Anda di halaman 1dari 12

a.

Analisis SWOT MAN (M1)

UNSUR MANAJAMEN BOBOT RATING BOBOT x RATING

INTERNAL FACTOR (IFAS)

1. STRENGTH S-W =

1. Ruang Wijaya Kusuma memiliki


SDM dengan tenaga profesional
yang sudah menjalani pelatihan.
2. Jenis ketenagakerjaan:
a) S-1 Kep : 2
b) D-3 Kep : 6
c) D-3 Keb : 8
d) SLTA/SMK : 2
e) SLTP: 1
3. Masa kerja >15 tahun sebanyak 3
orang, 5-15 tahun sebanyak 8
orang, <5 tahun sebanyak 5 orang
4. Rumah sakit memberikan
kesempatan dan memprogramkan
untuk kegiatan pelatihan yang
diikuti oleh perawat

5. Rumah Sakit memberikan


kesetaraan kepada semua pegawai
TOTAL STRENGTH

1. WEAKNESS
1. Tidak semua ketenagaan di ruang
Wijaya Kusuma memiliki latar
belakang pedidikan seorang
perawat, terdapat juga yang
memiliki latar belakang D3
Kebidanan
2. Proporsi jumlah perawat D3
dibanding S1 keperawatan belum
seimbang
TOTAL WEAKNESS

JUMLAH TOTAL IFAS

3. OPPORTUNITY

1. Banyaknya instansi yang


melakukan pelatihan untuk
meningkatkan kompetensi
perawat
2. RSUD dr. Abdoer Rahem
memberikan kesempatan kepada
perawat untuk melanjutkan
pendidikan ke jenjang pendidikan
yang lebih tinggi
TOTAL OPPORTUNITY

4. THREATENED

1. Terdapat RS lain yang memiliki


tenaga perawat dengan jenis
pelatihan dan kompetensi yang
sama atau dimungkinan lebih dari
perawat di sini.
2. Ada tuntutan tinggi dari
masyarakat untuk pelayanan yang
lebih professional
TOTAL THREATENED

JUMLAH TOTAL EFAS

b. Material (M2)

UNSUR MANAJAMEN BOBOT


RATIN BOBOT x
G RATING
INTERNAL FACTOR (IFAS)
1. STRENGTH S-W =
1. Lokasi Rumah sakit Abdoer Rahem
merupakan lokasi yang strategis karena
dekat dengan alun-alun dan pusat kota.
2. Ruang Wijaya Kusuma merupakan ruang
penyakit dalam terdiri dari 4 pembagian
tipe kamar yaitu ruang perawatan kelas
1, kelas 3 ( kamar khusus wanita dan
kamar khusus laki-laki), ruang infeksius
dan irna mata. Ruang Wijaya Kusuma
memiliki 12 ruang dengan 25 tempat
tidur.
3. Ruang wijaya kusuma terdapat nurse
stasion
4. Fasilitas untuk pasien di Ruang Wijaya
Kusuma sudah dapat mencukupi
kebutuhan dalam pelayanan keperawatan
5. Terdapat pemisahan antara ruang nurse
station dengan meja administrasi
6. Kotak obat-obat sudah dikategorikan
sesuai dengan ruang pasien sendiri-
sendiri dan tertata rapi sehingga
kemungkinan untuk tertukar antar pasien
dapat diminimalisir
7. Pengadaan obat sesuai dengan kebutuhan
pasien dan tergantung visite dokter (One
Dose Dailing)
8. Sudah terdapat papan penunjuk jalur
evakuasi dan arah menuju titik
berkumpul
9. Pemeliharaan dan perawatan dan sarana
prasarana penunjang kesehatan sudah ada
TOTAL STRENGTH
2. WEAKNESS
1. Ruang Wijaya Kususma tidak memiliki
ruang khusus untuk kepala ruangan,
ruangan menjadi 1 dengan ruang visite
dokter
2. Toilet dikamar pasien dapat digunakan,
tetapi belum dilengkapi dengan pegangan
di dinding kamar mandi.
3. Pada setiap bed tidak memiliki handrub,
handrub hanya berada di depan kamar
4. Tidak adanya bel pada setiap bed pasien
5. Peralatan di ruang Wijaya Kusuma kurang
dapat mencukupi kebutuhan tindakan
keperawatan
6. Belum lengkapnya nomor pada kamar dan
bed pasien, tanda kondisi khusus pasien
tertentu, dan belum tertempel visi dan misi
ruang Wijaya Kusuma

7. Kontrol infeksi pasien belum optimal


(petunjuk 5 moment cuci tangan, etika
batuk)
TOTAL WEAKNESS
JUMLAH TOTAL IFAS
EXTERNAL FACTOR (EFAS)
3. OPPORTUNITY O-T
1. Pengandaan barang baru atau rusak telah
di fasilitasi oleh rumah sakit
TOTAL OPPORTUNITY
4. THREATENED
1. Terdapat ruangan lain dapat menangani
penyakit dalam
2. Terdapat rumah sakit lain yang dapat
menangani penyakit dalam
TOTAL THREATENED
JUMLAH TOTAL EFAS

c. Metode (M3)
BOBOT X
UNSUR MANAJEMEN BOBOT RATING
RATING
INTERNAL FACTOR (IFAS)
S–W=
1. STRENGTH
0,34
1) Rumah sakit telah memiliki visi dan
0,14 3 0,42
misi

2) Model Penugasan Asuhan


Keperawatan menggunakan model
tim dan peran serta tanggungjawab 2
0,06 0,12
kepala ruangan, kepala tim dan
anggota tim telah melakukan sesuai
tupoksi masing-masing

3) Ruangan telah memiliki form


0,11 3 0,33
discharge planning
4) Dokumentasi keperawatan telah
0,12 3 0,36
dilaksanakan dengan optimal
5) Rumah sakit telah memiliki SPO
yang telah dilaksanakan dengan 0,09 1 0,09
baik
6) Ruangan telah memiliki pedoman
0,15 4 0,6
SAK
7) Ruangan telah melakukan
perhitungan angka decubitus,
phlebitis, dan infeksi luka yang 0,09 1 0,09
dihitung setiap hari dan dilaporkan
tiap bulan
8) Ruangan telah melaporkan secara
0,15 4 0,6
rutin pada pihak rekam medis
mengenai 10 diagnosa medis dan 10
tindakan tersering
9) Perawat dan rumah sakit telah
melakukan sosialisasi hand hygiene 0,09 1 0,09
pada pasien dan keluarga
10) Pelaksanaan timbang terima yang
0,11 2 0,22
tepat waktu

TOTAL STRENGTH

2. WEAKNESS
1) Visi, misi, tujuan, dan falsafah 2 0,6
0,15
ruangan belum ada
2) belum terdapat form SBAR dalam
mempermudah proses timbang 0,14 4 0,56

terima
3) DRK belum pernah dilakukan di 2 0,14
0,07
Ruang Wijaya Kusuma
4) Pengukuran tingkat kepuasan
perawat dan pasien di Ruang 4 0,14
0,07
Wijaya Kusuma belum pernah
dilakukan secara rutin
5) Discharge Planning belum 2 0,56
0,14
dilaksanakan dengan maksimal
6) SOP manajemen (supervisi, pre- 4 0,14
0,07
post conference, DRK) belum ada
7) Pelaksanaan 5 moment Hand
Hygiene belum dilaksanakan 0,14 3 0,56

maksimal
8) Keluarga belum menerapkan hand 4 0,33
0,11
hygiene yang telah diajarkan
9) Supervisi belum dilakukan di
ruangan
10) SOP tindakan keperawatan belum
ada di ruangan
11) Belum ada form mengenai
kepuasan pasien di ruangan

TOTAL WEAKNESS 1 28 3,36

JUMLAH TOTAL IFAS

EXTERNAL FACTOR (EFAS)


O–T=
3. OPPORTUNITY

1). Adanya perawat S-1 Ners yang


- - - 0-1=-1
bekerja di runagan

2) Adanya MoU dengan instansi


pendidikan

3) Adanya kesempatan oleh kepala


ruang untuk mengadakan ronde
keperawatan pada perawat dan
mahasiswa praktik

4) Adanya mahasiswa S1 praktik stase


manajemen untuk mengembangkan
sistem dokumentasi PIE

5). Adanya sistem kerjasama yang


baik antara perawat dengan
mahasiswa

6) Sistem MPKP yang diterapkan


mahasiswa S1 Keperawatan

TOTAL OPPORTUNITY - - -

4. THREATENED
1). Persaingan antar RS yang semakin
1 1 1
ketat
2). Akreditasi RS masih C mulai tahun
1987-sampai saat ini

1 1 1
TOTALTHREATENED

JUMLAH TOTAL EFAS

d. Money (M4)
UNSUR MANAJAMEN BOBOT RATING BOBOT x RATING

INTERNAL FACTOR (IFAS)

1. STRENGTH

1. Anggaran dana yang didapat dari


rumah sakit dikelola langsung
oleh pihak rumah sakit atau
menjadi KAS RSUD dr. Abdoer
Rahem Situbondo
2. Pegawai tetap/PNS dan kontrak
telah mendapat tunjangan BPJS
kesehatan sebagai jaminan
kesehatan bagi pegawai
3. Pegawai PNS dan kontrak di
ruangan mendapatkan jasa
pelayanan setiap satu bulan sekali
sebagai bentuk imbalan dari jasa
yang telah diberikan saat bekerja
4. Setiap pegawai tetap di ruang
mendapat tunjangan pension
TOTAL STRENGTH

2. WEAKNESS

1. Konsumsi hanya diberikan


kepada pegawai yang shift sore
dan malam, sedangkan untuk
pegawai shift pagi tidak
mendapatkan konsumsi.
TOTAL WEAKNESS

JUMLAH TOTAL IFAS

EXTERNAL FACTOR (EFAS)

2. OPPORTUNITY

Rumah sakit RSUD dr. Abdoer


Rahem bekerjasama dengan BPJS
dan perusahaan asuransi dalam
masalah keuangan oleh pasien
TOTAL OPPORTUNITY

3. THREATENED
1. APBD dan BULD pemerintah
dikhawatirkan adanya kekurangan
dana untuk membiayai rumah
sakit

2. Rumah sakit mengkhawatirkan


BPJS tidak membayar tagihan
kepada rumah sakit
TOTAL THREATENED

JUMLAH TOTAL EFAS

e. Marketing (M5)

Unsur Manajemen Bobot Rating Bobot x Rating


INTERNAL FACTOR (IFAS)
1. STRENGTH S-W = 3-2,6 =
0,4
1. Kamar pasien di ruang 0,2 3 0,6
wijaya kusuma terbagi
menjadi kelas I, III (1
kamar khusus pasien
perempuan dan 1 kamar
khusus laki-laki) , IRNA
mata dan ruang isolasi
2. Terdapat penunjuk jalur 0,1 2
evakuasi yang terpasang di
dinding di Ruang Wijaya 0,2
Kusuma
3. RSUD dr. Abdoer Rahem 0,3 4 1,2
memiliki website yaitu
http://rsar.situbondokab.go.i
d/ yang dapat di akses oleh
setiap orang atau pengguna
jasa layanan
4. Pada ruang Wijaya Kusuma 0,2 3
juga terdapat APAR dan
tempat sampah yang sudah
dibedakan antara sampah 0,6
infeksius dan non infeksius
5. Pada penilaian TOI ruangan 0,2 2 0,4
wijaya Kusuma sudah
sesuai dengan Depkes RI
TOTAL STRENGTH 1 14 3
2. WEAKNESS
1. Nilai BOR pada Ruang 0,1 3 0,3
Wijaya Kusuma Pada
Tahun 2016-2018 Sangat
Efektif
2. Pengukuran tingkat 0,5 3 1,5
kepuasan pada perawat dan
pasien Ruang Wijaya
Kusuma dilakukan oleh
pihak rumah sakit bukan
oleh ruangan
3. Masih belum terdapat 0,2 2 0,4
penunjuk arah dari pintu
utama selain lobby
4. Masih belum terdapat 0,2 2 0,4
evakuasi yang seharusnya
terpasang di lantai
TOTAL WEAKNESS 1 11 2,6
JUMLAH TOTAL IFAS
EXTERNAL FACTOR (EFAS)
3. OPPORTUNITY O-T
1. RSD Abdoer Rahem 0,7 4 2,8
meningkatkan kerjasama
secara kesinambungan
dengan BPJS, Telkom, PT.
KAI, In Health,dan Jasa
Raharja serta instansi
pendidikan
2. RSUD dr. Abdoer Rahem 0,3 3 0,9
merupakan rumah sakit
rujukan pada area
sekitarnya
TOTAL OPPORTUNITY 1 7 3,7
4. THREATENED
1. Semakin tingginya tingkat 0,6 3 1,8
pengetahuan masyarakat
yang menuntut pelayanan
prima
2. Terdapat rumah sakit lain 0,4 3 1,2
di di sekitar arean RSUD
dr. Abdoer Rahem
TOTAL THREATENED 1 6 3
JUMLAH TOTAL EFAS