Anda di halaman 1dari 3

KASUS ASMA

1.1 Kasus
Seorang pasien bernama Tn.S (52 th 6 bln 28 hr) datang ke apotek dengan membawa
resep dokter.

Resep

3.3 Penyelesaian Kasus

A. Analisis dengan metode SOAP

1. Subjektif

Nama : Tn. S
Umur : 52 th 6 bln 28 hr
Diagnosa : Asma

2. Objektif

1
3. Assesment

Nama obat Keterangan Keimpulan

Salbutamol Indikasi : meredakan Tepat obat, tepat


bronkospasme pada asma dan indikasi
obstruksi saluran nafas reversibel
lainnya.
Aturan pakai : 3x1(1jam ac atau 2
jam pc)
Kontraindikasi: hipersensitivitas
Efeksamping : tremor, ketegangan,
sakit kepala, kram otot, palpitasi,
takikardi.
Mekanisme : relaksasi otot polos
jalan nafas dengan menstimulasi
reseptor beta 2 adrenergik dengan
meningkatkan C-AMP dan
menghasilkan antagonisme
fungsional terhadap
bronkokonstriksi.

Bromheksine Indikasi : mukolitik untuk Tepat obat, tepat


meredakan batuk berdahak. indikasi
Aturan pakai: 3x1(2 jam pc)
Kontraindikasi : hipersensitivitas
Efeksamping : hipersensitivitas,
syok dan reaksi anafilaktif,
bronkospasme, mual, muntah,
diare.
Mekanisme : mengencerkan sekret
saluran nafas dengan jalan
memecah benang-benang
mukoprotein dan mukopolisakarida
dari spuntum.

Metilprednisolon Indikasi: antiinflamasi atau Tepat obat, tepat


imunosupresi pada beberapa indikasi
penyakit hematologi, alergi,
inflamasi, neoplasma maupun auto
imun.
Aturan pakai: 3x1(2 jam pc)
Kontraindikasi: DM, tukak
peptik/duodenum, infeksi berat,
hipertensi, gangguan sistem
kardiovaskular lainnya.
Efeksamping: insufisiensi adrenal

2
akut, dengan gejala demam,
mialgia, atralgia, malaise,
gangguan cairan dan elektrolit,
hiperglikemia, glikosuria.
Mekanisme: menghambat enzim
fosfolipase sehingga menghambat
pembentukan prostaglandin
maupun leukotrien.

Analisis DRP:
1. DRP ada indikasi tidak ada obat : -
2. DRP tidak ada indikasi ada obat : -
3. DRP tidak butuh obat :-
4. DRP dosis obat berlebih :-
5. DRP efek samping obat :-
6. DRP interaksi obat :-

1. Plan

 Penggunaan sediaan salbutamol yang ada diresep kurang tepat, menyarankan

diganti dari tablet menjadi inhaler.

2. KIE

a. Meningkatkan Pemahaman ( mengenai penyakit asma secara umum dan pola


penyakit asma sendiri)
b. Meningkatkan kepatuhan dan penanganan mandiri
c. Menghindari pencetus asma
d. Istirahat yang cukup
e. menjaga kebersihan lingkungan rumah
f. berolahraga ringan