Anda di halaman 1dari 17

LAPORAN TAHUNAN GIGI DAN MULUT

PUSKESMAS SINGOSARI
TAHUN 2018

Agus Arifin,SAP
NIP. 196308011989021002

UPT PUSKESMAS SINGOSARI


Jln. Tohjoyo III No. 1 Singosari Telp. (0341) 458961
E-mail:puskesmassingosari03@gmail.com
MALANG

1
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT. Karena atas Rahmat-Nya telah dapat
diselesaikan penyusunan laporan tahunan Program Gigi dan Mulut (Gilut) UPT Puskesmas
Singosari Dinas Kesehatan Kabupaten Malang Tahun 2018.
Laporan tahunan Program Gigi dan Mulut (Gilut) UPT Puskesmas Singosari Dinas
Kesehatan Kabupaten Malang Tahun 2018, di arahkan untuk dukungan kegiatan bagi daerah
dalam rangka pencapaian target kinerja program kesehan nasional di era desentralisasi
pembangunan kesehatan .
Kami menyadari bahwa penyusunan laporan tahunan Program Gigi dan Mulut (Gilut)
UPT Puskesmas Singosari Dinas Kesehatan Kabupaten Malang Tahun 2018 ini, masih jauh dari
sempurna, untuk itu masukan dan kritik sangat di harapkan guna perbaikan dan
penyempurnaan.
Penghargaan yang setinggi-tingginya disampaikan kepada seluruh karyawan
dilingkungan UPT Puskesmas Singosari dan seluruh unsur pelaku kesehatan lainya yang telah
membantu terselesaikanya laporan tahunan ini.
Semoga penyelenggaraan pembangunan kesehatan UPT Puskesmas Singosari pada
tahun-tahun berikutnya dapat berjalan lancar sesuai visi dan misi yang telah di tetapkan serta
memberikan dampak positif bagi terciptanya kesejahteraan di masyarakat Singosari.
Amin.

Singosari, 31 Desember 2018

Penyusun

Agus Arifin, SAP

2
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .................................................................................................................. 2


DAFTAR ISI ............................................................................................................................... 3
BAB I. PENDAHULUAN .............................................................................................................. 4
1.1 Latar Belakang ................................................................................................................. 4
1.2 Tujuan .............................................................................................................................. 6
BAB II. ANALISA SITUASI .......................................................................................................... 7
2.1 Keadaan Umum ............................................................................................................... 7
2.2 Ketenagaan ...................................................................................................................... 8
2.3 Sasaran Program ............................................................................................................. 9
BAB III. HASIL KEGIATAN ........................................................................................................10
3.1 Hasil Kegiatan Bulanan ..................................................................................................10
3.2 Hasil Kegiatan Bulanan PKP ...........................................................................................10
3.3 Perhitungan Penilaian Kinerja Program ..........................................................................11
3.4 Hasil Cakupan Program .................................................................................................12
BAB IV. MASALAH DAN ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH ............................................13
4.1 Identifikasi Masalah ........................................................................................................13
4.2 Priorotas Masalah ...........................................................................................................13
4.3 Penetapan Urutan Prioritas Masalah dengan USG ..........................................................13
4.4 Penyebab Masalah (Diagram Fishbone)..........................................................................14
4.5 Alternatif Pemecahan Masalah ........................................................................................15
BAB V. PENUTUP .....................................................................................................................16
5.1 kesimpulan ......................................................................................................................16
5.2 Saran .............................................................................................................................16

3
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Tujuan pembangunan kesehatan adalah terciptanya masyarakat Indonesia yang hidup dan
berperilaku sehat dan mampu menjangkau pelayanan kesehatan yang bermutu. Di pihak lain
pelayanan kesehatan yang diberikan di seluruh wilayah Indonesia harus dilakukan adil, merata
dan optimal.
Untuk dapat mencapai tujuan tersebut, telah ditetapkan 4 (empat) misi pembangunan
kesehatan, yaitu: (1) Mengerakkan pembangunan nasional berwawasan kesehatan. (2)
Mendorong kemandirian masyarakat untuk hidup sehat. (3) Memelihara dan meningkatkan
pelayanan kesehatan yang bermutu, merata dan terjangkau. (4) Memelihara dan meningkatkan
kesehatan individu, keluarga, masyarakat beserta lingkungannya.
Pelayanan kesehatan gigi dan mulut sebagai bagian integral dari pelayanan kesehatan
secara keseluruhan telah menetapkan indikator status kesehatan gigi dan mulut masyarakat
mengacu pada Global Goals for Oral Health 2020 yang dikembangkan oleh FDI dan WHO
Program ini menyarankan Negara-negara di dunia untuk mengembangkan kebijakan
pencegahan penyakit gigi dan mulut serta promosi keehatan gigi dan mulut. Kebijakan ini juga
mendukung integrasi program kesehatan gigi dan mulut dengan program kesehatan umum.
Salah satu aksi prioritas dari GOHP, khususnya untuk anak sekolah dan remaja adalah Promosi
Kesehatan Gigi disekolah.
Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut pada anak sekolah selain dilaksanakan melalui
kegiatan pokok kesehatan Gigi dan Mulut di Puskesmas juga diselenggarakan secara terpadu
dengan kegiatan pokok UKS dalam bentuk Program Upaya Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS)
yang juga dilaksanakan oleh swaasta.
Program UKGS sudah berjalan semenjak tahun 1951, status kesehatan gigi pada anak usia
12 tahun masih belum memuaskan. Hasil Riset Kesehatan Dasar tahun 2007 (Kemenkes),
menunjukkan prevalensi karies gigi dalam 12 bulan terakhir di Indonesia adalah 46,5% dan yang
mempunyai pengalaman karies sebesar 72,1%. Prevalensi karies aktif kelompok umur 12 tahun
sebesar 29,8% sedangkan pengalaman karies 36,1%. Besarnya kerusakan gigi yang belum
ditangani dan memerlukan penumpatan atau pencabutan (RTI) pada usia 12 tahun sebesar
62,3% sedangkan persentasi dari jumlah gigi tetap yang sudah ditumpat (PTI) pada usia ini baru
mencapi 0,7% dan 26,2 % telah terlanjur dicabut.
Untuk mencapai tujuan tersebut perlu diadakan upaya kesehatan yang menyeluruh, terpadu,
dan merata serta dapat diterima dan dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.
Puskesmas adalah Unit Pelaksana Teknis Dinas yang berada dibawah Dinas Kesehatan
yang merupakan Pelaksana Kesehatan Strat Pertama (Dasar) dalam sistem kesehatan di
Indonesia.
Tugas pokok dan fungsi Puskesmas yaitu sebagai pusat penggerak pembangunan
berwawasan kesehatan, pusat pemberdayaan masyaraka serta sebagai pusat pelayanan
kesehatan stara pertama. Atas dasar itu, semua program yang ada di Puskesmas mengacu
Laporan Tahunan Gigi Mulut Puskesmas Singosari Tahun 2018 4
kepada tugas pokok dan fungsi tersebut sehingga pelaksanaan kegiatan mengarah kepada
tujuan yang akan dicapai.
Dalam pelaksanaan kegiatan program diawali dengan perencanaan, pelaksanaan,
pengawasan serta diakhiri dengan laporan sebagai bentuk pertanggungjawaban kegiatan yang
telah dilaksanakan, baik dalam bentuk laporan bulanan maupun tahunan.
Ditinjau dari sistim pelayanan kesehatan di Indonesia, peranan dan kedudukan puskesmas
adalah sebagai ujung tombak sistim pelayanan kesehatan di Indonesia. Sebagai sarana
pelayanan kesehatan terdepan di Indonesia, maka Puskesmas bertanggungjawab dalam
menyelenggarakan pelayanan kesehatan masyarakat Puskesmas adalah suatu kesatuan
Organisasi Kesehatan Fungsional yang merupakan pusat pengembangan kesehatan masyarakat
yang juga membina peran serta masyarakat di samping memberikan pelayanan secara
menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat di wilayah kerjanya dalam bentuk kegiatan pokok.
Oleh sebab itu Puskesmas mempunyai VISI yang jelas yaitu “Mewujudkan Masyarakat
Kecamatan Singosari Sehat yang Berkeadilan dan Mandiri”. Setelah mencapai Visi tersebut
Puskesmas Singosari mempunyai misi yang isinya: Meningkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Di
Puskesmas Singosari dan Jaringannya, Meningkatkan Kemandirian Masyarakat Kecamatan
Singosari di Bidang Kesehatan melalui Pemberdayaan Masyarakat, Swasta, dan Kerjasama
Lintas Sektor, Meningkatkan Kualitas Manajemen dan Sumberdaya Manusia Secara
Berkelanjutan.
Budaya kerja Puskesmas dapat dilaksanakan dengan memegang nilai-nilai dasar sebagai
acuan bagi UPT Puskesmas Singosari dalam berperilaku yang menunjang tercapainya Visi dan
Misi.Nilai dasar tersebut, nantinya diharapkan dapat menjadi budaya organisasi. Nilai dasar
tersebut adalah :
CANDI
Cekatan : Bertindak secara Cepat dan tepat
Amanah : Dapat dipercaya, setia, Mampu mengemban tanggung jawab
Netral : Melayani tanpa mmembedakan ras,
suku, agama dan status sosial
Disiplin : Taat terhadap aturan yang berlaku
Ikhlas : Melayani dengan sepenuh hati

Salah satu program dalam Puskesmas adalah Program Gigi dan Mulut (GILUT) yang
meliputi UKGS dan UKGM. Berdasarkan hal tersebut diatas, Program GILUT memberikan
informasi atau input kepada Puskesmas dalam bentuk laporan tahunan pelaksanaan kegiatan
GILUT Tahun 2018 dibuat sebagai bentuk pertanggungjawaban Unit Pelayanan GILUT di UPTD
Puskesmas Singosari terhadap kegiatan-kegiatan yang diberikan oleh Dinas Kegiatan Kabupaten
Malang selama tahun 2018.
Semoga Laporan sederhana ini dapat dijadikan sebagai informasi yang berguna bagi pihak-
pihak yang berkepentingan dalam bidang kesehatan khususnya bidang GILUT. Laporan
Tahunan kesehatan olahraga merupakan salah satu alat transformasi data yang diterbitkan
secara berkala sekali dalam setahun. Menggambarkan pencapaian program yang dilengkapi

Laporan Tahunan Gigi Mulut Puskesmas Singosari Tahun 2018 5


dengan kendala pelaksanaan, pemecahan masalah, dan rencana tindak lanjut. Terbitnya laporan
tahunan ini diharapkan memberikan informasi mengenai kondisi kesehatanolahraga di wilayah
kerja Puskesmas Singosari.

1.2 Tujuan
1.2.1 Tujuan Umum
Sebagai salah satu sarana penyajian informasi program gigi dan mulut yang diharapkan dapat
menjadi acuan perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi pelayanan gigi dan mulut.
1.2.2 Tujuan Khusus
a. Untuk mengetahui hasil kegiatan yang telah dicapai selama tahun 2018
b. Menganalisa pencapaian kegiatan, terutama kegiatan yang belum mencapai target yang
ditetapkan
c. Mencari permasalahan, akar penyebab masalah dan pemecahan masalah
d. Sebagai dasar untuk membuat perencanaan pada tahun berikutnya.

Laporan Tahunan Gigi Mulut Puskesmas Singosari Tahun 2018 6


BAB II
ANALISA SITUASI

2.1 Keadaan Umum


2.1.1 Kondisi Umum

Puskesmas Singosari terletak di Kelurahan Pagentan dengan ketinggian + 478 DPL


mempunyai Wilayah Kerja yang dibatasi:
a. Sebelah Utara : Wilayah Puskesmas Ardimulyo
b. Sebelah Selatan : Kota Malang
c. Sebelah Timur : Wilayah Puskesmas Pakis
d. Sebelah barat : Wilayah Puskesmas Karangploso
Luas wilayah Puskesmas Singosari: 3521,4 m2.
Meliputi 9 desa binaan yaitu:
1. Desa Pagentan
2. Desa Candirenggo
3. Desa Watugede
4. Desa Banjararum
5. DesaTunjungTirto
6. Desa Langlang
7. Desa Purwoasri
8. Desa Klampok
9. Desa Gunungrejo

Laporan Tahunan Gigi Mulut Puskesmas Singosari Tahun 2018 7


2.1.2 Data Demografi (Sumber Data: Statistik Kecamatan)

NO DESA/ Luas Jumlah Jumlah Kepadatan


KELURAHAN Wilayah Penduduk Rumah Penduduk/
(km2) Tangga km2
1 Pagentan 419,8 15479 7239 38
2 Candirenggo 348,9 14414 4656 41
3 Watugede 306,8 9058 2547 29
4 Banjararum 427,9 15357 4274 38
5 Tunjungtirto 334,9 10231 2278 29
6 Langlang 419,8 5734 2149 13
7 Purwoasri 368,8 6115 1997 16
8 Klampok 472,2 10006 4279 21
9 gunungrejo 449,3 9525 2441 19
Jumlah 3521,4 95919 31860 27

Jumlah penduduk wilayah Puskesmas Singosari tahun 2018 sebanyak 95.919 jiwa,
terdiri dari 48.250 laki – laki dan 47.669 perempuan.
Piramida penduduk berdasar Usia
0-1
1-4
5-9
10-14
15-19
20-24
25-29
30-34
35-39
40-44
45-49
50-54
55-59
60-64
> 65

2.2 Ketenagaan
Informasi Tenaga Kesehatan diperlukan bagi perencanaan dan pengadaan tenaga serta
pengelolaan kepegawaian. Data Tenaga Kesehatan yang digunakan saat ini di Puskesmas
Singosari terdiri dari:

Laporan Tahunan Gigi Mulut Puskesmas Singosari Tahun 2018 8


1 Dokter/ Dokter Layanan Primer 2
2 Dokter Gigi/Perawat gigi 1/1
3 Promkes 1
4 Perawat 15
5 Bidan 16
6 Tenaga Kesehatan Masyarakat 0
7 Tenaga Kesehatan Lingkungan 1
8 Ahli Teknologi laboratorium Medik 2
9 Tenaga Gizi 1
10 Tenaga Kefarmasian 1
11 Tenaga Administrasi 2
12 Rekam Medis 2
13 Pekarya 2

2.3 Sasaran Program


Jumlah Penduduk : 95.919 jiwa
Jumlah Desa/ Kelurahan : 9 desa
Jumlah SD/MI : 37 sekolah
Jumlah SMP/Mts : 17 sekolah
Jumlah SMU/ MA : 11 sekolah
Jumlah TK/ PAUD : 48 Kelompok
Jumlah Posyandu : 94 posyandu
Jumlah ibu hamil : 1564 ibu hamil

Laporan Tahunan Gigi Mulut Puskesmas Singosari Tahun 2018 9


BAB III
HASIL KEGIATAN

3.1 Hasil Kegiatan Bulanan

No
Kegiatan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Des TOTAL
.
1 Jml. Kel./desa Binaan UKGM 2 2 2 2 2 1 1 2 2 2 2 1 21
Jml. Posyandu yang Binaan
2 3 2 3 2 2 2 2 2 2 3 3 3 29
UKGM
Jml. Bumil yang diperiksa
3 47 55 59 58 76 76 41 12 59 108 85 43 219
Kesehatan Gigi
4 Jml. Balita dengan Karies Gigi 134 87 146 352 99 451 204 161 158 142 40 33 2007

5 Jml. Rujukan 0 3 0 7 12 5 8 16 17 2 7 6 83

3.2 Hasil Kegiatan Bulanan PKP

PENC
SASA TAR MA JUN SEP
NO KEGIATAN APA JAN FEB APR MEI JULI AGT OKT NOV DES
RAN GET R I T
IAN
1.PAUD/TK yang
mendapat
1 penyuluhan/pemeriksaa 50% 48 21 2 2 2 2 2 1 1 2 2 2 2 1
n gigi dan mulut

2.Kunjungan ke
Posyandu terkait
2 kesehatan gigi dan 30% 94 29 3 2 3 2 2 2 2 2 2 3 3 3
mulut

Laporan Tahunan Gigi Mulut Puskesmas Singosari Tahun 2018 10


3.3 Perhitungan Penilaian Kinerja Pelayanan

Target % cakupan
tahun ƩSub Jumlah
Satuan Total Target
2018 Pencapaian Variabel variable Tindaklanjut
Kegiatan sasaran sasaran sasaran Analisa
(T) (P) Rill (terhadap dan total
(S) (ToS) (TS)
No. dalam target nilai
% sasaran) program
Menyusun jadwal
pelayanan dan
Tidak kunjungan,
PAUD/TK yang mendapat
Tercapai Mengintensifkan
1. penyuluhan/pemeriksaan 50% Paud/TK 48 24 21 43,8 - 87,5
kurang komunikasi dengan
gigi dan mulut
6,2% pihak sekolah
maupun pihak
pihak terkait

Kunjungan ke Posyandu
2. terkait kesehatan gigi dan 30% Posyandu 94 28 29 30,9 - 100,0 Tercapai Dipertahankan
mulut

Laporan Tahunan Gigi Mulut Puskesmas Singosari Tahun 2018 11


3.4 Hasil Cakupan Program Gigi dan Mulut Tahun 2018

KESENJANGA
PENCAPAIA
No. KEGIATAN TARGET ABSOLUT N
N (%)
(%)
1. PAUD/TK yang mendapat
penyuluhan/pemeriksaan 50% 21 43,8% -6,2%
gigi dan mulut
2. Kunjungan ke Posyandu
terkait kesehatan gigi dan 30% 29 30,9% +0,9%
mulut

Laporan Tahunan Gigi Mulut Puskesmas Singosari Tahun 2018 12


BAB IV
MASALAH DAN ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH

4.1 Identifikasi Masalah


N JML JML
o. TOT SU SUB
TARGE TARG PEN
SATUA AL B VARIAB
T ET CA RII ANALI TINDAK
KEGIATAN N SASA SAS VA EL
TAHUN SASA PAIA L% SA LANJUT
RAN A RI DAN
2018 % RAN N
RAN ABE TOTAL
L NILAI
1. PAUD/TK yang Tidak Menyusun
tercap jadwal
mendapat
ai, pelayanan dan
penyuluhan/ kurang kunjungan,
PAUD/ 43, 6,2 % Mengintensifk
pemeriksaan gigi 50% 48 24 21 - 87,5
TK 8 an komunikasi
dan mulut dengan pihak
sekolah
maupun pihak
pihak terkait
2. Kunjungan ke Terca Diperta
pai hankan
Posyandu terkait
Posyan 30,
30% 94 28 29 - 100.0
kesehatan gigi dan du 9
mulut

4.2 Prioritas Masalah


Penyuluhan/ pemeriksaan gigi dan mulut di PAUD dan TK kurang dari target yaitu diperoleh hasil
43,8 % sedangkan target pada tahun 2018 yaitu 50 %.

4.3 Menetapkan Urutan Prioritas Masalah dengan USG

NO KRITERIA URGENCY SERIOUSNESS GROWTH TOTAL


. (U) (S) (G)

1. PAUD/TK yang mendapat 4 4 4 12


penyuluhan/pemeriksaan
gigi dan mulut

Laporan Tahunan Gigi Mulut Puskesmas Singosari Tahun 2018 13


Laporan Tahunan Gigi Mulut Puskesmas Singosari Tahun 2018 14
4.5 Alternatif Pemecahan Masalah

Prioritas Alternatif Pemecahan Pemecahan Masalah


No. Penyebab Masalah
Masalah Masalah Terpilih
1. Program 1. Terbatasnya tenaga 1. Disusun jadwal layanan 1. Disusun jadwal
penyuluhan / kesehatan dan kunjungan layanan dan
pemeriksaan 2. Waktu pelaksanaan sehingga semua kunjungan sehingga
gigi dan mulut bersamaan dengan layanan dapat terlayani semua layanan
di PAUD dan waktu pelayanan dengan baik. dapat terlayani
Tk kurang pasien di 2. Pembentukan TIM dengan baik.
optimal Puskesmas khusus untuk 2. Pembentukan TIM
memaksimalkan khusus untuk
3. waktu dan cakupan memaksimalkan
layanan Dilakukan 3. waktu dan cakupan
kerjasama lintas sektor layanan Dilakukan
dan tenaga kesehatan kerjasama lintas
lain sektor dan tenaga
kesehatan lain

Laporan Tahunan Gigi Mulut Puskesmas Singosari Tahun 2018 15


BAB V
PENUTUP

5.1 Kesimpulan
Hingga Tahun 2018, pelaksanaan upaya program gigi dan mulut di Puskesmas
Singosari telah dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah disusun. Adapun hasil cakupan
yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan, meskipun masih ada beberapa cakupan yang
belum terlalu meningkat.
Namun demikian pelaksanaan program pelayanan kesehatan khususnya program gigi dan
mulut di Puskesmas Singosari selayaknya tetap dilangsungkan secara berkesinambungan dan
terus diupayakan untuk ditingkatkan dan disempurnakan. Masalah kesehatan tidak dapat
diselesaikan hanya dengan mengandalkaan petugas kesehatan di Puskesmas saja, tetapi semua
potensi yang ada di Puskesmas berkewajiban untuk menyumbangkan kemampuan dan
pemikirannya dalam mengatasi masalah kesehatan dimaksud, dengan tetap mengupayakan
peningkatan pemberdayaan masyarakat. Oleh karenanya koordinasi yang baik antar divisi/bagian
di lingkungan Puskesmas dalam rangka perencanaan kegiatan dan penentuan prioritas
penanganan masalah kesehatan, menjadi suatu hal yang sangat penting, sehingga penanganan
masalah tersebut dapat lebih terarah dan tepat sasaran serta dapat berjalan dengan efektif dan
efisien demi kepentingan masyarakat luas.

5.2 Saran
1. Koordinasi yang baik dalam penanganan masalah kesehatan dari lintas sektor maupun lintas
program perlu ditingkatkan melalui kebijakan yang dapat mendukung perbaikan pelayanan
kesehatan.
2. Sebagian besar kendala yang dihadapi adalah kurangnya tenaga dalam melakukan program
di puskesmas, dan pemegang program merangkap pelayanan. Kendala tersebut dapat diatasi
dengan cara membuat jadwal kegiatan, sehingga jadwal pelayanan dapat di gantikan oleh
petugas lainnya.
3. Penyusunan jadwal juga dilakukan dengan lintas sektor terkait kegiatan, guna dari
penyusunan jadwal adalah meluangkan waktu agar kegiatan dari puskesmas tidak
mengganggu kegiatan di sektor terkait.
4. Diperlukan suatu langkah yang antisipatif, detektif, strategis dan solutif dari semua pihak yang
mempunyai tanggung jawab dalam bidang kesehatan, agar masalah kesehatan masyarakat
yang sudah ada maupun yang mungkin akan timbul, dapat ditangani dengan baik dan biaya
yang terjangkau masyarakat luas.
5. Semua pelaksana/petugas Puskesmas diharapkan mampu memahami secara mendalam
tentang masalah kesehatan dan dampaknya, sehingga dapat mengantisipasi dan
mengembangkan kreatifitas serta berinovasi guna mengurangi dampak tersebut.
6. Pengetahuan masalah kesehatan dari pelaksana/petugas perlu ditingkatkan melalui
pendidikan, seminar, pelatihan dan lain-lain yang dapat membantu penanganan masalah yang
timbul di lapangan.

Laporan Tahunan Gigi Mulut Puskesmas Singosari Tahun 2018 16


7. Perlu adanya pertemuan secara berkala antara Puskesmas, dinas instansi terkait,serta pihak-
pihak yang dapat memberikan pengaruh dalam pelaksanaan program kesehatan olahraga
untuk mengevaluasi sejauhmana kegiatan yang telah dilaksanakan, masalah apa yang
dihadapi, alternatif pemecahannya dan rencana kegiatan selanjutnya.

Laporan Tahunan Gigi Mulut Puskesmas Singosari Tahun 2018 17