Anda di halaman 1dari 6

RINGKASAN

BISNIS, ISU-ISU MASYARAKAT, DAN KEBIJAKAN PUBLIK

Tugas ini disusun untuk memenuhi sebagian tugas Mata Kuliah Etika Bisnis
Dosen Pengampu:Ningrum Pramudiati, M. Si, Ak, CA

Disusun oleh:
Kelompok 1

1. Krisna Dyah Utami (16133100002)


2. Darius (16133100053)
3. Wulan Utami (16133100107)
4. Sri Hartati (16133100128)
5. Rajin Prakoso (16133100163)

PROGRAM STUDI AKUNTANSI


FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA
2019

1
BISNIS, ISU-ISU MASYARAKAT, DAN KEBIJAKAN PUBLIK

A. Siklus Hidup Berkembangnya Isu-Isu Masyarakat


Menurut Hainswoth & Meng proses isu dapat digambarkan sebagai siklus
yang terdiri dari empat tahap yaitu :
 Tahap 1 – Sumber: Issue Potensial
Pada tahap ini, seseorang atau kelompok mengekspresikan perhatiannya pada
isu dan memberikan opini. Di tahap ini, dimungkinkan mereka melakukan
tindakan-tindakan tertentu berkaitan dengan isu yang dianggap penting.
 Tahap 2 – Mediasi dan Penguatan Suara: Issue yang Muncul ke Permukaan
Pada tahap ini, isu berkembang karena isu-isu tersebut telah mempunyai
dukungan publik, yaitu ada kelompok-kelompok yang lain saling mendukung dan
memberikan perhatian pada isu-isu tersebut. Tekanan-tekanan sudah mulai
dirasakan organisasi untuk menerima isu.
 Tahap 3 – Organisasi: Issue yang Tengah Berlangsung dan Issue Krisis
Pada tahap ini publik sudah mulai mengorganisasikan diri dan membentuk
jaringan-jaringan. Isu berkembang menjadi lebih popular karena media massa
memberitakannya berulang kali dengan eskalasi yang tinggi dan ditambah
interaksi di media sosial dan jaringan. Akibatnya, isu menjadi diskusi publik dan
bermunculan beberapa pemimpin opini publik. Kemudian publik mulai terbagi
dalam dua kelompok, setuju dan menentang yang disebut tahap krisis.
 Tahap 4 – Resolusi: Issue Laten
Pada tahap ini, organisasi dapat mengatasi isu dengan baik, sehingga isu
diasumsikan telah berakhir sampai seseorang memunculkan kembali dengan
pemikiran dan persoalan baru atau muncul isu baru yang ternyata mempunyai
keterkaitan dengan isu sebelumnya atau pada waktu peringatan saat isu mulai
muncul pertama kali. Sekali issue mendapatkan perhatian publik secara resmi dan
memasuki proses kebijakan, baik melalui perubahan peraturan perundangan atau
ketetapan, usaha untuk meredakan konflik menjadi lebih lama serta mahal

2
B. Fungsi Kerjasama Masyarakat
Manajemen kerjasama masyarakat (public affair management) adalah
hubungan perusahaan secara aktif dengan pihak luar. Beberapa perusahaan
terdapat bagian atau departemen yang mengurusi masalah isu-isu, yaitu Public
Relation (PR). Public relation bertugas mengomunikasikan segala hal yang
berkaitan dengan perusahaan, seperti berita, peluncuran produk baru, kebijakan
perusahaan dan hal lainnya yang harus dikomunikasikan dan memaintain segala
hubungan dengan masyarakat (comumunity relations ), dengan pemerintah
(government relation), dan dengan media (media relations ).
Perusahaan perlu paham mengenai orang, isu, tren dan faktor-faktor yang
mempengaruhi pencapaian tujuan, kemudian informasi ini dibagikan di internal
perusahaan untuk kemudian direspon. Misalnya, jika terjadi perubahan mengenai
selera pelanggan perusahaan harus memahaminya dan kalau di perlukan
perusahaan melakukan penyesuain-penyesuaian tertentu terhadap perubahan
selera pelanggan.
C. Manajemen Isu-Isu Masyarakat
Manajemen issue adalah proses manajemen yang tujuannya membantu
melindungi pasar, mengurangi resiko, menciptakan kesempatan-kesempatan serta
mengelola imej sebagai sebuah aset organisasi bagi manfaat keduanya, organisasi
itu sendiri serta stakeholder utamanya, yakni pelanggan/konsumen, karyawan,
masyarakat dan para pemegang saham”(Caywood, 1997:173).
Peran pebisnis dan pemerintah yang menjawab isu-isu (terutama isu-isu etika)
harus melalui pengelolaan atau manajemen yang baik agar menghasilkan solusi
yang terbaik. Setiap isu menurut melalui lima langkah, yaitu: identifikasi isu-isu,
analisis isu-isu, pilihan kebijakan, mendesain program, dan hasil (yang
didapatkan).
D. Pendekatan Strategik Untuk Merespon Isu-Isu Masyarakat
Pendekatan manajemen strategik pada hubungan dengan pihak lain merupakan
fokus manajemen dan pemahaman dalam memandang isu-isu masyarakat. Fokus
perhatian manajemen adalah untuk jangka pendek, menengah sampai panjang.
Fokus jangka pendek, yaitu pada isu-isu yang sekarang sedang terjadi. Karena isu-

3
isu yang mendesak, maka manajemen tidak mempunyai banyak kesempatan lagi
untuk mengubah arah kebijakan.
Fokus masa sekarang Fokus jangka pendek dan Fokus jangka menengah
menengah dan panjang
Tekanan tinggi pada Tekanan cukup besar Tekanan rendah pada
pembuat keputusan pada pembuat keputusan pengambil keputusan
Kecil kemungkinan Masih mungkin Kesempatan besar
mengubah arah mengubah arah mengubah arah
Reaktif Proaktif dan interaktif Proaktif dan antisipatif
(tanggap)

Empat strategi Respon pada Isu-Isu Pihak-pihak Berkepentingan

Perubahan Harapan Organisasi tidak berubah


Strategi Inaktif
pihak pihak
berkepentingan

Strategi Reaktif Pihak pihak


Organisasi bertahan,
berkepentingan
kemudian berubah
berubah dulu

Strategi Proaktif Organisasi Harapan pihak pihak


berinisiatif berubah berkepentingan berubah

Organisasi dan lingkungan berubah dan masing masing


Strategi Interaktif saling menyesuaikan
Organisasi Pihak pihak
berkepentingan

E. Kebijakan Publik dan Bisnis


Kebijakan publik adalah keputusan-keputusan yang mengikat bagi orang
banyak pada tataran strategis atau bersifat garis besar yang dibuat oleh pemegang
otoritas publik. Lewat kebijakan publik, pemerintah menciptakan kondisi yang

4
memungkinkan para organisasi bisnis bersaing dalam lingkungan bisnis modern.
Peran pemerintah begitu penting karena keseimbangan hak dan kewajiban akan
tercipta dalam hubungan bisnis dan masyarakatnya.
Peran pemerintah dalam kebijakan publik, adalah:
 Kebijakan perpajakan adalah kebijakan pemerintah menurunkan atau
menaikkan pajak berdampak langsung pada bisnis dan keputusannya.
 Kebijakan perdagangan adalah kebijakan yang menunjukkan tindakan
pemerintah untuk mendorong atau tidak mendorong perdagangan di negara-
negara lain.
 Kebijakan industrial adalah kebijakan pemerintah untuk menumbuhkan
industri-industri tertentu yang menjadi prioritas.
 Kebijakan sosial adalah suatu cara pengambilan tindakan dalam melanjutkan
proses pemerintahan, ke-partaian, kekuasaan, kepemimpinan negara dan lain-
lain. Kebijakan sosial sangat berfungsi dalam melakukan suatu kesejahteraan
bagi penduduk suatu negara.
F. Kerjasama Publik dan Citra Perusahaan
Tanggung jawab perusahaan diartikan kewajiban perusahaan berkaitan dengan
tindakan dan keputusan yang menyangkut orang lain, komunitas dan
lingkungannya. Citra (image) adalah cara bagaimana pihak lain memandang
sebuah perusahaan, seseorang, suatu komite, atau suatu aktivitas.
Jefkins (2003) menyebutkan beberapa jenis citra (image), mencangkup: citra
bayangan, citra yang berlaku, citra yang diharapkan, citra perusahaan, dan citra
majemuk. Citra perusahaan adalah citra dari suatu organisasi secara keseluruhan,
jadi bukan sekedar citra atas produk dan pelayanannya. Efektivitas public relation
dalam pembantukan citra organisasi, erat kaitannya dengan kemampuan
pemimpin dalam menyelesaikan tugas organisasinya, baik secara individual
maupun tim yang dipengaruhi oleh praktek berorganisasi dan manajemen waktu/
perubahan dalam mengelola sumberdaya untuk mencapai tujuan yang efisien dan
efektif, yaitu mencakup penyampaian perintah, informasi, berita dan laporan, serta
menjalin hubungan dengan orang.

5
G. Studi Kasus

https://belajarkomunikasi.wordpress.com/2008/11/09/manajemen-isu-krisis-konflik-
minggu-ke-1/

https://www.academia.edu/19953741/Bisnis_dan_isu_msy
https://prezi.com/4dhis5pjkoch/kebijakan-publik-dan-bisnis/
https://ruangdosen.wordpress.com/2009/01/15/peran-pr-dalam-membangun-citra-
perusahaan-melalui-program-csr/