Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN PRAKTIKUM ANNELIDA

A. TUJUAN PRAKTIKUM
a. Dapat mengamati dengan jelas hewan-hewan yang termasuk dalam filum
annelida
b. Dapat menggambar dan memberi keterangan pada spesimen yang diamati
c. Dapat menjelaskan perbedaan atau persamaan pada ketiga spesimen yang
diamati
d. Mampu menuliskan sistematika dan klasifikasi pada gambar
B. LANDASAN TEORI
Annelida berasal dari kata Annulus (cincin) dan sebutan itu cocok dengan bentuk tubuh
yang beruas-ruas (bersegmen) dan memanjang. Annelida adalah hewan yang memiliki
tubuh paling sederhana bila dibandingkan dengan Plathihelminthes, Nemathelminthes.
Annelida memiliki ciri-ciri tubuh belateral simetri, memiliki tiga lapisan sel
(triploblastik), tubuhnya bulat dan memanjang biasanya dengan segmen yang jelas baik
eksternal internal, disebagian spesies memiliki setae berupa rambut, dan setiap ruasnya
memiliki banyak setea dan ada Annelida yang memiliki tentakel dan para podia dibagian
kepala contohnya pada Polichaeta. Rongga tubuh Annelida berisi cairan yang berperan
dalam pergerakkan annelida dan sekaligus melibatkan kontraksi otot. Ototnya terdiri dari
otot melingkar (sirkuler) dan otot memanjang (longitudinal) (Sutarno2009).
Bagian-bagian tubuh pada hewan Annelida ini sudah lengkap terutama pada
pencernaannya terdiri dari mulut, faring, esofagus (kerongkongan), usus, dan anus.
Annelida sudah memiliki pembuluh darah sehingga memiliki sistem peredaran darah
tertutup. Darahnya mengandung hemoglobin, sehingga berwarna merah. Pembuluh darah
yang melingkari esofagus berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh (Sutarno2009).
Tubuh cacing ini ditutupi kutikula tipis dan lembab yang mengandung banyak sel-sel
kelenjar dan sel sensoris di atas epitel columnar. Dinding tubuhnya terdiri dari lapisan otot
circular, coelom berkembang disebut schizocoelom. Alat pencernaan lengkap yang
memanjang sepanjang tubuhnya (Sutarno2009).
Sistem peredaran darah pada cacing ini peredaran darah tertutup, yang memanjang
dengan cabang-cabang lateral pada setiap ruas. Plasma darah yang berisi haemoglobin dan
amoebocyte yang bergerak bebas. Cacing ini respirasi yang dilakukan dengan epidermis
atau permukaan tubuh. Sistem respirasi menggunakan sepasang nephiridia pada setiap
ruas. Sistem saraf dengan sepasang ganglia cerebral (otak) dihubungkan ke tali saraf
(Sutarno2009).

1
Annelida dibagi menjadi tiga kelas, yaitu Polychaeta (cacing berambut banyak),
Oligochaeta (cacing berambut sedikit), dan Hirudinea (Syulasmi: 2013).
C. ALAT DAN BAHAN
a) Alat
- Mikroskop
- Papan seksi
- Alat seksi
- Jarum pentul
- Gelas ukur
b) Bahan
- Formalin
- Alkohol 70%
- Lumbricus terrestris
- Nereis pelagica
- Hirudo sp.
D. PROSEDUR KERJA
a. Prosedur kerja untuk praktikum Lumbricus terrestris(cacing tanah)

1) Ambillah seekor cacing tanah yang hidup, letakkan diatas papan seksi dan amati cara
bergeraknya. Dan amati setaenya.
2) Untuk mengamati morfologi cacing tanah, hewan ini dapat dibunuh,tetapi harus
dijaga agar tubuhnya tidak mengkerut menggunakan alcohol 20 %.
3) Gunakan formalin dan alcohol 70% untuk mematikan cacing.
4) Letakkan specimen pada papan seksi, kemudian amati dengan baik dan hitung jumah
segmen pada specimen!
5) Untuk mengamati anatomi internalnya, bukalah cacing dengan menyayat dinding
dorsal, dan dengan jarum pentul, pisahkan kedua tepid an tusukkan pada papan seksi
6) Amati anatomi menggunakan mikroskop dengan pembesaran lemah.
7) Gambarlah morfologi dan anatomi daric acing tanah dan beri keteranga
danklasifikasinya.

b. Prosedur Kerja untuk praktikum Nereis pelagica

1) Letakkan seekor Nereis pelagica di atas papan seksi, sehingga dorsalnya menghadap
ke atas.
2) Kenali bagian-bagian yang membentuk kepala:
 Prostomium, bagian yang terdepan, dengan sepasang prostomial tentakel, dua
pasang mata tunggal, dan bagian lateral terdapat sepasang prostomial plap (alat
peraba)

2
 Peristomium, dengan 4 pasang tentakel atau siri pada bagian lateralnya. Pada
bagian peristonium ini terdapat mulut, karena segmen ini mengelilingi mulut
maka disebut peristomium.
 Di dalam mulut terdapat kerongkongan (pharynx) yang terlihat dari luar, tetapi
dapat dijulurkan ke depan. Pada kerongkongan yang terjulur, terdapat sepasang
rahang yang kuat, juga gigi kitin yang kecil dan jumlahnya banyak.
 Prostomium dan peristomiun adalah segmen yang membentuk kepala.
3) Gambarlah daerah kepala dan berikan keterangan bagian-bagiannya.
4) Perhatikanlah sederetan segmen-segmen yang terdapat di belakang kepala. Setiap
segmen-segmen tubuh mempunyai sepasang parapodium di bagian lateralnya, yang
memiliki banyak setae.
5) Amatilah parapodium tersebut dan bagian-bagiannya dengan mempergunkan
mikroskop! Kenali bagian-bagian dari parapodium seperti:
6) Notopodium, bagian di sebelah dorsal
7) Neuropodium, bagian di sebelah ventral
8) Sirus dorsal (dorsal cirrus), tonjolan di bagian dorsal dari notoodium
9) Aksikulum (aciculum), batang kitiri yang kuat di dalam notopodium dan
neuropodium.
10) Setae, rambut-rambut kitin di ujung lateral dari notopodium dan neuropodium.
11) Gambarlah parapodim beserta bagian-bagiannya, yang merupakan hasil pengamatan
dan beri keterangannya.
12) Pelajari cacing dengan bantuan mikroskop, kemudian gambarlah dan berikan
keterangannya.
13) Tulislah klasifikasi dari specimen yang diamati

c. Prosedur kerja untuk praktikum Hirudo sp. (lintah)


1) Letakkan awetan lintah di atas papan seksi .
2) Amati morfologi dari lintah yang ada.
3) Gambarlah hasil pengamatan dan tukislah klasifikasi dari specimen lintah.

3
E. HASIL DAN PEMBAHASAN
NO FOTO GAMBAR KETERANGAN
1

*Gambar 1 :Morfologi

*Gambar 2 : Klitelium

*Gambar 3 :Anatomi
internal

4
*Gambar 4 : Organ dalam
menggunakan mikroskop

Kingdom: Animalia
.Filum: Annelida
.Kelas: Oligochaeta
..Ordo: Haplotaxida
..Famili: Lumbricidae
.Genus: Lumbricus
Spesies: Lumbricus
terrestris

*Gambar 5 : Kepala

*Gambar 6 : Tubuh

5
*Gambar 7 : Ekor

Kingdom : Animalia
Filum : Annelida
Kelas : Polychaeta
Ordo : Errantia
Familia : Nereididae
Genus : Nereis
Spesies : Nereis pelagica

*Gambar 8 : Morfologi
Kingdom : Animalia
Filum : Annelida
Kelas : Hirudinea
Ordo : Hirudinida
Famili : Hirudinidae
Genus : Hirudo
Spesies : Hirudo sp.

6
1. Kingdom : Animalia
Filum : Annelida
Kelas : Clitellata
Sub-Kelas : Oligochaeta
Ordo : Haplotaxida
Famili : Lumbricidae
Genus : Lumbricus
Spesies : Lumbricus terrestris
Lumbricus terrestris atau cacing tanah yang kami amati memiliki 144 segmen pada
tubuhnya. Klitelium pada cacing tanah yang kami amati memiliki klitelium dan klitelium
tersebut terdapat di segmen 13-15. Dalam pengamatan anatomi internal cacing terdapat
bagian-bagian diantaranya rongga mulut, faring, otak, nephridium, pembuluh darah, septa,
seminal vesikel. Bagian-bagian tersebut yang dapat terlihat jelas pada gambar 3 dan
gambar 4. Pada gambar 4, terlihat jelas seminal vesikel yang berwarna kuning.

2. Kingdom : Animalia
Filum : Annelida
Kelas : Polychaeta
Ordo : Errantia
Familia : Nereididae
Genus : Nereis
Spesies : Nereis pelagica

Dari hasil pratikum terlihat bagian penyusun kepala dari Nereis pelagica terdiri dari bagian
sepasang tentakel, dua pasang mata (bukan untuk melihat tetapi membantu untuk mencari
makanan karena mata ini peka terhadap cahaya), rahang, faring, setae dan parapodium (sebagai
alat gerak). Pada gambar tubuh cacing terdapat setae (rambut-rambut kaku yang membantu
dalam melekat pada substrat), parapodium sebagai alat bantu gerak dan pembuluh darah dorsal.

3. Kingdom : Animalia
Filum : Annelida
Kelas : Hirudinea
Ordo : Hirudinida
Famili : Hirudinidae

7
Genus : Hirudo
Spesies: Hirudo sp.

Pada morfologi lintah terdapat rahang yang berbentuk lubang kecil (penghisap posterior),
segmen dan mulut (penghisap anterior) yang kedua mulut dan rahang sebagai alat penghisap
untuk mendapatkan makanan.

F. KESIMPULAN
Praktikum Annelida memiliki tujuan untuk dapat mengamati, menggambar,
memberi keterangan, menjelaskan dan menjelaskan tentang hewan – hewan yang ada di
Filum Annelida. Annelida berasal dari kata Annulus (cincin) dan sebutan itu cocok dengan
bentuk tubuh yang beruas-ruas (bersegmen) dan memanjang. Dalam praktikum ini, kami
telah menemukan contoh spesies dari masing – masing kelas. Dari kelas Oligochaeta kami
menemukan cacing tanah(Lumbricus terrestris), dari kelas Polychaeta kami menemukan
cacing Nereis pelagica dan untuk kelas Hirudinea kami menemukan lintah (Hirudo sp).
Lumbricus terrestris yang kami temukan memiliki 144 segmen dan klitelium berada di
segmen 13-15. Untuk Nereis pelagica memiliki setae yang kaku dan terlihat jelas. Untuk
Hirudo sp, segmennya terlihat jelas dan rapat.

G. DAFTAR PUSTAKA

Bawa, Wayan. dkk. 2001. Lembar Kerja Mahasiswa (LKM). Singaraja.

Karim, Amalia. 2018. Phylum Annelida Laporan Praktikum. https://www.academia.edu/


36456805/Laporan_Praktikum_Filum_Annelida_2018 diakses pada 8 April 2019.

Kastawi, Yusuf, dkk. 2003. Zoologi Aventebrata. Malang : Jica.

Yogi. 2013. Annelida Laporan Praktikum.https://www.academia.edu/32923659/LAPORAN


ANNELIDA.docx diakses pada 8 April 2019.

Anda mungkin juga menyukai