Anda di halaman 1dari 18

MINIRISET

MK : Kalkulus Integral
Prodi S1 Non Pendidikan

MINIRISET KALKULUS INTEGRAL


Skor Nilai:
“INTEGRAL TAK TENTU”
Dosen Pengampu : Dr.Glori Indira Diana Purba S.Si,M.Pd

Oleh Kelompok 3 :

Aisyah Umi Ramadhani Samosir Putri Yani Rizka Riani


(4183240016) (4173540015) (4182240004)

Rano Tampubolon Arya Wahyudi Novita Sihombing


(4181240008) (4181240003) (4152121054)
FISIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2019

i
KATA PENGANTAR

Puji Syukur kita panjatkan atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena
berkat dan limpahan rahmat-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah mata
kuliah kalkulus integral ini dengan baik dan tepat waktu. Lewat tugas ini kami ingin
memberikan pengetahuan yang dapat menambah wawasan.
Kami juga mengucapkan terimakasih kepada dosen pengampu mata kuliah
kalkulus integral atas bimbingan dan pengajaran yang diberikan sehingga kami dapat
mengerjakan makalah ini dengan baik. Serta kepada teman-teman yang telah
membantu dan memberikan semangat dalam proses pengerjaannya.
Dalam makalah kami menyadari masih jauh dari kesempurnaan, untuk itu kami
mengharapkan saran dan kritik untuk perbaikan dan kesempurnaan makalah ini
kemudian. Semoga Makalah ini dapat bermanfaat khususnya bagi penyusun dan para
pembaca pada umumnya.
Akhir kata, penulis mengucapkan semoga Mini Riset ini dapat bermanfaat
bagi kita semua. Terima Kasih.

Medan, 30 April 2019

Kelompok 3

ii
BAB I
PENDAHULUAN

I.1 LATAR BELAKANG


Latar belakang dari penulisan laporan mini riset ini adalah untuk memenuhi
tugas khusus dari mata kuliah kalkulus. Adapun yang akan di bahas dalam mini riset
ini adalah mengenai materi kalkulus tentang limit. Yaitu mahasiswa melakukan
sebuah riset terhadap 10 orang dengan memberikan 5 soal tentang materi integral tak
tentu. Dimana kriteria dari soal yang akan di buat adalah satu mudah, dua sedang dan
dua lagi sulit. Soal di uji kepada 10 orang mahasiswa Unimed. Dari 10 lembar
jawaban yang di bahas ada 3 lembar jawaban yang di riset dalam laporan mini riset.
Di mana ke 3 lembar jawaban ini mempunyai tingkat variasi kesalahan yang
berbeda.
Mini riset ini bertujuan untuk meneliti kemampuan mahasiswa dalam memahami
materi yang di berikan oleh dosen pengampu dan mengetahui dimana tingkat
kesalahan dalam memahami soal dan menjawab soal. Setelah di lakukannya riset
kepada mahasiswa, maka hal selanjutnya adalah mengembangkan seperangkat
jawaban tadi untuk di identifikasi apa saja kesalahannya. Materi mini riset ini adalah
integral tak tentu. Selain itu tujuan dari melakukan kegiatan miniriset ini untuk
menyelesaikan salah satu tugas KKNI pada mata kuliah Kalkulus Integral.

I.2 RUMUSAN MASALAH


Adapun identifikasi masalah pada kegiatan miniriset ini sebagai berikut :
1. Berapa besar tingkat kepahaman mahasiswa terhadap materi integral tak
tentu ?
2. Di mana tingkat kesalahan mahasiswa yang paling banyak dilakukan
dalam menjawab soal?
3. Metode apa yang di pakai dalam mini riset ini?

I.3 TUJUAN
Adapun tujuan untuk melakukan kegiatan miniriset ini sebagai berikut :

1
1. Mampu menganalisis seberapa besar tingkat kepahaman mahasiswa
terhadap materi integral tak tentu.
2. Mengetahui dimana tingkat kesalahan mahasiswa yang paling banyak
dilakukan dalam menjawab soal.
3. Mengetahui dan memahami metode yang di gunakan dalam melakukan
riset.
4. Untuk meyelesaikan salah satu tugas mata kuliah kalkulus integral.

2
BAB II
KAJIAN PUSTAKA

2.1 Integral Tak Tentu


Integral tak tentu atau antiderivatif adalah suatu bentuk operasi pengintegralan
suatu fungsi yang menghasilkan suatu fungsi baru. fungsi ini belum memiliki nilai
pasti (berupa variabel), atau batas atas dan batas bawah sehingga cara pengintegralan
yang menghasilkan fungsi tak tentu ini disebut integral tak tentu.
Adapun beberapa aturan yang dapat digunakan dalam penyelesaian integral:

Integral Tak Tentu dari Fungsi Trigonometri


Untuk merancang aturan integral tak tentu dari fungsi-fungsi trigonometri, perlu
diingat kembali turunan fungsi – fungsi trigonometri sebagaimana diperhatikan dalam
table berikut:

Dengan menggunakan aturan integral tak tentu yang mempunyai sifat bahwa:

3
F’(x) = f(x) dan turunan fungsi-fungsi trigonometri dalam table di atas, maka
integral tak tentu dari fungsi-fungsi trigonometri dapat dirumuskan sebagai berikut :

Sedangkan aturan integral tak tentu dari fungsi-fungsi trigonometri dalam variabel
sudut ax+b dapat dirumuskan sebagai berikut :

Dalam penyelesaiannya integral tak tentu memiliki tiga cara penyelesaian,


yaitu:
1. Penyelesaian Cara Biasa
Secara umum:

Jika

Jadi, dapat disimpulkan dengan x ≠ -1

Untuk mencari integral dari fungsi trigonometri perlu diingat kembali tetang
turunan fungsi trigonometri, maka:

4
Contoh soal :

2. Penyelesaian Cara Subtitusi


Integral subtitusi pada prinsipnya sama dengan integral pemisalan. Prinsip
integral Subtitusi ada 2 yaitu salah satu bagian dimisalkan dengan u ,sisanya yang
lain (termasuk dx) harus diubah dalam du.

Bentuk umumnya :

Misal u = g(x) dan du = g’(x) dx, didapat


Contoh :

3. Integral Parsial
Integral parsial atau pengintegralan sebagian berdasar pada turunan suatu fungsi
hasil kali. Disebut Integral Parsial, karena sebagian bentuk dilakukan operasi turunan
sebagian operasi Integral.
Bentuk rumus:

5
Bagian u dikerjakan operasi turunan dan bagian dy dikerjakan operasi integral,

dengan bentuk lebih sederhana dari bentuk .

Contoh:

Panjang Kurva
Misalkan x  f  t  , y  g  t  , a  t  b . Buatlah partisi selang  a, b  menjadi n
selang bagian menggunakan titik-titik ti : a  to  t1  t 2 ...  t n  b . Ini memotong
kurva menjadi n potongan dengan titik ujung yang berpadanan Q0, Q1, Q2 . . ., Qn-1,
Qn, seperti yang diperlihatkan pada gambar berikut:

6
 Wi   xi  2   yi  2
  f  ti   f  ti  1  2   g  ti   g  ti  1  2

Dengan menggunakan Teorema Nilai Rata-Rata untuk turunan, kita tahu bahwa

terdapat titik ti di dalam  t i 1 , t i  sedemikian rupa sehingga:

f  t i   f  t i 1   f '  t i   t i

g  t i   g  t i 1   g '  t i   t i

Sehingga: Wi  [ f '  t i   t i ]2  [ g '  t i   t i ]2

[ f '  t i  ]2   t i   [ g '  t i    ti  2
2 2

 [ f '  t i  ]2 .  t i  [ g '  t i  ]2 .  t i
 [ f '  t i  ]2  [ g '  t i  ]2 .  t i

Dan panjang total dari ruas garis poligon adalah:

7
n n

  Wi   [ f '  t i  ]2  [ g '  t i  ]2 .  t i
11 11
b b

  Wi   [ f '  t i  ]2  [ g '  t i  ]2 .  t i
a a

Sehingga kita dapat mendefinisikan panjang busur kurva L sebagai limit dari
persamaan di atas, apabila partisi mendekati nol. Maka:
2 2
 dx   dy 
[ f '  ti  ]  [ g '  ti  ]
b b
L  2 2
dt       dt
a a
 dt   dt 

 Jika kurva ini diberikan oleh y  f  x  , dengan a  x  b , maka:


2
b  dy 
L 1   dx
a
 dx 

 Jika kurva diberikan oleh x  g  y  , dengan c  y  d , maka:


2
d  dx 
L 1 
 dy 
 dy
c
 

Luas Permukaan Benda Putar


Jika selisih kurva bidang mulus di putar mengelilingi sebuah sumbu dalam
bidangnya, maka kurva membentuk suatu permukaan benda putar. Andaikan
y  f  x  , a  x  b , tentulah suatu kurva mulus di setengah bidang atas dari bidang
xy ,

seperti pada gambar:

8
Buatlah partisi selang  a, b  menjadi n potong dengan menggunakan titik
a  x 0  x1  ...  x n  b , dengan demikian kurva juga terbagi atas n potong. Apabila

kita menjumlahkan semua potongan dan kemudian mengambil limit partisi mendekati
nol, maka kita memperoleh luas permukaan benda putar.

9
BAB III
METODOLOGI PENELITIAN

3.1 Pendekatan Dan JenisPenelitian


Metode kualitatif adalah metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah
pendekatan yang temuan-temuan penelitiannya tidak di peroleh melalui prosedur
statistic atau bentuk perhitungan lainnya, prosedur ini menghasilkan temuan-temuan
yang di peroleh dari data-data yang dikumpulkan dengan beragam sarana. Sarana itu
meliputi pengamatan dan wawancara, namun bias juga mencakup dokumen, buku,
kaset video, dan bahkan data yang di hitung untuk tujuan lain, misalnya data sensus.
Tujuan dari metode ini bukan suatu generalisasi tetapi pemahaman secara mendalam
terhadap suatu masalah. Penelitian kualitatif berfungsi memberikan kategori
substantive dan hipotesis penelitian kualitatif.

1.2 Subyek Penelitian


Penelitianini di lakukan di Universitas Negeri Medan, mengapa tempat ini di
pilih yaitu karena sesuai dengan judul dari mini riset ini yaitu “Analisis Kesalahan
Mahasiswa Unimed Jurusan Fisika Semester 2 Menyelesaikan Soal Topik Integral
Tak Tentu”.

1.3 Jenis Dan Sumber Data


Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif.
Data kualitatif yaitu data yang tidak berupa angka-angka, melainkan diuraikan dalam
bentuk kalimat. Dan jenis data adalah data primer yaitu dari para mahasiswa Unimed
jurusan fisika.

1.4 Analisis Data

10
Data yang di analisisa dalah 10 lembar jawaban dari mahasiswa, namun yang
akan di bahas pada bab pembahasan adalah hanya 3 buah lembar jawaban yang di
anggap memiliki lebih banyak kesalahan dengan berbagai variasi kesalahan.

1.5 Teknikpengumpulan data


Tekhnik pengumpulan data yaitu dengan cara observasi langsung kelapangan
dengan memberikan soal kepada 10 orang mahasiswa.

11
BAB IV
PEMBAHASAN

Hasil yang didapatkan dari penelitian yang telah di lakukan adalah hanya satu
mahasiswa dari 10 mahasiswa yang semua jawabannya benar. Sedangkan yang 9
memiliki jumlah kesalahan yang berbeda. Dari hasil jawaban soal terdapat satu orang
benar semua, empat orang salah satu, satu orang salah dua, dan dua orang benar satu.
Ada 3 lembar dari jawaban yang memiliki kesalahan paling banyak dengan variasi
kesalahan yang berbeda-beda. Berikut ini pembahasan penggolongan kesalahan yang
dilakukan mahasiswa yaitu sebagai berikut:
1. Pada mahasiswa A memiliki kesalahan yaitu sebanyak 2 buah kesalahan.Yaitu
pada soal no 1 dan 5 yaitu soal tentang perkalian akar sekawan.Kesalahan yang di
buat yaitu karena Ia tidak memahami konsep dari pertanyaan/soal yang di
berikan, sehingga Ia salah dalam memilih teorema/sifat yang ada. Jadi salahan
yang di lakukan oleh mahasiswa ini adalah tidak mampu memahami soal dan
salah dalam memakai dalil/teorema yang di gunakan untuk menyelesaikan soal.
2. Pada mahasiswa B memiliki kesalahan yaitu sebanyak satu buah kesalahan
yaitu menghitung hasil pada soal no.5. Kesalahan yang di buat yaitu Ia salah
dalam perhitungan namun konsep dalam memahami soal sudah benar dan Ia juga
paham akan teorema dan dalil yang di gunakan dalam menjawab soal. Sehingga
kesalahan mahasiswa ini dapat di golongkan dalam kesalahan perhitungan.
3. Pada mahasiswa C kesalahan yang di lakukan yaitu sebanyak empat kesalahan
yaitu pada soal no. 1,4,dan 5. Yaitu Ia tidak memahami dan tidak tahu konsep dan
dalil yang di gunakan dalam soal, sehingga Ia tidak tahu sifat/ teorema apa yang
di gunakan untuk menjawab soal. Jadi kesalahan mahasiswa ini yaitu ia tidak
memahami konsep soal dan tidak mampu menjawab soal.
BAB V
PENUTUP

5.1 KESIMPULAN

12
Berdasarkan data pembahasan hasilpenelitian di atas di simpulkan bahwa
kesalahan mahasiswa banyak terdapat pada ketidakpahaman atas materi soal ini yang
membahas tentang limit. Kesalahan mahasiswa paling banyak adalah mahasiswa
tidak memahami konsep dan dalil serta sifat yang di bahas pada materi integral tak
tentu. Jadi dapat di simpulkan bahwa mahasiswa kurang mampu memahami teorema
dan konsep integral tak tenu. Sehingga mahasiswa kurang mampu mengembangkan
jawaban dari soal yang telah di berikan.

5.2 SARAN
Makalah ini belumlah sempurna atau masih jauh dari kesempurnaan, baik dari
segi isi bentuk dan juga dari segi penggunaan bahasa yang disebabkan pengalaman
penulis yang masih terbatas, namun penulis sangat mengharapkan kritikan dan saran
yang bersifat membangun untuk menjadikan makalah ini lebih baik.

13
DAFTAR PUSTAKA

Edwin J. Purcell. 2003. Kalkulus dan Geometri Analitis Jilid I, Jakarta: Erlangga.
Hasyim Baisuni. 2005. Kalkulus, Jakarta: UI-Press.
Koko Martono. 1999. Kalkulus, Jakarta: Erlangga.
Purcell, Edwin. J. 1992. Kalkulus dan Geometri Analitis. Jakarta: Erlangga.
Sukino. 2007. Matematika SMA. Jakarta : Erlangga

14
Lampran I

15
Lampiran II

16

Anda mungkin juga menyukai