Anda di halaman 1dari 37

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

( RPP )

Nama Sekolah : SMK SWASTA (BM) TELADAN


Program Keahlian : Manajemen Perkantoran
Kompetensi Keahlian : Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran
Mata Pelajaran : Kearsipan
Kelas/ Semester : X/ I ( Satu )
Materi Pokok : Sistem Penyimpanan Arsip
Tahun Pelajaran : 2018/ 2019
Alokasi waktu : 10 Pertemuan ( 40 JP x 40 Menit )

A. Kompetensi Inti

KI-1: Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.


KI-2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli
(gotong royong, kerja sama, toleran, damai), bertanggung - jawab,
responsif, dan proaktif melalui keteladanan, pemberian nasehat,
penguatan, pembiasaan, dan pengkondisian secara berkesinambungan
serta menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan
sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan
bangsa dalam pergaulan dunia.
KI-3: Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang
pengetahuan faktual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitif
sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Otomatisasi dan Tata Kelola
Perkantoran. Pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks,
berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan
humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian
dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional,
regional, dan internasional..
KI-4 : Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi,
dan prosedur kerja yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah
sesuai dengan bidang kerja Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran.
Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas
yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja.
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara
efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif,
dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari
yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas
spesifik di bawah pengawasan langsung.
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru,
membiasakan, gerak mahir, menjadikan gerak alami dalam ranah
konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di
sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah
pengawasan langsung.
B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi

3.7. Menerapkan penyimpanan arsip 3.7.1. Menjelaskan sistem penyimpanan arsip


sistem abjad, kronologis, geografis, 3.7.2. Mengidenfikasi tahap - tahap
nomor, dan subjek penyimpanan arsip berdasarkan sistem
penyimpanan
3.7.3. Mendeskripsikan langkah – langkah
penyimpanan arsip dengan sistem
abjad, kronologis, geografis, nomor dan
subjek
3.7.4. Mengumpulkan arsip - arsip sesuai
dengan pengelompokkan yang
ditetapkan
4.7. Melakukan penyimpanan arsip 4.7.1. Mengidentifikasi arsip - arsip sesuai
sistem abjad, kronologis, geografis, dengan kaidah sistem penyimpanan
nomor, dan subjek yang ditetapkan
4.7.2. Mengklasifikasi arsip - arsip sesuai
dengan ketentuan yang ditetapkan
4.7.3. Menyimpan arsip - arsip pada
tempatnya sesuai dengan ketentuan
sistem penyimpanan yang digunakan

C. Tujuan Pembelajaran
1) Melalui informasi yang diperoleh dari berbagai sumber belajarsiswa dapat menjelaskan
sistem penyimpanan arsip dengan tepat.
2) Melalui informasi yang diperoleh dari berbagai sumber belajar peserta didik dapat
mengidentifikasi tahap – tahap penyimpanan arsip berdasarkan sistem penyimpanan
dengan benar.
3) Setelah berdiskusi dan menggali informasi peserta didik mampu mendeskripsikan langkah
– langkah penyimpanan arsip dengan sistem abjad, kronologis, geografis, nomor dan
subjek dengan tepat.
4) Setelah menggali informasi peserta didik dapat mengumpulkan arsip – arsip sesuai
dengan pengelompokan yang ditetapkan dengan tepat, semangat dan bertanggung jawab.
5) Melalui kegiatan bermain peran peserta didik dapat mengidentifikasi arsip – arsip sesuai
dengan kaidah sistem penyimpanan yang ditetapkan dengan benar.
6) Melalui kegiatan bermain peran peserta didik dapat mengklasfikasi arsip –arsip sesuai
dengan ketentuan yang ditetapkan dengan baik dan benar.
7) Melalui kegiatan bermain peran peserta didik dapat menyimpan arsip - arsip pada
tempatnya sesuai dengan ketentuan sistem penyimpanan yang digunakan dengan penuh
semangat dan percaya diri.

Nilai sikap karakter :

 Rasa ingin tahu


 Kerjasama
 Tanggung jawab
 Interaktif
 Teliti
 Komunikatif
D. Materi Pembelajaran
1. Materi Pembelajaran Reguler

Faktual:
 Tampilan slide presentasi tentang sistem penyimpanan arsip.

Konseptual:
 Menjelaskan sistem penyimpanan arsip
 Mengidenfikasi tahap - tahap penyimpanan arsip berdasarkan sistem penyimpanan
 Mendeskripsikan langkah – langkah penyimpanan arsip dengan sistem abjad,
kronologis, geografis, nomor dan subjek
 Mengumpulkan arsip - arsip sesuai dengan pengelompokkan yang ditetapkan

Prosedural:
 Mengidentifikasi arsip - arsip sesuai dengan kaidah sistem penyimpanan yang
ditetapkan
 Mengklasifikasi arsip - arsip sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan

Metakonigtif:
 Menyimpan arsip - arsip pada tempatnya sesuai dengan ketentuan sistem penyimpanan
abjad, kronologis, geografis, subjek dan nomor.

2. Materi Pembelajaran Pengayaan


 Menyimpan dan menemukan kembali arsip - arsip sesuai dengan ketentuan sistem
penyimpanan abjad, kronologis, geografis, subjek dan nomor yang digunakan di
perusahaan, instansi maupun organisasi lainnya.

3. Materi Pembelajaran Remedial


 Menyimpan arsip - arsip pada tempatnya sesuai dengan ketentuan sistem
penyimpanan subjek dan nomor.

E. Pendekatan, Metode dan Model Pembelajaran


1. Pendekatan : Saintifik
2. Metode : Diskusi, Tanya Jawab, Ceramah, dan Penugasan
3. Model : Descovery Learning, Explicit Intruction dan Role Playing

F. Alat, Media dan Bahan Pembelajaran

1. Alat
a. Laptop : 1 Unit
b. Stempel : 1 Buah
c. Stempel Pad : 1 Buah
d. Map Snellhecter : 1 Buah
e. Map Gantung / Hanging : 1 Buah
f. Ordner : 1 Buah
g. Filling Cabine : 1 Unit
h. Stepler : 1 Unit
i. Perforator : 1 Unit
j. Steples : 1 Kotak
2. Bahan
a. Kertas : 1 Lembar g. Guide : 1 Bungkus
b. Amplop : 1 Lembar h. Buku Klaper : 1 Buah
c. Form. Kartu Indeks : 1 Lembar i. Outslip : 1 Buah
d. Form. Kartu Tunjuk Silangi: 1 Lembar j. Tab : 1 Buah
e. Daftar Klasifikasi : 1 Eksamplar
f. Berbagai macam surat masuk dan surat keluar

G. Sumber Belajar
1. Buku Referensi : Endang, Sri dkk. 2014. Mengelola Sistem Kearsipan.Jakarta :
Erlangga
Muhidin, Sambas, Ali. Dkk. Manajemen Kearsipan. Bandung :
Pustaka Setia
2. Modul Kearsipan : Prosedur penanganan surat keluar
3. Situs Internet :https://youtu.be/M3hw1RzS8kA
https://youtu.be/hw9IG0f4yXA
https://youtu.be/kJG4oqrC_bw
https://youtu.be/fpld5Uoqx38
https://youtu.be/nBx2VRQG4ss
https://youtu.be/jrFvuUBkUzE

H. Langkah - langkahPembelajaran

Pertemuan Ke - 12: 4 JP

Tahap Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Alokasi


Waktu

Kegiatan Pendahuluan 1. Melakukan pembukaan dengan salam dan berdoa 15 menit


untuk memulai pembelajaran
2. Memeriksa kebersihan lingkungan kelas
3. Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap
disiplin
4. Melakukan apersepsi berkaitan dengan materi
sistem penyimpanan arsip.
5. Memberikan motivasi belajar sistem penyimpanan
arsip
6. Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan
dicapai.

Kegiatan Inti Mengamati : 140 menit


1. Stimulus
1) Guru menampilkan materi pembelajaran
tentangkonsep sistem penyimpanan arsip
2) Siswa mengamati dan memahami konsep
sistem penyimpanan arsip.(Rasa ingin tahu )
Menanya :
2. Identifikasi Masalah
1) Guru menanyakan maksud tentang konsep
sistem penyimpanan arsip. ( Komunikatif )
2) Siswa secara berkelompok mendiskusikan dan
mengidentifikasikan hal – hal yang dicermati
tentang konsep sistem penyimpanan arsip. (
Kerja sama )
Mengumpulkan data
3. Pengumpulan Data
1) Guru meminta siswa menggali informasi
tentang konsep sistem penyimpanan
arsipmelalui berbagai sumber belajar.
(Tanggung jawab)
2) Siswa membaca buku teks pelajaran dan
mencari beberapa materi di internet tentang
konsep sistem penyimpanan arsip melalui
handphone smartphone yang mereka miliki
( Teliti ).
Menalar ( Mengasosiasi )
4. Pembuktian
1) Guru memberikan beberapa pertanyaan yang
berkenaan dengan konsep sistem penyimpanan
arsip. ( Komunikatif )
2) Siswa menjawab danmendiskusikan
pertanyaan yang diberikan guru secara
berkelompok ( Percaya diri ).
3) Secara bergantian siswa diminta memberikan
pertanyaan seputar materi pembelajaran
kepada kelompok lain ( Disiplin ).
Mengkomunikasikan
5. Menarik Kesimpulan
1) Siswa menyajikandan mempersentasekan
materi yang telah didiskusikan bersama
anggota kelompoknya tentang konsep sistem
penyimpanan arsip di depan kelas (
Komunikatif dan Percaya diri ).
2) Siswa lain memberikan tanggapan dan
bandingan terhadap presentasi kelompok
mengenai konsep sistem penyimpanan arsip
yang telah dipaparkan. ( Komunikatif dan
disiplin )
3) Siswa menerima tanggapan dari siswa lain dan
guru
4) Siswa menyimpulkan materi tentang konsep
sistem penyimpanan arsip ( Komunikatif )

Kegiatan Penutup 1. Guru dan siswa menyimpulkan materi pelajaran 25 menit


yang telah dibahas bersama
2. Guru melaksanakan penilaian pengetahuan
melalui tes lisan dan tulisan.
3. Guru melakukan refleksi pelajaran
4. Guru menugaskan siswa membaca materi untuk
pertemuan selanjutnya.
5. Siswa melakukan pembersihan peralatan, media
dan ruangan.
6. Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada
pertemuan berikutnya.
7. Guru mengarahkan siswa untuk berdo’a sebelum
selesai pembelajaran.

Pertemuan Ke –13 dan 14: 8 JP


Tahap Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Alokasi
Waktu

Kegiatan Pendahuluan 1. Melakukan pembukaan dengan salam dan berdoa 15 menit


untuk memulai pembelajaran
2. Memeriksa kebersihan lingkungan kelas
3. Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap
disiplin
4. Melakukan apersepsi berkaitan dengan materi
langkah – langkah penyimpanan arsip dengan
sistem abjad, kronologis, geografis, nomor dan
subjek
5. Memberikan motivasi belajar tentang langkah –
langkah penyimpanan arsip dengan sistem abjad,
kronologis, geografis, nomor dan subjek
6. Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan
dicapai.

Kegiatan Inti Mengamati : 140 menit

1. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan


menjelaskan sekilas tentang materi langkah –
langkah penyimpanan arsip dengan sistem abjad,
kronologis, geografis, nomor dan subjek.
2. Guru mendemonstrasikan melakukan penanganan
surat keluar dan surat masuk dengan langkah –
langkah penyimpanan arsip dengan sistem abjad,
kronologis, geografis, nomor dan subjek.
3. Siswa mengamati penjelasan dan memperhatikan
langkah demi langkah cara yang diperagakan oleh
guru. ( Rasa ingin tahu )

Mengumpulkan data (Data Collection)/Informasi :

1. Guru membimbing pelatihan siswa dalam


mengulangi kembali langkah – langkah
penyimpanan arsip dengan sistem abjad,
kronologis, geografis, nomor dan subjek. ( Percaya
diri )
2. Siswa mencari tambahan keterampilan pada
materilangkah – langkah penyimpanan arsip dengan
sistem abjad, kronologis, geografis, nomor dan
subjek melalui beberapa sumber belajar seperti
buku teks pelajaran, modul dan internet dengan
memanfaatkan Hanphone Smartphone yang mereka
miliki. ( Tanggung jawab dan teliti )

Mengasosiasi

1. Siswa mengkaitkan pengetahuan yang telah mereka


dapatkan melalui sumber belajar dengan
keterampilan langkah – langkah penyimpanan arsip
dengan sistem abjad, kronologis, geografis, nomor
dan subjek sesuai dengan bimbingan dari guru.
2. Siswa mendiskusikan bersama teman kelompoknya
tentang langkah – langkah yang belum difahami.
( Komunikatif )

Menalar / menanya :

1. Guru mengecek pemahaman siswa tentanglangkah


– langkah penyimpanan arsip dengan sistem abjad,
kronologis, geografis, nomor dan subjek dengan
benar dengan meminta siswa mengulangi kembali
langkah demi langkah tahapan yang telah di
contohkan oleh guru. (Teliti)
2. Siswa memberikan umpan balik dengan mampu
menggunakan alat atau mendemonstrasikan tahapan
penyimpanan arsip sesuai intruksi. ( Bertanggung
jawab )

Mengkomunikasikan :

1. Siswa diberi kesempatan untuk melakukan latihan


lanjutan, serta mempresentasikan langkah – langkah
penyimpanan arsip dengan sistem abjad,
kronologis, geografis, nomor dan subjek.
(Komunikatif )

Kegiatan Penutup 1. Guru dan siswa menyimpulkan materi pelajaran 25 menit


yang telah dibahas bersama
2. Guru melaksanakan penilaian pengetahuan melalui
tes lisan dan tulisan.
3. Guru melakukan refleksi pelajaran
4. Guru menugaskan siswa membaca materi untuk
pertemuan selanjutnya.
5. Siswa melakukan pembersihan peralatan, media
dan ruangan.
6. Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada
pertemuan berikutnya.
7. Guru mengarahkan siswa untuk berdo’a sebelum
selesai pembelajaran.

Pertemuan Ke – 15 : 4 JP

Tahap Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Alokasi


Waktu

Kegiatan Pendahuluan 1. Melakukan pembukaan dengan salam dan berdoa 15 menit


untuk memulai pembelajaran
2. Memeriksa kebersihan lingkungan kelas
3. Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap
disiplin
4. Melakukan apersepsi berkaitan dengan materi
penyimpanan sistem abjad
5. Memberikan motivasi belajar tentang penyimpanan
sistem abjad
6. Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan
dicapai.
Kegiatan Inti Mengamati : 140 menit
Menyiapkan Skenario
1. Guru menanyampaikan pembelajaran tentang
penyimpanan sistem abjad
2. Siswa mengamati dan memahami penyimpanan
sistem abjad (Rasa Ingin Tahu)

Membentuk Kelompok Siswa


3. Guru meminta siswa untuk mendengarkan
penjelasan mengenai permasalahan yang akan
dijadikan bahan bermain peran dan membagi siswa
dalam 2kelompok yang terdiri dari kelompok
pelakon dan kelompok pengamat. (Rasa ingin tahu)

Menjelaskan Skenario
4. Guru membagikan skenario yang telah dirancang
pada pertemuan sebelumnyadan guru telah meminta
untuk mempelajarinya di rumahagar dapat
dilakukan kegiatan bermain peran mengenai sistem
penyimpanan abjad. ( Tanggung jawab )

Menanya :
1. Peserta didik menanyakan hal-hal yang belum di
fahami mengenai skenario yang telah dijelaskan
oleh guru. (Rasa ingin tahu)

Mengumpulkan Data:

1. Guru menunjuk kelompok pelakon untuk


mempelajari skenario dalam waktu beberapa hari
sebelum pelaksanaan PBM di mulai(kerja sama dan
Tanggung jawab)
2. Siswa berlatih memperagakan skenario yang
diberikan oleh guru bersama kelompoknya dibantu
dengan mengamati tayangan video yang telah
diperoleh melalui kegiatan pembelajaran
sebelumnya. ( Interaktif )

Menalar ( Mengasosiasi ) :
Mendiskusikan Skenario
1. Guru dan siswa mendiskusikan mengenai skenario
yang akan dilakonkan oleh siswa serta memeriksa
kesiapan kelompok pengamat yang nantinya akan
membuat laporan analisa hasil pengamatannya
terhadap kelompok pelakon. ( Interaktif )

Melakonkan skenario
2. Memanggil para siswa yang sudah ditunjuk untuk
melakonkan skenario yang sudah dipersiapkan.
(Interaktif)
3. Kelompok pengamat bertugas untuk mengamati
kegiatan bermain peran yang sedang diperagakan
oleh kelompok pelakon. (Bertanggung jawab)

Mengkomunikasikan :
Menyimpulkan hasil penampilan
1. Setelah selesai menampilkan skenario, masing-
masing siswa di kelompok pengamat diberikan
lembar kerja untuk membahas / memberi penilaian
atas penampilan kelompok yang tampil.
2. Kelompok pengamat mempersentasekan hasil
analisanya di depan kelas(Komunikatif)

Mengevaluasi
1. Guru menanggapi dan memberikan masukan
tentang hasil analisa kelompok pengamat dan
menyimpulkan kegiatan bermain peran yang telah
ditampilkan oleh kelompok pelakon.

Kegiatan Penutup 1. Guru dan siswa menyimpulkan materi pelajaran 25 menit


yang telah dibahas bersama
2. Guru melaksanakan penilaian pengetahuan melalui
tes lisan dan tulisan.
3. Guru melakukan refleksi pelajaran
4. Guru menugaskan siswa membaca materi untuk
pertemuan selanjutnya.
5. Siswa melakukan pembersihan peralatan, media
dan ruangan.
6. Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada
pertemuan berikutnya.
7. Guru mengarahkan siswa untuk berdo’a sebelum
selesai pembelajaran.

Pertemuan Ke – 16 : 4 JP

Tahap Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Alokasi


Waktu

Kegiatan Pendahuluan 1. Melakukan pembukaan dengan salam dan berdoa 15 menit


untuk memulai pembelajaran
2. Memeriksa kebersihan lingkungan kelas
3. Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap
disiplin
4. Melakukan apersepsi berkaitan dengan materi
penyimpanan arsip sistem kronologis atau tanggal
5. Memberikan motivasi belajar tentang penyimpanan
arsip sistem kronologis atau tanggal
6. Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan
dicapai.

Kegiatan Inti Mengamati : 140 menit


Menyiapkan Skenario
1. Guru menampilkan tayangan video pembelajaran
tentang penyimpanan arsip sistem kronologis atau
tanggal
2. Siswa mengamati dan memahami tayangan video
tentang penyimpanan arsip sistem kronologis atau
tanggal (Rasa Ingin Tahu)

Membentuk Kelompok Siswa


3. Guru meminta siswa untuk mendengarkan
penjelasan mengenai permasalahan yang akan
dijadikan bahan bermain peran dan membagi siswa
dalam 2 kelompok yang terdiri dari kelompok
pelakon dan kelompok pengamat. (Rasa ingin tahu)

Menjelaskan Skenario
4. Guru membagikan skenario yang telah dirancang
pada pertemuan sebelumnyadan guru telah meminta
untuk mempelajarinya di rumahagar dapat
dilakukan kegiatan bermain peran mengenai sistem
penyimpanan abjad. ( Tanggung jawab )

Menanya :
1. Peserta didik menanyakan hal-hal yang belum di
fahami mengenai skenario yang telah dijelaskan
oleh guru. (Rasa ingin tahu)

Mengumpulkan Data:

1. Guru menunjuk kelompok pelakon untuk


mempelajari skenario dalam waktu beberapa hari
sebelum pelaksanaan PBM di mulai(kerja sama dan
Tanggung jawab)
2. Siswa berlatih memperagakan skenario yang
diberikan oleh guru bersama kelompoknya dibantu
dengan mengamati tayangan video yang telah
diperoleh melalui kegiatan pembelajaran
sebelumnya. ( Interaktif )

Menalar ( Mengasosiasi ) :
Mendiskusikan Skenario
1. Guru dan siswa mendiskusikan mengenai skenario
yang akan dilakonkan oleh siswa serta memeriksa
kesiapan kelompok pengamat yang nantinya akan
membuat laporan analisa hasil pengamatannya
terhadap kelompok pelakon. ( Interaktif )

Melakonkan skenario
1. Memanggil para siswa yang sudah ditunjuk untuk
melakonkan skenario yang sudah dipersiapkan.
(Interaktif)
2. Kelompok pengamat bertugas untuk mengamati
kegiatan bermain peran yang sedang diperagakan
oleh kelompok pelakon. (Bertanggung jawab)
Mengkomunikasikan :
Menyimpulkan hasil penampilan
1. Setelah selesai menampilkan skenario, masing-
masing siswa di kelompok pengamat diberikan
lembar kerja untuk membahas / memberi penilaian
atas penampilan kelompok yang tampil.
2. Kelompok pengamat mempersentasekan hasil
analisanya di depan kelas(Komunikatif)

Mengevaluasi
1. Guru menanggapi dan memberikan masukan
tentang hasil analisa kelompok pengamat dan
menyimpulkan kegiatan bermain peran yang telah
ditampilkan oleh kelompok pelakon.

Kegiatan Penutup 1. Guru dan siswa menyimpulkan materi pelajaran 25 menit


yang telah dibahas bersama
2. Guru melaksanakan penilaian pengetahuan melalui
tes lisan dan tulisan.
3. Guru melakukan refleksi pelajaran
4. Guru menugaskan siswa membaca materi untuk
pertemuan selanjutnya.
5. Siswa melakukan pembersihan peralatan, media
dan ruangan.
6. Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada
pertemuan berikutnya.
7. Guru mengarahkan siswa untuk berdo’a sebelum
selesai pembelajaran.

Pertemuan Ke – 17 : 4 JP

Tahap Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Alokasi


Waktu

Kegiatan Pendahuluan 1. Melakukan pembukaan dengan salam dan berdoa 15 menit


untuk memulai pembelajaran
2. Memeriksa kebersihan lingkungan kelas
3. Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap
disiplin
4. Melakukan apersepsi berkaitan dengan materi
penyimpanan arsip sistem geografis atau wilayah.
5. Memberikan motivasi belajar tentang penyimpanan
arsip sistem geografis atau wilayah.
6. Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan
dicapai.

Kegiatan Inti Mengamati : 140 menit


Menyiapkan Skenario
1. Guru menyampaikan tentang penyimpanan arsip
sistem geografis atau wilayah.
2. Siswa mengamati dan memahami tentang
penyimpanan arsip sistem geografis atau wilayah.
(Rasa Ingin Tahu)

Membentuk Kelompok Siswa


3. Guru meminta siswa untuk mendengarkan
penjelasan mengenai permasalahan yang akan
dijadikan bahan bermain peran dan membagi siswa
dalam 2 kelompok yang terdiri dari kelompok
pelakon dan kelompok pengamat. (Rasa ingin tahu)

Menjelaskan Skenario
4. Guru membagikan skenario yang telah dirancang
pada pertemuan sebelumnyadan guru telah meminta
untuk mempelajarinya di rumahagar dapat
dilakukan kegiatan bermain peran mengenai sistem
penyimpanan abjad. ( Tanggung jawab )

Menanya :
1. Peserta didik menanyakan hal-hal yang belum di
fahami mengenai skenario yang telah dijelaskan
oleh guru. (Rasa ingin tahu)

Mengumpulkan Data:

1. Guru menunjuk kelompok pelakon untuk


mempelajari skenario dalam waktu beberapa hari
sebelum pelaksanaan PBM di mulai(kerja sama dan
Tanggung jawab)
2. Siswa berlatih memperagakan skenario yang
diberikan oleh guru bersama kelompoknya dibantu
dengan mengamati tayangan video yang telah
diperoleh melalui kegiatan pembelajaran
sebelumnya. ( Interaktif )

Menalar ( Mengasosiasi ) :
Mendiskusikan Skenario
1. Guru dan siswa mendiskusikan mengenai skenario
yang akan dilakonkan oleh siswa serta memeriksa
kesiapan kelompok pengamat yang nantinya akan
membuat laporan analisa hasil pengamatannya
terhadap kelompok pelakon. ( Interaktif )

Melakonkan skenario
2. Memanggil para siswa yang sudah ditunjuk untuk
melakonkan skenario yang sudah dipersiapkan.
(Interaktif)
3. Kelompok pengamat bertugas untuk mengamati
kegiatan bermain peran yang sedang diperagakan
oleh kelompok pelakon. (Bertanggung jawab)
Mengkomunikasikan :
Menyimpulkan hasil penampilan
1. Setelah selesai menampilkan skenario, masing-
masing siswa di kelompok pengamat diberikan
lembar kerja untuk membahas / memberi penilaian
atas penampilan kelompok yang tampil.
2. Kelompok pengamat mempersentasekan hasil
analisanya di depan kelas(Komunikatif)

Mengevaluasi
2. Guru menanggapi dan memberikan masukan
tentang hasil analisa kelompok pengamat dan
menyimpulkan kegiatan bermain peran yang telah
ditampilkan oleh kelompok pelakon.

Kegiatan Penutup 1. Guru dan siswa menyimpulkan materi pelajaran 25 menit


yang telah dibahas bersama
2. Guru melaksanakan penilaian pengetahuan melalui
tes lisan dan tulisan.
3. Guru melakukan refleksi pelajaran
4. Guru menugaskan siswa membaca materi untuk
pertemuan selanjutnya.
5. Siswa melakukan pembersihan peralatan, media
dan ruangan.
6. Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada
pertemuan berikutnya.
7. Guru mengarahkan siswa untuk berdo’a sebelum
selesai pembelajaran.

Pertemuan Ke – 18 dan 19: 8 JP

Tahap Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Alokasi


Waktu

Kegiatan Pendahuluan 1. Melakukan pembukaan dengan salam dan berdoa 15 menit


untuk memulai pembelajaran
2. Memeriksa kebersihan lingkungan kelas
3. Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap
disiplin
4. Melakukan apersepsi berkaitan dengan materi
penyimpanan arsip sistem subject atau masalah.
5. Memberikan motivasi belajar tentang penyimpanan
arsip sistem subject atau masalah.
6. Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan
dicapai.

Kegiatan Inti Mengamati : 140 menit


Menyiapkan Skenario
1. Guru menyampaikan tentang penyimpanan arsip
sistem subject atau masalah.
2. Siswa mengamati dan memahami tentang
penyimpanan arsip sistem subject atau masalah.
(Rasa Ingin Tahu)

Membentuk Kelompok Siswa


3. Guru meminta siswa untuk mendengarkan
penjelasan mengenai permasalahan yang akan
dijadikan bahan bermain peran dan membagi siswa
dalam 2 kelompok yang terdiri dari kelompok
pelakon dan kelompok pengamat. (Rasa ingin tahu)

Menjelaskan Skenario
4. Guru membagikan skenario yang telah dirancang
pada pertemuan sebelumnyadan guru telah meminta
untuk mempelajarinya di rumahagar dapat
dilakukan kegiatan bermain peran mengenai sistem
penyimpanan abjad. ( Tanggung jawab )

Menanya :
1. Peserta didik menanyakan hal-hal yang belum di
fahami mengenai skenario yang telah dijelaskan
oleh guru. (Rasa ingin tahu)

Mengumpulkan Data:

1. Guru menunjuk kelompok pelakon untuk


mempelajari skenario dalam waktu beberapa hari
sebelum pelaksanaan PBM di mulai(kerja sama dan
Tanggung jawab)
2. Siswa berlatih memperagakan skenario yang
diberikan oleh guru bersama kelompoknya dibantu
dengan mengamati tayangan video yang telah
diperoleh melalui kegiatan pembelajaran
sebelumnya. ( Interaktif )

Menalar ( Mengasosiasi ) :
Mendiskusikan Skenario
1. Guru dan siswa mendiskusikan mengenai skenario
yang akan dilakonkan oleh siswa serta memeriksa
kesiapan kelompok pengamat yang nantinya akan
membuat laporan analisa hasil pengamatannya
terhadap kelompok pelakon. ( Interaktif )

Melakonkan skenario
2. Memanggil para siswa yang sudah ditunjuk untuk
melakonkan skenario yang sudah dipersiapkan.
(Interaktif)
3. Kelompok pengamat bertugas untuk mengamati
kegiatan bermain peran yang sedang diperagakan
oleh kelompok pelakon. (Bertanggung jawab)

Mengkomunikasikan :
Menyimpulkan hasil penampilan
1. Setelah selesai menampilkan skenario, masing-
masing siswa di kelompok pengamat diberikan
lembar kerja untuk membahas / memberi penilaian
atas penampilan kelompok yang tampil.
2. Kelompok pengamat mempersentasekan hasil
analisanya di depan kelas(Komunikatif)

Mengevaluasi
1. Guru menanggapi dan memberikan masukan
tentang hasil analisa kelompok pengamat dan
menyimpulkan kegiatan bermain peran yang telah
ditampilkan oleh kelompok pelakon.

Kegiatan Penutup 1. Guru dan siswa menyimpulkan materi pelajaran 25 menit


yang telah dibahas bersama
2. Guru melaksanakan penilaian pengetahuan melalui
tes lisan dan tulisan.
3. Guru melakukan refleksi pelajaran
4. Guru menugaskan siswa membaca materi untuk
pertemuan selanjutnya.
5. Siswa melakukan pembersihan peralatan, media
dan ruangan.
6. Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada
pertemuan berikutnya.
7. Guru mengarahkan siswa untuk berdo’a sebelum
selesai pembelajaran.

Pertemuan Ke – 20 dan 21: 8 JP

Tahap Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Alokasi


Waktu

Kegiatan Pendahuluan 1. Melakukan pembukaan dengan salam dan berdoa 15 menit


untuk memulai pembelajaran
2. Memeriksa kebersihan lingkungan kelas
3. Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap
disiplin
4. Melakukan apersepsi berkaitan dengan materi
penyimpanan arsip sistem nomor.
5. Memberikan motivasi belajar tentang penyimpanan
arsip sistem nomor.
6. Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan
dicapai.

Kegiatan Inti Mengamati : 140 menit


Menyiapkan Skenario
1. Guru menyampaikan tentang penyimpanan arsip
sistem nomor.
2. Siswa mengamati dan memahami tentang
penyimpanan arsip sistem nomor (Rasa Ingin Tahu)
Membentuk Kelompok Siswa
3. Guru meminta siswa untuk mendengarkan
penjelasan mengenai permasalahan yang akan
dijadikan bahan bermain peran dan membagi siswa
dalam 2 kelompok yang terdiri dari kelompok
pelakon dan kelompok pengamat. (Rasa ingin tahu)

Menjelaskan Skenario
4. Guru membagikan skenario yang telah dirancang
pada pertemuan sebelumnyadan guru telah meminta
untuk mempelajarinya di rumahagar dapat
dilakukan kegiatan bermain peran mengenai sistem
penyimpanan abjad. ( Tanggung jawab )

Menanya :
1. Peserta didik menanyakan hal-hal yang belum di
fahami mengenai skenario yang telah dijelaskan
oleh guru. (Rasa ingin tahu)

Mengumpulkan Data:

2. Guru menunjuk kelompok pelakon untuk


mempelajari skenario dalam waktu beberapa hari
sebelum pelaksanaan PBM di mulai(kerja sama dan
Tanggung jawab)
3. Siswa berlatih memperagakan skenario yang
diberikan oleh guru bersama kelompoknya dibantu
dengan mengamati tayangan video yang telah
diperoleh melalui kegiatan pembelajaran
sebelumnya. ( Interaktif )

Menalar ( Mengasosiasi ) :
Mendiskusikan Skenario
1. Guru dan siswa mendiskusikan mengenai skenario
yang akan dilakonkan oleh siswa serta memeriksa
kesiapan kelompok pengamat yang nantinya akan
membuat laporan analisa hasil pengamatannya
terhadap kelompok pelakon. ( Interaktif )

Melakonkan skenario
2. Memanggil para siswa yang sudah ditunjuk untuk
melakonkan skenario yang sudah dipersiapkan.
(Interaktif)
3. Kelompok pengamat bertugas untuk mengamati
kegiatan bermain peran yang sedang diperagakan
oleh kelompok pelakon. (Bertanggung jawab)

Mengkomunikasikan :
Menyimpulkan hasil penampilan
1. Setelah selesai menampilkan skenario, masing-
masing siswa di kelompok pengamat diberikan
lembar kerja untuk membahas / memberi penilaian
atas penampilan kelompok yang tampil.
2. Kelompok pengamat mempersentasekan hasil
analisanya di depan kelas(Komunikatif)

Mengevaluasi
1. Guru menanggapi dan memberikan masukan
tentang hasil analisa kelompok pengamat dan
menyimpulkan kegiatan bermain peran yang telah
ditampilkan oleh kelompok pelakon.

Kegiatan Penutup 1. Guru dan siswa menyimpulkan materi pelajaran 25 menit


yang telah dibahas bersama
2. Guru melaksanakan penilaian pengetahuan melalui
tes lisan dan tulisan.
3. Guru melakukan refleksi pelajaran
4. Guru menugaskan siswa membaca materi untuk
pertemuan selanjutnya.
5. Siswa melakukan pembersihan peralatan, media
dan ruangan.
6. Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada
pertemuan berikutnya.
7. Guru mengarahkan siswa untuk berdo’a sebelum
selesai pembelajaran.

I. Instrumen Penilaian

1. Teknik Penilaian :
a. Sikap
Bentuk Butir Waktu
No. Teknik Keterangan
Instrumen Instrumen Pelaksanaan
1. Observasi Pengamatan Lihat Saat dan setelah
langsung Lampiran 2 pembelajaran
berlangsung

b. Pengetahuan
Bentuk Butir Waktu
No. Teknik Keterangan
Instrumen Instrumen Pelaksanaan
1. Lisan Pertanyaan Saat
langsung pembelajaran
berlangsung
2. Tertulis EssayTest Lihat Setelah
Lampiran 2 pembelajaran
usai

c. Keterampilan
Bentuk Butir Waktu
No. Teknik Keterangan
Instrumen Instrumen Pelaksanaan
Bentuk Butir Waktu
No. Teknik Keterangan
Instrumen Instrumen Pelaksanaan
1. Praktik Penugasan Lihat Saat
Lampiran 2 pembelajaran
berlangsung
dan/atau setelah
usai

2. Bentuk:
 Observasi : Lembar pengamatan aktivitas peserta didik ( Terlampir )
 Test tertulis : EssayTest (Terlampir)
 Praktek : Penugasan (Terlampir)

3. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan


a. Pembelajaran Remedial
Kegiatan pembelajaran remedial diperuntukkan bagi peserta didik yang belum
mencapai KKM sesuai hasil analisis penilaian yang dilaksanakan dalam bentuk:
Pembelajaran ulang
Bimbingan perorangan
Belajar kelompok
Pemanfaatan tutor sebaya

b. Pembelajaran Pengayaan

Bagi siswa yang nilainya mencapai batas KKM, diberikan materi pelajaran
masih dalam cakupan KD dengan pendalaman dan pengembangan materi lebih
luas sebagai pengetahuan tambahan.
Bagi siswa yang mencapai nilai maksimum atau melebihi KKM, diberikan
materi melebihi cakupan KD dengan pendalaman sebagai pengetahuan
tambahan.

Disahkan Oleh : Diperiksa Oleh : Medan, 30 Agustus 2018


Kepala Sekolah, Waka Kurikulum, Guru Mata Pelajaran,

……………………………. ……………………………. …………………………….


NIP. NIP. NIP.
LAMPIRAN 1 : MATERI PEMBELAJARAN

SISTEM PENYIMPANAN ARSIP

Arsip adalah catatan rekaman kegiatan atau sumber informasi dengan berbagai macam
bentuk yang dibuat oleh lembaga, organisasi maupun perseorangan dalam rangka pelaksanaan
kegiatan.
Arsip dapat berupa surat, warkat, akta, piagam, buku, dan sebagainya yang dapat dijadikan
bukti shahih untuk suatu tindakan dan keputusan. Dengan adanya perkembangan teknologi, arsip
dapat berbentuk audio, video dan digital.Mengingat jumlah arsip yang semakin banyak dibuat dan
diterima oleh lembaga, organisasi, badan maupun perseorangan maka diperlukan manajemen
pengelolaan arsip yang lebih dikenal dengan sistem kearsipan melalui beberapa pekerjaan atau
kegiatan untuk mengelola arsip yang ada.
Sistem kearsipan yang diselenggarakan secara optimal akan memperlancar kegiatan dan
tujuan lembaga, organisasi, badan maupun perseorangan.
Menurut WursantoSistem penyimpanan arsip adalah rangkaian tata cara dan langkah-
langkah yang harus dilaksanakan dalam menyimpan warkat-warkat, sehingga bilamana diperlukan
lagi warkat-warkat itu dapat ditemukan kembali secara cepat.

1. SISTEM ABJAD / ALPHABETICAL FILLING SYSTEM

Pada sistem penyimpanan arsip ini merupakan salah satu sistem penataan berkas yang
menggunakan metode penyusunan berdasarkan abjad secara berurutan dari A sampai dengan Z
dengan berpedoman pada peraturan mengindeks.
A. Penataan File Dengan Sistem Abjad

Guide
Berfungsi membantu petugas dalam menyimpan dan menemukan kembali suatu arsip diantara
arsip-arsip yang lain. Macam-macam guide antara lain : Guide utama/guide primer, guide
pembantu, guide keluar/lembar keluar.

Folder
Ada 3 jenis folder yang digunakan dalam sistem abjad: Folder campuran, Folder individu, dan
Folder khusus.

Persiapan penataan arsip berdasarkan abjad adalah :


a. Paham peraturan mengindeks.
b. Menyiapkan lembar tunjuk silang (bila perlu).
c. Menyiapkan peralatan arsip.

Keuntungan Sistem Filling Abjad yakni :


 Dapat langsung menempatkan berkas pada tempat penyimpanannya.
 Petunjuk penataan berkas sederhana dan mudah dipahami.
 Tunjuk silang sangat mudah diterapkan.
 Kesalahan berkas mudah dicek ditempat berkas dengan abjad yang sama.
 Biaya pelaksanaannya lebih murah.

Kerugian Sistem Filling Abjad yakni :


 Ada kemungkinan salah penempatan berkas jika tidak mengikuti aturan secara
konsisten.
 Mudah mengubah beberapa alfabet dalam surat.
 Tunjuk silang yang berlebihan akan membuat penyimpanan cepat penuh/sesak.
 Pemberian label pada folder memakan banyak tenaga.

B. Langkah Langkah Penyimpanan Arsip Sistem Abjad


Adapun langkah – langkah dalam melakukan penyimpanan sistem abjad adalah sebagai
berikut :
1. Penampungan
2. Penelitian
3. Pengindeksan
4. Pengkodean
5. Penyortiran
6. Penyimpanan

C. Prosedur Penemuan Kembali Arsip Yang Di Simpan dengan Sistem Abjad


1. Teliti arsip yang diminta
2. Isi bon peminjaman
3. Bergeraklah menuju tempat penyimpanan
4. Cari arsip ke filling cabinet sesuai kode arsip
5. Ambil arsip yang diminta
6. Tempatkan out guide atau out sheet ditempat arsip yang diambil
7. Serahkan arsip kepada yang memerlukan

2. SISTEM NOMOR / NUMERICAL FILLING SYSTEM


Sistem penyimpanan arsip ini merupakan sistem penyimpanan warkat yang berdasarkan
kode nomor sebagai pengganti dari nama orang atau badan, yang disebut juga inderect filing
system (karena penentuan nomor yang akan digunakan memerlukan pengelompokan masalahnya
terlebih dahulu).

A. Persiapan penataan arsip berdasarkan nomor


a. Menyusun pola klasifikasi arsip.
b. Menyiapkan peralatan arsip.

B. Kebaikan dan Kelemahan filling sistem nomor

Kelebihan Sistem Filling Nomor :


 Penyimpanan dapat lebih teliti, cermat, dan teratur.
 Penyimpanan dapat lebih cepat dan tepat.
 Sederhana dan mudah dilaksanaka.
 Dapat dipakai untuk segala macam surat/warkat/dokumen.
 Nomor dokumen dapat dipergunakan sebagai referensi dalam korespondensi.
 Nomor map atau dokumen dapat diperluas tanpa batas.

Kelemahan Sistem Filling Nomor :


 Lebih banyak waktu dipergunakan untuk mengindeks.
 Banyaknya map untuk surat-surat beraneka ragam, dapat menimbulkan kesulitan.
 Perlu ruangan yang luas dan memadai untuk menyimpan arsip yang banyak.

Ada dua macam filing system nomor, yaitu filing system nomor Dewey dan filing system
nomor Terminal Digit.

1). Filing System Nomor Dewey


Filing system nomor dewey disebut juga system decimal. Dalam sistem ini yang harus
dilakukan meliputi hal-hal berikut :
1) Merancang daftar klasifikasi nomor
Daftar klasifikasi adalah daftar yang memuat segala persoalan kegiatan yang terdapat dalam
kantor/perusahaan. Persoalan kegiatan ini dikelompokkan lalu diberi nomor kode.
2) Menyiapkan dan menyusun perlengkapan
3) Penyimpanan Surat

2) Filing System Nomor Terminal Digit


Filing system nomor terminal digit adalah sistem kearsipan yang memakai nomor urut
dalam buku arsip.Dalam filing system ini yang perlu diperhatikan ialah sebagai berikut :
1) Menyiapkan perlengkapan
2) Penyimpanan surat

3. SISTEM TANGGAL/CHRONOLOGICAL FILLING SYSTEM

Sistem penyimpanan arsip ini merupakan salah satu sistem penataan berkas berdasarkan
urutan tanggal, bulan dan tahun yang mana pada umumnya tanggal dijadikan pedoman termasuk
diperhatikan dari datangnya surat. Kemudian arsip atau file disusun berdasarkan waktu dengan
frekuensi tertentu, misalnya harian, mingguan, atau bulanan bahkan per tahun berdasarkan
keperluan.

A. Persiapan penataan arsip berdasarkan tanggal


a. Menentukan pembagian tanggal, bulan dan tahun.
b. Menyiapkan peralatan arsip.

B. Kelebihan dan kekurangan filling sistem tanggal

Kelebihan sistem tanggal yaitu :


 Cocok untuk pengolah yang kegiatannya berkaitan dengan tanggal jatuh tempo.
 Sederhana dan mudah diterapkan karena tanpa klasifikasi.

Kekurangan sistem kronologis atau tanggal yaitu :


 Akan terjadi kesulitan dalam penemuan kembali arsip apabila peminjam menyebutkan
perihal arsip.
 Orang sering lupa dengan tanggal surat terutama tanggal penyimpanan.
 Tidak semua unit pengolahan dalam organisasi itu cocok menetapkan sistem ini.
 Agar mudah mengatur letak arsip dalam folder maka pembuatan kode tidak dapat murni
100% tetapi harus ditambahkan dengan kode abjad.
4. SISTEM WILAYAH/GEOGRAPHICAL FILLING SYSTEM
Sistem penyimpanan arsip wilayah atau geografis adalah suatu sistem penyimpanan arsip
berdasarkan pembagian wilayah atau daerah yang menjadi alamat suatu surat.
Surat disimpan dan ditemukan kembali menurut kelompok atau tempat penyimpanan berdasarkan
geografi / wilayah / kota dari surat berasal dan tujuan surat dikirim.
Dalam penyimpanannya menurut sistem ini harus dibantu dengan sistem abjad atau sistem
tanggal. Sama halnya dengan subjek atau nomor, susunan guide dan foldernya diatur menurut
tingkatan tempat.Sebagai contoh adalah :
Indonesia (Negara)
Sumatera (Provinsi)
Liot (Kabupaten)
Muaraenim (Ibukota Kabupaten)

Kelebihan sistem wilayah adalah :


 Mudah mencari keterangan bila letak wilayah telah di ketahui.
 Apabila terjadi penyimpanan-penyimpanan arsip, dapat segera di ketahui.

Kelemahan sistem wilayah adalah :


 Kemungkinan besar terjadi salah penyimpanan, apabila petugas tidak memiliki
wawasan/pengetahuan tentang geografi.
 Harus mengetahui letak geografi/wilayah meskipun dalam surat tidak dicantumkan secara
lengkap.
 Perlu adanya guidance/ semacam buku petunjuk yang menggambarkan batas-batas wilayah
yang menjadi wewenang dan tanggung jawab masing-masing cabang.

5.SISTEM SUBJEK/SUBJECTICAL FILLING SYSTEM

Sistem subjek merupakan suatu sistem penyimpanan arsip berdasarkan masalah


dimana surat-surat dikelompokkan kedalam daftar indeks untuk ditentukan masalah-masalah
yang pada umumnya terjadi. Ada 2 macam sistem subjek, yaitu sistem subjek murni (berdasarkan
urutan abjad) dan sistem subjek bernotasi (berdasarkan notasi atau kode tertentu).
A. Prosedur penyimpanan sistem subyek
Adapun tata cara penyimpanan sistem subjek adalah :
1) Memeriksa
2) Mengindeks
3) Mengkode
4) Menyortir

Langkah - langkah pembuatan klasifikasi masalah :


 Pahami tugas pokok dan fungsi utama yang ada dalam organisasi yang bersangkutan.
 Identifikasilah masala pokok yang sesuai dengn tugas dan fungsi lembaga
 Bagilah setiap pokok masalah menjadi sub pokok masalah utama.
 Berikan kode pada pokok masalah utama, sub dari pokok masalah utama dan sub dari sub
pokok masalah utama.

Kelebihan Sistem Subyek adalah :


 Mudah mencari keterangan bila perihalnya saja yang ingin diketahui.
 Dapat dikembangkan dengan tidak terbatasnya judul dan susunannya.

Kekurangan Sistem Subyek adalah :


 Sulit mengklasifikasi apabila terdapat aneka ragam perihal yang hampir sama padahal berbeda
satu sama lain.
 Kurang cocok untuk bermacam jenis surat.
LAMPIRAN 2 : INSTRUMEN PENILAIAN

A. INSTRUMEN PENILAIAN SIKAP

Nama Satuan pendidikan : SMK NEGERI 1 PAKKAT


Tahun pelajaran : 2018 /2019
Kelas/Semester :X/1
Mata Pelajaran : Kearsipan

Prilaku yang diamati


No. Tanggal Nama Siswa Jumlah Nilai Predikat
1 2 3 4 5 6 7 8

Keterangan :
1. Tidak terlambat mengikuti pelajaran
2. Membawa buku pelajaran
Rentang skor 1 - 4
3. Buku catatan rapi Predikat :
4. Mengerjakan tugas sesuai petunjuk
Amat Baik (A) : 86 - 100
5. Mandiri dalam ujian (tidak mencontek) Baik (B) : 76 - 85
6. Tidak memaksakan kehendak dalam diskusi Cukup (C) : 60 - 75
7. Santun dalam berkomunikasi Kurang (D) : < 59
8. Menyerahkan tugas tepat waktu

Nilai = (skor perolehan:skor maks) x 100


B. SOAL PENGETAHUAN
KISI-KISIDAN SOAL

Bidang Keahlian : Bisnis dan Manajemen


Program Keahlian : Manajemen Perkantoran
Kompetensi Keahlian : Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran
Mata Pelajaran : Kearsipan
Kompetensi Dasar : 3.7 Menerapkan penyimpanan arsip sistem abjad, kronologis, geografis, nomor, dan subjek
4.7 Melakukan penyimpanan arsip sistem abjad, kronologis, geografis, nomor, dan subjek

Bentuk No
KD IPK Materi Pokok Indikator Soal Butir Soal
Soal Soal
3.7 Menerapkan 3.7.1 Menjelaskan Sistem 1. Siswa mampu Essay 1. Apa yang kamu ketahui tentang dengan sistem
penyimpana sistem Penyimpanan menjelaskan penyimpanan arsip !
n arsip penyimpanan Arsip sistem
sistem arsip penyimpanan
abjad, arsip
kronologis,
geografis,
nomor, dan 3.7.2 Mengidenfikasi 1. Siswa mampu 2. Hal – hal apa saja yang harus diperhatikan dalam
subjek tahap - tahap mengidentifikasi penyimpanan arsip dengan ke lima sistem
penyimpanan tahap – tahap penyimpanan arsip ?
arsip penyimpanan
berdasarkan arsip
sistem berdasarkan
penyimpanan sistem
penyimpanan
Bentuk No
KD IPK Materi Pokok Indikator Soal Butir Soal
Soal Soal
3.7.3 Mendeskripsikan 1. Siswa mampu 3. Bagaimana prosedur penyimpanan arsip dengan
langkah – mendeskripsikan sistem kronologis dilakukan ? Berikan contoh
langkah langkah – organisasi yang memakai sistem kronologis !
penyimpanan langkah
arsip dengan penyimpanan
sistem abjad, arsip dengan
kronologis, sistem
geografis, nomor kronologis
dan subjek
2. Siswa mampu 4. Mengapa pada penyimpanan arsip sistem subjek
mendeskripsikan harus dilakukan berdasarkan daftar klasifikasi
langkah – masalah ? Jelaskan !
langkah
penyimpanan
arsip dengan
sistem subjek

5. Bagaimana prosedur penyimpanan arsip dengan


3. Siswa mampu sistem nomor dilakukan ? Berikan contoh
mendeskripsikan organisasi yang memakai sistem nomor !
langkah –
langkah
penyimpanan
arsip dengan
sistem nomor
C. SOAL KETERAMPILAN

Materi Bentuk No.


KD IPK Indikator Soal Butir Soal
Pokok Soal Soal
4.7 Melakukan 4.7.1 Mengidentifikasi arsip - Prosedur 1. Siswa dapat Penugasan 1. Intruksi :
penyimpan arsip sesuai dengan Penyimpanan mengidentifi Anda adalah sekretaris di PT. Harapan
an arsip kaidah sistem Arsip kasi arsip Sentosa Jln. Palangkaraya No. 57 A
sistem penyimpanan yang sesuai Jakarta Pusat. Pimpinan anda bernama
abjad, ditetapkan dengan Bapak Renaldi Surya Putra, M.PSi
kronologis, 4.7.2 Mengklasifikasi arsip - kaidah beliau menjabat sebagai Manajer
geografis, arsip sesuai dengan penyimpana Personalia di perusahaan tersebut. Saat
nomor, dan ketentuan yang ditetapkan n yang ini telah tersedia 10 surat yang terdiri
subjek 4.7.3 Menyimpan arsip - arsip dilakukan dari surat – surat masuk dan keluar.
pada tempatnya sesuai
dengan ketentuan sistem 2. Siswa dapat Tugas :
penyimpanan yang melakukan 1. Anda diminta untuk menyimpan
digunakan penyimpana surat – surat yang masuk
n arsip arsip berdasarkan sistem penyimpanan
- arsip pada arsip yang diterapkan di perusahaan
tempatnya yaitu sistem subject atau masalah !
sesuai 2. Lakukanlah rangkaian kegiatan
dengan penyimpanan arsip tersebut sesuai
ketentuan prosedur yang telah anda pelajari !
sistem 3. Gunakan peralatan dan bahan
penyimpana kearsipan sesuai dengan SOP !
n yang 4. Lengkapi kegiatan tersebut dengan
digunakan pembuatan daftar klasifikasi arsip
sistem subject atau masalah !
D. RUBRIK PENILAIAN PENGETAHUAN
1. Bobot Penilaian Soal Essay

Bobot Kriteria Pensekoran


No. Butir Pertanyaan Nilai Akhir
soal 0 5 10 15 20 25
1. Uraikanlah tahap – tahap dalam penanganan surat
15
keluar !
2. Bagaimana langkah – langkah penanganan surat keluar
20
penting dengan sistem kartu kendali dilakukan ?
3. Mengapa penanganan surat keluar pada surat penting,
20
biasa dan rahasia dilakukan secara berbeda ?
4. Uraikanlah prosedur penanganan surat keluar dengan
20
sistem buku agenda !
5. Dalam penanganan surat keluar pada saat surat akan
didistribusikan maka sebagai bukti bahwa surat sudah
dikirim harus disertai dengan ekspedisi. Mengapa
25
demikian ? Dan apa yang harus dilakukan jika surat
tidak sampai atau terdapat kesalahan dalam pengiriman
surat ?

Jumlah skor maksimal = 100


b. Rubrik Penilaian (Pengetahuan/Pemahaman) Soal Essay

Soal No. 1

Jika peserta didik mampu menjawab dengan jelas / tepat sesuai dengan kajian teori pada
Skor 15
materi pembelajaran atau buku teks pelajaran

Jika peserta didik mampu menjawab dengan jelas / mendekati kajian teori pada materi
Skor 10
pembelajaran atau buku teks pelajaran

Jika peserta didik menjawab tidak terlalu jelas / tepat dengan kajian teori pada materi
Skor 5
pembelajaran atau buku teks pelajaran

Skor 0 Jika peserta tidak menjawab satupun pertanyaan yang diberikan

Soal No. 2 - 4

Jika peserta didik mampu menjawab dengan jelas / tepat sesuai dengan kajian teori pada
Skor 20
materi pembelajaran atau buku teks pelajaran
Jika peserta didik mampu menjawab dengan jelas / mendekati kajian teori pada materi
Skor 15
pembelajaran atau buku teks pelajaran
Jika peserta didik menjawab tidak terlalu jelas / tepat dengan kajian teori pada materi
Skor 10
pembelajaran atau buku teks pelajaran
Jika peserta didik menjawab tidak sesuai dengan kajian teori pada materi pembelajaran
Skor 5
atau buku teks pelajaran
Skor 0 Jika peserta tidak menjawab satupun pertanyaan yang diberikan
Soal No. 5

Jika peserta didik mampu menjawab dengan jelas / tepat sesuai dengan kajian teori pada
Skor 25
materi pembelajaran atau buku teks pelajaran

Jika peserta didik mampu menjawab dengan jelas / mendekati kajian teori pada materi
Skor 20
pembelajaran atau buku teks pelajaran

Jika peserta didik menjawab tidak terlalu jelas / tepat dengan kajian teori pada materi
Skor 15
pembelajaran atau buku teks pelajaran

Jika peserta didik menjawab tidak sesuai dengan kajian teori pada materi pembelajaran
Skor 10
atau buku teks pelajaran
Skor 0 Jika peserta tidak menjawab satupun pertanyaan yang diberikan

Penentuan Nilai :

Nilai = Skor Yang Diperoleh x 100


Skor Maksimum
E. RUBRIK PENILAIAN KETERAMPILAN

. a. Lembar Pengamatan aktivitas siswa pada saat diskusi dan presentasi

ASPEK PENGAMATAN
NAMA JUMLAH
NO. NILAI KET
SISWA MENGKOMUNIKASIKAN BOBOT SKOR
KERJASAMA TOLERANSI KEAKTIFAN
PENDAPAT IDE

KKM : 75
Keterangan Skor : Skor Perolehan Nilai = x 100
Masing - masing kolom diisi dengan kriteria : Skor Maksimal Kriteria Nilai
4 = Baik Sekali A = 91 - 100 Baik sekali
3 = Baik B = 85 - 90 Baik
2 = Cukup C = 75 – 84 Cukup
1 = Kurang D = < atau = 74 Kurang
b. Lembar Penilaian Pengamatan Presentasi

ASPEK PENILAIAN
NAMA JUMLAH
NO. NILAI KET
SISWA SISTEMATIKA GESTUR DAN SKOR
KOMUNIKASI WAWASAN KEBERANIAN ANTUSIAS
PENYAMPAIAN PENAMPILAN

a. Lembar Penilaian Pengamatan Penyelesaian Tugas Praktek

ASPEK PENILAIAN
NAMA JUMLAH
NO. PENGISISAN PENGISISAN NILAI KET
SISWA SISTEMATIKA KETEPATAN SKOR
KARTU BUKU KEBERSIHAN KETEPATAN
PENULISAN TAHAPAN
KENDALI AGENDA

KKM : 75
Keterangan Skor : Skor Perolehan Nilai = x 100
Masing - masing kolom diisi dengan kriteria : Skor Maksimal Kriteria Nilai
4 = Baik Sekali A = 91 - 100 Baik sekali
3 = Baik B = 85 - 90 Baik
2 = Cukup C = 75 – 84 Cukup
1 = Kurang D = < atau = 74 Kurang
c. Lembar Penilaian Keterampilan

Nama Peserta : ……………………………


Kelas : ……………………………
Materi Pokok : ……………………………

Skor Pencapaian
Kompetensi
No. Komponen/aspek yang dinilai
1 2 3 4

I. Persiapan :

1.

2.

3.

4.

II. Proses / Hasil Kerja / Produk :

1.

2.

3.

4.
Skor Pencapaian
Kompetensi
No. Komponen/aspek yang dinilai
1 2 3 4

I. Persiapan :

III Sikap Kerja / Simulasi :

1.

2.

3.

4.

III Waktu :

1.

2.

3.

4.

𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑃𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛 𝑆𝑘𝑜𝑟


𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 = 𝑋 100
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑀𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙
d. Pengolahan Nilai Keterampilan :

Nilai Praktik(NP)

Proses dan Hasil


Persiapan Sikap Kerja Waktu ∑ NK
Kerja

1 2 3 5 6

Skor Perolehan

Skor Maksimal

Bobot 10% 60% 20% 10%

NK

Keterangan :

 Skor Perolehan merupakan penjumlahan skor per komponen penilaian


 Skor Maksimal merupakan skor maksimal per komponen penilaian
 Bobot diisi dengan persentase setiap komponen. Besarnya persentase dari setiap komponen ditetapkan secara proposional sesuai
karakteristik kompetensi keahlian. Total bobot untuk komponen penilaian adalah 100
 NK = Nilai Komponen merupakan perkalian dari skor perolehan dengan bobot dibagi skor maksimal

∑ 𝐒𝐤𝐨𝐫𝐏𝐞𝐫𝐨𝐥𝐞𝐡𝐚𝐧
𝐍𝐊 = × 𝐁𝐨𝐛𝐨𝐭
𝐒𝐤𝐨𝐫𝐌𝐚𝐤𝐬𝐢𝐦𝐚𝐥

 NP = Nilai Praktik merupakan penjumlahan dari NK


F. REKAPITULASI PENILAIAN AKHIR

Aspek – aspek yang dinilai Nilai =


Paraf
No. Nama Peserta Didik P+A Keterangan
Guru
Sikap Pengatahuan Keterampilan 2