Anda di halaman 1dari 9

SATUAN ACARA PENYULUHAN

(SAP)
“GASTRITIS”

DISUSUN OLEH:

Firadika Indah
SRP18315009

PROGRAM PROFESI NERS TAHAP REGULER


SEKOLAH TINGGI ILMU KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
PONTIANAK
2018-2019
SATUAN ACARA PENYULUHAN

Pokok bahasan : Gastritis


Sasaran : Ny. N dan Keluarga
Hari/tanggal : Jum’at, 24 Mei 2019
Waktu pertemuan : 09.30 WIB
Tempat : Rumah kediaman keluarga Ny.N di Gg. Mutiara
Durasi : 30 menit

A. LATAR BELAKANG
Gastritis atau Dyspepsia atau istilah yang sering dikenal oleh masyarakat sebagai
maag atau penyakit lambung adalah kumpulan gejala yang dirasakan sebagai nyeri ulu
hati, orang yang terserang penyakit ini biasanya sering mual, muntah, rasa penuh, dan
rasa tidak nyaman. Biasanya keluhan yang diajukan penderita tersebut ringan dan dapat
diatasi dengan mengatur makanan, tetapi kadang-kadang dirasakan berat, sehingga ia
terpaksa meminta pertolongan dokter bahkan sampai terpaksa diberi perawatan khusus
(Wardaniati, 2016).
Menurut WHO di Indonesia pada tahun 2012 angka kejadian gastritis mencapai
40,8% pada beberapa daerah dengan prevalensi 274.396 kasus dari 238.452.952 jiwa
pendududuk. Selain itu pada tahun 2007 penyakit gastritis menempati urutan kelima
dengan jumlah penderita 218.872 dan kasus kematian 899 orang (Suryono, 2016).
Tingginya angka kejadian gastritis dipengaruhi oleh beberapa faktor secara garis
besar penyebab gastritis dibedakan atas zat internal yaitu adanya kondisi yang memicu
pengeluaran asam lambung yang berlebihan, dan zat eksternal yang menyebabkan iritasi
dan infeksi. Gastritis merupakan penyakit yang cenderung mengalami kekambuhan
sehingga menyebabkan pasien harus berulang kali untuk berobat. Salah satu penyebab
kekambuhan gastritis adalah karena minimnya pengetahuan pasien dalam mencegah
kekambuhan gastritis.
B. TUJUAN
1. Tujuan Instruksional Umum
Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan, sasaran mampu memahami dan mengenal
penyakit Gastritis (Maag)
2. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah mengikuti penyuluhankesehatan diharapkan sasaranmampu :
a. Menjelaskan kembali pengertian Gastritis (Maag)
b. Menjelaskan kembali penyebab Gastritis (Maag)
c. Menyebutkan jenis-jenis Gastritis (Maag)
d. Menyebutkan tanda dan gejala Gastritis (Maag)
e. Menyebutkan komplikasi Gastritis (Maag)
f. Menjelaskan proses terjadinya
g. Menyebutkan bahaya jika maag tidak ditangani
h. Menjelaskan cara mencegah Gastritis (Maag)
i. Menjelaskan cara merawat penderita Gastritis (Maag) di rumah

C. POKOK BAHASAN MATERI PENYULUHAN TERDIRI DARI


1. Pengertian cacar air
2. Penyebabcacar air
3. Cara penularan atau penyebaran cacar air
4. Tanda dan gejalacacar air
5. Komplikasi cacar air
6. Cara pengobatancacar air
7. Cara menghilangkan bekas cacar air di wajah dan kulit

D. METODE
1. Ceramah
2. Tanya Jawab

E. ALAT BANTU
1. Lembar balik
2. Leaflet

F. KEGIATAN PENYULUHAN
No. Tahap Waktu Kegiatan Penyuluhan Kegiatan Audiance

1. Pembukaan 5 Menit  Salam  Menjawab salam


 Memperkenalkan Diri  Mendengarkan
 Menjelaskan maksud
dan tujuan penyuluhan
2. Penyampaian 15 Menit  Menjelaskan  Mendengarkan
isi materi pengertian, penyebab, penyuluhan
carapenularanataucara
penyebaran, tanda dan
gejala, komplikasi,
carapengobatan, cara
menghilangkan bekas
cacar air.
3. Tanya jawab 5 Menit  Memberikan  Bertanya
kesempatan audiance  Mendengarkan
untuk bertanya
 Menjawab pertanyaan
dari audiance
4. Penutup 5 Menit  Memberikan  Mendengarkan
kesimpulan dan saran  Menjawab
 Ucapan terima kasih, salam
doa, dan mengucapkan
salam

G. EVALUASI
Evaluasi dilakukan dengan cara menanyakan kembali pada keluargamengenai:
1. Apa pengertian cacar air ?
2. Apapenyebabcacarair ?
3. Bagaimana cara penularanataupenyebaran cacar air ?
4. Apa saja tanda dan gejala orang yang terkena cacar air ?
5. Apa saja komplikasi cacar air ?
6. Bagaimana caramengobaticacar air ?
7. Bagaimana cara menghilangkan bekas cacar air ?

H. LAMPIRAN
1. Materi
2. Leaflet
3. Lembar balik
MATERI
GASTRITIS

A. DEFINISI
Gastritis adalah suatu peradangan mukosa lambung yang bersifat akut, kronik
difus atau lokal dengan karakteristik anoreksia, rasa penuh, tidak enak pada epigastrium,
mual dan muntah (Suratun, 2013).
Gastritis adalah inflamasi mukosa lambung, sering akibat diet yang sembarangan.
Biasanya individu ini makan terlalu banyak atau terlalu cepat atau makan-makanan yang
terlalu berbumbu atau mengandung mikroorganisme penyebab penyakit (Smeltzer, 2002).
Gastritis adalah peradangan pada mukosa lambung yang dapat bersifat akut
kronik, difus ataulokal (Soepaman, 1996).

B. PENYEBAB CACAR AIR


1. Pola makan tidak teratur
2. Sering makan makanan yang asam (nanas, kedondong, rujak, dll)
3. Suka makan makanan yang pedas (sambal, cabai, saos, dll)
4. Suka makan makanan yang banyak mengandung gas
5. Suka minum kopi
6. Stress
7. Minum Alkohol
8. Merokok
9. Kuman helicobacter pylory

C. JENIS-JENIS GASTRITIS
1. Akut : terjadi mendadak/baru, kurang dari 6 bulan.
2. Kronik : terjadi menahun/lama, lebih dari 6 bulan.
D. TANDA DAN GEJALA CACAR AIR
1. Nyeri ulu hati
2. Mual/muntah
3. Tekanan darah menurun, pusing
4. Keringat dingin
5. Nadi cepat
6. Kadang berat badan menurun
7. Nafsu makan menurun
8. Perut terasa kembung

E. KOMPLIKASI
1. Infeksi kulit sehingga kulit menjadi merah, sakit dan bengkak.
2. Radang sendi terjadinya bengkak dan sakit pada sendi.
3. Infeksi paru, seperti susah bernafas, batuk, sakit didada dan mengi.
4. Peradangan di otak, seperti sakit kepala, leher mengeras dan tidak sadarkan diri.
5. Terjadinya dehidrasi, karena muntah berkelanjutan mengakibatkan mulut kering.

F. PROSES TERJADINYA GASTRITIS


Dinding lambung mempunyai lapisan untuk melindungi dari asam lambung'
karena berbagai penyebab lapisan tersebut bisa terluka.

G. BAHAYA .IKA MAAG TIDAK DITANGANI


1. Perdarahan saluran cerna
2. luka pada dinding lambung
3. Kebocoran pada dinding lambung
4. Gangguan penyerapan makanan
5. Kanker lambung
H. CARA MENCEGAH SAKIT MAAG
1. Makan teratur setiap 2-4 jam
2. Mengurangi makan makanan yang merangsang lambung seperti makanan pedas, asam,
dan bergas
3. Menyediakan makanan ringan
4. Mengurangi stress dengan mendekatkan diri pada Allah

I. CARA MERAWAT PENDERITA MAAG DI RUMAH


1. Segera makan jika timbul keluhan
2. Minum air hangat manis sebelum makan jika terasa mual
3. Makan makanan yang agak lunak
4. Makan dengan porsi sedikit namun sering
5. Berikan kompres air hangat di daerah ulu hati
6. Minum susu untuk menetralkan asam lambung

DI MANA DAPAT MEMASTIKAN SAKIT PERUT ANDA ADALAH MAAG ??


Datang ke Puskesmas atau fasilitas kesehatan yang mudah dan terjangkau.
DAFTAR PUSTAKA

Brunner, dan Sudart. 2002 Buku Ajar Keperawatan MedikaL Bedah. Edisi 8. EGC: Jakarta.

Mansjoer, Arif. 2001. Kapita Selekta Kedoktern. Jilid 2. FKUI: Jakarta.

Wilkinson. 2007. Buku Saku Diagnosis Keperawatan dengan Intervensi NIC dan Kriteria NOC .

EGC: Jakarta.