Anda di halaman 1dari 10

B.

Keterkaitan Substansi Mata Pelatihan

Tabel 4.3 Rancangan Aktualisasi

UNIT KERJA Puskesmas Semata Kabupaten Landak


IDENTIFIKASI ISU Pelayanan farmasi klinik yang kurang optimal pada pasien rawat jalan puskesmas semata
ISU YANG DIANGKAT Kurang optimalnya pelayanan farmasi klinik yang dilakukan pada pasien rawat jalan masih
terbatas
GAGASAN PEMECAHAN ISU Optimalisasi Pelayanan Farmasi Klinik Pada Pasien Rawat Jalan Puskesmas Semata

Proses Kegiatan
Kegiatan Konstribusi Penguatan Nilai-
Output/Hasil Aktualisasi dan
No dan Sumber Tahapan Kegiatan Terhadap Visi- Nilai Organisasi
Kegiatan Keterkaitan dengan
Kegiatan Misi Organisasi
Nilai-Nilai Dasar PNS
1 2 3 4 5 6 7

1. Rekonsiliasi 1. Melakukan Tersedianya 1. Sebelum memulai Dengan Dengan tersedianya


Obat Pada konsultasi dengan dokumen kegiatan saya akan tersedianya data dokumen berupa
Pasien Poli Kepala Puskesmas berupa data berdoa (Nasionalisme: form Rekonsiliasi data rekonsiliasi
Rawat Jalan Semata tentang form Religius), selanjutnya obat yang obat, saya akan
rencana kegiatan rekonsiliasi saya akan termasuk dalam memberikan
farmasi klinik obat pasien mengkonsultasikan upaya penerapan penguatan nilai
2. Kemudian memulai poli rawat kepada Kepala Farmasi Klinik di organisasi yaitu
kegiatan jalan Puskesmas Semata Puskesmas
rekonsiliasi kepada tentang perencanaan Semata, saya Melayani dan
pasien rawat jalan kegiatan farmasi klinik mendukung Ramah.
dengan pada pasien rawat jalan pencapaian visi
mengucapkan (Nasionalisme: Kerja dan misi
salam terlebih Sama) organisasi yaitu:
dahulu dan 2. Saya akan memulai “Terwujudnya
memperkenalkan kegiatan rekonsiliasi pelayanan
diri kepada pasien obat dengan kesehatan yang
3. Menanyakan mengucapkan salam berkualitas bagi
riwayat kepada pasien terlebih masyarakat”
penggunaan obat dahulu dengan dan misi
pasien sebelum memberikan senyuman organisasi yaitu
datang berobat. dan memperkenalkan Meningkatkan
4. Menggali informasi diri (Etika publik: pelayanan
yang dibutuhkan Sopan) masyarakat
tentang cara 3. Saya akan menanyakan yang bermutu,
penggunaan obat riwayat penggunaan merata dan
tersebut dan obat sebelum pasien terjangkau.
kepatuhan pasien. datang berobat ke
5. Menuliskan hasil puskesmas yang
rekonsiliasi obat sebelumnya belum
pada form pernah dilakukan
rekonsiliasi. (Komitmen mutu :
Inovasi)
4. Saya akan menanyakan
informasi yang
dibutuhkan tentang
cara penggunaan obat
serta kepatuhan
minum obat pasien
dengan rasa tanggung
jawab (Antikorupsi:
Peduli)
5. Saya akan menuliskan
hasil rekonsiliasi obat
pada form rekonsiliasi
dengan sebenar-
benarnya dari data
hasil yang telah
didapatkan
(Antikorupsi: Jujur)
2. Telaah 1. Menerima resep Tersedianya 1. Sebelum memulai Dengan Dengan tersedianya
Resep dan dari pasien Data form kegiatan saya akan tersedianya data data form telaah
Obat pasien 2. Memeriksa telaah resep berdoa (Nasionalisme : form telaah resep resep dan obat, saya
rawat jalan kelengkapan dan obat pada Religius), kemudian dan obat pada akan memberikan
administrasi, pasien rawat saya akan menerima pasien termasuk penguatan nilai
farmasetik dan jalan resep dan melakukan dalam upaya organisasi yaitu
klinis resep. telaah resep pada menghindari Aman.
3. Jika resep kurang semua pasien poli rawat terjadinya
lengkap konfirmasi jalan (Akuntabilitas: medication error,
ke poli yang terkait konsisten) saya mendukung
4. Setelah dilengkapi, 2. Saya akan memeriksa pencapaian visi
maka resep kelengkapan resep dan misi
langsung secara administrasi, organisasi yaitu:
dikerjakan. farmasetik dan klinis “Terwujudnya
5. Selanjutnya obat resep dan pelayanan
yang sudah menuliskannya ke form kesehatan yang
disiapkan telaah resep dengan berkualitas bagi
kemudian teliti (Etika publik: masyarakat”
diperiksa kembali Cermat) dan misi
dan diserahkan 3. Saya akan organisasi yaitu
kepada pasien mengkonfirmasi Meningkatkan
serta menjelaskan kembali ke poli terkait pelayanan
cara penggunaan jika ada kekurangan masyarakat
obat pada resep yang bermutu,
(Nasionalisme: merata dan
Kerjasama) terjangkau.
4. Saya akan mengerjakan
resep dengan
memanfaatkan waktu
sebaik-baiknya agar
pasien tidak lama
menunggu antrian obat
(Komitmen mutu:
Efisien)
5. Saya akan memeriksa
dan menyerahkan obat
kepada pasien
kemudian menjelaskan
aturan cara
penggunaan obat
dengan sebenar-
benarnya (Antikorupsi
: Jujur)
3. Menganalisa 1. Menerima resep Tersedianya 1. Sebelum memulai Dengan Dengan tersedianya
Waktu dan menuliskan lembar data kegiatan saya akan tersedianya lembar data waktu
Tunggu Obat waktu datang resep waktu tunggu berdoa (Nasionalisme : lembar data tunggu obat, saya
Pada pada form waktu obat pada Religius), kemudian waktu tunggu akan memberikan
Pelayanan tunggu. pasien poli saya akan menerima obat untuk penguatan nilai
Resep Rawat 2. Mengerjakan resep rawat jalan resep dan menuliskan mengendalikan organisasi yaitu
Jalan dimulai dari waktu tunggu obat mutu pelayanan Amanah.
pengambilan secara rutin dan tepat Puskesmas, saya
bahan tuliskan (Akuntabilitas: mendukung
waktunya di form Kejelasan target) pencapaian visi
waktu tunggu obat. 2. Saya akan melayani dan misi
resep dan organisasi yaitu:
3. Jika di resep mengerjakannya tanpa “Terwujudnya
terdapat resep membedakan status pelayanan
racikan, maka pasien baik itu pasien kesehatan yang
tuliskan pula BPJS maupun umum berkualitas bagi
waktu selesai dimulai dari masyarakat”
meracik pada form. pengambilan bahan dan dan misi
4. Menulis etiket menuliskan waktunya organisasi yaitu
sesuai yang tertulis di form waktu tunggu Meningkatkan
di resep, tuliskan obat (Nasionalisme: pelayanan
waktu selesai Persamaan derajat) masyarakat
pengerjaan di form. 3. Saya akan yang bermutu,
5. Menyerahkan obat membedakan waktu merata dan
dengan KIE dan tunggu obat resep terjangkau.
menuliskan waktu racikan dan non
penyerahan obat racikan, kemudian
pada form. menuliskan waktu
6. Setelah semua data selesai pengerjaan nya
selesai pada setiap di form rekonsiliasi obat
pasien, dihitung dengan teliti (Etika
jumlah dan rata- publik : Cermat)
rata waktu tunggu 4. Saya akan menulis
obat berdasarkan etiket obat sesuai yang
obat racikan dan tertulis diresep dan
non racikan, menuliskan waktu
selesai pengerjaan di
form rekonsiliasi secara
tepat dan akurat
(Akuntabilitas:
Konsisten)
5. Saya akan
menyerahkan obat
dengan KIE dan
menuliskan waktu
penyerahan obat pada
form rekonsiliasi hingga
tercapainya hasil
berupa data waktu
tunggu obat.
(Komitmen mutu :
Efektifitas)
6. Saya akan menuliskan
waktu tunggu dan
melakukan analisa
dengan sebenar-
benarnya (Antikorupsi:
Jujur)
4. KIE 1. Memanggil pasien Tersedianya 1. Sebelum memulai Dengan Dengan tersedianya
(Komunikasi sesuai dengan no. data berupa kegiatan saya akan tersedianya data berupa lembar
, Informasi, Antrian dan lembar KIE berdoa (Nasionalisme : lembar data KIE, KIE (Komunikasi,
dan Edukasi) Mengkonfirmasi (Komunikasi, Religius), kemudian saya mendukung Informasi dan
Obat Pada kebenaran Informasi dan saya akan memanggil pencapaian visi Edukasi) obat, saya
Pasien Poli identitas pasien Edukasi) obat dan mengkonfirmasi dan misi akan memberikan
Rawat Jalan 2. Menanyakan pada pasien identitas pasien sesuai organisasi yaitu: penguatan nilai
informasi terkait poli rawat dengan no. antrian “Terwujudnya organisasi yaitu
alergi makanan, jalan dengan waktu sebaik- pelayanan Edukatif, Melayani,
alergi obat dan obat baiknya agar tidak kesehatan yang dan Aman.
yang sedang membuang waktu berkualitas bagi
digunakan. (Komitmen mutu : masyarakat”
3. Memeriksa dan Efisien) dan misi
Menyerahkan obat 2. Saya akan menanyakan organisasi yaitu
dengan disertai informasi terkait Meningkatkan
informasi terkait riwayat alergi dengan pelayanan
nama obat, menggunakan Bahasa masyarakat
indikasi, dosis, yang mudah dimengerti yang bermutu,
cara penggunaan, (Etika publik: Sopan) merata dan
efek samping obat, 3. Saya akan memeriksa terjangkau.
lama terapi dan dan menyerahkan obat
penyimpanannya agar memastikan obat
4. Memberikan yang diterima pasien
semangat dengan sesuai dengan resep
mengucapkan (Akuntabilitas:
semoga lekas Tanggung jawab)
sembuh dan 4. Saya akan memberikan
mengingatkan semangat dengan
pasien untuk mengucapkan
berdoa sebelum ungkapan untuk
minum obat. mendoakan
5. Mendokumentasik kesembuhan pasien
an dalam form KIE (Antikorupsi:
Kepedulian), dan
mengingatkan pasien
untuk berdoa sebelum
minum obat
(Nasionalisme :
Religius)
5. Saya akan
mendokumentasikan
dalam form KIE dengan
sebenar-benarnya
(Antikorupsi : Jujur)
Landak, 24 Mei 2019

Coach Mentor Peserta Latsar

Ecih Sukemsih, S. Hut. M.Si Akiam, A.Md, Kep Nike Septiani, A.Md. Far
NIP. 19700224 200312 2 003 NIP. 19620902 198503 1 012 NIP. 19930912 201903 2 006

Anda mungkin juga menyukai