Anda di halaman 1dari 20

KOMITE KEPERAWATAN

KLINIK UTAMA ANANDA PURWOREJO

TAHUN 2017 - 2019


KLINIK UTAMA “ANANDA” PURWOREJO
Jl. Ringroad Utara, Sucenjurutengah, Bayan, Telp.(0275) 3128876 Purworejo

SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR


KLINIK UTAMA ANANDA PURWOREJO
Nomor : 203/KK/ADM/AND/I/2017

TENTANG

KOMITE KEPERAWATAN
KLINIK UTAMA ANANDA PURWOREJO

DIREKTUR KLINIK UTAMA ANANDA PURWOREJO

Menimbang :

a. Bahwa guna peningkatan mutu pelayanan


kesehatan di Klinik Utama Ananda
Purworejo, perlu dibentuk Komite
Keperawatan

b. Bahwa berdasarkan Peraturan Menteri


Kesehatan No 49 Tahun 2013 dimana Komite
Keperawatan ditetapkan oleh Direktur Klinik
Utama Ananda

c. Bahwa berdasarkan pertimbangan


sebagaimana dimaksud pada huruf a dan
huruf b, perlu menetapkan Keputusan
Direktur Klinik Utama Ananda Purworejo
tentang Penetapan Komite Keperawatan
Tahun 2017-2019.

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009


Tentang Kesehatan (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 144,
Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 5063);
2. Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009
Tentang Rumah Sakit (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 153,
Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 5072);

3. Peraturan Menteri Kesehatan Republik


Indonesia Nomor 369/MENKES/III/2007
Tentang Standar Profesi Bidan.

4. Peraturan Menteri Kesehatan Republik


Indonesia Nomor49/ MENKES/III/201
Tentang Penyelenggaraan Komite
Keperawatan di Rumah Sakit.
5. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 56
Tahun 2014 Tentang Klasifikasi dan
Perizinan Rumah Sakit.
6. Keputusan Menteri Kesehatan Republik
Indonesia Nomor 1333/MENKES
/SK/XII/1999 tentang Standar Pelayanan
Rumah Sakit;
7. Keputusan Menteri Kesehatan Republik
Indonesia Nomor
HK.02.02/MENKES/148/I/2010 Tentang Izin
dan Penyelenggaraan Praktik Perawat
sebagaimana telah diubah dengan peraturan
Menteri Kesehatan Nomor 17 Tahun 2013
(Berita Negara Republik Indonesia Tahun
2013 Nomor 437).
8. Keputusan Menteri Kesehatan Republik
Indonesia Nomor
1144/MENKES/PER/VII/2010 Tentang
Organisasi dan Tata Kerja Kementrian
Kesehatan (Berita Negara Republik Indonesia
Tahun 2010 Nomor 585) Sebagaimana telah
diubah dengan Peraturan Menteri Kesehatan
Nomor 35 Tahun 2013 (Berita Negara
Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 741).
9. Peraturan Menteri Kesehatan Republik
Indonesia Nomor
1464/MENKES/PER/X/2010 Tentang Izin
dan Penyelenggaraan Praktik Bidan (Berita
Negara Republik Indonesia Tahun 2013
Nomor 741).
10. PeraturanMenteriKesehatanRepublik
Indonesia Nomor
1796/MENKES/PER/VII/2010 Tentang
Registrasi Tenaga Kesehatan (Berita Negara
Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 603).
11. Keputusan Direktur Klinik Utama Ananda
Nomor: Tentang Penetapan Komite
Keperawatan Klinik Utama Ananda
Purworejo.

Memperhatikan : Usulan Ketua Komite Keperawatan Klinik Utama


Ananda Purworejo melalui Surat Nomor: tanggal
Januari 2017 tentang permohonan Penetapan
Pengurus Komite Keperawatan Periode 2017-
2019.

MEMUTUSKAN:

Menetapkan :

KESATU : Membentuk dan Menetapkan Komite


Keperawatan Klinik Utama Ananda
PurworejoTahun 2017–2019 dengan susunan
keanggotaan sebagaimana tersebut dalam
Lampiran Keputusan ini.
KEDUA : Tugas Komite Keperawatan :
1. Memberi masukan pada Kepala Seksi
Keperawatan dan atau Direktur Rumah Sakit
tentang perkembangan keperawatan
2. Melaksanakan pengembangan dan pembinaan
karir perawat
3. Mengevaluasi secara berkesinambungan
terhadap mutu Asuhan Keperawatan yang
sedang dan telah dilaksanakan.

KETIGA : Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal


ditetapkan dengan ketentuan apabila di
kemudian hari terdapat kekeliruan dalam
penetapan ini akan dilakukan perbaikan
sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di : Purworejo
Padatanggal: Januari 2017

DIREKTUR KLINIK UTAMA ANANDA


PURWOREJO

Dr. Tri Turnianti Hastuti SpOG(K)


Lampiran I : Keputusan Direktur

Klinik Utama Ananda Purworejo

Nomor : 203/KK/ADM/AND/I/2017

SUSUNAN KEPENGURUSAN

KOMITE KEPERAWATAN KLINIK UTAMA ANANDA PURWOREJO

Ketua : Umariyah Khotijah, Amd.Keb

Sekretaris I : Ria Prabansari K, SST

Sub Komite Etik dan Disiplin

Ketua : Yanti Susilowati, AMK

Sekretaris : Panca Retnawati, Amd.Keb

Sub Komite Mutu Keperawatan

Ketua : Turis Suci Utami, AMK

Sekretaris : Yenni Dyah Fitri, Amd.Keb

Sub Komite Kredensial

Ketua : Mega Rohmawati, Amd,Keb

Sekretaris : Rina Kumalasari, Amd,Keb


BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Dalam rangka membentuk persamaan presepsi, pemahaman,


cara pandang dan perubahan paradigma perawat dan bidan di
Klinik Utama Ananda Purworejo maka diperlukan adanya
pedoman kerja bagi komite keperawatan di Klinik Utama Ananda
Purworejo.

Dengan pemahaman yang sama pada seluruh perawat/ bidan di


Klinik Utama Ananda Purworejo diharapkan akan mempermudah
terselenggaranya komite keperawatan yang bisa membangun
iklim profesionalisme keperawatan/kebidanan dalam rangka
meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Klinik Utama
Ananda Purworejo, sehingga berdampak pada kepuasan
pelanggan/pengguna Klinik Utama Ananda Purworejo.

B. TUJUAN

1. UMUM

Sebagai pedoman bagi komite keperawatan dalam


menyelenggarakan kegiatan untuk meningkatkan
profesionalisme perawat dan bidan.

2. KHUSUS
a. Terbentuknya persamaan pemahaman, persepsi dan cara
pandang serta paradigma dalam penyelenggaraan komite
keperawatan di Klinik Utama Ananda Purworejo.
b. Terselenggaranya komite keperawatan di Klinik Utama
Ananda Purworejo yang memiliki makna terhadap tata
kelola klinis (clinical governance) keperawatan/kebidanan
sesuai evidence based.
c. Terbentuknya iklim professional keperawatan/kebidanan
dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan asuhan
keperawatan dan asuhan kebidanan di Klinik Utama
Ananda Purworejo, sehingga berdampak pada kepuasan
terutama pada pelanggan Rumah Sakit (RS).

BAB II

KOMITE KEPERAWATAN DI KLINIK UTAMA ANANDA


PURWOREJO

A. PENGERTIAN

Komite adalah wadah non struktural yang terdiri dari tenaga


ahli atau profesi yang dibentuk untuk memberikan
pertimbangan strategis kepada pimpinan rumah sakit dalam
rangka peningkatan dan pengembangan pelayanan kesehatan.

Komite keperawatan mempunyai fungsi utama mempertahankan


dan meningkatkan profesionalisme keperawatan/kebidanan
sehingga pelayanan asuhan keperawatan/kebidanan kepada
pasien diberikan secara benar (ilmiah) sesuai standar dan
evidence based sesuai kode etik profesi serta diberikan oleh
perawat/bidan yang kompeten dengan kewenangan yang jelas
sesuai bidangnya masing-masing.

Komite keperawatan merupakan bagian dari organisasi rumah


sakit bertujuan untuk menghimpun, merumuskan dan
mengkomunikasikan pendapat dan ide-ide perawat/bidan
sehingga memungkinkan penggunaan gabungan pengetahuan,
ketrampilan dan sikap dari profesi keperawatan/kebidanan.

B. VISI DAN MISI


a. VISI
Menjadi Perawat yang memberikan pelayanan terbaik secar
profesional.
b. MISI
1. Memberikan Pelayanan Keperawatan yang mengutamakan
mutu dan kepuasan pasien.
2. Terciptanya standarisasi tindakan keperawatan dan
kebidanan
3. Terciptanya tenaga keperawatan/kebidanan (SAK) yang
aplikatif

C. MOTTO

MOTTO : PRIMA

 Profesional
Dalam memberikan pelayanan asuhan keperawatan
terhadap pasien bersikap profesional tanpa membedakan
status sosial pasien
 Ramah
Dalam memberikan Pelayanan Asuhan Keperawatan
dengan Senyum, Salam, Sapa, dan Sopan
 Inovatif
Dalam melakukan pelayanan Asuhan keperawatan
mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan yang baru
 Manusiawi
Melakukan pelayanan Asuhan keperawatan sesuai dengan
kode etik keperawatan yang berorientasi pada pasien

D. TUJUAN, TUGAS, FUNGSI DAN PERAN


Bersumber dari buku pedoman penyelenggaraan komite
keperawatan rumah sakit yang diterbitkan oleh Direktorat Bina
Pelayanan Keperawatan Kementrian Kesehatan Republik
Indonesia tahun 2011, maka komite keperawatan di Klinik
Utama Ananda Purworejo mempunyai tujuan, peran, fungsi dan
tugas sebagai berikut :
1. TUJUAN

Komite keperawatan di Klinik Utama Ananda Purworejo


mempunyai tujuan sebagai berikut :

a. Mewujudkan profesionalisme dalam pelayanan


keperawatan dan kebidanan.
b. Memberikan masukan kepada pimpinan rumah sakit
berkaitan dengan profesionalisme perawat dan bidan
dalam memberikan pelayanan keperawatan dan
kebidanan.
c. Menyelesaikan masalah-masalah terkait dengan
penerapan disiplin dan kode etik keperawatan dan
kebidanan.
d. Meningkatkan mutu pelayanan keperawatan dan
kebidanan.
2. PERAN
Peran komite keperawatan Klinik Utama Ananda Purworejo
adalah sebagai berikut :
a. Memfasilitasi pertumbuhan dan perkembangan profesi
keperawatan dan kebidanan melalui kegiatan
terorganisasi
b. Mempertahankan pelayanan keperawatan dan kebidanan
yang berkualitas dan aman bagi pasien dan keluarganya.
c. Menjamin tersedianya perawat dan bidan yang kompeten,
etis sesuai kewenangannya.
d. Menyelesaikan masalah keperawatan dan kebidanan
yang terkait dengan disiplin etik dan moral
perawat/bidan
e. Melakukan kajian berbagai aspek keperawatan dan
kebidanan untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
f. Menjamin diterapkannya standar praktek, asuhan dan
prosedur keperawatan dan kebidanan
g. Membangun dan membina hubungan kerja tim di dalam
rumah sakit.
h. Merancang mengimplementasikan serta memantau dan
menilai ide-ide baru.
i. Mengkomunikasikan, mendidik, negosiasi dan
merekomendasikan hasil kinerja perawat/bidan untuk
pengembangan karirnya.

3. FUNGSI
Fungsi kepengurusan komite keperawatan Klinik Utama
Ananda Purworejo adalah sebagai berikut :
a. Menjamin tersedianya norma-norma ; standar praktek/
asuhan/prosedur keperawatan/kebidanan sesuai lingkup
asuhan dan pelayanan serta aspek penting asuhan area
keperawatan/kebidanan
b. Menetapkan lingkup praktek, kompetensi dan
kewenangan fungsional tenaga keperawatan/kebidanan,
merumuskan norma-norma; harapan dan pedoman
perilaku serta menyediakan alat ukur pantau kinerja
tenaga keperawatan/kebidanan.
c. Menjamin kompetensi tenaga keperawatan/kebidanan
dengan melaksanakan assesment, mempertahankan dan
mengembangkan kompetensinya.
d. Menjaga kualitas asuhan melalui perumusan rencana
peningkatan mutu keperawatan/kebidanan di tingkat
rumah sakit.
e. Memantau pelaksanaan kegiatan peningkatan mutu dan
evaluasi mutu keperawatan/kebidanan.
f. Mengintegrasikan proses peningkatan mutu
keperawatan/kebidanan dengan renstra rumah sakit.
g. Mengkomunikasikan menginformasikan hasil telaah
mutu keperawatan/kebidanan kepada semua bidang
yang terkait.
h. Memberi masukan/saran-saran solusi kepada
manajemen tentang system pemberian asuhan dan
pengembangan SDM keperawatan/kebidanan.
i. Memprakarsai perubahan dalam meningkatkan mutu
asuhan keperawatan/kebidanan.
j. Mempertahankan keterkaitan antara teori, riset dan
praktek sesuai dengan perkembangan disiplin ilmu
keperawatan/kebidanan.
4. TUGAS

Secara garis besar tugas dari komite keperawatan di Klinik


Utama Ananda Purworejo adalah sebagai berikut :

a. Menyusun dan menetapkan standar asuhan


keperawatan/kebidanan di rumah sakit.
b. Memantau pelaksanaan asuhan keperawatan/kebidanan.
c. Menyusun model praktek keperawatan/kebidanan
professional.
d. Memantau dan membina perilaku etik dan professional
tenaga keperawatan/kebidanan.
e. Meningkatkan profesionalisme keperawatan/kebidanan
melalui peningkatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
(IPTEK).
f. Bekerja sama dengan direktur atau bidang keperawatan
dalam melaksanakan program kewenangan tenaga
perawat/bidan.
g. Memberikan rekomendasi dalam rangka pemberian
kewenangan profesi bagi tenaga perawat/bidan yang
akan melakukan tindakan asuhan
keperawatan/kebidanan.
h. Mengkoordinir dan menyampaikan laporan kegiatan-
kegiatan komite keperawatan kepada seluruh tenaga
perawat/bidan

E. STRUKTUR KEPENGURUSAN

Kepengurusan komite keperawatan di Klinik Utama Ananda


Purworejo dibentuk melalui surat keputusan Direktur Klinik
Utama Ananda Purworejo tentang pembentukan susunan
komite keperawatan Klinik Utama Ananda Purworejo, dengan
susunan sebagai berikut :

1. Ketua

2. Sekretaris

3. Sub komite etik dan disiplin keperawatan

4. Sub komite mutu asuhan keperawatan

5. Sub komite kredensial


F. URAIAN TUGAS KEPENGURUSAN

1. Ketua

Ketua komite keperawatan mempunyai tugas pokok dan


fungsinya yaitu sebagai berikut :

a. Memberikan motivasi, dukungan, bimbingan dan arahan


kepada sub komite
b. Memberikan masukan kepada bidang keperawatan dan
direktur rumah sakit terhadap ketenagaan, sistem dan
standar pelayanan keperawatan
c. Bersama pengurus lain dan anggotanya menyususn
rencana program komite keperawatan
d. Mengesahkan rencana program komite ke direktur
rumah sakit dan mensosialisasikan dengan bidang
keperawatan dan anggota komite keperawatan
e. Terlibat langsung dalam pembuatan, pengembangan dan
evaluasi standar praktek keperawatan
f. Memfasilitasi dalam penyusunan, pelaksanaan
pengembangan profesi keperawatan
g. Terlibat langsung dalam penyusunan standar etik,
evaluasi penerapan kode etik profesi dan proses
pembinaan
h. Memberikan rekomendasi terhadap pemecahan masalah
keperawatan
i. Berkoordinasi dengan bidang keperawatan dalam
pelaksanaan, evaluasi standar praktek keperawatan,
penerapan etik profesi dan peningkatan profesionalisme
tenaga keperawatan
j. Melakukan kajian berbagai isu yang berkembang dan
merujuk ke sub komite yang sesuai
k. Memberikan pertimbangan tentang penempatan tenaga
keperawatan di rumah sakit
l. Memantau kegiatan/ program kerja dari sub komite
m. Menjalin hubungan dengan organisasi profesi nasional
seperti PPNI dan IBI
2. Sekretaris

Sekretaris komite keperawatan mempunyai tugas pokok dan


fungsinya yaitu sebagai berikut :

a. Melaksanakan kegiatan tata usaha/ kesekretariatan dan


kerumahtanggaan komite keperawatan
b. Membuat agenda kerja bersama ketua komite dan sub
komite keperawatan
c. Menyusun dan memfasilitasi proses pelaksanaan
program komite keperawatan
d. Melaksanakan tugas-tugas kesekretariatan kegiatan
komite keperawatan
e. Membuat dan mengedarkan undangan rapat-rapat yang
terkait dengan komite keperawatan
f. Membuat notulen rapat dan membuat laporan kepada
pihak terkait
g. Mengendalikan surat masuk dan keluar komite
keperawatan
h. Melaksanakan tugas pencatatan ide-ide atau masukan
dari anggota komite keperawatan untuk ditindaklanjuti
dalam rapat komite keperawatan
i. Melaksanakan hal-hal yang ditugaskan oleh ketua/wakil
ketua komite keperawatan yang berkaitan dengan
lingkup tanggung jawab sebagai sekretaris komite

3. Sub. Komite etik dan Disiplin Keperawatan

Uraian tugas pokok dan fungsi dari Sub. Komite etik dan
Disiplin Keperawatan adalah sebagai berikut :

a. Tugas

1. melakukan sosialisasi kode etik profesi tenaga


keperawatan;
2. melakukan pembinaan etik dan disiplin profesi tenaga
keperawatan;
3. melakukan penegakan disiplin profesi keperawatan
dan kebidanan;
4. merekomendasikan penyelesaian masalah-masalah
pelanggaran disiplin dan masalah-masalah etik dalam
kehidupan profesi dan asuhan keperawatan dan
asuhan kebidanan;
5. merekomendasikan pencabutan Kewenangan Klinis
dan/atau surat Penugasan Klinis (clinical
appointment);
6. memberikan pertimbangan dalam mengambil
keputusan etis dalam asuhan keperawatan dan
asuhan kebidanan.

2. Kewenangan

Sub komite etik dan disiplin keperawatan mempunyai


kewenangan memberikan usul rekomendasi pencabutan
Kewenangan Klinis (clinical privilege) tertentu,
memberikan rekomendasi perubahan/modifikasi rincian
Kewenangan Klinis (delineation of clinical privilege), serta
memberikan rekomendasi pemberian tindakan disiplin.

3.Mekanisme kerja

a) Melakukan prosedur penegakan disiplin profesi


dengan tahapan :

1. Mengidentifikasi sumber laporankejadian


pelanggaran etik dan disiplin di dalam rumah
sakit;

2. Melakukan telaah atas laporan kejadian


pelanggaran etik dan disiplin profesi;

b) Membuat keputusan

c) Keputusan diambil melalui panel ,bila yang


bersangkutan keberatan dan dapat menunjukkan
bukti bukti untuk pembelaan, maka dipanelkan
kembali.

d) Melakukan tindak lanjut keputusan berupa;


1. Teguran

2. Surat Peringatan

3. Pembatasan dan pencabutan wewenang


sementara / selamanya dan bekerja dibawah
supervisi

e) Melakukan pembinaan profesionalisme keperawatan


dan kebidanan dengan cara :

 Terus menerus

 Terprogram

 Metode yang dilakukan : diskusi, ceramah,


lokakarya simposium, bedside teaching, refleksi
diskusi kasus disesuaikan dengan SDM yang
tersedia

 Ada kerjasama dengan bidang keperawatan,diklat


dan organisasi keperawatan lain yang terkait

f) Menyusun laporan kegiatan sub komite untuk


disampaikan kepada Ketua Komite Keperawatan.

4. Sub.Komite Mutu Asuhan Keperawatan

Uraian tugas pokok dan fungsi dari Sub. Komite Mutu


Asuhan Keperawatan adalah sebagai berikut :

1. Tugas

a) Menyusun dan merevisi rencana peningkatan mutu


keperawatan dan kebidanan
b) Memantau dan memastikan kepatuhan perawat /
bidan terhadap SAK dan SPO
c) Menyusun data dasar profil perawat / bidan sesuai
area praktik
d) Melakukan pendataan kompetensi perawat / bidan
sesuai jenjang karir pada setiap area praktik
e) Mengidentifikasi, merencanakan, melaksanakan dan
mengevaluasi pengembangan profesional
berkelanjutan (continuing professional
development/CPD) tenaga keperawatan dan
kebidanan berkoordinasi dengan bidang keperawatan.
f) Melakukan audit keperawatan
g) Melakukan koordinasi dengan unit mutu rumah
sakit, untuk telaah temuan kualitas sehingga dapat
dilakukan tindak lanjut perubahan mutu
h) Mengadakan pertemuan ilmiah, pelatihan internal
rumah sakit, berdasarkan hasil assesment
kompetensi dan kemajuan IPTEK
i) Mengadakan kegiatan ilmiah, pelatihan di luar rumah
sakit bagi perawat sesuai area praktik pada setiap
jenjang karir.
j) Memfasilitasi proses pendampingan “couch”
(preceptorship/mentorship) selama melaksanakan
praktik keperawatan/kebidanan
k) Mengidentifikasi perubahan kompetensi berdasarkan
fakta melalui kaji ulang

2. Kewenangan

Melaksanakan assesment, merencanakan,


mempertahankan, mengembangkan mutu profesi setiap
tenaga keperawatan dan kebidanan

3. Mekanisme Kerja

a) Melakukan koordinasi dengan bidang keperawatan


untuk memperoleh data dasar tentang profil tenaga
keperawatan dan kebidanan
b) Mengidentifikasi kesenjangan kompetensi sesuai
dengan perkembangan IPTEK, kesenjangan tersebut
menjadi dasar perencanaan baik dilakukan di dalam
maupun di luar rumah sakit
c) Melakukan koordinasi dengan supervisor, CE (clinic
Educator), melakukan “couch” bimbingan
(preceptor/mentorship) selama melaksanakan praktek
d) Melakukan audit keperawatan dan pembahasan
kasus
e) Mengidentifikasi fenomena klinik, telaah kompetensi
perawat sebagai bahan mengadakan perbaikan mutu
pelayanan keperawatan
f) Memberikan masukan kepada bidang keperawatan,
direktur untuk pengembangkan SDM dalam hal
peningkatan dan mempertahankan kompetensi.

5. Sub. Komite Kredensial

Uraian tugas pokok dan fungsi dari Sub. Komite Kredensial


adalah sebagai berikut :

1. Tugas

a) Menyusun porto folio untuk perkembangan


professional
b) Menentukan komponen standar kredensial :
 Ijazah
 STR (surat tanda registrasi)
 Sertifikat pelatihan
 Surat tidak terlibat kriminal
 Surat pernyataan memiliki pengetahuan atau
ketrampilan khusus yang diuraikan dalam uraian
tugas (bagi perawat yang sudah bekerja)
 Surat peryataan telah menyelesaikan program
orientasi rumah sakit / orientasi di unit tertentu
 Surat hasil pemeriksaan kesehatan (sesuai
ketentuan)
c) Menentukan tahapan proses kredensial :

 Perawat mengajukan permohonan untuk


memperoleh kewenangan klinis dengan metode
self assessment
 Sub komite mengkaji dan memberikan
rekomendasi tindakan keperawatan yang diajukan
oleh pemohon
 Direktur Klinik Utama Ananda menerbitkan surat
penugasan

d) Merancang program kredensial sesuai dengan jenjang


kompetensi keahlian

e) Menentukan jenis pendidikan formal dan pelatihan


yang dapat diakui untuk menunjang kompetensi

f) Melaporkan hasil assessment dan pemeriksaan serta


memberikan rekomendasi kewenangan klinik kepada
komite keperawatan

g) Melakukan pemulihan kewenangan klinik

h) Melakukan kredensial ulang secara berkala sesuai


waktu yang ditetapkan

2. Kewenangan

Sub komite kredensial mempunyai kewenangan menilai


dan memutuskan kewenangan klinis yang adekuat sesuai
dengan kompetensi yang dimiliki setiap tenaga
keperawatan sesuai jenjang karir.

3. Mekanisme kerja

a. Mempersiapkan kewenangan klinis mencakup


kompetensi sesuai area
b. Menyusun kewenangan klinis dengan kriteria :
pendidikan, lisensi, prestasi penjagaan dan
peningkatan mutu pelayanan keperawatan, status
personal, status kesehatan serta tidak pernah terlibat
dalam tindak kriminal dan kekerasan jika melakukan
praktek mandiri, dapat menjelaskan pola praktik dan
implementasinya.
c. Melakukan assessment kewenangan klinis dengan
berbagai metode yang disepakati.
d. Membuat keputusan untuk memberikan kewenangan
klinik dengan memberikan rekomendasi kepada
komite keperawatan.
e. Melakukan pembinaan dan pemulihan kewenangan
klinik secara berkala.
f. Melakukan kredensial ulang secara berkala sesuai
waktu yang ditetapkan

BAB III

PENUTUP

Demikian Pedoman Komite Keperawatan di Klinik Utama Ananda


Purworejo, semoga dapat digunakan sebagai acuan / panduan dalam
melaksanakan kegiatan komite keperawatan sehingga keperawatan
dan kebidanan di Klinik Utama Ananda terasah keprofesionalnya dan
terus kompeten di bidangnya sesuai dengan perkembangan jaman
atau keilmuannya.

Purworejo, Januari 2017

DIREKTUR KLINIK UTAMA ANANDA

Dr. Tri Turnianti Hastuti SpOG(K)