Anda di halaman 1dari 22

Lita Khofifah

Lembar Kerja Siswa


(LKS)
Berbasis Etnomatematika Materi Geometri
Transformasi

KELAS :………………………………………………………..
NAMA :………………………………………………………..
—————————————————-
—————————————————-
—————————————————-
—————————————————-
LEMBAR KERJA SISWA

Satuan Sekolah : Sekolah Menengah Atas (SMA)


Mata Pelajaran : Matematika
Pokok Bahasan : Geometri Transformasi
Kelas / Semester : XI/ 1
Alokasi Waktu : 90 Menit

Kompetensi Inti

1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.

2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi,
gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan
sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.

3. Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan


rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan
kejadian tampak mata.

4. Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai,
memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggam-
bar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama
dalam sudut pandang/teori.

Kompetensi Dasar

3.5 Menganalisis dan membandingkan transformasi dan komposisi


transformasi dengan menggunakan matriks

4.5 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan matriks transformasi


geometri (translasi, refleksi, dilatasi dan rotasi)

1
Indikator Pencapaian

1. Menjawab pertanyaan yang diberikan guru tentang geometri transformasi berkaitan dengan
batik

2. Menentukan bayangan dari suatu titik oleh suatu titik translasi.

3. Menentukan koordinat bayangan hasil refleksi terhadap sumbu koordinat kartesius.

4. Menentukan suatu bayangan yang dicerminkan terhadap suatu garis.

5. Menentukan suatu bayangan yang dihasilkan oleh di dilatasi dengan skala tertentu.

6. Menentukan hasil rotasi suatu titik yang dirotasi sebesar ao dengan titik pusat tertentu.

7. Membuat pola batik yang berkaitan dengan transformasi geometri.

Petunjuk Pengerjaan
1. Waktu mengerjakan adalah 90 Menit.

2. Kerjakan Lembar Kerja Siswa ini secara berkelompok 4-5 siswa.

3. Tuliskan nama dan nomor absen pada tempat yang telah disediakan.

4. Bacalah lembar kerja siswa ini dengan cermat dan teliti.

5. Jawblaah pertanyaan pada tempat yang telah disediakan.

6. Tanyakan pada Bapak / Ibu guru jika ada yang kurang jelas.

7. Jawablah semua pertanyaan dengan lengkap dan sistematis.

Persiapan
Persipakan alat dan bahan yang diperlukan sebelum anda mengerjakan Lembar
Kerja Siswa ini.

Aspek yang akan dinilai

1. Sistematika dan kelengkapan langkah—langkah penyelesaian.

2. Kebenaran hasil kerja .

2
Apakah kamu Tahu?

Batik Khas Suku Osing Banyuwangi

Menurut sejarahnya, batik Banyuwagi berawal pada tahun 1963 di saat masa pemerintahan
Sulan Agung, dimana saat itu terjadi penaklukan Blambangan oleh Mataram. Dimasa
kekuasaan Mataram di Blambangan inilah kemudian banyak anak muda di Blambangan yang
dibawa ke pusat Pemerintahan Mataram Islam di Plered, Kotagede. Disana mereka diajarkan
membatik. Seiring dengan perkembangan zaman kemudian terjadilah kepentingan politik yang
mutualisme, yang pada akhirnya menetapkan tradisi membatik ini sebagai salah satu identitas
penguasaan atau simbol penaklukan pada budaya yang dilingkupinya.

Motif batik Banyuwangi umumnya bukan hanya perwujudan estetika dari ragam hias saja,
tetapi juga niai-nilai yang banyak dianut oleh masyarakat di Kabupaten Banyuwangi. Semua
nama motifnya banyak di pengaruhi oleh kondisi alam sekitar. Sampai saat ini ada 21 jenis mo-
tif batik khas Banyuwangi yang telah diakui nasional. Dianataranya adalah motif Gajah Oling,
Kangkung Setingkes, Sembruk Cacing, Kopi Pecah, Paras Gempal, Gedegan, Alas Kobong,
Sekar Jagad, Blarak Sempleh, Aseman, Moto Pitik, Ukel, dan lain sebagainya.

3
Ringkasan Materi
TRANSFORMASI GEOMETRI

Transformasi geometri merupakan perubahan posisi (perpindahan) dari suatu posisi


awal (x, y) ke posisi lain (x’, y’).

1. Translasi (Pergeseran)

Translasi merupakan jenis transformasi yang memindahkan setiap titik pada bidang
menurut jarak dan arah tertentu.

Ket: a menyatakan pergeseran searah sumbu X

b menyatakan pergeseran searah sumbu Y

2. Refleksi (Pencerminan)

Refleksi merupakan suatu transformasi dengan memindahkan setiap titik pada bi-
dang dengan menggunakan sifat-sifat pencerminan pada cermin datar. Berikut tabel
transformasi pencerminan.

Jenis Pencerminan Matriks

Sumbu x

Sumbu y

Garis y=x

Garis y=-x

Titik O(0, 0)

Garis x = h

Garsi y = h

4
Ringkasan Materi
3. Rotasi (Perputaran)

Rotasi adalah memutar setiap titik pada bidang dengan menggunakan titik pusat ter-
tentuk yang memiliki jarak sama dengan setiap titik yang diputar (jari-jari). Rotasi
tidak mengubah ukuran benda sama sekali. Ada dua macam rotasi, yaitu:

A. Rotasi dengan Titik Pusat (0,0) dengan Sudut Putar α

dimana

x’ = x cos α – y sin α
y’ = x sin α + y cos α

atau jika dibuat matriks transformasinya menjadi

keterangan

α bernilai + jika arah putaran berlawanan dengan arah jarum jam


α bernilai – jika arah putaran searah dengan arah jarum jam

B. Rotasi dengan Titik Pusat (a,b) dengan Sudut Putar α

Jika tedapat sebuah titik (x,y) yang diputar sebesar α derajat dengan titik pusat P
(a,b) maka:

dimana

x’ – a = (x-a) cos α – (y-b) sin α


y’ – b = (x-a) sin α + (y-b) cos α

4. Dilatasi (Perkalian)

Dilatasi merupakan transformasi geometri yang memperbesar atau memperkecil objek


tanpa mengubah objek tersebut.

 Jika k > 1 atau k <-1 maka diperbesar


 Jika -1 < k < 1 maka diperkecil
 Jika k = 1 atau k = -1 maka bangun tidak mengalami perubahan ukuran

5
5
Ringkasan Materi

A. Dilatasi terhadap titik pusat O (0,0)Dilatasi dengan pusat O (0,0) dan faktor dilatasi
K maka:

B. Dilatasi terhadap titik pusat P (a,b). Jika sebuah titik didilatasi dengan faktor di-
latasi K dan titik pust P (a,b) maka

Dimana:
x’ = a+ k (x-a)
y’ = b+ k (y-b)

6
Ibu Endang adalah seorang pengrajin batik, dia bekerja
sebagai pembuat pola atau desain. Suatu hari Ibu Endang
menerima pesanan membuat batik Gajah Oling dari Ibu
Ani. Ibu Ani menginginkan motif Gajah Oling yang
bervariasi dalam 1 kain, ia ingin pola batik Gajah
Olingnya ada yang sama, ada yang bertolak belakang, ada
yang diputar, dan ada juga yang dibuat dengan ukuran ber-
beda. Ibu Endang menerima tawaran tersebut, kemudian
Ibu Endang memberi contoh motif Gajah Oling yang
diminta Ibu Ani pada Gambar.1. Ibu Ani menyetujui motif
Gajah Oling tersebut dan akan mengambilnya dalam 2 bu-
lan kemudian.

Berdasarkan informasi pada Kegiatan 1, konsep Geometri Transformasi apa saja yang bisa
kamu dapatkan?

Penyelesaian :

75
Berdasarkan informasi pada kegiatan 1, buatlah (minimal 3 pertanyaan) yang berkaitan
dengan konsep geometri transformasi!
Penyelesaian :

1. Buatlah bidang kartesius. Kemudian, letakkan Gambar.1 (pola batik Gajah Oling) di
dalamnya!
2. Tentukan (minimal 3) titik koordinat pola batik Gajah Oling!
Penyelesaian :

8
Ibu Endang memiliki 4 rencana dalam membuat pola batik yang di pesan Ibu Ani.
Rencana 1.Ibu Endang akan membuat 2 pola batik yang sama dengan jarak 5 satuan
kesamping.
Rencana 2. Ibu Endang akan membuat pola batik yang bertolak belakang secara horizontal .
Rencana 3. Ibu Endang akan memutar pola batik 90o searah jarum jam.
Rencana 4. Ibu Endang akan memperbesar 0.5x lipat dari semula pola batik Gajah Oling.
Selesaikanlah rencana Ibu Endang dengan menggunakan konsep Geometri Transformasi !
Penyelesaian :

9
5
10
Setelah kamu menyelesaikan rencana Bu Endang. Presentasikan hasil pekerjaan kelompok-
mu di depan kelas.

Perhatikan Intruksi berikut ini!


Selesaikan Permasalahan berikut dan buatlah gambarnya pada bidang kartesius.
Gambar 1. Gambar kan titik A (-6, 3), titik B (-3, 6), titik C (-3, 3) dan titik D (-4, 4)
Gambar 2. Refleksikan Gambar 1 ter hadap gar is x = -3
Gambar 3. Refleksikan Gambar 1 ter hadap gar is y =3
Gambar 4. Rotasikan Gambar 1. sebesar 180 o pada titik pusat (-3, 3)
Gambar 5. Tr anslasikan Gambar 1, Gambar 2, Gambar 3, dan Gambar 4 dengan ska-
la 6 satuan ke arah sumbu x
Penyelesaian :

11
12
Ibu Endang adalah seorang pengrajin batik, dia bekerja
sebagai pembuat pola atau desain. Suatu hari Ibu Endang
menerima pesanan membuat batik Gajah Oling dari Ibu
Ani. Ibu Ani menginginkan motif Gajah Oling yang
bervariasi dalam 1 kain, ia ingin pola batik Gajah
Olingnya ada yang sama, ada yang bertolak belakang, ada
yang diputar, dan ada juga yang dibuat dengan ukuran ber-
beda. Ibu Endang menerima tawaran tersebut, kemudian
Ibu Endang memberi contoh motif Gajah Oling yang
diminta Ibu Ani pada Gambar.1. Ibu Ani menyetujui motif
Gajah Oling tersebut dan akan mengambilnya dalam 2 bu-
lan kemudian.

Konsep Geometri Transformasi apa saja yang terkandung dalam permasalahan di atas?

Penyelesaian :
1. Bentuknya sama —> Konsep Translasi
2. Bertolak belakang —> Konsep Refleksi
3. Diputar —> Konsep Rotasi
4. Berbeda ukuran —> Konsep Dilatasi

13
5
Berdasarkan informasi pada kegiatan 1, buatlah (minimal 3 pertanyaan) yang berkaitan
dengan konsep geometri transformasi!
Penyelesaian :
1. Berapakah skala yang akan digunakan bu Endang untuk mengubah ukuran pola?
2. Pola batik gajah oling akan di refleksikan terhadap sumbu apa?
3. Berapakah sudut rotasi yang akan digunakan bu Endang dalam membuat pola batik
memutar?

1. Buatlah bidang kartesius. kemudian, letakkan Gambar1 (pola batik Gajah Oling) di
dalamnya!
2. Tentukan (minimal 3) titik koordinat pola batik Gajah Oling!
Penyelesaian :
Titik P = (-1, 2)
Titik Q = (-3, 4)
Titik R = ( -4, 6)

14
Ibu Endang memiliki 4 rencana dalam membuat pola batik yang di pesan Ibu Ani.
Rencana 1.Ibu Endang akan membuat 2 pola batik yang sama dengan jarak 5 satuan
kesamping.
Rencana 2. Ibu Endang akan membuat pola batik yang bertolak belakang secara horizontal .
Rencana 3. Ibu Endang akan memutar pola batik 90o searah jarum jam.
Rencana 4. Ibu Endang akan memperbesar 0.5x lipat dari semula pola batik Gajah Oling.
Selesaikanlah rencana Ibu Endang dengan menggunakan konsep Geometri Transformasi !
Penyelesaian :
Titik P = (-1, 2)
Titik Q = (-3, 4)
Titik R = ( -4, 6)
Rencana 1 diselesaikan dengan konsep tr anslasi dengan a = 5, b = 0
P’ = (-1+ 5, 2+ 0) = (4, 2)
Q’ = (-3+5, 4+0) = (2, 4)
R’ = (-4+5, 6+0) = (1, 6)
Rencana 2 dapat diselesaikan dengan konsep r efleksi, kar ena bertolak belakang secara
horizontal, maka di r efleksikan ter hadap sumbu y.
Matrik pada sumbu y =
Titik P ( -1, 2)

P’ =

Titik Q ( -3, 4)

Q’ =

Titik Q ( -4, 6)

R’ =

Rencana 3 dapat diselesaikan dengan konsep r otasi, kar ena tidak disebutkan pusatnya,
maka kia gunakan pusat dititik O(0, 0) , dengan sudut 90o dan searah jarum jam maka bernilai
negatif.

15
5
Titik P = (-1, 2)

Titik Q = (-3, 4)

Titik R = ( -4, 6)

Rencana 4 kar ena akan diper besar maka menggunakan konsep dilatasi, dengan skala=
0.5, karena tidak disebutkan titiknya, maka di dilatasi pada titik pusat O(0, 0).

Titik P (-1, 2)

Titik Q (-3, 4)

Titik R (-4, 6)

16
Setelah kamu menyelesaikan rencana Bu Endang. Presentasikan hasil pekerjaan kelompok-
mu di depan kelas.

Perhatikan Intruksi berikut ini!


Selesaikan Permasalahan berikut dan buatlah gambarnya pada bidang kartesius.
Gambar 1. Gambar kan titik A (-6, 3), titik B (-3, 6), titik C (-3, 3) dan titik D (-4, 4)
Gambar 2. Refleksikan Gambar 1 ter hadap gar is x = -3
Gambar 3. Refleksikan Gambar 1 ter hadap gar is y =3
Gambar 4. Rotasikan Gambar 1. sebesar 180 o pada titik pusat (-3, 3)
Gambar 5. Tr anslasikan Gambar 1, Gambar 2, Gambar 3, dan Gambar 4 dengan ska-
la 6 satuan ke arah sumbu x
Penyelesaian :
Titik A (-6, 3), Titik B (-3, 6), Titik C (-3, 3) dan Titik D (-4, 4)
Gambar 2 r efleksi ter hadap sumbu x = -3

Titik A

Titik B

Titik C

17
Titik D

Gambar 3 r efleksi ter hadap sumbu y = 3

Titik A

Titik B

Titik C

Titik D

Gambar 4 Rotasi 180o di titik (-3, 3)

Titik A

Titik B

Titik C

18
Titik D

Gambar 5 Tr anslasi Gambar .1, Gambar .2, Gambar .3, dan Gambar .4 dengan a=6, b=0
(x’, y’) = (x+a , y +b)
 Gambar 1
Titik A (-6, 3)
A’’= ( -6 + 6, 3 +0) —> (0, 3)
Titik B (-3, 6)
B’’= ( -3+ 6, 6 +0) —> (3, 6)
Titik C (-3, 3)
C’’= ( -3 + 6, 3 +0) —> (3, 3)
Titik D (-4, 4)
D’’= ( -4+ 6, 4 +0) —> (2, 4)
 Gambar 2
Titik A’ (0, 3)
A’’= ( 0+ 6, 3 +0) —> (6, 3)
Titik B’ (-3, 6)
B’’= ( -3 + 6, 6 +0) —> (3, 6)
Titik C’ (-3, 3)
C’’= ( -3+ 6, 3 +0) —> (3, 3)
Titik D’ (-2, 4)
D’’= ( -2 + 6, 4 +0) —> (4, 4)
 Gambar 3
Titik A’ (-6, 3)
A’’= ( -6 + 6, 3 +0) —> (0, 3)
Titik B’ (-3, 0)
A’’= ( -3 + 6, 0 +0) —> (3, 0)

19
Titik C’ (-3, 3)
C’’= ( -3 + 6, 3 +0) —> (3, 3)
Titik D’ (-4, 2)
D’’= ( -4 + 6, 2 +0) —> (2, 2)
 Gambar 4
Titik A’(0, 3)
A’’= ( 0+ 6, 3 +0) —> (6, 3)
Titik B’ (-3, 0)
B’’= ( -3+ 6, 0 +0) —> (3, 0)
Titik C’(-3, 3)
C’’= ( -3+ 6, 3 +0) —> (3, 3)
Titik D (-2, 2)
D’’= ( -2+ 6, 2 +0) —> (4, 2)

Jika digambar akan seperti gambar berikut.

20