Anda di halaman 1dari 38

Present Worth Analysis

Wandhansari Sekar J
Kemampuan Akhir
• Mahasiswa mampu menjelaskan konsep
nilai ekivalensi sekarang
• Mahasiswa mampu menghitung dengan
formula nilai ekivalensi sekarang
• Mahasiswa mampu menganalisis dan
memilih aalternatif pilihan rencana
kegiatan ekonomi dengan metode nilai
ekivalensi sekarang
Kriteria Ekonomi
• Bagaimana mencapai kondisi efisien dari
sisi ekonomi?
Kondisi Kriteria
Input Tetap Memaksimalkan
output
Output Tetap Meminimalkan input
Input atau Output Memaksimalkan
Tidak Tetap (ouput – input)
Kriteria Ekonomi [2]
• Alternatif-alternatif yang didapatkan dari
permasalahan
• Proses seleksi alternatif disesuaikan
dengan kriteria ekonomi
• Konsep ekuivalensi tidak cukup
menyelesaikan permasalahan
• Diperlukan metode untuk membandingkan
alternatif-alternatif tersebut sehingga
didapatkan alternatif terbaik sebagai solusi
We'll learn how analysis can resolve alternatives into
equivalent present consequences
Present Worth Analysis
(Analisis Nilai Sekarang)
• Didasarkan pada konsep ekuivalensi
– Semua arus kas masuk & arus kas keluar
diperhitungkan terhadap titik waktu sekarang
(present)
Present Worth Analysis [2]
• Analisis dilakukan pada:
– Alternatif tunggal (single alternative)
– Alternatif lebih dari satu (multiple alternatives)

• Dasar Analisis Present Worth:


Analisis nilai sekarang didasarkan pada konsep
ekuivalensi dengan tingkat pengembalian
minimum yang diharapkan (MARR)
Present Worth Analysis [3]
• Dibutuhkan nilai NPV untuk menganalisis
nilai sekarang.
– Net Present Value (NPV) adalah metode
menghitung nilai bersih (netto) pada waktu
sekarang (present).

• NPV diperoleh menggunakan persamaan:


NPV = PWpendapatan – PWpengeluaran
Present Worth Analysis [4]
• Kondisi analisis:
1. Usia pakai (useful life) sama dengan periode
analisis
2. Usia pakai berbeda dengan periode analisis
3. Periode analisis tak terhingga, n= ~
Pemeriksaan Alternatif
• Alternatif tunggal,
– jika diperoleh nilai NPV ≥ 0, maka alternatif tersebut
layak diterima.

• Alternatif lebih dari satu (multiple


alternatives),
– alternatif dengan nilai NPV terbesar merupakan
alternatif yang terbaik untuk dipilih.

• Untuk alternatif yang ada bersifat


independent, dipilih semua alternatif yang
memiliki nilai NPV ≥ 0.
Kriteria Ekonomi pada Present Worth
Analysis
Situasi Keterangan Kriteria

Fixed Input Jumlah uang/ sumber daya Maximize Present


input tetap worth dari benefit atau
output lainnya (PWB).

Fixed Output Tujuan/ manfaat/ output Minimize Present


lainnya yang akan dicapai worth dari cost atau
tetap input lainnya(PWC)

Input dan output Baik Cost/ input lainnya Maximize Net present
tidak tetap maupun benefit/ output worth (PWB –PWC)
lainnya tidak tetap
Analisis dengan Alternatif Tunggal
• Sebuah perusahaan sedang
mempertimbangkan untuk membeli peralatan
seharga Rp 30.000.000,-. Dengan peralatan
baru itu akan diperoleh penghematan sebesar
Rp 1.000.000,- per tahun selama 8 tahun. Pada
akhir tahun ke-8, peralatan itu memiliki nilai jual
Rp 40.000.000,-.
• Apabila tingkat suku bunga 12% per tahun,
dengan present worth analysis, apakah
pembelian peralatan tersebut menguntungkan?
Penyelesaian Alternatif Tunggal
40 jt

1 jt 1 jt 1 jt 1 jt 1 jt 1 jt 1 jt 1 jt

1 2 3 4 5 6 7 8

30 jt

• NPV = 40.000.000(P/F,12%,8) + 1.000.000(P/A,12%,8) -


30.000.000
• NPV = 40.000.000(0.40388) + 1.000.000(4.96764) -
30.000.000
• NPV = - 8.877.160
• Oleh karena NPV yang diperoleh < 0, maka pembelian
peralatan tersebut tidak menguntungkan.
Analisis Terhadap Beberapa Alternatif
Multiple alternatives disesuaikan kondisi analisis,
di mana:
1. Jika usia pakai masing-masing alternatif sama
 Tidak diperlukan penyesuaian terhadap
arus kas
Langkah penyelesaian:
– Hitung NPV dari setiap alternatif
– Bandingkan masing-masing alternatif
Analisis Terhadap Beberapa Alternatif [2]
2. Jika usia pakai masing-masing alternatif tidak sama
 Diperlukan penyesuaian arus kas
Metode analisis dilakukan dengan penyamaan umur
alternatif (periode analisis).

Langkah penyelesaiannya terbagi menjadi:


a. Metode penyamaan umur dengan angka Kelipatan
Persekutuan Terkecil
b. Metode penyamaan umur dengan usia pakai alternatif
terpanjang
c. Metode penyamaan umur dengan suatu periode analisis
yang ditetapkan
Analisis Terhadap Beberapa Alternatif [3]
3. Jika usia pakai dianggap tak berhingga
– Metode analisis dengan periode ‘n’ tak
berhingga
– Menggunakan capitalized worth
1. Usia pakai sama dengan periode analisis
Sebuah perusahaan akan membeli sebuah mesin untuk
meningkatkan pendapatan tahunannya. Dua alternatif
peralatan masak dengan usia pakai masing-masing 8
tahun ditawarkan kepada perusahaan:

Mesin Harga beli Keuntungan Nilai sisa


(Rp) per tahun (Rp) di akhir usia pakai (Rp)
X 2.500.000 750.000 1.000.000
Y 3.500.000 900.000 1.500.000

• Dengan tingkat suku bunga 15% per tahun, tentukan


mesin mana yang seharusnya dibeli.
Penyelesaian usia pakai sama

Nilai sisa
A = Keuntungan

A A A A A A A A

1 2 3 4 5 6 7 8

Harga beli
Penyelesaian usia pakai sama [2]
Mesin X :
NPVX = 750.000(P/A,15%,8) + 1.000.000(P/F,15%,8) – 2.500.000
NPVX = 750.000(4.48732) + 1.000.000(0,32690) – 2.500.000
NPVX = 1.192.390

Mesin Y :
NPVY = 900.000(P/A,15%,8) + 1.500.000(P/F,15%,8) – 3.500.000
NPVY = 900.000(4.48732) + 1.500.000(0.32690) – 3.500.000
NPVY = 1.028.938

Maka, pilih mesin X


2. Usia pakai berbeda dengan periode
analisis
Sebuah perusahaan akan membeli sebuah mesin untuk
meningkatkan pendapatan tahunannya. Dua alternatif
mesin ditawarkan kepada perusahaan:

Usia Harga beli Keuntungan per Nilai sisa pada


Mesin pakai (Rp) tahun (Rp) akhir usia manfaat
(tahun) (Rp)
X 8 2.500.000 750.000 1.000.000
Y 16 3.500.000 900.000 1.500.000

Dengan tingkat suku bunga 15% per tahun, tentukan


mesin yang seharusnya dibeli.
Penyelesaian usia pakai berbeda
• Cash Flow Mesin X

1.000.000 1.000.000
A = 750.000

A A A A A A A A A A A A A A A A

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16

2.500.000
2.500.000
Penyelesaian usia pakai berbeda [2]
• Mesin X

• NPVX = 750.000(P/A,15%,16) + 1.000.000(P/F,15%,8) +


1.000.000(P/F,15%,16) – 2.500.000(P/F,15%,8) –
2.500.000
• NPVX = 750.000(5.95423) + 1.000.000(0.32690) +
1.000.000(0.10686) – 2.500.000(0.32690) – 2.500.000
• NPVX = 1582182,5
Penyelesaian usia pakai berbeda [3]
• Cash Flow Mesin Y

1.500.000
A = 900.000

A A A A A A A A A A A A A A A A

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16

3.500.000
Penyelesaian usia pakai berbeda [4]
• Mesin Y

• NPVY = 900.000 (P/A,15%,16) + 1.500.000(P/F,15%,16)


– 3.500.000
• NPVY = 900.000 (5.95423) + 1.500.000(0.10686) –
3.500.000
• NPVY = 2.019.097

Kesimpulan:
NPV mesin Y, Rp 2.019.097,- lebih besar daripada NPV
mesin X, Rp 1.582.182,50,- Maka dipilih mesin Y.
3. Periode analisis tak terhingga
• Asumsi perulangan sulit untuk diterapkan.
• Digunakan capitalized worth
– Sejumlah uang yang harus dimiliki saat ini.
– Mempermudah pembandingan alternatif
dengan usia pakai yang tak hingga.

CW = PW n  ∞ = A(P/A, i, ∞) = A (1/i)
3. Periode analisis tak terhingga [2]
Sebuah perusahaan akan membeli sebuah mesin untuk
meningkatkan pendapatan tahunannya. Dua alternative
mesin ditawarkan kepada perusahaan:
Usia Harga beli Keuntungan Nilai sisa pada akhir
Mesin pakai (Rp) per tahun (Rp) usia manfaat (Rp)
(tahun)
X 8 2.500.000 750.000 1.000.000
Y 9 3.500.000 900.000 1.500.000

Dengan tingkat suku bunga 15% per tahun dan periode


analisis tak terhingga, tentukan mesin yang seharusnya
dibeli.
Penyelesaian periode analisis tak
terhingga
• Mesin X :

1.000.000 1.000.000
A = 750.000

A A A A A A A A A A A A A A A A


1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17

2.500.000
2.500.000
Penyelesaian periode analisis tak
terhingga [2]

CW = PW n  ∞ = A(P/A, i, ∞) = A (1/i)

Mesin X :
• CWX = 750.000(P/A,15%,∞) + 1.000.000(A/F,15%,8)
(P/A,15%,∞) – 2.500.000(A/P,15%,8)(P/A,15%,∞)
• CWX = 750.000(1/0.15) + 1.000.000(0.07285)(1/0.15) –
2.500.000(0.22285)(1/0.15)

Annual
• CWX = 1.771.500
Penyelesaian periode analisis tak
terhingga [3]
• Mesin Y :

1.500.000
A = 900.000

A A A A A A A A A A A A A A A A

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 ∞
3.500.000
3.500.000
Penyelesaian periode analisis tak
terhingga [4]
Mesin Y :
• CWY = 900.000(P/A,15%,∞) + 1.500.000(A/F,15%,9)
(P/A,15%,∞) – 3.500.000(A/P,15%,9)(P/A,15%,∞)
• CWY = 900.000(1/0.15) + 1.500.000(0.05957)(1/0.15) –
3.500.000(0.20957)(1/0.15)
• CWY = 1.705.733,33

Kesimpulan: Pilih mesin X


Analisis Present Worth terhadap Multiple
Investasi
Contoh :
Seorang investor membayar $8000 kepada konsultan, untuk
menganalisa alternatif investasi terbaik terhadap tanah yang dia
miliki, seharga $30.000. Berikut ini adalah alternatif investasi
yang ditawarkan oleh konsultan :
Total Keuntungan Nilai sisa setelah
Alternatif
investasi tahunan 20 tahun
A: Do nothing $ - $ - $ -
B: Perkebunan 50000 5100 30000
C: Pom bensin 95000 10500 30000
D: Hotel 350000 36000 150000

Asumsi tingkat bunga 10%, investasi mana yang akan diambil


oleh investor?
Analisis Present Worth terhadap Multiple
Investasi [2]
Alternative A : NPW = 0 (do nothing)

Alternative B (perkebunan) :
NPW = -50000 + 5100(P/A,10%,20) +30000(P/F,10%,20)
= -50000 + 5100(8,514) + 30000(0,1486)
= -2120,6

Alternative C (pom bensin):


NPW = -95000 + 10500(P/A,10%,20) + 30000(P/F,10%,20)
= -1145
Alternative D (hotel) :
NPW = -350000 + 36000(P/A,10%,20) +150000(P/F,10%,20)
= -21206
Pilih alternatif A
Faktor Bunga yang akan sering digunakan

• P = A (P/A,i,n)

• Biaya per tahun / Pengeluaran tahunan


(operasional, perawatan, pajak)
• Keuntungan per tahun (penghematan)
Faktor Bunga yang akan sering digunakan

• P = F (P/F,i,n)

• Nilai sisa / salvage value / nilai jual


– Nilai sisa di akhir usia pakai
Faktor Bunga yang akan sering digunakan

• P = A(P/A,i,n) + G(P/G,i,n)

• Biaya per tahun / Pengeluaran tahunan dan


Keuntungan yang MENINGKAT per tahun
Faktor Bunga yang akan sering digunakan
• P = A(P/A,i,n) - G(P/G,i,n)

• Biaya per tahun / Pengeluaran tahunan dan


Keuntungan yang MENURUN per tahun
TUGAS LATIHAN SOAL
1. Seseorang mengharapkan hasil investasi untuk 5 tahun
ke depan dengan rincian pada tahun pertama sebesar
Rp 600 (dlm ratus juta) yang akan meningkat sebesar
Rp 200 (dlm ratus juta) pada setiap tahun berikutnya.
Jika tingkat suku bunga 15% per tahun, berapakah
yang harus diinvestasikan orang tersebut saat ini ?
2. Diketahui Mr. Jim menyisihkan penghasilannya setiap
bulan utk ditabung di bank sebesar $1500. Pada bulan
ke 5 dan ke 10, ada tambahan uang yg disetor oleh Mr.
Jim ke bank sebesar $2500. Hitunglah nilai ekuivalen
presentnya (P)! Diketahui i=10%
TUGAS LATIHAN SOAL
3. A firm is considering which of two mechanical devices to install to reduce
costs in a particular situation. Both devices cost $1000 and have useful
lives of 5 years and no salvage value. Device A can be expected to result
in $300 savings annually. Device B will provide cost savings of $400 the
first year but will decline $50 annually,making the second-year savings
$350, the third-year savings $300, and so forth. With interest at 7%, which
device should the firm purchase?
4. Pimpinan perusahaan akan menggantimesin lama dengan mesin baru
karena mesin lama tidak ekonomis lagi, baik secara teknis maupun
ekonomis. Untuk mengganti mesin lama dibutuhkan dana investasi
sebesar Rp 75.000.000,‐. Mesin baru mempunyai umur ekonomis selama
5 tahun dengan salvage value berdasarkan pengalaman pada akhir tahun
kelima sebesar Rp. 15.000.000,‐. Berdasarkan pengalaman pengusaha,
cash in flows setiap tahun diperkirakan sebesar Rp 20.000.000,‐ dengan
tk suku bunga 18% per tahun. Apakah penggantian mesin ini layak untuk
dilakukan apabila dilihat dari NPV?

Anda mungkin juga menyukai