Anda di halaman 1dari 2

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan
Berdasarkan pembahasan sebelumnya, dapata disimpulkan bahwa:
1. Tn M memiliki data subjektif Klien mengatakan cemas dengan kondisi
kesehatannya dan nyeri tengkuk, sedangkan Ny. N mengatakan cemas dan
ingin pulang kembali bersama keluarganya, dan Ny. W mengatakan cemas
karena sering merasakan nyeri pada daerah tengkuk.
2. Tn M, Ny. N dan Ny. W memiliki masalah keperawatan ansietas yang
berhubungan dengan perubahan status kesehatan.
3. Perawat telah melakukan serangkaian asuhan keperawatan pada Tn. M,
Ny, N dan Ny. W salah satunya adalah pemberian aroma terapi untuk
menurunkan kecemasan lansia. Indikatornya adalah tidak ada pernyataan
verbal cemas, ekspresi wajah klien rileks, klien dapat memahami dan
mengaplikasikan penatalaksanaan cemas,
4. Pelaksanaan intervensi selama 2 minggu dengan memberikan aromaterapi
untuk mengurangi kecemasan klien, dengan melakukan beberapa
perencanaan antara lain mengidentifikasi faktor penyebab cemas,
mendengarkan keluh kesah klien, berikan penjelasan kepada klien akan
keadaannya sekarang, mengurangi aktifitas klien yang berlebihan,
menganjurkan klien melakukan aktifitas ringan dan menyenangkan,
menginstruksikan klien untuk melakukan kegiatan relaksasi setiap hari,
memberikan health education tentang penatalaksanaan cemas, serta
mengobservasi tekanan darah klien, dan menanyakan perasaan klien.
5. Evaluasi yang didapatkan pada hari pertama menunjukkan data yang sama
yaitu Tn. M masih merasakan cemas, dan masalah belum teratasi sehingga
perencanaan selanjutnya yaitu tindakan dilanjutkan. Ny. N mengatakan
masih cemas dengan kondisi kesehatannya saat ini sehingga perencanaan
selanjutnyapun sama yaitu melanjutkan intervensi, dan pada kasus Ny. W
masih mengatakan cemas dan masih merasakan nyeri tengkuk sehingga
perencanaan selanjutnya adalah melanjutkan intervensi sebelumya. Pada

64
65

hari kedua, analisis evaluasi menunjukkan sudah terjadi peningkatan yaitu


cemas yang dirasakan klien berangsur-angsur berkurang, dan masalah
teratasi sebagian. Sehingga planning selanjutnya yaitu tindakan
dilanjutkan dengan intervensi yang sama dan pada evaluasi terakhir klien
menyatakan cemas dan nyeri sudah tidak dirasakan lagi. Tn. M, Ny. N dan
Ny. W lebih sering bersosialisasi dengan mahasiswa praktik maupun
dengan sesama lansia di PSTW.

B. Saran
Saran yang dapat praktikan berikan dalam memberikan asuhan keperawatan
pada lansia dengan hipertensi pada masalah keperawatan ansietas adalah
sebagai berikut :

1. Klien lansia dengan ansietas


Klien lansia dengan ansietas sebaiknya melakukan instruksi yang
diberikan petugas kesehatan untuk mengurangi cemas yang dirasakan
klien dengan cara menghirup aromaterapi lavender dan melakukan
relaksasi setiap hari, serta melakukan aktifitas ringan yang
menyenangkan.
2. Perawat pada bidang keperawatan gerontik
Perawat pada bidang gerontik melakukan intervensi keperawatan yang
sudah ada untuk mengurangi perasaan cemas yang dialami klien yang
berada di UPT PSTW Jember.
3. UPT Pelayanan Lansia
UPT Pelayanan Lansia diharapkan dapat membuat kebijakan dengan
mengadakan Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) secara rutin guna
mengurangi kecemasan yang dirasakan lansia di UPT Pelayanan Lansia.