Anda di halaman 1dari 3

Anemia adalah kondisi di mana memiliki jumlah sel darah merah di bawah normal

(kekurangan produksi sel darah merah). Bahaya Anemia yang sangat parah bisa
mengakibatkan kerusakan jantung, otak dan organ tubuh lain, bahkan dapat menyebabkan
kematian.

Cara Pencegahan Anemia

Jadi cukup penting buat kita mengetahui gejala-gejala Anemia, penyebabnya dan bagaimana
cara mencegah dan mengobati Anemia. Berikut kami jelaskan secara detail disini.
Penyebab-Penyebab Anemia

Anemia disebabkan oleh kehilangan darah, (kekurangan zat besi) atau perusakan sel darah
merah yang lebih cepat dari normal. Kondisi ini tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan
melalui beberapa tahapan. Mula-mula, simpanan zat besi dalam tubuh menurun, hingga
mengurangi produksi hemoglobin dan sel darah merah secara perlahan.

Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh:

* Kurang mengkonsumsi makanan

yang mengandung zat besi, vitamin B12, asam folat dan vitamin C, unsur-unsur yang
diperlukan untuk pembentukan sel darah merah.
Kekurangan zat besi adalah penyebab utama anemia. Sekitar 20% wanita, 50% wanita hamil
dan 3% pria mengalami kekurangan zat besi.
Tidak mengkonsumsi daging (vegetarian)Dapat menyebabkan Anda kekurangan vitamin
B12, jenis vitamin yang hanya ditemui pada makanan hewani (daging, ikan, telur, susu). Di
kalangan non vegetarian, hampir tidak ada yang kekurangan vitamin ini karena cadangannya
cukup untuk produksi sel darah sampai lima tahun.
Asam folat tersedia pada banyak makanan namun terutama terdapat di hati dan sayuran hijau
mentah.
* Darah menstruasi berlebihan

Wanita yang sedang menstruasi rawan terkena anemia karena kekurangan zat besi bila darah
menstruasinya banyak dan dia tidak memiliki cukup persediaan zat besi.

* Kehamilan:

Wanita yang hamil rawan terkena anemia karena janin menyerap zat besi dan vitamin untuk
pertumbuhannya.

* Penyakit tertentu:

Penyakit yang menyebabkan perdarahan terus-menerus di saluran pencernaan seperti


gastritis, radang usus buntu,dll dapat menyebabkan anemia.

* Obat-obatan tertentu:

Beberapa jenis obat dapat menyebabkan perdarahan lambung (aspirin, obat anti
inflamasi,dll). Obat lainnya dapat menyebabkan masalah dalam penyerapan zat besi dan
vitamin (antacid, pil KB, obat anti artritis, dll).
* Operasi pengambilan sebagian atau seluruh lambung (gastrektomi):

Ini bisa menyebabkan anemia karena tubuh kurang menyerap zat besi dan vitamin B12.

* Penyakit radang kronis:

seperti lupus, artritis rematik, penyakit ginjal, masalah pada kelenjar tiroid, beberapa jenis
kanker, dan penyakit lainnya dapat menyebabkan anemia karena memengaruhi proses
pembentukan sel darah merah.

* Penyebab Anemia pada Anak

Pada anak-anak anemia terjadi akibat :


- infeksi cacing tambang,
- malaria, atau
- disentri yang menyebabkan kekurangan darah yang parah.

Selain kekurangan zat besi, masih ada 2 jenis lagi anemia yang sering terjadi pada anak-anak:

1.Haemolytic anemia

Terjadi ketika sel darah merah hancur secara dini, lebih cepat dari kemampuan tubuh untuk
memperbaruinya. Penyebab haemolytic anemia ini bermacam-macam, bisa bawaan seperti
thalasemia sickle cell anemia. Pada kasus lain, seperti misalnya reaksi atas infeksi atau obat-
obatan tertentu, sel darah merah dirusak oleh antibodi tubuh.

2. Aplastic anemia

Terjadi bila sel yang memproduksi butir darah merah (pada sumsum tulang belakang) tidak
berfungsi baik. Hal ini dapat terjadi karena infeksi virus, radiasi, kemoterapi, atau sebagai
dampak dari penggunaan obat tertentu.

* Gejala-Gejala Anemia

Tubuh yang mengalami anemia akan menunjukkan gejala seperti :


Muka pucat
Lelah/Keletihan
Kurang energi/lemas
Mengantuk
Sakit kepala
Mudah lelah bila berolahraga
Sulit konsentrasi
Mudah lupa
Warna kulit dan bagian putih kornea mata tampak kekuning-kuningan
Nyeri tulang
Pada kasus yang lebih parah, anemia menyebabkan denyut jantung bertambah cepat, nafas
tersengal dan pingsan.
* Cara Pencegahan Anemia
Anemia dapat dicegah dengan :
Zat besi juga dapat ditemukan pada sayuran berwarna hijau gelap seperti bayam dan
kangkung, buncis, kacang polong, serta kacang-kacangan.
Mengonsumsi makanan bergizi seimbang dengan asupan zat besi yang cukup untuk
memenuhi kebutuhan tubuh.
Zat besi dapat diperoleh dengan cara mengonsumsi daging (terutama daging merah) seperti
sapi.Perlu kita perhatikan bahwa zat besi yang terdapat pada daging lebih mudah diserap
tubuh daripada zat besi pada sayuran atau pada makanan olahan seperti sereal yang diperkuat
dengan zat besi.
* Obat untuk Anemia

60 gram daun bayam merah direbus dengan air secukupnya, tambahkan 1 kuning telur ayam
kampung kemudian dimakan.
Pemakaian : Konsumsi secara teratur 2 kali sehari
Hati ayam secukupnya dan 10 butir angco direbus/ditim kemudian dimakan. Pemakaian :
Konsumsi secara teratur 2 kali sehari
Demikianlah beberapa tips dan pengetahuan tentang pengobatan anemia yang dapat saya
paparkan, semoga bermanfaat dan membantu untuk meningkatkan kesehatan.

Sumber : massaidi.blogspot.com

Read more: http://doktersehat.com/pengobatan-penyakit-anemia/#ixzz295dPUnG3