Anda di halaman 1dari 4

1.

Berapa banyak biomassa laut yang hilang dari penangkapan hantu dan apa cara paling efektif
untuk mengurangi sumber kematian ini?

Kata kunci : Ghost fishing

Ghost fishing sebenarnya bukanlah suatu jenis alat tangkap, atau bukan pula metoda penangkapan ikan
yang memanfaatkan ilmu ghaib, seperti magic atau ilmu-ilmu sebangsanya dalam penangkapan ikan.
Ghost fishing adalah suatu istilah dalam penangkapan ikan yang menggambarkan dampak negatif dari
kegiatan penangkapan ikan.

Alur nya

Nelayan ingin membuat alat tangkap yang tahan lama, sehingga dipakai bahan bahan yang tidak terurai (
non-degredable).Contohnya Kegiatan penangkapan ikan dengan bubu yang bersifat menetap terkadang
hilang, bisa karena faktor sengaja atau pun tidak sengaja, kalua faktor tidak sengajanya berupa karena
disapu alat tangkap aktif seperti trawl, dogol dll, bisa karena faktor cuaca. Kalua faktor sengajanya
berupa dipotong kapal niaga yang melintas dan dipotong oleh nelayan lain yang merasa terganggu oleh
daerah operasinya. Lalu, setelah hilang, ikan akan masuk ke bubu tadi dan terperangkap, karena
kekurangan makanan dan mati, kemudian ikan lain akan masuk karena ada bangkai ikan didalamnya
sehingga ikan terperangkap lagi dan begitu seterusnya siklus dari ghost fishing.

Cara paling efektif

1. Penggunaan alat tangkap menetap seperti bubu itu harus dibuat lubang keluar
2. Bahan dari alat tangkap menetap dibuat yang degradable.

2 . dampak dari MRF (marine recreational fishing)

1. Marine debris
SAMPAH PESISIR (MARINE DEBRIS)
Marine debris, juga dikenal sebagai sampah laut, adalah limbah buatan manusia yang sengaja
atau tidak sengaja dilepaskan di danau, laut, laut atau perairan. Sampah sampah samudra
terapung cenderung terakumulasi di garis pantai, dikenal sebagai sampah pantai Wikipedia.
2. Penangkapan ikan secara berlebihan (overfishing)
kegiatan penangkapan atau menangkap ikan tanpa memperhatikan keseimbangan dari ekologi
laut dan berlebihan.
3. Fishing mortality
Rekreasi pemancingan memberi dampak pada kematian ikan.

3 . Bagaimana alat dan teknik penangkapan ikan dapat ditingkatkan untuk meminimalkan kerusakan
habitat? Cara agar alat dan Teknik penangkapan ikan dapat ditingkatkan adalah dengan mengetahui
jenis alat tangkap dan metode atau Teknik penangkapannya.

Alat dan Teknik penangkapan dapat ditingkatkan dengan mempertimbangkan 3 hal :

1. Tidak merusak lingkungan


2. Dampak terhadap kelimpahan sumberdaya
3. Dampak terhadap target sumberdaya ikan.

Berdasarkan Peraturan Menteri Nomor 2/PERMEN-KP/2015, ada beberapa alat yang dilarang
penggunaanya. Seperti pukat hela (TRAWLS) dan pukat tarik (SeiNe Nets).

Contoh modifikasi dari alat tangkap untuk meminimalkan kerusakan habitata adalah :

apartemen ikan, bubu rajungan tipe kubah, jaket tuna, jala cumi. Inovasi yang dibuat juga seperti
alat pengusir hewan yang dilindungi, seperti sensor elektrik ikan hiu dan lampu penyu.

Setelah diterapkan, dua alat itu efektif mengusir hiu dan penyu sementara ikan yang menjadi target
utama tidak terpengaruh. Artinya, hasil tangkapan memuaskan dan kelestarian alam terjaga.
Apartemen ikan itu berfungsi sebagai rumah perkebangbiakan ikan. Ditempatkan di wilayah-wilayah
yang dilindungi dan bebas dari penangkapan. Hal itu untuk memastikan sumber daya ikan tetap
tersedia.

4. Pertimbangan dalam menangkap ikan agar jumlah ikan masih tersedia ?

Kriteria sejauh mana penangkapan ikan dilakukan guna memnuhi kebutuhan dengan
mempertimbangkan stok ikan adalah dengan mempertimbangkan berikut

Pengendalian hasil tangkap ikan didefinisikan dalam 4 pertimbangan yaitu jumlah hasil tangkap yang
diperbolehkan, kuota individu nelayan/kapal ikan, kuota masyarakat, dan pengendalian stok ikan yang
tersisa. Dengan kata lain, penangkapan ikan harus mempertimbangkan stok ikan yang tersisa. Dalam
pembobotannya sekitar 80% dari stok yang tersedia (menurut FAO). Apabila pengendalian penangkapan
ikan dilakukan itu, maka stok ikan akan terus ada dan berkelanjutan.

5. Bagaimana dampak bycatch (penangkapan ikan) dari perikanan legal dan ilegal, tidak dilaporkan,
dan tidak diatur (IUU) dapat dikurangi ke tingkat yang akan memungkinkan pembalikan tren
penurunan spesies yang terkena dampak?

Dampak pengurangan kegiatan perikanan tangkap (bycatch) adalah tren penurunan spesies
akan kembali normal dan membaik sehingga stok ikan dі laut tetap bіѕа lestari dan kegiatan
usaha perikanan tangkap bіѕа terus eksis dan menguntungkan (berkelanjutan).
6. Dalam keadaan apa zona larangan mengambil manfaat bagi perikanan di sekitarnya?

Dalam keadaan
http://penyuluhpi.blogspot.com/2018/04/upaya-pengendalian-perikanan-tangkap.html