Anda di halaman 1dari 7

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN PERTAMEDIKA

(STIKes PERTAMEDIKA)
Jl. Bintaro Raya No. 10, Tanah Kusir – Kebayoran Lama Utara – Jakarta Selatan 12240

Telp. (021) 7234122, 7207184, Fax. (021) 7234126

Website : www.stikes-pertamedika.ac.id

LAPORAN HARIAN KEPALA RUANGAN


DI RUANG CEMPAKA

Nama Karu : Rachmad Hidayat


Ruangan : Cempaka
Hari/Tanggal : Rabu, 08 Mei 2019
Jumlah Ka Tim : 2 orang ( Indah dan Devy)
Jumlah perawat : 3 orang ( Tim I : Rosdiana dan Intan ), (Tim II: Ketty)
Jumlah pasien : 8 orang

NO WAKTU KEGIATAN KETERANGAN


1 16.00 Operan :
Conference
Perencanaan :
 Menjelaskan mengenai jumlah pasien saat ini pada
KaTim dan perawat pelaksana
 Jumlah tempat tidur di ruang Cempaka adalah 8
bed/8 kamar.
 Jumlah pasien yang dirawat di ruang Cempaka
adalah 8 orang.
 Jumlah tempat tidur kelolaan di rawat diruang
Cempaka adalah 8 bed.
 Jumlah pasien kelolaan di ruang Cempaka adalah 8
kamar.
 Menjelaskan kondisi klien
- Tn. Aries W 49 thn, Dx HT, SH
- Tn. Tukimin 63 thn, Dx HT, SH
- Ny Juhani 70 th, Dx Obs Penurunan Kesadaran
- Ny Sutitah 63 thn, Dx SNH HT CAD
- Ny. Mariyani 35 thn Dx SNH VBI
- Ny. Yani Madan 42 thn, Dx SNH akut VBI MCI
- Tn. Heru 66 thn, Dx Susp SNH
- Tn. Mulyani 40 thn, Dx SNH
1) Mengidentifikasi tingkat ketergantungan pasien
 Melakukan pembagian tugas kepada ketua Tim
berdasarkan pada kompetensi ketua Tim masing –
masing.
 Menjelaskan pada ketua Tim dan perawat pelaksana
bahwa total pasien hari ini adalah 8 orang dengan
tingkat ketergantungan total care 6 pasien, parsial
care 2 pasien.
2) Mengidentifikasi jumlah perawat yang dibutuhkan
berdasarkan aktivitas dan kebutuhan klien yaitu
pelaksana 3 orang dan KaTim 2 orang.
Dinas Sore
0.15x2 = 0.3 ( parsial )
0.3x6 = 1.8 (Total)
Penghitungan tenaga menggunakan metode douglas
sehingga didapatkan 0.3 = 1 dibutuhkan 1 orang
perawat untuk pasien parsial care,
Penghitungan tenaga menggunakan metode douglas
sehingga didapatkan 1.8 = 2 dibutuhkan 2 orang
perawat untuk pasien total care.
3) Menentukan BOR, AVLOS
Penghitungan BOR pasien di Ruang Cempaka
berdasarkan BOR klien saat ini adalah
BOR = jumlah pasien x 100 %
Jumlah tempat tidur
= 8 x 100 % = 100 %
8
Jadi BOR saat ini kamar Cempaka : 100 %

AVLOS = 0 =0
0
4) Menjelaskan analisa SWOT
a. Strength
 Ketenagaan perawat yang tersedia adalah
mencukupi untuk memberikan asuhan
keperawatan pada klien, dan perawat semua
berlatar belakang pendidikan S1 keperawatan.
 Perawatan di Ruang Cempaka sudah menerapkan
pencegahan resiko jatuh dengan adanya lembar
pengkajian skala morse ( dewasa ) dan Humpty
dumpty ( anak ) dan pemberian kancing resiko
jatuh ( kancing kuning ) pada klien.
 Memiliki handrub / cairan gel untuk mencuci
tangan di setiap ruangan pasien dan di setiap
trolley visite serta troly tindakan sehingga
memudahkan perawat untuk melakukan prosedur
mencuci tangan ( 6 langkah cuci tangan ).
b. Weakness
 Masih terdapatnya ketidakpatuhan cuci tangan
( hand hygiene ) dan penggunaan APD yang
tidak sesuai.
 Metode pemberian asuhan keperawatan yang
dijalankan adalah metode fungsional walaupun
sudah terdapat pembagian tugas dan tanggung
jawab mengelola pasien.
c. Opportunity
 RSPB adalah salah satu rumah sakit yang
terkenal dengan pelayanan dan kualitas SDM
yang memuaskan sehingga banyak pasien yang
lebih memilih berobat ke RSPB daripada RS
kompetitor.
d. Threat
 Adanya tuntutan masyarakat akan pelayanan
yang maksimal dan lebih profesinoal.
 Adanya RS Kompetitor yang mempunyai
kelengkapan peralatan medis dan penunjang
yang lebih unggul dan mulai meningkatkan mutu
pelayanan.
5) Menjelaskan plan of action ( POA )
 Melakukan sosialisasi ulang kepada perawat
tentang penggunaan APD yang benar dan hand
hygiene yang benar.
 Memberikan dukungan dan motivasi kepada semua
perawat untuk dapat menjalankan tugas
memberikan asuhan keperawatan berdasarkan
pembagian tugas / tanggung jawab pasien yang
telah disusun oleh kepala ruangan.
6) Melakukan penugasan kepada KaTim
a. KaTim I Indah Suprapti dengan perawat pelaksana
Rosdiana dan Dwi Intan. Memberikan asuhan
keperawatan di kamar 8, 1, 2,dan 3 klien:
- Tn. Aries W 49 thn Dx HT, SH
- Tn. Tukimin 63 thn Dx HT, SH
- Ny Juhani 70 th, Dx Obs Penurunan Kesadaran
- Ny Sutitah 63 thn, Dx SNH HT CAD
b. KaTim II Deviyanti dengan perawat pelaksana
Ketty Anne. Memberikan asuhan keperawatan di
kamar 4, 5, 6, dan 7 pada klien:
- Ny. Mariyani 35 thn Dx SNH VBI
- Ny. Yani Madan 42 thn, Dx SNH akut VBI
MCI
- Tn. Heru 66 thn, Dx Susp SNH
- Tn. Mulyani 40 thn, Dx SNH
7) Menentukan fasilitas penunjang
- Kebersihan ruang pasien dan lingkungan.
- Kelengkapan alat kesehatan yang sudah siap pakai.
2. 16.00 Implementasi
Fungsi Pengorganisasian
1) Menetapkan system penugasan tim dalam memberikan
asuhan keperawatan dengan rentang kendali kepala
ruangan membawahi 2 ketua tim, ketua tim 1
membawahi 2 perawat pelaksana dan ketua tim 2
membawahi 1 perawat pelaksana

KARU
Rachmad H

KATIM I KATIM II
Indah Suprapti Deviati Sofia

PELAKSANA PELAKSANA
1. Rosdiana Ketty
2. Intan
3. 17.00 Supervisi
1) Ketua Tim
Jumlah Ketua tim 2 orang, ketua tim sudah
melakukan pengkajian sampai menentukan
intervensi keperawatan pada pasien yang
menjadi tanggung jawabnya.
2) Perawat Pelaksana
a. Jumlah perawat pelaksana pada tim 1
adalah 2 orang mencukupi untuk merawat
pasien tingkat ketergantungan total care
sedangkan pada tim 2 adalah 1 orang
perawat pelaksana merawat pasien dengan
tingkat ketergantungan total care 2 partial
care 2.
b. Perawat pelaksana sudah melakukan
intervensi sesuai dengan yang ditetapkan
oleh ketua tim masing-masing.
c. Perawat pelaksana sudah melakukan
pendokumentasian tindakan dan evaluasi
keperawatan.
3) Pelaksanaan SPO atau SAK
a. Intervensi keperawatan yang ditetapkan
olek KaTim I dan KaTim II sesuai dengan
SAK Rumah Sakit.
b. Perawat pelaksana mempersiapkan
peralatan untuk melakukan tindakan
keperawatan sesuai SPO Rumah Sakit.
c. Perawat pelaksana melaksanakan prosedur
tindakan sesuai SPO.
4. 20.00 Evaluasi kegiatan
1) Mengevaluasi kinerja KaTim
Asuhan keperawatan mulai dari pengkajian
sampai intervensi keperawatan yang dilakukan
KaTim I dan KaTim II sudah sesuai dengan
standar asuhan keperawatan.
2) Memberi umpan balik kinerja KaTim
KaTim sudah melakukan tanggung jawabnya
dengan baik .
3) Mengatasi masalah diruang rawat dan
menentukan tindak lanjut.
Jumlah ketenagaan yang diperlukan di ruang
Cempaka dengan total pasien 8 orang tingkat
ketergantungan terdapat 6 orang pasien total
care dan 2 parsial care.
4) Memperhatikan aspek legal dan etik
keperawatan.
Peralatan yang digunakan untuk melakukan
tindakan sudah sesuai dengan SOP yang ada.
5) Pada saat tindakan keperawatan perawat
pelaksana tim 1 dan perawat pelaksana tim 2
mengidentifikasi pasien sebelum melakukan
tindakan.

Mengetahui,
Pembimbing Institusi Pembimbing lahan

(Ns. Devi Trianingsih, S.Kep, M.Kep) (Ns, Farida Perdanisari, S.Kep)