Anda di halaman 1dari 5

RENCANA KERJA LABORATORIUM KLINIK

UPTD RS PRATAMA GEMA SANTI NUSA PENIDA

I. PENDAHULUAN
Laboratorium klinik merupakan salah satu intalasi penunjang medis di lingkungan
suatu rumah sakit yang memiliki peranan yang sangat penting bagi rumah sakit untuk
mendukung klinisi dalam menegakkan diagnosis penyakit pasien sehingga
penanganan pasien berjalan secara paripurna. Laboratorium klinik UPTD. RS
Pratama Gema Santi Nusa Penida berada di zone yang strategis yaitu di zone rawat
jalan dengan bangunan yang cukup dan representative dalam memberikan pelayanan
laboratorium, bangunan ini didirikan tahun 2017. Peran laboratorium yang sangat
vital dalam penganan pasien sehingga memerlukan sarana dan prasarana yang
memadai untuk melakasanakan fungsi laboratoriumnya, disamping itu agar pelayanan
berjalan dengan baik maka diperlukan rencana kerja yang baik agar bisa mendukung
kegiatan laboratorium yang berkesinambungan. Rencana kerja merupakan suatu
acuan kegiatan yag dilakukan oleh instalasi labortorium selama satu tahun kedepan.
Rencana kerja laboratorium mencakup berbagai bidang diantaranya bidang pelayanan
pemeriksaan, bidang sarana dan prasarana, bidang administrasi, bidang sumberdaya
manusia, dan bidang pengembangan laboratorium.
II. LATAR BELAKANG
Rencana kerja laboratorium dibuat agar kegiatan pelayanan dan pengembangan
laboratorium memiliki arah yang jelas serta menjaga mutu dan keninambungan
kegiatan laboratorium berjalan dengan baik. Semua kegiatan baik pelayanan,
pelatihan dan pengembangan harus dilaksanakan sesuai dengan rencana kerja yang
telah dibuat sehingga kita bisa mengukur capaian kerja yang kita raih dalam satu
tahun serta mampu menganalisis secara dini apabila terjadi kegiatan yang tidak
berjalan sesuai dengan rencana kerja.
III. TUJUAN
III.1. Tujuan Umum
Menyusun rencana kerja dan pengembangan laboratorium selama satu tahun yang
reliable dan akuntable
III.2. Tujuan khusus
III.2.1. Menyusun rencana kerja bidang pelayanan pasien
III.2.2. Menyusun rencana kerja bidang sarana dan prasarana
III.2.3. Menyusun rencana kerja bidang administrasi
III.2.4. Menyusun rencana kerja bidang sumber daya manusia
III.2.5. Menyusun rencana kerja bidang pengembangan laboratorium
IV. RENCANA KERJA LABORATORIUM
Rencana kerja ini dibuat untuk kegiatan yang akan dilakukan selama tahun 2019 yang
meliputi berbagai bidang seperti yang telah disebutkan diatas. Rencana kerja ini
disusun berdasarkan cerminan pada kegiatan di tahun 2018 yang disesuaikan dengan
kondisi serta situasi yang diprediksi akan terjadi di tahun 2019.
IV.1. Bidang Pelayanan Pasien
Pada bidang pelayan terhadap pasien pada prinsipnya tidak jauh berbeda dengan
tahun 2018, rencana kerja pada bidang ini lebih dititik beratkan pada upaya
memberikan pelayanan yang paripurna, bermutu dan professional terhadap pasien.
IV.2. Bidang Sarana dan prasarana

1
Pada bidang ini perencanaan dibuat untuk memenuhi sarana dan yang diperlukan
untuk pemeriksaan laboratorium guna mendukung rumah sakit untuk memenuhi
persyaratan akreditasi. Sarana yang direncanakan pada tahun 2019 berupa
pengadaan lemari cabinet, serta pengadaan meubeler untuk mendukung
pelayanan.
IV.3. Bidang Sumber Daya Manusia
Sumber daya manusia merupakan hal yang penting dalam perencanaan di tahun
2019, oleh karena adanya upaya rumah sakit untuk membentuk Bank Darah
Rumah Sakit (BDRS) sesuai persyaratan akreditasi yang telah dilaksanakan, maka
diperlukan tenaga tambahan untuk melakukan kegiatan tersebut. Kemampuan /
kualitas sumber daya manusia juga merupakan hal penting selain kuantitas dalam
menjaga mutu layanan sehingga diperlukan pelatihan pelatihan yang sesuai
dengan kegiatan laboratorium.
IV.4. Bidang administrasi dan pelaporan
Bidang ini merupakan bidang penunjang untuk kegiatan laboratorium dalam
memberikan pelayanan serta dalam fungsi manjerial sebagai laporan kegiatan
yang dilaksanakan. Perencanaan pada bidang ini berupa pengadaan printer dan
komputer kerja untuk kegiatan serta jaringan untuk mempermudah dalam
pelayanan dan pelaporan kegiatan.
IV.5. Bidang Pengembangan Laboratorium
Bidang ini merupakan integrasi dari semua bidang perencanaan yang sudah
direncanakan diatas yang bertujuan untuk mengembangkan pelayan laboratorium,
sehingga menjadi laboratorium yang lengkap dan sesuai dengan kelas rumah
sakit.

Rencana kerja semua bidang tersebut diatas tertuang secara lebih terperinci pada table
4.1 dan rencan belanja lab tertuang dalam table 4.2

2
Table 4.1: Recana kerja bidang pelayanan pasien

No. Jenis Kegiatan Tujuan Sasaran Realisasi


BIDANG PELAYANAN PASIEN
1 Pengadaan reagen dan bahan habis pakai rutin Pelayanan laboratorium Bagian penunjang Januari – desember 2019
sesuai kebutuhan
BIDANG SARANA PRASARANA
2 Pengadaan Kursi kerja Pelayanan laboratorium Bagian umum 2019
3 Pengadaan lemari cabinet Penyimpanan arsip Bagian umum 2019
BIDANG ADMINISTRASI DAN PELAPORAN
4 Pengadaan Komputer dan printer Mempertahankan pelayanan lab Bagian umum 2019
5 Pengadaan CPU Mengganti CPU yang Rusak Bagian penunjang 2019
BIDANG SUMBER DAYA MANUSIA
6 Penambahan D3 analis kesehatan Memenuhi kebutuhan tenaga untuk BDRS Bagian SDM 2019
7 Pelatihan Malaria Meningkatkan kemapuan analis Analis Sesuai program dinas kesehatan
8 Pelatihan TBC Meningkatkan kemapuan analis Analis Sesuai program dinas kesehatan
9 Workshop dan simphosium Meningkatkan kemapuan analis Analis 2019
BIDANG PENGEMBANGAN LABORATORIUM

3
No Bahan Laboratorium/Reagensia Satuan Kebutuhan Harga satuan Total
1 Alkohol Swab lembar 25.000 220 5.500.000
2 Aquabidest botol 6 25.000 150.000
3 Blue Tip buah 1.000 419 418.660
4 Cat Giemsa botol 100ml 4 390.000 1.560.000
5 Cat Gram kit 2 508.500 1.017.000
6 Eosin 2% botol 250ml 2 150.700 301.400
7 HBsAG strip 200 9.878 1.975.600
8 Oncoprobe Anti HIV strip 100 22.440 2.244.000
9 SD Bio Line HIV 1/2 strip 300 14.344 4.303.200
10 SD Intec HIV 1/2 strip 100 38.000 3.800.000
11 Kotak slide kotak 2 79.208 158.416
12 Metanol Pro Analisa botol 1 liter 5 55.000 275.000
13 Minyak Emersi 2 526.250 1.052.500
14 Poli Aid 0 130.113 26.023
15 Rak Tabung Reaksi 2 79.578 159.156
16 Reagen DL (Sysmex) paket
17 Cellpack 20 L botol 36 2.102.700 75.697.200
18 celclean Botol 5 1.424.000 7.120.000
19 Stromatolyzer 500 ml botol 36 1.392.600 50.133.600
20 Kontrol Darah (L, N, H) set 18 1.127.200 20.289.600
21 Stik Urinalisis U10 strip 600 2.250 1.350.000
22 Tabung Darah EDTA (Tutup Ungu) Biji 5 ml 3.500 1.691 5.918.500
Tabung Darah Non EDTA (tutup
Biji 5 ml 1.200 1.594 1.912.800
23 merah)
24 Anti A botol 10 ml 2 68.200 136.400
25 Anti B botol 10 ml 2 68.200 136.400
26 Anti AB botol 10 ml 2 92.510 185.020
27 Anti D botol 10 ml 2 114.070 228.140
28 Test Kehamilan strip 100 2.036 203.595
29 White Tip buah 500 359 179.500
30 Salmonella Typhi O botol 5ml 4 66.660 290.638
31 Salmonella Paratyphi A-O botol 5 ml 4 66.660 290.638
32 Salmonella Paratyphi B-O botol 5 ml 4 66.660 290.638
33 Salmonella Paratyphi C-O botol 5 ml 4 66.660 290.638
34 Salmonella Typhi H botol 5ml 4 66.660 290.638
35 Salmonella Paratyphi A-H botol 5 ml 4 66.660 290.638
36 Salmonella Paratyphy B-H botol 5 ml 4 66.660 290.638
37 Salmonella paratyphy C-H botol 5 ml 4 66.660 290.638
38 Yellow Tip buah 1.500 207 310.200
39 dry film konika minolta besar 1.000 49.192 49.192.000
40 dry film konika minolta kecil 1.000 74.800 74.800.000
41 Uji dengue igG/igM 120 475 57.000
42 Spotchem E-plate pcs 150 30.602 4.590.300
43 Creatinin Mindray kit 2 541.200 1.082.400
44 Kuvet mindray pcs 2.500 35.200 88.000.000
45 AST SGOT 4x53 ( Mindray) kit 2 814.000 1.628.000
46 ALT SGPT 4x53 ml kit 2 814.000 1.628.000
47 Bilirubin total (mindray) kit 2 2.006.400 4.012.800
48 HDL Kolesterol (Mindray) kit 6 2.992.000 17.952.000
50 LDL Kolesterol (Mindray) kit 6 770.000 4.620.000
51 Stik urinalisis mindray pcs 1.000 4.818 4.818.000
52 Trigliserida Mindray kit 2 1.381.600 2.763.200
53 Uric Acid (Mindray) kit 2 770.000 1.540.000
54 Urea (Mindray) kit 2 514.800 1.029.600

4
55 Kontrol Clinchen Vial 11 569.800 6.267.800
56 Albumin myndray kit 3 519.200 1.557.600
57 Glukosa mindray kit 3 1.223.200 3.669.600
58 spotchem control kit 12 1.340.000 16.080.000
59 pipette tip E plate pcs 1.000 2.790 2.790.000

I. PENUTUP
Rencana kerja merupakan suatu acuan kita dalam melaksanakan serta merencanakan
kegiatan laboratorium sehingga kegiatannya menjadi terarah dan terukur capaiannya
serta melalui rencana kerja tersebut kita akan mampu melakukan evaluasi dan
perubahan secara dini apabila ada kekeliruan dalam pelaksanaan kegiatan
laboratorium, dengan demikian sasaran dan tujuan laboratorium dapat tercapai
dengan baik.