tersebut bedrest di Rumah Sakit selama dua minggu.\n
Pertanyaan: Apakah pemeriksaan penunjang pada scanario diatas?\n
a. ~Pemeriksaan reflek
b. ~Pemeriksaan EEG
c. =Pemeriksaan radiologi
d. ~Pemeriksaan urin
e. ~Pemeriksaan darah
43. ::k-NO 43.:: Tuan X berusia 40 tahun mengalami hemiparese dextra datang ke klinik
fisioterapi mengeluh tangan dan kaki kanannya lemes, sulit digerakkan dan mati rasa.
Hasil pemeriksaan Fisioterapis menunjukkan nilai MMT 2,atropi otot. Fisioterapis ingin
memberikan intervensi PNF pada pasien dengan tujuan untuk mengajarakan gerakan/
pola gerakan yang diinginkan.\n
Pertanyaan : Apakah tehnik yang diberikan pada pasien tersebut?\n
a. ~Replication
b. =Rythmic Initiation
c. ~Dynamic Reversals
d. ~Stabilizing Reversals
e. ~Combination of Isotonics/ Agonist Reversal
44. ::k-NO 44.:: TuanX usia 50 tahun mengalami hemiparese dextra datang ke klinik
fisioterapi mengeluh tangan dan kaki kanannya lemes, tidak bisa digerakkan. Hasil
pemeriksaan Fisioterapis nilai MMT 4. Pada saat jalan belum stabil. Fisioterapis ingin
memberikan intervensi PNF pada pasien dengan tujuan untuk meningkatkan stabilitas.\n
Pertanyaan : Apakah tehnik yang diberikan pada pasien tersebut?\n
a. ~Replication
b. ~Rythmic Initiation
c. ~Dynamic Reversals
d. =Stabilizing Reversals
e. ~Combination of Isotonics/ Agonist Reversal
45. ::k-NO 45.:: Nn. 24 tahun mengalami hemiparese dextra datang ke klinik fisioterapi
mengeluh tangan dan kaki kanannya lemes, sulit digerakkan. Hasil pemeriksaan
Fisioterapis nilai MMT 3, tapi koordinasinya belum baik. Fisioterapis ingin memberikan
intervensi PNF pada pasien dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan koordinasi
perubahan arah dan mengurangi kelelahan.\n
Pertanyaan : Apakah tehnik yang diberikan pada pasien tersebut?\n
a. ~Replication
b. ~Rythmic Initiation
c. =Dynamic Reversals
d. ~Stabilizing Reversals
e. ~Combination of Isotonics/ Agonist Reversal
46. ::k-NO 46.:: Seorang perempuan usia 45 tahun mengalami hemiparese dextra datang ke
klinik fisioterapi mengeluh tangan dan kaki kanannya lumpuh, sulit digerakkan. Hasil
pemeriksaan Fisioterapis nilai MMT 1. Fisioterapis ingin memberikan intervensi PNF
pada pasien dengan tujuan meningkatkan ketahanan otot.\n
Pertanyaan : Apakah tehnik yang diberikan pada pasien tersebut?\n
a. {~Replication
b. ~Rythmic Initiation
c. ~Dynamic Reversals
d. ~Stabilizing Reversals
e. =Combination of Isotonics/ Agonist Reversal
47. ::k-NO 47.:: Seorang perempuan usia 50 tahun mengalami hemiparese sinistra datang ke
klinik fisioterapi mengeluh tangan dan kaki kanannya lemes, sulit digerakkan. Hasil
pemeriksaan Fisioterapis nilai MMT 1. Fisioterapis ingin memberikan intervensi PNF
pada pasien dengan tujuan untuk Mengajarakan suatu gerakan fungsional/ pola gerakan
menuju ke akhir gerak.\n
Pertanyaan : Apakah tehnik yang diberikan pada pasien tersebut?\n
a. =Replication
b. ~Rythmic Initiation
c. ~Dynamic Reversals
d. ~Stabilizing Reversals
e. ~Combination of Isotonics/ Agonist Reversal
48. ::k-NO 48.:: Seorang perempuan usia 50 tahun mengalami hemiparese sinistra datang ke
klinik fisioterapi mengeluh tangan dan kaki kanannya lemes, sulit digerakkan. Hasil
pemeriksaan Fisioterapis nilai MMT 1. Fisioterapis ingin memberikan intervensi PNF
pada pasien dengan tujuan untuk Mengajarakan suatu gerakan fungsional/ pola gerakan
menuju ke akhir gerak.\n
Pertanyaan: Pemeriksaan khusus apakah untuk mengetahui problem utamanya?\n
a. =Tes reflek
b. ~Tes Sensibilitas
c. ~Tes Dermatom
d. ~Tes Keseimbangan
e. ~Tes Koordinasi
49. ::k-NO 49.:: Nn.24 tahun mengalami hemiparese dextra selama 1 tahun, datang ke klinik
fisioterapi mengeluh tangan dan kaki kanannya lemes serta sulit digerakkan. Hasil
pemeriksaan Fisioterapis nilai MMT 3, tapi koordinasinya belum baik. Fisioterapis ingin
memberikan intervensi PNF pada pasien dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan
koordinasi perubahan arah dan mengurangi kelelahan.\n
Pertanyaan: Pemeriksaan khusus apakah untuk mengetahui problem utama?\n
a. =Tes reflek
b. ~Tes Sensibilitas
c. ~Tes Dermatom
d. ~Tes Keseimbangan
e. ~Tes Koordinasi
50. ::k-NO 50.:: Nona 24 tahun mengalami hemiparese dextra datang ke klinik fisioterapi
mengeluh tangan dan kaki kanannya lemes, sulit digerakkan. Hasil pemeriksaan
Fisioterapis nilai MMT 3, tapi koordinasinya belum baik. Fisioterapis ingin memberikan
intervensi PNF pada pasien dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan koordinasi
perubahan arah dan mengurangi kelelahan.\n
Pertanyaan: Apakah tujuan pemeriksaan MMT?\n
a. {~Kelemahan otot
b. =Kekuatan otot
c. ~Saraf yang cedera
d. ~ADL yang terganggu
e. ~Nyeri
51. ::k-NO 51.:: 1. Seorang perempuan usia 55 tahun mengalami hemiparese sinistra
sudah 6 bulan yang lalu, datang ke klinik fisioterapi dengan keluhan kalo jalan diseret.\n
Setelah dilakukan pemeriksaan, fisioterapi ingin memberikan intervensi dengan peralatan
yang tujuannya untuk mengatasi drop foot nya.
Pertanyaan : Apakah jenis modalitas yang harus diberikan pada pasien tersebut?\n
a. ~IF
b. ~US
c. =FES
d. ~TENS
e. ~sEMG
52. ::k-NO 52.::Seorang perempuan usia 45 tahun mengalami hemiparese dextra sudah 8
bulan yang lalu, datang ke klinik fisioterapi dengan keluhan kalo jalan diseret. Setelah
dilakukan pemeriksaan, fisioterapi ingin memberikan intervensi dengan peralatan yang
tujuannya untuk mengatasi drop foot nya.\n
Pertanyaan : Dimanakah letak elektrode yang diberikan pada pasien tersebut?\n
a. ~M extensor digitorum profundus
b. ~M extensor digitorum longus
c. ~M gastrocnemius
d. =M Tibialis anterior
e. ~M soleus
53. ::k-NO 53.::Seorang perempuan usia 50 tahun mengalami hemiparese dextra spastic
sudah 5 bulan yang lalu, datang ke klinik fisioterapi dengan keluhan tangan dan kakinya
kaku. Setelah dilakukan pemeriksaan, fisioterapi ingin memberikan intervensi dengan
peralatan untuk menurunkan spastisitasnya.\n
Pertanyaan : Apakah intervensi yang diberikan pada pasien tersebut?\n
a. ~IF
b. ~FES
c. ~TENS
d. =sEMG
e. ~Galvanic
54. ::k-NO 54.::Seorang perempuan usia 53 tahun mengalami hemiparese dextra sudah 8
bulan yang lalu, datang ke klinik fisioterapi dengan keluhan kesulitan dalam berjalannya.
Fisioterapi memberikan stimulasi elektris dengan aktivitas kontraksi otot yang terjadi
bersifat fungsional dan melibatkan fungsi Sistem Saraf Pusat sehingga memiliki unsur
reedukasi.\n
Pertanyaan : Apakah intervensi yang diberikan pada pasien tersebut?\n
a. ~IF
b. =FES
c. ~TENS
d. ~sEMG
e. ~Galvanic
55. ::k-NO 55.::Seorang perempuan usia 55 tahun mengalami hemiparese sinistra sudah 6
bulan yang lalu, datang ke klinik fisioterapi. Setelah dilakukan pemeriksaan, fisioterapi
ingin memberikan intervensi terapi latihan dengan mengistirahatkanekstremitas yang
sehat, pemaksaan
penggunaanekstremitassisi yang lesi dan latihan yang berulang-
ulangdanintensif.\nPertanyaan : Apakah tehnik yang harus diberikan pada pasien
tersebut?\n
a. ~PNF
b. ~MRP
c. =CIMT
d. ~Bobath
e. ~Brunstrom
56. ::k-NO 56.::Seorang perempuan usia 55 tahun mengalami hemiparese sinistra sudah 6
bulan yang lalu, datang ke klinik fisioterapi. Setelah dilakukan pemeriksaan, fisioterapi
ingin memberikan intervensi terapi latihan dengan mengistirahatkanekstremitas yang
sehat, pemaksaanpenggunaanekstremitassisi yang lesi dan latihan yang berulang-
ulangdanintensif.\n
Pertanyaan : Apakah syarat yang harus dipenuhi agar terapi latihan tersebut dapat
dilakukan?\n
a. ~Melibatkan proses kognitif
b. ~Bila pasien sudah mampu mengontrol gerakan sinergis
c. ~Melibatkan re-learning aktifitasfungsional yang sangat bermanfaat bagi pasien
d. =Pasien mampu mengekstensikan pergelangan tangan dan menggerakan lengan dan
jari-jari
e. ~Melibatkan eleminasi aktifitas otot yang tidak diperlukan, feedback, latihan dan
hubungan antara pengaturan postural dangerakkan
57. ::k-NO 57.::Seorang perempuan usia 55 tahun mengalami hemiparese sinistra sudah 6
bulan yang lalu, datang ke klinik fisioterapi. Fisioterapi ingin memberikan metode
brunstrom pada pasien tersebut, dimana pasien tersebut sudah mulai timbul spastisitas dan
sinergis dasar atau komponen – komponen baik sebagi reaksi asosiasi maupun gerakan
voluntair.\n
Pertanyaan : Tahap berapakah yang terjadi pada pasien tersebut?\n
a. ~Tahap 1
b. =Tahap 2
c. ~Tahap 3
d. ~Tahap 4
e. ~Tahap 5
58. ::k-NO 58.::Seorang perempuan usia 55 tahun mengalami hemiparese sinistra sudah 6
bulan yang lalu, datang ke klinik fisioterapi. Setelah dilakukan pemeriksaan, fisioterapi
ingin memberikan intervensi terapi latihan dengan prinsip melibatkan proses
kognitifnya.\n
Pertanyaan : Apakah tehnik yang harus diberikan pada pasien tersebut?\n
a. ~PNF
b. =MRP
c. ~CIMT
d. ~Bobath
e. ~Brunstrom
59. ::k-NO 59.::Seorang perempuan usia 55 tahun mengalami hemiparese sinistrakarena
sebelumnya ada riwayat hipertensi. Fisioterapi ingin memberikan terapi latihan dengan
memperhatikan batasamanuntuklatihan. Sebelum dilakukan terapi latihan hasil Tensinya
180/110 mmHg.\n
Pertanyaan : Kapan fisioterapis menghentikan terapi latihannya pada pasien tersebut?\n
a. ~Apabila sistolenaik/turunhingga 15 mmHgdariharga normal pasienbersangkutan
b. ~Apabila sistolenaik/turunhingga 10 mmHgdariharga normal pasienbersangkutan
c. ~Apabila diastole naik/turunhingga 10 mmHg dariharga normal pasienbersangkutan
d. ~Apabila diastole naik/turunhingga 5 mmHg dariharga normal pasienbersangkutan
e. =Tidak jadi dilatih
60. ::k-NO 60.::Seorang perempuan usia 55 tahun mengalami hemiparese sinistrakarena
sebelumnya ada riwayat hipertensi. Fisioterapi ingin memberikan terapi latihan dengan
menggunakan distal Key Point Control.\n
Pertanyaan : Bagaimanakah tehnik gerakan yang diberikan pada pasien tersebut?\n
a. =Meningkatkan aktivitaskontrolposturpadabagian trunk
b. ~Melakukangerakanlenganabduksidaneksternalrotasi.
c. ~Gerakanmeraih (reach) denganmengikutiarahibujari
d. ~Melakukanstabilisasipadabagianpostur
e. ~Kontrolgerakanpadabahu
61. ::k-NO 61.::Seorang perempuan usia 55 tahun mengalami hemiparese sinistradirawat di
RS Mitra sudah 5 hari. Fisioterapi ingin memberikan terapi latihan dengan Bed Side
treatment karena pasien tersebut masih kesulitan miring kiri dan kanan.\n
Pertanyaan : Bagaimanakah tehnik gerakan yang diberikan pada pasien tersebut?\n
a. ~Crawling
b. =Posisioning
c. ~Bimanual turning
d. ~Head controle
e. ~To sit and sitting balance
62. ::k-NO 62.::Seorang perempuan usia 50 tahun mengalami hemiparese sinistradatang ke
klinik fisioterapi dengan keluhan pada saat duduk ke berdiri mengalami kesulitan. Pasien
mengalami gangguan keseimbangan dan koordinasi.\n
Dimanakah letak kelainannya?\n
a. =Cerebelum
b. ~Lobus Frontal
c. ~Lobus parietal
d. ~Lobus Occipital
e. ~Lobus temporal
63. ::k-NO 63.::Seorang perempuan usia 50 tahun mengalami hemiparese sinistradatang ke
klinik fisioterapi dengan keluhan pada saat duduk ke berdiri mengalami kesulitan. Pasien
mengalami Dysarthria beratdgnkelemahan facial.\n
Dimanakah letak kelainannya?\n
a. ~Cerebelum
b. ~Lesi pada Pons
c. ~Lesi padapostero-lateral thalamus
d. ~Lesi pada bagian posterior capsulainterna
e. =lesipada bagian anterior capsulainterna
64. ::k-NO 64.::Seorang perempuan usia 50 tahun mengalami hemiparese sinistraspastik
datang ke klinik fisioterapi dengan keluhan pada saat duduk ke berdiri mengalami
kesulitan. Hasil test spastisitas dengan scala ashworth didapatkan hasil ada peningkatan
sedikit tonus otot, ditandai dengan terasanya tahanan minimal (catch and release) pada
akhir ROM
Berapakah nilai scala ashworth?\n
a. =1
b. ~2
c. ~3
d. ~4
e. ~5
65. ::k-NO 65.::Mr. Y umur 50 tahun, datang ke poli fisioterapi mengeluhkan pusing seperti
ruangan berputar, oleh fisioterapis dilakukan pemeriksaan roll test .
Pertanyaan: Apakah hasilnya jika diperiksa dengan Roll Test?
a. ~ Canalithiasis pada Horizontal Canal bila ada nystagmus kurang dari 60 detik
b. ~ Canalithiasis pada Anterior Canal bila ada nystagmus upbeating lebih dari 60 detik
c. = Canalithiasis pada Anterior Canal bila ada nystagmus upbeating kurang dari 60
detik
d. ~ Canalithiasis pada Posterior Canal bila ada nystagmus downbeating lebih dari 60
detik
e. ~ Canalithiasis pada Posterior Canal bila ada nystagmus downbeating kurang dari 60
detik
66. ::A-NO 66 .:: Mr. X umur 35 tahun, pekerjaan pegawai kantor, datang ke poli fisioterapi
mengeluhkan pusing seperti ruangan berputar. Pusing dirasakan jika kelelahan dan sudah
dialami selama 1 tahun.\n
Pertanyaan:Bagaimanakah cara untuk membedakan apakah masalahnya perifer/ BPPV
atau sentral bisa dengan cek nystagmus?\n
a. ~Jika sentral maka ada nystagmus upbeating kurang dari 60 detik
b. =Jika sentral maka ada nystagmus upbeating lebih dari 60 detik
c. ~Jika sentral maka ada nystagmus downbeating kurang dari 60 detik
d. ~Jika sentral maka ada nystagmus downbeating lebih dari 60 detik
e. ~Jika sentral maka nystagmus tidak ada masa latensi dan tidaak ada pengurangan
intensitas
67. ::A-NO 67.:: Mrs. A,umur 50 tahun, pekerjaan guru dan mengalami BPPV Canalithiasis
Anterior Canal\n
Bagaimanakah terapi reposisi yang terbaik?\n
a. ~Liberatory/ Semont Manuever
b. ~Brandt Darrof
c. ~Barbeque Roll
d. ~Gans Repositioning Maneuver
e. =Canalithiasis Repositioning Technique
68. ::A-NO 68 .:: Mrs. X umur 40 tahun pekerjaan pegawai bank datang ke fisioterapi
mengalami BPPV Canalithiasis Posterior Canal\n
Bagaimanakah terapi reposisi yang terbaik?\n
a. ~Liberatory/ Semont Manuever
b. ~Brandt Darrof
c. ~Barbeue Roll
d. =Gans Repositioning Maneuver
e. ~Canalithiasis Repositioning Technique
69. ::A-NO 69 .:: Mrs. X usia 50 tahun, datang ke fisioterapi dengan keluhan pusing berat
disertai berputar putar dan mengalami BPPV Canalithiasis Horizontal Canal.\n
Bagaimanakah terapi reposisi yang terbaik?\n
a. =Barbeque Roll
b. ~Gans Repositioning Maneuver
c. ~Semont Manuever posisi awal kepala netral
d. ~Semont Manuever posisi awal kepala rotasi 450 ke sisi yang bermasalah
e. ~Semont Manuever posisi awal kepala rotasi 450 ke sisi yang tidak bermasalah
70. ::A-NO 70 .:: Mrs. D usia 50 tahun, datang ke fisioterapi dengan keluhan pusing berat
mengalami Cupulolithiasis Horizontal Canal, Setiap beraktivitas rasa pusing tersebut
selalu terjadi bahkan mengganggu pekerjannya.\n
Bagaimanakah terapi reposisi yang terbaik?\n
a. ~Barbeque Roll
b. =Gans Repositioning Maneuver
c. ~Semont Manuever posisi awal kepala netral
d. ~Semont Manuever posisi awal kepala rotasi 450 ke sisi yang bermasalah
e. ~Semont Manuever posisi awal kepala rotasi 450 ke sisi yang tidak bermasalah
71. ::L-NO 71 .:: Bp. Roni merasakan nyeri pada pergelangan tangan sudah dirasa lebih dari
6 bulan yang lalu dan menetap didaerah pergelangan tangan, nyeri yang dirasakan akibat
kecelakaan yang pernah diderita sudah 7 bulan yang lalu. \n
Pertanyaan : berdasarkan nyeri yang dirasakan termasuk klasifikasi nyeri apakah?\n
a. ~Nyeri Sedang
b. ~Nyeri Ringan
c. ~Nyeri Berat
d. ~Nyeri Akut
e. =Nyeri Kronis
72. ::L-NO 72 .:: Bp. Wahyu seorang pematung yang biasanya memproduksi patung dalam
sehari bisa 3 patung, dalam bekerja bp. Wahyu sering menggunakan pisau, secara tidak
sengaja pisau tersebut menusuk kulit di jari tengahnya, sehingga nyeri dirasakan pada jari
tengahnya.\n
Pertanyaan : pada kasus diatas KULIT yang terkena pisau termasuk dalam?\n
a. ~Noxius
b. ~Nociceptive
c. =Nociceptor
d. ~Jejas
e. ~Stimulus
73. ::L-NO 73 .:: Bp. Wahyu seorang pematung yang biasanya memproduksi patung dalam
sehari bisa 3 patung, dalam bekerja bp. Wahyu sering menggunakan pisau, secara tidak
sengaja pisau tersebut menusuk kulit di jari tengahnya, sehingga nyeri dirasakan pada jari
tengahnya.
Pertanyaan : sensoris nyeri yang dirasakan berdasarka mekanisme nyeri, serabut syaraf
tersebut keluar dari ?
a. ~Kornu anterior
b. ~substansia Alba
c. =Kornu posterior
d. ~Substansia gricea
e. ~Substansia
74. ::L-NO 74 .:: Ny. Mia Usia 25 tahun mengalami kanker Otak, yang sudah diderita 2
tahun yang lalu dengan gejala pusing yang tak tertahankan kadang terasa mual, diikuti
dengan menurunnya nafsu makan, disertai menurunnya kekuatan otot pada anggota gerak
kanan. Berdasarkan hasil pemeriksaan MRI didapatkan hasil tumor dengan potensi
proliferasi rendah, kurabilitas pasca reseksi cukup baik.\n
Pertanyaan : termasuk stadium berapakah kanker otak tersebut ?\n
a. ~Stadium V
b. ~Stadium IV
c. ~Stadium III
d. ~Stadium II
e. =Stadium I
75. ::L-NO 75 .:: Ny. Mia Usia 25 tahun mengalami kanker Otak, yang sudah diderita 2
tahun yang lalu. kemudian Ny. Mia memeriksakan kanker otak yang diderita dengan
MRI. Dari hasil pemeriksaan tersebut didapatkan hasil bahwa Ny. Mia menderita Kanker
Otak Stadium II.\n
Pertanyaan : berdasarkan klasifikasi stadium kanker otak, Stadium II merupakan ?\n
a. ~tumor dengan potensi proliferasi rendah, kurabilitas pasca reseksi cukup baik.
b. ~gambaran aktivitas mitosis jelas, kemampuan infiltrasi tinggi, dan terdapat anaplasia.
c. =tumor bersifat infiltratif , aktivitas mitosis rendah, namun sering timbul kerusakan.
Jenis tertentu cenderung untuk bersifat progresif ke arah derajat keganasan yang lebih
tinggi.
d. ~mitosis aktif, cenderung nekrosis, pada umumnya berhubungan dengan progresivitas
penyakit yang cepat pada pre/post operasi.
e. ~tumor dengan potensi proliferasi tinggi, kurabilitas pasca reseksi buruk.
76. ::L-NO 76 .:: Ny. Mia Usia 25 tahun mengalami kanker otak Stadium III, kemudian
melakukan terapi dengan teknik menghancurkan material genetik sel sehingga sel tidak
dapat membelah lagi.
Pertanyaan : termasuk terapi apakah yang dilakukan oleh Ny. Mia?\n
a. ~Kemoterapi
b. ~Operasi
c. =Radioterapi
d. ~Radiologi
e. ~PET
77. ::L-NO 77 .:: Pada Tumor selaput otak dapat terjadi pada anak-anak, tetapi
kebanyakan terjadi pada dewasa antara usia 40 sampai 60 tahun.\n
Pertanyaan : berdasarkan faktor resiko diatas, termasuk dalam faktor resiko apa?\n
a. ~Radiasi
b. ~Jenis kelamin
c. ~Lingkungan
d. ~Genetik
e. =Usia
78. :L-NO 78 .:: Seorang X Usia 60 tahun, pasca stroke non hemorage 1 tahun yang lalu,
saat ini kondisinya kekuatan otot 1, hipotonus dan gangguan ADL. Saat ini jarang
melakukan terapi dengan alasan pasien tidak mau terapi dan berfikir tidak akan pernah
sembuh.\n
Bagaimana upaya fisioterapi pada problem diatas?\n
a. =Memotifasi pasien
b. ~Tidak berupaya
c. ~Melakukan terapi dirumah
d. ~Melakukan pendekatan kepada keluarga
e. ~Melakukan upaya evaluasi terhadap pelayanan
79. ::L-NO 79 .:: Seorang perempuan usia 45 tahun datang ke klinik fisioterapi dengan
keluhan belum tangan dan kaki kanannya sulit digerakkan dan belum bisa jalan. Dari
hasil pemeriksaan didapatkan bahwa terdapat hypertonus, posisi lengan: retraksi& Add
bahu, fleksisiku, palmar fleksi wrist, fleksijari jari dan tungkai: add &endo hip, knee
sedikitfleksi, ankle plantar, jari jarifleksidan pemeriksaan Scala Asworth terdapat
peningkatan tonus otot, adatahanan di pertengahan-akhirgerakan, mampu full ROM serta
tidak ada motifasi untuk sembuh. Fisioterapi melakukan pemeriksaan khusus untu
mengetahui kemampuan fungsional pasien tersebut.\n
Apakah pemeriksaan untuk mengetahui kekuatan otot?\n
a. =MMT
b. ~LGS
c. ~VAS
d. ~VDS
e. ~Goneo
80. ::L-NO 80 .:: Seorang perempuan usia 45 tahun datang ke klinik fisioterapi dengan
keluhan belum tangan dan kaki kanannya sulit digerakkan dan belum bisa jalan. Dari
hasil pemeriksaan didapatkan bahwa terdapat hypertonus, posisi lengan: retraksi& Add
bahu, fleksisiku, palmar fleksi wrist, fleksijari jari dan tungkai: add &endo hip, knee
sedikitfleksi, ankle plantar, jari jarifleksidan pemeriksaan Scala Asworth terdapat
peningkatan tonus otot, adatahanan di pertengahan-akhirgerakan, mampu full ROM serta
tidak ada motifasi untuk sembuh. Fisioterapi melakukan pemeriksaan khusus untu
mengetahui kemampuan fungsional pasien tersebut.\n
Bagaimana upaya meningkatkan motifasi agar semangat berobat?\n
a. =Memotifasi pasien
b. ~Tidak berupaya
c. ~Melakukan terapi dirumah
d. ~Melakukan pendekatan kepada keluarga
e. ~Melakukan upaya evaluasi terhadap pelayanan
}
$CATEGORY: Soal UKOM Neuromusculer SST Tahun 2017

1. ::SK.no 1.::Ada seorang laki laki usia 40 tahun mengalami kelemahan pada nervus
perineus dextra. Pada gerakan dorsi fleksi dextra oleh otot dorsal fleksor, beban diberikan
4 kg. Pasien tersebut menyelesaikan dengan 16 pengulangan.
Pertanyaan : Berapakah 1 RM pada pasien tersebut?
a. ~5 kg
b. ~4,71 kg
c. ~4,44 kg
d. ~4,21 kg
e. =5,33 kg
2. ::SK.no 2.::Ada seorang laki laki usia 40 tahun mengalami kelemahan pada nervus
perineus dextra. Pada gerakan dorsi fleksi dextra oleh otot dorsal fleksor, beban diberikan
4 kg. Pasien tersebut menyelesaikan dengan 16 pengulangan.Fisioterapi ingin
memberikan terapi latihan dengan tujuan untuk mencegah atrofi.
Pertanyaan : Berapakah repetisi yang diberikan untuk mencapai tujuan dari latihan
tersebut?
a. ~1 – 4
b. =6 - 12
c. ~5 - 15
d. ~11 - 22
e. ~10 - 20
3. ::SK.no 3.::Ada seorang laki laki usia 40 tahun mengalami kelemahan pada nervus
perineus dextra. Pada gerakan dorsi fleksi dextra oleh otot dorsal fleksor, beban diberikan
4 kg. Pasien tersebut menyelesaikan dengan 16 pengulangan. Fisioterapi ingin
memberikan terapi latihan dengan tujuan untuk meningkatkan kekuatan ototnya.
Pertanyaan : Berapakah intensitas yang diberikan untuk mencapai tujuan dari latihan
tersebut?
a. ~4,5 – 5
b. ~4 – 4,44
c. ~4,24 – 4,71
d. ~3,79 – 4,21
e. =4,80 – 5,33
4. ::SK.no 4.::Ada seorang perempuan usia 45 tahun mengalami kelemahan pada nervus
radialis dextra akibat dari fraktur antebrachii dextra. Pada gerakan ektensor wrist olehotot
extensor carpi radialis, beban diberikan 3 kg. Pasien tersebut menyelesaikan dengan 11
pengulangan. Fisioterapi ingin memberikan terapi latihan dengan tujuan untuk mobilisasi
daerah wrist dextra dan jari jari tangan kanannya.
Pertanyaan : Berapa serikah yang diberikan untuk mencapai tujuan dari latihan tersebut?
a. =1 - 4
b. ~2 - 6
c. ~1 - 3
d. ~3 - 4
e. ~3 - 5
5. ::SK.no 5.::Ada seorang laki laki usia 40 tahun mengalami kelemahan pada nervus
medianus sinistra akibat dari fraktur humeri sinistra. Padagerakan fleksi elbow oleh otot
bicep, beban diberikan 5 kg. Pasien tersebut menyelesaikan dengan 11 pengulangan.
Fisioterapi ingin memberikan terapi latihan dengan tujuan untuk meningkatkan kekuatan
ototnya.
Pertanyaan : Berapa menitkah pause yang harus dilakukan pada pasien tersebut?
a. ~1 min
b. =3 - 6 min
c. ~2 - 5 min
d. ~0 - 1/2 min
e. ~1/2 - 1 1/2 min
6. ::SK.no 6.::Seorang perempuan usia 20 tahun mengeluh mata kirinya sulit ditutup, mulut
mencong ke kanan. Dari hasil pemeriksaan MMT pada otot otot wajahnya nilainya 1.
Hasil Ugo Fisch nya adalah 30. Fisioterapi ingin memberikan intervensi untuk
menstimulasi otot, reedukasi dari aksi otot, melatih fungsi otot baru.
Pertanyaan : Apakah intervensi yang diberikan pada pasien tersebut?
a. ~IF
b. ~US
c. ~TENS
d. ~Galvanic
e. =Faradisasi
7. ::SK.no 7.::Seorang perempuan usia 40 tahun mengeluh lemes pada kedua tangan dan
kedua kakinya. Hasil pemeriksaan fisioterapi adanya kelemahan keempat anggota
geraknya dengan MMT 2. Hasil diagnosis dokter Myastenia Gravis. Fisioterapi ingin
memberikan intervensi untuk menstimulasi otot pada keempat anggota geraknya.
Pertanyaan : Apakah intervensi yang diberikan pada pasien tersebut?
a. ~IF
b. ~US
c. ~TENS
d. ~Galvanic
e. =Faradisasi
8. ::SK.no 8.::Seorang perempuan usia 40 tahun mengeluh nyeri pada pergelangan tangan
kirinya dan kesemutan pada jari jari tangan kirinya. Hasil pemeriksaan fisioterapi phalen
test positif dan tinel test positif. Fisioterapi memberikan intervensi untuk gangguan
motorik terutama untuk otot thenar nya.
Pertanyaan : Apakah intervensi yang diberikan pada pasien tersebut?
a. ~SWD
b. ~TENS
c. ~Parafin
d. ~US kontinyu
e. =Terapi latihan
9. ::SK.no 9.::Seorang laki-laki usia 30 tahun datang ke Fisioterapi. Pasien mengeluh otot-
otot wajah kirinya lemah, tidak dapat mengangkat alis, tak mampu memejamkan mata
dengan baik, tak mampu mengerutkan dahi. Untuk berkumur masih kesulitan, untuk
bersiul masih sulit. Terdapat spasme pada otot wajahnya, nyeri tekan pada wajah kirinya.
Fisioterapi melakukan pemeriksaan spesifik untuk mengetahui berapa kekuatan otot pada
pasien tersebut.
Pertanyaan : Pemeriksaan apakah yang tepat pada pasien tersebut?
a. =MMT
b. ~VAS
c. ~Palpasi
d. ~Sensoris
e. ~Ugo Fisch
10. ::SK.no 10.::Seorang laki-laki usia 30 tahun datang ke Fisioterapi. Pasien mengeluh otot-
otot wajah kirinya lemah, tidak dapat mengangkat alis, tak mampu memejamkan mata
dengan baik, tak mampu mengerutkan dahi. Untuk berkumur masih kesulitan, untuk
bersiul masih sulit. Dari hasil pemeriksaan MMT semua otot wajahnya kontraksinya
minimal.
Pertanyaan : Berapakah nilai kekuatan otot pada pasien tersebut?
a. ~0
b. =1
c. ~2
d. ~3
e. ~5
11. ::SK.no 11.::Seorang pasien perempuan usia 20 tahun mengalami kecelakaan pada saat
panjat tebing sehingga mengalami fraktur pada L5 san S3-4 nya 1 bulan yang lalu.
Sekarang pasien datang ke klinik fisioterapi dengan keluhan belum bisa jalan mandiri dan
tidak bisa merasakan kencing maupun menahan kencing. Dari hasil pemeriksaan
fisioterapi ditemukan ada kelemahan pada kedua tungkainya dengan MMT 3. Ada
gangguan sensibilitas terhadap rasa tajam dan tumpul serta panas dan dingin.
Dimanakah plexus yang terkena pada pasien tersebut?
a. ~Plexus Cervicalis
b. ~Plexus Brachialis
c. ~Plexus Lumbal
d. ~Plexus Sacral
e. =Plexus Lumbosacralis
12. ::SK.no 12.::Seorang pasien laki laki usia 50 tahun mengalami jatuh dari pohon kelapa
sehingga mengalami fraktur pada cervical 7 dan S 3-4 nya 1 bulan yang lalu. Sekarang
pasien datang ke klinik fisioterapi dengan keluhan belum bisa jalan mandiri dan tidak bisa
merasakan kencing maupun menahan kencing. Gangguan bladder tersebut karena pusat
parasimpatik ada masalah.
Dimanakah letak patologi dari gangguan bladder tersebut?
a. ~Cervical 7
b. ~Lumbal 5
c. ~S 1-2
d. ~S 2-3
e. =S 3-4
13. ::SK.no 13.::Seorang pasien laki laki usia 50 tahun mengalami jatuh dari pohon kelapa
sehingga mengalami fraktur pada cervical 7 dan S 3-4 nya 1 bulan yang lalu. Sekarang
pasien datang ke klinik fisioterapi dengan keluhan belum bisa jalan mandiri dan tidak bisa
merasakan kencing maupun menahan kencing, kedua kakinya mengecil. Fisioterapis
ingin melakukan pemeriksaan apakah pasien tersebut ada gangguan sensibilitas tajam
tumpul.
Apakah alat ukur yang digunakan?
a. ~VDS
b. ~Mideline
c. ~Goneometer
d. ~Tabung air raksa
e. =Hammer Refleks
14. ::SK.no 14.::Seorang pasien laki laki usia 50 tahun mengalami jatuh dari pohon kelapa
sehingga mengalami fraktur pada cervical 7 dan S 3-4 nya 1 bulan yang lalu. Sekarang
pasien datang ke klinik fisioterapi dengan keluhan belum bisa jalan mandiri dan tidak bisa
merasakan kencing maupun menahan kencing, kedua kakinya mengecil. Fisioterapis
ingin melakukan pemeriksaan aktifitas fungsionalnya.
Apakah pengukuran yang harus dilakukan?
a. =Indeks Katz
b. ~Indeks Bartell
c. ~Scala Jette
d. ~Womac Test
e. ~Ugo Fisch
15. ::SK.no 15.::Seorang pasien laki laki usia 50 tahun mengalami jatuh dari pohon kelapa
sehingga mengalami fraktur pada cervical 7 dan S 3-4 nya 1 bulan yang lalu. Sekarang
pasien datang ke klinik fisioterapi dengan keluhan belum bisa jalan mandiri dan tidak bisa
merasakan kencing maupun menahan kencing, kedua kakinya mengecil. MMT nilai 1.
Fisioterapis ingin melakukan intervensi agar pasien dapat merasakan kencingnya
Apakah intervensi yang diberikan pada pasien tersebut?
a. ~Kegel’s Exercise
b. =Bladder Training
c. ~Latihan aktif
d. ~Strengthening exercise
e. ~Latihan Transver dan ambulasi
16. ::SK.no 16.::Seorang pasien laki laki usia 50 tahun mengalami jatuh dari pohon kelapa
sehingga mengalami fraktur pada cervical 7 dan S 3-4 nya 1 bulan yang lalu. Sekarang
pasien datang ke klinik fisioterapi dengan keluhan belum bisa jalan mandiri dan tidak bisa
merasakan kencing maupun menahan kencing, kedua kakinya mengecil. MMT nilai 1.
Fisioterapis ingin melakukan intervensi agar pasien dapat menahan kencingnya
Apakah intervensi yang diberikan pada pasien tersebut?
a. =Kegel’s Exercise
b. ~Bladder Training
c. ~Latihan aktif
d. ~Strengthening exercise
e. ~Latihan Transver dan ambulasi
17. ::SK.no 17.::Seorang pasien laki laki usia 50 tahun mengalami jatuh dari pohon kelapa
sehingga mengalami fraktur pada cervical 7 dan S 3-4 nya 1 bulan yang lalu. Sekarang
pasien datang ke klinik fisioterapi dengan keluhan belum bisa jalan mandiri dan tidak bisa
merasakan kencing maupun menahan kencing, kedua kakinya mengecil. MMT nilai 3.
Fisioterapis ingin melakukan intervensi agar pasien dapat meningkat kekuatan ototnya.
Apakah intervensi yang diberikan pada pasien tersebut?
a. ~Kegel’s Exercise
b. ~Bladder Training
c. ~Latihan aktif
d. =Strengthening exercise
e. ~Latihan Transver dan ambulasi
18. ::SY.no 18.::Seorang perempuan usia 32 tahun datang ke kilin Fisioterapi. Pasien
mengeluh adanya kelemahan pada otot-otot wajah bagian kanan, tidak dapat mengangkat
alis dan mengerutkan dahi, serta tidak mampu memejamkan mata dengan sempurna.
Pasien merasakan hal tersebut secara tiba-tiba tanpa ada terjadi apapun sebelumnya.
Pertanyaan : Gangguan apakah yang terjadi pada pasien tersebut?
a. ~Nervus cranial V
b. ~Nervus cranial VI
c. ~Nervus cranial VIII
d. ~Nervus cranial IX
e. =Nervus cranial VII
19. ::SY.no 19.::Seorang laki-laki usia 35 tahun mengeluhkan otot-otot wajah bagian kiri
mengalami kelemahan, tidak dapat mengangkat alis, mengerutkan dahi, dan tidak mampu
memejamkan mata dengan sempurna. Untuk bersiul, tersenyum, dan berkumur masih
sulit. Terdapat nyeri tekan dan spasme pada otot wajah bagian kiri. Untuk mengetahui
kemampuan fungsionalnya Fisioterapi akan melakukan pemeriksaan spesifik.
Pertanyaan : Pemeriksaan apakah yang tepat pada pasien tersebut?
a. ~MMT
b. =Ugo Fisch
c. ~VAS
d. ~Palpasi
e. ~Sensoris
20. ::SY.no 20.::Seorang laki-laki usia 24 tahun mengeluhkan mulut mencong ke kiri, tidak
mampu mengembang kempiskan hidung, mata kanan tidak dapat ditutup dengan
sempurna. Dari hasil pemeriksaan MMT pada otot otot wajah didapatkan nilai 1.
Fisioterapi ingin memberikan intervensi untuk menstimulasi otot-otot wajah, melatih
fungsi otot baru dan reedukasi dari aksi otot.
Pertanyaan : Intervensi apa yang diberikan pada pasien tersebut?
a. ~IF
b. ~US
c. =Faradisasi
d. ~TENS
e. ~Galvanic
21. ::HZ.no 21.::Seorang perempuan usia 31 tahun, mengeluh sisi wajah sebelah kanan susah
untuk di gerakkan. Pada saat pasien tersenyum terlihat bagian kanan tidak mengalami
pergerakan, saat mengerutkan dahi tidak terlihat adanya lipatan pada dahi. Fisioterapi
akan melakukan pemeriksaan kekuatan otot-otot wajah.
Pertanyaan : Pemeriksaan spesifik untuk melakukan pemeriksaan MMT wajah dengan
penilaian ?
a. =0 Zero : tidak ada kontraksi
1 Trace : kontraksi minimal
3 Fair : kontraksi, dilakukan susah payah
5 Normal : kontraksi dan terkontrol
b. ~0 Zero : tidak ada kontraksi
1 Trace : kontraksi dilakukan susah payah
3 Fair : kontraksi, minimal
5 Normal : kontraksi dan terkontrol
c. ~0 Zero : kontraksi dan terkontrol
1 Trace : kontraksi dilakukan susah payah
3 Fair : kontraksi, minimal
5 Normal : tidak ada kontraksi
d. ~0 Zero : kontraksi dan terkontrol
1 Trace : kontraksi dilakukan minimal
3 Fair : kontraksi, susah payah
5 Normal : tidak ada kontraksi
e. ~0 Zero : kontraksi dan terkontrol tidak ada kontraksi
1 Trace : kontraksi dilakukan minimal
3 Fair : kontraksi, minimal susah payah
5 Normal : tidak ada kontraksi
22. ::SK.no 22.::Seorang perempuan usia 33 tahun, mengeluh kelemahan pada otot-otot
wajah bagian kanan, tidak mampu mengerutkan dahi, mengangkat alis, dan tidak mampu
memejamkan mata dengan sempurna. Adanya nyeri tekan pada wajah bagian kanan.
Terdapat spasme pada otot massesternya. Fisioterapi akan memberikan intervensi untuk
merileksasikan ototnya.
Pertanyaan : Intervensi apa yang tepat diberikan untuk pasien tersebut?
a. ~PNF Wajah
b. ~Mirror exercise
c. ~Pasive exercise
d. =Massage
e. ~Strengthening exercise
23. ::SY.no 23.::Seorang perempuan 35 tahun, mengeluhkan kelemahan pada otot-otot wajah
bagian kanan, tidak mampu mengerutkan dahi, tidak mampu memejamkan mata dengan
sempurna, tidak dapat mengangkat alis. Dari hasil pemeriksaan MMT wajah semua otot
wajahnya dapat berkontraksi tetapi dilakukannya dengan susah payah.
Pertanyaan : Berapakah nilai kekuatan otot pada pasien tersebut?
a. ~5
b. =3
c. ~2
d. ~1
e. ~0
24. ::SY.no 24.::Seorang perempuan 37 tahun, mengeluh adanya kelemahan pada otot-otot
wajah bagian kiri, terlihat bibir merot kekanan. Pada saat menutup mata pasien tidak
mampu melakukannya dengan sempurna. Fisioterapi melakukan pemeriksaan kekuatan
otot dengan MMT pada gerakan menutup mata.
Pertanyaan : Otot yang berperan untuk menutup mata adalah ?
a. =M. Orbicularis Oculi
b. ~M. Corugator Supercili
c. ~M. Bucinator
d. ~M. Orbicularis Oris
e. ~M. Mentalis
25. ::HZ.no 25.::Seorang laki-lai usia 31 tahun, dakang ke Fisioterapi. Pasien mengeluh sisi
wajah sebelah kanan susah untuk di gerakkan. Pada saat mengerutkan dahi tidak terlihat
adanya lipatan pada dahi, tidak mampu menutup mata dengan sempurna, tidak mampu
bersiul. Fisioterapi akan melakukan pemeriksaan dengan skala ugo fish.
Pertanyaan : Ada berapa skala penilaian yang dimaksud dalam skenario diatas?
a. ~0% : Zero, asimetri komplit, tak ada gerak volunter
30%: Poor, kesembuhan ke arah asimetri
70%: Normal, simetris komplit
100%:Fair, kesembuhan parsial ke arah simetri
b. =0% : Zero, asimetri komplit, tak ada gerak volunter
30%: Poor, kesembuhan ke arah asimetri
70%: Fair, kesembuhan parsial ke arah simetri
100%: Normal, simetris komplit
c. ~0% : Zero, asimetri komplit, tak ada gerak volunter
30%: Poor, kesembuhan ke arah simetri
70%: Fair, kesembuhan parsial ke arah asimetri
100%: Normal, simetris komplit
d. ~0% : Normal, simetris komplit
30%: Poor, kesembuhan ke arah simetri
70%: Fair, kesembuhan parsial ke arah asimetri
100%: Zero, asimetri komplit, tak ada gerak volunter
e. ~0% : Normal, simetris komplit
30%: Poor, kesembuhan ke arah asimetri
70%: Fair, kesembuhan parsial ke arah simetri
100%: Zero, asimetri komplit, tak ada gerak volunter
26. ::SY.no 26.::Seorang perempuan usia 43 tahun datang ek Fisioterapi. Pasien mengeluh
nyeri pada pergelangan tangan kanan dan kesemutan pada beberapa jari jari. Dari
pemeriksaan Fisioterapi phalen test dan tinel test didapatkan hasil positif. Fisioterapi
memberikan intervensi untuk pemblokiran impulse nyeri.
Pertanyaan : Intervensi Fisioterapi yang tepat diberikan pada pasien tersebut adalah?
a. ~US kontinyu
b. ~MWD
c. ~Parafin
d. ~SWD
e. =TENS
27. ::SY.no 27.::Seorang perempuan usia 41 tahun datang ke Fisioterapi. Pasien mengeluh
nyeri pada leher dan kedua pundaknya. Dari hasil pemeriksaan terdapat nyeri tekan dan
spasme pada otot upper trapezius billateral, otot rhomboid billateral, otot splenius cervicis
billateral. Fisioterapi memberikan intervensi dengan tujuan dapat mendepolarisasikan
saraf efferent.
Pertanyaan : Apakah intervensi yang diberikan pada pasien tersebut ?
a. ~iF
b. ~TENS
c. ~SWD
d. =US
e. ~IR
28. ::SY.no 28.::Seorang laki-laki usia 23 tahun, mengeluhkan kram pada tanganya dan terasa
kesemutan saat mengambil barang. Rasa kesemutan dirasakan menjalar sampai ke ibu
jari, jari telunjuk, jari tengah dan setengah sisi radial jari manis. Fisioterapi melakukan
pemeriksaan dengan cara mengetuk di area pergelangan tangan pasien.
Pertanyaan : Apakah nama pemeriksaan yang dilakukan fisioterapi ?
a. ~Contra Patrick
b. =Tinel
c. ~Provokasi
d. ~Kompresi
e. ~Prayer
29. ::SY.no 29.::Seorang laki-laki usia 40 tahun mengeluh nyeri pada pergelangan tangan
kanan dan kesemutan dirasakan menjalar sampai ke ibu jari, jari telunjuk, jari tengah dan
setengah sisi radial jari manis tangan kanan. Hasil pemeriksaan fisioterapi phalen test
positif dan tinel test positif. Fisioterapi memberikan intervensi untuk gangguan motorik
terutama untuk otot thenar nya.
Pertanyaan : Apakah intervensi yang diberikan pada pasien tersebut?
a. ~Cold pack
b. =Terapi latihan
c. ~RICE
d. ~Parafin
e. ~US kontinyu
30. ::SY.no 30.::Seorang perempuan usia 40 tahun datang ke Fisioterapi. Pasien mengeluhkan
nyeri dibagian leher, rasa kesemutan sampai kejari-jari kanan. Pemeriksaan fisioterapi
dengan pasien disuruh mengejan sewaktu ia menahan nafasnya. Didapatkan hasil positif
karena timbul nyeri radikuler yang berpangkal di leher menjalar ke lengan.
Pertanyaannya : Pemeriksaan apa yang dilakukan oleh Fisioterapi pada kondisi diatas ?
a. ~Phalen
b. =Valsava
c. ~Tinel
d. ~Spurling’s
e. ~Kompresi
31. ::SY.no 31.::Seorang perempuan usia 51 tahun, datang ke Klinik Fisioterapi.
Mengeluhkan nyeri pada tengkuk, rasa tidak nyaman pada otot trapezius, lengan atas serta
sisi radial lengan bawah dan ibu jari tangan kanan akibat terjadinya penuaan. Hasil MRI
didapatkan adanya degenerasi diskus intervertebrali disertai penyempitan discus
intervertebralis C5-C6.
Pertanyaan : Skenario diatas termasuk dalam kondisi ?
a. ~Spondiloartritis
b. ~Cervical disk herniation
c. ~Spondylolisthesis
d. =Spondylosis Cervical
e. ~Ankylosing Spondylitis
32. ::I.no 32.::Pergerakan Flexi extensi sebuah sendi selalui bisa terjadi karena adanya
flexibilitas jaringan lunak disekitar sendi, persendian dan tulang yang normal dan juga
kemampuan jaringan saraf disekitarnya untuk mengikuti pola gerakan. Kemampuan saraf
untuk bergerk mengikuti irama sendi ini menjadi dasar bahwa saraf memliki dinamika.
Dari kesimpulan ini Dr. Alfe Beig mengemukakan konsep.
Disebut apakah konsep Beig itu ?
a. ~Neurodinamics
b. =Neuromobility
c. ~Neuromecanism
d. ~Adverse Mechanical Tension
e. ~Asesoris Movement
33. ::I.no 33.::The brain, spinal cord and nerves are continuous and are surrounded by
connective tissue which can develop tension or tightness, often contributing to nerve
symptoms experienced as radiating pain, numbness, tingling or weakness.
What is The test to reproduce the symtoms ?
a. ~Neuro Mechanism
b. =Neorodynamic Tension Test
c. ~Percusion test
d. ~Functional Test
e. ~Appley Strech Test
34. ::I.no 34.::A The SLR test places a tensile stress on the sciatic nerve and exerts a caudal
traction on the lumbo sacral nerve root from L4 to S2. The evaluation of findings from
SLR test requires that the ring of motion measured and the symtom produce. Some
Patient report fill pain at the after 70° ROM.
What is the structure involved ?
a. =Sciatic nerve only
b. ~Spinal nerve, dural sleeves
c. ~The Hamstring
d. ~The hamstring, gluteus maximus, hip lumbar and sacroiliac joint
e. ~The L4-S2 nerve root
35. ::I.no 35.::Some patien visiting the Physio with complain feel pain, numbness and
pharasthesia at the tumb and fisrt fingerof the hand.
Wich one the Neuro dynamic test sould be do and aplied in this case ?
a. =Soulder girdle depression, humeral abduction and external rotation, forearm
pronation, elbow extension, wirst/thumb flexion.
b. ~Soulder girdle depression, humeral abduction , forearm supination, elbow flexion,
wirst/thumb extension.
c. ~Soulder girdle depression, humeral adduction and external rotation, forearm
pronation, elbow extension, wirst/thumb extension.
d. ~Soulder girdle depression, humeral abduction to approximate 110°, forearm
pronation, elbow extension, wirst/thumb extension.
e. ~Soulder girdle depression, humeral abduction to approximate 110°, forearm
supination, elbow extension, wirst/thumb extension.
36. ::DR.no 36.::Seorang perempuan usia 30 tahun bekerja sebagai pedagang di pasar,datang
ke klinik fisioterapi dengan mengeluh sering merasa cepat lelah dan otot-otot kedua
tangan dan kaki mengalami kelemahan ketika aktivitas berat dan akan pulih jika istirahat
cukup, pengelihatan diplopia , merasakan kelemahan dalam mengunyah dan menelan.
Keluhan tersebut dirsakan sejak 4 minggu terakhir ini.
Apa diagnosa dari kasus di atas?
a. ~Bell’s Palsy
b. ~Carpal Tunel Syndrom
c. Ischialgia
d. ~Polyomielitis
e. =Myastenia Gravis
37. ::DR.no 37.::Seorang perempuan usia 30 tahun bekerja sebagai pedagang di pasar,datang
ke klinik fisioterapi dengan mengeluh sering merasa cepat lelah dan otot-otot kedua
tangan dan kaki mengalami kelemahan ketika aktivitas berat dan akan pulih jika istirahat
cukup, pengelihatan diplopia , merasakan kelemahan dalam mengunyah dan menelan.
Keluhan tersebut dirsakan sejak 4 minggu terakhir ini.
Apa etiologi dari kasus di atas?
a. =Autoimun
b. ~Virus
c. ~Bakteri
d. ~Kompresi
e. ~Trauma berulang
38. ::DR.no 38.::Seorang anak laki-laki usia 7 tahun dibawa oleh ibunya ke klinik fisioterapi,
ibunya menyampaikan bahwa sejak 5 bulan yang lalu kedua kaki anaknya tampak lemah
dan semakin hari semakin lemah sehingga saat ini anaknya mengalami gangguan
keseimbangan, gangguan berjalan, sering jatuh. Dan kini kedua tangan tampak lemah
juga. Kemudian fisioterapis melakukan pemeriksaan Gower's sign diperoleh positif.
Apa diagnosanya pada skenario di atas?
a. ~Drop Foot
b. ~Drop Hand
c. ~Osteogenesis Imperfecta
d. ~Congenital Dislokasi Hip
e. =Dystrophia Muskulorum Progresiva
39. ::DR.no 39.::Seorang ibu usia 45 tahun, mengeluh tentang nyeri menjalar disertai dengan
kesemutan dikaki sebelah kanan, bekerja sebagai loundry sering menyetrika dengan
duduk, datang ke klinik fisioterapi di lakukan pemeriksaan dengan test spesifik test
naffziger test dan valsava manuver test hasil positif.
apakah penyebab terjadinya keluhan diatas?
a. =Entrapment radiks saraf akibat penekanan diskus pada intervertebra lumbal 4-5
b. ~Fraktur kompresi pada vertebra thoracal 12 - lumbal 1
c. ~Brust fraktur vertebra lumbal 3
d. ~Spinal shock
e. ~Paraplegi
40. ::DR.no 40.::Seorang ibu usia 45 tahun, mengeluh tentang nyeri menjalar disertai dengan
kesemutan dikaki sebelah kanan, bekerja sebagai loundry sering menyetrika dengan
duduk, datang ke klinik fisioterapi di lakukan pemeriksaan dengan test spesifik yaitu
posisi pasien tidur terlentang di bed dengan posisi tungkai diangkat sekitar 45 derajat
ditambah dorsal fleksi dari ankle terjadi penjalaran nyeri dari hip sampai tungkai
Apakah jenis test spesifik skenario diatas?
a. ~Test spesifik Lasseque
b. ~Test spesifik nery
c. =Test spesifik bragard
d. ~Test spesifik reflek
e. ~Test spesifik phalaen
41. ::DR.no 41.::Seorang ibu usia 45 tahun, mengeluh tentang nyeri menjalar disertai dengan
kesemutan dikaki sebelah kanan, bekerja sebagai loundry sering menyetrika dengan
duduk, datang ke klinik fisioterapi di lakukan pemeriksaan dengan test spesifik yaitu
posisi pasien tidur terlentang dengan posisi tungkai di angkat sekitar 45 derajat, dengan
ditambah gerakan fleksi leher terjadi penjalaran nyeri dari hip sampai tungkai.
Apakah jenis test spesifik skenario diatas?
a. ~Test spesifik Lasseque
b. =Test spesifik nery
c. ~Test spesifik bragard
d. ~Test spesifik reflek
e. ~Test spesifik phalaen
42. ::DR.no 42.::Seorang ibu usia 60 tahun. Mengeluh tangan sebelah kanan bagian jari
manis dan kelingking lemah, jika digunakan untuk mengambil dan menjumput
mengalami kesulitan. Mempunyai riwayat fraktur monteggia fleksi tangan kanan Setelah
dilakukan asesment dengan inspeksi terjadi atrofi pada otot bagian jari ke-IV dan ke- V,
datang ke klinik fisioterapi di lakukan proses fisioterapi.
Apa sajakah bagian nama otot yang di sarafi pada lesi skenario diatas?
a. ~M. Hamtring, M. Quadrisep, M, tensor fasia
b. ~M. Gastocnemius, M, soleus, M, tibialis anterior, M.tibialis posterior
c. ~M. Trapizeus upper, midle, lower, M. Sternokloido mastoideus
d. ~M. Bisep, M. Brachio radialis , M. Deltoid, M. Trisep, M. coraco brachialis
e. =M. Fleksor carpi ulnaris, M. fleksor digitorum profundus, M. adductor policis M.
interosei 7, M. 3 hipotenardan, M. lumbrical, M. digiti 4, 5.
43. ::DR.no 43.::Seorang ibu usia 45 tahun, mengeluh tentang nyeri menjalar disertai dengan
kesemutan dikaki sebelah kanan, bekerja sebagai loundry sering menyetrika dengan
duduk, datang ke klinik fisioterapi di lakukan pemeriksaan dengan test spesifik patric test
hasil positif.
Apakah penyebab lain dari pengaruh otot dari diagnosa diatas?
a. ~Neuritis
b. ~Mono neuritis
c. ~Fraktur hip
d. ~Dislokasi hip
e. =Entrapment oleh muscle piriformis
44. ::DR.no 44.::Seorang ibu usia 45 tahun, mengeluh tentang nyeri menjalar disertai dengan
kesemutan dikaki sebelah kanan, bekerja sebagai loundry sering menyetrika dengan
duduk, datang ke klinik fisioterapi di lakukan pemeriksaan dengan test spesifik test
bragard, test nery dan test SLR hasil positif.
Dimanakah letak segmen vertebra yang menginnervasi diagnosa diatas?
a. =L4-S3
b. ~S1 -L6
c. ~T12 - C8
d. ~L1 - S5
e. ~C0 - C6
45. :DR.no 45.::Seorang perempuan usia 22 tahun adalah mahasiswa fisioterapi di salah satu
sekolah tinggi swasta di Yogyakarta. Ia sedang membaca materi kuliah yang tempo lalu
di dapatkan pada saat kuliah saraf tepi. Setelah materi di baca ia teringat tentang adanya
peran dari saraf yang menghantarkan dan memproses informasi.
Siapa yang berperan dari cerita di atas ?
a. =Neuron
b. ~Ribosom
c. ~Neuroglia
d. ~Mitokondria
e. ~Retikulum endoplasma
46. ::DR.no 46.::Seorang laki-laki usia 23 tahun adalah mahasiswa fisioterapi di salah satu
sekolah tinggi swasta di Yogyakarta. Ia sedang membaca materi kuliah yang tempo lalu
di dapatkan pada saat kuliah saraf tepi. Setelah materi di baca ia teringat tentang nervous
yang keluar dari medulla spinalis.
Apakah nervous yang di maksud dari cerita di atas ?
a. ~Nervous okulomotorius
b. ~Nervous brachialis
c. ~Nervous facialis
d. ~Nervous kranial
e. =Nervous spinal
47. ::DR.no 47.::Seorang laki-laki usia 23 tahun adalah mahasiswa fisioterapi di salah satu
sekolah tinggi swasta di Yogyakarta. Ia sedang membaca materi kuliah yang tempo lalu
di dapatkan pada saat kuliah saraf tepi. Setelah materi di baca ia teringat tentang saraf
yang menghantarkan informasi sensorik dari reseptor (somatik & viseral) di jaringan /
organ perifer ke CNS.
Disebut apakah saraf yang di maksud dari cerita di atas ?
a. ~Efferen
b. =Afferen
c. ~Merkel
d. ~Assenden
e. ~Desenden
48. ::DR.no 48.::Seorang laki-laki usia 23 tahun adalah mahasiswa fisioterapi di salah satu
sekolah tinggi swasta di Yogyakarta. Ia sedang membaca materi kuliah yang tempo lalu
di dapatkan pada saat kuliah saraf tepi. Setelah materi di baca ia teringat tentang saraf
yang membawa perintah motorik otot dan kelenjar.
Disebut apakah saraf yang di maksud dari cerita di atas ?
a. =Efferen
b. ~Afferen
c. ~Merkel
d. ~Assenden
e. ~Desenden
49. ::DR.no 49.::Seorang perempuan usia 21 tahun adalah mahasiswa fisioterapi di salah satu
sekolah tinggi swasta di Yogyakarta. Ia sedang membaca materi kuliah yang tempo lalu
di dapatkan pada saat kuliah saraf tepi. Setelah materi di baca ia teringat tentang saraf
yang bertanggung jawab untuk otot lidah, menggerakan lidah dan menggerakan selaput
lendir rongga mulut.
Apakah saraf yang di maksud dari cerita di atas ?
a. ~N. Optikus
b. =N. Fasialis
c. ~N. Olfaktorius
d. ~N. Trigeminus
e. ~N. Okulomotorius
50. ::DR.no 50.::Seorang perempuan usia 21 tahun adalah mahasiswa fisioterapi di salah satu
sekolah tinggi swasta di Yogyakarta. Ia sedang membaca materi kuliah yang tempo lalu
di dapatkan pada saat kuliah saraf tepi. Setelah materi di baca ia teringat tentang saraf
yang membawa sensasi tak di sadari dari dalam tubuh dan perintah aksi non volunter
kepada otot polos, otot jantung, dan kelenjar.
Apakah saraf yang di maksud dari cerita di atas ?
a. ~Sistem saraf parasimpatik
b. ~Sistem saraf simpatik
c. ~Sistem saraf somatik
d. =Sistem saraf otonom
e. ~Sistem saraf tepi
51. ::DR.no 51.::Seorang perempuan usia 21 tahun adalah mahasiswa fisioterapi di salah satu
sekolah tinggi swasta di Yogyakarta. Ia sedang membaca materi kuliah yang tempo lalu
di dapatkan pada saat kuliah saraf tepi. Setelah materi di baca ia teringat tentang saraf
yang membawa sensasi tak di sadari dari dalam tubuh dan perintah aksi non volunter
kepada otot polos, otot jantung, dan kelenjar. Dan kerjanya untuk mempercepat kerja
suatu organ.
Apakah saraf yang di maksud dari cerita di atas ?
a. ~Sistem saraf parasimpatik
b. =Sistem saraf simpatik
c. ~Sistem saraf somatik
d. ~Sistem saraf otonom
e. ~Sistem saraf tepi
52. ::DR.no 52.::Seorang perempuan usia 21 tahun adalah mahasiswa fisioterapi di salah satu
sekolah tinggi swasta di Yogyakarta. Ia sedang membaca materi kuliah yang tempo lalu
di dapatkan pada saat kuliah saraf tepi. Setelah materi di baca ia teringat tentang saraf
yang membawa sensasi tak di sadari dari dalam tubuh dan perintah aksi non volunter
kepada otot polos, otot jantung, dan kelenjar. Dan kerjanya untuk memperlambat kerja
suatu organ.
Apakah saraf yang di maksud dari cerita di atas ?
a. =Sistem saraf parasimpatik
b. ~Sistem saraf simpatik
c. ~Sistem saraf somatik
d. ~Sistem saraf otonom
e. ~Sistem saraf tepi
53. ::DR.no 53.::Seorang perempuan usia 34 tahun, datang ke klinik fisioterapi dengan
mengeluh sisi wajah sebelah kiri susah di gerakkan. Terapis melakukan pemeriksaan
kekuatan otot diperoleh MMT wajah nilai 3 fair.
Apa maksud dari perolehan nilai MMT wajah dalam skenario diatas?
a. =Adanya kontraksi, tetapi dilakukan dengan susah payah
b. ~Adanya kontraksi minimal
c. ~Adanya kontraksi dan terkontrol
d. ~Tidak ada kontraksi
e. ~Adanya kontraksi terus menerus
54. ::DR.no 54.::Seorang pasien usia 56 tahun di diagnosa hemiparase sinistra bisa berjalan
tetapi kondisi pola jalan pasien kurang bagus yaitu stap page gait dan pola ekstermitas
bawah lebih condong ke arah ekstensor, mengalami gangguan sensorik dan pasien tampak
dropfoot.
Letak elektroda untuk kondisi kasus di atas adalah?
a. ~Ekstensor carpi longus
b. ~Ekstensor policis longus
c. ~Ekstensor carpi ulnaris
d. =Tibialis anterior, ekstensor digitorum longus
e. ~Popliteus, Plantaris
55. ::DR.no 55.::Seorang pasien usia 56 tahun di diagnosa hemiparase sinistra bisa berjalan
tetapi kondisi pola jalan pasien kurang bagus yaitu stap page gait dan pola ekstermitas
bawah lebih condong ke arah ekstensor, mengalami gangguan sensorik dan pasien tampak
drop foot.
Tes apakah yang tepat untuk gangguan sensoris pada kasus tersebut?
a. ~Tes reflek
b. ~Tes koordinasi
c. ~Tes fungsional
d. =Tes sensabilitas
e. ~Tes babynsky
56. ::DR.no 56.::Pasien mengalami tabrakan 1 bulan yang lalu ,adanya benturan dan luka
pada ekstermitas bawah kaki sebelah kanan ,setelah luka sembuh pasien mencoba untuk
berjalan . tetapi kaki sebelah kanan tidak bisa napak sempurna dan pasien mengeluh nyeri
flexor hip dan tampak drop foot.
Tindakan fisioterapi apa yang di berikan pada kasus di atas ?
a. ~FES ( functional electrical stimulation)
b. ~sEMG (surface electromyography)
c. ~Exercise Therapy
d. =Stimulasi (untuk merangsang daerah tertentu untuk mendapatkan reaksi atau respon
dari penderita).
e. ~Ultrasonography
57. ::DR.no 57.::Pasien mengalami tabrakan 1 bulan yang lalu ,adanya benturan dan luka
pada ekstermitas bawah kaki sebelah kanan ,setelah luka sembuh pasien mencoba untuk
berjalan . tetapi kaki sebelah kanan tidak bisa napak sempurna dan pasien mengeluh nyeri
flexor hip dan tampak drop foot.
Physical agent apa yang di berikan pada kasus diatas?
a. ~US
b. ~SWD
c. ~MWD
d. =ES arus faradic sampai 15 kontraksi ke arah ekstensor.
e. ~Laser
58. ::DR.no 58.::Pasien mengalami tabrakan 1 bulan yang lalu ,adanya benturan dan luka
pada ekstermitas bawah kaki sebelah kanan ,setelah luka sembuh pasien mencoba untuk
berjalan . tetapi kaki sebelah kanan tidak bisa napak sempurna dan pasien mengeluh nyeri
flexor hip dan tampak drop foot.
Apa saja Body function dan body structure menurut ICF pada kasus di atas ?
a. =Adanya gangguan sensorik, atrofi, kontraktur, deformitas
b. ~Adanya kontraktur,nyeri,deformitas,luka
c. ~Adanya fraktur,nyeri,luka basah .
d. ~Adanya fraktur,luka,atrofi.
e. ~Adanya Luka dan atrofi
59. ::DR.no 59.::Pasien mengalami tabrakan 1 bulan yang lalu ,adanya benturan dan luka
pada ekstermitas bawah kaki sebelah kanan ,setelah luka sembuh pasien mencoba untuk
berjalan . tetapi kaki sebelah kanan tidak bisa napak sempurna dan pasien mengeluh nyeri
flexor hip dan tampak drop foot dikarenakan adanya lesi nervus peroneus.
Cabang persarafan dari nervus dalam skenario adalah?
a. ~Nervus tibialis
b. ~Nervus tibialis anterior
c. ~Nervus common fibularis
d. =Nervus deep dan superfisialis peroneus
e. ~Nervus tibialis dan peroneus
60. ::DR.no 60.::Seorang perempuan usia 24 tahun datang ke klinik fisioterpi dengan
mengeluh nyeri dari lehernya yang menjalar hingga telapak tangan sejak 1 minggu yang
lalu. Dilakukan pemeriksaan spesifik oleh fisioterapis yaitu dengan neural mobilisasi atau
Upper Limb Tention Test (ULTT), diperoleh ULTT 2b pasien mengeluh nyeri.
Bagaimana metode gerakan dari hasil pemeriksaan spesifik diatas?
a. =Scapula depresi, shoulder adduksi dan endorotasi, elbow ekstensi, pronasi, wrist
flexi dan ulnar deviasi, jari-jari flexi dan gerakan ke arah abduksi shoulder
b. ~Scapula depresi, shoulder abduksi dan eksorotasi, elbow flexi, supinasi, wrist
ekstensi, jari-jari ekstensi dan gerakan ke arah ekstensi elbow
c. ~Scapula depresi, shoulder abduksi dan eksorotasi, elbow flexi, supinasi, wrist
ekstensi, jari-jari ekstensi dan gerakan ke arah abduksi shoulder
d. ~Scapula depresi, shoulder abduksi dan endorotasi, elbow ekstensi, supinasi, wrist
flexi dan ulnar deviasi, jari-jari flexi dan gerakan ke arah abduksi shoulder
e. ~Scapula depresi, shoulder adduksi dan eksorotasi, elbow ekstensi, pronasi, wrist flexi
dan ulnar deviasi, jari-jari flexi dan gerakan ke arah ekstensi elbow
61. ::DR.no 61.::Seorang perempuan usia 24 tahun datang ke klinik fisioterpi dengan
mengeluh nyeri dari lehernya yang menjalar hingga telapak tangan sejak 1 minggu yang
lalu. Dilakukan pemeriksaan spesifik oleh fisioterapis yaitu dengan neural mobilisasi atau
Upper Limb Tention Test (ULTT), diperoleh ULTT 3 pasien mengeluh nyeri.
Bagaimana metode gerakan dari hasil pemeriksaan spesifik diatas?
a. ~Scapula depresi, shoulder adduksi dan endorotasi, elbow ekstensi, pronasi, wrist
flexi dan ulnar deviasi, jari-jari flexi dan gerakan ke arah abduksi shoulder
b. ~Scapula depresi, shoulder abduksi dan eksorotasi, elbow flexi, supinasi, wrist
ekstensi, jari-jari ekstensi dan gerakan ke arah ekstensi elbow
c. =Scapula depresi, shoulder abduksi dan eksorotasi, elbow flexi, supinasi, wrist
ekstensi, jari-jari ekstensi dan gerakan ke arah abduksi shoulder
d. ~Scapula depresi, shoulder abduksi dan endorotasi, elbow ekstensi, supinasi, wrist
flexi dan ulnar deviasi, jari-jari flexi dan gerakan ke arah abduksi shoulder
e. ~Scapula depresi, shoulder adduksi dan eksorotasi, elbow ekstensi, pronasi, wrist flexi
dan ulnar deviasi, jari-jari flexi dan gerakan ke arah ekstensi elbow
62. ::DR.no 62.::Seorang perempuan usia 24 tahun datang ke klinik fisioterpi dengan
mengeluh nyeri dari lehernya yang menjalar hingga telapak tangan sejak 1 minggu yang
lalu. Dilakukan pemeriksaan spesifik oleh fisioterapis yaitu dengan neural mobilisasi atau
Upper Limb Tention Test (ULTT), diperoleh ULTT 1 pasien mengeluh nyeri.
Bagaimana metode gerakan dari hasil pemeriksaan spesifik diatas?
a. ~Scapula depresi, shoulder adduksi dan endorotasi, elbow ekstensi, pronasi, wrist
flexi dan ulnar deviasi, jari-jari flexi dan gerakan ke arah abduksi shoulder
b. =Scapula depresi, shoulder abduksi dan eksorotasi, elbow flexi, supinasi, wrist
ekstensi, jari-jari ekstensi dan gerakan ke arah ekstensi elbow
c. ~Scapula depresi, shoulder abduksi dan eksorotasi, elbow flexi, supinasi, wrist
ekstensi, jari-jari ekstensi dan gerakan ke arah abduksi shoulder
d. ~Scapula depresi, shoulder abduksi dan endorotasi, elbow ekstensi, supinasi, wrist
flexi dan ulnar deviasi, jari-jari flexi dan gerakan ke arah abduksi shoulder
e. ~Scapula depresi, shoulder adduksi dan eksorotasi, elbow ekstensi, pronasi, wrist flexi
dan ulnar deviasi, jari-jari flexi dan gerakan ke arah ekstensi elbow
63. ::DR.no 63.::Seorang perempuan usia 24 tahun datang ke klinik fisioterpi dengan
mengeluh nyeri dari pinggangnya yang menjalar hingga telapak kaki sejak 3 minggu yang
lalu. Dilakukan pemeriksaan spesifik oleh fisioterapis yaitu dengan neural mobilisasi.
Pasien mengeluh nyeri ketika pemeriksaan SLR.
Bagaimana metode kombinasi gerakan dari hasil pemeriksaan spesifik diatas?
a. =Flexi hip 50° - 120°, ditambahkan dorsiflexi ankle yang terjadi penguluran nervus
tibialis
b. ~Flexi hip 50° - 120°, ditambahkan dorsiflexi ankle yang terjadi penguluran nervus
peroneus
c. ~Flexi hip 50° - 120°, ditambahkan plantarflexi ankle yang terjadi penguluran nervus
tibialis
d. ~Flexi hip 50° - 120° dan Endorotasi hip yang terjadi penguluran nervus tibialis
e. ~Flexi hip 50° - 120° dan Eksorotasi hip yang terjadi penguluran nervus tibialis
64. ::DR.no 64.::Seorang laki-laki usia 56 tahun datang ke klinik fisioterapi dengan mengeluh
lemas pada kedua tungkainya dan sering terasa kesemutan serta rasa baal di telapak kaki
sehingga tak mampu berjalan. Keluhan tersebut sejak 2 minggu yang lalu dan sejak tadi
malam dia merasakan sesak nafas, susah menelan serta kedua tangannya terasa lemas.
Apa diagnosa dari skenario di atas?
a. ~Lesi Peroneus
b. ~Ischialgia
c. ~Lesi Flexus Brachialis
d. ~Bell’s Palsy
e. =Guillain Barre Syndrome
65. ::DR.no 65.::Seorang laki-laki usia 56 tahun datang ke klinik fisioterapi dengan mengeluh
lemas pada kedua tungkainya dan sering terasa kesemutan serta rasa baal di telapak kaki
sehingga tak mampu berjalan. Keluhan tersebut sejak 2 minggu yang lalu dan sejak tadi
malam dia merasakan sesak nafas, susah menelan serta kedua tangannya terasa lemas.
Apa etiologi dari kasus dalam skenario diatas?
a. =Adanya Demielinisasi Saraf
b. ~Adanya Virus Harpes
c. ~Adanya Bakteri
d. ~Adanya Regenerasi saraf
e. ~Adanya Degenerasi Saraf
66. ::DR.no 66.::Seorang laki-laki usia 56 tahun datang ke klinik fisioterapi dengan mengeluh
lemas pada kedua tungkainya dan sering terasa kesemutan serta rasa baal di telapak kaki
sehingga sering tak mampu berjalan. Keluhan tersebut sejak 2 minggu yang lalu dan sejak
tadi malam dia merasakan sesak nafas, susah menelan serta kedua tangannya terasa
lemas.
Apa pemeriksaan spesifik pada kasus dalam skenario diatas?
a. ~MMT, Ugo Fisch, Skala Borg
b. ~MMT, Skala Borg, GCS
c. ~MMT, Ugo Fisch, LGS
d. ~MMT, GCS, LGS
e. =MMT, Skala Borg, LGS
67. ::DR.no 67.::Seorang perempuan usia 27 tahun datang ke klinik fisioterapi dengan
mengeluh tangan kanan tampak tidak mampu digerakkan tidak seperti tangan kiri. Tiga
bulan yang lalu mengalami kecelakaan dan adanya fraktur 1/3 proksimal humerus dextra
dan terdapat kompresi di bagian cervical 5 dan 6. Apa diagnosa dari kasus skenario
diatas?
a. ~Lesi nervus peroneus
b. ~Lesi nervus tibial
c. =Lesi nervus brachialis
d. ~Lesi nervus ischialgia
e. ~Lesi nervus Thoracalis
68. ::DR.no 68.::Seorang perempuan usia 27 tahun datang ke klinik fisioterapi dengan
mengeluh tangan kanan tampak tidak mampu digerakkan tidak seperti tangan kiri. Tiga
bulan yang lalu mengalami kecelakaan dan adanya fraktur 1/3 proksimal humerus dextra
dan terdapat kompresi di bagian cervical. Di diagnosa adanya gangguan fleksus
brachialis.
Pada kasus di atas serabut saraf berjalan dari cervical?
a. ~C4 – C8
b. ~C4 – T1
c. ~C5 – C8
d. =C5 – T1
e. ~C5 – C6
69. ::DR.no 69.::Seorang perempuan usia 27 tahun datang ke klinik fisioterapi dengan
mengeluh tangan kanan tidak mampu menggerakkan ke arah dorso flexi. Tiga bulan yang
lalu mengalami kecelakaan dan adanya fraktur 1/3 proksimal humerus dextra.
Nervus apa yang mensarafi dari gangguan gerakan yang di derita pasien?
a. ~Nervus ulnaris
b. =Nervus Radialis
c. ~Nervus Medianus
d. ~Nervus Thoracalis
e. ~Nervus Tibialis
70. ::DR.no 70.::Seorang perempuan usia 27 tahun datang ke klinik fisioterapi dengan
mengeluh lengan kanan hingga jari-jari tangannya mengalami kelemahan. Tiga bulan
yang lalu mengalami kecelakaan dan adanya fraktur 1/3 distal radius ulna dextra.
Dilakukan pemeriksaan oleh fisioterapis yaitu “Okey Sign” dan hasilnya positif terdapat
kelemahan.
Nervus apa yang mensarafi dari pemeriksaan yang dilakukan oleh fisioterapis?
a. ~Nervus Ulnaris
b. ~Nervus Radialis
c. =Nervus Medianus
d. ~Nervus Thoracalis
e. ~Nervus Tibialis
71. ::DR.no 71.::Seorang perempuan usia 27 tahun datang ke klinik fisioterapi dengan
mengeluh lengan kanan hingga jari-jari tangannya mengalami kelemahan. Tiga bulan
yang lalu mengalami kecelakaan dan adanya fraktur 1/3 distal radius ulna dextra.
Dilakukan pemeriksaan oleh fisioterapis yaitu “Froment’s sign” dan hasilnya positif
terdapat kelemahan.
Nervus apa yang mensarafi dari pemeriksaan yang dilakukan oleh fisioterapis?
a. =Nervus Ulnaris
b. ~Nervus Radialis
c. ~Nervus Medianus
d. ~Nervus Thoracalis
e. ~Nervus Tibialis
72. ::HZ.no 72.::Seorang fisioterapis melakukan pemeriksaan khusus terhadap pasien.
Pemeriksaan khusus yang dilakukan diantaranya Lasseque, Slupm test dan valsava.
Periksaan khusus tersebut dilakukan pada kasus :
a. ~Bell’s Palsy
b. ~Carpal Tunel Syndrom
c. =Ischialgia
d. ~Polyomielitis
e. ~Myastenia Gravis
73. ::HZ.no 73.::Seorang pasien diberikan gerakan Flexi elbow yang bertujuan untuk
menambah kekuatan oleh otot bicep. Dengan beban yang diberikan seberat 8 Kg, pasien
mampu melakukan gerakan tersebut sebanyak 11 kali pengulangan.
Berapa nilai 1 RM pasien tersebut :
a. ~14
b. ~13
c. ~12
d. ~11
e. =10
74. ::HZ.no 74.::Seorang pasien usia 65 tahun di diagnosa hemiparase sinistra bisa berjalan
tetapi kondisi pola jalan pasien kurang bagus yaitu stap page gait dan pola ekstermitas
bawah lebih condong ke arah ekstensor, mengalami gangguan sensoris, dan pasien
dropfoot.
Nervus apakah yang terganggu pada pasien tersebut?
a. ~Lesi Nervus Radialis
b. ~Lesi Nervus Ulnaris
c. ~Lesi Nervus Medianus
d. =Lesi Nervus Peroneus
e. ~Lesi Nervus Poplitea
75. ::HZ.no 75.::Seorang laki-laki umur 40 tahun datang ke fisioterapi dengan mengeluh kaki
kesemutan yang menjalar kebawah, dia mengalami gangguan sensorik. Gangguan
sensorik merupakan diagnosa fisioterapi pada tahap Body Function and Structure.
Maka pemeriksaan yang tepat untuk mengetahui adanya gangguan sensorik adalah :
a. ~MMT
b. ~VAS
c. =Streognosis dan Barognosis
d. ~Metode Holten
e. ~Antropometri
76. ::DR.no 76.::Seorang ibu usia 45 tahun, mengeluh tentang tangan kanan tidak mampu
untuk mengangkat gayuh. Dilakukan Pemeriksaan tangan kanan mengalami drop hand
dengan nilai kekuatan otot; 1 , di sertai dengan gangguan paresthesis
Apakah nama daerah segment yang mengalami gangguan lesi?
a. =Dermatom
b. ~Miotom
c. ~Neuron
d. ~Axon
e. ~Ganglion
77. ::DR.no 77.::Seorang ibu usia 45 tahun, mengeluh tentang tangan kanan tidak mampu
untuk mengangkat gayuh. Dan tampak mengalami drop hand di sertai dengan gangguan
paresthesis, kemudian dilakukan pemeriksaan untuk mengevaluasi dan rekaman aktivitas
listrik yang dihasilkan oleh otot rangka.
Menggunakan alat apa dalam pemeriksaan di skenario di atas?
a. ~Eletrocardiograf
b. ~Echocardiograf
c. =Elektromiograf
d. ~Eletrical Stimulasi
e. ~Elektroneurograf
78. ::DR.no 78.:: Seorang ibu usia 40 tahun datang ke klinik fisioterapi dengan mengeluh
adanya kelemahan ditungkai sebelah kanan, bekerja sebagai jasa pencuci pakaian dimana
sering duduk jongkok, fisioterapis melakukan pemeriksaan sensorik dan motorik terdapat
gangguan khusunya di jari kaki kanan ke 3-5 sedangkan jari ke 1-2 normal.
Nervus apa yang megalami lesi dalam skenario di atas?
a. =Percabangan nervus fibularis bagian superficialis
b. ~Percabangan nervus fibularis bagian deep
c. ~Percabangan nervus ischiadikus bagian fibularis
d. ~Percabangan nervus ischiadikus bagian tibialis
e. ~Percabangan nervus ischiadikus bagian superficialis
79. ::DR.no 79.::Seorang ibu usia 40 tahun datang ke klinik fisioterapi dengan mengeluh
adanya kelemahan ditungkai sebelah kanan, bekerja sebagai jasa pencuci pakaian dimana
sering duduk jongkok, fisioterapis melakukan pemeriksaan sensorik dan motorik terdapat
gangguan khusunya di jari kaki kanan ke 1-2 sedangkan jari ke 3-5 normal.
Nervus apa yang megalami lesi dalam skenario di atas?
a. ~Percabangan nervus fibularis bagian superficialis
b. =Percabangan nervus fibularis bagian deep
c. ~Percabangan nervus ischiadikus bagian fibularis
d. ~Percabangan nervus ischiadikus bagian tibialis
e. ~Percabangan nervus ischiadikus bagian superficialis
80. ::DR.no 80.::Seorang ibu usia 40 tahun datang ke klinik fisioterapi dengan mengeluh
adanya nyeri menjalar dan adanya kelemahan ditungkai sebelah kanan dimana pasien
tidak mampu menggerakkan dorso fleksi, bekerja sebagai jasa pencuci pakaian dan
setrika dimana sering duduk lama dan jongkok, fisioterapis melakukan pemeriksaan
sensorik dan motorik terdapat gangguan.
Nervus apa yang megalami lesi dalam skenario di atas?
a. ~Percabangan nervus fibularis bagian superficialis
b. ~Percabangan nervus fibularis bagian deep
c. =Percabangan nervus ischiadikus bagian fibularis
d. ~Percabangan nervus ischiadikus bagian tibialis
e. ~Percabangan nervus ischiadikus bagian superficialis
SOAL UKOM PULMONAL TAHUN 2017

1. ::K-No 1.:: Seorang laki laki umur 35 tahun mengeluh batuk,di sertai dengan dahak
selama 3 bulan.Datang ke puskesmas hasil pemeriksaan TD; 120/80 mmHg, RR:
40x/mnt, DN: 70x/mnt. Di rujuk ke poli fisioterapi dilakukan pemeriksaan auskultasi
adanya ronchi pada lobus atas, paru kanan kiri, depan belakang.Fisioterapi ingin
melakukan postural drainage pada lobus atas, paru kanan kiri,depan
Bagaimana posisi postural drainage pada skenario diatas?
a. = Tidur telentang kepala lebih tinggi
b. ~ Tidur tengkurep kepala lebih tinggi
c. ~ Tidur telentang kepala lebih rendah
d. ~ Tidur tengkurep kepala lebih rendah
e. ~ Tidur miring ke kiri kepala lebih tinggi
2. ::K-No 2.::Seorang laki laki umur 45 tahun mengeluh batuk,di sertai dengan dahak
selama 3 bulan.Datang ke puskesmas hasil pemeriksaan TD; 120/80 mmHg, RR:
40x/mnt, DN: 70x/mnt. Di rujuk ke poli fisioterapi dilakukan pemeriksaan auskultasi
adanya ronchi pada lobus atas, paru kanan kiri, depan belakang.Fisioterapi ingin
melakukan postural drainage pada lobus atas, paru kanan kiri,belakang.
Bagaimana posisi postural drainage pada skenario diatas?
a. ~ Tidur telentang kepala lebih tinggi
b. = Tidur tengkurep kepala lebih tinggi
c. ~ Tidur telentang kepala lebih rendah
d. ~ Tidur tengkurep kepala lebih rendah
e. ~ Tidur miring ke kiri kepala lebih tinggi
3. ::K-No 3.::Seorang laki laki umur 55 tahun mengeluh batuk,di sertai dengan dahak
selama 3 bulan.Datang ke puskesmas hasil pemeriksaan TD; 120/80 mmHg, RR:
40x/mnt, DN: 70x/mnt, mempunyai riwayat merokok sehari habis 2 bungkus rokok. Di
rujuk ke poli fisioterapi dilakukan auskultasi adanya ronchi pada trachea, bronchus, dan
area lobus atas, paru kanan kiri depan belakang.
Apakah yang interpretasi dari hasil auskultasi pada pasien tersebut?
a. ~ Bentuk dada cekung
b. ~ Bentuk dada seperti tong
c. ~ Bunyik ngiik…ngiik! Terjadi karena eksudat lengket
d. = Nada rendah sangat kasar, akibat dari terkumpulnya cairan mukus
e. ~ suara gosokan aplas pada kayu. Gesekan terjadi antara jaringan paru dengan
pleura
4. ::K-No 4.::Seorang laki laki umur 45 tahun mengeluh batuk,di sertai dengan dahak
selama 3 bulan.Datang ke puskesmas hasil pemeriksaan TD; 120/80 mmHg, RR:
40x/mnt, DN: 70x/mnt. Di rujuk ke poli fisioterapi dilakukan pemeriksaan auskultasi
adanya ronchi pada lobus atas, paru kanan kiri, depan belakang.Fisioterapi ingin
melakukan pemeriksaan khusus untuk mengetahui sesak nafasnya.
Apakah pemeriksaan khusus yang dilakukan?
a. ~ VRS
b. ~ Heart Rate
c. = Scala Borg
d. ~ Anthropometri
e. ~ Expansi Thorax
5. ::K-No 5.::Seorang laki laki umur 35 tahun mengeluh batuk,di sertai dengan dahak
selama 3 bulan.Datang ke puskesmas hasil pemeriksaan TD; 120/80 mmHg, RR:
40x/mnt, DN: 70x/mnt, mempunyai riwayat merokok sehari habis 2 bungkus rokok. Di
rujuk ke poli fisioterapi dilakukan IPPA: hasilnya warna kuku yang kuning, bentuk dada
pectus ecavatus,adanya spasme otot pernafasan, Perkusi: suara pekak, Auskultasi adanya
ronchi pada trachea, bronchus, dan area lobus atas dan bawah paru.
Apakah bukti adanya sesak napas pada skenario diatas?
a. ~ TD; 120/80 mmHg,
b. = RR: 40x/mnt,
c. ~ DN: 70x/mnt,
d. ~ Warna kuku
e. ~ Suara pekak
6. ::K-No 6.::Seorang laki laki umur 45 tahun mengeluh batuk,di sertai dengan dahak
selama 3 bulan. Di rujuk ke poli fisioterapi dilakukan IPPA: hasilnya warna kuku yang
kuning, bentuk dada pectus ecavatus,adanya spasme otot pernafasan, Perkusi: suara
pekak, Auskultasi adanya ronchi pada trachea, bronchus, dan area lobus atas dan bawah
paru. Fisioterapi memberikan modalitas untuk mengencerkan dahak.
Apakah modalitas fisioterapi yang dimaksud?
a. = Inhalasi
b. ~ Tapotement
c. ~ Batuk efektif
d. ~ Postural drainase
e. ~ Breathing exercise
7. ::K-No 7.::Seorang laki laki umur 35 tahun mengeluh batuk,di sertai dengan dahak
selama 3 bulan. Di rujuk ke poli fisioterapi dilakukan IPPA: hasilnya warna kuku yang
kuning, bentuk dada pectus ecavatus,adanya spasme otot pernafasan, Perkusi: suara
pekak, Auskultasi adanya ronchi pada trachea, bronchus, dan area lobus atas dan bawah
paru. Fisioterapi memberikan intervensi untuk mengeluarkan dahak yang sudah cair.
Apakah intervensi yang dapat diberikan?
a. ~ Massage
b. ~ Diafragma Breathing
c. ~ Deep breathing exercise
d. ~ Pursed lips breathing exercise
e. = Postural drainase, tapotemen, dan batuk efektif
8. ::K-No 8.::Seorang laki laki umur 35 tahun mengeluh batuk,di sertai dengan dahak
selama 3 bulan. Di rujuk ke poli fisioterapi dilakukan IPPA: hasilnya warna kuku yang
kuning, bentuk dada pectus ecavatus,adanya spasme otot pernafasan, Perkusi: suara
pekak, Auskultasi adanya ronchi pada trachea, bronchus, dan area lobus atas dan bawah
paru.Fisioterapi memberikan inhalasi dengan obat untuk melebarkan saluran napas?
Apakah nama jenis obat tersebut?
a. ~ Bisolvon
b. ~ Analgesik
c. ~ Anti piretik
d. ~ Anti histamin
e. = Ventolin, salbutamol
9. ::L-No 9.::Ny. Ari pedagang berusia 60 tahun, memiliki aktivitas keseharian menjual
gorengan yang tiap hari terpapar asap dari kompor kayu, sehingga lama-kelamaan
menyebabkan sering sesak napas, dan tiap hari batuk-batuk. Kondisi tersebut sudah
dirasakan selama 10 tahun terakhir. Sehingga Ny.Ari memeriksakan ke dokter Spesialis
Paru, dan dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui PH darah (keseimbangan asam-basa),
saturasi oksigenasi, kadar karbondioksida, dan kadar bikarbonat.
Apakah pemeriksaan yang dilakukan pada pasien tersebut?
a. ~ Saturasi Oksigen
b. ~ Pemeriksaan sistem bikarbonat
c. ~ Pemeriksaan Dapar fosfat
d. = Analisa Gas Darah
e. ~ Asam bikarbonat
10. ::L-No 10.::Pada saat melakukan tes analisa gas darah, dilakukan dengan cara mengambil
darah melalui arteri, biasanya dilakukan pada arteri barchialis. Tetapi ada beberapa alasan
yang tidak bisa dilakukan analisa gas darah pada daerah tersebut.
Apakah salah satu alasannya?
a. = Terjadinya peradangan
b. ~ Permukaan kulit yang tipis
c. ~ Permukaan kulit yang tebal
d. ~ Berkeringat
e. ~ Sirkulasi darah kolateral cukup.
11. ::L-No 11.::Pada saat pengambilan analisa gas darah, dilakukan denga cara mengambil
darah melalui arteri. Arteri yang mudah di ambil darah letaknya berada berada pada
medial anterior bagian antecubital fossa, yang terselip diantara otot biceps.
Apakah nama arteri tersebut?
a. = Arteri Brachialis
b. ~ Arteri Radialis
c. ~ Arteri femoralis
d. ~ Arteri Carotis
e. ~ Arteri Bicipitalis
12. ::L-No 12.::Tn. Riko usia 75 tahun sedang menderita sakit PPOK dan dirawat di RS.
Jogja sudah 7 hari yang lalu, dari hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan hasil PO2 :
75 mmHg, dan Ph : 8,00.
Apakah makna dari Ph tersebut diatas?
a. ~ mengindikasikan kemungkinan asidosis respiratori sebagai kompensasi awal
dari alkalosis metabolisme.
b. ~ mengindikasikan kemungkinan alkalosis respiratori sebagai kompensasi awal
dari asidosis metabolisme
c. ~ menandakan asidosis respiratori (hiperventilasi)
d. = menandakan alkalosis metabolisme atau respiratori (hipoventilasi)
e. ~ menandakan pemberian O2 yang berlebihan
13. ::L-No 13.::Tn. Rino usia 76 tahun sedang menderita sakit PPOK dan dirawat di RS.
Jogja sudah 7 hari yang lalu, dari hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan hasil PO2 :
75 mmHg, dan Ph : 8,00, SaO2 : 85%.
Apakah makna dari hasil SaO2 tersebut diatas?
a. ~ mengindikasikan kemungkinan asidosis respiratori sebagai kompensasi awal
dari alkalosis metabolisme.
b. ~ mengindikasikan kemungkinan alkalosis respiratori sebagai kompensasi awal
dari asidosis metabolisme
c. ~ mengindikasikan kemungkinan penumonia, efek anastesi, dan penggunaan
opioid (asidosis respiratori).
d. ~ mengindikasikan penyakit bronkhitis kronik, Ca, bronkus dan paru-paru,
anemia, atelektasis, penyebab lain yang mengakibatkan hipoksia.
e. = mengindikasikan kerusakan kemampuan hemoglobin untuk mengantarkan O2
ke jaringan.
14. ::K-No 14.::Seorang laki laki umur 65 tahun, perokok berat mengalami sesak saat setelah
membersihkan pekarangan rumah, dilarikan ke UGD 2 hari yang lalu masuk RS dengan
keluhan adanya penurunan toleransi aktivitas dari 30 m menjadi hanya 5m , sesak napas,
batuk berdahak berwarna, tidak berdarah. Ada peningkatan penggunakan nebulizer dari
setiap 4 jam menjadi 2 jam. Hasil auskultasi ada krepitasi pada basal paru dan wheezing
++. Kadar H2CO3 dalam analisa gas darah meningka
Apakah gangguan yang didapat dari analisa gas darah menurut skenario diatas ?
a. ~ Alkalosis respiratorik+metabolik
b. = Asidosis respiratorik
c. ~ Alkalosis metabolik
d. ~ Asidosis metabolik
e. ~ Alkalosis respiratorik
15. ::K-No 15.::Tn x 70 thn mengalami Sesak nafas bila banyak bergerakKesulitan ekspirasi,
Cepat lelah dalam bernafas apalagi aktivitasDada membesarBatuk menahun.. Vital sign
BP 130/90 mmHg RR 40x/mnt HR 108 x/mnt. Fisioterapi melakukan pemeriksaan
spesifik sesak nafasnya.
Apakah alat untuk pemeriksaan spesifik tersebut?
a. ~ Antropometri
b. ~ Goneometer
c. = Scale borg
d. ~ Penggaris
e. ~ Medline
16. ::K-No 16.::Seorang laki laki usia 55 tahun mengeluh sesak nafas opname di RS Bakti
Mulia Yogyakarta, ingin diberikan tindakan pemberian O2 .
Apakah indikasi utama pemberian pengobatan tersebut?
a. = Client dengan kadar O2 arteri rendah dari hasil analisis tes darah
b. ~ Pasien dengan kerja nafas normal
c. ~ Pasien dengan laju pompa jantung normal
d. ~ Pasien dengan keadaan sadar
e. ~ Pasien dengan anemia ringan.
17. ::K-No 17.::Seorang laki laki usia 55 tahun mengeluh sesak nafas opname di RS Bakti
Mulia Yogyakarta. Fisioterapi ingin mengetahui nilai normal keseimbangan asam basa.
Berapakah nilai normal tersebut?
a. ~ 6.80 – 7.35
b. ~ 7.35 – 7.45
c. = 7.45 – 7.80
d. ~ 7.80 – 8.00
e. ~ 8.00 – 8.35
18. ::K-No 18.::Seorang laki laki usia 55 tahun mengeluh sesak nafas opname di RS Bakti
Mulia Yogyakarta, sampai terjadi gagal nafas pada pasien tersebut.
Pertanyaan : Apakah kondisi yang menyebabkan gagal nafas?
a. ~ Hiperfentilasi alveolar
b. = Kegagalan difusi oksigen
c. ~ Tekanan partial oksigen inspirasi normal
d. ~ Konsumsi oksigen jaringan yang rendah
e. ~ Fentilasi atau perfusi dalam keadaan normal
19. ::K-No 19.::Seorang laki laki usia 55 tahun mengeluh sesak nafas opname di RS Bakti
Mulia Yogyakarta. Fisioterapi ingin mengetahui level keseimbangan asam basa dikatakan
tingkatan Alkalosis.
Kapan level tingkatan pada skenario tersebut?
a. ~ 6.80 – 7.35
b. ~ 7.35 – 7.45
c. = 7.45 – 7.80
d. ~ 7.80 – 8.00
e. ~ 8.00 – 8.35
20. ::K-No 20.::Seorang laki laki usia 55 tahun dari hasil foto rontgen terdapat pengkerutan
sebagian atau seluruh paru-paru akibat penyumbatan saluran udara (bronkus atau
sebagian bronkiolus ) atau akibat pernafasan yang sangat dangkal.
Apakah kesan pada foto rontgen di atas?
a. ~ Kiektasis
b. = Atlektasis
c. ~ Pleura
d. ~ Pneomonia
e. ~ PPOK.
21. ::K-No 21.::Seorang laki laki usia 55 tahun ada faktor resiko terjadinya atlektasis opname
di Rumah Sakit Bakti Mulia Yogyakarta
Pertanyaan : Apakah factor resiko pasien tersebut diatas?
a. = Anastesia,Tirah baring jangka panjang tanpa perubahan posisi ,pernafasan
dangkal,penyakit paru
b. ~ PFGD,mobilisasi sangkar thoraks.
c. ~ ADL,pola pernafasan,posisioning
d. ~ Kontraktur,spasme,oedema
e. ~ Spasme,ADL,anastesia.
22. ::K-No 22.::Seorang laki laki, usia: 41 th, tukang ojek, dirawat 2 minggu dengan WSD
paru bagian: kiri, bawah, samping. Sekarang mengeluh sakit dada sebelah kiri, sesak
nafas, batuk berdahak : RR: 34/min; HR : 112/min; BP: 110/80 mmHg; BB: 45 Kg, TB:
165 Cm, IMT: 16,53 Kg/m2, Temp: 370 C dan SpO2: 95%.
Pertanyaan: Apakah penyebab sesak nafas kasus diatas?
a. ~ Nyeri dada.
b. = Gangguan rongga pleura.
c. ~ Gangguan jalan nafas
d. ~ Gangguan Paru (alveoli).
e. ~ Gangguan sirkulasi paru.
23. ::K-No 23.::Seorang laki laki, usia: 41 th, tukang ojek, dirawat 2 minggu dengan WSD
paru bagian: kiri, bawah, samping. Sekarang mengeluh sakit dada sebelah kiri, sesak
nafas, batuk berdahak : RR: 34/min; HR : 112/min; BP: 110/80 mmHg; BB: 45 Kg, TB:
165 Cm, IMT: 16,53 Kg/m2, Temp: 370 C dan SpO2: 95%.
Pertanyaan: Apakah diagnosa fisioterapinya kasus diatas?
a. ~ Sesak nafas karena nyeri dada.
b. = Sesak nafas karena gangguan pleura.
c. ~ Sesak nafas karena gangguan jalan nafas.
d. ~ Sesak nafas karena gangguan alveoli.
e. ~ Sesak nafas karena gangguan sirkulasi paru.
24. ::K-No 24.::Seorang laki laki, usia: 41 th, tukang ojek, dirawat 2 minggu dengan WSD
paru bagian: kiri, bawah, samping. Sekarang mengeluh sakit dada sebelah kiri, sesak
nafas, batuk berdahak : RR: 34/min; HR : 112/min; BP: 110/80 mmHg; BB: 45 Kg, TB:
165 Cm, IMT: 16,53 Kg/m2, Temp: 370 C dan SpO2: 95%. Fisioterapi memberikan
intervensi untuk pengembangan ventilasi
Pertanyaan: Apakah intervensi fisioterapi yang diberikan?
a. = Lokal kompresi pasif breathing sebelah kanan saat inspirasi.
b. ~ Lokal kompresi pasif breathing sebelah kanan saat ekspirasi.
c. ~ Lokal kompresi pasif breathing sebelah kanan dan kiri saat inspirasi.
d. ~ Lokal kompresi pasif breathing sebelah kanan dan kiri saat ekspirasi.
e. ~ Lokal kompresi pasif breathing sebelah kiri saat ekspirasi dan inspirasi.
25. ::K-No 25.::Seorang laki laki, usia: 41 th, tukang ojek, dirawat 2 minggu dengan WSD
paru bagian kiri bawah samping, saat ini mengeluh sakit dada sebelah kiri, sesak nafas,
batuk kadang berdahak : RR: 34/min; HR : 112/min; BP: 110/80 mmHg; BB: 45 Kg, TB:
165 Cm, IMT: 16,53 Kg/m2, Temp: 370 C dan SpO2: 95%. ROM Bahu kiri : S : 60°-0°-
165°, kanan: S: 60°-0°-120° dan rerata ekspansi thorac 2 Cm. Fisioterapi memberikan
breathing exercise untuk pengembangan IRV ringan.
Pertanyaan: Bagaimana repetisi pernafasan yang dilakukan?
a. ~ Inspirasi 1 detik dan ekspirasi 2 detik.
b. ~ Inspirasi 2 detik dan ekspirasi 2 detik.
c. = Inspirasi 2 detik dan ekspirasi 1 detik.
d. ~ Inspirasi 2 detik dan ekspirasi 3 detik.
e. ~ Inspirasi 3 detik dan inspirasi 2 detik.
26. ::K-No 26.::Tony, usia: 41 th, tukang ojek, dirawat 2 minggu dengan WSD paru bagian
kiri bawah samping, saat ini mengeluh sakit dada sebelah kiri, sesak nafas, batuk kadang
berdahak : RR: 34/min; HR : 112/min; BP: 110/80 mmHg; BB: 45 Kg, TB: 165 Cm,
IMT: 16,53 Kg/m2, Temp: 370 C dan SpO2: 95%. ROM Bahu kiri : S : 60°-0°-165°,
kanan: S: 60°-0°-120° dan rerata ekspansi thorac 2 Cm.Fisioterapi memberikan latihan
untuk meningkatkan ROM.
Pertanyaan: Apakah terapi latihan yang dilakukan pada pasien tersebut?
a. = Stretching aktif bahu kanan dan kiri kombinasi pernafasan.
b. ~ Mobilisasi aktif bahu dikombinasi dengan pernafasan.
c. ~ Koreksi sikap dengan kombinasi pernafasan.
d. ~ Resisted aktif bahu dikombinasi pernafasan.
e. ~ Latihan endurance kombinasi pernafasan.
27. ::K-No 27.::Ketika kita bernafas maka akan terjadi pertukaran oksigen dan
karbondioksida antara sel-sel tubuh dan udara. Dalam proses ini meliputi proses ventilasi
, difusi oksigen dari paru ke darah dan karbondiaksida dari darah ke alveolus ke paru
serta transpor oksigen ke seluruh tubuh. Disebut Apakah proses metabolisme intra sel?
a. ~ Ventilasi Eksternal
b. ~ Ventilasi Internal
c. ~ Respirasi Eksternal
d. = Respirasi Internal
e. ~ Respirasi
28. ::K-No 28.::Paru kanan dibagi menjadi tiga lobus yaitu superior, medius dan inferior
sedang paru kiri dibagi menjadi 2 lobus yaitu superior dan inferior. Dalam berhubungan
dengan rongga dan organ sekitarnya paru memiliki lapisan. Apakah nama lapisan itu ?
a. ~ Dinding thoraks
b. ~ Bronchus
c. ~ Alvioli
d. ~ Pharink
e. = Pleura
29. ::K-No 29.::Ketika kita bernafas atau proses respirasi maka dindig thoraks akan
mengembang dan mengempis. Proses ini disebabbkan karena adanya persendian antara
costa dengan sternum dan costa dengan corpus vertebralis. Pada saat inspirasi maka
paru-paru akan mengembang tulang rusuk akan terangkat ketatas. Bagaimanakah posisi
diafragma saat respirasi ?
a. ~ Netral
b. ~ Mengkerut
c. ~ Mengembang
d. = Tertekan ke bawah
e. ~ Mengembung keatas
30. ::K-No 30.:: Kasus dengan sesak nafas maka akan terjadi beberapa ketidak seimbangan
kerja antara otot inspirasi dan otot ekspirasi. Pada penderita asma maka akan terlihat
adanya pembesaran otot. Apakah otot yang membesar tersebut ?
a. = Sternocleido mastoideus
b. ~ Otot serati anterior
c. ~ Otot Intercostal
d. ~ Otot abdonimal
e. ~ Otot Diafragma
31. ::K-No 31.::Setiap kita berada di udara yang penuh dengan debu maka seringkali kita
akan bersin. Bersin adalah mekanisme normal yang digunakan untuk membersihkan
udara masuk lewat hidung kita. Bagian dalam hidung diselimuti mukosa yang berfungsi
untuk mengatur suhu udara yang masuk . Didalam mukosa terdapat resepter yang sangat
peka terhadap gas. Apakah nama syaraf yang ada di dalam mukosa tersebut ?
a. ~ Nasalis
b. ~ Fasialis
c. ~ Mentalis
d. ~ Frontalis
e. = Olfactorius
32. ::K-No 32.::Seorang perempuan akhir-akhir ini sering menderita sesak nafas semenjak
rumahnya di renovasi, sesak itu terus berlangsung dan bersifat akut, seringkali terdengar
bunyi” mengi”, dan nafasnya yang pendek dan cepat. Kalo sedang sesak dia juga lebi
banyak berkeringat. Dari gejala diatas maka diagnose yang sesuai adalah :
a. ~ Phaaringitis
b. ~ Bronhitis
c. ~ Sinusitis
d. ~ Pleuritis
e. = Asma
33. ::K-No 33.::Seorang perempuan usia 55 tahun mengalami kecelakaan lalu lintas, dada
kanan kebentur aspal sehingga ada perdarahan di dada kanannya.Setelah dilakukan
tindakan pemasangan WSD mengeluh sesak nafas, nyeri dada dan menjalar sampai bahu
sebelah kanan. Terdapat atelextasis dextra. Fisioterapi ingin mengetahui keterbatasan
sangkar thoraxnya.
Pertanyaan : Apakah pemeriksaan khusus yang dilakukan?
a. = Antropometri dengan midline
b. ~ VAS/ VDS
c. ~ Borg Scale
d. ~ Indeks Katz
e. ~ MMT
34. ::K-No 34.::Seorang perempuan usia 55 tahun mengalami kecelakaan lalu lintas, dada
kanan kebentur aspal sehingga ada perdarahan di dada kanannya.Setelah dilakukan
tindakan pemasangan WSD mengeluh sesak nafas, nyeri dada dan menjalar sampai bahu
sebelah kanan. Terdapat atelextasis dextra. Fisioterapi ingin mengetahui diagnosis
medisnya.
Pertanyaan : Apakah diagnosis medis kasus tersebut?
a. ~ Empyema
b. ~ Empysema
c. ~ Pneumothorax
d. = Haematothoraks
e. ~ Bronchitis Kronis
35. ::K-No 35.::Seorang perempuan usia 55 tahun mengalami kecelakaan lalu lintas, dada
kanan kebentur aspal sehingga ada perdarahan di dada kanannya.Setelah dilakukan
tindakan pemasangan WSD mengeluh sesak nafas, nyeri dada dan menjalar sampai bahu
sebelah kanan. Terdapat atelextasis dextra.
Pertanyaan : Apakah penyebab dari kasus tersebut?
a. ~ Batuk rejan
b. = Traumatik
c. ~ PPOK
d. ~ Asma
e. ~ TBC
36. ::K-No 36.::Seorang perempuan usia 55 tahun mengalami kecelakaan lalu lintas, dada
kanan kebentur aspal sehingga ada perdarahan di dada kanannya.Setelah dilakukan
tindakan pemasangan WSD mengeluh sesak nafas, nyeri dada dan menjalar sampai bahu
sebelah kanan. Terdapat atelextasis dextra. Fisioterapi ingin melakukan pemeriksaan
subyektif.
Pertanyaan : Apakah pemeriksaan yang dilakukan ?
a. ~ Inspeksi
b. ~ Palpasi
c. ~ Perkusi
d. ~ Auskultasi
e. = Anamnesis
37. ::K-No 37.::Seorang perempuan usia 55 tahun mengalami kecelakaan lalu lintas, dada
kanan kebentur aspal sehingga ada perdarahan di dada kanannya.Setelah dilakukan
tindakan pemasangan WSD mengeluh sesak nafas, nyeri dada dan menjalar sampai bahu
sebelah kanan. Terdapat atelextasis dextra. Fisioterapi ingin melakukan pemeriksaan vital
sign.
Pertanyaan : Apakah pemeriksaan yang dilakukan ?
a. ~ Palpasi
b. ~ Perkusi
c. ~ Auskultasi
d. ~ Anamnesis
e. = Tekanan Darah
38. ::K-No 38.::Seorang laki laki usia 45 tahun mengeluh batuk dan sesak nafas terutama saat
melakukan berdiri dan jalan. Hasil pemeriksaan auskultasi terdapat wheezing pada lobus
atas kanan dan kiri, RR = 40x/ menit, N= 78x/menit, T= 150/90 mmHg.Terdapat spasme
otot bantu pernafasan.
Pertanyaan : Dimanakah letak stetoskop yang benar pada kasus tersebut?
a. = Intercosta 2
b. ~ Intercosta 3
c. ~ Intercosta 4
d. ~ Intercosta 6
e. ~ Intercosta 8
39. ::K-No 39.::Seorang laki laki usia 45 tahun mengeluh batuk dan sesak nafas terutama saat
melakukan berdiri dan jalan. Hasil pemeriksaan auskultasi terdapat wheezing pada lobus
atas kanan dan kiri, RR = 40x/ menit, N= 78x/menit, T= 150/90 mmHg.Terdapat spasme
otot bantu pernafasan.Fisioterapi memberikan intervensi untuk mereksasi otot otot bantu
nafasnya.
Pertanyaan : Apakah intervesi yg diberikan pada kasus tersebut?
a. ~ Latihan transfer
b. ~ Chest Fisioterapi
c. = Massage
d. ~ SWD
e. ~ TENS
40. ::K-No 40.::Seorang laki laki usia 45 tahun mengeluh batuk dan sesak nafas terutama saat
melakukan berdiri dan jalan. Hasil pemeriksaan auskultasi terdapat wheezing pada lobus
atas kanan dan kiri, RR = 40x/ menit, N= 78x/menit, T= 150/90 mmHg.Terdapat spasme
otot bantu pernafasan.Fisioterapi memberikan intervensi untuk mengurangi sesak nafas
dan batuknya.
Pertanyaan : Apakah intervesi yg diberikan pada kasus tersebut?
a. ~ Latihan transfer
b. = Chest Fisioterapi
c. ~ Massage
d. ~ SWD
e. ~ TENS
41. ::K-No 41.::Seorang laki laki usia 45 tahun mengeluh batuk dan sesak nafas terutama saat
melakukan berdiri dan jalan. Hasil pemeriksaan auskultasi terdapat wheezing pada lobus
atas kanan dan kiri, RR = 40x/ menit, N= 78x/menit, T= 150/90 mmHg.Terdapat spasme
otot bantu pernafasan.Fisioterapi memberikan intervensi untuk bronchial toilet
Pertanyaan : Apakah intervesi yg diberikan pada kasus tersebut?
a. ~ Mobilisasi dan penguatan otot otot pernafasan
b. = ACBT dan Postural drainage
c. ~ Breathing control
d. ~ Exercise
e. ~ Edukasi
42. ::K-No 42.::Seorang laki laki usia 50 tahun mengalami sesak dan nafas pendek, cepat
datang ke fisioterapi. Setelah dilakukan pemeriksaan, fisioterapi ingin memberikan terapi
latihan dengan tujuan untuk membentuk pola nafas normal, meminimalkan tenaga untuk
bernafas, menghilangkan nafas yang pendek dan cepat, dan meningkatkan ventilasi
Pertanyaan : Apakah jenis terapi latihan yang diberikan pada pasien tersebut?
a. ~ TEE
b. ~ FET
c. ~ ACBT
d. ~ Chest Fisioterapi
e. = Breathing Control
43. ::K-No 43.::Seorang laki laki usia 50 tahun mengalami sesak nafas dan batuk berdahak
datang ke fisioterapi. Setelah dilakukan pemeriksaan, fisioterapi ingin memberikan terapi
latihan dengan tujuan untuk pembersihan jalan napas dari mukus/seresi dengan bronchial
toilet/ bronchial hygiene.
Pertanyaan : Apakah nama lain dari terapi latihan yang diberikan pada pasien tersebut?
a. ~ TEE
b. ~ FET
c. ~ ACBT
d. = Chest Fisioterapi
e. ~ Breathing Control
44. ::K-No 44.::Seorang laki laki usia 50 tahun mengalami sesak nafas dan untuk bernafas
kurang maksimal karena setelah dilakukan tindakan operasi pasang WSD, datang ke
fisioterapi. Setelah dilakukan pemeriksaan, fisioterapi ingin memberikan terapi latihan
dengan tujuan pengembangan sangkar thorax dengan segmental breathing.
Pertanyaan : Apakah nama lain dari terapi latihan yang diberikan pada pasien tersebut?
a. = TEE
b. ~ FET
c. ~ ACBT
d. ~ Chest Fisioterapi
e. ~ Breathing Control
45. ::K-No 45.::Seorang laki laki usia 50 tahun mengalami sesak dan nafas pendek, cepat
datang ke fisioterapi. Setelah dilakukan pemeriksaan fisioterapi ingin memberikan terapi
latihan dengan tujuan untuk pembersihan jalan napas dengan tehnik kombinasi dari
Breathing Control,TEE, Breathing Control, Huffing Breathing Control
Pertanyaan : Apakah tehnik terapi latihan yang diberikan pada pasien tersebut?
a. ~ TEE
b. ~ FET
c. = ACBT
d. ~ Chest Fisioterapi
e. ~ Breathing Control
46. ::K-No 46.::Seorang laki laki usia 50 tahun mengalami sesak dan nafas pendek, cepat
datang ke fisioterapi. Setelah dilakukan pemeriksaan fisioterapi ingin memberikan terapi
latihan dengan tujuan untuk membersihkan jalan napas yang merupakan kombinasi antara
Postural Drainage, Breathing exercise (SMI) dan Huffing.
Pertanyaan : Apakah tehnik terapi latihan yang diberikan pada pasien tersebut?
a. ~ TEE
b. = FET
c. ~ ACBT
d. ~ Chest Fisioterapi
e. ~ Breathing Control
47. ::K-No 47.::Seorang laki laki usia 50 tahun mengalami sesak nafas dan batuk berdahak.
Fisioterapi ingin memberikan tindakan dengan tujuan untuk melepaskan mukus, stimulasi
aktivitas mucocilliary transport dengan cara kedua tangan membentuk seperti mangkok
dengan gerakan fleksi dan ekstensi dari sendi pergelangan tangan secara ritmis pada
permukaan dinding dada pasien yang meliputi seluruh segmen paru.
Apakah nama tindakan tersebut diatas?
a. ~ Vibrasi
b. = Perkusi manual
c. ~ Postural drainage
d. ~ Huffing exercise
e. ~ Latihan batuk efektif
48. ::K-No 48.::Seorang laki laki usia 50 tahun mengalami sesak nafas dan batuk berdahak.
Fisioterapi ingin memberikan tindakan dengan cara pasien diminta untuk melakukan
inspirasi maksimun yang panjang yang dimulai dari akhir ekspirasi tenang (posisi FRC)
Apakah nama tindakan tersebut diatas?
a. ~ Pursed Lips Breathing exercise
b. ~ Diafragma breathing exercise
c. ~ Positive Expiratory Pressure
d. = Deep Breathing exercise
e. ~ Flutter
49. ::K-No 49.::Seorang laki laki usia 50 tahun mengalami sesak nafas dan batuk berdahak
sudah menahun, sehingga mengalami penurunan aktifitas fisiknya. Fisioterapi ingin
memberikan tindakan dengan cara pernafasan yang baik, mempertahankan kekuatan otot,
mempertahankan lingkup gerak sendi dengan exercise conditioning.
Berapakah waktu pendinginan yang diberikan pada pasien tersebut?
a. = 5 menit
b. ~ 10 menit
c. ~ 15 menit
d. ~ 20 menit
e. ~ 25 menit
50. ::D-No 50.::Seorang laki-laki umur 35 tahun, mempuyai keluhan batuk, di sertai dengan
dahak, dengan kurun waktu 3 bulan. Datang ke klinik fisioterapi dilakukan pemeriksaan
fisik dengan hasil : TD; 130/80 mmHg, RR: 40x/mnt, DN: 70x/mnt, mempunyai riwayat
merokok sehari habis 3 bungkus rokok. Di rujuk ke poli fisioterapi dilakukan IPPA:
inspeksi: warna kuku yang kuning, bentuk dada pectus ecavatus, Palpasi: adanya spasme
otot pernafasan, Perkusi: suara pekak, auskultasi adanya ronchi pada trachea, bronchus,
dan area lobus atas dan medial paru.
Apakah diagnosis medis skenario diatas:
a. ~ Pneumonia
b. ~ Efusi Pleura
c. = PPOK
d. ~ Pneumothoraks
e. ~ Edema Paru
51. ::D-No 51.::Seorang laki-laki umur 35 tahun, mempuyai keluhan batuk, di sertai dengan
dahak, dengan kurun waktu 3 bulan. Datang ke klinik fisioterapi dilakukan pemeriksaan
fisik dengan hasil : TD; 140/90 mmHg, RR: 40x/mnt, DN: 70x/mnt, mempunyai riwayat
merokok sehari habis 3 bungkus rokok. Di rujuk ke poli fisioterapi dilakukan IPPA:
inspeksi: warna kuku yang kuning, bentuk dada pectus ecavatus, Palpasi: adanya spasme
otot pernafasan, Perkusi: suara pekak, auskultasi adanya ronchi pada trachea, bronchus,
dan area lobus bawah dan medial paru.
Intervensi fisioterapi yang tidak boleh dilakukan pada skenario diatas:
a. = Postural Drainase
b. ~ Active Cicle Breathing Tecnik
c. ~ Huffing
d. ~ Coughing
e. ~ Clapping
52. ::D-No 52.::Seorang laki-laki umur 35 tahun, mempuyai keluhan batuk, di sertai dengan
dahak, dengan kurun waktu 3 bulan. Datang ke klinik fisioterapi dilakukan pemeriksaan
fisik dengan hasil : TD; 130/80 mmHg, RR: 40x/mnt, DN: 70x/mnt, mempunyai riwayat
merokok sehari habis 3 bungkus rokok. Di rujuk ke poli fisioterapi dilakukan IPPA:
inspeksi: warna kuku yang kuning, bentuk dada pectus ecavatus, Palpasi: adanya spasme
otot pernafasan, Perkusi: suara pekak, auskultasi adanya ronchi pada trachea, bronchus,
dan area lobus atas dan medial paru.
Sebutkan segmen-segmen yang terdapat pada lobus-lobus dalam skenario diatas?
a. ~ Apical, posterior, lateral, superior dan medial
b. ~ Apical, posterior, lateral, inferior dan medial
c. = Anterior, apical, posterior, lateral, dan medial
d. ~ Anterior, posterior, lateral, superior dan medial
e. ~ Anterior, apical, posterior, superior dan medial
53. ::D-No 53.::Seorang laki-laki umur 47 tahun, mempuyai keluhan batuk, di sertai dengan
dahak, sudah 3 bulan berturut-turut. Datang ke klinik fisioterapi Medika, dilakukan
pemeriksaan fisik dengan hasil : TD; 120/80 mmHg, RR: 37x/mnt, DN: 80x/mnt,
mempunyai riwayat asma sejak kecil. Di rujuk ke poli fisioterapi dilakukan IPPA:
inspeksi: warna kuku yang kuning, bentuk dada pectus ecavatus, Palpasi: adanya spasme
otot pernafasan, Perkusi: suara pekak, auskultasi adanya weezing pada trachea, bronchus,
dan area lobus bawah paru kiri.
Bagaimana posisi postural drainage pada kasus pasien diatas?
a. ~ Posisi tubuh miring ke kiri agak tengkurap, posisi kedua tungkai lebih tinggi
dari kepala ± ketinggian kaki 16° dari bed.
b. ~ Posisi tubuh miring ke kanan agak terlentang, posisi kedua tungkai lebih tinggi
dari kepala ± ketinggian kaki 16° dari bed.
c. = Posisi tengkurap, posisi kedua tungkai lebih tinggi dari kepala ± ketinggian
kaki 20° dari bed.
d. ~ Posisi tubuh miring ke kiri agak tengkurap, posisi kedua tungkai lebih tinggi
dari kepala ± ketinggian kaki 20° dari bed.
e. ~ Posisi tubuh miring ke kanan agak tengkurap, posisi kedua tungkai lebih tinggi
dari kepala ± ketinggian kaki 20° dari bed.
54. ::D-No 54.::Seorang laki-laki umur 45 tahun. Datang ke klinik fisioterapi dilakukan
pemeriksaan fisik dengan hasil : TD; 130/90 mmHg, RR: 34x/mnt, DN: 85x/mnt, dia
bekerja sebagai kuli kayu selam 10 tahun ini.Diagnosa dokter sebelumnya adalah
pneumonia dan diperjelas juga dengan pemeriksaan rongent.
Di bawah ini yang bukan termasuk tanda dan gejala penyakit yang diderita pasien dalam
skenario adalah?
a. = Batuk berdahak selama 3 bulan berturut-turut
b. ~ Demam tinggi disertai menggigil
c. ~ Badan kurus kering
d. ~ Sesak nafas
e. ~ Tidak nafsu makan
55. ::D-No 55.::Seorang laki-laki umur 45 tahun. Datang ke klinik fisioterapi dilakukan
pemeriksaan fisik dengan hasil : TD; 130/90 mmHg, RR: 40x/mnt, DN: 85x/mnt, dia
perokok berat. Di rujuk ke poli fisioterapi dilakukan IPPA: inspeksi: tampa pucat, bentuk
dada pectus ecavatus, Palpasi: adanya spasme otot pernafasan, Perkusi: suara pekak,
auskultasi adanya ronchi pada bronchus dan area lobus tengah paru kanan.Diagnosa
dokter yaitu kanker paru tahap stadium 3.
Apa arti dari tahap stadium 3 dalam skenario diatas?
a. ~ tahap ditemukannya sel-sel kanker hanya pada lapisan terdalam paru-paru dan
tidak bersifat invasif.
b. = tahap kanker yang telah menyebar ke daerah di sekitarnya, seperti dinding
dada, diafragma, pembuluh besar atau kelenjar getah bening di sisi yang sama atau
pun sisi berlawanan dari tumor tersebut.
c. ~ tahap kanker yang ditemukan pada paru-paru dan kelenjar getah bening di
dekatnya.
d. ~ tahap kanker yang hanya ditemukan pada paru-paru dan belum menyebar ke
kelenjar getah bening sekitarnya.
e. ~ tahap ditemukannya sel kanker pada dahak (sputum) pasien di dalam sampel
air saat bronkoskopi, tetapi tidak terlihat adanya tumor di paru-paru
56. ::D-No 56.::Seorang laki-laki umur 45 tahun. Datang ke klinik fisioterapi Dilakukan
pemeriksaan fisik dengan hasil : TD; 100/70 mmHg, RR: 40x/mnt, DN: 75x/mnt. Dia
bekerja sebagai satpam di sebuah mall di yogyakarta. Diperoleh diagnosa bahwa pasien
menderita emboli paru.
Di bawah ini yang bukan merupakan tanda gejala dari penyakit pasien dalam skenario
diatas adalah?
a. ~ sesak nafas yang semakin hari semakin berat
b. ~ nyeri dada
c. ~ terdapat bengkak di kedua tungkainya
d. = Batuk berdahak
e. ~ Hipotensi
57. ::D-No 57.::Seorang laki-laki umur 45 tahun. Datang ke klinik fisioterapi Dilakukan
pemeriksaan fisik dengan hasil : TD; 100/70 mmHg, RR: 40x/mnt, DN: 75x/mnt. Dia
bekerja sebagai satpam di sebuah mall di yogyakarta. Diperoleh diagnosa bahwa pasien
menderita emboli paru.
Apa etiologi kasus diatas di skenario di atas?
a. ~ Stasis atau melambatnya aliran darah
b. ~ Trauma, Luka dan peradangan pada dinding vena
c. ~ Hiperkoagulasibilitas
d. ~ Pecahnya trombus di vena
e. = Adanya plak/atheroma pada arteri
58. ::D-No 58.::Seorang laki-laki umur 45 tahun. Datang ke klinik fisioterapi Dilakukan
pemeriksaan fisik dengan hasil : TD; 100/70 mmHg, RR: 40x/mnt, DN: 75x/mnt. Dia
bekerja sebagai buruh kayu dan riwayat dia adalah perokok berat. Diperoleh diagnosa
bahwa pasien menderita bronkitis kronis. Tanda gejalanya adalah penumpukan sputum
pada paru.
Dibawah ini apa yang diperoleh fisioterapis pada saat pemeriksaan palpasi?
a. = Adanya kelemahan pengembangan pada sisi paru yang terdapat penumpukan
sputum ketika inspirasi
b. ~ Adanya spasme otot sternocledomastodeus, scaleni dan latisimus dorsi.
c. ~ Adanya Nyeri tekan dan nyeri gerak
d. ~ Adanya odema di daerah dada dan bahu
e. ~ Adanya suhu lokal
59. ::D-No 59.::Seorang laki-laki umur 25 tahun. Datang ke klinik fisioterapi Dilakukan
pemeriksaan fisik dengan hasil : TD; 100/70 mmHg, RR: 40x/mnt, DN: 75x/mnt. Dia
bekerja sebagai karyawan swata di Yogyakarta. Diperoleh diagnosa bahwa pasien
menderita asma. Tanda gejalanya adalah sesak nafas, nyeri dada.
Apakah etiologi pada kasus skenario diatas?
a. ~ Bakteri/bakteri yang mengakibatkan spasme pada saluran pernafasan
b. ~ Rubela terhirup sehingga mengendap dalam saluran pernafasan
c. = Alergen yang mengakibatkan sistem imun lemah (IgE rendah)
d. ~ Adanya prostaglandin mengakibatkan bronkospasme
e. ~ Histamin mengakibatkan nyeri dada
60. ::D-No 60.::Seorang laki-laki umur 25 tahun. Datang ke klinik fisioterapi Dilakukan
pemeriksaan fisik dengan hasil : TD; 100/70 mmHg, RR: 40x/mnt, DN: 75x/mnt. Dia
bekerja sebagai karyawan swata di Yogyakarta. Diperoleh diagnosa bahwa pasien
menderita asma. Tanda gejalanya adalah sesak nafas, nyeri dada. Fisioterapis
memberikan modalitas nebulizer.
Dibawah ini yang bukan fungsi dari modalitas yang digunakan fisioterapis dalam
skenario diatas?
a. ~ Mengencerkan sputum
b. ~ Memasukkan obat-obatan
c. ~ Mengurangi inflamasi di paru
d. = Memperlancar peredaran darah besar
e. ~ Memecahkan stabilisasi air & obat menjadi uap
61. ::D-No 61.::Tn . x umur 35 tahun, mempuyai keluhan batuk, di sertai dengan dahak,
dengan kurun waktu 3 bln.belum pernah mendapatkan pengobatan, Datang ke puskesmas
dilakukan pemeriksaan fisik dengan hasil : TD; 120/80 mmHg, RR: 40x/mnt, DN:
70x/mnt, mempunyai riwayat merokok sehari habis 2 bungkus rokok. Di rujuk ke poli
fisioterapi dilakukan IPPA: inspeksi: warna kuku yang kuning, bentuk dada pectus
ecavatus, Palpasi: adanya spasme otot pernafasan, Perkusi: suara pekak, auskultasi
adanya ronchi pada trachea, bronchus, dan area lobus atas dan bawah paru.
Apakah diagnosis medis skenario diatas:
a. ~ Bronkritis akut
b. = Bronkritis kronik
c. ~ Bronco ektasis
d. ~ Emphisema
e. ~ PPOK
62. ::D-No 62.::Tn . x umur 35 tahun, mempuyai keluhan batuk, di sertai dengan dahak,
dengan kurun waktu 3 bln.belum pernah mendapatkan pengobatan, Datang ke puskesmas
dilakukan pemeriksaan fisik dengan hasil : TD; 120/80 mmHg, RR: 40x/mnt, DN:
70x/mnt, mempunyai riwayat merokok sehari habis 2 bungkus rokok. Di rujuk ke poli
fisioterapi dilakukan IPPA: inspeksi: warna kuku yang kuning, bentuk dada pectus
ecavatus, Palpasi: adanya spasme otot pernafasan, Perkusi: suara pekak, auskultasi
adanya ronchi pada trachea, bronchus, dan area lobus atas dan bawah paru.
Apakah yang di sebut dengan ronchi?
a. ~ Bentuk dada cekung
b. ~ Bentuk dada seperti tong
c. = Nada rendah sangat kasar, akibat dari terkumpulnya cairan mukus
d. ~ suara gosokan aplas pada kayu. Gesekan terjadi antara jaringan paru dengan
pleura
e. ~ Bunyik ngiik…iiik / ngiiiiii k !!! Terjadi karena eksudat lengket
63. ::D-No 63.::Tn . x umur 35 tahun, mempuyai keluhan batuk, di sertai dengan dahak,
dengan kurun waktu 3 bln.belum pernah mendapatkan pengobatan, Datang ke puskesmas
dilakukan pemeriksaan fisik dengan hasil : TD; 120/80 mmHg, RR: 40x/mnt, DN:
70x/mnt, mempunyai riwayat merokok sehari habis 2 bungkus rokok. Di rujuk ke poli
fisioterapi dilakukan IPPA: inspeksi: warna kuku yang kuning, bentuk dada pectus
ecavatus, pernafasan dangkal, abdominal brething, Palpasi: adanya spasme otot
pernafasan, Perkusi: suara pekak, auskultasi adanya ronchi pada trachea, bronchus, dan
area lobus atas dan bawah paru.
Apakah bukti adanya sesak napas pada skenario diatas:
a. ~ TD; 120/80 mmHg,
b. = RR: 40x/mnt,
c. ~ DN: 70x/mnt,
d. ~ Warna kuku
e. ~ Suara pekak
64. ::D-No 64.::Tn . x umur 35 tahun, mempuyai keluhan batuk, di sertai dengan dahak,
dengan kurun waktu 3 bln.belum pernah mendapatkan pengobatan, Datang ke puskesmas
dilakukan pemeriksaan fisik dengan hasil : TD; 120/80 mmHg, RR: 40x/mnt, DN:
70x/mnt, mempunyai riwayat merokok sehari habis 2 bungkus rokok. Di rujuk ke poli
fisioterapi dilakukan IPPA: inspeksi: warna kuku yang kuning, bentuk dada pectus
ecavatus, Palpasi: adanya spasme otot pernafasan, Perkusi: suara pekak, auskultasi
adanya ronchi pada trachea, bronchus, dan area lobus atas dan bawah paru.
Apakah tujuan tindakan fisioterapi yang tepat pada kasus diatas :
a. ~ Membuat posisi nyaman dalam bernafas
b. ~ Memobilisai sangkar thorak dan menghilangkan ekspansi thorak
c. ~ Merileksasikan otot dengan menambah keterbatasan ekspansi thorak
d. ~ Menghilangkan secret, menghilangkan batuk, menghilangkan saluran napas,
mengurangi ekspansi thorak
e. = Mengencerkan dahak, melonggarkan saluran nafas, merileksasikan otot
pernafasan, mengeluarkan dahak, menambah expasi sangkar thorak
65. ::D-No 65.::Tn . x umur 35 tahun, mempuyai keluhan batuk, di sertai dengan dahak,
dengan kurun waktu 3 bln.belum pernah mendapatkan pengobatan, Datang ke puskesmas
dilakukan pemeriksaan fisik dengan hasil : TD; 120/80 mmHg, RR: 40x/mnt, DN:
70x/mnt, mempunyai riwayat merokok sehari habis 2 bungkus rokok. Di rujuk ke poli
fisioterapi dilakukan IPPA: inspeksi: warna kuku yang kuning, bentuk dada pectus
ecavatus, Palpasi: adanya spasme otot pernafasan, Perkusi: suara pekak, auskultasi
adanya ronchi pada trachea, bronchus, dan area lobus atas dan bawah paru.
Apakah modalitas fisioterapi yang di gunakan untuk mengencerkan dahak?
a. ~ Tapotement
b. = Inhalasi
c. ~ Batuk efektif
d. ~ Postural draynase
e. ~ Breathing exercise
66. ::D-No 66.::Tn . x umur 35 tahun, mempuyai keluhan batuk, di sertai dengan dahak,
dengan kurun waktu 3 bln.belum pernah mendapatkan pengobatan, Datang ke puskesmas
dilakukan pemeriksaan fisik dengan hasil : TD; 120/80 mmHg, RR: 40x/mnt, DN:
70x/mnt, mempunyai riwayat merokok sehari habis 2 bungkus rokok. Di rujuk ke poli
fisioterapi dilakukan IPPA: inspeksi: warna kuku yang kuning, bentuk dada pectus
ecavatus, Palpasi: adanya spasme otot pernafasan, Perkusi: suara pekak, auskultasi
adanya ronchi pada trachea, bronchus, dan area lobus atas dan bawah paru.
Apakah langkah untuk mengeluarkan dahak yang sudah cair?
a. ~ Masasse
b. ~ Pemberian diathermi
c. ~ Deep brething exercise
d. ~ Purl lips breathing exercise
e. = Postural drynase, tapotemen, dan batuk efektif
67. ::D-No 67.::Tn . x umur 35 tahun, mempuyai keluhan batuk, di sertai dengan dahak,
dengan kurun waktu 3 bln.belum pernah mendapatkan pengobatan, Datang ke puskesmas
dilakukan pemeriksaan fisik dengan hasil : TD; 120/80 mmHg, RR: 40x/mnt, DN:
70x/mnt, mempunyai riwayat merokok sehari habis 2 bungkus rokok. Di rujuk ke poli
fisioterapi dilakukan IPPA: inspeksi: warna kuku yang kuning, bentuk dada pectus
ecavatus, Palpasi: adanya spasme otot pernafasan, Perkusi: suara pekak, auskultasi
adanya ronchi pada trachea, bronchus, dan area lobus atas dan bawah paru.
Apakah nama jenis obat terapi inhalasi untuk melebarkan saluran napas?
a. ~ Analgesik
b. ~ Anti piretik
c. = Ventolin, salbutamol
d. ~ NACL
e. ~ Anti histamin
68. ::L-No 68.::Tn. Arif usia 70 tahun mengeluh batuk-batuk sudah terjadi lebih dari 2 bulan
ini, dan adanya produksi sputum yang purulen, dan kadang sputumnya hemoptisis.
Dengan TD : 120/80 mmHg, RR : 20 x/m, DN : 80x/m. Menurut dokter penyakit dalam
adalah hasil Radiologi bahwa adanya dilatasi abnormal dibronki dan disertai kehancuran
dinding bronkial. Dari pengertian diatas menurut ICD Tn.Arif menderita sakit apa ?
a. ~ Bronkhitis
b. ~ Pneumonia
c. ~ Pneumothorax
d. = Bronkiektasis
e. ~ Obstruktif

70. ::L-No 70.::Ny. Ida usia 80 tahun menderita bronkiektasis sudah 8 tahun yang lalu,belum
pernah dilakukan pengobatan dan kemudian memeriksakannya ke dokter, dengan TD
130/90 mmHg, RR : 20x/m, DN : 80x/m, adanya sesak nafas. pada pemeriksaan MRI
yang dilakukan pada paru terlihat bawa bentuk dari bronkiektasis bentuk intermediet,
dimana bentuk tersebut menyerupai varises, apa bentuk dari bronkiektasis diatas :
a. ~ Bronkiektasis fosiform
b. = Bronkiektasis varikosa
c. ~ Bronkiektasis silindris
d. ~ Bronkiektasis sakular
e. ~ Bronkiektasis padat.
71. ::L-No 71.::Pada gambar diatas sesuai dengan bentuk bronkiektasis, bronkiektasis yang
merupakan bentuk bronkiektasis yang klasik ditandai dengan adanya dilatasi dan
penyempitan bronkus yang bersifat ireguler. Bentuk ini kadang berbentuk kista.
a. ~ Normal
b. ~ Silindris
c. ~ Fosiform
d. ~ Varikosa
e. = Cystic
72. ::L-No 72.::Ny. Ira usia 40 tahun, dia menderita bronkiektasis sudah 5 tahun, sebelumnya
Ny. Ira tidak ada riwayat sakit bronkiektasis sebelumnya, dari hasil radiologi terlihat
adanya obstruksi bronkus karena adanya kerusakan dinding bronkus akibat peradangan.
Dari pernyataan diatas sesuai dengan macam bronkiektasis, termasuk apa :
a. ~ Kongenital
b. = Acquired
c. ~ Genetik
d. ~ Bawaan
e. ~ Lingkungan
73. ::L-No 73.::Ny. Ida usia 80 tahun menderita bronkiektasis sudah 8 tahun yang lalu, pada
pemeriksaan MRI yang dilakukan pada paru terlihat bawa bentuk dari bronkiektasis
bentuk fosiform, maksud dari bentuk bronkiektasis fosiform adalah :
a. ~ perubahan bentuk bronkus yang menyerupai varises vena
b. ~ bentuk bronkiektasis yang klasik ditandai dengan adanya dilatasi dan
penyempitan bronkus yang bersifat ireguler.
c. = bronkiektasis yang paling ringan, bentuk ini sering dijumpai pada
bronkiektasis yang menyertai bronkitis kronik.
d. ~ Bronkiektasis yang normal
e. ~ Bronkiektasis dengan bentuk yang menyerupai kista.
74. ::L-No 74.::Ny. Luwin usia sudah 55 tahun menderita kanker paru sudah 10 tahun ini,
berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, kanker yang diderita Ny.Luwin kanker yang
diderita itu ditemukan pada satu bagian paru-paru saja dan pada jaringan disekitarnya.
Dan merupakan kanker paru jenis karsinoma sel kecil. Dari jenis kanker yang diderita Ny.
Luwin tersebut termasuk tahap kanker apa :
a. ~ Keseluruhan
b. ~ Sebagian
c. = Terbatas
d. ~ Penuh
e. ~ Utuh.
75. ::L-No 75.::Ny. Ida usia 50 tahun megalami kanker paru, kanker tersebut sudah diderita 5
tahun yang lalu dan sudah menjalar ke salah satu organ tubuh, dari pemeriksaan yang
dilakukan oleh dokter menyimpulkan bahwa kanker yang diderita oleh Ny. Ida sudah
pada stadium III, makna dari stadium III adalah :
a. = tahap kanker yang telah menyebar ke daerah di sekitarnya, seperti dinding
dada, diafragma, pembuluh besar atau kelenjar getah bening di sisi yang sama atau
pun sisi berlawanan dari tumor tersebut.
b. ~ tahap kanker yang hanya ditemukan pada paru-paru dan belum menyebar ke
kelenjar getah bening sekitarnya.
c. ~ tahap kanker yang ditemukan pada paru-paru dan kelenjar getah bening di
dekatnya.
d. ~ tahap kanker yang ditemukan lebih dari satu lobus paru-paru yang sama, atau
di paru-paru yang lain. Sel-sel kanker telah menyebar juga ke organ tubuh lainnya,
misalnya ke otak, kelenjar adrenalin, hati, dan tulang.
e. ~ tahap ditemukannya sel-sel kanker hanya pada lapisan terdalam paru-paru dan
tidak bersifat invasif.
76. ::L-No 76.::Tn. Abi usia 65 tahun dia merasa 1 bulan terakhir ini dia mengalami keluhan
nyeri dada, merasa sesak napas, batuk-batuk tidak sembuh. Dan mempunyai riwayat
merokok sudah 20 tahun. Kebiasaan merokok 1 hari bisa menghabiskan 1 bungkus rokok.
sehingga Tn. Abi merasa khawatir dan datang untuk memeriksakan keluhanya pada
bagian paru, dari dokter paru didiagnosa adanya kanker paru stadium I. Makna dari
stadium I adalah :
a. ~ tahap kanker yang telah menyebar ke daerah di sekitarnya, seperti dinding
dada, diafragma, pembuluh besar atau kelenjar getah bening di sisi yang sama atau
pun sisi berlawanan dari tumor tersebut.
b. = tahap kanker yang hanya ditemukan pada paru-paru dan belum menyebar ke
kelenjar getah bening sekitarnya.
c. ~ tahap kanker yang ditemukan pada paru-paru dan kelenjar getah bening di
dekatnya.
d. ~ tahap kanker yang ditemukan lebih dari satu lobus paru-paru yang sama, atau
di paru-paru yang lain. Sel-sel kanker telah menyebar juga ke organ tubuh lainnya,
misalnya ke otak, kelenjar adrenalin, hati, dan tulang.
e. ~ tahap ditemukannya sel-sel kanker hanya pada lapisan terdalam paru-paru dan
tidak bersifat invasif
77. ::L-No 77.::Tn. udii usia 75 tahun selama 2 tahun ini dia mengalami keluhan nyeri dada,
merasa sesak napas, batuk-batuk tidak sembuh, dan sering masuk keluar rumah sakit.
Riwayat penyakit dahulu Tn. Udi pernah menderita bronkiektasis, dan disertai dengan
sputum darah, mempunyai riwayat merokok sudah lebih dari 30 tahun. Kebiasaan
merokok 1 hari bisa menghabiskan 5 bungkus rokok. sehingga Tn. Abi merasa khawatir
dan datang untuk memeriksakan keluhanya pada bagian paru, dari dokter paru didiagnosa
adanya kanker kanker yang ditemukan pada paru-paru dan kelenjar getah bening di
dekatnya. Dari pernyataan tersebut diatas, Tn. Udi menderita kanker stadium berapa :
a. ~ I
b. = II
c. ~ III
d. ~ IV
e. ~ 0
78. ::K-No 78.::Seorang laki laki usia 45 tahun mengeluh batuk dan sesak nafas dirawat di
RS Mitra. Fisioterapi ingin mengurangi keluhan batuk dan sesak nafasnya. Sebelum
melakukan intervensi, fisioterapi melakukan pemeriksaan untuk mengetahui apakah
pasien tersebut ada keterbatasan di sangkar thoraxnya.
Pertanyaan : Apakah pemeriksaan yang dilakukan pada pasien tersebut?
a. = Ekspansi Thorax
b. ~ Skala Borg
c. ~ Auskultasi
d. ~ VO2 Max
e. ~ Inspeksi
79. ::K-No 79.::Seorang laki laki usia 45 tahun mengeluh batuk dan sesak nafas dirawat di
RS Mitra. Sebelum melakukan tindakan fisioterapi maka dilakukan pemeriksaan
fisioterapi. Hasil pemeriksaan fisioterapi ditemukan adanya sputum di lobus bawah, paru
kanan dan kiri.
Pertanyaan : Dimanakah letak stetoskope yang tepat pada saat fisioterapi melakukan
pemeriksaan pada pasien tersebut?
a. ~ Di intercostal 2 kanan dan kiri
b. ~ Di intercostal 3 kanan dan kiri
c. ~ Di intercostal 4 kanan dan kiri
d. ~ Di intercostal 5 kanan dan kiri
e. = Di intercostal 8 kanan dan kiri
80. ::K-No 80.::Seorang laki laki usia 45 tahun mengeluh batuk dan sesak nafas dirawat di
RS Mitra. Fisioterapi ingin mengurangi keluhan batuk dan sesak nafasnya. Sebelum
melakukan latihan pada pasien tersebut, fisioterapi melakukan pemeriksaan untuk
mengetahui beban latihan yang bisa dilakukan pada pasien tersebut.
Pertanyaan : Apakah pemeriksaan yang dilakukan pada pasien tersebut?
a. ~ Ekspansi Thorax
b. ~ Skala Borg
c. ~ Auskultasi
d. = VO2 Max
e. ~ Inspeksi
CATEGORY: SOAL UKOM KARDIOVASKULER 2017

1. ::SK. no 1.::Seorang laki laki usia 65 tahun rawat inap di ICU RS x dengan diagnosa
pasca operasi AMP hip kanan dan bronchopneumoni. Keluhan batuk, penumpukan
sekresi/mukus di saluran nafas segmen apical lobus atas kanan dan kiri selama 2 hari.
Pemeriksaan suhu badan 37oC, RR 20 x/menit, HR 80 x/menit dan kesadaran baik.
Fisioterapis memberikan chest fisioterapi.
Pertanyaan : Apakah posisi yang tepat untuk kasus tersebut ?
a. =Half lying.
b. ~Side lying.
c. ~Prone lying.
d. ~Supine lying.
e. ~Depresi lying.
2. }::SK. no 2.::Seorang perempuan usia 55 tahun menjalani operasi hysterectomy karena
Ca Cervix Uteri studium 2 dengan komplikasi adanya hipertensi, sehingga post operasi
pasien tersebut harus dirawat di ICCU dulu. GCS : E4V5M6. Pasien mengeluh adanya
nyeri perut dan nyeri pada kedua kaki saat digerakkan.
Pertanyaan : Apakah pemeriksaan spesifik pada pasien tersebut?
a. =VDS/ VAS
b. ~LGS / ROM
c. ~Antropometri
d. ~Tekanan Darah
e. ~Tidak bisa dilakukan pemeriksaan khusus karena pasien masih di ICCU
3. ::SK. no 3.::Seorang perempuan usia 55 tahun menjalani operasi hysterectomy karena Ca
Cervix Uteri studium 2 dengan adanya IHD, sehingga post operasi pasien tersebut harus
dirawat di ICCU dulu. GCS : E1V1M1. Fisioterapi ingin melakukan intervensi dengan
tujuan mencegah komplikasi tirah baring.
Pertanyaan : Apakah intervensi yang dilakukan pada pasien tersebut?
a. =Posisioning
b. ~Aktive exercise
c. ~Coughing exercise
d. ~Pernafasan abdominal
e. ~Strengthening exercise
4. ::SK. no 4.::Seorang perempuan usia 55 tahun menjalani operasi hysterectomy karena Ca
Cervix Uteri studium 2 dengan adanya IHD, sehingga post operasi pasien tersebut harus
dirawat di ICCU dulu. GCS : E1V1M1. Fisioterapi ingin melakukan pemeriksaan
subyektif.
Pertanyaan : Apakah pemeriksaan yang dilakukan pada pasien tersebut?
a. =Heteroanamnesis
b. ~Autoanamnesis
c. ~Inspeksi
d. ~Palpasi
e. ~PFGD
5. ::SK. no 5.::Seorang laki laki, usia 65 tahun, 1 minggu yang lalumenjalanioperasi
CABGdengan median sternotomy. Hasilpemeriksaan : BP : 110/76, HR : 90 x/menit temp
: 37,4 ºC, batukkering, polapernafasanlambat, tidakmenggunakan accessories muscle,
penurunansuaranafasbadabagian basal bilateral, ditemukansuaracracles di
bagiankiribawah, penurunangerakanthoraksbawah bilateral
Apakahtujuanfisioterapipertama kali padakasustersebut ?
a. ~Meningkatkan toleransi aktivitas
b. ~Meningkatkan mobilitas thoraks
c. ~Mengurangi sesak nafas
d. ~Menguranginyeri
e. =Mobilisasidini
6. ::SK. no 6.::Seorang laki laki, usia 65 tahun, 1 minggu yang lalu menjalani operasi CABG
dengan median sternotomy. Hasil pemeriksaan : BP : 110/76, HR : 90 x/menit temp : 37,4
ºC, batuk kering, pola pernafasan lambat, tidak menggunakan accessories muscle,
penurunan suara nafas pada bagian basal bilateral, ditemukan suara cracles di bagian kiri
bawah, penurunan gerakan thoraks bawah bilateral
Apakah intervensi yang tepat untuk gangguan thorax pada kasus tersebut ?
a. ~Posisioning
b. ~Pursed lip breathing
c. =Thoracic expansion therapy
d. ~Stretching otot bantu pernafasan
e. ~Active cycle of breathing technique
7. ::SK. no 7.::Seorang perempuan usia 60 tahun mengalami sesak nafas setelah menjalani
operasi CABG. Hasil pemeriksaan T = 140/80 mmHg, RR = 39x/ menit, HR = 99x/
menit, auskultasi didapati suara cracles pada lobus atas.
Pertanyaan : Dimanakah letak stetoskop yang benar pada pasien tersebut?
a. =Di Intercosta 2
b. ~Di Intercosta 4
c. ~Di Intercosta 6
d. ~Di Intercosta 7
e. ~Di Intercosta 8
8. ::SK. no 8.::Seorang perempuan usia 60 tahun mengalami sesak nafas setelah menjalani
operasi CABG. Hasil pemeriksaan T = 140/80 mmHg, RR = 39x/ menit, HR = 99x/
menit, auskultasi didapati suara cracles pada lobus atas. Fisioterapi ingin melakukan chest
fisioterapi pada pasien tersebut.
Pertanyaan : Bagaimanakah posisi yang benar pada pasien tersebut?
a. =Half lying.
b. ~Side lying.
c. ~Prone lying.
d. ~Supine lying.
e. ~Depresi lying.
9. ::SK. no 9.::Seorang perempuan usia 60 tahun mengalami sesak nafas setelah menjalani
operasi CABG. Hasil pemeriksaan T = 140/80 mmHg, RR = 39x/ menit, HR = 99x/
menit, auskultasi didapati suara cracles pada lobus atas. Fisioterapi ingin melakukan chest
fisioterapi pada pasien tersebut.
Pertanyaan : Apakah Kontraindikasi dilakukannya tindakan tersebut?
a. =Fraktur costae
b. ~Fraktur humeri
c. ~Fraktur scapula
d. ~Fraktur clavicula
e. ~Fraktur vertebra thoracal
10. ::SK. no 10.::Seorang perempuan usia 60 tahun mengalami sesak nafas setelah menjalani
operasi CABG. Hasil pemeriksaan T = 140/80 mmHg, RR = 39x/ menit, HR = 99x/
menit, auskultasi didapati suara cracles pada lobus atas. Fisioterapi melakukan latihan
ambulasi, kemudian latihan ambulasi dihentikan karena ada beberapa hal penyebab.
Pertanyaan : Mengapa latihan ambulasi tersebut dihentikan?
a. ~Karena tekanan darah turun 5 – 10 mmHg
b. =Karena tekanan darah turun 10 – 15 mmHg
c. ~Karena perbedaan tekana sistolik dan diatolik kurang dari 30 mmHg
d. ~Karena perbedaan tekana sistolik dan diatolik kurang dari 40 mmHg
e. ~Karena perbedaan tekana sistolik dan diatolik kurang dari 50 mmHg
11. ::SK. no 11.::Seorang laki laki usia 69 tahun mengeluh nyeri dada bagian tengah seperti
diremas, rasa sesak atau berat seperti tertimpa beban, mencengkeram atau seperti
terbakar, menjalar ke leher, rahang, bahu, punggung, satu atau kedua lengan dibawa ke
RS langsung masuk ICCU, oleh dokter segera dilakukan operasi bedah pintas koroner.
Fisioterapi ingin melakukan terapi latihan pada fase complete bed rest.
Pertanyaan : Apakah tujuan terapi latihan pada fase tersebut?
a. ~Mengajarkan pasien untuk mengenali tanda dan gejala latihan yang berlebihan
b. =Mencegah akumulasi cairan atau lendir pada paru–paru
c. ~Memulai membangun kepercayaan diri pasien.
d. ~Meningkatkan kekuatan otot tungkai dan trunk
e. ~Melatih kesadaran/adaptasi postural.
12. ::SK. no 12.::Seorang laki laki usia 65 tahun dibawa ke RS langsung masuk ICCU karena
Acute Myocard Infark, oleh dokter segera dilakukan operasi bedah pintas koroner.
Fisioterapi ingin melakukan terapi latihan. Ada hal yang perlu diperhatikan pada saat
memberi terapi latihan tersebut.
Pertanyaan : Apakah yang perlu diperhatikan?
a. ~EKG Monitor, tekanan darah, denyut nadi
b. ~EKG monitor, Kadar Gula darah, tekanan darah
c. =EKG Monitor, tekanan darah, denyut nadi, pernafasan
d. ~EKG monitor, Kadar Gula darah, denyut nadi, pernafasan
e. ~EKG monitor, Kadar Gula darah, tekanan darah, denyut nadi
13. ::SK. no 13.::Seorang laki laki usia 65 tahun dibawa ke RS langsung masuk ICCU karena
Acute Myocard Infark, oleh dokter segera dilakukan operasi bedah pintas koroner.
Fisioterapi ingin melakukan terapi latihan pada fase partial bed rest.
Pertanyaan : Berapa lama pasien mampu duduk per hari pada fase tersebut?
a. =1-2 jam
b. ~2-3 jam
c. ~3-4 jam
d. ~4-5 jam
e. ~5-6 jam
14. ::SK. no 14.::Seorang laki laki usia 65 tahun dibawa ke RS langsung masuk ICCU karena
Acute Myocard Infark, oleh dokter segera dilakukan operasi bedah pintas koroner.
Fisioterapi ingin melakukan terapi latihan pada fase partial bed rest.
Pertanyaan : Apakah tujuan terapi latihan pada fase tersebut?
a. ~Mencegah deep vein thrombosis.
b. ~Menjelaskan tujuan program latihan aktif
c. =Mempertahankan kebersihan lapangan paru
d. ~Mengajari dan memotivasi pasien untuk rileksasi.
e. ~Mencegah akumulasi cairan atau lendir pada paru–paru
15. ::SK. no 15.::Seorang laki laki usia 65 tahun dibawa ke RS langsung masuk ICCU karena
Acute Myocard Infark, oleh dokter segera dilakukan operasi bedah pintas koroner.
Fisioterapi ingin melakukan terapi latihan. Sebelum melakukan terapi latihan, perlu
melakukan pemeriksaan subyektif. Ada hal hal yang perlu diperhatikan pada saat
pemeriksaan subyektif.
Pertanyaan : Apakah yang perlu diperhatikan pada pemeriksaan tersebut?
a. ~Tekanan darah
b. ~Denyut nadi
c. ~Pernafasan
d. =Faktor usia
e. ~EKG
16. ::SK. no 16.::Seorang laki laki usia 69 tahun mengeluh nyeri dada bagian tengah seperti
diremas, rasa sesak atau berat seperti tertimpa beban, mencengkeram atau seperti
terbakar, menjalar ke leher, rahang, bahu, punggung, satu atau kedua lengan dibawa ke
RS langsung masuk ICCU, oleh dokter segera dilakukan operasi bedah pintas koroner.
Pertanyaan : Apakah nama operasi tersebut?
a. ~CAG
b. ~PTCA
c. =CABG
d. ~Operasi pemasangan Stent
e. ~Operasi pemasangan Ring
17. ::SK. no 17.::Seorang laki laki usia 69 tahun mengeluh nyeri dada bagian tengah seperti
diremas, rasa sesak atau berat seperti tertimpa beban, mencengkeram atau seperti
terbakar, menjalar ke leher, rahang, bahu, punggung, satu atau kedua lengan dibawa ke
RS langsung masuk ICCU, oleh dokter segera dilakukan operasi bedah pintas koroner.
Pertanyaan : Apakah nama penyakit pasien tersebut?
a. ~Back Pain
b. ~Chest Pain
c. ~Cervical pain
d. ~Frozen shoulder
e. =Penyakit Jantung Koroner
18. ::SK. no 18.::Seorang laki laki usia 69 tahun mengeluh nyeri dada bagian tengah seperti
diremas, rasa sesak atau berat seperti tertimpa beban, mencengkeram atau seperti
terbakar, menjalar ke leher, rahang, bahu, punggung, satu atau kedua lengan dibawa ke
RS langsung masuk ICCU, oleh dokter segera dilakukan operasi bedah pintas koroner.
Pertanyaan : Apakah faktor resiko dari penyakit pasien tersebut?
a. ~Hipotensi
b. ~Hipoglikemi
c. =Arteriosclerosis
d. ~Banyak olahraga
e. ~Berat badan Ideal
19. ::SK. no 19.::Seorang laki laki usia 69 tahun mengeluh nyeri dada bagian tengah seperti
diremas, rasa sesak atau berat seperti tertimpa beban, mencengkeram atau seperti
terbakar, menjalar ke leher, rahang, bahu, punggung, satu atau kedua lengan dibawa ke
RS langsung masuk ICCU, oleh dokter segera dilakukan operasi bedah pintas koroner.
Setelah operasi pasien mengeluh masih ada nyeri daerah incisi.
Pertanyaan : Apakah pemeriksaan spesifik pada pasien tersebut?
a. ~Borg scale
b. =VAS/ VDS
c. ~LGS / ROM
d. ~Antropometri
e. ~Six minute walk test
20. ::SK. no 20.::Seorang laki laki usia 69 tahun mengeluh nyeri dada bagian tengah seperti
diremas, menjalar ke leher, rahang, bahu, punggung, satu atau kedua lengan dibawa ke
RS langsung masuk ICCU, oleh dokter segera dilakukan operasi bedah pintas koroner.
Setelah operasi fisioterapi ingin mengetahui kemampuan fungsional pasien tersebut
dengan melakukan pemeriksaan spesifik.
Pertanyaan : Apakah pemeriksaan spesifik pada pasien tersebut?
a. ~Borg scale
b. ~VAS/ VDS
c. ~LGS / ROM
d. ~Antropometri
e. =Six minute walk test
21. ::SK. no 21.::Seorang perempuan usia 65 tahun menjalani operasi by pass di RS Tiara
Bunda. Setelah keluar dari perawatan ICCU pasien tersebut pindah perawatan di bangsal.
Setelah dilakukan tindakan Fisioterapi di bangsal, maka pada saat pasien tersebut mau
minta pulang ada kriteria fisioterapinya.
Pertanyaan : Apakah kriteria tersebut?
a. =Mampu aktivitas nadi naik 30 tanpa keluhan.
b. ~Mampu mengerjakan pekerjaan dirumah.
c. ~Tidak mampu bayar pengobatan.
d. ~Permintaan keluarga pasien.
e. ~Mampu berjalan 50 m/min.
22. ::SK. no 22.::Seorang perempuan usia 65 tahun menjalani operasi by pass di RS Tiara
Bunda. Setelah keluar dari perawatan ICCU pasien tersebut pindah perawatan di bangsal.
Ada prioritas pertama pasien keluar dari ICCU.
Pertanyaan : Apakah prioritas tersebut?
a. =apabila pasien tidak membutuhkan perawatan intensif lagi
b. ~keuntungan terapi hanya sedikit / kecil
c. ~pasien dengan penyakit paru kronis
d. ~pasien dengan liver terminal
e. ~pasien metastase carsinoma
23. ::SK. no 23.::Seorang laki laki, usia 72 tahun, 4 jamsetelahkeluardari ICU karenabilateral
pneumonia dan sepsis. Pasien tampak lemah dan dehidrasi. RR : 24 kali/menit, SpO2 :
96%, terdengar suara nafas bronchial di lobus bawah paru kiri. Terlihat penurunan
gerakan thorak pada bagian bawah paru kiri
Apakah permasalahan yang potensial terjadi pada pasien tersebut ?
a. ~Penurunan mobilitas thorax
b. =Penumpukan mucus
c. ~Batuk produktif
d. ~Sesak nafas
e. ~Nyeri dada
24. ::SK. no 24.::Seorang laki laki, usia 72 tahun, 4 jam setelah keluardari ICU karena
bilateral pneumonia dan sepsis. Pasien tampak lemah dan dehidrasi. RR : 24 kali/menit,
SpO2 : 96%, terlihat penurunan gerakan thorak pada bagian bawah paru kiri
Apakah intervensi fisioterapi yang tepat pada pasien tersebut ?
a. ~ACBT
b. ~Terapiinhalasi
c. ~Postural drainage
d. =Segmental breathing exercise
e. ~Stretching otot bantu pernafasan
25. ::MW. no 25.::Anak X datang ke klinik fisioterapi menjalani rawat jalan. Pasien
didiagnosis gangguan sirkulasi darah. Sudah menjalani rawat jalan selama 3 bulan.
Karena pasien merasa terganggu dengan gangguan yang dialami.
Electrical physical agent yang tepat digunakan pada cerita diatas?
a. =LLLT
b. ~ultrasound
c. ~Electrical Stimulation
d. ~Heat
e. ~SWT Therm
26. ::MW. no 26.::pasien umur 67 tahun. Memiliki riwayat jantung koroner kemudian
dilakukan CABG. Datang ke klinik fisioterapi untuk melakukan rawat jalan. Pasien masih
mengeluhkan rasanya nyeri pada bagian sekitar incise.
Electrical physical agent yang tepat diberikan pada cerita diatas ini?
a. =TENS
b. ~Ultrasound
c. ~IR
d. ~LLLT
e. ~Cold
27. ::MW. no 27.::pasien dengan umur 50 tahun. Bekerja sebagai guru. Datang ke klinik
fisioterapi dengan membawa hasil EKG. didiagnosis gagal jantung. Pasien berjalan 5
menit sudah mengalami kelelahan dan jantung berdebar cepat.
Electrical physical agent yang tepat digunakan pada cerita diatas?
a. =Ultrasound
b. ~Electrical Stimulation
c. ~SWTTherm
d. ~Heat
e. ~Cold
28. ::MW. no 28.::Mr. K datang ke Rs Q. merasakan nyeri di dada saat aktivitas berjalan
sejauh 100 meter. Umur pasien 50 tahun. Kemudian dokter spesialis jantung
menyarankan dilakukan fisioterapi untuk menurunkan rasa nyeri pada dada pasien.
Electrical physical agent yang tepat diberikan pada cerita diatas ini?
a. ~TENS
b. ~NMES
c. ~HVPC
d. ~SWT Therm
e. =LLLT Light
29. ::MW. no 29.::Pasien Mr. Y datang ke Rs A. Dengan memliki perubahan peningkatan
denyut jantung, kontraktilitas otot jantung, curah jantung, relaksasi diastolik dan
penggunaan oksigen oleh otot jantung serta penurunan resistensi vaskuler sistemik dan
tekanan diastolik. Gangguan fungsi kelenjar tiroid dapat menimbulkan efek yang
dramatik terhadap sistem kardiovaskuler, seringkali menyerupai penyakit jantung primer.
Apa nama kelainan hormon pada cerita diatas?
a. =Hipertiroid
b. ~Hipotiroid
c. ~Aldosteronisme
d. ~Hiperaldosteronisme
e. ~Addison
30. ::MW. no 30.::Pak T datang ke fisioterapi dengan keluhan tegang pada otot leher dan
bahu. Pekerjaan pak T adalah staff di sebuah perusahaan. Pasien mempunyai riwayat
hipertensi. untuk menurunkan tekanan darah dari pasien bisa diberikan latihan untuk
meningkatkan hormone yang mengatur keseimbangan tekanan darah.
Apa hormon yang dimaksud?
a. =Reninangiotensin
b. ~Aldesteron
c. ~Rennin
d. ~Endokrin
e. ~Estrogen
31. ::MW. no 31.::Pasien X di RS.G menjalani penanganan insentive oleh team medis
diruang ICU dan terpasang alat monitor EKG, terpasang oksigen di hidungnya. usia an.X
adalah 60 tahun. Nampak biru kondisi fisiknya. Memiliki riwayat sakit jantung. Dicurgai
terjadi akibat patologi pada enzim.
Apa enzim yang dapat menyebabkan kasus diatas?
a. =Creatin Kinase
b. ~Katalase
c. ~Lipase
d. ~Laktase
e. ~Renin
32. ::MW. no 32.::Anak umur 5 tahun bernama U. datang ke klinik fisioterapi dengan
keluhan pada jantung. Setelah dilakukan pemeriksaan didiagnosis disritmia jantung oleh
tim medis. Diakibatkan pembengkakan di pericardium adanya pathogen masuk ke tubuh
melalui saluran napas atas atau saluran cerna.
Apa nama penyakit yang dimaksud dalam skenario diatas?
a. =Pericarditis
b. ~Endokarditis
c. ~Miokarditis
d. ~Kardiomiopati
e. ~aritmia
33. ::RW. no 33.::Seorang bayi laki-laki lahir disebuah RS swasta di Yogyakarta.
Pemeriksaan lahir dengan menggunakan APGAR Score menunjukan Apperaence 1, Pulse
1, Grimace 1, Activity 1, Respirasion 2. Pemeriksaan reflek menunjukan rooting reflek +
sucking reflek + graps + ATNR + . Inspeksi menunjukan adanya warna kebiruan pada
sekitar bibir, ujung jari tangan dan ujung jari kaki. USG menunjukan antara atrium kanan
dan kiri berlubang.
Kelainan dari skenario tersebut disebut ?
a. =ASD
b. ~VSD
c. ~Stenosis
d. ~Insuffisiensi
e. ~Gagal Jantung
34. ::RW. no 34.::Seorang bayi laki-laki lahir disebuah RS swasta di Yogyakarta.
Pemeriksaan lahir dengan menggunakan APGAR Score menunjukan Apperaence 1, Pulse
1, Grimace 1, Activity 1, Respirasion 2. Pemeriksaan reflek menunjukan rooting reflek +
sucking reflek + graps + ATNR + . Inspeksi menunjukan adanya warna kebiruan pada
sekitar bibir, ujung jari tangan dan ujung jari kaki. Diagnosaa dokter menunjukan adanya
penyakit jantung bawaan ( Congenental Heart Desease ).
Pengertian dari diagnosa dokter adalah ?
a. =Kelainan dari satu atau lebih struktur jantung atau pembuluh darah sebelum
kelahiran.
b. ~Kelaian akibat menyempitnya pembuluh darah.
c. ~Kelainan struktur jantung setelah kelahiran akibat trauma.
d. ~Kelainan dimana aliran arah mengantong pada aliran vena
e. ~Kelainan dimana trombus menyumbat pada pembuluh darah otak
35. ::RW. no 35.::Seorang bayi laki-laki lahir disebuah RS swasta di Yogyakarta.
Pemeriksaan lahir dengan menggunakan APGAR Score menunjukan Apperaence 1, Pulse
1, Grimace 1, Activity 1, Respirasion 2. Pemeriksaan reflek menunjukan rooting reflek +
sucking reflek + graps + ATNR + . Inspeksi menunjukan adanya warna kebiruan pada
sekitar bibir, ujung jari tangan dan ujung jari kaki. USG menunjukan antara ventrikel
kanan dan ventrikel kiri berlubang.
Kelainan dari skenario tersebut disebut ?
a. ~ASD
b. =VSD
c. ~Stenosis
d. ~Insuffisiensi
e. ~Gagal Jantung
36. ::RW. no 36.::Seorang bayi laki-laki lahir disebuah RS swasta di Yogyakarta.
Pemeriksaan lahir dengan menggunakan APGAR Score menunjukan Apperaence 1, Pulse
1, Grimace 1, Activity 1, Respirasion 2. Pemeriksaan reflek menunjukan rooting reflek +
sucking reflek + graps + ATNR + . Inspeksi menunjukan adanya warna kebiruan pada
sekitar bibir, ujung jari tangan dan ujung jari kaki. USG menunjukan antara ventrikel
kanan dan ventrikel kiri berlubang. Jika katup tersebut lubang besar dan tidak ditangani
menyebabkan ?
a. =Pulmonary arterial hypertension
b. ~Heart mur mur
c. ~Cyanosis
d. ~Tetralogy of fallot
e. ~Patent ductus
37. ::RW. no 37.::Seorang bapak berusia 53 tahun setelah landing dari peswat tiba-tiba tidak
bisa menggerakan tangan dan kaki pada sisi kirinya. TIM medis bandara segera
membawa ke IGD Rs terdekat. Pemeriksaan di IGD menunjukan TD 140/100, RR 20
x/menit, Nadi 88x/menit, hasil laboratorium menunjukan gula darah puasa 300 mg/dl,
LDL HDL Setelah beberapa hari keluhan tersebut hilang dengan sendirinya.
Gejala dalam skenario tersebut merupakan ?
a. ~TIA
b. =RIND
c. ~Brain injury
d. ~Progresive stroke
e. ~Complicated Stroke
38. ::RW. no 38.::Seorang bapak berusia 53 tahun setelah landing dari peswat tiba-tiba tidak
bisa menggerakan tangan dan kaki pada sisi kirinya. Setelah beberapa menit keluhan tiba-
tiba hilang. Pemeriksaan petugas bandara TD 140/100, RR 20 x/menit, Nadi 85x/menit.
Gejala tersebut merupakan ?
a. =TIA
b. ~RIND
c. ~Brain injury
d. ~Progresive stroke
e. ~Complicated Stroke
39. ::RW. no 39.::Ibu berusia 65 tahun merasakan lemah di satu sisinya pada saat sedang
menyapu. Dengan cepat anaknya membawa ibunya ke IGD terdekat. Karena keterbatasan
alat pihak RS merujuk ke RSP. Hasil pemeriksaan didapat TD 180/100 mm/hg, HR 78
x/menit, RR 21 x/menit. Pemeriksaan laboratorium didapat HDL 70 mg/dl, glukosa 100
mg/dl, SGPT 27 u/l. Pemeriksaan CT scan menunjukan potongan transversal tampak
perdarahan pada arteri cerebri kanan diambil setelah 8 jam dari serangan. Kondisi pasien
sekarang sudah menjalani operasi dan sedang terbaring di ICU.
Dari skenario tersebut, pasien masuk dalam fase ?
a. =Oedematosa
b. ~Degenerasi
c. ~Nekrotik
d. ~Recovery
e. ~Residual
40. ::RW. no 40.::Ibu berusia 65 tahun merasakan lemah di satu sisinya pada saat sedang
menyapu. Dengan cepat anaknya membawa ibunya ke IGD terdekat. Karena keterbatasan
alat pihak RS merujuk ke RSP. Hasil pemeriksaan didapat TD 180/100 mm/hg, HR 78
x/menit, RR 21 x/menit. Pemeriksaan laboratorium didapat HDL 70 mg/dl, glukosa 100
mg/dl, SGPT 27 u/l. Pemeriksaan CT scan menunjukan potongan transversal tampak
perdarahan pada arteri cerebri kanan diambil setelah 8 jam dari serangan. Kondisi pasien
sekarang adanya spastisitas sehingga mengeluhkan sulit untuk berjalan dan melakukan
aktifitas sehari – hari dan Kondisi seperti ini muncul setelah 8 bulan serangan stroke.
Dari skenario tersebut, pasien masuk dalam fase ?
a. ~Oedematosa
b. ~Degenerasi
c. =Nekrotik
d. ~Recovery
e. ~Residual
41. ::DR. no 41.::Seorang pasien perempuan usia 67 tahun diketaui adanya infeksi otot
jantung yang dikarenakan virus, bakteri atau jamur, sehingga Melemahnya otot jantung
karena menurunnya kontraksi, ditandai dengan adanya nyeri dada, cepat lelah, sesak
nafas.
Apa diagnosa peyakit yang diderita pasien dalam skenario diatas?
a. ~Hipertensi Primer
b. ~Hipertensi Sekunder
c. ~Aritmia
d. =Miokarditis
e. ~Infark Miokard
42. ::DR. no 42.::Andi usia 20 tahun adalah mahasiswa fisioterapi, dia membaca sebuah buku
tentang katub jantung, Katub yang mempunyai 2 lembar daun katub.
Apa nama katub jantung yang di maksud dalam skebario diatas?
a. ~Katub Trikuspidalis
b. =Katub Mitral
c. ~Katub Pulmonal
d. ~Katub Aorta
e. ~Katub Jantung
43. ::DR. no 43.::Soleh usia 25 tahun adalah mahasiswa fisioterapi, dia belajar tentang bunyi
jantung. Bunyi jantung yang di akibatkan menutupnya katub Aorta dan Katub Pulmonal.
Bunyi jantung ke berapa dalam skenario di atas?
a. ~Bunyi jantung pertama S1
b. =Bunyi jantung kedua S2
c. ~Bunyi jantung ketiga S3
d. ~Bunyi jantung keempat S4
e. ~Bunyi jantung kelima S5
44. ::DR. no 44.::Soleh usia 25 tahun adalah mahasiswa fisioterapi, dia belajar tentang bunyi
jantung. Bunyi jantung yang di akibatkan Akhir dari Rapid filling phase dari Ventrikel
kiri
Bunyi jantung ke berapa dalam skenario di atas?
a. ~Bunyi jantung pertama S1
b. ~Bunyi jantung kedua S2
c. =Bunyi jantung ketiga S3
d. ~Bunyi jantung keempat S4
e. ~Bunyi jantung kelima S5
45. ::DR. no 45.::Tn.X meninggal dunia ketika usianya 57 tahun, dari hasil otopsi ditemukan
adanya gelembung seperti balon pada pembuluh darah arteri di otak. Dari keterangan
anamnesis keluarga, sebelum meninggal Tn.X merasa pusing dan nyeri yang sangat di
kepalanya.
Apa etiologi dari kasus diatas?
a. ~Kolesterol tinggi
b. ~Gangguan metabolik
c. ~Gangguan autoimune
d. ~Diabetes melitus, Hipertensi
e. =Arterisklerosis, Demam spesifik, Infeksi, Traumatik
46. ::DR. no 46.::Seorang laki-laki usia 25 tahun membaca sebuah buku patologi, dia
membaca penyakit ini disebabkan karena adanya stenosis arteri ginjal (kongenital atau
atherosklerosis), pheochromocytoma, tumor kelenjar adrenal yg mesekresi epinefrin,
sindroma cushing, aldosteronism primer.
Apa nama penyakit dari etiologi yang di baca seorang laki-aki dalam skenario diatas?
a. ~Hipertensi Primer
b. =Hipertensi Sekunder
c. ~Aritmia
d. ~Miokarditis
e. ~Infark Miokard
47. ::DR. no 47.::Seorang pasien laki-laki usia 65 tahun meninggal dunia ketika usianya 57
tahun, diketahui Sel miokard mati (kekurangan oksigen berkepanjangan),karena adanya
Penyumbatan satu atau lebih arteri koroner yg atherosklerosis.
Apa diagnosa peyakit yang diderita pasien dalam skenario diatas?
a. ~Hipertensi Primer
b. ~Hipertensi Sekunder
c. ~Aritmia
d. ~Miokarditis
e. =Infark Miokard
48. ::DR. no 48.::Seorang laki-laki usia 55 tahun masuk di RS.X 5 hari yang lalu dan saat ini
sudah menjalani penanganan oleh team medis bangsal.Diketahui dari anamnesis nafas
pendek dan mudah lelah. Pemeriksaan HR ketika rest 65x/menit.
Berapa nilai HRR (Heart Rate Reserve) pada pasien diatas?
a. =100
b. ~110
c. ~120
d. ~130
e. ~140
49. ::DR. no 49.::Seorang laki-laki usia 55 tahun masuk di RS.X 4 hari yang lalu dan saat ini
sudah menjalani penanganan oleh team medis bangsal.Diketahui dari anamnesis nafas
pendek dan mudah lelah. Pemeriksaan EKG didapatkan adanya defek pada lobus bawah
jantung.
Berapa nilai HRM pada pasien diatas?
a. ~145
b. ~155
c. =165
d. ~175
e. ~185
50. ::DR. no 50.::Seorang laki-laki usia 55 tahun masuk di RS.X 2 hari yang lalu dan
menjalani penanganan insentive oleh team medis diruang ICU dan terpasang alat monitor
EKG.Diketahui dari anamnesis nafas pendek dan mudah lelah. Pemeriksaan EKG
didapatkan adanya defek pada lobus bawah jantung yang seharusnya menjadi dinding
pemisah / skat antara lobus jantung kanan dan kiri.
Bagaimana menentukan Heart Rate Reserve (HRR) pada kasus di atas?
a. ~220-usia
b. =HR max-HR rest
c. ~+30 dari HRM
d. ~65% dari HRM
e. ~80% dari HRR
51. ::DR. no 51.::Seorang laki-laki usia 55 tahun masuk di RS.X 4 hari yang lalu dan saat ini
sudah menjalani penanganan oleh team medis bangsal.Diketahui dari anamnesis nafas
pendek dan mudah lelah. Pemeriksaan EKG didapatkan adanya defek pada lobus bawah
jantung.
Bagaimana menentukan zona latihan pada kasus di atas?
a. ~220-usia
b. ~HRR-HR rest
c. =+30 dari HRM
d. ~65% dari HRM
e. ~80% dari HRR
52. ::DR. no 52.::Tn x. Umur 76 thn, Mengalami gangguan pada tungkai bawah. setelah
dilakukan pemeriksaan adanya intermiten claudifications, terdapat Pembengkaan pada
tungkai bawah, terdapat pitting oedema. Dilakukan inspeksi terlihat adanya kelokan –
kelokan aliran darah vena.
Apakah ciri pembuluh darah yang dimaksud dalam skenario diatas?
a. ~Pengaruh gaya Gravitasi
b. ~Pembuluh darah membawa O2
c. ~Pembuluh darah pengangkut darah ke jaringan
d. =Mempunyai klep/klep pada saluran pembuluh vena
e. ~Terjadi perlukaan darah mengalir deras
53. ::DR. no 53.::Tn x. Umur 76 thn, Mengalami gangguan pada tungkai bawah. setelah
dilakukan pemeriksaan adanya intermiten claudifications, terdapat Pembengkaan pada
tungkai bawah, terdapat pitting oedema. Dilakukan inspeksi terlihat adanya kelokan –
kelokan aliran darah vena.
Pada pembuluh darah yang disebut dalam skenario,memiliki lapisan apa saja?
a. ~Miokardium dan Perikardium
b. ~Epikardium dan Tunika media
c. ~Tunika Intima dan Tunikardium
d. =Tunika Adventtia dan Tunika Media
e. ~Tunika Anventitia dan Tunikardium
54. ::DR. no 54.::Tn x. Umur 50 thn, Mengalami nyeri pada dada sebelah kiri dia datang ke
dokter spesialis jantung dan dilakukan pemeriksaan di ketahui terdapat gangguan pada
katub jantungnya. Katub yang mengalami ganguan yaitu katub diantara antrium kiri dan
ventrikel kiri.
Apa nama katub yang dimaksud dalam skenario di atas?
a. =Mitral
b. ~Trikuspidalis
c. ~Aorta
d. ~Pulmonalis
e. ~Venacava
55. ::DR. no 55.::Tn x. Umur 50 thn, Mengalami nyeri pada dada sebelah kiri dia datang ke
dokter spesialis jantung dan dilakukan pemeriksaan di ketahui terdapat gangguan pada
katub jantungnya. Katub yang mengalami ganguan yaitu katub diantara antrium kiri dan
ventrikel kiri. Sehingga mengalami hipertrofi pada lapisan jantung.
Apa saja lapisan yang dimaksud dalam skenario?
a. =Miokardium dan Perikardium
b. ~Epikardium dan Tunika media
c. ~Epimysium dan Endomysium
d. ~Perikardium dan Endomysium
e. ~Tunika Anventitia dan Tunikardium
56. ::DR. no 56.::Tn x. Umur 50 thn, Mengalami nyeri pada dada sebelah kiri dia datang ke
dokter spesialis jantung dan dilakukan pemeriksaan di ketahui terdapat gangguan pada
katub jantungnya. Katub yang mengalami ganguan yaitu katub diantara antrium kiri dan
ventrikel kiri. Terdapat empat ruang jantung.Pemisah antara ruang jantung adalah?
Apa nama pemisah yang dimaksud dalam skenario diatas?
a. =Septum
b. ~Carina
c. ~Viseral
d. ~Parietal
e. ~Pulmonalis
57. ::DR. no 57.::Tn. X umur 80 thn, mengalami nyeri dada sebelah kiri dan sesak napas.
Dalam keseharian dikategorikan kurang aktivitas, setelah dilakukan pemeriksaan
auskultasi terdapat bunyi S1, S2, S3. Setelah dilakukan pemeriksaaan Ekg ternyata
terdapat gambaran gelombang P,Q,R,S normal dan gelombang T terbalik. Kemudian di
rujuk ke poli fisioterapi .
Dimanakah letak melakukan pemeriksaan auskultasi pada pulmo
a. =Intercosta 2 kiri
b. ~Intercosta 2 kanan
c. ~Intercosta 5 kanan
d. ~Intercosta 6 kanan mid clavikularis
e. ~Intercosta 4 kanan mid clavikularis
58. ::DR. no 58.::Tn. X umur 80 thn, mengalami nyeri dada sebelah kiri dan sesak napas.
Dalam keseharian dikategorikan kurang aktivitas, setelah dilakukan pemeriksaan
auskultasi terdapat bunyi S1, S2, S3. Setelah dilakukan pemeriksaaan Ekg ternyata
terdapat gambaran gelombang P,Q,R,S Normal dan gelombang T terbalik. Kemudian di
rujuk ke poli fisioterapi .
Apakah bunyi suara jantung yang patologis ?
a. ~S1
b. ~S2
c. ~S1 dan S2
d. =S3 dan S4
e. ~Endothelial
59. ::DR. no 59.::Tn. X umur 80 thn, mengalami nyeri dada sebelah kiri dan sesak napas.
Dalam keseharian dikategorikan kurang aktivitas, setelah dilakukan pemeriksaan
auskultasi terdapat bunyi S1, S2, S3. Setelah dilakukan pemeriksaaan Ekg ternyata
terdapat gambaran gelombang P,Q,R,S normal dan gelombang T terbalik. Kemudian di
rujuk ke poli fisioterapi .
Apakah peran FT pada kasus diatas?
a. ~Mengurangi spasme
b. ~Mengurangi bengkak
c. ~Meningkatkan fleksibilitas otot
d. ~Meningkatkan kekuatan otot
e. =Meningkatkan ketahanan kardiorespirasi dan ketahanan vasculer
60. ::DR. no 60.::Tn x. Umur 76 thn, Mengalami gangguan pada tungkai bawah. setelah
dilakukan pemeriksaan adanya intermiten claudifications, terdapat Pembengkaan pada
tungkai bawah, terdapat oedema. Dilakukan pemeriksaan pada muscle gastrocnemius
yang di remas, inspeksi terlihat adanya benjolan pada aliran darah vena.
Apakah diagnosis skenario diatas?
a. ~Iskhemik
b. ~Gangren
c. ~Apopotosis
d. ~Sel mast
e. =Deep vein trombosis
61. ::DR. no 61.::Tn x. Umur 76 thn, Mengalami gangguan pada tungkai bawah. setelah
dilakukan pemeriksaan adanya intermiten claudifications, terdapat Pembengkaan pada
tungkai bawah, terdapat oedema. Dilakukan pemeriksaan pada muscle gastrocnemius
yang di remas, inspeksi terlihat adanya benjolan pada aliran darah vena.
Apakah yang di maksud intermiten claudifications dalam skenario diatas?
a. ~Rasa baal
b. ~Rasa kesemutan
c. ~Gangguan motorik
d. ~Kelemahan otot
e. =Rasa nyeri hilang dan timbul yang terdapat pada tungkai bawah
62. ::DR. no 62.::Tn x. Umur 76 thn, Mengalami gangguan pada tungkai bawah. setelah
dilakukan pemeriksaan adanya intermiten claudifications, terdapat Pembengkaan pada
tungkai bawah, terdapat oedema. Dilakukan pemeriksaan pada muscle gastrocnemius
yang di remas, inspeksi terlihat adanya benjolan pada aliran darah vena.
Apakah nama test yang di lakukan dalam skenario diatas?
a. ~Neri Test
b. ~Bragard Test
c. =Human Sign Test
d. ~Vital Sign Test
e. ~SLR Test
63. ::DR. no 63.::Tn. X umur 80 thn, mengalami nyeri dada sebelah kiri dan sesak napas.
Dalam keseharian dikategorikan kurang aktivitas, setelah dilakukan pemeriksaan
auskultasi terdapat bunyi S1, S2, S3. Setelah dilakukan pemeriksaaan Ekg ternyata
terdapat gambaran gelombang P,Q,R,S normal dan gelombang T terbalik. Kemudian di
rujuk ke poli fisioterapi .
Apakah istilah lain dari nyeri yang dialami Tn.X diatas?
a. ~Stenosis
b. ~Regurgitasi
c. ~Mitralis
d. ~Trikus pidalis
e. =Agina pectoris
64. ::DR. no 64.::Tn. X umur 80 thn, mengalami nyeri dada sebelah kiri dan sesak napas.
Dalam keseharian dikategorikan kurang aktivitas, setelah dilakukan pemeriksaan
auskultasi terdapat bunyi S1, S2, S3. Setelah dilakukan pemeriksaaan EKG ternyata
terdapat gambaran gelombang P,Q,R,S normal dan gelombang T terbalik. Diperoleh
bahwa ada gangguan katub tidak mampu menutup dengan sempurna.Kemudian di rujuk
ke poli fisioterapi .
Apakah istilah lain dari gangguan katub di skenario diatas?
a. ~Stenosis
b. =Regurgitasi
c. ~Mitralis
d. ~Trikus pidalis
e. ~Agina pectoris
65. ::DR. no 65::Tn. X umur 80 thn, mengalami nyeri dada sebelah kiri dan sesak napas.
Dalam keseharian dikategorikan kurang aktivitas, setelah dilakukan pemeriksaan
auskultasi terdapat bunyi S1, S2, S3. Setelah dilakukan pemeriksaaan Ekg ternyata
terdapat gambaran gelombang P,Q,R,S normal dan gelombang T terbalik. Kemudian di
rujuk ke poli fisioterapi .
Bagaimanakah sistem kelistrikan pada jantung?
a. ~Endhoteliasl disfungtions
b. ~Deep Vein Trombosis
c. =SA, NA, dan purkinye
d. ~Mitralis, trikuspidalis, semilunar
e. ~Arteri, arteriole, kapiler, venule dan vena
66. ::DR. no 66.::Seorang perempuan usia 55 tahun menjalani operasi hysterectomy karena
Ca Cervix Uteri studium 2 dengan adanya IHD, sehingga post operasi pasien tersebut
harus dirawat di ICCU dulu. GCS : E4V5M6. Fisioterapi ingin melakukan intervensi
dengan tujuan mencegah komplikasi tirah baring.
Pertanyaan : Apakah komplikasi yang dimaksud?
a. ~Sesak nafas
b. =Decubitus
c. ~Muntah
d. ~Pusing
e. ~Mual
67. ::DR. no 67.::Seorang pasien perempuan usia 67 tahun, pasien diperiksa tekanan darah
diperoleh hasil 150/100 mmHG. Dimana hasil tekanan darah tersebut yaitu tekanan
systolis da Diatolis. Salah satu Tekanan yang dibangun oleh Tegangan dari Total Peripher
Resistance (TPR).
Tekanan apa yang jelaskan dalam skenario diatas?
a. ~Tekanan Darah
b. ~Tekanan Diastolis
c. =Tekanan Systolis
d. ~Tekanan Interverensial
e. ~Tekanan Diastol dan systol
68. ::DR. no 68.::Seorang pria berumur 60 thn bernama tuan x bekerja sebagai guru olahraga
mengeluh batuk batuk hampir 6bulan dan mengeluh sakit punggung menembus sampai
ke dada,lalu tuan x periksa kedokter dan dari dokter di anjurkan untuk melakukan
rontgen,dan hasil foto rontgen kardiomegali dan dilatasi aorta, pada pemeriksaan fisik :
TD=170/100 mmHg, HR=100/menit, pernapasan 28/menit, Suhu 37C.
Keluhan penderita di atas disebabkan oleh adanya kelainan pada?
a. =aorta
b. ~katup aorta
c. ~pericardium
d. ~miokardium
e. ~arteri pulmonal
69. ::DR. no 69.::Seorang pria berumur 60thn bernama tuan x bekerja sebagai guru olahraga
mengeluh batuk batuk hampir 6bulan dan mengeluh sakit punggung menembus sampai
ke dada,lalu tuan x periksa kedokter dan dari dokter di anjurkan untuk melakukan
rontgen,dan hasil foto rontgen kardiomegali dan dilatasi aorta, pada pemeriksaan fisik :
TD=170/100 mmHg, HR=100/menit, pernapasan 28/menit, Suhu 37C.
Sakit punggung yang tembus sampe ke dada melibatkan perangsangan pada?
a. ~nervus axillaris
b. =nervus phnericus
c. ~nervus supscapularis
d. ~Nervus splanchnicus thoracicus
e. ~Ramus cardiacus inferior dextra N.X
70. ::DR. no 70.::Seorang penderita laki2 65 tahun dengan riwayat hipertensi, DM, terlihat di
ruang gawat darurat dengan keluhan nyeri dada yang timbul tiba-tiba disertai rasa sesak
napas. Pemeriksaan fisis menunjukkan adanya kelainan pernapasan, kecemasan disertai
keringat dingin. TD 180/100 mm Hg, DN 170/menit, RR 40/mebnit, terdengar ronkhi
basah halus 2/3 bagian dari basal kedua paru, desakan vena jugularis 12 cm, terdengar S3
dan bising. Foto thoraks menunjukkan adanya pembesaran jantung dan gambaran edema
paru.
Alat untuk mengukur sesak nafasnya adalah?
a. =Scale borg
b. ~Antropometri
c. ~Medline
d. ~Goneometer
e. ~Penggaris
71. ::DR. no 71.::Seorang penderita laki-laki 65 tahun dengan riwayat hipertensi, DM, terlihat
di ruang gawat darurat dengan keluhan nyeri dada yang timbul tiba-tiba disertai rasa
sesak napas. Pemeriksaan fisis menunjukkan adanya kelainan pernapasan, kecemasan
disertai keringat dingin. TD 180/100 mm Hg, DN 170/menit, RR 40/mebnit, terdengar
ronkhi basah halus 2/3 bagian dari basal kedua paru, desakan vena jugularis 12 cm,
terdengar S3 dan bising. Foto thoraks menunjukkan adanya pembesaran jantung dan
gambaran edema paru.
Penyakit yang paling mungkin adalah?
a. ~infark miokard anterior akut
b. ~Penyakit jantung koroner
c. ~Infark ventrikel kanan
d. =Gagal jantung hipertensi
e. ~Penyakit jantung bawaan
72. ::DR. no 72.::Seorang laki-laki berumur 35 tahun datang ke Fisioterapi dengan keluhan
nyeri dada. Nyeri dirasakan di belakang dinding dada dan terasa menusuk. Nyeri ini
menyebar ke punggung dan mengeluh sesak nafas. Dia merasakan nyeri tersebut sejak 6
bulan yang lalu.Nyeri sering timbul jika kondisi fisik lelah.dia juga perokok berat.
Siapa saja yang beresiko terkena PJK
a. =hiperteni, kolestrol tinggi, kencing manis
b. ~Hipertensi,asma,Diabetus Militus
c. ~Anemia,kolestrol tinggi
d. ~Obesitas, Hiperkolestrol, Anemia
e. ~Perokok,pneumonia
73. ::DR. no 73.::Seorang perempuan 68 tahun dengan hipertensi dan dislipidemia datang
kerumah sakit dengan nyeri dada retrostenal sejak 30 menit yang lalu yang menjalar ke
leher. Dia berkeringat dingin dan agak gelisah. Gambaran EKG menunjukkan elevasi
segmen ST di sandapan inferior.
Pertanyaan: Yang mana mekanisme berikut ini yang paling mungkin sebagai penyebab
keluhan diatas
a. ~Vasculitis
b. ~Myocarditis
c. ~Aortic inflammation
d. =Coronary plaque rupture. :trombus bs menyebabkan IMA (gmbaran EKG : elevasi
segmen ST)
e. ~Pericardial inflammation
74. ::DR. no 74.::Seorang laki-laki bernama Mr.Z berumur 55 tahun datang ke klinik dengan
keluhan nyeri dada sebelah kiri yang menjalar hingga ke lengan sebelah kiri, sesak nafas
dan mual. Ia menegeluh 3 bulan terakhir mengalami nyeri dada sebelah kiri hingga
menjalar ke lengan sebelah kiri. Nyeri semakin bertambah hebat ketika ia melakukan
kegiatan dan berkurang ketika istirahat. Hasil pemeriksaan denyut nadi takikardi. Selain
itu Mr.Z mengatakan bahwa memiliki riwayat tekanan darah tinggi dan hiperkolesterol.
Pada riwayat keluarga ditemukan bahwa bapak Mr. Z meninggal karena infark miokard.
Hasil EKG.
Pertanyaan : Pemeriksaan penunjang diagnosa yang dapat dilakukan untuk mengetahui
grafik yang menggambarkan rekaman listrik jantung adalah...
a. =Elektrokardogram
b. ~Elektrokardiografi
c. ~Echokardiogram
d. ~Coronary angiogram
e. ~Chest X-Ray
75. ::DR. no 75.::Seorang laki-laki bernama Mr.Z berumur 55 tahun datang ke klinik dengan
keluhan nyeri dada sebelah kiri yang menjalar hingga ke lengan sebelah kiri, sesak nafas
dan mual. Ia menegeluh 3 bulan terakhir mengalami nyeri dada sebelah kiri hingga
menjalar ke lengan sebelah kiri. Nyeri semakin bertambah hebat ketika ia melakukan
kegiatan dan berkurang ketika istirahat. Hasil pemeriksaan denyut nadi takikardi. Selain
itu Mr.Z mengatakan bahwa memiliki riwayat tekanan darah tinggi dan hiperkolesterol.
Pada riwayat keluarga ditemukan bahwa bapak Mr. Z meninggal karena infark miokard.
Hasil EKG.
Yang bukan merupakan fungsi EKG sebagai diagnostik adalah ....
a. ~Mengetahui adanya kelainan irama jantung atau aritmia
b. =Mengetahui gambaran atau kondisi anatomis jantung
c. ~Mengetahui adanya gangguan hipertrofi atrium dan ventrikel
d. ~Mengetahui adanya iskhemik dan infark miokard
e. ~Mengetahui gangguan keseimbangan elektrolit khususnya kalium
76. ::DR. no 76.::Seorang perempuan usia 60 tahun mengalami sesak nafas setelah menjalani
operasi CABG. Hasil pemeriksaan T = 140/80 mmHg, RR = 39x/ menit, HR = 99x/
menit, auskultasi didapati suara cracles pada lobus atas. Fisioterapi melakukan latihan
ambulasi, kemudian latihan ambulasi dihentikan karena ada beberapa hal penyebab.
Pertanyaan : Mengapa latihan ambulasi tersebut dihentikan?
a. ~Karena tekanan darah turun 5 – 10 mmHg
b. =Karena tekanan darah turun 10 – 15 mmHg
c. ~Karena perbedaan tekanan sistolik dan diatolik kurang dari 30 mmHg
d. ~Karena perbedaan tekanan sistolik dan diatolik kurang dari 40 mmHg
e. ~Karena perbedaan tekanan sistolik dan diatolik kurang dari 50 mmHg
77. ::DR. no 77.::Seorang laki laki usia 69 tahun mengeluh nyeri dada bagian tengah seperti
diremas, rasa sesak atau berat seperti tertimpa beban, mencengkeram atau seperti
terbakar, menjalar ke leher, rahang, bahu, punggung, satu atau kedua lengan dibawa ke
RS langsung masuk ICCU, oleh dokter segera dilakukan operasi bedah pintas koroner.
Fisioterapi ingin melakukan terapi latihan pada fase complete bed rest.
Pertanyaan : Apakah tujuan terapi latihan pada fase tersebut?
a. ~Mengajarkan pasien untuk mengenali tanda dan gejala latihan yang berlebihan
b. =Mencegah akumulasi cairan atau lendir pada paru–paru
c. ~Memulai membangun kepercayaan diri pasien.
d. ~Meningkatkan kekuatan otot tungkai dan trunk
e. ~Melatih kesadaran/adaptasi postural.
78. ::no 78.::Tn. X umur 80 thn, mengalami nyeri dada sebelah kiri dan sesak napas. Dalam
keseharian dikategorikan kurang aktivitas, setelah dilakukan pemeriksaan auskultasi
terdapat bunyi S1, S2, S3. Setelah dilakukan pemeriksaaan EKG ternyata terdapat
gambaran gelombang P,Q,R,S normal dan gelombang T terbalik. Diperoleh bahwa ada
gangguan katub tidak mampu membuka dengan sempurna.Kemudian di rujuk ke poli
fisioterapi .
Apakah istilah lain dari gangguan katub di skenario diatas?
a. =Stenosis
b. ~Regurgitasi
c. ~Mitralis
d. ~Trikus pidalis
e. ~Agina pectoris
79. ::no 79.::Anak X di RS.X menjalani penanganan insentive oleh team medis diruang ICU
dan terpasang alat monitor EKG, terpasang oksigen di hidungnya. usia an.X adalah 6
bulan. Nampak biru kondisi fisiknya.
Mengapa biru kondisi fisiknya, karena?
a. ~Lebam
b. ~Albino
c. =Hipoxia
d. ~Anemia
e. ~Hepatitis
80. ::no 80.::Tn.X meninggal dunia ketika usianya 57 tahun, dari hasil otopsi ditemukan
adanya gelembung seperti balon pada pembuluh darah arteri di otak. Dari keterangan
anamnesis keluarga, sebelum meninggal Tn.X merasa pusing dan nyeri yang sangat di
kepalanya.
Apa nama kasus yang dialami oleh tn.X?
a. ~Vericocale
b. =Aneurysma
c. ~Arterosklerosis
d. ~Stroke Ischemik
e. ~Stroke Hemoregic
Soal olahraga
1. Ahmad adalah seorang fisioterapi, bekerja pada subuah club sepak bola di Indonesia. Ketika club
nya bertanding ahmad selalu diikut sertakan untuk mendampingi club nya bertanding. Saat
bertanding ada kejadian salah satu pemainnya ditackle dengan keras oleh pemain dari club
lawannya. Dan pemain menjerit sambil memegang lututnya. Ahmad pun langsung berlari
mendekati pemain tersebut dengan membawa peralatan P3K. ahmad kemudian melakukan
pemeriksaan dengan menanyakan riwayat cedera pemain dan rasa sakitnya dibagian mana.
Tindakan ahmad termasuk?
a. Talk
b. Observation
c. Touch
d. Active movement
e. Passive movement
2. Ahmad adalah seorang fisioterapi, bekerja pada subuah club sepak bola di Indonesia. Ketika club
nya bertanding ahmad selalu diikut sertakan untuk mendampingi club nya bertanding. Saat
bertanding ada kejadian salah satu pemainnya ditackle dengan keras oleh pemain dari club
lawannya. Dan pemain menjerit sambil memegang lututnya. Ahmad pun langsung berlari
mendekati pemain tersebut dengan membawa peralatan P3K. ahmad kemudian melakukan
pemeriksaan dengan memeriksa rasa sakitny, terjadi perubahan suhu tubuh local, dan deformitas.
Tindakan ahmad termasuk?
a. Talk
b. Observation
c. Touch
d. Active movement
e. Passive movement
3. Andi seorang mahasiswa fisioterapi UNISA. Setelah pulang kuliah andi selalu jogging pada sore hari
dengan jarak 5km. dan jogging nya dilakukan 3 kali dalam 1 minggu. Andi melakukan jogging untuk
menjaga kebugaran tubuhnya karena dengan banyaknya kegiatan perkuliahan maka kebugaran
dibutuhkan untuk menjauhkan dari penyakit imun. Selain dengan jogging andi selalu
mengkonsumsi makanan yang mengandung gizi tinggi dan buah-buahan.
Kegiatan yang andi lakukan disebut?
a. Exercise
b. Training
c. Aktivitas fisik
d. Olahraga
e. Olahraga prestasi
4. Anton seorang fisioterapis di club X. anton mendampingi club X untuk bertanding di kompetisi
sepak bola. Ketika bertanding ada pemain yang mengalami cedera pada lututnya karena ada
perputaran pada lututnya sehingga terdapat memar pada lutut bagian medial. Dan anton dengan
segera melakukan assessment on field. Setelah terdiagnosis dan terlihat pemain tidak dapat
melanjutkan pertandingan anton memberikan instruksi ke pelatih untuk mengganti pemain
tersebut. Setelah di bench anton memberikan elastic bandage agar tidak terjadi pembengkakan
dan nyeri yang berlebihan.
Apa yang dilakukan anton itu termasuk assessment on field?
a. Protection
b. Rest
c. Ice
d. Compression
e. Elevation
5. Anton seorang fisioterapis di club X. anton mendampingi club X untuk bertanding di kompetisi
sepak bola. Ketika bertanding ada pemain yang mengalami cedera pada lututnya karena ada
perputaran pada lututnya sehingga terdapat memar pada lutut bagian medial. Dan anton dengan
segera melakukan assessment on field. Setelah terdiagnosis dan terlihat pemain tidak dapat
melanjutkan pertandingan anton memberikan instruksi ke pelatih untuk mengganti pemain
tersebut. Setelah di hotel kemudian anton memberikan bantal dibawah ankle dan lutut agar tidak
terjadi pembengkakan dan nyeri yang berlebihan.
Apa yang dilakukan anton itu termasuk assessment on field?
a. Protection
b. Rest
c. Ice
d. Compression
e. Elevation
6. Rio adalah seorang atlet karate. Saat bertanding di PON rio mengalami cedera pada lutut. Setelah
bertanding rio membawa ke masseur, kemudian sudah 7 hari tetapi lutut rio tidak mengalami
pembaikan masih terdapat oedema, nyeri dan LGS mengalami gangguan. Rio pun kemudian
melakukan MRI ke RS X dan didapatkan tidak ada masalah berarti pada lutut rio. RS X merujuk rio
untuk ke fisioterapi untuk memulihkan kondisi cedera rio.
Apa tindakan fisioterapis yang tepat untuk kondisi cedera rio untuk menurunkan nyeri dan
oedema?
a. Cryotherapi
b. SWD
c. MWD
d. Manual terapi
e. Traksi
Soal topic KT
7. Andi seorang atlet tennis. Shoulder kanan mengalami overuse dan andi harus bertanding di PON.
Fisioterapis club andi memakaikan kinesio taping untuk membantu performa andi ketika
bertanding. Saat bertanding dengan banyak keringat yang keluar dari tubuh andi tetapi tidak
membuat kinesio taping terlepas dari shoulder kanan andi sehingga andi dapat mendapatkan
medali emas pada PON tersebut.
Apa karakteristik kinesio taping yang tepat untuk scenario diatas?
a. Penguluran kinesio taping sampai 130-140%
b. Water proof
c. Bebas latex
d. Rehabilitative
e. Lama pemakaian 3-5 hari
8. Andi seorang atlet tennis. Shoulder kanan mengalami overuse dan andi harus bertanding di PON.
Fisioterapis club andi memakaikan kinesio taping untuk membantu performa andi ketika
bertanding. Saat bertanding shoulder andi seperti tersupport dan performa andi saat bertanding
dapat maksimal sehingga andi dapat mendapatkan medali emas pada PON tersebut.
Apa karakteristik kinesio taping yang tepat untuk scenario diatas?
a. Penguluran kinesio taping sampai 130-140%
b. Water proof
c. Bebas latex
d. Rehabilitative
e. Memungkinkan gerakan dengan normal ruang lingkup sendi
9. Ibo seorang fisioterapis diklinik A. klinik A didatangi oleh atlet pelari marathon, atlet tersebut
mengeluhkan rasa sakit pada ankle. Waktu berlatih atlet tersebut terjatuh dan pada ankle
mengalami overstretch pada ligamen ATFL. Dan ankle atlet tersebut mengalami bengkak yang
besar, kemudian atlet tersebut memberikan kompres es pada ankle sebelum datang ke klinik A.
melihat masih terdapat bengkak pada ankle atlet, ibo pun memberikan kinesio taping dengan
teknik limfatik.
Apa indikasi kinesio taping yang tepat dari scenario diatas?
a. Stimulasi otot yang hipotonus
b. Inhibisi otot yang hipertonus
c. Melindungi otot terhadap beban berlebih
d. Melindungi sendi
e. Mengurangi bengkak
10. Ibo seorang fisioterapis diklinik A. klinik A didatangi oleh atlet pelari marathon, atlet tersebut
mengeluhkan rasa sakit pada ankle. Waktu berlatih atlet tersebut terjatuh dan pada ankle
mengalami overstretch pada ligamen ATFL. Dan ankle atlet tersebut mengalami bengkak yang
besar, kemudian atlet tersebut memberikan kompres es pada ankle sebelum datang ke klinik A.
Setelah mengalami penurunan bengkak, terdapat gangguan proprioceptive dan untuk kembali
berlari atlet tersebut diberikan kinesio taping untuk membantu performa.
Apa indikasi kinesio taping yang tepat dari scenario diatas?
a. Stimulasi otot yang hipotonus
b. Inhibisi otot yang hipertonus
c. Koreksi postural
d. Melindungi sendi
e. Mengurangi bengkak
11. Ibo seorang fisioterapis diklinik A. klinik A didatangi oleh atlet pelari marathon, atlet tersebut
mengeluhkan rasa sakit pada ankle. Waktu berlatih atlet tersebut terjatuh dan pada ankle
mengalami overstretch pada ligamen ATFL. Dan ankle atlet tersebut mengalami bengkak yang
besar, kemudian atlet tersebut memberikan kompres es pada ankle sebelum datang ke klinik A.
Setelah mengalami penurunan bengkak, terdapat gangguan proprioceptive dan untuk kembali
berlari atlet tersebut diberikan kinesio taping untuk membantu performa.
Teknik pemasang yang tepat untuk scenario diatas?
a. Limfatik
b. Fasilitasi
c. Inhibisi
d. Ligament
e. Recoil
12. Ibo seorang fisioterapis diklinik A. klinik A didatangi oleh atlet pelari marathon, atlet tersebut
mengeluhkan rasa sakit pada ankle. Waktu berlatih atlet tersebut terjatuh dan pada ankle
mengalami overstretch pada ligamen ATFL. Dan ankle atlet tersebut mengalami bengkak yang
besar, kemudian atlet tersebut memberikan kompres es pada ankle sebelum datang ke klinik A.
Setelah mengalami penurunan bengkak, terdapat gangguan proprioceptive dan untuk kembali
berlari atlet tersebut diberikan kinesio taping untuk membantu performa.
Teknik penguluran yang tepat untuk scenario diatas?
a. 0-10%
b. 10-25%
c. 10-35%
d. 25-35%
e. 50-100%
SOAL EXERCISE
13. Club sepakbola Y memiliki fisioterapis, pelatih fisik, pelatih kepala, masseur. Untuk menghadapi
kompetisi sepak bola dalam negeri pelatih fisik dan fisioterapis bekerja sama untuk memulihkan
kondisi pemain. Program latihan yang diberikan fisioterapis untuk pemulihan kondisi pemain saat
cedera ,mempersiapkan ke performa sebelum cedera, dan banyak kegiatan rekreasi. Program
latihan yang diberikan seperti neuromuscular, ladder drail dan pliometrik.
Periodesasi latihan yang tepat dari scenario diatas?
a. Off season
b. exercise
c. In season
d. Rehabilitative
e. Pra season
14. Club sepakbola Y memiliki fisioterapis, pelatih fisik, pelatih kepala, masseur. Untuk menghadapi
kompetisi sepak bola dalam negeri pelatih fisik dan fisioterapis bekerja sama untuk memulihkan
kondisi pemain. Program latihan yang diberikan fisioterapis untuk meningkatkan kondisi fisik
pemain dan menghindari pemain untuk cedera. Program latihan seperti meningkatkan VO2 max,
intensitas tinggi, teknik baru.
Periodesasi latihan yang tepat dari scenario diatas?
a. Off season
b. Post season
c. In season
d. Rehabilitative
e. Pra season
15. Club sepakbola Y memiliki fisioterapis, pelatih fisik, pelatih kepala, masseur. Untuk menghadapi
kompetisi sepak bola dalam negeri pelatih fisik dan fisioterapis bekerja sama untuk memulihkan
kondisi pemain. Program latihan yang diberikan fisioterapis terjadi peningkatan kapasitas energi
yang diperoleh selama menjalani program latihan di in seasonSebagian besar program latihan
ditekankan pada peningkatan skill, permainan team, dan persiapan untuk sesi berikutnya.
Periodesasi latihan yang tepat dari scenario diatas?
a. Off season
b. Post season
c. In season
d. Rehabilitative
e. Pra season
16. Andi seorang fisioterapis club Y. setelah menjalani kompetisi yang diikuti club Y, banyak pemain
mengalami cedera akibat dari overuse dan overtraining. Andi memberikan penekanan pada
aktivitas fisik, lebih melibatkan kelompok otot-otot besar, meningkatkan kebugaran fisik, dan
dilakukan dalam waktu senggang tidak detail. Andi bekerja sama dengan pelatih fisik untuk
memulihkan kondisi fisik dan dapat meningkat performa pemain club Y.
Dari scenario diatas disebut?
a. Exercise
b. Training
c. Rehabilitative
d. Off season
e. Pra season
17. Andi seorang fisioterapis club Y. setelah menjalani kompetisi yang diikuti club Y, banyak pemain
mengalami cedera akibat dari overuse dan overtraining. Andi memberikan penekanan pada
aktivitas fisik, mental, sosial, prosesnya penyususan secara sistematis, pengembangan segala aspek
yang ada pada individu untuk mencapai target tertentu. Andi bekerja sama dengan pelatih fisik
untuk memulihkan kondisi fisik dan dapat meningkat performa pemain club Y.
Dari scenario diatas disebut?
a. Exercise
b. Training
c. Rehabilitative
d. Off season
e. Pra season
SOAL OLAHRAGA
18. Rio seorang Mahasiswa Fisioterapi Semester Akhir, dia sedang menempuh mata kuliah yang
mempelajari tentang Organisme dan morfologi manusia, dari pengertian diatas ilmu apa yang
dipelajari oleh Rudi :
a. Anatomi
b. Fisiologi
c. Patologi
d. Reproduksi
e. Histologi
19. Andra Seorang Fisioterapis Sepakbola Persebaya, Dia sedang menangani Pemain sepakbola yang
sedang mengalami sprain ankle, yang bertujuan mengembalikan fungsi anggota gerak secara
maksimal, dari pengertian diatas ilmu apa yang mempelajari tentang fungsi tubuh manusia :
a. Anatomi
b. Fisiologi
c. Patologi
d. Reproduksi
e. Histologi
20. Ibo seorang Fisioterapis pada club Basket Bima sakti, dalam memberikan program latihan ibo
biasanya memberikan training pada olahragawan yang bertujuan untuk meningkatkan performa
berolahraga pada olahragawan, apakah yang dimaksud dari pengertian diatas..
a. Biomekanik
b. Patologi
c. Fisiologi olahraga
d. Ergonomi
e. Ilmu gerak
21. Dino seorang atlet angkat besi, dalam melakukan training biasanya dia lebih banyak melatih dari
otot core stability agar tidak mudah lelah pada saat pertandingan angkat besi, otot tersebut sesuai
untuk kegiatan yang berlangsung lama, kontraksi otot yang lambat, berfungsi untuk menyangga
postural, dan berfungsi untuk melawan gravitasi bumi, dari pengertian diatas otot tersebut
termasuk klasifikasi otot apa?
a. Otot putih
b. Otot Fleksor
c. Otot Ekstensor
d. Otot Merah
e. Origo-insersio
22. Tino seorang Atlet Lari Jarak Jauh, dimana pada Lari jarak jauh sistem energi yang digunakan
biasanya memerlukan oksigen. sistem ini biasanya bekerja pada aktivitas atau gerakan olahraga
dengan intensitas yang rendah ke sedang namun dengan durasi yang lama, dari pengertian yang
dimaksud diatas sistem energi apa yang dipakai :
a. Sistem Anaerobik
b. Sistem Anaerobik Laktik
c. Sistem Anaerobik Alaktik
d. Sistem Hormon
e. Sistem Aerobik.
23. Brian seorang atlet sprint, dimana pada olahraga sprint menggunakan sistem energi tanpa oksigen
dan menghasilkan asam laktat, sistem ini bekerja dengan intensitas yang tinggi dalam waktu yang
relatif lama, dari pengertian diatas sistem energi apa yang digunakan :
a. Sistem energi anaerobik laktik
b. Sistem energi anaerobik alaktik
c. Sistem energi anaerobik
d. Sistem energi aerobik
e. Sistem hormon
24. Dinar seorang atlet laki-laki, dimana atlet laki-laki biasanya lebih tinggi dari pada wanita. Karena
biasanya pada laki-laki luas penampang melintang lebih tinggi 20-25% dari pada wanita, selain itu
bahu lebih bidang, panggul lebih sempit, dan tungkai yang lebih panjang. Dari faktor fisik yang
terjadi perkembangan otot pria dipengaruhi oleh hormon, hormon apa yang dimaksud diatas :
a. Hormon estrogen
b. Hormon testosteron
c. Hormon progesteron
d. Hormon estradiol
e. Kelenjar pituitary.
Soal . FT. Olahraga reguler april 2016
A. Biomekanik dan kinesilogi olahraga
25. Seorang atlet volly ball laki-laki usia 25 tahun mengeluh nyeri pada pinggangnya datang ke klinik
fisioterapi. Setelah dilakukan pemeriksaan fungsi gerak dasar pada punggung, terdapat nyeri yang
tidak tertahankan untuk gerak ekstensi, keluhan ini muncul setelah melakukan smass.
Apakah penyebab terjadinya cidera pada atlet diatas?
a. akibat benturan smass bola
b. posisi net terlalu tinggi
c. kesalahan posisi lari
d. salah memakai sepatu olahraga
e. overyuse pada saat smass posisi ekstensi
26. seorang atlet volly ball laki-laki usia 25 tahun mengeluh nyeri pada pinggangnya datang ke klinik
fisioterapi. Setelah dilakukan pemeriksaan fungsi gerak dasar pada punggung, terdapat nyeri yang
tidak tertahankan untuk gerak ekstensi, keluhan ini muncul setelah melakukan smass.
bagimanakah analisa biomekanik pada kondisi diatas?
a. adanya momentum meyebabkan bola melesat dengan kuat
b. arah smass menyebabkan percepatan vector menuju garis dalam batas lapangan
c. gaya grafitasi menyebabkan kondisi kedua tungkai cidera akibat beban berlebih
d. pengaruh gaya dan kecepatan berlebihan pada smass menyebabkan overyuse massa
otot punggung bawah
e. beban massa percepatan otot lengan, punggung dan tungkai membuat bola makin
melesat dengan cepat
27. Seorang atlet olahraga umur 25 tahun cabang lompat jauh mengalami cidera pada daerah lutut
sebelah kanan.pendaratan di lapangan.setelah melakukan dilakukan beberapa pemeriksaan dan
test spesifik oleh fisioterapis.
bagaimanakah mekanisme terjadinya cidera skenario diatas?
a. Pergerakan pasif
b. pergerakan resisted aktif movement
c. akibat lapangan yang sudah standar
d. adanya traksi, kompresi, rotasi, overuse dan kesalahan tehnik pendaratan
e. hubungan dua sendi yang saling bekerja secara sinergis antara artikulasi
28. Seorang atlet olahraga umur 25 tahun cabang lompat jauh mengalami cidera pada daerah lutut
sebelah kanan.pendaratan di lapangan.setelah melakukan dilakukan beberapa pemeriksaan dan
test spesifik oleh fisioterapis.
apakah nama test spesifik pada atlet tersebut jika mengalami cidera Ligamen crusiatum
anterior?
a. test spesifik nery
b. test spesifik bragard
c. test spesifik ballotemen
d. test spesifik laci sorong
e. test spesifik valrus dan valgus
29. Seorang atlet olahraga umur 25 tahun cabang lompat jauh mengalami cidera pada daerah lutut
sebelah kanan.pendaratan di lapangan.setelah melakukan dilakukan beberapa pemeriksaan dan
test spesifik oleh fisioterapis.
Apakah nama test spesifik jika terjadi cidera ligament colateral medial dan colateral lateral?
a. test spesifik nery
b. test spesifik bragard
c. test spesifik ballotemen
d. test spesifik laci sorong
e. test spesifik valrus dan valgus
30. TN. X, Umur 29 tahun, mengalami keluhan pada siku sebelah kanan nyeri dan kemeng, mempunyai
riwayat cidera dengan posisi duduk dengan mengangkat barbel diruang gimnasium seberat 10kg,
dibawa ke puskesmas di berikan obat anti inflamasi dan muscle relaxan serta diberikan edukasi
untuk beristirahat.
Apakah mekanika sendi siku mengangkat barbel diatas termasuk lever ?
a. Lever I
b. Lever II
c. Lever III
d. Lever IV
e. Lever V
Knee injury
31. Tn x , umur 28 tahun, mengalami keluhan pada nyeri dan kelemahan otot sendi lutut setelah
melakukan lari marathon, hasil inspeksi sendi knee di temukan adanya ketidak segarisan pada
tulang patela.
Apakah nama sudut ketidak segarisan pada tulang patela tersebut diatas?
a. G angle
b. J angle
c. Q angle
d. Y angle
e. X angle
32. Tn x , umur 28 tahun, mengalami keluhan pada nyeri dan kelemahan otot sendi lutut setelah
melakukan lari marathon, hasil inspeksi sendi knee di temukan adanya ketidak segarisan pada
tulang patela.
Apakah nama kasus cidera diatas?
a. ACL
b. PCL
c. Jumper knee
d. Runner knee
e. Patellofemoral syndrome
33. Tn x , umur 28 tahun, mengalami keluhan pada nyeri dan kelemahan otot sendi lutut setelah
melakukan lari marathon, hasil inspeksi sendi knee di temukan adanya ketidak segarisan pada
tulang patela.
Apakah nama otot yang sering mengalami tightnnes kasus diatas?
a. Otot sartorius
b. Otot bisep femoris
c. Otot Semi membranous
d. Otot semi tendonosus
e. Otot iliotibial band dan lateral retina kulum
34. Tn x , umur 28 tahun, mengalami keluhan pada nyeri dan kelemahan otot sendi lutut setelah
melakukan lari marathon, hasil inspeksi sendi knee di temukan adanya ketidak segarisan pada
tulang patela.
Bagaimanakan cara melakukan penanganan preventif pada kasus diatas?
a. Pemakaian brace/ taping
b. Penguatan otot gastroknemius
c. Penguatan otot peronues
d. Penguluran otot ilio tibial band dan lateral hip muscle
35. Tn x , umur 28 tahun, mengalami keluhan pada nyeri dan kelemahan otot sendi lutut setelah
melakukan lari marathon, hasil inspeksi sendi knee di temukan adanya ketidak segarisan pada
tulang patela.
Bagaimakah cara menangani cidera akut kondisi diatas?
a. Rest and ice
b. Manipulasi
c. Hot pack
d. Parafin bath
e. Kompres panas
36. Tn x , umur 28 tahun, mengalami keluhan pada nyeri dan kelemahan otot sendi lutut setelah
melakukan lari marathon, hasil inspeksi sendi knee di temukan adanya ketidak segarisan pada
tulang patela.
Apakah nama dari bagian otot qudrisep yang mengalami kelemahan kondisi diatas?
a. Otot vastus lateral
b. Otot vastus medial
c. Otot rectus femoris
d. Otot bisep femoria
e. Otot rectus femoris
Pelvic injury
37. Cidera olah raga paling berbahaya diantaranya adalah Fraktur pelvis,fraktur ini menyebabkan
terbukanya cincin pelvis dan dapat menyebabkan ketidakstabilan, derajat kestabilan tergantung
dari cincin bagian mana yang terputus, ketidak stabilan bisa menyebabkan terjadinya kehilangan
darah sangat besar dan dapat terjadi komplikasi pada organ viscerna pada rongga pelvis.
Bagaimanakah cara melakukan pemeriksaan awal mengetahui fraktur rongga pelvis?
a. Tekan kearah posterior dan anterior pada crista iliaka
b. Tekan kearah anterior dan anterior pada crista iliaka
c. Tekan kearah ventral dan anterior pada crista iliaka
d. Tekan kearah caudal dan anterior pada crista iliaka
e. Tekan kearah posterior dan ventral pada crista iliaka
38. Fraktur pelvis menyebabkan terbukanya cincin pelvis dan dapat menyebabkan ketidakstabilan,
derajat kestabilan tergantung dari cincin bagian mana yang terputus, ketidak stabilan bisa
menyebabkan terjadinya kehilangan darah sangat besar dan dapat terjadi komplikasi pada organ
viscerna pada rongga pelvis.
Bagaimanakah langkah awal tindakan konservatif diketahui cidera fraktur pelvic di
lapangan?
a. C clamp
b. Pelvic sling
c. Internal fiksasi
d. Pemasangan gibs
e. Pemasangan taping
39. Fraktur pelvis menyebabkan terbukanya cincin pelvis dan dapat menyebabkan ketidakstabilan,
derajat kestabilan tergantung dari cincin bagian mana yang terputus, ketidak stabilan bisa
menyebabkan terjadinya kehilangan darah sangat besar dan dapat terjadi komplikasi pada organ
viscerna pada rongga pelvis.
Apakah komplikasi terjadinya fraktur pelvis?
a. DVT
b. Pneumonia
c. Pressure ulcer
d. Infeksi tractus urinary
e. Mental konfusion
40. TN. X, Umur 29 tahun, mengalami keluhan pada siku sebelah kanan nyeri dan kemeng,cidera
dengan posisi duduk dengan mengangkat barbel diruang gimnasium seberat 10kg, dibawa ke
puskesmas di berikan obat anti inflamasi dan muscle relaxan serta diberikan edukasi untuk
beristirahat.\n
Apakah nama Arah mekanik dalam mengangkat barbel tersebut ?
a. Vector
b. Gaya
c. Grafitasi
d. Berat
e. Massa otot
41. Seorang fisioterapi dalam melakukan intervensi proses fisioterapi harus mengerti kondisi proses
patologis suatu cidera dalam pemilihan suatu modalitas fisioterapi.\n
apakah gambaran klinis fase initial acut ?
a. bengkak, nyeri tekan dan nyeri gerak
b. bengkak, nyeri gerak dan hangat
c. nyeri tekan, nyeri gerak dan bengkak
d. gangguan gerak dan fungsi pada cidera
e. Regenerasi sel
42. seorang laki-laki umur 28 tahun atlet lompat jauh, datang ke klinik fisioterapi setelah kejuaraan
selesai, dengan keluhan nyeri tak tertahankan saat jalan untuk beraktifitas dan saat istirahat, pada
tulang daerah tungkai bawah terlihat pembengkaan pada daerah bagian tengah tulang tibia kanan,
setelah dilakukan foto rontgen tidak tampak adanya fraktur, dilanjutkan dengan pemeriksaan bone
scan tampak bercak terang pada tibia bagian tengah.\n
Apakah perkiraan diagnosa diatas?
a. dislokasi
b. subluksasi
c. osteo artritis
d. Stress frakture
e. miosistis ossifikans
Vertebra injury
43. Fraktur pada vertebra sering kali terjadi pada cidera gulat, pencak silat, sumo, pembalap, akibat
benturan yang keras mengenai tulang vertebra mengakibatkan fraktur,kecelakaan atau kesalahan
dalam tehnik olahragamengakibatkan cidera pada medula spinalis
Apakah ciri terjadinya awal gejala tanda fraktur vertebra cidera medula spinalis?
a. Adanya pendarahan
b. Adanya pembengkaan
c. Adanya laserasi
d. Adanya warna kebiruan
e. Adanya fase “spinal shoc”
44. Fraktur pada vertebra sering kali terjadi pada cidera gulat, pencak silat, sumo, pembalap, akibat
benturan yang keras mengenai tulang vertebra mengakibatkan fraktur,kecelakaan atau kesalahan
dalam tehnik olahraga mengakibatkan cidera pada medula spinalis
Bagaimanakah cara konservatif awal pada cidera ditulang cervical?
a. Pembedahan
b. Pemasangan internal fiksasi
c. Pemasangan plate dan screw
d. Pemasangan orthose long leg brace
e. Perbaikan jalan nafas dan pembelian collar leher
45. Fraktur pada vertebra sering kali terjadi pada cidera gulat, pencak silat, sumo, pembalap, akibat
benturan yang keras mengenai tulang vertebra mengakibatkan fraktur,kecelakaan atau kesalahan
dalam tehnik olahraga mengakibatkan cidera pada medula spinalis
Apakah ciri level cidera pada fraktur vertebra berada pada segmen diatas T2?
a. Flaccid
b. Spastik
c. Spinal shock
d. Paralisis
e. paraparese
46. Fraktur pada vertebra sering kali terjadi pada cidera gulat, pencak silat, sumo, pembalap, akibat
benturan yang keras mengenai tulang vertebra mengakibatkan fraktur,kecelakaan atau kesalahan
dalam tehnik olahraga mengakibatkan cidera pada medula spinalis
Apakah ciri level cidera pada fraktur vertebra berada pada segmen diatas T2?
a. Flaccid
b. Spastik
c. Spinal shock
d. Paralisis
e. paraparese
47. Fraktur pada vertebra sering kali terjadi pada cidera gulat, pencak silat, sumo, pembalap, akibat
benturan yang keras mengenai tulang vertebra mengakibatkan fraktur,kecelakaan atau kesalahan
dalam tehnik olahraga mengakibatkan cidera pada medula spinalis.
Apakah ciri cidera medula spinalis jika dalam pemeriksaan fungsi motor dan sensor normal,
termasuk jenis frenkel ?
a. Frenkel A
b. Frenkel B
c. Frenkel C
d. Frenkel D
e. Frenkel E

48. Fraktur pada vertebra sering kali terjadi pada cidera gulat, pencak silat, sumo, pembalap, akibat
benturan yang keras mengenai tulang vertebra mengakibatkan fraktur,kecelakaan atau kesalahan
dalam tehnik olahraga mengakibatkan cidera pada medula spinalis
Apakah ciri cidera medula spinalis jika dalam pemeriksaan fungsi motor dan sensor tidak
berfungsi , termasuk jenis frenkel ?
a. Frenkel A
b. Frenkel B
c. Frenkel C
d. Frenkel D
e. Frenkel E
49. Arya merupakan pemain tennis profesional.Saat akan melakukan pertandngan arya lupa melakukan
pemanasan ditambah lagi saat pertandingan berlangsung, Arya mengubah pegangan pada raketnya
secara mendadak sehingga mengakibatan gerakan akurasi. Resiko cedera yang mungkin dialami
Arya, khususnya pada otot-otot kerja ekstensor adalah
a. Tennis Elbow
b. Carpal Tunnel Syndrome
c. Golfer elbow
d. Dislokasi Siku
50. Arya merupakan pemain tennis profesional.Saat akan melakukan pertandngan arya lupa melakukan
pemanasan ditambah lagi saat pertandingan berlangsung, Arya mengubah pegangan pada raketnya
secara mendadak sehingga mengakibatan gerakan akurasi sehingga terjadi trauma pada otot-otot
ekstensornya. Tes spesifik yang bisa digunakan untuk mendeteks trauma yang dialami Arya adalah
sebagai berikut, kecuali
a. Speed test
b. Thomson test
c. Cozen test
d. Chair test
KARDIO

1 Seorang laki-laki umur 65 tahun, obesitas dan perokok berat, rawat inap di bangsal bedah, pasien
demam pada hari kedua paska operasi gastrectomy. Hasil pemeriksaan X-ray dada sebelum operasi,
paru nampak dalam batas normal, akan tetapi pada paska operasi ditemukan atelectasis pada lobus
bawah paru kanan. Batuknya sangat lemah, dan non-produktif. Pada auskultasi ditemukan suara
bronchial pada paru kanan belakang bagian bawah.
Apa problematik fisioterapi pada kasus diatas ?
a. Penurunan mobilitas toraks
b. Batuk yang tidak efektif
c. Penurunan volume paru
d. Kebersihan jalan napas
e. Sesak napas

2 Seorang laki-laki umur 65 tahun, obesitas dan perokok berat, rawat inap di bangsal bedah, pasien
demam pada hari kedua paska operasi gastrectomy. Hasil pemeriksaan X-ray dada sebelum operasi,
paru nampak dalam batas normal, akan tetapi pada paska operasi ditemukan atelectasis pada lobus
bawah paru kanan. Batuknya sangat lemah, dan non-produktif. Pada auskultasi ditemukan suara
bronchial pada paru kanan belakang bagian bawah.
Penyebab timbulnya atelectasis yg dijumpai dari hasil pemeriksaan X-ray adalah karena
a.Gangguan pembersihan jalan napas
b.Demam
c.Batuk
d.Penurunan volume paru
e.Sesak napas

3 Seorang laki-laki umur 65 tahun, obesitas dan perokok berat, rawat inap di bangsal bedah, pasien
demam pada hari kedua paska operasi gastrectomy. Hasil pemeriksaan X-ray dada sebelum operasi,
paru nampak dalam batas normal, akan tetapi pada paska operasi ditemukan atelectasis pada lobus
bawah paru kanan. Batuknya sangat lemah, dan non-produktif. Pada auskultasi ditemukan suara
bronchial pada paru kanan belakang bagian bawah.
Untuk mengetahui adanya gangguan sistem respirasi atau tidak, pemeriksaan lanjut apa yang perlu
dilakukan?
a.Analisa gas darah
b.Pemeriksaan gula darah
c.Pemeriksaan urine
d.Pemeriksaan EKG
e.Pemeriksaan darah rutin

4 Seorang laki-laki umur 65 tahun, obesitas dan perokok berat, pasien demam pada hari kedua paska
operasi gastrectomy. Hasil pemeriksaan X-ray dada sebelum operasi, paru nampak dalam batas
normal, akan tetapi pada paska operasi ditemukan atelectasis pada lobus bawah paru kanan.
Batuknya sangat lemah, dan non-produktif. Pada auskultasi ditemukan suara bronchial pada paru
kanan belakang bagian bawah
Program fisioterapi apa yang akan saudara gunakan untuk mengatasi atelectasis pasien diatas ?
a.Pursed lips breathing
b.Latihan batuk efektif
c.Massage otot-otot pernapasan
d.Diafragmatic breathing
e.Deep breathing exercise

5. Seorang laki-laki umur 65 tahun, obesitas dan perokok berat, pasien demam pada hari kedua paska
operasi gastrectomy. Hasil pemeriksaan X-ray dada sebelum operasi, paru nampak dalam batas
normal, akan tetapi pada paska operasi ditemukan atelectasis pada lobus bawah paru kanan.
Batuknya non-produktif. Pada auskultasi ditemukan penurunan suara pernapasan pada paru kanan
belakang bagian bawah. Hasil pemeriksaan oksigen saturasi 95%
Program fisioterapi apa yang akan saudara gunakan untuk meningkatkan volume parunya ?
a.Latihan setengah duduk dengan oksigen
b.Latihan setengah duduk tanpa oksigen
c.Duduk tegak diluar bed dengan oksigen
d.Duduk tegak diluar bed tanpa oksigen
e.Latihan jalan ditempat dengan oksigen

6. Seorang laki-laki berusia 72 tahun, 2 hari yang lalu masuk RS dengan keluhan adanya penurunan
toleransi aktivitas dari 50 m -> 15m , sesak napas, batuk berdahak berwarna, tidak berdarah. Ada
peningkatan penggunakan nebulizer dari setiap 4 jam -> 2 jam. Hasil auskultasi ada krepitasi pada
basal paru dan wheezing ++. Hasil peakflowmeter : 40% dari nilai yg diprediksikan
Hasil pemeriksaan auskultasi dan peakflowmeter menunjukkan adanya problem apa?
a.Efek deconditioning
b.Penurunan toleransi aktivitas
c.Obstruksi jalan napas (asma,ppok,bronkitis kronis,emfisema)
d.Kelemahan otot-otot pernapasan
e.Restriksi paru

7. Seorang laki-laki berusia 72 tahun, 2 hari yang lalu masuk RS dengan keluhan adanya penurunan
toleransi aktivitas dari 50 m -> 15m , sesak napas, batuk berdahak berwarna, tidak berdarah. Ada
peningkatan penggunakan nebulizer dari setiap 4 jam -> 2 jam. Hasil auskultasi ada krepitasi pada
basal paru dan wheezing ++. Hasil peakflowmeter : 40% dari nilai yg diprediksikan
Apa penyebab sesak napas pada kasus di atas?
a.Efek deconditioning
b.Penurunan toleransi aktivitas
c.Obstruksi jalan napas
d.Kelemahan otot-otot pernapasan
e.Restriksi paru

8. Tn. N adalah seorang pensiunan berusia 72 tahun. 2 hari yang lalu masuk RS dengan keluhan adanya
penurunan toleransi aktivitas dari 50 m -> 15m , sesak napas, batuk berdahak berwarna, tidak
berdarah. Adanya peningkatan penggunakan nebulizer dari setiap 4 jam -> 2 jam. Hasil auskultasi
ada krepitasi pada basal paru dan wheezing ++. Hasil peakflowmeter : 40% dari nilai yg diprediksikan
Dari data di atas, mana yang menunjukkan adanya peningkatan beban kerja pernapasan ?
a.Penggunaan nebulizer
b.Adanya krepitasi
c.Kemampuan berjalan
d.Penggunaan Oksigen
e.Adanya wheezing

9. Seorang laki-laki berusia 72 tahun, 2 hari yang lalu masuk RS dengan keluhan adanya penurunan
toleransi aktivitas dari 50 m -> 15m , sesak napas, batuk berdahak berwarna, tidak berdarah. Ada
peningkatan penggunakan nebulizer dari setiap 4 jam -> 2 jam. Hasil auskultasi ada krepitasi pada
basal paru dan wheezing ++. Hasil peakflowmeter : 40% dari nilai yg diprediksikan
Intervensi apa yang akan anda gunakan untuk mengatasi problem pembersihan jalan napas?
a.Chest Physiotherapy
b.Postural drainage
c.Endotracheal suction
d.Tapotement/perkusi
e.Latihan napas

10. Seorang anak laki-laki berusia 5 th didiagnosis dokter dengan ISPA. Menurut ibunya, batuknya
terus menerus, anak rewel, napasnya grok grok.
Hasil pemeriksaan auskultasi adanya krepitasi pada segment posterior lobus atas paru kanan
Bagaimana posisi postural drainage yang tepat untuk pasien pada kasus diatas ?
a.Tidur terlentang, dibawah lutut diganjal bantal
b.Tidur tengkurap, dibawah hip diganjal bantal
c.Tidur miring ke kiri 450 ke arah tengkurap
d.Tidur miring ke kanan 450 ke arah tengkurap
e.Duduk tegak

11. Seorang anak perempuan 5 th didiagnosis dokter dengan ISPA. Menurut ibunya, batuknya terus
menerus, anak rewel, napasnya grok grok.
Hasil pemeriksaan auskultasi adanya krepitasi pada segment anterior paru kanan.
Bagaimana posisi postural drainage yang tepat untuk pasien pada kasus diatas ?
a. Tidur terlentang, dibawah lutut diganjal bantal
b.Tidur tengkurap, dibawah hip diganjal bantal
c.Tidur miring ke kiri 450 ke arah tengkurap
d.Tidur miring ke kanan 450 ke arah tengkurap
e.Duduk tegak

12. Seorang pasien berjenis kelamin laki-laki, umur 45 tahun dirujuk ke fisioterapi dengan diagnosis
pasca PTCA dengan pemasangan stent 2 hari yang lalu. Saat ini pasien masih di ruang ICU. Tidak
ada resting angina dan gangguan irama jantung. Hasil auskultasi paru-paru vesikuler, tidak ditemukan
wheezing maupun crackles. Saat ini penderita masih diberikan obat anti angina dan anti dysrhythmia
Berapa target heart rate (HR) untuk pasien diatas adalah……….

a.110 bpm
b.105 bpm
c.100 bpm
d.95 bpm
e.87,5 bpm

13. Seorang pasien berjenis kelamin laki-laki, umur 45 tahun dirujuk ke fisioterapi dengan diagnosis
pasca PTCA (Percutaneous Transluminal Coronary Angioplasty) dengan pemasangan stent 2 hari
yang lalu. Saat ini pasien masih di ruang ICU. Tidak ada resting angina dan gangguan irama jantung.
Hasil auskultasi paru-paru vesikuler, tidak ditemukan wheezing maupun crackles. Saat ini penderita
masih diberikan obat anti angina dan anti dysrhythmia
Dari data di atas, data mana yang menunjukkan bahwa fisioterapis boleh memulai memberi
intervensi pada pasien?
a.Sudah 2 hr pasca operasi
b.Tidak ada resting angina dan dysrythmia
c.Hasil auskultasi vesikuler
d.Tidak ada wheezing
e.Sudah minum obat anti angina

14. Seorang pasien berjenis kelamin laki-laki, umur 45 tahun dirujuk ke fisioterapi dengan diagnosis
pasca PTCA dengan pemasangan stent 2 hari yang lalu. Saat ini pasien masih di ruang ICU. Tidak
ada resting angina dan gangguan irama jantung. Hasil auskultasi paru-paru vesikuler, tidak ditemukan
wheezing maupun crackles. Saat ini penderita masih diberikan obat anti angina dan anti dysrhythmia
Intervensi fisioterapi apa yang dapat anda berikan pada kasus di atas ?
a.Modifikasi perawatan diri
b.Latihan ambulasi termonitor
c.Postural drainase
d.Tapotement/perkusi
e.Tes jalan 6 menit

15. Seorang pasien umur 55 tahun dirujuk ke fisioterapi dengan diagnosis pasca operasi bedah pintas
koroner (coronary artery bypass graft) 4 hari yang lalu. Berdasarkan review dari catatan medis
diperoleh informasi bahwa penderita masuk RS karena nyeri yang hebat di dada sebelah kiri dan
menjalar ke lengan kiri. Dari hasil pemeriksaan EKG menunjukkan adanya infark miokard akut
pada anteroseptal. Saat ini pasien masih di ruang intermediate. Tidak ada resting angina dan
gangguan irama jantung saat istirahat maupun saat melakukan aktivitas. Hasil auskultasi paru-2
vesikuler, tidak ditemukan wheezing maupun crackles.
Tindakan fisioterapi apa yang akan anda berikan pada pasien di atas ?
a. Modifikasi perawatan diri
b.Latihan ambulasi termonitor
c.Postural drainase
d.Tapotement/perkusi
e.Tes jalan 6 menit

16. Seorang pasien umur 55 tahun dirujuk ke fisioterapi dengan diagnosis pasca operasi bedah pintas
koroner (coronary artery bypass graft) 4 hari yang lalu. Berdasarkan review dari catatan medis
diperoleh informasi bahwa penderita masuk RS karena nyeri yang hebat di dada sebelah kiri dan
menjalar ke lengan kiri. Dari hasil pemeriksaan EKG menunjukkan adanya infark miokard akut pada
anteroseptal. Saat ini pasien masih di ruang intermediate. Tidak ada resting angina dan gangguan
irama jantung saat istirahat. Hasil auskultasi paru-2 vesikuler, tidak ditemukan wheezing maupun
crackles
Pada waktu saudara melatih latihan jalan ditempat, tiba tiba saturasi oksigennya turun menjadi 85%,
apa yang saudara lakukan ?
a. Menidurkan kembali pasien
b.Menghentikan latihan sebentar
c.Memberikan oksigen dan menghentikan latihan
d.Melaporkan pada perawat jaga
e.Tetap memerintahkan jalan ditempat

17. Seorang pasien umur 48 tahun dirujuk ke fisioterapi dengan diagnosis pasca operasi bedah pintas
koroner (coronary artery bypass graft) 3 minggu yang lalu. Tidak ada resting angina dan gangguan
irama jantung saat istirahat maupun saat melakukan aktivitas. Saat ini pasien menjalani program rehab
jantung rawat jalan. Pasien diberi latihan sepeda statis dengan dosis selama 10 menit dengan beban
25 watt. Target HR = 120. Hasil evaluasi menunjukkan Resting HR 72 bpm, HR aktivitas 125, Skala
Borg RPE = 15 (min 10)
Berdasarkan data manakah saudara dapat menentukan dosis latihan selanjutnya?
a.Sudah 3 minggu pasca operasi
b.Tidak ada Angina saat aktivitas
c.Resting HR 72 bpm
d.Skala Borg RPE 10
e.Pasien rawat jalan

18. Seorang pasien umur 48 tahun dirujuk ke fisioterapi dengan diagnosis pasca operasi bedah pintas
koroner (coronary artery bypass graft) 3 minggu yang lalu. Tidak ada resting angina dan gangguan
irama jantung saat istirahat maupun saat melakukan aktivitas. Saat ini pasien menjalani program rehab
jantung rawat jalan. Pasien diberi latihan sepeda statis dengan dosis selama 10 menit dengan beban
25 watt. Target HR = 120. Hasil evaluasi menunjukkan Resting HR 72 bpm, HR aktivitas 125, Skala
Borg RPE = 15
Setelah mengayuh sepedanya selama 5 menit, Nampak dalam monitoring EKG adanya unifocale
Premature Ventricular Contractions 3 kali per menit. Tindakan apa yang harus saudara lakukan?
a.Menghentikan Latihan
b.Tetap meneruskan Latihan
c.Memberikan oksigen
d.Memberikan minum
e.Mengurangi beban latihan

19. Seorang wanita usia 45 th di rujuk ke fisioterapi dengan diagnosis medis haemothorax pada pleura
dextra dengan pemasangan WSD (water Seal Drainage) sistem dua tabung secara pasif (tanpa suction)
sudah dua minggu yang lalu. Saat ini pasien mengeluh sesak napas, nyeri dada bagian kanan dan
tubuh terasa lemas
Apa tujuan pemasangan water seal drainage pada kasus di atas?

a.Mengeluarkan cairan dalam cavum pleura


b.Mengeluarkan cairan dalam saluran napas
c.Meningkatkan tekanan intrapleural
d.Meningkatkan tekanan transpulmonal
e. Menghilangkan sesak napas

20. Seorang wanita usia 45 th di rujuk ke fisioterapi dengan diagnosis medis haemothorax pada pleura
dextra dengan pemasangan WSD (water Seal Drainage) sistem dua tabung secara pasif (tanpa suction)
sudah dua minggu yang lalu. Saat ini pasien mengeluh sesak napas, nyeri dada bagian kanan dan
tubuh terasa lemas
Apa problem utama pada pasien diatas ?
a.Obstruksi jalan napas
b.Pengempisan paru
c.Penurunan toleransi aktivitas
d.Mobilitas torak
e.Deconditioning

21. Seorang wanita usia 45 th di rujuk ke fisioterapi dengan diagnosis medis haemothorax pada pleura
dextra dengan pemasangan WSD (water Seal Drainage) sistem dua tabung secara pasif (tanpa suction)
sejak dua minggu yang lalu. Saat ini pasien mengeluh sesak napas, nyeri dada bagian kanan dan tubuh
terasa lemas. Hasil spirometer VC = 55% dari nilai yang diprediksikan
Apa teknik fisioterapi yang saudara pilih untuk mengatasi problem pengempisan parunya?
a.Transcutaneous Electrical Stimulation
b.Infra Merah
c.Pursed lip breathing
d.Diafragmatic breathing
e.Deep Breathing Exercise

22. Seorang wanita usia 45 th di rujuk ke fisioterapi dengan diagnosis medis haemothorax pada pleura
dextra dilakukan pemasangan WSD (Water Seal Drainage) sistem tiga tabung dengan suction dua
hari yang lalu. Saat ini pasien mengeluh sesak napas, nyeri dada bagian kanan dan tubuh terasa lemas.
Hasil pemeriksaan SaO2 95% pada FiO2 0.40, sedang pada udara ruang (room air) SaO2 85%.
Bagaimana pengaturan posisi yang tepat untuk mendukung pengembangan paru-paru pada kasus di
atas?
a.Tidur terlentang
b.Tidur tengkurap
c. Tidur miring ke kanan
d. Tidur miring ke kiri
e. Setengah duduk

23. Seorang laki-laki usia 45 th di rujuk ke fisioterapi dengan diagnosis medis haemothorax pada pleura
dextra dilakukan pemasangan WSD (Water Seal Drainage) sistem tiga tabung dengan suction dua
hari yang lalu. Saat ini pasien mengeluh sesak napas, nyeri dada bagian kanan dan tubuh terasa lemas.
Hasil pemeriksaan SaO2 95% pada FiO2 0.40, sedang pada udara ruang (room air) SaO2 85% dan
hypoxaemia
Apa problem utama pada kasus di atas?
a.Gangguan pertukaran gas
b.Obstruksi jalan napas
c.Peningkatan tekanan intrapleural
d.Mobilitas torak
e.Deconditioning

24. Seorang laki-laki usia 45 th di rujuk ke fisioterapi dengan diagnosis medis haemothorax pada pleura
dextra dilakukan pemasangan WSD (Water Seal Drainage) sistem tiga tabung dengan suction dua
hari yang lalu. Saat ini pasien mengeluh sesak napas, nyeri dada bagian kanan dan tubuh terasa lemas.
Hasil pemeriksaan SaO2 95% pada FiO2 0.40, sedang pada udara ruang (room air) SaO2 85% dan
hypoxaemia. Dokter pengirim meminta untuk diberikan latihan meniup balon
Bagaimana prosedur pelaksanaan terapi yang dikehendaki oleh dokter ?
a.Tarik napas biasa tiupkan ke dalam balon
b.Tarik napas biasa tiupkan ke dalam balon sebanyak-banyaknya
c. Tarik napas dalam, tiupkan ke dalam balon
d. Tiup balon sampai mengembang besar
e. Bebas terserah pasien.

25. Seorang laki-laki usia 65 th di rujuk ke poli fisioterapi dengan diagnosis medis COPD (Chronic
Obstructive Pulmonary Disease)/PPOK. Pernah menjalani rawat inap 2 kali karena sesak napas
yang berat. Saat ini pasien sudah tidak sesak dan sudah mampu jalan 50 meter. Hasil auskultasi tidak
ditemukan crackles
Apakah problem utama pada pasien diatas?
Pilihan Jawaban (Option)
a.Obstruksi jalan napas
b.Pengempisan paru
c.Penurunan toleransi aktivitas
d.Mobilitas torak
e.Disfungsi otot pernapasan

26. Seorang laki-laki usia 65 th di rujuk ke poli fisioterapi dengan diagnosis medis COPD. Pernah
menjalani rawat inap 2 kali karena sesak napas yang berat. Saat ini pasien sudah tidak sesak dan sudah
mampu jalan 50 meter. Hasil auskultasi tidak ditemukan crackles
Apa intervensi Fisioterapi yang tepat untuk kasus di atas?
a.Pursed Lips Breathing
b.Diafragmatic breathing
c. Latihan sepeda statis
d.Mobilitas torak
e.Tes jalan 6 menit

27. Klien laki-laki umur 58 tahun dengan tekanan darah 120/90 mmHg denyut nadi 80 kali per menit
frekuensi nafas 22 x per menit mendapatkan program latihan jalan sehat. Pada klien tidak
ditemukan riwayat penyakit jantung
Denyut nadi aman untuk latihan klien adalah …

A. 80 kali per menit


B. 95 kali per menit
C. 112 kali per menit
D. 114 kali per menit
E. 130 kali per menit 220-58 = .... ....x80%

28. Seorang laki-laki umur 64 tahun paska operasi jantung 3 bulan yang lalu, dengan tekanan darah
120/90 mmHg denyut nadi 72 kali per menit
Berapakah denyut nadi target untuk klien tersebut dalam latihan daya tahan jantung dosis
submaksimal … 40%
A. 63 kali per menit
B. 72 kali per menit
C. 75 kali per menit
D. 80 kali per menit
E. 85 kali per menit
29. Kelompok Posyandu Lansia Desa YY mendapatkan pelatihan senam oleh fisioterapis guna
meningkatkan kapasitas fungsi paru.
Senam apakah yang tepat untuk kelompok lansia tersebut ?
A. Senam Tera
B. Senam Poso
C. Senam Buteyko
D. Senam Poco-poco
E. Senam Kesegaran Jasmani
30. Seorang anak laki-laki usia 10 tahun berobat ke fisioterapi dengan keluhan sesak nafas 2 hari yang
lalu. Keluhan tersebut sering muncul saat cuaca dingin. Kecuali sesak juga disertai batuk dan dahak
yang banyak
Untuk mengurangi sesak nafas modalitas terapi yang paling tepat untuk anak tersebut ?
A. SWD
B. MWD
C. Nebulizer
D. Infra merah
E. Postural Drainage

31. Seorang pasien anak usia 13 tahun datang ke poli fisioterapi dengan keluhan sesak nafas ada
riwayat keluarga berupa asma. Dari hasil pemeriksaan terdapat sputum, sesak nafas, spasme otot
otot pernafasan.
Modalitas terapi yang tepat untuk mengurangi spasme otot-otot pernafasan pada pasien tersebut ?
A. Vibrasi
B. Nebulizer
C. Infra merah
D. Clapping
E. SWD

32. Seorang laki-laki umur 56 tahun sebelum masuk rumah sakit mengeluh sesak nafas ketika berjalan
300 meter, sesak berkurang jika beristirahat, tidur dengan tiga bantal kepala atau duduk. Sesak
nafas disertai dengan jantung berdebar, nyeri dada seperti ditusuk dan menjalar ke lengan kiri.
Bagaimanakah penanganan pertama yang dilakukan fisioterapis pada kasus di atas?
A. Breathing exercise
B. Posisioning
C. Passive exercise
D. Active exercise
E. Transfer dan ambulasi

33. Seorang wanita 67 tahun datang ke RS dengan keluhan sesak nafas. Pada pemeriksaan fisik
ditemukan ictus cordis teraba di axillaris anterior intecostal VI kiri. Pada evaluasi klinis tidak
ditemukan tanda-tanda serangan jantung. Auskulasi jantung terdengar bising systolic grade 36 di
apeks.
Apakah penyebab dari bising jantung tersebut?
A. Aorta stenosis
B. Mitral stenosis (penyempitan)
C. Aorta reurgitasi
D. Mitral regurgitasi
E. Tricuspid regurgitasi

34. Tn. N usia 58th dengan keluhan nyeri dada yang timbul pada saat beraktifitas, keluhan akan hilang
atau berkurang jika istirahat. Pemeriksaan fisik dijumpai tekanan darah dan nadi dalam batas
normal, pemeriksaan paru dan jantung dalam batas normal. Pemeriksaan EKG dalam batas normal.
Ada kecurigaan pasien tersebut menderita angina pectoris normal.
Untuk mengetahui apakah kecurigaan terbukti maka dilakukan pemeriksaan
A. Foto thorak
B. Echocardiography
C. Periksa troponin T
D. Uji latih jantung dengan beban
E. Angiografi coroner

35. Seorang pasien datang ke klinik dengan keluhan batuk berdahak, sesak nafas hanya ketika batuk.
Pemeriksaan auskultasi didapatkan adanya penumpukan sputum di lobus bawah segmen posterior
paru kanan dan kiri.
Bagaimanakah posisi postural drainage yang benar pada kasus di atas?
A. Duduk telungkup dengan dada disangga bantal
B. Tengkurap kesisi kiri dengan bantal diantara 2 tungkai
C. Tengkurap kesisi kanan dengan bantal diantara 2 tungkai
D. Tidur tengkurap dengan perut dan lutut disangga bantal
E. Tengkurap dengan punggung kaki disangga bantal

36. Seorang laki-laki umur 68 tahun riwayat merokok dua bungkus/ hari. Mengeluh batuk berdahak
selama 3 bulan dengan dahak yang mukopurulen (cairan yg bersifat kental seperti susu &
berwarna kehijauan)
Apakah diagnosa yang tepat pada kasus di atas?
A. Asmatikus
B. Tuberculosis paru
C. Bronkhitis kronis
D. Bronkiektasis
E. Emphysema

37. Seorang pasien mengeluhkan sesak nafas pada saat aktifitas berat, dari hasil inspeksi didapatkan
adanya scoliosis dengan derajad sedang. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terdapat
asymmetrical chest breathing.
Bagaimana penanganan untuk mengurangi modalitas di atas?
A. Nebulizer dengan ventolin
B. Segmental breathing exercise
C. Control breathing
D. Pemanasan pada daerah dada
E. Deep breathing exercise

38. Seorang perempuan umur 68 tahun mengeluh batuk berdahak setelah dilakukan pemeriksaan
sputum produksi dahak kurang lebih 50 ml.
Bagaimana cara untuk mengurangi dahak pada pasien tersebut?
A. Batuk efektif
B. Huffing
C. Nebulizer
D. Postural drainase
E. Force Expiratory Technique

39. Seorang laki-laki umur 85 tahun, pekerjaan petani Datang ke klinik fisioterapi RS.X dengan keluhan
batuk, dijumpai dahak serta sesak nafas. Dijelaskan riwayat penyakit sebagai berikut :
Enam hari yang lalu sebelum pasien masuk RS pasien merasakan sesak nafas dan batuk –batuk
hingga tidak mampu bangun dari tempat tidur dan bekerja. Kemudian pasien masuk RS X .
sebenarnya pasien sudah mulai batuk-batuk dan sesak nafas sejak usia 70 tahun tetapi diabaikan.
Setahun yang lalu pasien juga pernah dirawat di RS karena batuk dan sesak nafas selama 1 minggu,
dan sekarang pasien masih merasakan sesak nafas dan batuk-batuk.
Apakah diagnose fisioterapi (impairment) untuk klien itu?
A. Batuk
B. Gangguan paru
C. Pneumonia
D. Keterbatasan sangkar thorak
E. Gangguan pernapasan

40. Seorang laki-laki umur 85 tahun, pekerjaan petani Datang ke klinik fisioterapi RS.X dengan keluhan
batuk, dijumpai dahak serta sesak nafas. Dijelaskan riwayat penyakit sebagai berikut :
Enam hari yang lalu sebelum pasien masuk RS pasien merasakan sesak nafas dan batuk –batuk
hingga tidak mampu bangun dari tempat tidurdan bekerja. Kemudian pasien masuk RS X .
sebenarnya pasien sudah mulai batuk-batuk dan sesak nafas sejak usia 70 tahun tetapi diabaikan.
Setahun yang lalu pasien juga pernah dirawat di RS karena batuk dan sesak nafas selama 1 minggu,
dan sekarang pasien masih merasakan sesak nafas dan batuk-batuk
Modalitas apakah yang dipakai untuk mengatasi keluhan tersebut?
A. Latihan pernafasan
B. Pengembangan sangkar thoraks
C. Latihan posture
D. Latihan ketahanan
E. Latihan penguatan

41. Seorang perempuan, usia 55 tahun ke klinik fisioterapi. Catatan medis menunjukan bahwa klien
mempunyai gangguan jantung, diketahui pula dari hasil catatan medis bahwa klien ada
aterosklerosis (penumpukan plak) pada arteria coronaria. Hasil anamnesis dan pemeriksaan
menunjukan bahwa klien mengeluhkan sesak nafas, nyeri dada serta syncope akibat hipotensi
Penyakit/gangguan apakah yang dialami klien?
A. Penyakit jantung iskemik/koroner
B. penyakit jantung hipertensi
C. Penyakit jantung hipotensi
D. Penyakit hipertensi renal
E. Corpulmonale

42. Seorang perempuan, usia 55 tahun ke klinik fisioterapi. Catatan medis menunjukan bahwa klien
mempunyai gangguan jantung, diketahui pula dari hasil catatan medis bahwa klien ada
aterosklerosis pada arteria coronaria. Hasil anamnesis dan pemeriksaan menunjukan bahwa klien
mengeluhkan sesak nafas, nyeri dada serta syncope (hilang kesadaran) akibat hipotensi
Modalitas apakah untuk menangani kasus tersebut?
A. Mobilisasi sedini mungkin
B. Latihan ketahanan
C. Latihan penguatan
D. Istirahat yang cukup
E. Breathing exercise

43. Seorang laki-laki umur 32 tahun mengeluh batuk dan sesak napas. Demam dan berkeringat terutama
dimalam hari. Ada penurunan berat badan dari hari ke hari. Hasil auskultasi ada ronki basah
(adanya sekret) di apeks paru. Dan wheezing terlokalisir.
Diagnosa dari kasus di atas adalah
A. Emphysema
B. Asma
C. Bronkhitis
D. Tuberculosis
E. Bronkiektasis

44. Seorang perempuan umur 55tahun mengalami sesak napas, sesak akan bertambah jika melakukan
latihan. Hasil auskultasi terdapat wheezing pada saat melakukan ekspirasi. Sesak berkurang jika
istirahat.
Dari kasus di atas diagnosa yang dapat diambil adalah?
A. Emphysema
B. Asma
C. Bronkhitis
D. Tuberculosis
E. Bronkiektasis

45. Seorang laki-laki usia 55 tahun dengan keluhan sesak nafas berat hanya berkurang ketika tidur
disangga bantal atau setengah duduk
Modalitas apakah yang digunakan untuk mengurangi masalah di atas
A. Breathing exercise
B. Control breathing
C. Posisioning
D. A, B dan C benar
E. B dan C benar

46. Seorang perempuan umur 54 tahun sebelum masuk rumah sakit mengeluh sesak nafas ketika
berjalan 300 meter, sesak berkurang jika beritirahat, tidur dengan tiga bantal kepala atau duduk.
Sesak nafas disertai dengan jantung berdebar, nyeri dada seperti ditusuk dan menjalar ke lengan
kiri.
Bagaimanakah penanganan pertama yang dilakukan fisioterapis pada kasus di atas?
A. Breating exercise
B. Posisioning
C. Passive exercise
D. Active exercise
E. Transfer dan ambulasi

47. Seorang perempuan umur 44 tahun diagnose dokter terdapat kelainan jantung dengan kesadaran
menurun berada di ruang ICU
Berapa lama waktu terapi pada pasien terebut?
A. 3-5 menit
B. 5-7 menit
C. 10-15 menit (umum)
D. 15-30 menit (poli) maintence = 30-60
E. 30-45 menit

48. Seorang laki-laki dengan umur 45 tahun di poliklinik akan dilakukan tes daya tahan jantung dengan
menggunakan treadmill dengan dosis submaksimal
Tolak ukur apa yang digunakan untuk menentukan dosisnya?
A. Blood Pressure
B. Heart Rate
C. Respiratory Rate
D. Oksigen
E. VO2 Max

49. Seorang perempuan umur 44 tahun diagnose dokter terdapat kelainan jantung dengan kesadaran
menurun berada di ruang ICU
Bagaimanakah penanganan terapi pada kasus di atas?
A. Latihan aktif
B. Latihan fungsional
C. Latihan gerak pasif
D. Latihan melawan tahanan
E. Latihan daya tahan

50. Seorang pasien mengeluhkan sesak nafas pada saat aktifitas berat, dari hasil inspeksi didapatkan
adanya scoliosis dengan derajad sedang. Setelah dilakukan pemeriksaan fisik terdapat gangguan
pada pengembangan sangkar thoraknya.
Pemeriksaan lanjutan untuk menegakan diagnose pada kasus tersebut adalah?
A. Tes panjang otot M.Pectoralis
B. Tes lingkup gerak sendi
C. Tes kekuatan otot
D. Tes sangkar thorak
E. Tes spirometri

51. Seorang perempuan umur 56 tahun telah menjalani program rehabilitasi jantung tahap 1, keluhan
nyeri dada sudah tidak dikeluhkan.
Tes apakah yang harus diberikan untuk mengetahui kondisi daya tahan jantungnya?
A. Tes lari
B. Tes jalan menanjak
C. Tes naik turun tangga
D. Tes treadmill
E. Tes jongkok berdiri

52. Seorang anak umur 5 tahun menderita batuk berdahak dari pemeriksaan fisik terdapat dahak di jalan
napasnya,dahak sangat kental dan tidak mampu mengeluarkan dahak
Penangan apakah yang paling tepat pada pasien tersebut?
A. Nebulizer + IRR
B. NebuliZer + Clapping
C. Nebulizer + Vibrasi
D. Nebulizer +Coughing
E. Nebulizer + Huffing

53. Seorang perempuan umur 34 tahun hamil trimester I dengan keluhan batuk berdahak dan sesak
napas ringan.
Penangan apakah yang paling tepat pada pasien tersebut?
A. Clapping
B. Vibrasi
C. Nebulizer NaCl
D. IRR
E. Postural drainase
54. Seorang perempuan umur 34 tahun hamil trimester I dengan keluhan batuk berdahak dan sesak
napas ringan.
Edukasi apakah yang harus diberikan untuk mengurangi keluhan tersebut?
A. Kompres panas
B. Penguapan dengan air hangat
C. Posisioning
D. Tepuk-tepuk
E. Massage

55. Seorang perempuan umur 34 tahun batuk berdahak dengan lokasi sputum berada di daerah atas
paru kanan kiri
bagaimanakah posisi postural drainase pada kasus tersebut?
A. Terlentang
B. Tengkurap
C. Duduk
D. Tidur setengah duduk
E. Miring kanan

56. Seorang perempuan umur 34 tahun batuk berdahak dengan lokasi sputum berada di daerah atas
paru kanan kiri
Pemeriksaan yang tepat untuk kasus di atas adalah?
A. Auskultasi
B. Vocal premitus
C. Palpasi
D. Inspeksi
E. Perkusi

57. Seorang laki-laki berumur 35 tahun datang ke Fisioterapi dengan keluhan nyeri dada. Nyeri dirasakan
di belakang dinding dada dan terasa menusuk. Nyeri ini menyebar ke punggung dan mengeluh sesak
nafas. Dia merasakan nyeri tersebut sejak 6 bulan yang lalu.Nyeri sering timbul jika kondisi fisik
lelah.dia juga perokok berat.
Apa diagnosa dari skenario diatas?
A.Infrak miokard
B. Penyakit jantung koroner
C. Penyakit jantung bawaan
D. Dislipidemia
E. Sianotik

58. Seorang wanita, 50 tahun datang ke Fisioterapi dengan keluhan nyeri punggung tembus ke dada yang
dirasakan seperti tertarik atau tersayat, lamanya 5 menit yang kemudian berkurang. Keluhan ini
dirasakan sejak 3 jam yang lalu. Badan terasa lemah disertai perasaan mual. Ada riwayat hipertensi
lama yang tak terkontrol. Pada pemeriksaan fisik: TD 170/100 mmHg. HR 100/menit, pernapasan
28/menit. Suhu 37C,. Foto toraks: kardiomegali dan dilatasi aorta.
Keluhan penderita di atas disebabkan oleh adanya kelainan pada?
A.Aorta
B. Katup aorta
C. perikardium
D. miokardium
E. Arteri pulmonal
59. Seorang penderita laki-laki 65 tahun dengan riwayat hipertensi, DM, terlihat di ruang gawat darurat
dengan keluhan nyeri dada yang timbul tiba-tiba disertai rasa sesak napas. Pemeriksaan fisis
menunjukkan adanya kelainan pernapasan, kecemasan disertai keringat dingin. TD 180/100 mm Hg,
DN 170/menit, RR 40/menit, terdengar ronkhi basah halus 2/3 bagian dari basal kedua paru, desakan
vena jugularis 12 cm, terdengar S3 dan bising. Foto thoraks menunjukkan adanya pembesaran
jantung dan gambaran edema paru.
Penyakit yang paling mungkin adalah?
A.Infark miokard anterior akut
B. Penyakit jantung koroner
C. Infark ventrikel kanan
D. Gagal jantung hipertensi
E. Penyakit jantung bawaan

60. Perempuan, 58 tahun , datang kerumah sakit dengan keluhan nyeri dada dialami terutama bila
beraktifitas. Batuk kadang-kadang dikeluhkan tapi tidak lama. Pada pemeriksaan fisis didapatkan TD
170/100 mmhg, ronchi basah basal bilateral Kolesterol total 260 g/dl Diduga akibat sklerosis arteri
coroner.
Jaringan manakah di bawah ini yang kebutuhan oksigennya tidak terpenuhi sehingga menimbulkan
keluhan nyeri dada pada pasien tersebut.
A.Endokardium
B. Miokardium
C. Perikardium
D. Arteri koroner
E. Aorta

61. Tuan X umur 50 tahun mengalami nyeri dada seperti diremas remas,nyeri menjalar ke lengan kiri,
bahu,leher bahkan punggung. Pada pemeriksaan fisik didapatkan bahwa pasien dalam keadaan muka
pucat, takhikardi, bunyi jantung gallop ,disertai vena jugularis pada infark ventrikel kanan. Pasien
langsung di rujuk ke Rumah Sakit terdekat yang mempunyai fasilitas ICCU.
Dari penyakit di atas, bagaimana patogenesis penyakit tersebut? mana urutan patogenesis yang benar?
A.Nekrosis myokard - penyumbatan arteri koronaria – aterosklerosis
B. Nyeri menjalar ke lengan - sesak nafas - penurunan jumlah aliran darah ke jantung
C. Aterosklerosis pembuluh darah koroner - penyumbatan arteri koronaria oleh trombus pada plaque
aterosklerosis - Nekrosis myokard
D. Penyumbatan arteri koronaria oleh trombus - aterosklerosis pembuluh darah koroner - nekrosis
myokard
E. Kerja jantung yang berlebihan - Nekrosis myocard

62. Tn x. Umur 76 thn, Mengalami gangguan pada tungkai bawah. setelah dilakukan pemeriksaan adanya
intermiten claudifications, terdapat Pembengkaan pada tungkai bawah, terdapat oedema. Dilakukan
inspeksi terlihat adanya kelokan – kelokan aliran darah vena.
Apakah diagnosis skenario diatas?
A. Vasrises
B. Emboli
C. Trombosis
D. Plak
E. Endothelial disfungtion
63. Tn. X umur 80 thn, mengalami nyeri dada sebelah kiri dan sesak napas. Dalam keseharian
dikategorikan kurang aktivitas, setelah dilakukan pemeriksaan auskultasi terdapat bunyi S1, S2, S3.
Setelah dilakukan pemeriksaaan Ekg ternyata terdapat gambaran gelombang P,Q,R,S normal dan
gelombang T terbalik. Kemudian di rujuk ke poli fisioterapi .
Apakah peran FT pada kasus diatas?
A. Mengurangi spasme
B. Mengurangi bengkak
C. Meningkatkan fleksibilitas otot
D. Meningkatkan kekuatan otot
E. Meningkatkan ketahanan kardiorespirasi dan ketahanan vasculer

64. Tn. X umur 80 thn, mengalami nyeri dada sebelah kiri dan sesak napas. Dalam keseharian
dikategorikan kurang aktivitas, setelah dilakukan pemeriksaan auskultasi terdapat bunyi S1, S2, S3.
Setelah dilakukan pemeriksaaan Ekg ternyata terdapat gambaran gelombang P,Q,R,S Normal dan
gelombang T terbalik. Kemudian di rujuk ke poli fisioterapi.
Apakah bunyi suara jantung yang patologis ?

A. S1 (Lup)
B. S2 (Dub)
C. S1 dan S2
D. S3 dan S4
E. Endothelial

65. Tn. X umur 80 thn, mengalami nyeri dada sebelah kiri dan sesak napas. Dalam keseharian
dikategorikan kurang aktivitas, setelah dilakukan pemeriksaan auskultasi terdapat bunyi S1, S2, S3.
Setelah dilakukan pemeriksaaan Ekg ternyata terdapat gambaran gelombang P,Q,R,S normal dan
gelombang T terbalik. Kemudian di rujuk ke poli fisioterapi.
Dimanakah letak melakukan pemeriksaan auskultasi pada aorta?
A. Intercosta 2 kiri
B. Intercosta 2 kanan
C. Intercosta 5 kanan
D. Intercosta 6 kanan mid clavikularis
E. Intercosta 4 kanan mid clavikularis

66. Tn. X umur 80 thn, mengalami nyeri dada sebelah kiri dan sesak napas. Dalam keseharian
dikategorikan kurang aktivitas, setelah dilakukan pemeriksaan auskultasi terdapat bunyi S1, S2, S3.
Setelah dilakukan pemeriksaaan Ekg ternyata terdapat gambaran gelombang P,Q,R,S normal dan
gelombang T terbalik. Kemudian di rujuk ke poli fisioterapi.
Apakah istilah lain dari nyeri dada sebelah kiri?
A. Stenosis
B. Regurgitasi
C. Mitralis
D. Trikus pidalis
E. Agina pectoris

67. Seorang laki laki usia 65 tahun rawat inap di ICU RS x dengan diagnosa pasca operasi AMP hip
kanan dan bronchopneumoni. Keluhan batuk, penumpukan sekresi/mukus di saluran nafas segmen
apical lobus atas kanan dan kiri selama 2 hari. Pemeriksaan suhu badan 37oC, RR 20 x/menit, HR 80
x/menit dan kesadaran baik. Fisioterapis memberikan chest fisioterapi.
Apakah posisi yang tepat untuk kasus tersebut ?
A. Half lying.
B. Side lying.
C. Prone lying.
D. Supine lying.
E. Depresi lying.

68. Seorang laki laki usia 65 tahun dibawa ke RS langsung masuk ICCU karena Acute Myocard Infark,
oleh dokter segera dilakukan operasi bedah pintas koroner. Fisioterapi ingin melakukan terapi latihan.
Ada hal yang perlu diperhatikan pada saat memberi terapi latihan tersebut.
Apakah yang perlu diperhatikanpada kasus diatas?
A. EKG Monitor, tekanan darah, denyut nadi
B. EKG monitor, Kadar Gula darah, tekanan darah
C. EKG Monitor, tekanan darah, denyut nadi, pernafasan
D. EKG monitor, Kadar Gula darah, denyut nadi, pernafasan
E. EKG monitor, Kadar Gula darah, tekanan darah, denyut nadi

69. Seorang laki laki usia 65 tahun dibawa ke RS langsung masuk ICCU karena Acute Myocard Infark,
oleh dokter segera dilakukan operasi bedah pintas koroner. Fisioterapi ingin melakukan terapi latihan
pada fase partial bed rest.
Berapa lama pasien mampu duduk per hari pada fase tersebut?
A. 1-2 jam
B. 2-3 jam
C. 3-4 jam
D. 4-5 jam
E. 5-6 jam

70. Seorang laki laki usia 69 tahun mengeluh nyeri dada bagian tengah seperti diremas, rasa sesak atau
berat seperti tertimpa beban, mencengkeram atau seperti terbakar, menjalar ke leher, rahang, bahu,
punggung, satu atau kedua lengan dibawa ke RS langsung masuk ICCU, oleh dokter segera dilakukan
operasi bedah pintas koroner.
Apakah nama operasi tersebut?
A. CAG
B. PTCA
C. CABG
D. Operasi pemasangan Stent
E. Operasi pemasangan Ring

71. Seorang laki laki usia 69 tahun mengeluh nyeri dada bagian tengah seperti diremas, rasa sesak atau
berat seperti tertimpa beban, mencengkeram atau seperti terbakar, menjalar ke leher, rahang, bahu,
punggung, satu atau kedua lengan dibawa ke RS langsung masuk ICCU, oleh dokter segera dilakukan
operasi bedah pintas koroner.
Apakah faktor resiko dari penyakit pasien tersebut?
A. Hipotensi
B. Hipoglikemi
C. Arteriosclerosis
D. Banyak olahraga
E. Berat badan Ideal
72. Seorang laki laki usia 69 tahun mengeluh nyeri dada bagian tengah seperti diremas, menjalar ke leher,
rahang, bahu, punggung, satu atau kedua lengan dibawa ke RS langsung masuk ICCU, oleh dokter
segera dilakukan operasi bedah pintas koroner. Setelah operasi fisioterapi ingin mengetahui
kemampuan fungsional pasien tersebut dengan melakukan pemeriksaan spesifik.
Pertanyaan : Apakah pemeriksaan spesifik pada pasien tersebut?
Apakah pemeriksaan spesifik pada pasien tersebut?
A. Borg scale
B. VAS/ VDS
C. LGS / ROM
D. Antropometri
E. Six minute walk test

73. Seorang perempuan usia 65 tahun menjalani operasi by pass di RS Tiara Bunda. Setelah keluar dari
perawatan ICCU pasien tersebut pindah perawatan di bangsal. Setelah dilakukan tindakan Fisioterapi
di bangsal, maka pada saat pasien tersebut mau minta pulang ada kriteria fisioterapinya.
Apakah kriteria tersebut?
A. Mampu aktivitas nadi naik 30 tanpa keluhan.
B. Mampu mengerjakan pekerjaan dirumah.
C. Tidak mampu bayar pengobatan.
D. Permintaan keluarga pasien.
E. Mampu berjalan 50 m/min.

74. Seorang laki-laki usia 20 tahun adalah mahasiswa fisioterapi, dia membaca sebuah buku tentang
katub jantung, Katub yang mempunyai 2 lembar daun katub.
Apa nama katub jantung yang di maksud dalam skebario diatas?
Apakah kriteria tersebut?
A. Katub Trikuspidalis
B. Katub Mitral (bikuspidalis)
C. Katub Pulmonal
D. Katub Aorta
E. Katub Jantung.

75. Soleh usia 25 tahun adalah mahasiswa fisioterapi, dia belajar tentang bunyi jantung. Bunyi jantung
yang di akibatkan menutupnya katub Aorta dan Katub Pulmonal.

Bunyi jantung ke berapa dalam skenario di atas?


A. Bunyi jantung pertama S1 (penutupan katub mitral dan trikuspidalis)
B. Bunyi jantung kedua S2
C. Bunyi jantung ketiga S3 (osilasi)
D. Bunyi jantung keempat S4 (kontraksi atrium)
E. Bunyi jantung kelima S5

76. Tn. Y 65 th, 5 tahun yang lalu didiagnosis menderita empisema berat. Penderita mengeluhkan batuk
kering, nafas berbunyi (wheezing), dan sesak nafas. Pasien bernafas dengan mulut terbuka dan
dengan pernafasan dada. Hasil observasi menunjukkan adanya barrel chest, dan apical breathing
pattern.
Apakah yang menjadi permasalahan fisioterapi yang utama pada pasien tersebut ?
a. Penumpukan sputum
b. Barrel chest
c. Batuk kering
d. Peningkatan kerja pernafasan
e. Wheezing

77. Tn. Y 65 th, 5 tahun yang lalu didiagnosis menderita empisema berat. Penderita mengeluhkan batuk
kering, nafas berbunyi (wheezing), dan sesak nafas. Pasien bernafas dengan mulut terbuka dan
dengan pernafasan dada. Hasil observasi menunjukkan adanya barrel chest, dan apical breathing
pattern.
Bagaimana posisi yang disarankan untuk mengurangi sesak nafas pada pasien tersebut ?
a. Supine lying
b. Crook lying
c. Prone lying
d. Side lying
e. High side lying

78. Ny. T 51 th adalah pasien pasca laparotomy hari pertama. Ia mengeluh nyeri pada perutnya.
Hasil pemeriksaan auskultasi ditemukan ada suara crackles di paru kanan lobus atas segmen
anterior. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan SpO2 : 92%, H+ : 52.19 nmol/L , pCO2 : 4.6 kPa
, pO2 10.96 kPa, HCO3- : 16.6 mmol/L, BE –9.8.
Bagaimana hasil analisis gas darah pada pasien tersebut ?

A. Respiratori alkalosis
B. Metabolik alkalosis
C. Respiratori acidosis
D. Metabolik acidosis
E. Campuran

79. Ny. T 51 th adalah pasien pasca laparotomy hari pertama. Ia mengeluh nyeri pada perutnya. Hasil
pemeriksaan auskultasi ditemukan ada suara crackles di paru kanan lobus atas segmen anterior.
Pemeriksaan laboratorium menunjukkan SpO2 : 92%, H+ : 52.19 nmol/L , pCO2 : 4.6 kPa , pO2
10.96 kPa, HCO3- : 16.6 mmol/L, BE –9.8.
Apakah yang menjadi problem utama fisioterapi pada pasien tersebut ?
a. Sesak nafas
b. Peningkatan kerja pernafasan
c. Penumpukan mukus
d. Penurunan volume paru
e. penurunan mobilisasi thoraks

80. Ny. T 51 th adalah pasien pasca laparotomy hari pertama. Ia mengeluh nyeri pada perutnya. Hasil
pemeriksaan auskultasi ditemukan ada suara crackles di paru kanan lobus atas segmen anterior.
Pemeriksaan laboratorium menunjukkan SpO2 : 92%, H+ : 52.19 nmol/L , pCO2 : 4.6 kPa , pO2
10.96 kPa, HCO3- : 16.6 mmol/L, BE –9.8.
Informasi yang manakah yang mendukung penentuan diagnosis fisioterapi ?
A. Hasil pemeriksaan laboratorium
B. Hasil pemeriksaan auskultasi
C. Hasil anamnesis
D. Hasil observasi pasien
E. Hasil analisis gas darah
81. Nn. S 19 th dengan diagnosis cystic fibrosis. 1 minggu yang lalu pasien mengeluh sesak nafas,
bahkan ia sulit berbicara, dan batuk berdahak RR ; 34 x/menit. Keluhan ini tidak berkurang setelah
minum obat. Pasien mengalami penurunan berat badan secara drastis. IMT : 17. Hasil pemeriksaan
laboratorium : SpO2 85%, H+ : 50 nmol/L, pCO2 : 13 kPa, pO2 7 kPa, HCO3- : 30 mmol/L BE : -
9.0. Sementara ini pasien mendapatkan intervensi fisioterapi berupa ACBT sehari 2 kali selama 20
menit.
Dari pemeriksaan obyektif, informasi apakah yang kita dapatkan untuk mendukung penentuan
diagnosis fisioterapi adanya peningkatan kerja pernafasan?
a. RR : 34 x/menit
b. IMT = 17
c. Analisis gas darah
d. Sesak napas sudah 1 minggu
e. SpO2 = 85%

82. Nn. S 19 th dengan diagnosis cystic fibrosis. 1 minggu yang lalu pasien mengeluh sesak nafas,
bahkan ia sulit berbicara, dan batuk berdahak RR ; 34 x/menit. Keluhan ini tidak berkurang setelah
minum obat. Pasien mengalami penurunan berat badan secara drastis. IMT : 17. Hasil pemeriksaan
laboratorium : SpO2 85%, H+ : 50 nmol/L, pCO2 : 13 kPa, pO2 7 kPa, HCO3- : 30 mmol/L BE : -
9.0. Sementara ini pasien mendapatkan intervensi fisioterapi berupa ACBT sehari 2 kali selama 20
menit.
Apakah pemeriksaan penunjang yang tepat pada kasus di atas ?
a. Auskultasi
b. Photo rontgen
c. Perkusi
d. Focal fremitus
e. Palpasi

83. Nn. S 19 th dengan diagnosis cystic fibrosis. 1 minggu yang lalu pasien mengeluh sesak nafas,
bahkan ia sulit berbicara, dan batuk berdahak RR ; 34 x/menit. Keluhan ini tidak berkurang setelah
minum obat. Pasien mengalami penurunan berat badan secara drastis. IMT : 17. Hasil pemeriksaan
laboratorium : SpO2 85%, H+ : 50 nmol/L, pCO2 : 13 kPa, pO2 7 kPa, HCO3- : 30 mmol/L BE : -
9.0. Sementara ini pasien mendapatkan intervensi fisioterapi berupa ACBT sehari 2 kali selama 20
menit.
Apakah permasalahan fisioterapi yang utama pada pasien tersebut ?
a. Gangguan jalan nafas dan penurunan volume paru
b. Berat badan turun drastis dan peningkatan kerja pernafasan
c. Peningkatan kerja pernafasan dan retensi mucus
d. Retensi mucus dan penurunan volume paru
e. Penurunan toleransi aktivitas

84. Seorang bayi perempuan, 8 bulan sudah satu minggu mengalami sesak napas dan batuk berdahak.
Dokter memberikan obat sirup dan mengirim ke fisioterapi dengan obat bisolvon cair. Pada
pemeriksaan auskultasi didapatkan bunyi crackles di paru kanan bagian atas.
Apakah Intervensi fisioterapi yang tepat dilakukan pada pasien ini ?
a. Posisioning
b. Latihan batuk efektif
c. Breathing exercise
d. Terapi inhalasi
e. Breathing control

85. Seorang bayi perempuan, 8 bulan sudah satu minggu mengalami sesak napas dan batuk berdahak.
Dokter memberikan obat sirup dan mengirim ke fisioterapi dengan obat bisolvon cair untuk
dilakukan terapi inhalasi.
Apakah faktor yang harus dipertimbangan untuk menentukan dosis terapi?
a. Frekuensi nafas
b. Derajad sesak nafas
c. Denyut nadi
d. Banyaknya sputum
e. Berat badan

86. An. Y, wanita 9 tahun, sejak 1 minggu yang lalu dirawat di rumah sakit karena demam, sesak nafas,
dan batuk berdahak Hasil pemeriksaan fisioterapi : RR : 24 x/menit,, bentuk thorax barrel chest,
perkusi sonor. Pada pemeriksaan auskultasi didapatkan bunyi crackles di paru kanan bagian atas.
Apakah posisi postural drainage yang tepat pada kasus tersebut ?
a. Berbaring
b. Side lying ke kiri dengan tungkai lebih tinggi 36 cm
c. Side lying ke kanan dengan tungkai lebih tinggi 36 cm
d. Half lying
e. Tengkurap

87. Tn T. 72 tahun, 4 jam setelah keluar dari ICU karena bilateral pneumonia dan sepsis. Pasien tampak
lemah dan dehidrasi. RR : 25 kali/menit, SpO2 : 96%, terdengar suara nafas bronchial di lobus
bawah paru kiri. Terlihat penurunan gerakan thorak pada bagian bawah paru kiri
Apakah permasalahan yang potensial terjadi pada pasien tersebut ?
a. Penumpukan mucus
b. Penurunan mobilitas thorax
c. Sesak nafas
d. Batuk produktif
e. Nyeri dada

88. Tn T. 72 tahun, 4 jam setelah keluar dari ICU karena bilateral pneumonia dan sepsis. Pasien tampak
lemah dan dehidrasi. RR : 25 kali/menit, SpO2 : 96%, terlihat penurunan gerakan thorak pada
bagian bawah paru kiri
Apakah intervensi fisioterapi yang tepat pada pasien tersebut ?
a. Terapi inhalasi
b. Segmental breathing exercise
c. Postural drainage
d. ACBT
e. Stretching otot bantu pernafasan

89. Tn V 65 tahun, 1 minggu yang lalu menjalani operasi CABG dengan median sternotomy. Saluran
diambil dari vena saphena. (dari tungkai bawah)
Apakah problem tambahan yang dikeluhkan pasien tersebut ?
a. Kontraktur
b. Penurunan LGS elbow joint
c. Penurunan kekuatan otot flexor elbow
d. Penurunan LGS hip joint dan knee joint
e. Penurunan LGS ankle joint

90. Tn V 65 tahun, 1 minggu yang lalu menjalani operasi CABG dengan median sternotomy. Hasil
pemeriksaan : BP : 110/76, HR : 90 x/menit temp : 37,4 ºC, batuk kering, pola pernafasan lambat,
tidak menggunakan accessories muscle, penurunan suara nafas bada bagian basal bilateral,
ditemukan suara cracles di bagian kiri bawah, penurunan gerakan thoraks bawah bilateral
Apakah tujuan fisioterapi pertama kali pada kasus tersebut ?
a. Meningkatkan toleransi aktivitas
b. Mengurangi sesak nafas
c. Meningkatkan mobilitas thoraks
d. Mengurangi nyeri
e. Mobilisasi dini

91. Tn V 65 tahun, 1 minggu yang lalu menjalani operasi CABG dengan median sternotomy. Hasil
pemeriksaan : BP : 110/76, HR : 90 x/menit temp : 37,4 ºC, batuk kering, pola pernafasan lambat,
tidak menggunakan accessories muscle, penurunan suara nafas bada bagian basal bilateral,
ditemukan suara cracles di bagian kiri bawah, penurunan gerakan thoraks bawah bilateral
Apakah intervensi yang tepat untuk gangguan thorax pada kasus tersebut ?
a. Posisioning
b. Pursed lip breathing
c. Stretching otot bantu pernafasan
d. Thoracic expansion therapy
e. Active cycle of breathing technique

92. Seorang wanita 60 tahun mengeluh sesak napas sejak 6 bulan yang lalu. Sesak napasnya
bertambah berat pada waktu malam dan berkurang bila penderita menggunakan 2 atau 3
bantal. Pemeriksaan fisis, tekanan darah 130/90 mmHg, denyut jantung 120/menit, pernapasan
32/menit.
Pola sesak nafas pasien tersebut di atas adalah ……
a. Dyspnea de effort (sesak timbul saat melakukan aktivitas, hilang saat istirahat)
b. Paroxismal nocturnal dyspnea
c. Kusmaul
d. Dog breathing
e. Cheine stokes

93. Seorang wanita 60 tahun mengeluh sesak napas sejak 6 bulan yang lalu. Sesak napasnya bertambah
berat pada waktu malam dan berkurang bila penderita menggunakan 2 atau 3 bantal. Pemeriksaan
fisis, tekanan darah 130/90 mmHg, denyut jantung 120/menit, pernapasan 32/menit.
Dari pemeriksaan fisik menunjukkan adanya ……
a. Bradicardi
b. Takikardi
c. Hipertensi
d. Hipotensi
e. Bradipnea

94. Seorang laki-laki 55 tahun datang ke klinik dengan keluhan nyeri dada substernal yang bersifat
intermitten dan menjalar ke lengan kiri pada 6 bulan terakhir. Di masa lalu dia suka mengkonsumsi
minuman yang berakohol dan makan-makan yang berlemak tinggi. Dia juga memiliki riwayat
penyakit hipertensi. Hasil pemeriksaan fisik : Bb : 100 kg, TB : 170 cm, TD : 155/100mmHg, RR :
28x/mnt dan nadi 110x/menit
Dari contoh kasus diatas, factor resiko terjadinya penyakit yang bisa dirubah adalah …….
a. Ras
b. Jenis kelamin
c. Genetic
d. Usia
e. Suka minum alcohol

95. Seorang laki-laki 55 tahun datang ke klinik dengan keluhan nyeri dada substernal yang bersifat
intermitten dan menjalar ke lengan kiri pada 6 bulan terakhir. Di masa lalu dia suka
mengkonsumsi minuman yang berakohol dan makan-makan yang berlemak tinggi. Dia juga
memiliki riwayat penyakit hipertensi. Hasil pemeriksaan fisik : Bb : 100 kg, TB : 170 cm, TD :
155/100mmHg, RR : 28x/mnt dan nadi 110x/menit
Diagnosa utama yang mucul pada kasus tersebut adalah ……..
a. Gangguan rasa nyaman berhubungan dengan iskemik jaringan jantung atau sumbatan pada
arteri koronaria
b. Resiko terjadinya ketidakseimbangan cairan dan elektrolit berhubngan dengan penurunan
kardiak output
c. Resiko cedera berhubungan dengan pengelihatan kabur
d. Intoleransi aktivitas berhubungan dengan ketidakmampuan jantung mengedarkan darah
keseluruh tubuh
e. Kelebihan volume cairan berhubungan dengan penimpunan cairan di perifer

96. Seorang laki-laki 55 tahun datang ke klinik dengan keluhan nyeri dada substernal yang bersifat
intermitten dan menjalar ke lengan kiri pada 6 bulan terakhir. Di masa lalu dia suka
mengkonsumsi minuman yang berakohol dan makan-makan yang berlemak tinggi. Dia juga
memiliki riwayat penyakit hipertensi. Hasil pemeriksaan fisik : Bb : 100 kg, TB : 170 cm, TD :
155/100mmHg, RR : 30x/mnt dan nadi 100x/menit
Dari pemeriksaan fisik menunjukkan adanya ……
a. Bradicardi
b. wheezing
c. Hipotensi
d. Bradipnea
e. Hyperpnea

97. Seorang wanita 23 tahun mengeluh sesak napas. Hasil pemeriksaan ekokardiografi menunjukkan
ada mitral stenosis berat. Dokter menganjurkan operasi mitral valve repairment tetapi pasien
menolak. dokter memberi warfarin 2mg/ hari dengan tujuan untuk mencegah komplikasi stroke
Selama dirawat di ICCU, tujuan utama fisioterapi pada pasien tersebut adalah …..
a. Mengurangi sesak napas
b. Mengurangi tekanan darah
c. Meningkatkan fungsional aktivitas
d. Mencegah DVT
e. Mengurangi nyeri

98. Seorang wanita 23 tahun mengeluh sesak napas. Hasil pemeriksaan ekokardiografi menunjukkan
ada mitral stenosis berat. Dokter menganjurkan operasi mitral valve repairment tetapi pasien
menolak. dokter memberi warfarin 2mg/ hari dengan tujuan untuk mencegah komplikasi stroke
Pasien tersebut mengalami gangguan pada …..
a. Katup antara atrium dan ventrikel kanan
b. Katub antara atrium dan ventrikel kiri
c. Sekat antara atrium kanan dan kiri
d. Sekat antara ventrikel kanan dan kiri
e. Duktus antara arteria pulmonal dan aorta

99. Tn P, 50 th mempunyai keluhan merasa berat di dada yang berlangsung lebih dari 20 menit dan
baru pertama kali dirasakan yang disertai dengan keringat dingin. Dari pemeriksaan didapatkan TD
120/80mmHg, HR 110x/menit, pemeriksaan EKG ditemukan tanda-tanda STEMI. Dokter
memberikan obat cedocard 5mg sub lingual dan langsung dianjurkan untuk di rawat di Rumah
Sakit.
Hasil pemeriksaan EKG Tn.P menunjukkan adannya .....
a. ST segmen depresi
b. ST segmen elevasi
c. Gelombang T terbalik
d. Gelombang P terbalik
e. Gelombang P ganda

100. Tn P, 50 th mempunyai keluhan merasa berat di dada yang berlangsung lebih dari 20 menit dan
baru pertama kali dirasakan yang disertai dengan keringat dingin. Dari pemeriksaan didapatkan TD
120/80mmHg, HR 110x/menit, pemeriksaan EKG ditemukan tanda-tanda STEMI. Dokter
memberikan obat cedocard 5mg sub lingual dan langsung dianjurkan untuk di rawat di Rumah
Sakit.
Program rehabilitasi Tn.P mengacu pada ......
a. Tahap 1
b. Tahap II
c. Tahap III
d. Tahap IV
e. Tahap V

101. Tn P, 50 th mempunyai keluhan merasa berat di dada yang berlangsung lebih dari 20 menit dan
baru pertama kali dirasakan yang disertai dengan keringat dingin. Dari pemeriksaan didapatkan TD
120/80mmHg, HR 110x/menit, pemeriksaan EKG ditemukan tanda-tanda STEMI. Dokter
memberikan obat cedocard 5mg sub lingual dan langsung dianjurkan untuk di rawat di Rumah
Sakit.
Tujuan jangka pendek rehabilitasi jantung pada Tn. P adalah, kecuali .....
a. Mengurangi keluhan rasa berat di dada
b. Meningkatkan ketahanan jantung
c. Edukasi untuk berhenti merokok
d. Management stress
e. Aktivitas perawatan diri

102. Seorang laki laki, usia: 41 th, tukang ojek, dirawat 2 minggu dengan WSD paru bagian: kiri, bawah,
samping. Sekarang mengeluh sakit dada sebelah kiri, sesak nafas, batuk berdahak : RR: 34/min; HR
: 112/min; BP: 110/80 mmHg; BB: 45 Kg, TB: 165 Cm, IMT: 16,53 Kg/m2, Temp: 370 C dan SpO2:
95%.
Apakah penyebab sesak nafas kasus diatas?
A. Nyeri dada.
B. Gangguan jalan nafas
C. Gangguan Paru (alveoli)
D. Gangguan rongga pleura
E. Gangguan sirkulasi paru

103. Seorang laki laki, usia: 41 th, tukang ojek, dirawat 2 minggu dengan WSD paru bagian: kiri, bawah,
samping. Sekarang mengeluh sakit dada sebelah kiri, sesak nafas, batuk berdahak : RR: 34/min; HR
: 112/min; BP: 110/80 mmHg; BB: 45 Kg, TB: 165 Cm, IMT: 16,53 Kg/m2, Temp: 370 C dan SpO2:
95%.
Apakah diagnosa fisioterapinya kasus diatas?
A. Sesak nafas karena nyeri dada.
B. Sesak nafas karena gangguan alveoli.
C. Sesak nafas karena gangguan pleura.
D. Sesak nafas karena gangguan jalan nafas.
E. Sesak nafas karena gangguan sirkulasi paru.

104. Seorang laki laki usia 41 th, tukang ojek, dirawat 2 minggu dengan WSD paru bagian: kiri, bawah,
samping. Sekarang mengeluh sakit dada sebelah kiri, sesak nafas, batuk berdahak : RR: 34/min; HR
: 112/min; BP: 110/80 mmHg; BB: 45 Kg, TB: 165 Cm, IMT: 16,53 Kg/m2, Temp: 370 C dan SpO2:
95%. Fisioterapi memberikan intervensi untuk pengembangan ventilasi dengan pengaturan posisi
yang baik
Bagaimana pengaturan posisi yang baik pada kasus tersebut?
A. Horizontal spina lying dengan semi fleksi head dan rotasi.
B. Half spina lying dengan semi fleksi head dan rotasi.
C. Half spina lying dengan semi fleksi hip, knee, head dan rotasi head
D. Horizontal spina lying dengan semi fleksi hip, knee, head dan head rotasi
E. Half spina lying dengan semi fleksi hip, knee,dan head semi ekstensi, rotasi.

105. Seorang perempuan usia 55 tahun mengalami kecelakaan lalu lintas, dada kanan kebentur aspal
sehingga ada perdarahan di dada kanannya.Setelah dilakukan tindakan pemasangan WSD mengeluh
sesak nafas, nyeri dada dan menjalar sampai bahu sebelah kanan. Terdapat atelextasis dextra.
Fisioterapi ingin melakukan pemeriksaan subyektif.
Apakah pemeriksaan yang dilakukan ?
A. Inspeksi
B. Palpasi
C. Perkusi
D. Auskultasi
E. Anamnesis

106. Seorang laki laki usia 45 tahun mengeluh batuk dan sesak nafas terutama saat melakukan berdiri dan
jalan. Hasil pemeriksaan auskultasi terdapat wheezing pada lobus atas kanan dan kiri, RR = 40x/
menit, N= 78x/menit, T= 150/90 mmHg.Terdapat spasme otot bantu pernafasan.
Dimanakah letak stetoskop yang benar pada kasus tersebut?
A. Intercosta 2
B. Intercosta 3
C. Intercosta 4
D. Intercosta 6
E. Intercosta 8
107. Seorang laki laki usia 45 tahun mengeluh batuk dan sesak nafas terutama saat melakukan berdiri dan
jalan. Hasil pemeriksaan auskultasi terdapat wheezing pada lobus atas kanan dan kiri, RR = 40x/
menit, N= 78x/menit, T= 150/90 mmHg.Terdapat spasme otot bantu pernafasan.Fisioterapi
memberikan intervensi untuk bronchial toilet
Apakah intervensi yg diberikan pada kasus tersebut?
A. Mobilisasi dan penguatan otot otot pernafasan
B. ACBT dan Postural drainage
C. Breathing control
D. Exercise
E. Edukasi

108. Seorang laki laki umur 35 tahun mengeluh batuk,di sertai dengan dahak selama 3 bulan. Di rujuk ke
poli fisioterapi dilakukan IPPA: hasilnya warna kuku yang kuning, bentuk dada pectus
ecavatus,adanya spasme otot pernafasan, Perkusi: suara pekak, Auskultasi adanya ronchi pada
trachea, bronchus, dan area lobus atas dan bawah paru. Fisioterapi memberikan intervensi untuk
mengencerkan dahak.
Apakah intervensi yang diberikan pada pasien tersebut?
A. Inhalasi
B. Tapotement
C. Batuk efektif
D. Postural drainase
E. Breathing exercise

109. Tn x 70 thn mengalami Sesak nafas bila banyak bergerak Kesulitan ekspirasi, Cepat lelah dalam
bernafas apalagi aktivitas. Dada membesar Batuk menahun.. Vital sign BP 130/90 mmHg RR
40x/mnt HR 108 x/mnt. Fisioterapi melakukan pemeriksaan spesifik sesak nafasnya.
Apakah alat untuk pemeriksaan spesifik tersebut?
A. Medline
B. Scale borg
C. Spirometri
D. Stetoscop
E. Goneometer

110. Seorang laki laki umur 55 tahun mengeluh batuk,di sertai dengan dahak selama 3 bulan.Datang ke
puskesmas hasil pemeriksaan TD; 120/80 mmHg, RR: 40x/mnt, DN: 70x/mnt, mempunyai riwayat
merokok sehari habis 2 bungkus rokok. Di rujuk kepoli fisioterapi dilakukan auskultasi adanya ronchi
pada trachea, bronchus, dan area lobus atas, paru kanan kiri depan belakang.
Apakah yang interpretasi dari hasil auskultasi pada pasien tersebut?
A. Bentuk dada cekung
B. Bentuk dada seperti tong
C. Bunyi wheezing. Terjadi karena eksudat lengket
D. Nada rendah sangat kasar, akibat dari terkumpulnya cairan mukus
E. suara gosokan aplas pada kayu. Gesekan terjadi antara jaringan paru dengan pleura

111. Seorang laki laki umur 45 tahun mengeluh batuk,di sertai dengan dahak selama 3 bulan.Datang ke
puskesmas hasil pemeriksaan TD; 120/80 mmHg, RR: 40x/mnt, DN: 70x/mnt. Di rujuk kepoli
fisioterapi dilakukan pemeriksaan auskultasi adanya ronchi pada lobus atas, paru kanan kiri, depan
belakang.Fisioterapi ingin melakukan pemeriksaan khusus untuk mengetahui sesak nafasnya.
Apakah pemeriksaa khusus yang dilakukan?
A. VAS
B. Heart Rate
C. Scala Borg
D. Anthropometri
E. Expansi Thorax

112. Seorang laki laki umur 35 tahun mengeluh batuk,di sertai dengan dahak selama 3 bulan.Datang ke
puskesmas hasil pemeriksaan TD; 120/80 mmHg, RR: 40x/mnt, DN: 70x/mnt, mempunyai riwayat
merokok sehari habis 2 bungkus rokok. Di rujuk ke poli fisioterapi dilakukan pemeriksaan: hasilnya
warna kuku yang kuning, bentuk dada pectus ecavatus,adanya spasme otot pernafasan, Perkusi: suara
pekak.
Apakah bukti adanya sesak napas pada skenario diatas?
A. TD; 120/80 mmHg,
B. RR: 40x/mnt,
C. DN: 70x/mnt,
D. Warna kuku
E. Suara pekak

113. Seorang laki-laki umur 65 tahun, obesitas dan perokok berat, rawat inap di bangsal bedah, pasien
demam pada hari kedua paska operasi gastrectomy. Hasil pemeriksaan X-ray dada sebelum operasi,
paru nampak dalam batas normal, akan tetapi pada paska operasi ditemukan atelectasis pada lobus
bawah paru kanan. Batuknya sangat lemah, dan non-produktif. Pada auskultasi ditemukan suara
bronchial pada paru kanan belakang bagian bawah.
Apa problematik fisioterapi pada kasus diatas ?
A. Penurunan mobilitas toraks
B. Batuk yang tidak efektif
C. Penurunan volume paru
D. Kebersihan jalan napas
E. Sesak napas

114. Seorang laki-laki umur 65 tahun, obesitas dan perokok berat, rawat inap di bangsal bedah, pasien
demam pada hari kedua paska operasi gastrectomy. Hasil pemeriksaan X-ray dada sebelum operasi,
paru nampak dalam batas normal, akan tetapi pada paska operasi ditemukan atelectasis pada lobus
bawah paru kanan. Batuknya sangat lemah, dan non-produktif. Pada auskultasi ditemukan suara
bronchial pada paru kanan belakang bagian bawah.
Penyebab timbulnya atelectasis yg dijumpai dari hasil pemeriksaan X-ray adalah karena
a.Gangguan pembersihan jalan napas
b.Demam
c.Batuk
d.Penurunan volume paru
e.Sesak napas

115. Seorang laki-laki umur 65 tahun, obesitas dan perokok berat, rawat inap di bangsal bedah,
pasien demam pada hari kedua paska operasi gastrectomy. Hasil pemeriksaan X-ray dada
sebelum operasi, paru nampak dalam batas normal, akan tetapi pada paska operasi ditemukan
atelectasis pada lobus bawah paru kanan. Batuknya sangat lemah, dan non-produktif. Pada
auskultasi ditemukan suara bronchial pada paru kanan belakang bagian bawah.
Untuk mengetahui adanya gangguan sistem respirasi atau tidak, pemeriksaan lanjut apa
yang perlu dilakukan?
a.Analisa gas darah
b.Pemeriksaan gula darah
c.Pemeriksaan urine
d.Pemeriksaan EKG
e.Pemeriksaan darah rutin

116. Seorang laki-laki umur 65 tahun, obesitas dan perokok berat, pasien demam pada hari kedua paska
operasi gastrectomy. Hasil pemeriksaan X-ray dada sebelum operasi, paru nampak dalam batas
normal, akan tetapi pada paska operasi ditemukan atelectasis pada lobus bawah paru kanan. Batuknya
sangat lemah, dan non-produktif. Pada auskultasi ditemukan suara bronchial pada paru kanan
belakang bagian bawah
Program fisioterapi apa yang akan saudara gunakan untuk mengatasi atelectasis pasien diatas ?
a.Pursed lips breathing
b.Latihan batuk efektif
c.Massage otot-otot pernapasan
d.Diafragmatic breathing
e.Deep breathing exercise

117. Seorang laki-laki umur 65 tahun, obesitas dan perokok berat, pasien demam pada hari kedua paska
operasi gastrectomy. Hasil pemeriksaan X-ray dada sebelum operasi, paru nampak dalam batas
normal, akan tetapi pada paska operasi ditemukan atelectasis pada lobus bawah paru kanan. Batuknya
non-produktif. Pada auskultasi ditemukan penurunan suara pernapasan pada paru kanan belakang
bagian bawah. Hasil pemeriksaan oksigen saturasi 95%
Program fisioterapi apa yang akan saudara gunakan untuk meningkatkan volume parunya ?
a.Latihan setengah duduk dengan oksigen
b.Latihan setengah duduk tanpa oksigen
c.Duduk tegak diluar bed dengan oksigen
d.Duduk tegak diluar bed tanpa oksigen
e.Latihan jalan ditempat dengan oksigen

118. Seorang laki-laki berusia 72 tahun, 2 hari yang lalu masuk RS dengan keluhan adanya penurunan
toleransi aktivitas dari 50 m -> 15m , sesak napas, batuk berdahak berwarna, tidak berdarah. Ada
peningkatan penggunakan nebulizer dari setiap 4 jam -> 2 jam. Hasil auskultasi ada krepitasi pada
basal paru dan wheezing ++. Hasil peakflowmeter : 40% dari nilai yg diprediksikan
Hasil pemeriksaan auskultasi dan peakflowmeter menunjukkan adanya problem apa?
a.Efek deconditioning
b.Penurunan toleransi aktivitas
c.Obstruksi jalan napas
d.Kelemahan otot-otot pernapasan
e.Restriksi paru

119. Seorang laki-laki berusia 72 tahun, 2 hari yang lalu masuk RS dengan keluhan adanya penurunan
toleransi aktivitas dari 50 m -> 15m , sesak napas, batuk berdahak berwarna, tidak berdarah. Ada
peningkatan penggunakan nebulizer dari setiap 4 jam -> 2 jam. Hasil auskultasi ada krepitasi pada
basal paru dan wheezing ++. Hasil peakflowmeter : 40% dari nilai yg diprediksikan
Apa penyebab sesak napas pada kasus di atas?
a.Efek deconditioning
b.Penurunan toleransi aktivitas
c.Obstruksi jalan napas
d.Kelemahan otot-otot pernapasan
e.Restriksi paru

120. Tn. N adalah seorang pensiunan berusia 72 tahun. 2 hari yang lalu masuk RS dengan keluhan adanya
penurunan toleransi aktivitas dari 50 m -> 15m , sesak napas, batuk berdahak berwarna, tidak
berdarah. Adanya peningkatan penggunakan nebulizer dari setiap 4 jam -> 2 jam. Hasil auskultasi
ada krepitasi pada basal paru dan wheezing ++. Hasil peakflowmeter : 40% dari nilai yg diprediksikan
Dari data di atas, mana yang menunjukkan adanya peningkatan beban kerja pernapasan ?
a.Penggunaan nebulizer
b.Adanya krepitasi
c.Kemampuan berjalan
d.Penggunaan Oksigen
e.Adanya wheezing

121. Seorang laki-laki berusia 72 tahun, 2 hari yang lalu masuk RS dengan keluhan adanya penurunan
toleransi aktivitas dari 50 m -> 15m , sesak napas, batuk berdahak berwarna, tidak berdarah. Ada
peningkatan penggunakan nebulizer dari setiap 4 jam -> 2 jam. Hasil auskultasi ada krepitasi pada
basal paru dan wheezing ++. Hasil peakflowmeter : 40% dari nilai yg diprediksikan
Intervensi apa yang akan anda gunakan untuk mengatasi problem pembersihan jalan napas?
a.Chest Physiotherapy
b.Postural drainage
c.Endotracheal suction
d.Tapotement/perkusi
e.Latihan napas

122. Seorang anak laki-laki berusia 5 th didiagnosis dokter dengan ISPA. Menurut ibunya, batuknya
terus menerus, anak rewel, napasnya grok grok.
Hasil pemeriksaan auskultasi adanya krepitasi pada segment posterior lobus atas paru kanan
Bagaimana posisi postural drainage yang tepat untuk pasien pada kasus diatas ?
a.Tidur terlentang, dibawah lutut diganjal bantal
b.Tidur tengkurap, dibawah hip diganjal bantal
c.Tidur miring ke kiri 450 ke arah tengkurap
d.Tidur miring ke kanan 450 ke arah tengkurap
e.Duduk tegak

123. Seorang anak perempuan 5 th didiagnosis dokter dengan ISPA. Menurut ibunya, batuknya terus
menerus, anak rewel, napasnya grok grok.
Hasil pemeriksaan auskultasi adanya krepitasi pada segment anterior paru kanan.
Bagaimana posisi postural drainage yang tepatuntuk pasien pada kasus diatas ?
a. Tidur terlentang, dibawah lutut diganjal bantal
b.Tidur tengkurap, dibawah hip diganjal bantal
c.Tidur miring ke kiri 450 ke arah tengkurap
d.Tidur miring ke kanan 450 ke arah tengkurap
e.Duduk tegak

124. Seorang pasien berjenis kelamin laki-laki, umur 45 tahun dirujuk ke fisioterapi dengan diagnosis
pasca PTCA dengan pemasangan stent 2 hari yang lalu. Saat ini pasien masih di ruang ICU. Tidak
ada resting angina dan gangguan irama jantung. Hasil auskultasi paru-paru vesikuler, tidak ditemukan
wheezing maupun crackles. Saat ini penderita masih diberikan obat anti angina dan anti dysrhythmia
Berapa target heart rate (HR) untuk pasien diatas adalah……….

a.110 bpm
b.105 bpm
c.100 bpm
d.95 bpm
e.87,5 bpm

125. Seorang pasien berjenis kelamin laki-laki, umur 45 tahun dirujuk ke fisioterapi dengan diagnosis
pasca PTCA dengan pemasangan stent 2 hari yang lalu. Saat ini pasien masih di ruang ICU. Tidak
ada resting angina dan gangguan irama jantung. Hasil auskultasi paru-paru vesikuler, tidak ditemukan
wheezing maupun crackles. Saat ini penderita masih diberikan obat anti angina dan anti dysrhythmia
Dari data di atas, data mana yang menunjukkan bahwa fisioterapis boleh memulai memberi
intervensi pada pasien?

Bh a.Sudah 2 hr pasca operasi


b.Tidak ada resting angina dan dysrythmia
c.Hasil auskultasi vesikuler
d.Tidak ada wheezing
e.Sudah minum obat anti angina

126. Seorang pasien berjenis kelamin laki-laki, umur 45 tahun dirujuk ke fisioterapi dengan diagnosis
pasca PTCA dengan pemasangan stent 2 hari yang lalu. Saat ini pasien masih di ruang ICU. Tidak
ada resting angina dan gangguan irama jantung. Hasil auskultasi paru-paru vesikuler, tidak ditemukan
wheezing maupun crackles. Saat ini penderita masih diberikan obat anti angina dan anti dysrhythmia
Intervensi fisioterapi apa yang dapat anda berikan pada kasus di atas ?

a.Modifikasi perawatan diri

b.Latihan ambulasi termonitor


c.Postural drainase
d.Tapotement/perkusi
e.Tes jalan 6 menit

127. Seorang pasien umur 55 tahun dirujuk ke fisioterapi dengan diagnosis pasca operasi bedah pintas
koroner (coronary artery bypass graft) 4 hari yang lalu. Berdasarkan review dari catatan medis
diperoleh informasi bahwa penderita masuk RS karena nyeri yang hebat di dada sebelah kiri dan
menjalar ke lengan kiri. Dari hasil pemeriksaan EKG menunjukkan adanya infark miokard akut pada
anteroseptal. Saat ini pasien masih di ruang intermediate. Tidak ada resting angina dan gangguan
irama jantung saat istirahat maupun saat melakukan aktivitas. Hasil auskultasi paru-2 vesikuler, tidak
ditemukan wheezing maupun crackles.
Tindakan fisioterapi apa yang akan anda berikan pada pasien di atas ?
a. Modifikasi perawatan diri
b.Latihan ambulasi termonitor
c.Postural drainase
d.Tapotement/perkusi
e.Tes jalan 6 menit
128. Seorang pasien umur 55 tahun dirujuk ke fisioterapi dengan diagnosis pasca operasi bedah pintas
koroner (coronary artery bypass graft) 4 hari yang lalu. Berdasarkan review dari catatan medis
diperoleh informasi bahwa penderita masuk RS karena nyeri yang hebat di dada sebelah kiri dan
menjalar ke lengan kiri. Dari hasil pemeriksaan EKG menunjukkan adanya infark miokard akut pada
anteroseptal. Saat ini pasien masih di ruang intermediate. Tidak ada resting angina dan gangguan
irama jantung saat istirahat. Hasil auskultasi paru-2 vesikuler, tidak ditemukan wheezing maupun
crackles
Pada waktu saudara melatih latihan jalan ditempat, tiba tiba saturasi oksigennya turun menjadi 85%,
apa yang saudara lakukan ?
a. Menidurkan kembali pasien
b.Menghentikan latihan sebentar
c.Memberikan oksigen dan menghentikan latihan
d.Melaporkan pada perawat jaga
e.Tetap memerintahkan jalan ditempat

129. Seorang pasien umur 48 tahun dirujuk ke fisioterapi dengan diagnosis pasca operasi bedah pintas
koroner (coronary artery bypass graft) 3 minggu yang lalu. Tidak ada resting angina dan gangguan
irama jantung saat istirahat maupun saat melakukan aktivitas. Saat ini pasien menjalani program rehab
jantung rawat jalan. Pasien diberi latihan sepeda statis dengan dosis selama 10 menit dengan beban
25 watt. Target HR = 120. Hasil evaluasi menunjukkan Resting HR 72 bpm, HR aktivitas 125, Skala
Borg RPE = 15
Berdasarkan data manakah saudara dapat menentukan dosis latihan selanjutnya?
a.Sudah 3 minggu pasca operasi
b.Tidak ada Angina saat aktivitas
c.Resting HR 72 bpm
d.Skala Borg RPE 10
e.Pasien rawat jalan

130. Seorang pasien umur 48 tahun dirujuk ke fisioterapi dengan diagnosis pasca operasi bedah pintas
koroner (coronary artery bypass graft) 3 minggu yang lalu. Tidak ada resting angina dan gangguan
irama jantung saat istirahat maupun saat melakukan aktivitas. Saat ini pasien menjalani program rehab
jantung rawat jalan. Pasien diberi latihan sepeda statis dengan dosis selama 10 menit dengan beban
25 watt. Target HR = 120. Hasil evaluasi menunjukkan Resting HR 72 bpm, HR aktivitas 125, Skala
Borg RPE = 15
Setelah mengayuh sepedanya selama 5 menit, Nampak dalam monitoring EKG adanya unifocale
Premature Ventricular Contractions 3 kali per menit. Tindakan apa yang harus saudara lakukan?
a.Menghentikan Latihan
b.Tetap meneruskan Latihan
c.Memberikan oksigen
d.Memberikan minum
e.Mengurangi beban latihan

131. Seorang wanita usia 45 th di rujuk ke fisioterapi dengan diagnosis medis haemothorax pada pleura
dextra dengan pemasangan WSD (water Seal Drainage) sistem dua tabung secara pasif (tanpa suction)
sudah dua minggu yang lalu. Saat ini pasien mengeluh sesak napas, nyeri dada bagian kanan dan
tubuh terasa lemas
Apa tujuan pemasangan water seal drainage pada kasus di atas?

a.Mengeluarkan cairan dalam cavum pleura


b.Mengeluarkan cairan dalam saluran napas
c.Meningkatkan tekanan intrapleural
d.Meningkatkan tekanan transpulmonal
e. Menghilangkan sesak napas

132. Seorang wanita usia 45 th di rujuk ke fisioterapi dengan diagnosis medis haemothorax pada pleura
dextra dengan pemasangan WSD (water Seal Drainage) sistem dua tabung secara pasif (tanpa suction)
sudah dua minggu yang lalu. Saat ini pasien mengeluh sesak napas, nyeri dada bagian kanan dan
tubuh terasa lemas
Apa problem utama pada pasien diatas ?
a.Obstruksi jalan napas
b.Pengempisan paru
c.Penurunan toleransi aktivitas
d.Mobilitas torak
e.Deconditioning

133. Seorang wanita usia 45 th di rujuk ke fisioterapi dengan diagnosis medis haemothorax pada pleura
dextra dengan pemasangan WSD (water Seal Drainage) sistem dua tabung secara pasif (tanpa suction)
sejak dua minggu yang lalu. Saat ini pasien mengeluh sesak napas, nyeri dada bagian kanan dan tubuh
terasa lemas. Hasil spirometer VC = 55% dari nilai yang diprediksikan
Apa teknik fisioterapi yang saudara pilih untuk mengatasi problem pengempisan parunya?
a.Transcutaneous Electrical Stimulation
b.Infra Merah
c.Pursed lip breathing
d.Diafragmatic breathing
e.Deep Breathing Exercise

134. Seorang wanita usia 45 th di rujuk ke fisioterapi dengan diagnosis medis haemothorax pada pleura
dextra dilakukan pemasangan WSD (Water Seal Drainage) sistem tiga tabung dengan suction dua
hari yang lalu. Saat ini pasien mengeluh sesak napas, nyeri dada bagian kanan dan tubuh terasa lemas.
Hasil pemeriksaan SaO2 95% pada FiO2 0.40, sedang pada udara ruang (room air) SaO2 85%.
Bagaimana pengaturan posisi yang tepat untuk mendukung pengembangan paru-paru pada kasus di
atas?
a.Tidur terlentang
b.Tidur tengkurap
c. Tidur miring ke kanan
d. Tidur miring ke kiri
e. Setengah duduk

135. Seorang laki-laki usia 45 th di rujuk ke fisioterapi dengan diagnosis medis haemothorax pada pleura
dextra dilakukan pemasangan WSD (Water Seal Drainage) sistem tiga tabung dengan suction dua
hari yang lalu. Saat ini pasien mengeluh sesak napas, nyeri dada bagian kanan dan tubuh terasa lemas.
Hasil pemeriksaan SaO2 95% pada FiO2 0.40, sedang pada udara ruang (room air) SaO2 85% dan
hypoxaemia
Apa problem utama pada kasus di atas?
a.Gangguan pertukaran gas
b.Obstruksi jalan napas
c.Peningkatan tekanan intrapleural
d.Mobilitas torak
e.Deconditioning

136. Seorang laki-laki usia 45 th di rujuk ke fisioterapi dengan diagnosis medis haemothorax pada pleura
dextra dilakukan pemasangan WSD (Water Seal Drainage) sistem tiga tabung dengan suction dua
hari yang lalu. Saat ini pasien mengeluh sesak napas, nyeri dada bagian kanan dan tubuh terasa lemas.
Hasil pemeriksaan SaO2 95% pada FiO2 0.40, sedang pada udara ruang (room air) SaO2 85% dan
hypoxaemia. Dokter pengirim meminta untuk diberikan latihan meniup balon
Bagaimana prosedur pelaksanaan terapi yang dikehendaki oleh dokter ?
a.Tarik napas biasa tiupkan ke dalam balon
b.Tarik napas biasa tiupkan ke dalam balon sebanyak-banyaknya
c. Tarik napas dalam, tiupkan ke dalam balon
d. Tiup balon sampai mengembang besar
e. Bebas terserah pasien.

137. Seorang laki-laki usia 65 th di rujuk ke poli fisioterapi dengan diagnosis medis COPD. Pernah
menjalani rawat inap 2 kali karena sesak napas yang berat. Saat ini pasien sudah tidak sesak dan sudah
mampu jalan 50 meter. Hasil auskultasi tidak ditemukan crackles
Apakah problem utama pada pasien diatas?
Pilihan Jawaban (Option)
a.Obstruksi jalan napas
b.Pengempisan paru
c.Penurunan toleransi aktivitas
d.Mobilitas torak
e.Disfungsi otot pernapasan

138. Seorang laki-laki usia 65 th di rujuk ke poli fisioterapi dengan diagnosis medis COPD. Pernah
menjalani rawat inap 2 kali karena sesak napas yang berat. Saat ini pasien sudah tidak sesak dan sudah
mampu jalan 50 meter. Hasil auskultasi tidak ditemukan crackles
Apa intervensi Fisioterapi yang tepat untuk kasus di atas?
a.Pursed Lips Breathing
b.Diafragmatic breathing
c. Latihan sepeda statis
d.Mobilitas torak
e.Tes jalan 6 menit

139. Seorang wanita berusia 60 th di rujuk ke poli fisioterapi dengan diagnosis medis COPD. Pernah
menjalani rawat inap 2 kali karena sesak napas yang berat. Saat ini pasien sudah tidak sesak dan sudah
mampu jalan 250 meter. Hasil auskultasi tidak ditemukan crackles. Thorak nampak hiperinflasi dan
kyphosis, otot-otot pernapasan spasme, memendek dan penurunan kekuatan
Apa intervensi Fisioterapi yang akan anda lakukan untuk mengatasi dysfungsi otot pernafasan pada
pasien di atas?
a.Chest Physiotherapy
b.Deep Breathing Exercise
c. Latihan sepeda statis
d.Mobilisasi dada
e.Tes jalan 6 menit

140. Seorang laki-laki umur 65 tahun, obesitas dan perokok berat, rawat inap di bangsal bedah, kedapatan
demam pada hari kedua paska operasi gastrectomy. Hasil pemeriksaan X-ray dada sebelum operasi,
paru nampak dalam batas normal, akan tetapi pada paska operasi ditemukan atelectasis pada lobus
bawah paru kanan. Batuknya sangat lemah, dan non-produktif. Pada auskultasi ditemukan suara
bronchial pada paru kanan belakang bagian bawah.
Apakah problematik fisioterapi pada kasus diatas ?
A. Penurunan mobilitas toraks
B. Batuk yang tidak efektif
C. Penurunan volume paru
D. Kebersihan jalan napas
E. Sesak napas

141. Seorang laki-laki umur 65 tahun, obesitas dan perokok berat, kedapatan demam pada hari kedua paska
operasi gastrectomy. Hasil pemeriksaan X-ray dada sebelum operasi, paru nampak dalam batas
normal, akan tetapi pada paska operasi ditemukan atelectasis pada lobus bawah paru kanan. Batuknya
sangat lemah, dan non-produktif. Pada auskultasi ditemukan suara bronchial pada paru kanan
belakang bagian bawah
Program fisioterapi apakah yang akan saudara gunakan untuk mengatasi atelectasis pasien diatas ?
a.Pursed lips breathing
b.Latihan batuk efektif
c.Massage otot-otot pernapasan
d.Diafragmatic breathing
e.Deep breathing exercise

142. Seorang laki-laki umur 65 tahun, obesitas dan perokok berat, kedapatan demam pada hari kedua paska
operasi gastrectomy. Hasil pemeriksaan X-ray dada sebelum operasi, paru nampak dalam batas
normal, akan tetapi pada paska operasi ditemukan atelectasis pada lobus bawah paru kanan. Batuknya
non-produktif. Pada auskultasi ditemukan penurunan suara pernapasan pada paru kanan belakang
bagian bawah. Hasil pemeriksaan oksigen saturasi 95%
Program fisioterapi apakah yang akan saudara gunakan untuk meningkatkan volume parunya ?
a.Latihan setengah duduk dengan oksigen
b.Latihan setengah duduk tanpa oksigen
c.Duduk tegak diluar bed dengan oksigen
d.Duduk tegak diluar bed tanpa oksigen
e.Latihan jalan ditempat dengan oksigen

143. Tn. N adalah seorang pensiunan berusia 72 tahun. 2 hari yang lalu masuk RS dengan keluhan adanya
penurunan toleransi aktivitas dari 50 m -> 15m , sesak napas, batuk berdahak berwarna, tidak
berdarah. Adanya peningkatan penggunakan nebulizer dari setiap 4 jam -> 2 jam. Hasil auskultasi
ada krepitasi pada basal paru dan wheezing ++. Hasil peakflowmeter : 40% dari nilai yg diprediksikan
Hasil pemeriksaan auskultasi dan peakflowmeter menunjukkan adanya problem :
a.Efek deconditioning
b.Penurunan toleransi aktivitas
c.Obstruksi jalan napas
d.Kelemahan otot-otot pernapasan
e.Restriksi paru

144. Tn. N adalah seorang pensiunan berusia 72 tahun. 2 hari yang lalu masuk RS dengan keluhan adanya
penurunan toleransi aktivitas dari 50 m -> 15m , sesak napas, batuk berdahak berwarna, tidak
berdarah. Adanya peningkatan penggunakan nebulizer dari setiap 4 jam -> 2 jam. Hasil auskultasi
ada krepitasi pada basal paru dan wheezing ++. Hasil peakflowmeter : 40% dari nilai yg diprediksikan
Dari data diatas yang menunjukkan adanya peningkatan beban kerja pernapasan adalah:
a.Penggunaan nebulizer
b.Adanya krepitasi
c.Kemampuan berjalan
d.Penggunaan Oksigen
e.Adanya wheezing

145. Tn. N adalah seorang pensiunan berusia 72 tahun. 2 hari yang lalu masuk RS dengan keluhan adanya
penurunan toleransi aktivitas dari 50 m -> 15m , sesak napas, batuk berdahak berwarna, tidak
berdarah. Adanya peningkatan penggunakan nebulizer dari setiap 4 jam -> 2 jam. Hasil auskultasi
ada krepitasi pada basal paru dan wheezing ++. Hasil peakflowmeter : 40% dari nilai yg diprediksikan
Untuk mengatasi problem pembersihan jalan napas Tn N, intervensi apa yang akan anda gunakan?
a.Chest Physiotherapy
b.Postural drainage
c.Endotracheal suction
d.Tapotement/perkusi
e.Latihan napas

146. Seorang anak laki-2 umur 5 th didiagnosis dokter dengan ISPA. Menurut ibunya, batuknya terus
menerus, anak rewel, napasnya grok grok.
Hasil pemeriksaan auskultasi adanya krepitasi pada segment posterior lobus atas paru kanan
Bagaimana posisi postural drainage yang tepat untuk pasien pada kasus diatas ?
a.Tidur terlentang, dibawah lutut diganjal bantal
b.Tidur tengkurap, dibawah hip diganjal bantal
c.Tidur miring ke kiri 450 ke arah tengkurap
d.Tidur miring ke kanan 450 ke arah tengkurap
e.Duduk tegak

147. Seorang anak laki-2 umur 5 th didiagnosis dokter dengan ISPA. Menurut ibunya, batuknya terus
menerus, anak rewel, napasnya grok grok.
Hasil pemeriksaan auskultasi adanya krepitasi pada segment anterior paru kanan.
Bagaimana posisi postural drainage yang tepatuntuk pasien pada kasus diatas ?
a. Tidur terlentang, dibawah lutut diganjal bantal
b.Tidur tengkurap, dibawah hip diganjal bantal
c.Tidur miring ke kiri 450 ke arah tengkurap
d.Tidur miring ke kanan 450 ke arah tengkurap
e.Duduk tegak

148. Seorang pasien umur 45 tahun dirujuk ke fisioterapi dengan diagnosis pasca PTCA dengan
pemasangan stent 2 hari yang lalu. Saat ini pasien masih di ruang ICU. Tidak ada resting angina dan
gangguan irama jantung. Hasil auskultasi paru-2 vesikuler, tidak ditemukan wheezing maupun
crackles. Saat ini penderita masih diberikan obat anti angina dan anti dysrhythmia
Target heart rate (HR) untuk pasien diatas adalah
a.110 bpm
b.105 bpm
c.100 bpm
d.95 bpm
e.87,5 bpm
149. Seorang pasien umur 55 tahun dirujuk ke fisioterapi dengan diagnosis pasca operasi bedah pintas
koroner (coronary artery bypass graft) 4 hari yang lalu. Berdasarkan review dari catatan medis
diperoleh informasi bahwa penderita masuk RS karena nyeri yang hebat di dada sebelah kiri dan
menjalar ke lengan kiri. Dari hasil pemeriksaan EKG menunjukkan adanya infark miokard akut pada
anteroseptal. Saat ini pasien masih di ruang intermediate. Tidak ada resting angina dan gangguan
irama jantung saat istirahat maupun saat melakukan aktivitas. Hasil auskultasi paru-2 vesikuler, tidak
ditemukan wheezing maupun crackles.
Tindakan fisioterapi apa yang akan anda berikan pada pasien diatas ?
a. Modifikasi perawatan diri
b.Latihan ambulasi termonitor
c.Postural drainase
d.Tapotement/perkusi
e.Tes jalan 6 menit

150. Seorang pasien umur 55 tahun dirujuk ke fisioterapi dengan diagnosis pasca operasi bedah pintas
koroner (coronary artery bypass graft) 4 hari yang lalu. Berdasarkan review dari catatan medis
diperoleh informasi bahwa penderita masuk RS karena nyeri yang hebat di dada sebelah kiri dan
menjalar ke lengan kiri. Dari hasil pemeriksaan EKG menunjukkan adanya infark miokard akut pada
anteroseptal. Saat ini pasien masih di ruang intermediate. Tidak ada resting angina dan gangguan
irama jantung saat istirahat. Hasil auskultasi paru-2 vesikuler, tidak ditemukan wheezing maupun
crackles
Pada waktu saudara melatih latihan jalan ditempat, tiba tiba saturasi oksigennya turun menjadi 85%,
apa yang saudara lakukan ?
a. Menidurkan kembali pasien
b.Menghentikan latihan sebentar
c.Memberikan oksigen dan menghentikan latihan
d.Melaporkan pada perawat jaga
e.Tetap memerintahkan jalan ditempat

151. Seorang pasien umur 48 tahun dirujuk ke fisioterapi dengan diagnosis pasca operasi bedah pintas
koroner (coronary artery bypass graft) 3 minggu yang lalu. Tidak ada resting angina dan gangguan
irama jantung saat istirahat maupun saat melakukan aktivitas. Saat ini pasien menjalani program rehab
jantung rawat jalan. Pasien diberi latihan sepeda statis dengan dosis selama 10 menit dengan beban
25 watt. Target HR = 120. Hasil evaluasi menunjukkan Resting HR 72 bpm, HR aktivitas 125, Skala
Borg RPE = 15
Berdasarkan data evaluasi diatas, bagaimanakah saudara menentukan dosis latihan selanjutnya?
a. Tidak akan menaikkan dosis
b.Meningkatkan beban menjadi 50 watt
c.Meningkatkan durasi latihan menjadi 15 menit
d.Menurunkan Dosis latihan
e.Mengabaikan hasil evaluasi

152. Seorang wanita usia 45 th di rujuk ke fisioterapi dengan diagnosis medis haemothorax pada pleura
dextra dengan pemasangan WSD (water Seal Drainage) sistem dua tabung secara pasif (tanpa suction)
sudah dua minggu yang lalu. Saat ini pasien mengeluh sesak napas, nyeri dada bagian kanan dan
tubuh terasa lemas
Apakah tujuan pemasangan water seal drainage?
a.Mengeluarkan cairan dalam cavum pleura
b.Mengeluarkan cairan dalam saluran napas
c.Meningkatkan tekanan intrapleural
d.Meningkatkan tekanan transpulmonal
e. Menghilangkan sesak napas

153. Seorang wanita usia 45 th di rujuk ke fisioterapi dengan diagnosis medis haemothorax pada pleura
dextra dengan pemasangan WSD (water Seal Drainage) sistem dua tabung secara pasif (tanpa suction)
sudah dua minggu yang lalu. Saat ini pasien mengeluh sesak napas, nyeri dada bagian kanan dan
tubuh terasa lemas
Apakah problem utama pada pasien diatas ?
a.Obstruksi jalan napas
b.Pengempisan paru
c.Penurunan toleransi aktivitas
d.Mobilitas torak
e.Deconditioning

154. Seorang wanita usia 45 th di rujuk ke fisioterapi dengan diagnosis medis haemothorax pada pleura
dextra dengan pemasangan WSD (water Seal Drainage) sistem dua tabung secara pasif (tanpa suction)
sudah dua minggu yang lalu. Saat ini pasien mengeluh sesak napas, nyeri dada bagian kanan dan
tubuh terasa lemas. Hasil spirometer VC = 55% dari nilai yang diprediksikan
Apakah tehnik fisioterapi yang saudara pilih untuk mengatasi problem pengempisan parunya?
a.Transcutaneous Electrical Stimulation
b.Infra Merah
c.Pursed lip breathing
d.Diafragmatic breathing
e.Deep Breathing Exercise

155. Seorang laki-laki umur 65 tahun, obesitas dan perokok berat, rawat inap di bangsal bedah,
kedapatan demam pada hari kedua paska operasi gastrectomy. Hasil pemeriksaan X-ray dada
sebelum operasi, paru nampak dalam batas normal, akan tetapi pada paska operasi ditemukan
atelectasis pada lobus bawah paru kanan. Batuknya sangat lemah, dan non-produktif. Pada
auskultasi ditemukan suara bronchial pada paru kanan belakang bagian bawah.
Apakah problematik fisioterapi pada kasus diatas ?
f. Penurunan mobilitas toraks
g. Batuk yang tidak efektif
h. Penurunan volume paru
i. Kebersihan jalan napas
j. Sesak napas

156. Seorang laki-laki umur 65 tahun, obesitas dan perokok berat, kedapatan demam pada hari kedua
paska operasi gastrectomy. Hasil pemeriksaan X-ray dada sebelum operasi, paru nampak dalam
batas normal, akan tetapi pada paska operasi ditemukan atelectasis pada lobus bawah paru kanan.
Batuknya sangat lemah, dan non-produktif. Pada auskultasi ditemukan suara bronchial pada paru
kanan belakang bagian bawah
Program fisioterapi apakah yang akan saudara gunakan untuk mengatasi atelectasis pasien diatas
?
a.Pursed lips breathing
b.Latihan batuk efektif
c.Massage otot-otot pernapasan
d.Diafragmatic breathing
e.Deep breathing exercise

157. Seorang laki-laki umur 65 tahun, obesitas dan perokok berat, kedapatan demam pada hari kedua
paska operasi gastrectomy. Hasil pemeriksaan X-ray dada sebelum operasi, paru nampak dalam
batas normal, akan tetapi pada paska operasi ditemukan atelectasis pada lobus bawah paru kanan.
Batuknya non-produktif. Pada auskultasi ditemukan penurunan suara pernapasan pada paru kanan
belakang bagian bawah. Hasil pemeriksaan oksigen saturasi 95%
Program fisioterapi apakah yang akan saudara gunakan untuk meningkatkan volume parunya ?
a.Latihan setengah duduk dengan oksigen
b.Latihan setengah duduk tanpa oksigen
c.Duduk tegak diluar bed dengan oksigen
d.Duduk tegak diluar bed tanpa oksigen
e.Latihan jalan ditempat dengan oksigen

158. Tn. N adalah seorang pensiunan berusia 72 tahun. 2 hari yang lalu masuk RS dengan keluhan
adanya penurunan toleransi aktivitas dari 50 m -> 15m , sesak napas, batuk berdahak berwarna,
tidak berdarah. Adanya peningkatan penggunakan nebulizer dari setiap 4 jam -> 2 jam. Hasil
auskultasi ada krepitasi pada basal paru dan wheezing ++. Hasil peakflowmeter : 40% dari nilai yg
diprediksikan
Hasil pemeriksaan auskultasi dan peakflowmeter menunjukkan adanya problem :
a.Efek deconditioning
b.Penurunan toleransi aktivitas
c.Obstruksi jalan napas
d.Kelemahan otot-otot pernapasan
e.Restriksi paru

159. Tn. N adalah seorang pensiunan berusia 72 tahun. 2 hari yang lalu masuk RS dengan keluhan
adanya penurunan toleransi aktivitas dari 50 m -> 15m , sesak napas, batuk berdahak berwarna,
tidak berdarah. Adanya peningkatan penggunakan nebulizer dari setiap 4 jam -> 2 jam. Hasil
auskultasi ada krepitasi pada basal paru dan wheezing ++. Hasil peakflowmeter : 40% dari nilai yg
diprediksikan
Dari data diatas yang menunjukkan adanya peningkatan beban kerja pernapasan adalah:
a.Penggunaan nebulizer
b.Adanya krepitasi
c.Kemampuan berjalan
d.Penggunaan Oksigen
e.Adanya wheezing

160. Tn. N adalah seorang pensiunan berusia 72 tahun. 2 hari yang lalu masuk RS dengan keluhan
adanya penurunan toleransi aktivitas dari 50 m -> 15m , sesak napas, batuk berdahak berwarna,
tidak berdarah. Adanya peningkatan penggunakan nebulizer dari setiap 4 jam -> 2 jam. Hasil
auskultasi ada krepitasi pada basal paru dan wheezing ++. Hasil peakflowmeter : 40% dari nilai yg
diprediksikan
Untuk mengatasi problem pembersihan jalan napas Tn N, intervensi apa yang akan anda
gunakan?
a.Chest Physiotherapy
b.Postural drainage
c.Endotracheal suction
d.Tapotement/perkusi
e.Latihan napas

161. Seorang anak laki-2 umur 5 th didiagnosis dokter dengan ISPA. Menurut ibunya, batuknya terus
menerus, anak rewel, napasnya grok grok.
Hasil pemeriksaan auskultasi adanya krepitasi pada segment posterior lobus atas paru kanan
Bagaimana posisi postural drainage yang tepat untuk pasien pada kasus diatas ?
a.Tidur terlentang, dibawah lutut diganjal bantal
b.Tidur tengkurap, dibawah hip diganjal bantal
c.Tidur miring ke kiri 450 ke arah tengkurap
d.Tidur miring ke kanan 450 ke arah tengkurap
e.Duduk tegak

162. Seorang anak laki-2 umur 5 th didiagnosis dokter dengan ISPA. Menurut ibunya, batuknya terus
menerus, anak rewel, napasnya grok grok.
Hasil pemeriksaan auskultasi adanya krepitasi pada segment anterior paru kanan.
Bagaimana posisi postural drainage yang tepatuntuk pasien pada kasus diatas ?
a. Tidur terlentang, dibawah lutut diganjal bantal
b.Tidur tengkurap, dibawah hip diganjal bantal
c.Tidur miring ke kiri 450 ke arah tengkurap
d.Tidur miring ke kanan 450 ke arah tengkurap
e.Duduk tegak

163. Seorang pasien umur 45 tahun dirujuk ke fisioterapi dengan diagnosis pasca PTCA dengan
pemasangan stent 2 hari yang lalu. Saat ini pasien masih di ruang ICU. Tidak ada resting angina
dan gangguan irama jantung. Hasil auskultasi paru-2 vesikuler, tidak ditemukan wheezing maupun
crackles. Saat ini penderita masih diberikan obat anti angina dan anti dysrhythmia
Target heart rate (HR) untuk pasien diatas adalah

a.110 bpm
b.105 bpm
c.100 bpm
d.95 bpm
e.87,5 bpm

164. Seorang pasien umur 55 tahun dirujuk ke fisioterapi dengan diagnosis pasca operasi bedah pintas
koroner (coronary artery bypass graft) 4 hari yang lalu. Berdasarkan review dari catatan medis
diperoleh informasi bahwa penderita masuk RS karena nyeri yang hebat di dada sebelah kiri dan
menjalar ke lengan kiri. Dari hasil pemeriksaan EKG menunjukkan adanya infark miokard akut pada
anteroseptal. Saat ini pasien masih di ruang intermediate. Tidak ada resting angina dan gangguan
irama jantung saat istirahat maupun saat melakukan aktivitas. Hasil auskultasi paru-2 vesikuler, tidak
ditemukan wheezing maupun crackles.
Tindakan fisioterapi apa yang akan anda berikan pada pasien diatas ?
a. Modifikasi perawatan diri
b.Latihan ambulasi termonitor
c.Postural drainase
d.Tapotement/perkusi
e.Tes jalan 6 menit

165. Seorang pasien umur 55 tahun dirujuk ke fisioterapi dengan diagnosis pasca operasi bedah pintas
koroner (coronary artery bypass graft) 4 hari yang lalu. Berdasarkan review dari catatan medis
diperoleh informasi bahwa penderita masuk RS karena nyeri yang hebat di dada sebelah kiri dan
menjalar ke lengan kiri. Dari hasil pemeriksaan EKG menunjukkan adanya infark miokard akut pada
anteroseptal. Saat ini pasien masih di ruang intermediate. Tidak ada resting angina dan gangguan
irama jantung saat istirahat. Hasil auskultasi paru-2 vesikuler, tidak ditemukan wheezing maupun
crackles
Pada waktu saudara melatih latihan jalan ditempat, tiba tiba saturasi oksigennya turun menjadi
85%, apa yang saudara lakukan ?
a. Menidurkan kembali pasien
b.Menghentikan latihan sebentar
c.Memberikan oksigen dan menghentikan latihan
d.Melaporkan pada perawat jaga
e.Tetap memerintahkan jalan ditempat

166. Seorang pasien umur 48 tahun dirujuk ke fisioterapi dengan diagnosis pasca operasi bedah pintas
koroner (coronary artery bypass graft) 3 minggu yang lalu. Tidak ada resting angina dan gangguan
irama jantung saat istirahat maupun saat melakukan aktivitas. Saat ini pasien menjalani program
rehab jantung rawat jalan. Pasien diberi latihan sepeda statis dengan dosis selama 10 menit dengan
beban 25 watt. Target HR = 120. Hasil evaluasi menunjukkan Resting HR 72 bpm, HR aktivitas 125,
Skala Borg RPE = 15
Berdasarkan data evaluasi diatas, bagaimanakah saudara menentukan dosis latihan selanjutnya?
a. Tidak akan menaikkan dosis
b.Meningkatkan beban menjadi 50 watt
c.Meningkatkan durasi latihan menjadi 15 menit
d.Menurunkan Dosis latihan
e.Mengabaikan hasil evaluasi

167. Seorang wanita usia 45 th di rujuk ke fisioterapi dengan diagnosis medis haemothorax pada pleura
dextra dengan pemasangan WSD (water Seal Drainage) sistem dua tabung secara pasif (tanpa
suction) sudah dua minggu yang lalu. Saat ini pasien mengeluh sesak napas, nyeri dada bagian
kanan dan tubuh terasa lemas
Apakah tujuan pemasangan water seal drainage?

a.Mengeluarkan cairan dalam cavum pleura


b.Mengeluarkan cairan dalam saluran napas
c.Meningkatkan tekanan intrapleural
d.Meningkatkan tekanan transpulmonal
e. Menghilangkan sesak napas

168. Seorang wanita usia 45 th di rujuk ke fisioterapi dengan diagnosis medis haemothorax pada pleura
dextra dengan pemasangan WSD (water Seal Drainage) sistem dua tabung secara pasif (tanpa
suction) sudah dua minggu yang lalu. Saat ini pasien mengeluh sesak napas, nyeri dada bagian
kanan dan tubuh terasa lemas
Apakah problem utama pada pasien diatas ?
a.Obstruksi jalan napas
b.Pengempisan paru
c.Penurunan toleransi aktivitas
d.Mobilitas torak
e.Deconditioning

169. Seorang wanita usia 45 th di rujuk ke fisioterapi dengan diagnosis medis haemothorax pada pleura
dextra dengan pemasangan WSD (water Seal Drainage) sistem dua tabung secara pasif (tanpa
suction) sudah dua minggu yang lalu. Saat ini pasien mengeluh sesak napas, nyeri dada bagian
kanan dan tubuh terasa lemas. Hasil spirometer VC = 55% dari nilai yang diprediksikan
Apakah tehnik fisioterapi yang saudara pilih untuk mengatasi problem pengempisan parunya?
a.Transcutaneous Electrical Stimulation
b.Infra Merah
c.Pursed lip breathing
d.Diafragmatic breathing
e.Deep Breathing Exercise
1. Seorang laki-laki 23 tahun menderita luka bakar dengan prosentase 18% di regio dada dan lengan
kanan. Pasien dirujuk ke fisioterapi pada hari ke-5, pada pemeriksaan fisioterapi belum terdapat
keterbatasan ROM pada bahu dan siku. Akan di programkan fisioterapi untuk mencegah
kontraktur.

Apakah terapi latihan terpilih pada kasus tersebut?

a. Pasif

b. Resisted

c. Dinamik

d. Isometrik

e. Stretching

2. Seorang laki-laki umur 32 tahun 2 bulan yang lalu mengalami kecelakaan lalu lintas sehingga
terjadi trauma capitis yang menyebabkan ia tidak sadarkan diri selama 4 minggu. Selama pasien
tidak sadarkan diri, tidak pernah diberi tindakan fisioterapi. Pasien mengalami keterbatasan gerak
sendi panggul pola kapsuler yang disebabkan karena stiffness kapsuloligamenter. Fisioterapi akan
melakukan mobilisasi sendi panggul didahului dengan traksi.

Kemanakah arah traksi untuk pasien kasus di atas?

a. Lateroventrocranial

b. Medioventrocranial

c. Lateroventrocaudal

d. Medioventrocranial

e. Mediodorsocaudal

3. Seorang perempuan umur 25 tahun, datang ke klinik fisioterapi dengan diagnosa dokter lesi
nervus radialis akibat fraktur humerus 1/3 tengah sinistra dengan pemasangan plate & screw satu
bulan yang lalu.

Stimulasi elektris apa yang dapat digunakan untuk kasus di atas?

a. TENS

b. Trabert 2-5

c. Diadinamic Current

d. Interferential Current

e. Interupted Direct Current


4. Seorang laki-laki umur 52 tahun dikirim ke bagian fisioterapi RS X dengan diagnosa post op Austin
Moore Prothese (AMP) hip kanan hari ketujuh. [................]

Apakah kontraindikasi pada kasus tersebut?

a. Fleksi

b. Ekstensi

c. Abduksi dan endorotasi

d. Adduksi dan eksorotasi

e. Adduksi dan endorotasi

5. Pasien datang ke fisioterapi RS X dengan keluhan rasa pegal dan nyeri pada tulang dan sendi,
namun tidak ada keluhan spesifik. Dari anamnesis fisioterapis diperoleh informasi bahwa pasien
tersebut kurang mobilisasi, perokok, suka minum kopi, dan tidak suka minum susu. Hasil bone
densitometry disimpulkan bahwa massa tulang yang rendah disertai perubahan mikro struktur
tulang.

Apakah gangguan yang dialami oleh pasien tersebut?

a. Osteomielitis

b. Osteomalasia

c. Osteoporosis

d. Osteoarthritis

e. Osteoarthrosis

6. Seorang pasien satu minggu yang lalu terpeleset akibat lantai yang licin dengan posisi jatuh tangan
menebak lantai. Akibatnya ia mengeluh sakit dan bengkak pada pergelangan tangan dan
mengalami keterbatasan gerak untuk aktivitasnya. Hasil x-ray menunjukkan terjadi colles
fracture, pergelangan tangan masih digips. Fisioterapis ingin mencegah komplikasi atrofi otot dan
gangguan sirkulasi.

Apakah intervensi yang tepat pada kasus di atas?

a. Infrared dan faradisasi

b. MWD dan isometrik

c. Massage dan strengthening

d. Ice therapy dan passive exercise

e. Kontraksi statik dan active exercise


7. Seorang pasien laki-laki obesitas dan perokok berat, kedapatan demam pada hari kedua paska
operasi gastrectomy. Hasil pemeriksaan x-ray dada sebelum operasi, paru dalam batas normal.
Akan tetapi setelah operasi ditemukan atelektasis pada lobus bawah paru kanan. Batuknya
sangat lemah dan non produktif. Pada auskultasi ditemukan suara bronchial pada paru kanan
belakang bagian bawah.

Apa penyebab timbulnya atelektasis pada pasien tersebut?

a. Batuk

b. Demam

c. Sesak Napas

d. Penurunan volume paru

e. Gangguan pembersihan jalan napas

8. Seorang pasien laki-laki obesitas dan perokok berat, kedapatan demam pada hari kedua paska
operasi gastrectomy. Hasil pemeriksaan x-ray dada sebelum operasi, paru dalam batas normal.
Akan tetapi setelah operasi ditemukan atelektasis pada lobus bawah paru kanan. Batuknya non
produktif. Pada auskultasi ditemukan penurunan suara pernafasan pada paru kanan belakang
bagian bawah. Hasil pemeriksaan saturasi oksigen 95%, RR 20x/menit, HR 80x/menit. Fisioterapi
akan memberikan intervensi untuk meningkatkan volume paru.

Apa program fisioterapi terpilih?

a. Latihan jalan di tempat dengan oksigen

b. Latihan setengah duduk tanpa oksigen

c. Latihan duduk di luar bed tanpa oksigen

d. Latihan setengah duduk dengan oksigen

e. Latihan duduk di tepi bed dengan oksigen

9. Seorang wanita dirujuk ke fisioterapi dengan diagnosis medis haemathorax pada pleura dextra
dengan pemasangan WSD dua tabung secara pasif (tanpa suction) sudah dua minggu yang lalu.
Saat ini pasien mengeluh sesak napas, nyeri dada bagian kanan dan lemas.

Apakah problem utama pada pasien tersebut?

a. Atelektasis

b. Pneumonia

c. Mobilitas toraks

d. Deconditioning

e. Obstruksi jalan napas


10. Seorang laki-laki tukan ojek dirawat 2 minggu dengan WSD paru bagian kiri, bawah, samping.
Sekarang mengeluh sakit dada sebelah kiri, sesak napas, batuk berdahak. RR: 34x/menit, HR:
112x?menit, BP: 110/80 mmHg, BB: 45 kg, TB: 165 cm, IMT: 16,53 Kg/m2, Temp: 370, dan SpO2:
95 %.

Apa diagnosa fisioterapi pada kasus di atas?

a. Sesak nafas karena nyeri dada

b. Sesak nafas karena gangguan pleura

c. Sesak nafas karena gangguan alveoli

d. Sesak nafas karena gangguan jalan nafas

e. Sesak nafas karena gangguan sirkulasi paru

11. Seorang laki-laki umur 40 tahun datang ke fisioterapi RS dengan diagnosa dokter asma bronkhial.
Pasien mengeluh adanya nyeri dada dan batuk berdahak. Setelah diperiksa RR 34x/menit dan
adanya ketegangan otot bantu pernapasan.

Apa intervensi yang tepat untuk kondisi ini?

a. Postural drainage dan huffing

b. Segmental breathing dan batuk

c. Relaksasi dan chest physical therapy

d. Breathing exercise dan mobility

e. Strengthening dan chest physical therapy

12. Seorang anak perempuan berusia 1 tahun diantar ibunya ke klinik fisioterapi tumbuh kembang
dengan keluhan belum bisa duduk dan berdiri. Dari hasil pemeriksaan didapatkan riwayat BBL
2000 gram, waktu lahir tidak menangis, hasil CT-scan ada microcephali, pemeriksaan fisik
ditemukan adanya flaccid pada anggota gerak sebelah kanan.

Apa intervensi fisioterapi pada pasien tersebut?

a. Inhibisi dan fasilitasi

b. Stimulasi dan inhibisi

c. Fasilitasi dan stimulasi

d. Gerakan pasif dan aktif

e. Gerakan aktif dan gerakan fungsional


13. Seorang pasien rawat inap di ICU RS X dengan diagnosa post op AMP hip kanan dan
broncopneumoni. Keluhan batuk, penumpukan sekresi mukus di saluran nafas segmen apical
lobus atas kanan dan kiri selama 2 hari. [.............] Fisioterapis memberikan chest fisioterapi.

Apakah posisi yang tepat pada kasus tersebut?

a. Half lying

b. Side lying

c. Prone lying

d. Supine lying

e. Depresi lying

14. Seorang laki-laki umur 60 tahun dikirim ke fisioterapi dengan diagnosa OA genu dextra,
mengeluh nyeri dan kaku sendi lutut sejak 1 bulan yang lalu. Hasil pemeriksaan FT terdapat
bengkak pada lutut kanan, nyeri skala VAS 80 mm, keterbatasan gerak, ada krepitasi, tidak bisa
naik turun tangga dan jongkok. Hasil x-ray ditemukan osteofit pada eminentia sendi lutut.
Fisioterapi ingin mengurangi gangguan yang ada.

Apa intervensi fisioterapi yang teapat untuk kasus tersebut?

a. Isotonic exercise

b. Isometric exercise

c. Joint mobilisation

d. Endurance exercise

e. Strengthening exercise

15. [Deskripsi kondisi pasien yang datang ke fisioterapi] Fisioterapis melayani dengan ikhlas, murah
senyum, ramah, dan baik hati.....

a. Fisioterapis terlihat menikmati pekerjaannya

b. Fisioterapis selalu siap sedia membantu pasien

c. Fisioterapis memiliki jam terbang tinggi dan pengalaman

d. Fisioterapis memiliki reputasi dan nama baik

e. Fisioterapi mampu menciptakan suasana positif pada diri pasien

16. Pasien sudah berobat ke fisioterapi di banyak tempat namun belum juga sembuh. Kemudian
mendapat rekomendasi fisioterapi pribadi yang merupakan pensiunan dari RS dan sudah pernah
memberikan pelayanan fisioterapi di kalangan pejabat, karyawan swasta, bahkan artis.

a. Fisioterapis terlihat menikmati pekerjaannya


b. Fisioterapis selalu siap sedia membantu pasien

c. Fisioterapis memiliki jam terbang tinggi dan pengalaman

d. Fisioterapis memiliki reputasi dan nama baik

e. Fisioterapi mampu menciptakan suasana positif positif pada diri pasien

17. Pasien sudah hampir putus asa dalam pengobatan penyakitnya, kemudian datang ke fisioterapi.
Ternyata fisioterapi tersebut mampu berkomunikasi dengan baik dan mengembalikan semangat
pasien untuk sembuh dan menjalani fisioterapi.

a. Fisioterapis terlihat menikmati pekerjaannya

b. Fisioterapis selalu siap sedia membantu pasien

c. Fisioterapis memiliki jam terbang tinggi dan pengalaman

d. Fisioterapis memiliki reputasi dan nama baik

e. Fisioterapi mampu menanamkan nilai positif pada diri pasien

18. Pasien post operasi tibialis anterior, berjalan dengan jinjit. Otot apa yang mengalami kontraktur?

a. Tibialis anterior

b. Hamstring

c. Ekstensor longus

d. Tibialis posterior

e. Gastrocnemius

19. Ibu hamil, BP tinggi, protein urin (+), demam. Diagnosa apa?

a. Hipertensi

b. Eklamsia

c. Pre-eklamsia

20. Pasien drop foot berjalan dengan pola jalan?

a. Waddling gait

b. Horse gait

21. Pasien datang ke klinik fisioterapi wellness dengan keluhan kulit berjerawat.

Apakah intervensi yang tepat untuk pasien tersebut?

a. Ultrasound 3 mHz
b. Ultrasound 1 mHz

c. High Frequency Current (HF)

22. Anterior drawer test positif, pasien mengalami cidera?

a. Anterior cruciate ligament

b. Posterior cruciate ligament

c. Lateral collateral ligament

d. Medial collateral ligament

23. Untuk melakukan test pada jaringan non kontraktil yaitu dengan melakukan pemeriksaan?

a. Aktif

b. Pasif

c. Isometric

d. Regang

24. Bayi lahir spontan BBL 2000 gram, tidak bisa mengangkat lengan atas, kemudian pas diangkat
posisi menggantung jari-jarinya bisa bergerak. Nama lesinya?

a. Klumpke’s palsy

b. Erb’s palsy

c. Brachial palsy

25. Dropfoot merupakan lesi saraf.....

a. N. Peroneus

b. N. Tibialis anterior

26. Nyeri bahu ke segala arah

27. Nyeri dan spasme pada m. Upper trapezius, serta keterbatasan ROM. Intervensi apakah yang
diberikan?

a.

b. Tens dan stretching

c. MWD dan hold relax

d. SWD, contract relax dan stretching

28. Seorang pramugari mengalami tendinitis supraspinatus, diberi intervensi ultrasound. Posisinya
bagaimana?
29. Frenkle C?

30. Pneumonia terdapat apa pada saluran pernapasannya?

a. Cairan

b. Eksudat

c. Darah

d. Udara

e. Protein

31. Pasien tampak lordosis, Tidak bisa melakukan gerakan fleksi trunk. Latihannya?

a. Mc. Kenzie exercise

b. William flexion exercise

32. Pasien post operasi ACL. Bagaimana posisi postural drainage apabila terdapat mukus pada lobus
basal segmen anterior kanan. Diketahui posisi kaki elevasi 300?

33. Bentuk taping untuk mulut yang merot ke kanan dan saat berkumur masih meluber adalah...

a. X

b. Y

c. Bintang

d. Paralel

e. Kipas

34. Test spesifik untuk tendinitis supraspinatus adalah....

a. Yergasson test

b. Drop arm test

c. Neer test

d. Painfull arch test

e. Apley test

35. Kelainan pada N VII adalah...

a. Bell’s palsy

b. Trigeminal Palsy
36. Pasien dengan hasil pemeriksaan vital sign sebagai berikut: BP: 130/90 mmHg, HR: 90x/menit,
RR: 24x/menit.

a. Normal

b. Tinggi

c. Rendah

d. Sangat Tinggi

37. Pasien mengalami keluhan pada jari 1 dan 2 kaki kanan. Nervus yang mengalami lesi adalah?

a. Peroneus profundus

b. Peroneus superficialis

38. Sakit pinggang menjalar hingga ke jari 5 dan setengah jari 4 kaki, berdiri dan berjalan bertambah
sakit. Diagnosa?

a. LBP/HNP

b. LBP/Fraktur

c. LBP/Myogenik

39. Pasien dengan IMT obes dan kolesterol tinggi. Latihannya....

a. Toleransi

b. Progresif

c.

40. Atlet sepak bola terkena tendangan pada belakang lutut di daerah popliteal. Yang terjadi adalah
lesi.....

a. N. Tibialis anterior

b. Peroneus comunis

c.

41. Terasa nyeri dan baal pada pergelangan tangan. Hasil phalen test positif. Test spesifik lain yang
dapat mendukung diagnosa kasus tersebut adalah? Jawaban: Tinel’s Sign / Prayer’s test

a. Pyayer test

b. Tunnel test

42. Pengukuran ROM, panjang tungkai, IMT, termasuk pemeriksaan apa?

a. Anatomi
b. Fisiologi

c. Fungsional

d. Lingkungan

43. Seorang guru karena terkena penyakit stroke hemoragik jadi tidak bisa mengajar dan
menjalankan peran sebagai guru. Di dalam ICF termasuk apa? Jawaban: Participation Restriction

a. Body structure

b. Body function

c. Personal factors

d. Environmental factors

e. Activity limitation

44. Pasien latihan berjalan: 9 mets. RR: 30x/menit, HR: 90x/menit, BP: 130/90 mmHg.

Berapa mets kah intervensi latihan jalan?

45. Pasien 9 kali melahirkan, apabila batuk atau bersin sering tidak bisa menahan kencing.
Pemeriksaan untuk menegakkan diagnosis kondisi ini adalah?

a. Kekuatan, daya tahan, kecepatan, pengulangan

b. Kekuatan, daya tahan, kelincahan

c. Kekuatan, daya tahan, kecepatan

d. Kelincahan, kecepatan, ....

e. ........

46. Untuk mengetahui pasien terkena CMP adalah dengan....

a. Latihan treadmill

b. Latihan sepeda statik

c. Latihan naik tangga

d. Latihan turun tangga

47. Anak usis 12 tahun mengalami cerebral palsy spastik diplegi. Posisi knee bilateral spastik fleksi.
Orangtua bertanya apakah anaknya bisa berdiri?

a. Tidak bisa berdiri

b. Belum tentu bisa berdiri

c. Sudah pasrah saja


d. Akan diusahakan bisa berdiri

e. Mustahil bisa berdiri

48. Traksi untuk kondisi sakit pinggang setelah mengangkat beban berat dengan hasil x-ray [.........]

Bagaimana cara traksinya?

a. Intermitten, hold > rest

49. Pasien dengan keluhan sesak napas, wheezing, batuk kering, dan bentuk dada barrel chest.
Posisi?

a. Crook lying

b. High side lying

c. Side lying

d. Supine lying

e. Prone lying

50. Kemungkinan cidera SCI seharusnya spastik. Tapi pada kasus ini yang terjadi adalah flaccid.
Bagian mana yang mungkin mengalami masalah?

a. Posterior cor

b. Cauda equine

c. Conus medular

d. Anterior cor

e. Brown squad

51. Penyempitan S1 dan S2, problem saraf apa?

a. Gluteus medius

b. Femoralis posterior

c. Femoralis Lateral

d. Gluteus superior

52. Tes spesifik pada tennis elbow adalah....

a. Cozen’s test

b. Adson test

53. Tangan tidak bisa menggenggam tapi jari 4-5 bisa menekuk. Yang terjadi adalah lesi saraf?
a. N. Radialis

b. N. Musculocutaneus

c. N. Medianus

d. N. Ulnaris

54. Pasien usi 45 tahun (tidak diketahui vital sign). Ditanya berapa target heart rate (THR)...

a. 100 bpm

b. 110 bpm

c. 95 bpm

d.

e. 150 bpm

55. Pasien saat ini mengeluh nyeri perut. Terdapat suara ronchi/crackles di lobus paru kanan bawah
belakang. Posisi PD yang tepat pada pasien tersebut?

a. Prone lying up right

b. Prone lying up left

c. Spine lying up right

d. Spine lying up left

56. Pasien pneumonia........Gangguan di?

a. Bronkus utama

b. Bronkus segmental

c. Bronkus terminal

d. Bronkus respiratorius

57. Pasien masih di ICU, post CPTA 2 hari, intervensi apa yang diberikan oleh fisioterapi?

a. Ambulasi termonitor

b. Perawatan diri

c. Positioning

58. [Soal pulmo lupa awalnya] dari pemeriksaan diketahui ada crackles. Analisa gas darah diketahui
[tapi ga hafal angkanya]. SpO2 : 92 %.

Apakah gangguan pada pasien tersebut?


a. Sesak napas

b. Penumpukan mukus

c. Penurunan volume paru

d. Gangguan pengembangan paru

59. Pasien dipasang WSD kanan, pengembangan paru mengalami gangguan. Posisi postural drainage
nya bagaimana?

60. Pasien dengan diagnosa COPD. Saat ini sudah tidak ada keluhan sesak napas dan tidak ada
sputum. Sudah mampu berjalan 50 m. Intervensi fisioterapi yang tepat adalah?

a. Pursed lip breathing

b. Jalan 6 menit

c. Latihan daya tahan / endurance

61. Pasien diberikan ventolin 2 ampul dan NaCl 2 cc, ini merupakan intervensi berupa?

a. Konvensional

b. Humidifikasi ?

c. Aerosol ?

62. Penonjolan tulang selangka, saraf mana yang mengalami gangguan?

63. Penonjolan tulang belikat, saraf mana yang mengalami gangguan?

64. Pasien DM ingin membakar karbohidrat maka fisioterapi memberikan latihan aerobik. Bentuk
latihannya adalah?

a. Anaerobik,.......

b. Aerobik ringan, intensitas >80%, waktu >60 menit

c. Aerobik sedang, intensitas 70-80%, waktu 60 menit

d. Aerobik berat, intensitas <80%, waktu <60 menit

65. Keluhan nyeri pada maleolus medialis sampai bawah calcaneus yang dipersarafi n. tibialis
posterior. Diagnosis kasus tersebut adalah?

a. Calcaneus spur

b. Fascitiis plantaris

c. Tarsal tunnel syndrome

66. Posisi tes untuk tennis elbow


a. Ekstensi 900

b. Ekstensi 1800

c. Ekstensi 300

d. Fleksi 600

e. Fleksi 450

67. Bayi usia lahir 7 bulan prematur. Saat usia 12 bulan baru bisa duduk. Pasien sudah sebulan
menjalani fisioterapi di RS, yaitu 3x seminggu. Apa yang harus dilakukan fisioterapis?

a. Intervensi bervariasi

b. Re-assessment ulang lebih komprehensif

c. Tetap melanjutkan terapi

68. Pasien mengalami kecelakaan lalu lintas, untuk melonggarkan jalan napasnya kepala harus
digerakkan ke arah?

a. Fleksi dan rotasi

b. Ekstensi dan rotasi

c. Semi ekstensi dan rotasi

d. Netral

69. Pasien post operasi H+7, dirujuk ke fisioterapi dan diberikan intervensi ultrasound dengan tujuan
untuk mempercepat pertumbuhan calus. Pada fase apakah kasus tersebut?

a. Hematoma

b. Proliferasi

c. Konsolidasi

d. Remodeling

70. Pasien datang ke fisioterapi setelah terperosok ke dalam lubang dengan posisi kaki inversi yang
dialami baru pagi ini. Terdapat bengkak. Intervensi apa yang diberikan?

a. Kompres dingin
POINT SOAL a. Pasien tidur Miring
b. Tidur telentang kaki terjuntai, kaki
1. Ultra sound untuk mempercepat
lainnya ditekuk
pertumbuhan calus, dinamakan proses
c. Tidur tengkurap
apa?
11. Dermatom t12 – l1 ?
a. Proliferasi
a. Dibawah lipatan paha
b. Consolidasi
b. Dari umbilicus kebawah
c. Calsifikasi
c. Atas lipatan bawah sampai bawah
2. Pasien sulit memulai gerakan, gangguan
12. Kontraindikasi gerakan post AMP...
memori. Diagnosa ny apa?
13. Cara menghitung usia bayi prematur...
a. Parkinson
14. Laki gendut menikah dengan wanita
b. Alzheimer?
gendut, keturunan langsing berapa
c. Stroke
persen?
3. Penanganan utk decubitus ?
a. 50% b. 75% c. 25%
a. Fisioterapi adjustment
d. 100%
b. F...
15. Laki bb normal ingin memiliki anak bb
c. ...
normal, padahal istrinya gendut, berapa
4. Penghasil energi dalam tubuh?
persen keturunan bb normal? a. 25%
a. Mitrokondria
b. 50% c. 75%
b. Mineral
d.100%
c. Elektron
16. Pos op amp 1 minggu latihan berjalan
5. Kelemahan pada mulut dan mata ?
metode apa?
a. Bell’s palsy
a. kruk, Full WB
b. Trigeminal
b. walker, Full WB , note: jika
c. stroke
semented
6. Nyeri sekitar mata, hidung, atas mulut,
c. Walker partial WB
telinga?
d. Kruk, Partial WB, note : jika
a. Bell’s palsy
sementless
b. Trigeminal
17. Fraktur vertebra sudah di operasi, pakai
c. Stroke
stabilisasi apa?
7. Fraktur radius 2inci disebut?
a. Korset
a. Fraktur colles
b. Jaket
b. Fraktur radius
c. Brace
c. Fraktur barton
18. Posisi istirahat untuk ankylosing
8. Pasien mengeluh nyeri sekitar pantat saat
sponlilitis?
duduk , diagnosa apa?
a. Telentang pinggang diganjal
a. Piriformis syndrome
bantal kecil
b. Ischialgia
b. Tdur miring tanpa bantal
c. Myalgia
c. Tengkurap
9. Pasien sakit pinggang sampai ke lutut, saat
19. Drop foot , lesi pada ?
duduk keganjal dompet nyeri, diagnosa
a. N. Peroneus
apa?
b. N. Tibialis anterior
a. Piriformis syndrome
c. N. Tibialis posterior
b. Ischialgia
20. Pemain sepak bola kena tendangan di
c. Myalgia
belakang lutut, perjalanan sarafnya siapa?
10. Posisi stretching illiopsoas?
a. N peroneus a. Kontemplasi
b. N. Tibialis b. Pra-kontemplasi
c. N. Tibialis anterior 33. Radikal bebas terbentuk dari molekul apa?
21. Pasien sulit memulai gerakan, tremor, A. Oksigen, b. Antioksodan, c. Hidrogen,
gangguan koordinasi diberi latihan apa? 34. Talipes equinovarus, talipes varus, talipes
a. Frenkle exc cavus, talipes equinus
b. Bornstrome exc 35. Pelajari perbedaan :
c. ... A. Scapular reserve,
22. Ibu hamil, pinggang nyeri, kondisi umum B. pain full arch,
tidak baik.... terapi nya apa? C. humeroscapular conjuction,
a. IR, b.Tens, c. US, d. Breathing exc D. humeroscapular rhytm
23. Ibu melahirkan bayi seberat 4000 gram, 36. Tidur miring ke kanan, kaki kiri ditekuk,
ada rasa nyeri pada skitar tidak bisa angkat kaki. Otot apa yg lemah?
pelvis...diagnosa? a. Gluteus maksimus
a. Coxitis b. Gluteus medius
b. Adnexitis c. Piriformis
24. Penyakit psoriasis adalah penyakit? d. Illiopsoas
a. Autoimun
b. Bakteri
c. Virus
d. Jamur
25. Pasien flaccid, kondisi apa?
a. Spinal syok 37. N. Muskulocutaneus
b. Neural syok 38. SCI ...
c. Spinal injuri 39. Frengkle a-e
26. Penyempitan s1-s2, intervensi ny apa? 40. Untuk menstimulasi otot menggunakan ?
a. Pemanasan a. Tens, b. ES, c. US
b. Ultra sound 41. Intervensi adnexitis ? a. Diathermy, b. IR,
c. Manipulasi c. TENS
d. Tens 42. pasien membungkuk bawa beban 30 kg,
27. Telapak tangan kesemutan, diagnosa? usia 50 thn. Berapa newton beban dalam
A. Cts, b. Triger fingger tubuh pasien?
c.D’quervains synd a.1200 b. 2400
28. Tes utk cts? Phalen, c. 1470 d. 3600
29. Cts , nyeri jari 123... lesi pada? 43. nyeri pada siku luar, tes nya apa?
a. N. Medianus, b. Ulnaris, c... a. Mill’s test
30. Post AMP 2 hari? b. Prayer tes
a. Partial wb, walker c. Phalen
b. Full wb, walker d. Golfer test
c. Partial wb 44. Gangguan capsul sendi
31. Cairan pada tubuh berpa persen? 45. Pasien MMT 0, latihannya apa?
A. 60%, b. 10%, c. 40%, d. 20% a. Pasif exc+ES
32. Bapak sudah di tegur oleh keluarga tntang b. Aktif exc + ES
bahasa merokok, bapak kepikiran tp blm c. Isometrik exc
berhenti merokok, fase apa? 46. Pos PCI (percutaneus intervention) datang
ke FT, tindakan FT ny apa?
47. Gait exc, b. Pasif
48. Operasi AMP ditentukan dari? c. Isometrik
a. Usia 56. Slump test
b. Lokasi
c. Derajad keparahan
49. Bayi 2 lengan kelemahan, kedua tungkai
tidak bisa digerakan.
a. Quadriplegi
b. Diplegi
57. Pasien pos laminektomi, immobilsasi
pakai apa?

50. CP spastic quadriplegi a. Brace


51. Posisi US supraspinatus b. Gip jaket
a. Borgol position 58. claw hand lesi pada ?
(add+endorot+ekstensi elbow) a. n. ulnaris
b. Abd+endorotasi+ekstensi elbow 59. absorbsi US paling rendah adalah?
c. Add+endorot+fleksi elbow a. Lemak
d. Spink position b. Tulang
52. Posisi US pasien tennis elbow c. Epidermis
a. Mid posisi, endorotasi d. Dermis
60. Pasien tidak punya banyak waktu, ingin
fisioterapi . apa yg di inginkan
pasien?
a. Akurasi intervensi
b. Ketepatan waktu
61. Cara mempertahankan narasumber
53. Nyeri leher sampai pundak depan, nyeri dengan cara
saat digerakan. 62. Anterior drawer test
a. Tortikolis 63. Posterior drawer test
b. TOCS
c. Spondilosis
d. Bambo spine
54. Ada pergeseran tulang vertebra. Disebut?
a. Ankylosing spondilosis
b. Spondilosis
c. Spondilolistesis
d. Spondilolitis
55. Fraktur, di gips tanpa operasi. Intervensi
fisio apa?
a. Aktif exc
PEDOMAN PENGGUNAAAN TENS (Gad Alon, 1991)
Pain management Joint Effusion/Intertial Protective Muscle Spasm Muscle-Disuse Dermal Ulcers and wounds Circulatory disorders
Edema Atrophy
Procedur: A/akut pain B/kronis C/general A/akut B.Cronik A (motor B (contraks A induce muscle A/electrical B/aktifasi VIP A/venous B neurovascular
pain oedem Oedem nerve relaks) strength theories insufficiency disorders
inhibition)
Parameter
setting
Bentuk Gelb Mono/Bipha M/B m/b M,B, burst B,M,Poli/Burs B/M/P B/M/P/Burst B,P,B Monophasic M/B M,B B,M,
sic/AC t
Durasi Gelb 20-200µsec 20- 20-200 20-200 µsec 20-200 20-200 20-200 20-200 20-100µsec 20-200µsec 20-200 20-200
100µsec
Frekuensi 40-100 Hz 15-200 Hz 2-5 80-100 40-50 100-150 40-50 40-60 80-100 Hz 2-5 Hz 40-60 40-100
Polaritas No dif No D nd nd ND nd nd ND Positif pada No D nd ND
daerah yang
diterapi;
negative pada
bacterial effect
Intensitas Sensory Motor Ms(twitch Sensory Motor ms ms High amplitude Sensory Stim Motor Stim Motor stimulation Minimal sensory
Stim Stim cont) stimulation stimulation motor Stim (twitch stim
contraction)
Modulasi arus kontinue kont Kont/burst kont Interupted : cont Interupted : Interupted : kontinue Kont/burst Interupted : Cont
ON time: 5-10 ON time: 5-10 ON time: 5-10 S ON time: 5-10 S
S S OFF: 15-120S OFF: 15-120S
OFF: 15- OFF: 15-120S Ramp Time: 1- Ramp Time: 2-
120S Ramp Time: 2- 5S 5S
Ramp Time: 5S
2-5S
Penempatan Mono/bipolar Monopolar m/b/remote m/b/diatas B di atas otot B di atas otot B di atas otot B di atas otot Monopolar; Bipolar diatas Bipolar diatas B atau Bipolar
Electrode di atas area diatas TP area sendi atau atau daerah atau daerah atau daerah atau daerah yang electrode tangan kiri target otot i diatas daerah
nyeri daerah yang yang bengkak yang bengkak yang bengkak targetkan terapi dan sisi yang nyeri di
inflamasi diletakkan hypotenar atas otot atau
pada luka yang tangan yang daerah yang
akan diterapi, sama atau bengkak
sedangkan sepanjang
electrode perjalanan
lainnya saraf perifer
diletakkan sisi proksimal
pada tempat dari luka
yang nyaman
(pinggang
bawah)
Waktu Terapi 20-30 menit 1-5 menit 30-45 2-4 jam per - - - Dari sedikit 30-60 menit 30-45 menit 10-20 menit 20-30 menit
atau lebih per TP berdasar hari sampai Banyak setiap hari setiap hari
lama tgt efek atau lebih efek kontraksi
analgetiknya lama tgt supressi
efeknya nyerinya
1
KETERANGAN: (Gad Alon, 1991 dalam Nelson, R.M.&Currier, D.P., Clinical Electrotherapy, Appleton and Lange 1991, pp: 91-96))

1. Pain management:
a. Prosedure A diikuti B atau C jika nyari musculoskeletal bersifat akut
b. Jika Nyeri kronis, Prosedur C lalu diikuti A
c. Jika dua atau tiga terapi gagal mengurangi nyeri, pindah ke prosedur yang lain
d. Akhiri terapi jika nyeri menjadi bertambah atau telah hilang
2. Joint Effusion:
a. Prosedure A hanya efektif utk kasus akut dan harus diawali terapinya seawall mungkin
b. Prosedure A dapat digunakan dengan kombinasi dengan kompres dingin
c. Prosedur B sangat rasional secara fisiologis namun belum ada data penelitian untuk mendukungnya.
3. Protektive muscle spasm
a. Prosedur A bertujuan agar rangsangan listrik dapat menghasilkan inhibisi saraf dan otot melalui kontraksi dengan tanpa menimbulkan nyeri. Dikarenakan pasien mungkin masih sensitive,
intensitas arus sebaikinya ditingkatkan secara bertahap dengan cara dilakukan penyesuaian arus beberapa menit sekali ketika pasien mengalami akomodasi.
b. Prosedur B akan menghaisilkan kontraksi yang kuat yang diikuti dengan relaksasi yang lama.
c. Pengurangan spasme dievaluasi denganh seberapa jauh terjadinya peningkatan ROM.
4. Muscle-disuse Atrophy:
a. Pasien harus mengkontraksikan otot secara sadar bersamaan dengan stimulati dari alat
b. Hindari muscle kramp
c. ON/OFF time berdasarkan tendency terjadinya kelelahan otot. Semakin besar tentensinya terjadi kelelehan, maka semakin pendek on time dan semakin panjang Off time-nya
d. Setting Ramp Time ditentukan oleh kenyamanan pasien
e. Jika muncul DOMS 24-48 jam setelah stimulasi maka hal ini menunjukkan indikasi overstimulasi
f. Terapis hendaknya meletakkkan electrode pada titik yang paling besar kontraksinya saat distimulasi
5. Dermal Ulcers and wound
a. Pemilihan polaritas pada prosedur A merupakan issu yang menggelitik
b. Perdarahan pada daerah luka harus dihindari
c. Electrode yang digunakan pada prosedur A harus dilapisi kain kasa seteril 0,9% larutan garam
d. Belum ada kepastian manakah yang lebih efekjtif antara prosedur A dan B
6. Gangguan Sirkulasi
a. Kontraksi otot ringan selama prosedur dianggap cukup. HIndari kramp otot
b. Gangguan vena yang akut merupakan kontra indikasi stimulasi
c. Anya minimal sensori stimulasi diindikasikan pada prosedur B. Over stimulasi dapat menyebabkan vasokonstrioksi mlah bukan vasodilatasi.
d. Pada gangguan neurovaskuler, Prosedur B (under V, dermal ulcers and Wounds) dapat juga digunakan.

Anda mungkin juga menyukai