Anda di halaman 1dari 15

SMK NEGERI 2 KUPANG

Diterbitkan 18 Juli 2011


No.Dokumen
KARTU SOAL PERHIT. KEKUATAN KONST. BANG Revisi 00
IK.KUR.PBM.06.35
Halaman 1 dari 15

NO MATERI KOMP. INDIKATOR NO. SOAL KNC. SKOR TK.


SOAL
LULUSAN JWBN KSK.
1  Jenis-jenis Mengidentifikasi  Konstruksi 1 Sebuah konstruksi dikatakan konstruksi statis A 1 Mdh
konstruksi konstruksi statis statis tertentu tertentu apabila… A. konstruksi tersebut diam,
statis tertentu dan dan dalam keadaan seimbang B. Konstruksi
tertentu dan konstruksi statis konstruksi bergerak/dinamis C. Jumlah gaya yang bekerja
statis tak tak tentu statis tak tidak sama dengan nol D. Jumlah tumpuan sama
tentu tentu dengan 4 E. Tidak berlaku syarat keseimbangan
diidentifikasi pada konstruksi tersebut
 Gaya dalam
pada gelagar 2 Yang dimaksud dengan konstruksi statis tidak D 1 Mdh
sederhana tentu adalah….A. Konstruksi balok gelagar B.
dihitung Konstruksi dengan beban terpusat C. konstruksi
dengan dengan beban terbagi rata D. Konstruksi yang
pembebanan tidak dapat dihitung dengan syarat-syarat
beban terbagi keseimbangan saja E. konstruksi dengan beban
rata tidak merata
Memahami Jenis-jenis 3 Jenis-jenis tumpuan yang terdapat pada E 1 Sdg
jenis-jenis tumpuan pada konstruksi statika adalah kecuali…A. Tumpuan
tumpuan konatsuksi jepit B. tumpuan sendi C. Tumpuan roll D.
statika tumpuan pendel E. tumpuan titik
diketahui 4 Tumpuan sendi dapat menerima gaya…A. arah A 1 Sdg
horizontal, vertical B. horizontal saja, C.
horsiontal, vertical, momen, jepit, D. horizontal,
vertical, momen E. Vertical dan momen

Kartu Soal/PKKBS/TKK/SMKN2Kpg/2011/2012/By. Hebner D Page 1


5 Tumpuan yang hanya terjadi reaksi dalam arah A 1 Mdh
vertical disebut…A. Tumpuan roll B. tumpuan
sendi C. tumpuan engsel D. tumpuan jepit E.
tumpuan pendel
 Syarat- Mengetahui  Syarat-syarat 6 Sayarat keseimbangan dalam perhitungan statika B 1 Sdg
syarat syarat-syarat keseimbangan adalah…A. jumlah tumpuan sama dengan 1 B.
keseimbang keseimbangan pada statika Jumlah gaya yang bekerja dalam arah vertical,
an dalam bangunan horizontal dan momen sama dengan nol C.
konstruksi diuraikan Jumlah momen sama dengan nol D. gaya yang
statis dengan benar bekerja dalam arah horsiontal tidak sama dengan
tertentu nol E. Jumlah gaya yang bekerja dalam arah
vertical sama dengan nol

7 Mana yang salah dari pernyataan-pernyataan A 1 Sdg


berikut…A. Jumlah gaya horizontal dipakai
untuk menghitung momen B. gaya Vertikal
dipakai untuk menghitung gaya lintang C. Gaya
vertical dipakai untuk menghitung momen D.
Gaya horizontal dapat dipakai untuk menghitung
gaya normal E. Jumlah gaya yang bekerja pada
arah horizontal sama dengan nol

Menerapkan Syarat-syarat 8 Apabila gelagar diatas dua tumpuan menerima D 1 Sdg


syarat keseimbangan gaya baik gaya luar atau akbiat berat sendiri,
keseimbangan pada konstruksi maka pada gelagar tersebut akan timbul…A.
dalam statika di timbul reaksi, gaya lintang B. Gaya lintang,
perhitungan terapkan dalam gaya normal C. reaksi dan gaya lintang D.
statika perhitungan reaksi, gaya lintang, gaya normal, momen E.
statika gaya normal dan momen maksimum

9 Gaya normal adalah…A. gaya yang bekerja


tegak lurus pada balok B. Gaya yang sejajar B 1 Mdh
dengan batang C. Gaya yang melengkungkan
D. gaya yang memutar E. gaya yang
menormalkan
10 Perhitungan reaksi tumpuan dalam arah vertical
Kartu Soal/PKKBS/TKK/SMKN2Kpg/2011/2012/By. Hebner D Page 2
diatas dua gelagar dapat dilakukan dengan
persamaan…A. ∑ M = 0, ∑ H = 0 B. ∑ V = 0, C 1 Skr
∑H = 0 C. ∑M = 0, ∑V = 0 D. ∑V = 0, ∑M
= 0, ∑ H = 0 E. ∑ M = 0

11 Untuk mengontrol perhitungan reaksi tumpuan


dalam arah vertical dapat digunakan
persamaan… A. ∑ M = 0, ∑ H = 0 B. ∑ V = 0
C. ∑MA = 0, ∑V = 0 D. ∑V = 0, ∑M = 0, B 1 Skr
∑ H = 0 E. ∑ M = 0
 Jenis-jenis Mengetahui Jenis-jenis 12 Jenis-jenis pembebanan pada statika bangunan D 1 Mdh
pembebana jenis-jenis pembebanan adalah… A. beban segitiga, dan beban merata
n pada pembebanan pada konatruksi B. beban titik dan beban merata C. beban
statika statika segitiga dan beban tidak merata D. beban titik,
diketahui beban merata dan beban tidak merata E. beban
tetap dan beban sementara

13 Beban yang bekerja secara merata pada gelagar


disebut…A. beban merata B. beban titik C. A 1 Mdh
titik D. beban terpusat E. beban tetap

14 Yang dimaksud dengan beban terpusat B 1 Mdh


adalah…A. beban yang bekerja secara merata
pada balok/gelagar B. beban yang bekerja secara
terpusat pada satu titik C. beban merata D.
beban mati E. beban sementara

 Perhitungan Menghitung  Gaya dalam Perhatikan gambar pembebanan berikut (Gbr. 1) 1 Skr
gaya dalam Reaksi pada gelagar
pada Perletakan sederhana
balok/gelag dihitung
ar sederhana berdasarkan
jenis dan
beban gaya

Kartu Soal/PKKBS/TKK/SMKN2Kpg/2011/2012/By. Hebner D Page 3


luar yang
bekerja
P1 = 2 t P2 = 4 t P1v = 3 t
A P3h = 2 t
D B
C P3v = 2 t

Gaya dalam 1.00 2.00 2.00 2.00 1.00

pada gelagar
sederhana 1 Skr
dihitung dengan
pembebanan 15 Reaksi perletekan pada tumpuan A (RAv)
beban terbagi adalah…A. 2 ton B. 3 ton C. 4 ton D. 5 ton E. 6 C
rata ton

16 Reaksi perletakan pada tumpuan B (RBv)


adalah…A. 2 ton B. 3 ton C. 4 ton D. 5 ton E. 6 A
ton
1 Skr
Perhatikan skema pembebanan pada balok
kantilever (Gbr. 2)

P1 = 2 t P2 = 1 t P3 = 2 t P4 = 1 t
A 1 Skr
2.00 1.50 2.50 2.00

C
Reaksi perletekan di Titik A (RAv) adalah…A.
17
2 ton B. 4 ton C. 6 ton D. 8 ton E. 10 ton
1 Skr
Perhatikan skema pembebanan merata (gbr. 3)

Kartu Soal/PKKBS/TKK/SMKN2Kpg/2011/2012/By. Hebner D Page 4


q =2 t/m'

3.00 10.00 3.00


A

Besarnya reaksi perletakan pada Tumpuan A


(RAv) adalah…A. 12 ton. B. 14 ton C. 16 ton
D. 18 ton E 32 ton

Menghitung 18 Perhatikan gambar 1, A 1 Skr


Gaya Lintang Besarnya gaya lintang di titik CKn adalah…A.
– 2 ton B. 2 ton C. -2 tm D. 2 tm E. 0

19 Besarnya gaya lintang pada titik Akn (DAkn) B


adalah…- 2 ton B. 2 ton C. -2 tm D. 2 tm E. 0

20 Perhatikan gambar 2,
Besarnya gaya lintang pada titik D adalah…A. 6 C 1 Skr
ton B. 4 ton C. 3 ton D. 1 ton E. 0

21 Perhatikan gambar 3, Jika x = 3, maka besarnya 1 Skr


gaya lintang yang bekerja adalah…A. 0 dan – 6
ton B. – 6 ton dan 10 ton C. 6 ton dan – 10 ton
D. 16 ton E. 32 ton

Menghitung 22 Perhatikan gambar 1, A 1


Bidang Momen Besarnya momen yang bekerja ditik A adalah…
A. – 2 tm B. 2 tm C. 0 D. 4 tm E. 1 tm

23 Besarnya momen yang bekerja di titik C A 1


adalah… A. 0 B. 2 tm B. -2 tm C. 4 tm D. 1 tm
E. 3 tm

24 Perhatikan gambar 2. Momen yang bekerja di C 1


titik D adalah…A. -27,5 tm B. -15,5 tm C. -9,5
Kartu Soal/PKKBS/TKK/SMKN2Kpg/2011/2012/By. Hebner D Page 5
tm D. 2 tm E. 0

25 Perhatikan gambar 3, Jika x = 3, maka besarnya 1


momen yang bekerja adalah…A. – 3 tm B. -6 tm
C. -9 tm D. -12 tm E. -15 tm

26 Pada gelagar tersebut akan bekerja momen 1


maksimum, apabila x =…A. 4 m B. 8 m C. 6
m D. 5 m E. 10 m

27 Besarnya momen maksimum yang bekerja pada 1


gelagar adalah…A. – 9 tm B. 16 tm B. 20 tm C.
22 tm D. 24 tm
Menghitung 28 1 Skr
bidang gaya Perhatikan gambar 1,
normal Besarnya gaya normal yang bekerja pada A
potongan AD adalah…A. – 2 ton B. 2 ton C. -3
ton D. 3 ton 2,5 ton
Menggambar 29 Penggambaran bidang momen dan gaya lintang D 1 Mdh
bidang momen, dapat dilakukan…A. bidang momen positif
gaya lintang dan diarsir horizontal, gaya lintang positif diarsir
gaya normal vertical B. Bidang momen positif diarsir vertical,
gaya lintang positif diarsir horizontal C. bidang
momen positif diarsir horizontal, gaya lintang
positif horizontal D. bidang momen positif
diarsir vetikal, gaya lintang positif diarsir vertical
E. bidang momen negative diarsir vertical, gaya
lintang negative diarsir vertical

30 Apabila pada gelagar bekerja beban terbagi rata, C 1 Mdh


maka bentuk diagram momen adalah… A.
segitiga miring B. polygon C. parabola D.
hiperbola E. sejajar gelagar

Mengetahui Kupang, 18 Juli 2011

Kartu Soal/PKKBS/TKK/SMKN2Kpg/2011/2012/By. Hebner D Page 6


Kepala Sekolah, Guru Mata Diklat

Alexander J. Giri, STP Hebner Dakabesy, SPd


Nip. 19650416 199003 1 013 Nip. 19700325 200003 1 004

SMK NEGERI 2 KUPANG


KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK KONSTRUKSI KAYU
KARTU SOAL

NO MATERI KOMP. INDIKATOR NO. SOAL KNC. SKOR RNH


SOAL
LULUSAN JWBN
1  Jenis-jenis Menghitung  Cara 1 Cara lukisan atau grafis yang menggunakan syarat A 1
konstruksi konstruksi perhitungan keseimbangan bahwa resultan gaya untuk setiap
statis rangka batang gaya batang titik simpul sama dengan nol, adalah metode
tertentu dan dengan metoda dengan cara perhitungan gaya batang denga cara…A. Diagram
statis tak Diagram creimona Cremona B. Keseimbangan titik simpul C.
tentu Cremona dideskripsika Cara Culman D. Cara Riter E. Cara Kani
n
Menghitung  Gaya batang
konstruksi pada kuda- 2 Cara perhitungan yang menggunakan syarat B 1
rangka batang kuda dihitung kesimbangan bahwa jumlah gaya horizontal dan
dengan metoda dengan vertical pada setiap titik simpul sama dengan nol
keseimbangan menggunkan adalah cara perhitungan gaya batang dengan
titik simpul cara Cremona cara…A. Diagram Cremona B. Keseimbangan
 Cara titik simpul C. Cara Culman D. Cara Riter E.
perhitungan cara Kani

Kartu Soal/PKKBS/TKK/SMKN2Kpg/2011/2012/By. Hebner D Page 7


gaya batang
dengan cara 3 Sebelum menghitung gaya batang perlu dihitung B
keseimbangan reaksi Tumpuan, dengan menggunakan
titik simpul persamaan…A. ∑H = 0, ∑ M = 0 B. ∑H = 0,
dideskripsika ∑V = 0 ∑M = 0 C. ∑H = 0, ∑V = 0 D. ∑V = 0
n ∑H = 0 E. ∑V = 0, ∑M = 0
 Gaya batang
pada kuda- 4 Sebuah titik simpul dapat dihitung gaya batangnya C
kuda dihitung apabila memenuhi syarat…A. Dua batang sudah
dengan diketahu gayanya B. Tiga batang belum
menggunakan diketahui gaya batang C. hanya dua batang yang
metode belum diketahui gaya dalamnya D. Semua gaya
kesimbangan batang telah diketahui gaya dalamnya E. Semua
titik simpul gaya batang belum dikteahui gaya dalamnya
5 Dalam perhitungan gaya batang dengan metode C
keseimbangan titik simpul, dua batang yang
belum diketahui gaya dalamnya dianggap…A. 0
B. Arah gaya menuju titik simpul C. Arah gaya
meninggalkan titik simpul D. Arah gaya menuju
dan meninggalkan titik simpul E. Gaya yang
bekerja adalah tekan

6 Dalam perhitungan gaya batang dengan D


menggunakan cara diagram Creimona, gaya
batang dikatakan gaya tarik apabila dalam
melukis arah gaya…A. Menuju titik simpul B.
Arah gaya sama dengan nol C. Arah gaya
menuju dan meninggalkan titik simpul D. Arah
lukisan meninggalkan titik simpul E. Jumlah
gaya sama dengan nol

7 Dalam perhitungan gaya batang dengan E


menggunakan metode kesimbangan titik simpul,
gaya batang dikatakan tarik apabila…A. gaya
menuju titik simpul B. Gaya meninggalkan titik
simpul C. Jumlah gaya yang bekerja sama
Kartu Soal/PKKBS/TKK/SMKN2Kpg/2011/2012/By. Hebner D Page 8
dengan nol D. Jumlah gaya vertical sama
dengan nol E. Hasil perhitungan gaya batang
mendapatkan nilai negative

Untuk soal No 8 s/d 16 perhatikan gambar


berikut P3
P2 P4
E
P1 D A2 3 H P5
A1 D1 V2 D2 A4

A B1 C B2 F B3 G B4 B

P1 = P5 = 2 ton P2 = P3 = P4 = 4 ton, α = 30°.


Panjang bentangan kuda-kuda 8 m

8 Besarnya Reaksi perletakan pada tumpuan A dan D


B adalah…A. 2 ton ( ) B. 4 ton ( ) C. 16 ton ( )
D. 8 ton ( ) E 6 ton ( )

9 Dari gambar konstruksi kuda-kuda diatas,


pembuatan Diagram creimona dimulai dari titik A
simpul…A. A B. B C. C D. D E. E

10 Urutan lukisan yang benar pada titik simpul A


adalah… A. B1, RA, P1, A1 B. RA, P1, A1, B1 B
C. RA, P1, B1, A1 D. P1, Ra, A1, B1 E. P1,
A1 Ra, B1

11 Berdasarkan gambar kuda-kuda diatas, maka D


urutan peninjauan titik simpul dalam melukis
diagram creimona yang benar adalah…A B. A. C.
D B. C, E, F, G C. A, B, C, D, E D. A, C, D,
E E. A, C, E, D

Kartu Soal/PKKBS/TKK/SMKN2Kpg/2011/2012/By. Hebner D Page 9


12 Besarnya baya batang yang bekerja pada batang E
V1 adalah…A. – 2 ton B. 2 ton C -3,5 ton D.
3,5 ton E. 0

13 Besarnya gaya batang yang bekerja pada batang A


A1 adalah…A.-12 ton B. 12 ton C.- 9 ton D.
9 ton E. 16 ton

14 Besarnya gaya batang yang bekerja pada batang D


B1 adalah… A. 16 ton B. 12 ton C. -12 ton
D. 10, 39 ton E. -10, 39 ton

15 Besarnya gaya batang yang bekerja pada batang A


A4 adalah…A. -12 ton B. 12 ton C. – 9 ton D.
9 ton E. 16 ton

16 Besarnya gaya batang yang bekerja pada batang D


B4 adalah…A. 16 ton B. 12 ton C. -12 ton D.
10, 39 ton E. -10, 39 ton

Untuk soal s/d perhatikan gambar konstruksi


jembatan berikut

P1 P2 P3 P4 P5

A A1 C A2 D A3 E A4 B

D1 V1 D2 V2 D3 V3 D4

B1 B2
F G H
2 2 2 2

P1 = P5 = 1 ton, P2= P3= P4 = 2 ton, α = 45°

Kartu Soal/PKKBS/TKK/SMKN2Kpg/2011/2012/By. Hebner D Page 10


17 Urutan titik simpul yang benar dalam C
menyelesaikan gaya batang pada konstruksi
jembatan diatas adalah…A. A, C, D, E B. A, B,
C, D C. A, F, C, D D. A, C, F, D E. A, B, H,
H

18 Reaksi perletakan pada tumpuan jembatan D


adalah…A. 1 ton B. 2 ton C. 8 ton D. 4 ton
E. 6 ton
Konstruksi Menghitung Pengggunaan 19 Pernyataan berikut, manakah yang tergolong E 1
balok Gerber gaya luar dan prisnsip kerja penerapan balok berganda dalam konstruksi
gaya dalam pada balok gerber bangunan…A. Kolom struktur B. Pondasi C.
balok gerber dalam Pasangan Tembok D. Konstruksi Kuda-kuda E.
pekerjaan Pemasangan balok gording
konstruksi
bangunan 20 Diantara jarak-jarak sendi dari tumpuan pada
diketahui konstruksi balok berganda berikut ini manakah A 1
jarak yang sendi yang lebih aman terhadap
Penentuan jarak konstruksi…A. 1 m B. 2 m C. 3 m D. 4 m E.
sendi pada Tidak terhingga
balok gerber
dipahami 21 Pada konstruksi balok berganda, biasanya
bentangan terpendek merupakan…A. balok yang A 1
Reaksi dipikul B. Balok yang memikul C. balok kelas
perletakan 1 D. balok kunci E. Penopang
pada balok
gerber dihitung Untuk soal No 22 s/d 28, perhatikan gambar
balok berikut
Gaya lintang
pada balok
gerber dihitung P1= 4 t P2 = 1,5 t P3 = 1,5 t

Momen pada A D s C E F B
balok gerber 2 2 1 1,5 1,5 1,5
dihitung
Kartu Soal/PKKBS/TKK/SMKN2Kpg/2011/2012/By. Hebner D Page 11
22 Dari konsruksi diatas, bentangan yang harus A
dihitung terlebih dahulu adalah…A. A-S
B. C-B C. S-B D. A-C E. S -C-B

23 Reaksi tumpuan pada tumpuan A (Ra) adalah… A


A.2 ton B.2,5 ton C. 3 ton D. 3,5 ton E. 4 ton

24 Reaksi tumpuan pada tumpuan C (Rc) C


adalah…A. 2 ton B. 1,39 ton C. 4,11ton D.
2,25 ton E. 1,5 ton

25 Reaksi Tumpuan pada tumpuan B (Rb)


adalah…A .2 ton B. 1,39 ton C. 4,11ton D. B
2,25 ton E. 1,50 ton

26 Gaya lintang (Bidang D ) pada titk EKn C


adalah…A. -2 ton B. 2,11 ton C. 0,61 ton D. -
1,39 ton E 0ton

27 Gaya lintang (bidang D) pada titik CKr A


adalah…A.-2 ton B. 2 ton C. 2,11 ton D.0,61
ton E. - 1,39 ton

28 Gaya lintang (bidang D) pada titik FKn D


adalah…A. – 2 ton B. 2 ton C. 2,11 ton D. -
1,39 ton E. 0,61 ton

29 Gaya lintang (bidang D) pada titik Bkr D


adalah…A. -2 ton B. 2 ton C. 2,11 ton D. –
1,39 ton E. 0,61 ton

30 Besarnya bidang momen (bidang M) yang bekerja B


pada Titik MD adalah…A. 2 tm B. 4 tm C. -
2 tm D. 1,16 tm E. 0 tm

Kartu Soal/PKKBS/TKK/SMKN2Kpg/2011/2012/By. Hebner D Page 12


31 Bidang momen (bidang M) pada titik MC C
adalah…A. 2 tm B. 4 tm C. -2 tm D. 1,16
tm E. 2,8 tm

32 Bidang Momen (bidang M) pada titik MF E


adalah…A . 2 tm B. 4 tm C. -2 tm D. 1,16 tm
E. 2,8 tm

33 Bidang Momen (bidang M) pada titik MB E


adalah…A. 2 tm B. 4 tm C. -2 tm D. 1,16 tm
E. 0 tm

A B s C

6 1 6

q = 3 t/m’

Dari gambar gelagar diatas, Reaksi Tumpuan


34 pada Tumpuan B (RB) adalah…A. 9 ton B. 7,25 B
ton C. 22,75 ton D. 21 ton E. 3 ton/m’

Jika X = 0, maka Dx (gaya lintang yang bekerja)


35 adalah…A. 9 ton B. 7,25 ton C. 22,75 ton D. B
21 ton E. 3 ton/m’

Jika x = 6, maka Mx (Momen) yang bekerja


36 adalah…A. -10,50 tm B. 10,50 tm C. 8,76 tm
D. – 8,76 tm E. 13,50 ton A

3 Ilmu tegangan Menghitung Tegangan tarik 37 Diketahui gaya tarik yang bekerja pada balok B 1
tegangan tarik pada balok tarik kuda-kuda adalah 9600 kg, bila balok tarik
dihitung sesuai kuda-kuda menggunakan kayu dengan
Kartu Soal/PKKBS/TKK/SMKN2Kpg/2011/2012/By. Hebner D Page 13
dengan penampang b = 8 cm dan h = 12 cm, maka
besarnya gaya tegangan tarik yang timbul pada balok tersebut
luar adalah…A. 90 kg/cm2 B. 100 kg/cm2 C. 125
kg/cm2 D. 150 kg/cm2 E. 175 kg/cm2
Menghitung Tegangan geser
tegangan geser pada balok
pada balok dihitung sesuai 38 Perhatikan gambar gelagar berikut
dengan jenis q = 200kg/m’
pembebanan
yang timbul
8m
Menghitung Tegangan
tegangan letur lentur pada Penampang balok adalah b = 20 cm, h = 30 cm.
pada balok balok dihitung Tegangan geser maksimum yang bekerja pada
sesuai dengan balok diatas adalah…A. 1, 33 kg/cm2 B. 3,11 A 1
jenis kg/cm2 C. 11,33 kg/cm2 D. 1,31 kg/cm2 E.
pembebanan 2,33 kg/cm2
P = 200 kg

b = 15
h = 15 cm
200 cm

Sebuah konstruksi balok kantilever dengan


39 keadaan terjepit seperti pada gambar dengan
panjang 200 cm dan penampang b = 15 cm, h =
15, Momen yang bekerja pada balok diatas
adalah…A. 40 kgcm B. 400 kg cm C 4000 D
kgcm D. 40000 kgcm D. 0,4 kgcm

40 Tegangan lentur yang bekerja adalah…A. 60


kg/cm2 B. 50 kg/cm2 C. 71 kg/cm2 D. 61
kg/cm2 E. 80 kg/cm2 C

Mengetahui Kupang, 18 Juli 2011


Kartu Soal/PKKBS/TKK/SMKN2Kpg/2011/2012/By. Hebner D Page 14
Kepala Sekolah, Guru Mata Diklat

Alexander J. Giri, STP Hebner Dakabesy, SPd


Nip. 19650416 199003 1 013 Nip. 19700325 200003 1 004

Kartu Soal/PKKBS/TKK/SMKN2Kpg/2011/2012/By. Hebner D Page 15