Anda di halaman 1dari 13

LAPORAN PRAKTIKUM

FORMULASI DAN TEKNOLOGI SEDIAAN SOLIDA

TABLET

Oleh:

Disusun Oleh :

Kelompok 4

Indra Nopian (F.16.056)

Misbahul Jannah (F.16.063)

Nadimah Firza (F.16.065)

Noorjannah (F.16.066)

Zainuddin (F.16.083)

PROGRAM STUDI FARMASI

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SARI MULIA

BANJARMASIN

2018
DAFTAR ISI

DAFTAR ISI .......................................................................................................... .ii


BAB I. PENDAHULUAN ......................................................................................
A. Latar Belakang ..........................................................................................
B. Tujuan Praktikum ......................................................................................
BAB II. TINJAUAN PUSTAKA............................................................................
A. Dasar Teori................................................................................................
B. Deskripsi Bahan Praktikum ......................................................................
BAB III. METODE PRAKTIKUM ........................................................................
A. Alat dan Bahan ..........................................................................................
B. Formulasi...................................................................................................
C. Prosedur Kerja ...........................................................................................
BAB IV. HASIL DAN PEMBAHASAN ...............................................................
A. Hasil ..........................................................................................................
B. Pembahasan...............................................................................................
BAB V KESIMPULAN ..........................................................................................
DAFTAR PUSTAKA .............................................................................................
JAWABAN PERTANYAAN .................................................................................
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Tablet merupakan bentuk sediaan oral yang banyak diproduksi dan disukai
oleh masyarakat karena tablet mempunyai beberapa keuntungan diantaranya
adalah ketepatan dosis, mudah cara pemakaiannya, relatif stabil dalam
penyimpanan, mudah dalam transportasi dan distribusi kepada konsumen, serta
harganya relatif murah. (Banker dan Anderson, 1986).
Bahan penghancur merupakan salah satu bahan tambahan yang penting
dalam pembuatan tablet, bahan penghancur berfungsi melawan aksi bahan
pengikat dari tablet dan melawan tekanan pada saat penabletan. Bahan ini akan
menghancurkan tablet bila bersentuhan dengan air atau cairan saluran
pencernaan. Tablet akan hancur menjadi granul selanjutnya pecah menjadi
partikel-partikel halus dan akhirnya obat akan hancur (Gunsel et al, 1970) .
Amilum (pati) merupakan bahan penolong yang sering digunakan pada
pembuatan tablet. Salah satunya adalah sebagai bahan penghancur. Amilum
akan melepaskan kekuatannya dari bahan pengikat dan menyebabkan
pembengkakan dari beberapa komponen penyusun sehingga sebagian atau
seluruh aksinya membantu hancurnya tablet (Voigts , 1984).
Parasetamol merupakan obat yang berkhasiat sebagai analgetik,
antiperetik., efek terapi cepat dan dapat dibeli dengan harga terjangkau (Tan
dan Kirana, 2002). Toksisitas parasetamol lebih rendah dari pada aspirin dan
fenasetin pada dosis 1 2 normal paracetamol bebas efek samping bermakna,
sedangkan pada dosis besar dapat menyebabkan kerusakan hati dan ginjal
(Mycek, 2001) Parasetamol memiliki sifat kompresibilitas dan fluiditas yang
kurang baik, sehingga menimbulkan kesulitan sewaktu pengempaan. Untuk
obat dengan sifat kompaktibilitas yang kurang baik dalam dosis besar paling
tepat jika digunakan metode granulasi basah, karena dengan metode granulasi
basah tidak memerlukan banyak bahan tambahan yang menyebabkan bobot
terlalu besar, selain itu sifat parasetamol yang tahan terhadap panas dan
kelembaban selama proses granulasi.
Percobaan pada praktikum ini dilakukan untuk memberikan pengetahuan
dan keterampilan tentang pembuatan tablet dan kontrol sifat fisik tablet.

B. Tujuan Praktikum
Tujuan praktikum ini untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan
tentang pembuatan tablet dan kontrol sifat fisik tablet.
BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

A. Dasar Teori
B. Deskripsi Bahan Praktikum
BAB III
METODE PRAKTIKUM
1. Alat dan Bahan
a. Mikser
b. Timbangan
c. Ayakan
d. Oven
e. Corong alimentasi
f. Parasetamol
g. Amilum Kering
h. Amilum
i. Gelatin
j. Talk
2. Formulasi
R/ Parasetamol 5 gram
Amilum 0,5 gram
Sol.Gelatin 10% qs
Amilum kering 0,3 gram
Talk 0,05 gram
3. Prosedur Kerja

Membuat solutio gelatin 10% sebanyak 100 ml untuk masing-


masing fourmula

Menimbang parasetamol 5 gram, Amilum 0,5 gram, Amilum


Kering 0,3 gram, dan Talk 0,05 gram lalu masukkan Parasetamol
dan Amilum kedalam mikser dan campur sampai homogen
selama (5 menit)

Setelah tercampur dalam mikser, selanjutnya masukan dalam


mortir lalu tambahkan gelatin sedikit demi sedikit di gerus ad
homogen hingga tercampur lalu di ayak menggunakan ayakan
no.12 dan. Catat jumlah bahan pengikat yang digunakan
Granul dalam keadaan basah dilakukan pengeringan pada lemari
pengering pada 50 o C selama 1 jam

Setelah kering, di lakukan pengayakan kembali dan mencatat


berat granul yang dihasilkan lalu tambahkan Amilum kering dan
Talk, campur hingga homogen

Masukkan campuran tersebut dalam hopper (corong alimentasi)


dan buat tablet
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
A. Hasil
B. Pembahasan
BAB V

KESIMPULAN
DAFTAR PUSTAKA
PERTANYAAN