Anda di halaman 1dari 20

SILABUS BAHASA INDONESIA

KELAS VII
SMPIT AL KAHFI REMBANG

OLEH
ERMIN WIDI ASTUTIK, S.Pd.

TAHUN AJARAN 2018/2019


SEKOLAH : SMPIT AL KAHFI REMBANG
KELAS/SEMESTER : VII/ 1
TAHUN PELAJARAN : 2018/2019
MATA PELAJARAN : BAHASA INDONESIA

KOMPETENSI INTI
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, santun, percaya diri, peduli, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan
perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, dan kawasan regional.
3. Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif pada tingkat teknis dan spesifik sederhana berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, dan kenegaraan terkait fenomena dan kejadian tampak
mata.
4. Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, dan komunikatif, dalam ranah konkret dan ranah
abstrak sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang teori.

ALOKASI
KOMPETENSI DASAR MATERI POKOK PEMBELAJARAN PENILAIAN SUMBER BELAJAR
WAKTU
3.1 Mengidentifikasi 1) Pengertian teks deskripsi 1) Mengamati model-model teks deskripsi. Teknik: tes tertulis 6 jp 1) Harsiati,.Titik dkk.2016. Buku
informasi dalam teks 2) Isi teks deskripsi 2) Menanyakan pengertian dari model-model teks Bentuk instrumen: Siswa Bahasa Indonesia
deskripsi tentang objek 3) Ciri umum teks deskripsi dari tersebut. uraian SMP/MTs Kelas 7. Jakarta:
(sekolah, tempat wisata, Instrumen tes:
segi isi dan tujuan komunikasi 3) Merumuskan pengertiaan dan menjelaskan isi teks Pusat Kurikulum dan
tempat bersejarah, dan - Soal
atau suasana pentas seni 4) Ciri teks deskripsi dari aspek deskripsi. Perbukuan Kementerian,
- Kunci jawaban
daerah) yang didengar kebahasaan 4) Mendaftar ciri umum teks deskripsi yang mencakup Balitbang, Kemdikbud, hlm. 1-
- Rubrik
dan dibaca 5) Jenis teks deskripsi segi isi dan tujuan komunikasi. 10.
penilaian
5) Mengerjakan sejumlah kegiatan secara berkelompok 2) Harsiati,.Titik dkk. 2016. Buku
- pedoman
dan individual untuk menentukan isi dan ciri-cirinya Guru Bahasa Indonesia
penilaian
berdasarkan struktur dan kaidah-kaidahnya SMP/MTs Kelas 7. Jakarta:
kebahasaan. Pusat Kurikulum dan
6) Mengidentifikasi model teks deskripsi lainnya dari Perbukuan Kementerian,
berbagai sumber untuk mengelompokkan jenis teks Balitbang, Kemdikbud, hlm.
deskripsi. 38-39.
7) Mengomunikasikan hasil diskusi kelompok di
hadapan kelompok lain.

4.1 Menentukan isi teks 1) Pemetaan isi teks deskripsi 1) Mengamati beberapa teks deskripsi Teknik: penilaian 6 jp 1) Harsiati,.Titik dkk.2016. Buku
deskripsi objek (tempat 2) Pertanyaan isi teks deskripsi 2) Menanyakan hal-hal yang terkait dengan teks produk Siswa Bahasa Indonesia
wisata, tempat 3) Penentuan isi teks deskripsi deskripsi. Instrumen: SMP/MTs Kelas 7. Jakarta:
bersejarah, suasana - Soal
4) Perbandingan isi dua teks yang 3) Mengisi kotak kosong dalam peta Pusat Kurikulum dan
pentas seni daerah, dll) - Kunci jawaban
berbeda. 4) Mengerjakan sejumlah kegiatan secara berkelompok Perbukuan Kementerian,
yang didengar dan - Rubrik
dibaca untuk menentukan isi teks deskripsi. Balitbang, Kemdikbud, hlm.
penilaian
5) Mengerjakan sejumlah kegiatan individual untuk 12-17.
- pedoman
membandingkan isi dua teks deskripsi yang berbeda. 2) Harsiati,.Titik dkk. 2016. Buku
penilaian
6) Menyampaikan hasil diskusi secara lisan di depan Guru Bahasa Indonesia
kelas. SMP/MTs Kelas 7. Jakarta:
Pusat Kurikulum dan
Perbukuan Kementerian,
Balitbang, Kemdikbud, hlm.
38-39.

3.2 Menelaah struktur dan 1) Fungsi sosial teks deskripsi 1) Mengamati model struktur teks deskripsi. Teknik: tes tertulis 6 jp 1) Permendikbud Nomor 50
kaidah kebahasaan dari 2) Struktur teks deskripsi. 2) Membaca teks deskripsi untuk ditelaah struktur dan Bentuk instrumen: Tahun 2015 tentang Pedoman
teks deskripsi tentang 3) Pola pengembangan teks kaidah-kaidah kebahasaannya. uraian Umum Bahasa Indonesia.
Instrumen tes:
objek (sekolah, tempat deskripsi 3) Menanyakan istilah –istilah dari struktur teks 2) Pusat Bahasa. 2008. Kamus
- Soal
wisata, tempat 4) Ciri-ciri dari setiap bagian teks deskripsi. Bahasa Indonesia. Jakarta:
- Kunci jawaban
bersejarah, dan atau deskripsi. 4) Menemukan pola pengembangan teks deskripsi. Depdiknas.Permendikbud
- Rubrik
suasana pentas seni 5) Telaah penggunaan bahasa pada 5) Menanyakan ciri-ciri setiap bagian teks deskripsi. Nomor 50 Tahun 2015 tentang
penilaian
daerah) yang didengar teks deskripsi. 6) Membaca teks deskripsi untuk ditelaah struktur dan Pedoman Umum Bahasa
- pedoman
dan dibaca. 6) Perbaikan penggunaan bahasa kaidah-kaidah kebahasaannya. Indonesia.
penilaian
dalam teks deskripsi 7) Secara berkelompok dan individu, siswa berdiskusi 3) Pusat Bahasa. 2008. Kamus
untuk menemukan dan memperbaiki kesalahan Bahasa Indonesia. Jakarta:
penggunaan bahasa pada teks deskripsi. Depdiknas.
8) Mengomunikasikan hasil diskusi.

4.2 Menyajikan data, 1) Langkah-langkah menyusun 1) Mengamati contoh teks deskripsi. Teknik: penilaian 9 jp 1) Harsiati,.Titik dkk.2016. Buku
gagasan, kesan dalam teks deskripsi 2) Menanyakan bagaimana cara menyusun teks praktik Siswa Bahasa Indonesia
Instrumen:
bentuk teks deskripsi 2) Penulisan teks deskripsi deskripsi. - Soal SMP/MTs Kelas 7. Jakarta:
tentang objek (sekolah, dengan memperhatikan pilihan 3) Berdiskusi menentukan langkah-langkah menyusun - Kunci jawaban Pusat Kurikulum dan
tempat wisata, tempat kata, kelengkapan struktur, dan teks deskripsi. - Rubrik Perbukuan Kementerian,
bersejarah, dan atau kaidah penggunaan kata 4) Secara berkelompok dan individu, siswa berdiskusi penilaian Balitbang, Kemdikbud, hlm.
suasana pentas seni kalimat/ tanda baca/ejaan menulis teks deskripsi berdasarkan hasil pengamatan - pedoman 36-39.
daerah) secara tulis dan 3) Penyajian secara lisan teks terhadap suatu objek dengan memperhatikan pilihan penilaian 2) Harsiati,.Titik dkk. 2016. Buku
lisan dengan deskripsi dalam konteks kata, kelengkapan struktur, dan kaidah penggunaan Guru Bahasa Indonesia
memperhatikan struktur, pembawa acara televisi kata. SMP/MTs Kelas 7. Jakarta:
kebahasaan baik secara mendeskripsikan objek 5) Menyajikan teks deskripsi berdasarkan hasil Pusat Kurikulum dan
lisan dan tulis pengamatan terhadap sebuah objek lingkungan. Perbukuan Kementerian,
6) Melakukan penyuntingan terhadap teks deskripsi Balitbang, Kemdikbud, hlm.
teman 42-43.

3.3 Mengidentifikasi unsur- 1) Pengertian cerita fantasi. 1) Mengamati model-model teks narasi. Teknik: penugasan 6 jp 1) Harsiati,.Titik dkk.2016. Buku
unsur cerita fantasi yang 2) Ciri cerita fantasi sebagai 2) Menanyakan maksud dari teks narasi/fantasi. Bentuk instrumen: Siswa Bahasa Indonesia
dibaca dan didengar salah satu jenis teks narasi. 3) Mendaftar isi, kata ganti, konjungsi (kemudian, uraian SMP/MTs Kelas 7. Jakarta:
3) Ciri tokoh, latar, alur, dan Instrumen tes:
seketika, tiba-tiba, sementara itu), kalimat yang Pusat Kurikulum dan
tema pada cerita fantasi dan - Soal
menunjukkan buktinya pada menunjukkan rincian latar, watak, peristiwa, kalimat Perbukuan Kementerian,
- Kunci jawaban
teks yang dibaca/didengar. langsung dan tidak langsung pada teks cerita fantasi Balitbang, Kemdikbud, hlm.
- Rubrik
4) Jenis cerita fantasi dan secara kritis. 43-54.
penilaian
menunjukkan bukti pada teks 4) Mendiskusikan ciri umum teks cerita fantasi, tujuan 2) Harsiati,.Titik dkk. 2016. Buku
yang dibaca/didengar. - pedoman
komunikasi cerita fantasi, struktur teks cerita fantasi. Guru Bahasa Indonesia
penilaian
5) Menyampaikan secara lisan hasil diskusi ciri umum SMP/MTs Kelas 7. Jakarta:
cerita fantasi tujuan komunikasi, dan ragam/jenis Pusat Kurikulum dan
cerita fantasi, struktur cerita fantasi. Perbukuan Kementerian,
6) Menentukan jenis cerita fantasi dan menunjukkan Balitbang, Kemdikbud, hlm.
bukti pada teks yang dibaca/didengar. 53-54.

4.3 Menceritakan kembali 1) Tokoh dan latar cerita fantasi. 1) Membaca teks cerita fantasi. Teknik: penilaian 6 jp 1) Harsiati,.Titik dkk.2016. Buku
isi teks narasi (cerita 2) Urutan cerita fantasi. 2) Menanyakan pengertian dan jenis tokoh dan latar praktik Siswa Bahasa Indonesia
imajinasi) yang 3) Simpulan tokoh dan latar dalam cerita fantasi. Instrumen: SMP/MTs Kelas 7. Jakarta:
didengar dan dibaca cerita fantasi. - Soal
3) Menentukan tokoh dan latar cerita fantasi. Pusat Kurikulum dan
secara lisan, tulis, dan 4) Simpulan urutan cerita - Kunci jawaban
visual fantasi. 4) Menentukan urutan cerita fantasi. Perbukuan Kementerian,
- Rubrik
5) Penceritaan kembali cerita 5) Secara berkelompok siswa berdiskusi menyimpulkan Balitbang, Kemdikbud, hlm.
penilaian
fantasi isi cerita fantasi lisan/ tokoh dan latar cerita fantasi. 54-60.
- pedoman
tulis. 6) Secara berkelompok siswa berdiskusi menyimpulkan penilaian 2) Harsiati,.Titik dkk. 2016. Buku
urutan cerita fantasi. Guru Bahasa Indonesia
7) Menceritakan kembali isi cerita fantasi lisan/ tulis. SMP/MTs Kelas 7. Jakarta:
Pusat Kurikulum dan
Perbukuan Kementerian,
Balitbang, Kemdikbud, hlm.
54-55.

3.4 Menelaah struktur dan 1) Struktur cerita fantasi. 1) Mendata struktur teks cerita fantasi. Teknik: tes tertulis 9 jp 1) Harsiati,.Titik dkk.2016. Buku
kebahasaan teks narasi 2) Ciri bagian-bagian pada 2) Menanyakan hubungan masing-masing struktur teks Bentuk instrumen: Siswa Bahasa Indonesia
(cerita imajinasi) yang struktur cerita fantasi cerita fantasi. uraian SMP/MTs Kelas 7. Jakarta:
dibaca dan didengar. (orientasi, komplikasi, Instrumen tes:
3) Mendiskusikan ciri-ciri setiap bagian teks fantasi. Pusat Kurikulum dan
resolusi). - Soal
3) Ciri kebahasaan teks cerita 4) Mendiskusikan prinsip pola Perbukuan Kementerian,
- Kunci jawaban
fantasi. mengembangkan/memvariasikan cerita fantasi, Balitbang, Kemdikbud, hlm.
- Rubrik
4) Pola pengembangan struktur penggunaan bahasa pada cerita fantasi, penggunaan 60-71.
penilaian
cerita fantasi. tanda baca/ejaan. 2) Harsiati,.Titik dkk. 2016. Buku
5) Telaah hasil melengkapi - pedoman
5) Menelaah hasil/mengurutkan bagian-bagian cerita Guru Bahasa Indonesia
cerita fantasi dari segi penilaian
fantasi, memvariasikan cerita fantasi SMP/MTs Kelas 7. Jakarta:
struktur cerita fantasi.
6) Memperbaiki cerita fantasi dari segi diksi dan Pusat Kurikulum dan
6) Perbaikan cerita fantasi dari
segi diksi dan kalimat dialog, kalimat dialog, kesalahan tanda baca. Perbukuan Kementerian,
kesalahan tanda baca. 7) Mempresentasikan hasil perbaikan cerita fantasi. Balitbang, Kemdikbud, hlm.
54-55..
3) Permendikbud Nomor 50
Tahun 2015 tentang Pedoman
Umum Bahasa Indonesia.
4) Pusat Bahasa. 2008. Kamus
Bahasa Indonesia. Jakarta:
Depdiknas.

4.4 Menyajikan gagasan 1) Perencanaan pengembangan 1) Mengamati contoh teks fantasi. Teknik: penilaian 9 jp 1) Harsiati,.Titik dkk.2016. Buku
kreatif dalam bentuk cerita fantasi. 2) Menanyakan bagaimana cara menyusun teks fantasi. proyek Siswa Bahasa Indonesia
cerita fantasi secara 2) Penulisan cerita fantasi 3) Berdiskusi menentukan langkah-langkah menyusun Instrumen: SMP/MTs Kelas 7. Jakarta:
dengan memperhatikan - Soal
lisan dan tulis dengan teks deskripsi. Pusat Kurikulum dan
pilihan kata, kelengkapan - Kunci jawaban
memperhatikan struktur 4) Secara berkelompok siswa berdiskusi menulis teks Perbukuan Kementerian,
struktur, dan kaidah - Rubrik
dan penggunaan bahasa. fantasi dengan memperhatikan pilihan kata, Balitbang, Kemdikbud, hlm.
penggunaan kata kalimat/ penilaian
tanda baca/ejaan sesuai kelengkapan struktur, dan kaidah penggunaan kata, - pedoman 73-79.
perencanaan. kalimat/tanda baca/ejaan. penilaian 2) Harsiati,.Titik dkk. 2016. Buku
3) Penyajian teks cerita fantasi 5) Menyajikan teks fantasi dalam bentuk lisan atau tulis Guru Bahasa Indonesia
dalam bentuk lisan atau tulis
dengan memperhatikan pilihan kata, kelengkapan SMP/MTs Kelas 7. Jakarta:
dengan memperhatikan
pilihan kata, kelengkapan struktur, dan kaidah penggunaan kata, kalimat/tanda Pusat Kurikulum dan
struktur, dan kaidah baca/ejaan. Perbukuan Kementerian,
penggunaan kata, 6) Melakukan penyuntingan terhadap teks fantasi Balitbang, Kemdikbud, hlm.
kalimat/tanda baca/ejaan. teman. 56-57.

3.5 Mengidentifikasi teks 1) Pengertian teks prosedur 1) Mengamati berbagai teks dalam kemasan mi instan. Teknik: tes tertulis 6 jp 1) Harsiati,.Titik dkk.2016. Buku
prosedur tentang cara 2) Ciri tujuan teks prosedur 2) Menanyakan jenis teks yang ada pada kemasan mi Bentuk instrumen: Siswa Bahasa Indonesia
melakukan sesuatu dan 3) Ciri isi teks prosedur instan. uraian SMP/MTs Kelas 7. Jakarta:
cara membuat (cara 4) Ciri bahasa pada teks prosedur Instrumen tes:
3) Membaca teks prosedur. Pusat Kurikulum dan
memainkan alat 5) Jenis teks prosedur - Soal
musik/tarian daerah, cara 4) Merumuskan pengertian teks prosedur Perbukuan Kementerian,
- Kunci jawaban
membuat kuliner khas 5) Mendiskusikan ciri tujuan teks prosedur Balitbang, Kemdikbud, hlm.
- Rubrik
daerah, dll.) dari 6) Mendiskusikan ciri bahasa teks prosedur 82-91.
penilaian
berbagai sumber yang 7) Mendiskusikan ciri isi teks prosedur 2) Harsiati,.Titik dkk. 2016. Buku
dibaca dan didengar. - pedoman
8) Mendiskusikan jenis teks prosedur Guru Bahasa Indonesia
penilaian
SMP/MTs Kelas 7. Jakarta:
Pusat Kurikulum dan
Perbukuan Kementerian,
Balitbang, Kemdikbud, hlm.
66-67.

4.5 Menyimpulkan isi teks 1) Ringkasan urutan isi teks 1) Membaca dua teks prosedur yang berbeda. Teknik: penilaian 6 jp 1) Harsiati,.Titik dkk.2016. Buku
prosedur tentang cara prosedur. 2) Menanyakan perbedaan kedua teks tersebut. praktik Siswa Bahasa Indonesia
melakukan sesuatu dan 2) Pertanyaan isi teks prosedur. 3) Menjawab pertanyaan isi teks prosedur. Instrumen: SMP/MTs Kelas 7. Jakarta:
- Soal
cara membuat (cara 3) Simpulan isi teks prosedur 4) Menyimpulkan isi teks prosedur. Pusat Kurikulum dan
- Kunci jawaban
memainkan alat 4) Peragaan cara melakukan suatu 5) Memperagakan cara melakukan suatu pekerjaan dari Perbukuan Kementerian,
- Rubrik
musik/tarian daerah, pekerjaan dari simpulan teks simpulan teks yang didengar atau dibaca. Balitbang, Kemdikbud, hlm.
penilaian
cara membuat kuliner yang didengar atau dibaca. 6) Memublikasi hasil simpulan isi teks prosedur. 92-97.
- pedoman
khas daerah dll.) dari 2) Harsiati,.Titik dkk. 2016. Buku
penilaian
berbagai sumber yang Guru Bahasa Indonesia
dibaca dan didengar. SMP/MTs Kelas 7. Jakarta:
Pusat Kurikulum dan
Perbukuan Kementerian,
Balitbang, Kemdikbud, hlm.
66-67.

3.6 Menelaah struktur dan 1) Struktur teks prosedur. 1) Mencermati berbagai teks prosedur. Teknik: tes tertulis 9 jp 1) Harsiati,.Titik dkk.2016. Buku
aspek kebahasaan teks 2) Ciri bagian-bagian teks 2) Menanyakan isi masing-masing teks prosedur. Bentuk instrumen: Siswa Bahasa Indonesia
prosedur tentang cara prosedur. 3) Menjelaskan struktur teks prosedur. penugasan. SMP/MTs Kelas 7. Jakarta:
Instrumen tes:
melakukan sesuatu dan 3) Prinsip penggunaan kata/ 4) Menguraikan ciri bagian-bagian teks prosedur. Pusat Kurikulum dan
- Soal
cara membuat (cara kalimat/ paragraf pada teks 5) Berdiskusi menelaah prinsip penggunaan kata/ Perbukuan Kementerian,
- Kunci jawaban
memainkan alat prosedur. kalimat/ paragraf pada teks prosedur. Balitbang, Kemdikbud, hlm.
- Rubrik
musik/tarian daerah, cara 4) Hasil melengkapi teks prosedur 6) Berdiskusi menelaah hasil melengkapi teks prosedur 98-114.
penilaian
membuat kuliner khas dari segi struktur dan kaidah dari segi struktur dan kaidah bahasa. 2) Harsiati,.Titik dkk. 2016. Buku
- pedoman
daerah, membuat cindera bahasa. 7) Menentukan dan memperbaiki kesalahan Guru Bahasa Indonesia
penilaian
mata, dll.) dari berbagai 5) Perbaikan kesalahan penggunaan kata, kalimat, ejaan dan tanda baca. SMP/MTs Kelas 7. Jakarta:
sumber yang dibaca dan penggunaan kata, kalimat, ejaan 8) Mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas. Pusat Kurikulum dan
didengar dan tanda baca. Perbukuan Kementerian,
Balitbang, Kemdikbud, hlm.
67-69.
3) Permendikbud Nomor 50
Tahun 2015 tentang Pedoman
Umum Bahasa Indonesia.
4) Pusat Bahasa. 2008. Kamus
Bahasa Indonesia. Jakarta:
Depdiknas.
4.6 Menyajikan data 1) Mengamati contoh teks prosedur Teknik: penilaian 6 jp 1) Harsiati,.Titik dkk.2016. Buku
rangkaian kegiatan ke 1) Cara menulis teks prosedur 2) Menanyakan bagaimana cara menyusun teks proyek Siswa Bahasa Indonesia
dalam bentuk teks 2) Penulisan teks prosedur prosedur. Instrumen: SMP/MTs Kelas 7. Jakarta:
dengan memperhatikan pilihan - Soal
prosedur (tentang cara 3) Berdiskusi menentukan langkah-langkah menyusun Pusat Kurikulum dan
kata, kelengkapan struktur, dan - Kunci jawaban
memainkan alat musik teks prosedur. Perbukuan Kementerian,
kaidah penggunaan kata - Rubrik
daerah, tarian daerah, 4) Secara berkelompok siswa berdiskusi menulis teks Balitbang, Kemdikbud, hlm.
kalimat/ tanda baca/ejaan. penilaian
cara membuat prosedur dengan memperhatikan pilihan kata, 115-118.
3) Peragaan secara lisan cara - pedoman
cinderamata, dll) kelengkapan struktur, dan kaidah penggunaan kata, 2) Harsiati,.Titik dkk. 2016. Buku
melakukan/ membuat dengan penilaian
dengan memperhatikan kalimat/tanda baca/ejaan. Guru Bahasa Indonesia
struktur, unsur memerhatikan struktur, unsur 5) Menyajikan teks prosedur dalam bentuk lisan atau SMP/MTs Kelas 7. Jakarta:
kebahasaan, dan isi kebahasaan, dan isi secara lisan tulis dengan memperhatikan pilihan kata, Pusat Kurikulum dan
secara lisan dan tulis dan tulis kelengkapan struktur, dan kaidah penggunaan kata, Perbukuan Kementerian,
kalimat/tanda baca/ejaan. Balitbang, Kemdikbud, hlm.
6) Melakukan penyuntingan terhadap teks prosedur 70-71.
teman.

3.7 Mengidentifikasi 1) Pengertian teks laporan hasil 1) Membaca beberapa contoh teks laporan. Teknik: tes tertulis 6 jp 1) Harsiati,.Titik dkk.2016. Buku
informasi dari teks observasi 2) Menanyakan maksud dari teks laporan. Bentuk instrumen: Siswa Bahasa Indonesia
laporan hasil observasi 2) Ciri tujuan dan isi teks laporan 3) Berdiskusi menjelaskan ciri umum teks laporan. uraian SMP/MTs Kelas 7. Jakarta:
Instrumen tes:
berupa buku hasil observasi 4) Mendaftar dan mendiskusikan informasi isi, Pusat Kurikulum dan
- Soal
pengetahuan yang 3) Ciri bahasa teks laporan hasil kalimat definisi, kalimat untuk klasifikasi, kalimat Perbukuan Kementerian,
- Kunci jawaban
dibaca atau observasi rincian dalam teks laporan observasi. Balitbang, Kemdikbud, hlm.
- Rubrik
diperdengarkan. 124-131.
penilaian
2) Harsiati,.Titik dkk. 2016. Buku
- pedoman
Guru Bahasa Indonesia
penilaian
SMP/MTs Kelas 7. Jakarta:
Pusat Kurikulum dan
Perbukuan Kementerian,
Balitbang, Kemdikbud, hlm.
80-81.

4.7 Menyimpulkan isi teks 1) Penemuan informasi penting 1) Mendengarkan pembacaan teks LHO. Teknik: penilaian 6 jp 5) Harsiati,.Titik dkk.2016. Buku
laporan hasil observasi teks laporan hasil 2) Menemukan informasi penting teks LHO. produk Siswa Bahasa Indonesia
yang berupa buku 3) Menanyakan cara menentukan gagasan utama teks Instrumen: SMP/MTs Kelas 7. Jakarta:
observasi. - Soal
pengetahuan yang 2) Penentuan cara mencari LHO. Pusat Kurikulum dan
- Kunci jawaban
dibaca dan didengar. gagasan utama pada teks 4) Mendiskusikan penulisan gagasan utama pada teks - Rubrik Perbukuan Kementerian,
laporan hasil observasi.. LHO. penilaian Balitbang, Kemdikbud, hlm.
3) Penulisan gagasan pokok 5) Menyimpulkan isi teks LHO. - pedoman 132-138.
teks laporan hasil penilaian 6) Harsiati,.Titik dkk. 2016. Buku
observasi. Guru Bahasa Indonesia
4) Simpulan gagasan pokok SMP/MTs Kelas 7. Jakarta:
Pusat Kurikulum dan
teks laporan hasil Perbukuan Kementerian,
observasi. Balitbang, Kemdikbud, hlm.
82-84.

3.8 Menelaah struktur, 1) Uraikan struktur teks laporan 1) Mencermati tabel rincian struktur teks LHO. Teknik: tes tertulis 9 jp 1) Harsiati,.Titik dkk.2016. Buku
kebahasaan, dan isi hasil observasi 2) Menanyakan maksud dari tabel tersebut. Bentuk instrumen: Siswa Bahasa Indonesia
teks laporan hasil 3) Mendiskusikan hasil telaah struktur, kebahasaan, dan uraian SMP/MTs Kelas 7. Jakarta:
2) Uraikan ciri setiap bagian dari
Instrumen tes:
observasi yang berupa struktur teks laporan hasil isi teks LHO. Pusat Kurikulum dan
- Soal
buku pengetahuan yang observasi 4) Membandingkan antara teks laporan hasil observasi Perbukuan Kementerian,
- Kunci jawaban
dibaca atau 3) Penentuan struktur teks dan teks deskripsi. Balitbang, Kemdikbud, hlm.
- Rubrik
diperdengarkan. 5) Berdiskusi menelaah prinsip penggunaan kata/ 139-157.
laporan hasil observasi penilaian
kalimat/ paragraf pada teks laporan hasil observasi. 2) Harsiati,.Titik dkk. 2016. Buku
4) Perbandingan antara teks - pedoman
6) Berdiskusi melengkapi teks laporan hasil observasi Guru Bahasa Indonesia
laporan hasil observasi dan teks penilaian
sesuai dengan telaah struktur dan bahasa. SMP/MTs Kelas 7. Jakarta:
deskripsi.
7) Berdiskusi menentukan dan memperbaiki kesalahan Pusat Kurikulum dan
5) Telaah bahasa pada teks
penggunaan kata, kalimat, ejaan dan tanda baca. Perbukuan Kementerian,
laporan hasil observasi
8) Menyajikan hasil diskusi di depan kelas. Balitbang, Kemdikbud, hlm.
6) Telaah prinsip penggunaan
84-85.
kata/ kalimat/ paragraf pada
3) Permendikbud Nomor 50
teks laporan hasil observasi.
Tahun 2015 tentang Pedoman
7) Kelengkapan teks laporan hasil
Umum Bahasa Indonesia.
observasi sesuai dengan telaah
4) Pusat Bahasa. 2008. Kamus
struktur dan bahasa.
Bahasa Indonesia. Jakarta:
8) Penentuan dan perbaikan
Depdiknas.
kesalahan penggunaan kata,
kalimat, ejaan dan tanda baca.
4.8 Menyajikan rangkuman 1) Langkah-langkah menuls teks laporan 1) Menyaksikan tayangan video dokumenter tentang Teknik: penilaian 6 jp 1) Harsiati,.Titik dkk.2016. Buku
teks laporan hasil hasil observasi flora dan fauna. produk Siswa Bahasa Indonesia
Instrumen:
observasi yang berupa 2) Penerapan langkah-langkah menulis 2) Menanyakan isi tayangan. - Soal SMP/MTs Kelas 7. Jakarta:
buku pengetahuan teks laporan hasil observasi. 3) Mencatat informasi penting. - Kunci jawaban Pusat Kurikulum dan
secara lisan dan tulis 3) Penulisan rangkuman teks 4) Menulis langkah-langkah menulis rangkuman. - Rubrik Perbukuan Kementerian,
dengan memperhatikan laporan hasil observasi dengan 5) Mendiskusikan pengembangan informasi penting penilaian Balitbang, Kemdikbud, hlm.
kaidah kebahasaan atau memperhatikan pilihan kata, menjadi paragraf sesuai struktur teks LHO. - pedoman 158-162.
aspek lisan kelengkapan struktur, dan 6) Merangkum teks LHO. penilaian 2) Harsiati,.Titik dkk. 2016. Buku
kaidah penggunaan kata 7) Mempresentasikan rangkuman teks LHO yang Guru Bahasa Indonesia
kalimat/ tanda baca/ejaan. ditulis. SMP/MTs Kelas 7. Jakarta:
4) Penyajian rangkuman teks Pusat Kurikulum dan
laporan hasil observasi dengan Perbukuan Kementerian,
memperhatikan pilihan kata, Balitbang, Kemdikbud, hlm.
kelengkapan struktur, dan 84-85.
kaidah penggunaan kata
kalimat/ tanda baca/ejaan.

Rembang, 17 November 2018


Mengetahui, Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia
KepalaSekolah

SUPONO, S.Pd ERMIN WIDI ASTUTIK, S.Pd


SILABUS
SEKOLAH : SMPIT AL KAHFI REMBANG
KELAS/SEMESTER : VII/ II
TAHUN PELAJARAN : 2018/2019
MATA PELAJARAN : BAHASA INDONESIA

KOMPETENSI INTI
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, santun, percaya diri, peduli, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan
perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, dan kawasan regional.
3. Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif pada tingkat teknis dan spesifik sederhana berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, dan kenegaraan terkait fenomena dan kejadian tampak
mata.
4. Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, dan komunikatif, dalam ranah konkret dan ranah
abstrak sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang teori.

KOMPETENSI MATERI POKOK PEMBELAJARAN PENILAIAN ALOKASI SUMBER BELAJAR


DASAR WAKTU
3.9 Mengidentifikasi Puisi rakyat Mengamati Sikap : Kemdikbud. …Bahasa
informasi (pesan, a. Ciri puisi rakyat a. Peserta didik mengamati contoh puisi rakyat Observasi Indonesia …Kelas VII.
rima, dan pilihan kata) (pantun, gurindam, b. Peserta didik mengamati cara menyimpulkan isi  Tanggung jawab Jakarta: Kemdikbud,
dari puisi syair) apada pantu n, gurindam, dan syair. dalam melaksanakan halaman 122 s.d.166Alwi,
rakyat(pantun, syair, b. Cara menyimpulkan tugas 6jp Hasan. 2003. Tata Bahasa
dan bentuk puisi isi pada pantun, Menanya  Santun dalam Baku Bahasa Indonesia.
rakyat setempat) yang gurindam, dan syair a. Peserta didik bertanya ciri puisi rakyat menyampaikan Jakarta: Balai Pustaka.
dibaca dan didengar. b. Peserta didik bertanya cara menyimpulkan isi pendapat dalam
pada pantun, gurindam, dan syair. diskusi Permendiknas No. 50 Tahun
2015. “Pedoman Umum
Ejaan yang Disempurnakan”.
Pengetahuan:
4.9Menyimpulkan isi puisi Mendata Tes tertulis
rakyat (pantun, syair, a. Mendiskusikan ciri umum dan tujuan komunikasi Kemampuan memahami 6JP
dan bentuk puisi puisi rakyat (pantun, gurindam, syair) ciri puisi rakyat
rakyat setempat) yang b. Mendaftar kalimat perintah, saran, ajakan,
disajikan dalam larangan, kalimat pernyataan, kalimat majemuk Keterampilan:
bentuk tulis dan kalimat tunggal dalam puisi rakyat (pantun, Unjuk kerja
gurindam, syair) Kemampuan
menyampaikan isi puisi
Menalar rakyat (pantun, syair, dan
Peserta didik Menyimpulkan ciri umum, tujuan bentuk puisi rakyat
komunikasi, ragam/ jenis puisi rakyat, kata/ setempat) yang disajikan
kalimat yang digunakan pada puisi rakya dalam bentuk tulis
(pantun, gurindam, syair)

Mengomunikasikan
a. Mempresentasikan hasil simpulan isi puisi
rakyat dengan penuh percaya diri
b. Menanggapi hasil presentasi secara santun
c. Menjawab/mengajukan pertanyaan (pertanyaan
literal,inferensial, integratif,kritis) Saling
menilai kebenaran jawaban teman

3.10 Menelaah struktur dan a. Pola pengembangan Mengamati Sikap : Kemdikbud. …Bahasa
kebahasaan puisi isi pantun, a. Peserta didik mengamati contoh pantun, Observasi Indonesia …Kelas VII.
rakyat(pantun, syair, dan gurindam, dan syair gurindam, dan syair.  Tanggung jawab 6JP Jakarta: Kemdikbud,
bentuk puisi rakyat b. Variasi kalimat b. Peserta didik mengamati variasi kalimat dalam melaksanakan halaman 122 s.d.166Alwi,
setempat) yang dibaca dan perintah, saran, perintah, saran, ajakan, larangan dalam pantun. tugas Hasan. 2003. Tata Bahasa
didengar. ajakan, larangan  Santun dalam Baku Bahasa Indonesia.
dalam pantun Menanya menyampaikan Jakarta: Balai Pustaka.
a. Peserta didik bertanya tentang struktur dan pendapat dalam
kebahasaan puisi diskusi Permendiknas No. 50 Tahun
b. Peserta didik bertana cara mengungkapkan 2015. “Pedoman Umum
gagasan, perasaan, pesan dlam bentuk puisi Ejaan yang Disempurnakan”.
rakyat. Pengetahuan:
4.10 Mengungkapkan Mendata Tes tertulis
gagasan, perasaan, a. Peserta didik berdiskusi tentang struktur dan a. Kemampuan
pesan dalam bentuk kebahasaan puisi memahami pola
puisi rakyat secara b. Peserta didik berdiskusi cara mengungkapkan pengembangan isi,
lisan dan tulis dengan gagasan, perasaan, pesan dlam bentuk puisi gurindam, dan syair.
memperhatikan rakyat b. Kemampuan
struktur, rima, dan memahami variasi
penggunaan bahasa Menalar kalimat perintah,
a. Menyimpulkan prinsip pengembangan pantun, saran, ajakan,
gurindam, dan syair, penggunaan konjungsi larangan dalam
(kalau, jika, agar, karena itu, dll) pada pantun, pantum
gurindam, dan syair
b. Memvariasikan, melengkapai isi, menurutkan, Keterampilan:
dan menulis pantun, gurindam, dan syair Unjuk kerja
Kemampuan
Mengomunikasikan menyampaikan isi puisi
a. Mendemonstrasikan berbalas pantun secara rakyat (pantun, syair, dan
berkelompok bentuk puisi rakyat
b. Menanggapi hasil presentasi secara santun setempat) yang disajikan
c. Menjawab/mengajukan pertanyaan (pertanyaan dalam bentuk tulis
literal,inferensial, integratif,kritis) Saling
menilai kebenaran jawaban teman

3. 11 Mengidentifikasi Fabel/ legenda Mengamati Sikap : 6JP Kemdikbud. …Bahasa


a. Ciri cerita fabel/ a. Peserta didik mengamati contoh teks fabel Observasi Indonesia …Kelas VII.
informasi tentang
legenda b. Peserta didik mengamati ciri dan langkah-  Tanggung jawab Jakarta: Kemdikbud,
fabel/legenda daerah b. Langkah memahami langkah menceritakan teks fabel dalam melaksanakan halaman 122 s.d.166Alwi,
isi cerita fabel c. Peserta didik mencermati cerita rakyat (fabel tugas Hasan. 2003. Tata Bahasa
setempatyang dibaca
Langkah menceritakan dan legenda) yang berasal dari daerah setempat.  Santun dalam Baku Bahasa Indonesia.
dan didengar. kembali isi fabel/ menyampaikan Jakarta: Balai Pustaka.
legenda pendapat dalam
diskusi Permendiknas No. 50
Menanya Tahun2015. “Pedoman
Peserta didik bertanya ciri dan langkah-langkah Pengetahuan: Umum Ejaan yang
menceritakan teks fabel Tes tertulis Disempurnakan”.
4. 11 Menceritakan Kemampuan
Mendata memahami Ciri
kembali isi fabel/
Peserta didik berdiskusi Ciri cerita fabel/ , cerita fabel/ legenda,
legenda daerah legendaLangkah memahami isi cerita fabel, Langkah memahami
Langkah menceritakan kembali isi fabel/ isi cerita fabel,
setempat
legenda Langkah
Menalar menceritakan
a. Mendata kata ganti, kata kerja, konjungsi, kembali isi fabel/
kalimat langsung dan tidak langsung, tema, alur, legenda
karakter tokoh, latar, sudut pandang, amanat, Kemampuan
dan gaya bahasa pada fabel/ legenda memahami variasi
b. Berlatih menceritakan isi fabel/ legenda yang kalimat perintah,
dibaca saran, ajakan,
c. Menceritakan kembali larangan dalam
pantum
Mengomunikasikan
a. Mendemonstrasikan hasil cerita secara Keterampilan:
berkelompok Unjuk kerja
b. Menanggapi hasil presentasi secara santun Menceritakan kembali
c. Menjawab/mengajukan pertanyaan (pertanyaan
literal,inferensial, integratif,kritis) Saling
menilai kebenaran jawaban teman
3.12 Menelaah struktur a. Struktur teks Mengamati Sikap :
dan kebahasaan fabel/legenda: a. Peserta didik mengamati contoh teks Observasi 6JP Kemdikbud. …Bahasa
fabel/legenda daerah 1. orientasi fabel/legenda  Tanggung jawab Indonesia …Kelas VII.
setempatyang dibaca 2. komplikasi b. Peserta didik mengamati teknik penggambaran dalam melaksanakan Jakarta: Kemdikbud,
dan didengar. 3. resolusi tokoh tugas halaman 122 s.d.166Alwi,
4. koda c. Peserta didik mengamati pemeranan isi  Santun dalam Hasan. 2003. Tata Bahasa
4.12Memerankan isi fabel/legenda daerah setempat menyampaikan Baku Bahasa Indonesia.
fabel/legenda daerah b. Teknik pendapat dalam Jakarta: Balai Pustaka.
setempatyang dibaca penggambaran tokoh Menanya diskusi
dan didengar. Pemeranan isi Peserta didik bertanya tentang struktur dan Permendiknas No. 50 Tahun
fabel/legenda daerah teknik penggambaran tokoh Pengetahuan: 2015. “Pedoman Umum
setempat Tes tertulis Ejaan yang Disempurnakan”.
Kemampuan
Mendata menelaah struktur
peserta didik mendiskusikan struktur teks fabel/ dan kebahasaan
legenda dan kebahasaan yang digunakan (variasi fabel/legenda daerah
penyajian, variasi pola pengembangan) setempatyang dibaca
dan didengar dan
Menalar memerankan isi
a. Mendata isi, memperbaiki pilihan kata, kalimat fabel/legenda daerah
narasi, dialog, penyajian latar agar cerita setempatyang dibaca
menjadi lebih menarik dan didengar.
b. Menulis fabel/ legenda berdasarkan ide yang
direncanakan dan data yang diperoleh Keterampilan:
c. Memerankan dan menceritakan fabel/ legenda Unjuk kerja
yang berasal dari daerah setempat. Memerankan tokoh cerita
3.13Mengidentifikasi Surat pribadi dan surat Mengamati Sikap :
informasi (kabar, dinas a. Peserta didik mengamati contoh surat pribadi Observasi 6JP
keperluan, a. Informasi isi surat dan surat dinas  Tanggung jawab
permintaan, dan/atau pribadi, surat dinas b. Peserta didik mengamati isi surat pribadi dan dalam melaksanakan
permohonan) dari b. Isi surat pribadi dan dinas tugas
surat pribadi dan surat dinas c. Peserta didik mengamati simpulan isi surat  Santun dalam
dinasyang dibaca dan c. Simpulan isi surat pribadi dan dinas menyampaikan
didengar. pribadi dan dinas pendapat dalam
4.13Menyimpulkan isi Menanya diskusi
(kabar, keperluan, peserta didik menanyakan informasi, isi dan
permintaan, dan/atau simpulan isi surat pribadi dan dinas Pengetahuan:
permohonan) surat Tes tertulis
pribadi dan surat dinas Mendata Kemampuan memahami
yang dibaca atau Peserta didik berdiskusi secara berkelompok untuk menjawab tentang isi
diperdengarkan mencari informasi, isi dan simpulan isi surat pribadi surat pribadi/dinas
dan dinas
Keterampilan:
Menalar Unjuk kerja
Peserta didik praktik menjawab menyimpulkan isi Kemampuan
surat pribadi dan surat dinas menyampaikan hasil
menyimpulkan isi
Mengomunikasikan (kabar, keperluan,
a. Mempresentasikan hasil diskusi tentang isi surat permintaan, dan/atau
pribadi dan dinas dengan penuh percaya diri permohonan) surat
b. Menanggapi hasil presentasi secara santun pribadi dan surat
c. Menjawab/mengajukan pertanyaan (pertanyaan dinas yang dibaca
literal,inferensial, integratif,kritis) Saling atau diperdengarkan
menilai kebenaran jawaban teman

Mengamati Kemdikbud. 6 …Bahasa


3.14 Menelaah unsur-unsur a. Unsur-unsur surat a. Peserta didik contoh surat pribadi dan surat Indonesia …Kelas VII.
dan kebahasaan dari pribadi dan dinas dinas 6JP Jakarta: Kemdikbud,
surat pribadi dan surat b. Kebahasaan surat b. Peserta didik mengamati kebahasaan surat halaman 122 s.d.166Alwi,
dinas yang dibaca dan priadi dan dinas pribadi/dinas Hasan. 2003. Tata Bahasa
didengar. c. Cara menulis c. Peserta didik mengamati cara menulis surat Baku Bahasa Indonesia.
surat pribadi dan pribadi dan dinas Jakarta: Balai Pustaka.
4.14 Menulis surat dinas
(pribadi dan dinas) Menanya Permendiknas No. 50
untuk kepentingan Peserta didik menanyakan tentang unsur, kebahasaan, Tahun 2015. “Pedoman
resmi dengan dan cara menulis surat pribadi dan dinas
memperhatikan Umum Ejaan yang
struktur teks, Disempurnakan”.
Mendata
kebahasaan, dan isi a. Peserta didik mengidentifikasi unsur-unsur
surat pribadi dan sistematika surat dinas
b. Peserta didik mendiskusikan karakteristik
bahasa dan urutan surat pribadi dan dinas

Menalar
a. Peserta didik praktik menulis surat pribadi
sesuai tujuan penulisan
b. Peserta didik praktik menulis surat dinas
sesuai dengan sistematika dan bahasa surat
dinas

Mengomunikasikan
a. Mempresentasikan hasil diskusi tentang isi
surat pribadi dan dinas dengan penuh percaya
diri
b. Menanggapi hasil presentasi secara santun
c. Menjawab/mengajukan pertanyaan
(pertanyaan literal, inferensial, integratif,
kritis) Saling menilai kebenaran jawaban
teman
6
3.15 Menemukan unsur-unsur Literasi buku fiksi dan Mengamati Sikap : Kemdikbud. …Bahasa
dari buku fiksi dan nonfiksi nonfiksi a. Mengamati unsur-unsur buku Observasi
yang dibaca  Unsur-unsur buku b. Mengamati cara membaca buku SQ3R  Tanggung jawab
Indonesia …Kelas VII.
 Cara membaca buku c. Mengamati cara membuat rangkuman dalam melaksanakan Jakarta: Kemdikbud,
dengan SQ3R, yaitu tugas 6JP halaman 122 s.d.166Alwi,
4.15 Membuat peta pikiran/ 1) Survey atau meninjau, Menanya  Santun dalam Hasan. 2003. Tata Bahasa
rangkuman alur tentang 2) Question atau Peserta didik bertanya tentang unsur-unsur buku, cara menyampaikan Baku Bahasa Indonesia.
isi buku nonfiksi/ buku bertanya, 3) Read atau membaca SQ3R, dan cara membuat rangkuman pendapat dalam
fiksi yang dibaca
Jakarta: Balai Pustaka.
diskusi
membaca, Mendata
4) Recite atau a. peserta didik berdiskusi mendata sub-bab buku Pengetahuan: Permendiknas No. 50
menuturkan, b. peserta didik berdiskusi tentang cara membaca buku Tes tertulis Tahun 2015. “Pedoman
5) Review atau SQ3R Kemampuan memahami Umum Ejaan yang
mengulang c. Peserta didik berdiskusi tentang cara membuat menjawab tentang unsur-
rangkuman
Disempurnakan”.
 Cara membuat unsur buku, cara membaca
rangkuman SQ3R, dan cara membuat
menalar rangkuman
a. Peserta didik praktik menjawab mendata sub-bab
buku Keterampilan:
b. Peserta didik praktik menjawab cara membaca buku Unjuk kerja
SQ3R Kemampuan
c. Peserta didik praktik menjawab cara membuat menyampaikan
rangkuman hasil unsur-unsur dari buku
fiksi
Mengomunikasikan dan nonfiksi yang dibaca
a. Mempresentasikan hasil diskusi tentang unsur-unsur
buku, cara membaca SQ3R, dan cara membuat
rangkuman
b. dengan penuh percaya diri
c. Menanggapi hasil presentasi secara santun
d. Menjawab/mengajukan pertanyaan (pertanyaan
literal,inferensial, integratif,kritis) Saling menilai
kebenaran jawaban teman
Mengamati Sikap : Kemdikbud. 6 …Bahasa
3.16 Menelaah hubungan a. Hubungan antarunsur a. Peserta didik mengamati hubungan antar unsur buku Observasi Indonesia …Kelas VII.
unsur-unsur dalam buku b. Peserta didik mengamati langkah menyusun  Tanggung jawab
buku fiksi dan nonfiksi b. Langkah menyusun tanggapan terhadap buku yang dibaca dalam melaksanakan
Jakarta: Kemdikbud,
tanggapan terhadap tugas halaman 122 s.d.166Alwi,
buku yang dibaca Menanya  Santun dalam Hasan. 2003. Tata Bahasa
Peserta didik menanyakan langkah menyusun menyampaikan Baku Bahasa Indonesia.
tanggapan buku yang dibaca pendapat dalam Jakarta: Balai Pustaka.
diskusi
Mendata Permendiknas No. 50
Pengetahuan:
Mendata bagian isi yang akan ditanggapi, Tahun 2015. “Pedoman
Tes tertulis
4.16 Menyajikan tanggapan penggunaan bahasa dalam buku, dan sistematika buku Kemampuan Umum Ejaan yang
terhadap isi buku fiksi memahami langkah Disempurnakan”.
nonfiksi yang dibaca menyusun tanggapan
Menalar
buku yang dibaca
Menyusun tanggapan dalam bentuk komentar terhadap isi,
sistematika, kebermaknaan buku, penggunaan bahasa, dan
tanda baca/ ejaan Keterampilan:
Unjuk kerja
Mengomunikasikan Kemampuan
Memublikasikan komentar terhadap buku yang dibaca menyusun dan
menyajikan tanggapan
isi buku

Mengetahui, Rembang, April 2018


Kepala SMPIT AL KAHFI REMBANG Guru Mapel,

SUPONO, S.Pd.,
ERMIN WIDI ASTUTIK, S.Pd.