Anda di halaman 1dari 102

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Satuan Pendidikan : SMAN 7 Banjarmasin


Kelas/Semester : X/2
Mata Pelajaran : Matematika-Wajib
Topik : Persamaan dan Fungsi Kuadrat
Waktu : 6× 45 menit (3 pertemuan)

A. Kompetensi Inti SMA kelas X


1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
(gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan
menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan
humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban
terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural
pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu
menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator


1.1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2.1 Memiliki motivasi internal, kemampuan bekerjasama, konsisten, sikap disiplin,
rasa percaya diri, dan sikap toleransi dalam perbedaan strategi berpikir dalam
memilih dan menerapkan strategi menyelesaikan masalah.
2.2 Mampu mentransformasi diri dalam berperilaku jujur, tangguh menghadapi
masalah kritis dan disiplin dalam melakukan tugas belajar matematika.
2.3 Menunjukkan sikap bertanggung jawab, rasa ingin tahu, jujur dan perilaku perduli
lingkungan.
3.9 Mendeskripsikan berbagai bentuk ekspresi yang dapat di ubah menjadi
persamaan kuadrat.
Indikator:
1. Menyebutkan pengertian dan bentuk umum persamaan kuadrat.
2. Menjelaskan berbagai bentuk ekspresi yang dapat diubah menjadi persamaan
kuadrat.

3.10 Mendeskripsikan persamaan dan fungsi kuadrat, memilih strategi dan menerapkan
untuk menyelesaikan persamaan dan fungsi kuadrat serta memeriksa kebenaran
jawabannya.
Indikator:
1. Menjelaskan pengertian dan bentuk umum persamaan dan fungsi kuadrat.
2. Menyebutkan strategi penyelesaian persamaan dan fungsi kuadrat.
3. Menentukan strategi yang tepat untuk menyelesaiakan persamaan dan fungsi
kuadrat.
4. Memecahkan persamaan dan fungsi kuadrat untuk memperoleh penyelesaian.
5. Menguji kebenaran dari penyelesaian persamaan dan fungsi kuadrat.

4.9 Mengidentifikasi dan menerapkan konsep fungsi dan persamaan kuadrat dalam
menyelesaikan masalah nyata dan menjelaskannya secara lisan dan tulisan
Indikator:
1. Mengidentifikasi masalah nyata yang dapat diselesaikan dengan konsep fungsi dan
persamaan kuadrat.
2. Menerapkan konsep fungsi dan persamaan kuadrat pada masalah nyata.
3. Menjelaskan konsep fungsi dan persamaan kuadrat pada masalah nyata secara lisan
dan tertulis.

4.10 Menyusun model matematika dari masalah yang berkaitan dengan persamaan dan
fungsi kuadrat dan menyelesaikan serta memeriksa kebenaran jawabannya
Indikator:
1. Menyajikan model matematika dari masalah yang berkaitan dengan persamaan dan
fungsi kuadrat.
2. Menyelesaikan model matematika dari masalah yang berkaitan dengan persamaan
dan fungsi kuadrat.
3. Menguji kebenaran penyelesaian dari masalah yang berkaitan dengan persamaan dan
fungsi kuadrat.

C. Tujuan Pembelajaran
Setelah kegiatan diskusi kelompok dan presentasi dalam pembelajaran persamaan
kuadrat diharapkan siswa dapat:
1. Menyebutkan pengertian dan bentuk umum persamaan kuadrat.
2. Menjelaskan berbagai bentuk ekspresi yang dapat diubah menjadi persamaan
kuadrat.
3. Menjelaskan pengertian dan bentuk umum fungsi kuadrat.
4. Menyebutkan strategi penyelesaian persamaan dan fungsi kuadrat.
5. Menentukan strategi yang tepat untuk menyelesaiakan persamaan dan fungsi
kuadrat.
6. Memecahkan persamaan dan fungsi kuadrat untuk memperoleh penyelesaian.
7. Menguji kebenaran dari penyelesaian persamaan dan fungsi kuadrat.
8. Mengidentifikasi masalah nyata yang dapat diselesaikan dengan konsep fungsi dan
persamaan kuadrat.
9. Menerapkan konsep fungsi dan persamaan kuadrat pada masalah nyata.
10. Menjelaskan konsep fungsi dan persamaan kuadrat pada masalah nyata secara lisan
dan tertulis
11. Menyajikan model matematika dari masalah yang berkaitan dengan persamaan dan
fungsi kuadrat.
12. Menyelesaikan model matematika dari masalah yang berkaitan dengan persamaan
dan fungsi kuadrat.
13. Menguji kebenaran penyelesaian dari masalah yang berkaitan dengan persamaan dan
fungsi kuadrat.

D. Materi Pembelajaran:
Materi Fakta :
1. Gerak suatu objek yang dilempar ke atas
2. Pemain basket melempar bola ke ring
3. Permasalahan pelanggan telepon genggam
4. Masalah atap rumah adat (hal. 209)
5. Masalah tambak ikan di hulu sungai (hal. 213)
6. Masalah anak melempar batu dengan katapel (hal. 215)
7. Masalah sumber air bersih (hal. 227)
8. Kain songket (hal. 230)
9. Keramba ikan gurami dan udang (hal. 231)
Materi Konsep :
1. Bentuk umum persamaan kuadrat satu peubah
2. Ciri-ciri persamaan kuadrat
3. Menentukan akar-akar persamaan kuadrat dengan cara memfaktorkan, melengkapkan
kuadrat sempurna dan rumus abc
4. Deskriminan dan jenis akar
5. Rumus jumlah dan hasil akar-akar persamaan kuadrat
6. Menyusun persamaan kuadrat yang akar-akarnya diketahui
7. Bentuk umum fungs kuadrat
Materi Prinsip:
1. Bentuk umum persamaan kuadrat adalah ax2 + bx + c = 0, dimana a  0 dan a,b,c
 R.
2. Pembuat nol dari persamaan di atas merupakan penyelesaian persamaan kuadrat.
3. Cara menentukan penyelesaian persamaan kuadrat ada 3 cara, yaitu : memfaktorkan,
melengkapkan kuadrat sempurna, dan rumus kuadrat (rumus abc)
4. Deskriminan : D = b2 – 4ac
Jenis akar:
 Jika D > 0, maka persamaan kuadrat memiliki dua akar real berlainan. Bila D
merupakan kuadrat sempurna, maka persamaan kuadrat memiliki dua akar real
yang rasional dan bila tidak maka kedua akarnya irasional.
 Jika D = 0, maka persamaan kuadrat memiliki dua akar real yang sama.
 Jika D < 0, maka persamaan kuadrat memiliki akar-akar yang tidak real (bilangan
kompleks)
b
x1  x 2  
5. Rumus jumlah akar-akar persamaan kuadrat: a
c
x1 .x 2 
6. Rumus jumlah akar-akar persamaan kuadrat: a
7. Menyusun persamaan kuadrat yang akar-akarnya x1 dan x2 adalah (x – x1)(x – x2) = 0
8. Bentuk umum fungsi kuadrat adalah f(x) = ax2 + bx + c, dimana a  0 dan a,b,c  R
Materi Prosedur :
1. Cara memfaktorkan
2. Cara melengkapkan kuadrat sempurna
3. Cara menentukan akar persamaan kuadrat dengan rumus abc
4. Menghitung jumlah dan hasil kali akar
5. Menyusun persamaan kuadrat yang akar-akarnya diketahui
6. Menyusun fungsi kuadrat dengan syarat tertentu

E. Pendekatan/Model/Metode Pembelajaran
Pendekatan : Scientific
Model : Pembelajaran koperatif (cooperative learning) menggunakan
kelompok diskusi yang berbasis masalah (problem-based learning)
Metode : Diskusi ,Tanya jawab, Tugas
F. Media, Alat, dan Sumber Bahan
1. Media: Lembar kerja kelompok
2. Alat/Bahan: Laptop dan LCD
3. Sumber Belajar:
Buku siswa
Internet

G. Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi
Waktu
Pendahuluan 1. Guru mengucapkan salam dan mengecek kehadiran 20 menit
siswa.
2. Guru memberikan gambaran tentang pentingnya
memahami persamaan dalam kehidupan sehari-
hari.
3. Sebagai apersepsi untuk mendorong rasa ingin tahu
dan berpikir kritis, siswa diajak memecahkan
masalah mengenai persamaan dan fungsi kuadrat.
4. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang
ingin dicapai yaitu persamaan dan fungsi kuadrat.
Inti 1. Guru bertanya tentang bagaimana bentuk umum 230 menit
persamaan kuadrat.
2. Bila siswa belum mampu menjawabnya, guru
memberi scaffolding dengan mengingatkan siswa
dengan memberikan contoh persamaan.
3. Siswa diminta untuk membaca mengenai berbagai
ekspresi yang dapat diubah menjadi persamaan
kuadrat dan strategi untuk menyelesaikan
persamaan dan fungsi kuadrat serta membuat
pertanyaan mengenai cara mengubah berbagai
ekspresi menjadi persamaan kuadrat dan memilih
strategi untuk menyelesaikan persamaan dan fungsi
kuadrat.
4. Guru membagi siswa ke dalam beberapa kelompok
dengan tiap kelompok terdiri atas 4 siswa.
5. Tiap kelompok mendapat tugas untuk mencari
akar-akar dari setiap soal yang diberikan. Tugas
diselesaikan berdasarkan worksheet atau lembar
kerja siswa yang dibagikan. Di dalam
kelompoknya, siswa menentukan unsur-unsur yang
terdapat pada berbagai ekspresi yang dapat diubah
menjadi persamaan kuadrat, strategi untuk
menyelesaikan persamaan dan fungsi kuadrat.
Selain itu, siswa juga menganalisis dan membuat
kategori dari unsur-unsur yang terdapat pada
berbagai ekspresiyangdapat diubah menjadi
persamaan kuadrat, strategi untuk menyelesaikan
persamaan dan fungsi kuadrat,
6. Selama siswa bekerja di dalam kelompok, guru
memperhatikan dan mendorong semua siswa untuk
terlibat diskusi, dan mengarahkan bila ada
kelompok yang melenceng jauh pekerjaannya.
7. Salah satu kelompok diskusi (tidak harus yang
terbaik) diminta untuk mempresentasikan hasil
diskusinya ke depan kelas. Siswa menyampaikan
cara mengubah berbagai ekspresi menjadi
persamaan kuadrat, memilih strategi untuk
menyelesaikan persamaan dan fungsi kuadrat
Sementara kelompok lain, menanggapi dan
menyempurnakan apa yang dipresentasikan.
8. Guru mengumpulkan semua hasil diskusi tiap
kelompok
9. Dengan tanya jawab, guru mengarahkan semua
siswa pada kesimpulan mengenai bentuk
persamaan dan menemukan metode penyelesaian
akar-akar persamaan kuadrat.
10. Guru memberikan soal yang terkait dengan
persamaan kuadrat. Dengan tanya jawab, siswa dan
guru menyelesaikan soal yang telah diberikan
dengan menggunakan metode yang berbeda.
11. Siswa dapat menggunakan metode yang berbeda
untuk mendapatkan akar-akar persamaan kuadrat.
12. Guru memberikan soal untuk dikerjakan tiap siswa,
dan dikumpulkan.
Penutup 1. Siswa diminta menyimpulkan tentang bagaimana 20 menit
menentukan akar-akar persamaan kuadrat.
2. Dengan bantuan presentasi komputer, guru
menayangkan apa yang telah dipelajari dan
disimpulkan mengenai persamaan kuadrat.
3. Guru memberikan tugas PR beberapa soal
mengenai persamaan kuadrat.
4. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan
memberikan pesan untuk tetap belajar.

H. Penilaian Hasil Belajar


Bentuk Instrumen dan Teknik Penilaian :
a. Bentuk Instrumen berupa Tes:
Tes tertulis bentuk uraian
b. Bentuk Instrumen berupa Non Tes:
Observasi sikap dan keterampilan

Banjarmasin, 13 Juli 2013


Mengetahui
Kepala Sekolah, Guru Mata Pelajaran,

Drs. Mundofir Mukhlisah Zulfa Nadiya, S. Pd


NIP. 19560607 197903 1 011

Contoh Instrumen Penilaian Hasil belajar I

Tes tertulis
1. Tentukan akar-akar persamaan kuadrat berikut dengan cara memfaktorkan:
a. x2 + 14x + 45 = 0
b. x2 – 4x - 32 = 0
2. Tentukan akar-akar persamaan kuadrat dari 2x2 – 5x – 7 = 0 dengan cara
melengkapkan kuadrat sempurna
3. Tentukan akar-akar persamaan kuadrat berikut dengan rumus abc:
a) 8 + 3x – 2x2 = 0
b) x2 – 4x - 32 = 0

Kunci Jawaban :
No. Langkah Kunci Jawaban Skor
2
1a 1 x + 14x + 45 = 0 2
2  (x + 5)(x + 9) = 0 4
3  x + 5 = 0 atau x + 9 = 0 3
4 x = -5 atau x = -9 3
5 Jadi akar-akar persamaan x2 + 14x + 45 = 0 4
adalah x = -5 atau x = -9
Skor maksimum 16
1b 1 x2 – 4x - 32 = 0 2
2  (x + 4)(x – 8) = 0 4
3  x + 4 = 0 atau x – 8 = 0 3
4 x = -4 atau x=8 3
5 Jadi akar-akar persamaan x2 – 4x - 32 = 0 4
adalah x = -4 atau x = 8
Skor maksimum 16

No. Langkah Kunci Jawaban Skor


2 1 2x – 5x – 7 = 0
2
2
2 5 3
 2(x2 - x ) - 7 = 0
2
3 5 2 25 56 3
 2(x - ) - - =0
4 8 8
4 5 81 3
5  2(x - ) 2 =
4 8
3
5 2 81
6  (x - ) =
4 16 3
7 5 81
 (x - )  
4 16 2
8 5 9
9  x=  3
4 4
5 9 14 7
x=    atau x 3
4 4 4 2
5 9 4
     1
4 4 4
Jadi akar-akar persamaan 2x2 – 5x – 7 = 0
7
adalah atau - 1
2
Skor maksimum 25

No. Langkah Kunci Jawaban Skor


3a 1 a = - 2 ; b = 3 dan c = 8 2
 b  b 2  4ac 3
2 x =
3 2a 3
 3  32  4.(2).8
 x =
4 2.(2) 3
 3  9  64
5  x = 3
4
6  3  73 3
7  x =
4
3
3  73 3  73
x = atau x =
4 4
Jadi akar-akar persamaan 8 + 3x – 2x2 = 0
3  73 3  73
adalah x = atau x =
4 4
Skor maksimum 22
3b 1 a = 1 ; b = -4 dan c = -32 2
2  b  b 2  4ac 3
x =
3 2a 3
  4    4   4.(1). 32
2

x =
4 2.(1) 3
4  16  128
5 x = 3
2
6 4  144 3
7 x = 3
2
4  12 4  12
x =  8 atau x =  4
2 2
Jadi akar-akar persamaan x2 – 4x - 32 = 0
adalah x = 8 atau x = -4

Skor maksimum 20
Jumlah Skor Total 100
Contoh Instrumen Penilaian Hasil belajar II

Tes tertulis
1. Diketahui persamaan kuadrat x 2  5 x  2  0 . Akar- akar persamaaan tersebut adalah
x1 dan x 2 . Tentukan :
a. x1  x2
b. x1 x 2
2. Akar-akar persamaan kuadrat 2 x 2  5 x  2  0 adalah  dan  . Tentukan :
  1 1
a.  b. 2  2
   
3. Tentukan nilai deskriminan dan jenis akar dari persamaan kuadrat x2 – 4x +6 = 0
4. Tentukan persamaan kuadrat yang akar-akarnya 3 dan 5

Kunci Jawaban :
No. Langkah Kunci Jawaban Skor
1a 1 x – 5x +2 = 0
2
;a=1,b=5,c=2 5

 b  (5)
x1  x 2   5
2 a 1 5

Skor maksimum 10
1b 1 x2 – 5x +2 = 0 ;a=1,b=5,c=2 5

c 2
b) x1 . x2   2
2 a 1 5

Skor maksimum 10
No. Langkah Kunci Jawaban Skor
2a 1 2x2 + 5x – 2 = 0 ; a = 2 , b = 5 , c = -2 5

   2   2    2  2 .    25   2 1 15


2

2    
  .  .  1
25
 1  33
 4

1 4
Skor maksimum 20
No. Langkah Kunci Jawaban Skor
2b 1 2x + 5x – 2 = 0
2
; a = 2 , b = 5 , c = -2 5

2 15
3 1 1  2   2    2  2 
  
2 2  2  2
 25 2  2  1 25
2 33
  4

 1 2
1 4
Skor maksimum 20
No Langkah Kunci Jawaban Skor
3 1 x2 – 4x + 6 = 0 ; a = 1 ; b = -4 ; c =6 5
2 D = b2 – 4ac = (-4)2 – 4. 1. 6 = 16 – 24 = -8 10
3 Jenis akar: tidak real (bilangan kompleks) 10
Skor maksimum 25
4 1 (x – 3)(x – 5) = 0 5
2 x2 – 3x – 5x + 15 = 0 5
3 x2 – 8x + 15 = 0 5
Skor maksimum 15
Jumlah Skor Total 100
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Ringkasan Materi :
A. PERSAMAAN KUADRAT
1. PENYELESAIAN PERSAMAAN KUADRAT
Bentuk umum persamaan kuadrat adalah ax 2  bx  c  0 , dimana a  0 dan a,b,c  R .
Pembuat nol dari persamaan di atas merupakan penyelesaian persamaan kuadrat.
Himpunan dari penyelesaian di atas disebut Himpunan Penyelesaian (HP). Menentukan
penyelesaian persamaan kuadrat sama dengan menentukan akar-akar persamaan kuadrat.
Secara geometri, menentukan penyelesaian persamaan kuadrat berarti menentukan titik-
titik potong kurva y  ax 2  bx  c dengan sumbu X.
Cara menentukan penyelesaian persamaan kuadrat ada 3 cara, yaitu :
1. memfaktorkan
2. melengkapkan kuadrat sempurna
3. rumus kuadrat (rumus abc)

1.1 Penyelesaian persamaan kuadrat dengan memfaktorkan


Jika suatu persamaan kuadrat dapat diubah menjadi bentuk AB = 0, maka
penyelesaiannya adalah A = 0 atau B = 0. Langkah pertama untuk menentukan
penyelesaian persamaan kuadrat ax 2  bx  c  0 dengan pemfaktoran yaitu dengan
menentukan faktor dari perkalian ac yang jumlahnya adalah b, misalnya faktornya p dan
q. Sehingga perkalian luar dan perkalian dalam dari koefisiennya besarnya p dan q.
Perhatikan pola di bawah ini :

Perkalian dalam

(…x + …)(…x + …) = 0

Perkalian luar

Contoh 1: Tentukan Himpunan Penyelesaian dari x 2  2 x  8  0


Jawab : x 2  2 x  8  0  (x - ….)(x + ….) = 0
x1  .... x2  ....
Jadi HP:{….,…..}

Contoh 2: Tentukan penyelesaian dari 6 x 2  x  5  0


Jawab : 6 x 2  x  5  0  (…...-……)(……+……) = 0
x1  .... x2  ....
LATIHAN SOAL
Tentukan HPnya dengan menggunakan cara pemfaktoran !
1. x 2  x  12  0
2. x 2  8 x  16  0
3. x2  9  0
4. 3x 2  12 x  0
5. 2x2  x  6  0

1.2. Penyelesaian persamaan kuadrat dengan melengkapkan kuadrat sempurna

Yaitu dengan mengubah persamaan ax 2  bx  c  0 menjadi bentuk x  p   q


2

sehingga penyelesaiannya x   p  q . Pertama, usahakan menjadi bentuk


b c
x 2  x   . Kemudian menjadikan ruas kiri menjadi bentuk kuadrat sempurna, yaitu
a a
b
dengan menambahkan kedua ruas dengan ( ) 2 .
2a

Contoh 3: Tentukan HP dari x 2  2 x  8  0 dengan melengkapkan kuadrat sempurna


Jawab : x 2  2 x  8  0  …. = …..

………………………….

Jadi HP : {……,…….}
Contoh 4: Tentukan HP dari 6 x 2  x  5  0 dengan melengkapkan kuadrat sempurna
Jawab : 6 x 2  x  5  0  …. = …. : 6 (dibagi 6)
………………………………..

Jadi HP:{ …. }

LATIHAN SOAL
Tentukan HPnya dengan melengkapkan kuadrat sempurna, dari :
1. x 2  7 x  12  0
2. x 2  8 x  16  0
3. 5 x 2  8 x  4  0
4.  x 2  81  0
5. 3x 2  12 x  0

1.3. Penyelesaian Persamaan Kuadrat Dengan Rumus Kuadrat (Rumus abc)


ax  bx  c  0 
2
…. = … : a (dibagi a)
 …. =…
 …. + …. = …. + ….
 ....  ....  ....
2

 …+… =…
 x=…

 b  b2  4ac
Sehingga : x1.2  dimana b 2  4ac disebut dengan diskriminan (D)
2a
Jadi D = b 2  4ac
Rumus di atas dikenal dengan nama rumus kuadrat atau sering dikenal dengan rumus abc.

Contoh 5: Tentukan HP dari x 2  2 x  8  0 dengan menggunakan rumus kuadrat


Jawab : a = … , b = …. , c = ….

 b  b2  4ac
x1.2  = …
2a
=…
x1  ....
x2  ....

Jadi HP:{ …. }

Contoh 6: Tentukan HP dari 5  9 x  2 x 2  0 dengan menggunakan rumus kuadrat

Jawab :a=… , b= …. , c = ….
 b  b  4ac
2
x1.2  = …
2a

Jadi HP:{ …. }

LATIHAN SOAL
Tentukan HPnya dengan menggunakan rumus kuadrat (abc) dari :
1. x 2  x  12  0
2. 5 x 2  8 x  4  0
3. x 2  8 x  16  0
4. 6 x  11x  3  0
2
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Ringkasan Materi :
1. Jumlah, Selisih, dan Hasil Kali Akar Persamaan Kuadrat

a 2  bx  c  0, a  0

Misal x1 , x2 akar-akar persamaan kuadrat di atas maka :

b
- x1  x 2  
a

c
- x1 .x 2 
a

D
- x1  x2 
a
Contoh :

Jika x1 , x2 akar-akar persamaan x 2  6 x  3  0 , tentukan nilai-nilai berikut :

a. x1  x2

b. x1  x 2
3 3

Jawab :

x 2  6 x  3  0 ; a = 1 ; b = -6 ; c = 3

6
a. x1  x 2  6
1

b. x1  x 2  ( x1  x 2 ) 3  3x1 x 2 ( x1  x 2 )
3 3

= 63 – 3 . 3 . 6
= 216 – 54
= 162
Soal latihan

Jika akar-akar persamaan 2 x 2  4 x  5  0 adalah m dan n tentukan berikut

1 1
a. 3
 3
m n

b. m 3  n 3

m n
c. 
n2 m2
2. Deskriminan dan Jenis Akar
D = b2 – 4ac
 Jika D > 0, maka persamaan kuadrat memiliki dua akar real berlainan. Bila D
merupakan kuadrat sempurna, maka persamaan kuadrat memiliki dua akar real
yang rasional dan bila tidak maka kedua akarnya irasional.
 Jika D = 0, maka persamaan kuadrat memiliki dua akar real yang sama.
 Jika D < 0, maka persamaan kuadrat memiliki akar-akar yang tidak real (bilangan
kompleks)

Soal latihan:
Tentukan deskriminan dan jenis akar dari persamaan kuadrat berikut:
a. x2 – 7x + 12 = 0
Jawab:
a = ... b = ... c = ...
D = b2 – 4ac = (....)2 – 4 . (...)(...) = ....... - ...... = .....
Jenis akar :
b. x2 + 5x + 6 = 0
a = ... b = ... c = ...
D = b2 – 4ac = (....)2 – 4 . (...)(...) = ....... - ...... = .....
Jenis akar :

3. Menyusun persamaan kuadrat yang akar-akarnya x1 dan x2


(x – x1)(x – x2) = 0
Soal Latihan
Tentukan persamaan kuadrat yang akar-akarnya:
a) 4 dan -2
Jawab:
(x – x1)(x – x2) = 0
(x - .....)(x - .......) = 0
x2 - ...................................... = 0
x2 - ........- ........ = 0
b) -2 dan -5
Jawab:
(x – x1)(x – x2) = 0
(x - .....)(x - .......) = 0
x2 + ...................................... = 0
x2 + ........ + ........ = 0
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Satuan Pendidikan : SMAN 7 Banjarmasin


Kelas/Semester : X/2
Mata Pelajaran : Matematika-Wajib
Topik : Persamaan dan Fungsi Kuadrat
Waktu : 4 × 45 menit (2 pertemuan)

A. Kompetensi Inti SMA kelas X


1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
(gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan
menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan
humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban
terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural
pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu
menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator


1.1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2.1 Memiliki motivasi internal, kemampuan bekerjasama, konsisten, sikap disiplin,
rasa percaya diri, dan sikap toleransi dalam perbedaan strategi berpikir dalam
memilih dan menerapkan strategi menyelesaikan masalah.
2.2 Mampu mentransformasi diri dalam berperilaku jujur, tangguh menghadapi
masalah kritis dan disiplin dalam melakukan tugas belajar matematika.
2.3 Menunjukkan sikap bertanggung jawab, rasa ingin tahu, jujur dan perilaku perduli
lingkungan.
3.11. Menganalisis fungsi dan persamaan kuadrat dalam berbagai bentuk penyajian
masalah kontekstual.
Indikator:
1. Mengidentifikasi masalah kontekstul yang berkaitan dengan fungsi dan
persamaan kuadrat.
2. Mengubah masalah kontekstul yang berkaitan dengan fungsi dan persamaan
kuadrat menjadi model matematika.
3. Memecahkan masalah kontekstul yang berkaitan dengan fungsi dan persamaan
kuadrat.

3.12 Menganalisis grafik fungsi dari data terkait masalah nyata dan menentukan model
matematika berupa fungsi kuadrat
Inikator:
1. Menganalisis grafik fungsi dari data terkait masalah nyata.
2. Menentukan model matematika dari masalah nyata yang berkaitan dengan fungsi dan
persamaan kuadrat.
3. Menyelesaikan model matematika dari masalah nyata yang berkaitan dengan fungsi
kuadrat dengan sketsa grafik fungsi kuadrat.

4.11 Menggambar dan membuat sketsa grafik fungsi kuadrat dari masalah nyata
berdasarkan data yang ditentukan dan menafsirkan karakteristiknya
Indikator:
1. Menggambar sketsa grafik fungsi kuadrat dari masalah nyata berdasarkan data yang
ditentukan.
2. Menjelaskan karakteristik berbagai sketsa grafik fungsi kuadrat.

4.12 Mengidentifikasi hubungan fungsional kuadratik dari fenomena sehari-hari dan


menafsirkan makna dari setiap variabel yang digunakan
Indikator:
1. Menyebutkan fenomena sehari-hari yang memiliki hubungan fungsi kuadrat.
2. Menjelaskan makna setiap variabel yang digunakan dalam fungsi kuadratik dari
fenomena sehari-hari.

C. Tujuan Pembelajaran
Dengan kegiatan diskusi kelompok dan presentasi dalam pembelajaran persamaan
kuadrat diharapkan siswa dapat:
1. Mengidentifikasi masalah kontekstul yang berkaitan dengan fungsi dan persamaan
kuadrat.
2. Mengubah masalah kontekstul yang berkaitan dengan fungsi dan persamaan kuadrat
menjadi model matematika.
3. Memecahkan masalah kontekstul yang berkaitan dengan fungsi dan persamaan
kuadrat.
4. Menganalisis grafik fungsi dari data terkait masalah nyata.
5. Menentukan model matematika dari masalah nyata yang berkaitan dengan fungsi
dan persamaan kuadrat.
6. Menyelesaikan model matematika dari masalah nyata yang berkaitan dengan fungsi
kuadrat dengan sketsa grafik fungsi kuadrat.
7. Menggambar sketsa grafik fungsi kuadrat dari masalah nyata berdasarkan data yang
ditentukan.
8. Menjelaskan karakteristik berbagai sketsa grafik fungsi kuadrat
9. Menyebutkan fenomena sehari-hari yang memiliki hubungan fungsi kuadrat.
10. Menjelaskan makna setiap variabel yang digunakan dalam fungsi kuadratik dari
fenomena sehari-hari

D. Materi Pembelajaran:
Materi Fakta :
1. Gerak suatu objek yang dilempar ke atas
2. Pemain basket melempar bola ke ring
3. Permasalahan pelanggan telepon genggam
4. Masalah atap rumah adat (hal. 209)
5. Masalah tambak ikan di hulu sungai (hal. 213)
6. Masalah anak melempar batu dengan katapel (hal. 215)
7. Masalah sumber air bersih (hal. 227)
8. Kain songket (hal. 230)
9. Keramba ikan gurami dan udang (hal. 231)
Materi Konsep :
1. Karakteristik grafik fungsi kuadrat
2. Cara menggambar fungsi kuadrat
Materi Prinsip:
1. Grafik fungsi kuadrat dapat diilustrasikan sebagai bentuk lintasan lengkung atau
parabola.
2. Karakteristik grafik fungsi kuadrat tergantung nilai a dan deskriminan
Materi Prosedur :
1. Menerapkan konsep yang berlaku pada persamaan dan fungsi kuadrat pada masalah
nyata
2. Langkah-langkah menggambar grafik fungsi kuadrat:
a. Menentukan titik potong dengan sumbu X, diperoleh jika y = 0
b. Menentukan titik potong dengan sumbu Y, diperoleh jika x = 0
𝑏
c. Menentukan persamaan sumbu simetri: x = − 2𝑎
𝐷
d. Menentukan nilai ekstrem agrafik: y = − 4𝑎
𝑏 𝐷
e. Menentukan titik balik: (− 2𝑎 , − 4𝑎)

E. Pendekatan/Model/Metode Pembelajaran
Pendekatan : Scientific
Model : Pembelajaran koperatif (cooperative learning) menggunakan
kelompok diskusi yang berbasis masalah (problem-based learning)
Metode : Diskusi ,Tanya jawab, Tugas

F. Media, Alat, dan Sumber Bahan


1. Media: Lembar kerja kelompok
2. Alat/Bahan: Laptop dan LCD
3. Sumber Belajar:
Buku siswa
Internet

G. Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi
Waktu
Pendahuluan 1. Guru mengucapkan salam dan mengecek kehadiran siswa. 15 menit
2. Guru memberikan gambaran tentang pentingnya
memahami fungsi kuadrat dalam kehidupan sehari-hari
melalui berbagai contoh.
3. Sebagai apersepsi untuk mendorong rasa ingin tahu dan
berpikir kritis, siswa diajak memecahkan masalah
mengenai fungsi kuadrat.
4. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin
dicapai.
Inti 1. Guru bertanya tentang bagaimana bentuk umum fungsi 150 menit
kuadrat.
2. Bila siswa belum mampu menjawabnya, guru memberi
scaffolding dengan mengingatkan siswa dengan
memberikan contoh.
3. Selanjutnya, guru memberikan masalah nyata fungsi
kuadrat untuk dicari penyelesaiannya. Siswa diminta
mengamati penyajian masalah nyata dalam ekspresi
persamaan dan fungsi kuadrat, dan menggambar sketsa
grafik fungsi kuadrat. Siswa membuat pertanyaan mengenai
penyajian masalah nyata dalam ekspresi persamaan dan
fungsi kuadrat serta penyelesaiannya dan menggambar
sketsa grafik fungsi kuadrat.
4. Guru membagi siswa ke dalam beberapa kelompok dengan
tiap kelompok terdiri atas 4 siswa. Tiap kelompok
mendapat tugas untuk mencari akar-akar dari setiap soal
yang diberikan. Tugas diselesaikan berdasarkan worksheet
atau lembar kerja Siswa yang dibagikan. Siswa dalam
kelompoknya mengeksplorasi untuk menentukan dan fungsi
kuadrat dan menggambar sketsa grafik fungsi kuadrat.
5. Siswa menganalisis dan membuat kategori dari unsur-unsur
yang terdapat pada penyajian masalah nyata dalam ekspresi
persamaan dan fungsi kuadrat, dan menggambar sketsa
grafik fungsi kuadrat, kemudian menghubungkan unsur-
unsur yang sudah dikategorikan sehingga dapat dibuat
kesimpulan mengenai cara menyajikan masalah nyata
dalam ekspresi persamaan dan fungsi kuadrat, dan
menggambar sketsa grafik fungsi kuadrat.
6. Selama siswa bekerja di dalam kelompok, guru
memperhatikan dan mendorong semua siswa untuk terlibat
diskusi, dan mengarahkan bila ada kelompok yang
melenceng jauh pekerjaannya.
7. Salah satu kelompok diskusi (tidak harus yang terbaik)
diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya ke depan
kelas. Sementara kelompok lain, menanggapi dan
menyempurnakan apa yang dipresentasikan. Kelompok
menyampaikan cara menyajikan masalah nyata dalam
ekspresi persamaan dan fungsi kuadrat, dan menggambar
sketsa grafik fungsi kuadrati dengan lisan, tulisan, dan
bagan
8. Guru mengumpulkan semua hasil diskusi tiap kelompok
9. Dengan tanya jawab, guru mengarahkan semua siswa pada
kesimpulan mengenai bentuk fungsi kuadrat dari masalah
nyata dan menggambar grafik fungsi kuadrat.
10. Guru memberikan soal yang terkait dengan fungsi kuadrat .
Dengan tanya jawab, siswa dan guru menyelesaikan soal
yang telah diberikan dengan menggunakan metode yang
berbeda.
11. Guru memberikan soal untuk dikerjakan tiap siswa, dan
dikumpulkan.
Penutup 5. Siswa diminta menyimpulkan tentang bagaimana 15 menit
menentukan akar-akar persamaan kuadrat.
6. Dengan bantuan presentasi komputer, guru menayangkan
apa yang telah dipelajari dan disimpulkan mengenai fungsi
kuadrat.
7. Guru memberikan tugas PR beberapa soal mengenai fungsi
kuadrat.
8. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan
pesan untuk tetap belajar.

H. Penilaian Hasil Belajar


Bentuk Instrumen dan Teknik Penilaian :
a. Bentuk Instrumen berupa Tes:
Tes tertulis bentuk uraian
b. Bentuk Instrumen berupa Non Tes:
Observasi sikap dan keterampilan

Banjarmasin, 13 Juli 2013


Mengetahui
Kepala Sekolah, Guru Mata Pelajaran,

Drs. Mundofir Mukhlisah Zulfa Nadiya, S. Pd


NIP. 19560607 197903 1 011
LEMBAR KERJA SISWA
Materi :
Menyajikan masalah nyata berkaitan Fungsi Kuadrat
Grafik fungsi kuadrat

Menyajikan masalah nyata berkaitan Fungsi Kuadrat


Selesaikan masalah berikut!
Seorang pengusaha meminta sebuah perusahaan konstruksi untuk membangun gedung
yang akan ia jadikan pusat perbelanjaan modern. Gedung itu harus beralas persegi
panjang dengan luas 20.000 m2. Secara spesifik pengusaha tersebut meminta agar
panjang gedung harus 60 m lebih panjang daripada lebarnya. Langkah pertama yang
harus dilakukan perusahaan konstruksi adalah mencari lahannya. Berapa ukuran lahan
minimal sehingga keinginan pengusaha tersebut dapat terwujud?

Model Matematika:
Luas gedung = L = ....................
panjang = p
lebar = l = p - ...
L = p.l
20.000 = p (..........)
20.000 = p2 - ...........
p2 - ....... – 20.000 = 0
Menyelesaikan masalah matematika
Menentukan nilai p dengan rumus abc
−𝑏 ± √𝑏2 −4𝑎𝑐 −(…..) ± √(….)2 −4……… ……. ± √………. ……. ± ……..
p1,2 = = = =
2𝑎 2……. ……… ……….
p1 = ...................
p2 = ...................
nilai yang memenuhi adalah ...............
Sehingga l = ........................
Jadi, pangjang gedung = p = .............. dan lebar gedung = l = ................

Menggambar Grafik Fungsi Kuadrat


Langkah-langkah menggambar grafik fungsi kuadrat:
a. Menentukan titik potong dengan sumbu X, diperoleh jika y = 0
b. Menentukan titik potong dengan sumbu Y, diperoleh jika x = 0
𝑏
c. Menentukan persamaan sumbu simetri: x = − 2𝑎
𝐷
d. Menentukan nilai ekstrem agrafik: y = − 4𝑎
𝑏 𝐷
e. Menentukan titik balik: (− 2𝑎 , − 4𝑎)

Karakteristik Grafik Fungsi Kuadrat


a. Jika a > 0, maka parabola terbuka ke atas
b. Jika a < 0, maka parabola terbuka ke bawah
c. Jika D > 0, maka parabola memotong sumbu X di dua titik
d. Jika D = 0, maka parabola menyinggung sumbu X di satu titik
e. Jika D < 0, maka parabola tidak memotong maupun menyinggung sumbu X
SOAL LATIHAN
Gambarkan grafik fungsi berikut
f(x) = x2 – 4x – 5 , x ∈ ℝ
a = ... b = ... c = ...
a > 0 maka kurva terbuka ke ...........
f. titik potong dengan sumbu X, diperoleh jika y = 0
x2 – 4x – 5 = 0
(x - ....)(x + ....) = 0
x = .... atau x = ....
Titik potong dengan sumbu X adalah (.........) dan (........)
g. titik potong dengan sumbu Y, diperoleh jika x = 0
f(0) = .................................. = ...
Titik potong dengan sumbu Y adalah (.........)
𝑏
h. Persamaan sumbu simetri: x = − 2𝑎 = ...............
𝐷
i. Nilai ekstrem agrafik: y = − 4𝑎 = .................................
j. Titik balik = (............) Y

X
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )

Satuan Pendidikan : SMAN 7 Banjarmasin


Mata Pelajaran : Matematika- wajib
Kelas / Semester : X/2
Topik : Trigonometri
Waktu : 6 x 45 menit (3 kali pertemuan)

A. Kompetensi Inti SMA kelas X


1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
(gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan
menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya,
dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan
prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator


1.1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2.1 Memiliki motivasi internal, kemampuan bekerjasama, konsisten, sikap disiplin,
rasa percaya diri, dan sikap toleransi dalam perbedaan strategi berpikir dalam
memilih dan menerapkan strategi menyelesaikan masalah.
2.2 Mampu mentransformasi diri dalam berperilaku jujur, tangguh menghadapi
masalah kritis dan disiplin dalam melakukan tugas belajar matematika.
2.3 Menunjukkan sikap bertanggung jawab, rasa ingin tahu, jujur dan perilaku perduli
lingkungan.
3.14 Mendeskripsikan konsep perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku melalui
penyelidikan dan diskusi tentang hubungan perbandingan sisi-sisi yang bersesuaian
dalam beberapa segitiga siku-siku sebangun
Indikator:
1. Menyebutkan unsur-unsur pada segitiga siku-siku.
2. Menyelidiki perbandingan sisi-sisi segitiga siku-siku yang sebangun.
3. Menentukan perbandingan trigonometri pada beberapa segitiga siku-siku.
4. Menyimpulkan definisi perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku

3.15 Menemukan sifat-sifat dan hubungan antar perbandingan trigonometri dalam


segitiga siku-siku
Indikator:
1. Menentukan nilai-nilai perbandingan sisi-sisi pada segitiga siku-siku dari sudut yang
berbeda.
2. Membandingkan nilai-nilai perbandingan trigonometri dari sudut yang berbeda pada
sebuah segitiga siku-siku.
3. Menyimpulkan sifat- sifat dan hubungan antar perbandingan trigonometri dalam
segitiga siku-siku.

4.14 Menerapkan perbandingan trigonometri dalam menyelesaikan masalah.


Indikator:
1. Mengidentifikasi masalah yang berkaitan dengan trigonometri dari kehidupan
sehari-hari.
2. Menggunakan nilai perbandingan fungsi trigonometri untuk menyelesaikan masalah
sehari-hari yang berhubungan dengan trigonometri

C. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran trigonometri diharapkan siswa dapat :
1. Menyebutkan unsur-unsur pada segitiga siku-siku.
2. Menyelidiki perbandingan sisi-sisi segitiga siku-siku yang sebangun.
3. Menentukan perbandingan trigonometri pada beberapa segitiga siku-siku.
4. Menyimpulkan definisi perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku
5. Menentukan nilai-nilai perbandingan sisi-sisi pada segitiga siku-siku dari sudut
yang berbeda.
6. Membandingkan nilai-nilai perbandingan trigonometri dari sudut yang berbeda
pada sebuah segitiga siku-siku.
7. Menyimpulkan sifat- sifat dan hubungan antar perbandingan trigonometri dalam
segitiga siku-siku.
8. Mengidentifikasi masalah yang berkaitan dengan trigonometri dari kehidupan
sehari-hari.
9. Menggunakan nilai perbandingan fungsi trigonometri untuk menyelesaikan
masalah sehari-hari yang berhubungan dengan trigonometri

D. Materi Pembelajaran:
Materi Fakta :
1. Gambar tiang bendera (hal. 255)
2. Gambar rumah adat Suku Dayak (hal. 256)
3. Gambar posisi sapu di dinding (hal. 257)
4. Gambar menara, gedung, gunung, pohon, benda-benda langit
5. Gambar benda dan bayangannya
Materi Konsep :
1. Ukuran sudut dalm derajat dan radian
2. Konsep dasar sudut dan kesebangunan segitiga
3. Perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku
Materi Prinsip :
1. Satuan sudut dalam bentuk derajat dapat diubah menjadi satuan radian dan
sebaliknya.
2. Segitiga yang sebangun memiliki perbandingan trigonometri yang tetap
Materi Prosedur :
1. Menentukan besar sudut dalam satuan derajat dan radian
2. Menggambar segitiga siku-siku dengan sudut tertentu
3. Menghitung perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku yang sebangun
4. Menentukan tanda dari perbandingan trigonometri di setiap kuadran.
E. Pendekatan/Model/Metode Pembelajaran
Pendekatan : Scientific
Model : Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD
Metode : Diskusi ,Tanya jawab, Tugas

F. Media, Alat, dan Sumber Bahan


1. Media: Lembar kerja kelompok
2. Alat/Bahan: Laptop dan LCD
3. Sumber Belajar:
Buku siswa
Internet

G. Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi
Waktu
Pendahuluan 1. Guru mengucapkan salam dan mengecek kehadiran siswa. 15 menit
2. Guru mengkondisikan kelas dan siswa mengawali
pembelajaran dengan berdoa bersama
3. Guru memberikan motivasi tentang pentingnya memahami
perbandingan trigonometri dan aplikasinya dalam kehidupan
sehari-hari.
4. Guru memberikan apersepsi untuk mengingatkan kembali
tentang dalil phytagoras dan segitiga sebangun.
5. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin
dicapai.
Inti 1. Langkah-langkah pembelajaran cooperatif tipe STAD: 240
 Peserta didik dikelompokkan ke dalam kelompok masing- menit
masing beranggotakan empat-lima orang.
 Tiap kelompok diberikan lembar kerja kelompok
 Tiap siswa berdiskusi dan mengerjakan tugas bersama-
sama dalam kelompoknya
Mengamati
Membaca mengenai pengertian perbandingan trigonometri,
hubungan antar perbandingan trigonometri pada segitiga siku-
siku, dan penerapannya pada masalah nyata dan matematika.
Menanya
Membuat pertanyaan mengenai pengertian perbandingan
trigonometri, hubungan antar perbandingan trigonometri
padasegitiga siku-siku, dan penerapannya pada masalah nyata
dan matematika.
Mengeksplorasi
Menentukan unsur-unsur yang terdapat pada perbandingan
trigonometri, hubungan antar perbandingan trigonometri pada
segitiga siku-siku, dan penerapannya pada masalah nyata dan
matematika.
Mengasosiasi
Menganalisis dan membuat kategori dari unsur-unsur yang
terdapat pada perbandingan trigonometri, hubungan antar
perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku, dan
penerapannya pada masalah nyata dan matematika, kemudian
menghubungkan unsur-unsur yang sudah dikategorikan
sehingga dapat dibuat kesimpulan mengenai pengertian
perbandingan trigonometri, hubungan antar perbandingan
trigonometri pada segitiga siku-siku, dan penerapannya pada
masalah nyata dan matematika.
 Guru mengawasi kerja masing-masing kelompok
 Tiap kelompok mempresentasikan hasil kerjanya
Mengomunikasikan
Menyampaikan pengertian perbandingan trigonometri,
hubungan antar perbandingan trigonometri pada segitiga
siku-siku, dan penerapannya pada masalah nyata dan
matematika.
 Guru memfasilitasi Tanya jawab antar kelompok
2. Guru mengumpulkan hasil diskusi tiap kelompok
3. Dengan tanya jawab guru mengarahkan semua siswa pada
kesimpulan tentang cara menyelesaikan perbandingan
trigonometri
4. Guru memberikan beberapa soal untuk dikerjakan tiap-tiap
siswa dan dikumpulkan
Penutup 1. Siswa diminta menyimpulkan tentang bagaimana 15 menit
menyelesaikan perbandingan trigonometri pada segitiga
siku-siku dengan berbagai cara.
2. Guru memberikan pekerjaan rumah untuk dibahas pada
pertemuan berikutnya
3. Guru mengakhiri pelajaran dan memberikan pesan untuk
selalu belajar dan tetap semangat.

H. Penilaian Hasil Belajar


Bentuk Instrumen dan Teknik Penilaian :
a. Bentuk Instrumen berupa Tes:
Tes tertulis bentuk uraian
b. Bentuk Instrumen berupa Non Tes:
Observasi sikap dan keterampilan

Banjarmasin, 13 Juli 2013


Mengetahui
Kepala Sekolah, Guru Mata Pelajaran,

Drs. Mundofir Mukhlisah Zulfa Nadiya, S. Pd


NIP. 19560607 197903 1 011
Contoh Instrumen Penilaian Tes berupa soal uraian
1. Tentukanlah nilai sinus, kosinus, dan tangent untuk sudut B dan C,siku-siku berada
dititik A setiap segitiga siku-siku dibawah ini. Nyatakan dalam bentuk yang paling
sederhana

a. C

A B

b. B A

C
2. Diketahui segitigaPQR panjang sisi PQ = 6 cm dan sisi QR =12 cm jika siku-siku
berada pada titik Q dan sudut α berada di titik P tentukan nilai Sin α dalam bentuk
yang paling sederhana.
3. Sebuah tangga disandarkan pada sebuah tembok rumah , jika tinggi tangga adalah
13meter dan sudut yang terbentuk antara tangga dan tembok 45 0 tentukanlah jarak
lantai antara tangga dengan tembok tersebut
Rubrik dan Kunci Jawaban
AC
1.a Sin B = Skor (1- 3)
BC
AB
Cos B = BC
AC
Tan B = AB
AB
Sin C = BC
AC
Cos C = BC
AB
Tan C = AC
AC
1.b Sin B = BC Skor ( 1 – 3 )
AB
Cos B = BC
AC
Tan B = AB
AB
Sin C = BC
AC
Cos C = BC
AB
Tan C = AC
2. Diketahui: PQ = 6 cm Skor (1 - 6)
QR = 12 cm
Sudut α berada di titik P
Ditanya : Sin α
Jawab : PR = √ 62 + 122
PR = √180
PR = 6√5
12
Sin α = 6√5
3. Diketahui : Skor (1- 8)
A
450

Tangga=13 m

B lantai C
𝐵𝐶
Sin A =𝐴𝐶
𝐵𝐶
Sin 450 = 13
BC = Sin 450 x 13 m
1
= 3 x 13
2
13
= 2
√3 m

𝐽𝑈𝑀𝐿𝐴𝐻 𝑆𝐾𝑂𝑅 𝑃𝐸𝑅𝑂𝐿𝐸𝐻𝐴𝑁


Catatan: Skor Akhir = X 100
20

Penyekoran bersifat holistik dan komprehensif, tidak saja memberi skor untuk jawaban
akhir, tetapi juga proses pemecahan masalah.
Lembar Kerja Siswa

Topik : Perbandingan Trigonometri Pada Segitiga Siku-siku


Kelas/semester :X /2
Kelompok : ...
Nama : 1. .............................................
2. .............................................
3. .............................................
4. .............................................
12
1. Diketahui sin α = 13 . Tentukan: cos α , tan α , cosec α , sec α , dan cot α
Jawab:
𝑠𝑖𝑠𝑖 𝑑𝑒𝑝𝑎𝑛 12
Dari yang diketahui soal, sin α = =
𝑠𝑖𝑠𝑖 𝑚𝑖𝑟𝑖𝑛𝑔 13 A
Gambarkan sketsa segitiga siku-siku dengan sisi depan = y = ... dan sisi miring = r = ...
Tentukan nilai x dengan teorema Pythagoras.
x = √𝑟 2 − 𝑦 2 = √…2 − …2 = ..................
𝑠𝑖𝑠𝑖 𝑠𝑎𝑚𝑝𝑖𝑛𝑔 𝐵𝐶 … 𝑠𝑖𝑠𝑖……………………. … … r = 13
cos α = 𝑠𝑖𝑠𝑖 𝑚𝑖𝑟𝑖𝑛𝑔 = 𝐴𝐵 = … sec α = 𝑠𝑖𝑠𝑖……………………. = … = …
𝑠𝑖𝑠𝑖 𝑑𝑒𝑝𝑎𝑛 𝐴𝐶 … 𝑠𝑖𝑠𝑖……………………. … … y = 12
tan α = 𝑠𝑖𝑠𝑖 𝑠𝑎𝑚𝑝𝑖𝑛𝑔 = = cot α = 𝑠𝑖𝑠𝑖…………………….. = =…
… … …
𝑠𝑖𝑠𝑖 𝑚𝑖𝑟𝑖𝑛𝑔 𝐴𝐵 …
cosec α = = =…
𝑠𝑖𝑠𝑖 𝑑𝑒𝑝𝑎𝑛 ….

2 α
2. Diketahui cos α = 3 . Tentukan: sin α , tan α , cosec α , sec α , dan cot α
B x? C
Jawab:
𝑠𝑖𝑠𝑖 𝑠𝑎𝑚𝑝𝑖𝑛𝑔 …
Dari yang diketahui soal, cos α = 𝑠𝑖𝑠𝑖 𝑚𝑖𝑟𝑖𝑛𝑔 = …
Gambarkan sketsa segitiga siku-siku dengan sisi samping = x = ... dan sisi miring = r = ...
A
Tentukan nilai x dengan teorema Pythagoras.
y = √𝑟 2 − …2 = √…2 − …2 = .................. r=…
𝑠𝑖𝑠𝑖……………………… … … 𝑠𝑖𝑠𝑖……………………. … … y=…
sin α = 𝑠𝑖𝑠𝑖 𝑚𝑖𝑟𝑖𝑛𝑔 = 𝐴𝐵 = … sec α = 𝑠𝑖𝑠𝑖……………………. = … = …
𝑠𝑖𝑠𝑖 𝑑𝑒𝑝𝑎𝑛 𝐴𝐶 … 𝑠𝑖𝑠𝑖……………………. … … α
tan α = 𝑠𝑖𝑠𝑖……………………… = = cot α = 𝑠𝑖𝑠𝑖…………………….. = =… C
… … … B
𝑠𝑖𝑠𝑖 𝑚𝑖𝑟𝑖𝑛𝑔 𝐴𝐵 … x = ….
cosec α = = =…
𝑠𝑖𝑠𝑖 𝑑𝑒𝑝𝑎𝑛 ….
7
3. Diketahui tan α = 24 . Tentukan: sin α , cos α , cosec α , sec α , dan cot α
Jawab:
𝑠𝑖𝑠𝑖…………………………………. …
Dari yang diketahui soal, tan α = 𝑠𝑖𝑠𝑖…………………………………. = …
Gambarkan sketsa segitiga siku-siku dengan sisi depan = y = ... dan sisi samping = x = ...
Tentukan nilai x dengan teorema Pythagoras. A
r = √𝑦 2 + 𝑥 2 = √…2 − …2 = ..................
𝑠𝑖𝑠𝑖 𝑑𝑒𝑝𝑎𝑛 𝐴𝐶 … 𝑠𝑖𝑠𝑖……………………. … … r=…
sin α = 𝑠𝑖𝑠𝑖 𝑚𝑖𝑟𝑖𝑛𝑔 = … = … sec α = 𝑠𝑖𝑠𝑖……………………. = … = … y=…
𝑠𝑖𝑠𝑖 𝑠𝑎𝑚𝑝𝑖𝑛𝑔 𝐵𝐶 … 𝑠𝑖𝑠𝑖……………………. … … α
cos α = = 𝐴𝐵 = cot α = 𝑠𝑖𝑠𝑖…………………….. = =…
𝑠𝑖𝑠𝑖 𝑚𝑖𝑟𝑖𝑛𝑔 … …
𝑠𝑖𝑠𝑖 𝑚𝑖𝑟𝑖𝑛𝑔 𝐴𝐵 … B C
cosec α = = =… x = ….
𝑠𝑖𝑠𝑖 𝑑𝑒𝑝𝑎𝑛 ….
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )

Satuan Pendidikan : SMAN 7 Banjarmasin


Mata Pelajaran : Matematika- wajib
Kelas / Semester : X/2
Topik : Trigonometri
Waktu : 4 x 45 menit (2 kali pertemuan)

A. Kompetensi Inti SMA kelas X


1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
(gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan
menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya,
dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan
prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator


1.1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2.1 Memiliki motivasi internal, kemampuan bekerjasama, konsisten, sikap disiplin,
rasa percaya diri, dan sikap toleransi dalam perbedaan strategi berpikir dalam
memilih dan menerapkan strategi menyelesaikan masalah.
2.2 Mampu mentransformasi diri dalam berperilaku jujur, tangguh menghadapi
masalah kritis dan disiplin dalam melakukan tugas belajar matematika.
2.3 Menunjukkan sikap bertanggung jawab, rasa ingin tahu, jujur dan perilaku perduli
lingkungan.
3.16 Mendeskripsikan dan menentukan hubungan perbandingan trigonometri dari sudut
di setiap kuadran, memilih dan menerapkan dalam penyelesaian masalah nyata dan
matematika.
Indikator :
1. Menyebutkan sudut-sudut istimewa.
2. Menentukan nilai perbandingan trigonometri dari sudut istimewa.
3. Menghitung nilai perbandingan trigonometri dari sudut di setiap kuadran.
4. Membandingkan nilai perbandingan trigonometri dari sudut di setiap kuadran..
5. Mengidentifikasi masalah yang dapat diselesaikan dengan perbandingan
trigonometri.
6. Memecahkan masalah dengan perbandingan trigonometri.

4.14 Menerapkan perbandingan trigonometri dalam menyelesaikan masalah.


Indikator :
1. Mengidentifikasi masalah yang berkaitan dengan trigonometri dari kehidupan
sehari-hari.
2. Menggunakan nilai perbandingan fungsi trigonometri untuk menyelesaikan masalah
sehari-hari yang berhubungan dengan trigonometri

C. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran trigonometri diharapkan siswa dapat :
1. Menyebutkan sudut-sudut istimewa.
2. Menentukan nilai perbandingan trigonometri dari sudut istimewa.
3. Menghitung nilai perbandingan trigonometri dari sudut di setiap kuadran.
4. Membandingkan nilai perbandingan trigonometri dari sudut di setiap kuadran.
5. Mengidentifikasi masalah yang dapat diselesaikan dengan perbandingan
trigonometri.
6. Memecahkan masalah dengan perbandingan trigonometri.
7. Mengidentifikasi masalah yang berkaitan dengan trigonometri dari kehidupan
sehari-hari.
8. Menggunakan nilai perbandingan fungsi trigonometri untuk menyelesaikan
masalah sehari-hari yang berhubungan dengan trigonometri

D. Materi Pembelajaran:
Materi Fakta :
Sketsa pengamatan terhadap pesawat udara dengan sudut elevasi θ (hal. 272)
Materi Konsep :
Nilai perbandingan trigonometri sudut istimewa
Nilai perbandingan trigonometri pada setiap kuadran
Materi Prinsip :
Sudut istimewa yaitu 0̊, 30̊, 45̊, 60̊, 90̊
Materi Prosedur :
Menggambar segitiga siku-siku dengan sudut istimewa.
Menghitung perbandingan trigonometri pada setiap kuadran

E. Pendekatan/Model/Metode Pembelajaran
Pendekatan : Scientific
Model : Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD
Metode : Diskusi ,Tanya jawab, Tugas

F. Media, Alat, dan Sumber Bahan


1. Media: Lembar kerja kelompok
2. Alat/Bahan: Laptop dan LCD
3. Sumber Belajar:
Buku siswa
Internet

G. Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi
Waktu
Pendahuluan 1. Guru mengkondisikan kelas dan siswa mengawali 15 menit
pembelajaran dengan berdoa bersama
2. Guru memberikan motivasi tentang pentingnya memahami
perbandingan trigonometri dan aplikasinya dalam kehidupan
sehari-hari.
3. Guru memberikan apersepsi untuk mengingatkan kembali
tentang perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku.
4. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.
Inti 1. Langkah - langkah pembelajaran cooperatif tipe STAD: 240
 Peserta didik dikelompokkan ke dalam kelompok masing- menit
masing beranggotakan empat-lima orang.
 Tiap kelompok diberikan lembar kerja kelompok
 Tiap siswa berdiskusi dan mengerjakan tugas bersama-sama
dalam kelompoknya
Mengamati
Membaca mengenai sudut-sudut istimewa, nilai perbandingan
trigonometri sudut istimewadan sudut pada setiap kuadran, dan
penerapannya pada masalah nyata dan matematika.
Menanya
Membuat pertanyaan mengenai sudut-sudut istimewa, nilai
perbandingan trigonometri sudut istimewadan sudut pada setiap
kuadran, dan penerapannya pada masalah nyata dan matematika.
Mengeksplorasi
Menentukan nilai perbandingan trigonometri sudut istimewadan
sudut pada setiap kuadran, dan penerapannya pada masalah nyata
dan matematika.
Mengasosiasi
Menganalisis dan membuat kategori dari mengenai sudut-sudut
istimewa, nilai perbandingan trigonometri sudut istimewadan
sudut pada setiap kuadran, dan penerapannya pada masalah nyata
dan matematika, kemudian menghubungkan unsur-unsur yang
sudah dikategorikan sehingga dapat dibuat kesimpulan mengenai
sudut-sudut istimewa, nilai perbandingan trigonometri sudut
istimewadan sudut pada setiap kuadran, dan penerapannya pada
masalah nyata dan matematika.
 Guru mengawasi kerja masing-masing kelompok
 Tiap kelompok mempresentasikan hasil kerjanya
Mengomunikasikan
Menyebutkan sudut-sudut istimewa, nilai perbandingan
trigonometri sudut istimewadan sudut pada setiap kuadran, dan
penerapannya pada masalah nyata dan matematika.
 Guru memfasilitasi Tanya jawab antar kelompok
2. Guru mengumpulkan hasil diskusi tiap kelompok
3. Dengan tanya jawab guru mengarahkan semua siswa pada
kesimpulan tentang cara menyelesaikan perbandingan
trigonometri
4. Guru memberikan beberapa soal untuk dikerjakan tiap-tiap
siswa dan dikumpulkan
Penutup 1. Siswa diminta menyimpulkan tentang bagaimana 15 menit
menyelesaikan perbandingan trigonometri sudut-sudut
istimewa dan sudut di berbagai kuadran.
2. Guru memberikan pekerjaan rumah untuk dibahas pada
pertemuan berikutnya
3. Guru mengakhiri pelajaran dan memberikan pesan untuk
selalu belajar dan tetap semangat.

H. Penilaian Hasil Belajar


Bentuk Instrumen dan Teknik Penilaian :
a. Bentuk Instrumen berupa Tes:
Tes tertulis bentuk uraian
b. Bentuk Instrumen berupa Non Tes:
Observasi sikap dan keterampilan

Banjarmasin, 13 Juli 2013


Mengetahui
Kepala Sekolah, Guru Mata Pelajaran,

Drs. Mundofir Mukhlisah Zulfa Nadiya, S. Pd


NIP. 19560607 197903 1 011
LEMBAR KERJA KELOMPOK

Diberikan permasalahan sebagai berikut


1.Diberikan berbagai macam segitiga siku-siku berikut ini berikut:
A 4 cm B P
α
α
3 cm
β 5 cm

C β

Q 12 cm R

Dari kedua gambar segitiga siku-siku diatas tenukanlah nilai dari sin α, cos α ,tan α, sinβ, cos
β serta tan β
2.Dua orang guru dengan tinggi badan yang sama yaitu 170 cm, sedang berdiri tepat didepan
tiang bendera dan memandang puncak tiang bendera sekolahnya. Guru pertama berdiri tepat
10m didepan guru kedua.Jika sudut elevasi guru pertama 600 dan guru kedua 300 maka :
a.Lukislah model masalah tiang bendera menggunakan konsep segitiga diatas.
b. Hitunglah tinggi tiang bendera sekolah tersebut.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )

Satuan Pendidikan : SMAN 7 Banjarmasin


Mata Pelajaran : Matematika- wajib
Kelas / Semester : X/2
Topik : Trigonometri
Waktu : 4 x 45 menit (2 kali pertemuan)

A. Kompetensi Inti SMA kelas X


1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
(gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan
menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya,
dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan
prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator


1.1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2.1 Memiliki motivasi internal, kemampuan bekerjasama, konsisten, sikap disiplin,
rasa percaya diri, dan sikap toleransi dalam perbedaan strategi berpikir dalam
memilih dan menerapkan strategi menyelesaikan masalah.
2.2 Mampu mentransformasi diri dalam berperilaku jujur, tangguh menghadapi
masalah kritis dan disiplin dalam melakukan tugas belajar matematika.
2.3 Menunjukkan sikap bertanggung jawab, rasa ingin tahu, jujur dan perilaku perduli
lingkungan.
3.17 Mendeskripsikan konsep fungsi Trigonometri dan menganalisis grafik fungsinya
serta menentukan hubungan nilai fungsi Trigonometri dari sudut- sudut istimewa.
Indikator :
1. Menjelaskan pengertian fungsi trigonometri.
2. Menganalisis grafik fungsi trigonometri.
3. Membandingkan grafik fungsi sinus, cosinus, dan tangen.
4. Menentukan hubungan nilai fungsi trigonometri dari sudut- sudut istimewa.
4.15 Menyajikan grafik fungsi trigonometri.
Indikator :
1. Menggambarkan grafik fungsi sinus.
2. Menggambarkan grafik fungsi cosinus.
3. Menggambarkan grafik fungsi tangen.

C. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran trigonometri diharapkan siswa dapat :
1. Menjelaskan pengertian fungsi trigonometri.
2. Menganalisis grafik fungsi trigonometri.
3. Membandingkan grafik fungsi sinus, cosinus, dan tangen.
4. Menentukan hubungan nilai fungsi trigonometri dari sudut- sudut istimewa.
5. Menggambarkan grafik fungsi sinus.
6. Menggambarkan grafik fungsi cosinus.
7. Menggambarkan grafik fungsi tangen.

D. Materi Pembelajaran:
Materi Fakta :
Gambar grafik fungsi trigonometri (hal. 275-277))
Materi Konsep :
Grafik fungsi trigonometri.
Materi Prinsip :
Grafik fungsi trigonometri merupakan grafik yang periodik
Materi Prosedur :
Menghitung nilai perbandingan trigonometri di berbagai kuadran
Menggambarkan grafik fungsi trignometripada bidang koordinat Cartesius

E. Pendekatan/Model/Metode Pembelajaran
Pendekatan : Scientific
Model : Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD
Metode : Diskusi ,Tanya jawab, Tugas

F. Media, Alat, dan Sumber Bahan


1. Media: Lembar kerja kelompok
2. Alat/Bahan: Laptop dan LCD
3. Sumber Belajar:
Buku siswa
Internet

G. Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi
Waktu
Pendahuluan 1. Guru mengkondisikan kelas dan siswa mengawali 15 menit
pembelajaran dengan berdoa bersama
2. Guru memberikan motivasi tentang pentingnya memahami
perbandingan trigonometri dan aplikasinya dalam kehidupan
sehari-hari.
3. Guru memberikan apersepsi untuk mengingatkan kembali
tentang perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku,
nilai perbandingan trigonometri sudut istimewa, dan nilai
perbandingan trigonometri di setiap kuadran.
4. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.
Inti 1. Langkah - langkah pembelajaran cooperatif tipe STAD: 240
 Peserta didik dikelompokkan ke dalam kelompok masing- menit
masing beranggotakan empat-lima orang.
 Tiap kelompok diberikan lembar kerja kelompok
 Tiap siswa berdiskusi dan mengerjakan tugas bersama-sama
dalam kelompoknya
Mengamati
Membaca mengenai pengertian fungsi, nilai fungsi trigonometri
dari sudut-sudut istimewa dan mengamati grafik fungsi
trigonometri.
Menanya
Membuat pertanyaan mengenai pengertian fungsi, nilai fungsi
trigonometri dari sudut-sudut istimewa dan grafik fungsi
trigonometri.
Mengeksplorasi
Menentukan pengertian fungsi trigonometri, nilai fungsi
trigonometri dari sudut-sudut istimewa dan grafik fungsi
trigonometri.
Mengasosiasi
Menganalisis dan membuat kategori dari fungsi, nilai fungsi
trigonometri dari sudut-sudut istimewa dan grafik fungsi
trigonometri, kemudian menghubungkan unsur-unsur yang sudah
dikategorikan sehingga dapat dibuat kesimpulan mengenai
pengertian fungsi, nilai fungsi trigonometri dari sudut-sudut
istimewa dan grafik fungsi trigonometri.
 Tiap kelompok mempresentasikan hasil kerjanya
Mengomunikasikan
Menyampaikan pengertian fungsi, nilai fungsi trigonometri dari
sudut-sudut istimewa dan grafik fungsi trigonometri dengan
lisan, tulisan, dan bagan.Guru mengawasi kerja masing-masing
kelompok
 Guru memfasilitasi Tanya jawab antar kelompok
2. Guru mengumpulkan hasil diskusi tiap kelompok
3. Dengan tanya jawab guru mengarahkan semua siswa pada
kesimpulan tentang cara menyelesaikan perbandingan
trigonometri
4. Guru memberikan beberapa soal untuk dikerjakan tiap-tiap
siswa dan dikumpulkan
Penutup 1. Siswa diminta menyimpulkan tentang bagaimana 15 menit
menyelesaikan perbandingan trigonometri sudut-sudut
istimewa dan sudut di berbagai kuadran.
2. Guru memberikan pekerjaan rumah untuk dibahas pada
pertemuan berikutnya
3. Guru mengakhiri pelajaran dan memberikan pesan untuk selalu
belajar dan tetap semangat.

H. Penilaian Hasil Belajar


Bentuk Instrumen dan Teknik Penilaian :
a. Bentuk Instrumen berupa Tes:
Tes tertulis bentuk uraian
b. Bentuk Instrumen berupa Non Tes:
Observasi sikap dan keterampilan
Banjarmasin, 13 Juli 2013
Mengetahui
Kepala Sekolah, Guru Mata Pelajaran,

Drs. Mundofir Mukhlisah Zulfa Nadiya, S. Pd


NIP. 19560607 197903 1 011
LEMBAR KERJA KELOMPOK

Topik : GRAFIK FUNGSI TRIGONOMETRI


Kelas/semester :X/2
Kelompok :
Nama : .................................................
.................................................
.................................................
.................................................

1. Gambarlah grafik fungsi y = sin x pada interval 0º ≤ x ≤ 360º


Langkah 1 : Lengkapilah table berikut untuk menentukan titik bantu.
x 0º 30º 45º 60º 90º 120º 135º 150º 180º 210º 225º 240º 270º 300º 315º 330º 360º
y
=
sin
x
Langkah 2 : Gambarlah titik bantu pada sumbu koordinat kemudian hubungkan menjadi
kurva mulus.

2. Gambarlah grafik fungsi y = cos x pada interval 0º ≤ x ≤ 360º


Langkah 1 : Lengkapilah table berikut untuk menentukan titik bantu.
x 0º 30º 45º 60º 90º 120º 135º 150º 180º 210º 225º 240º 270º 300º 315º 330º 360º
y=
cos
x
Langkah 2 : Gambarlah titik bantu pada sumbu koordinat kemudian hubungkan menjadi
kurva mulus.
3. Gambarlah grafik fungsi y = tan x pada interval 0º ≤ x ≤ 360º
Langkah 1 : Lengkapilah table berikut untuk menentukan titik bantu.
x 0º 30º 45º 60º 90º 120º 135º 150º 180º 210º 225º 240º 270º 300º 315º 330º 360º
y
=
tan
x

Langkah 2 : Gambarlah titik bantu pada sumbu koordinat kemudian hubungkan menjadi
kurva mulus.

Kesimpulan:
1. Nilai maksimum dan minimum fungsi sinus dan kosinus adalah … dan …
2. Grafik fungsi trigonometri bersifat periodic.
3. Periode grafik fungsi sinus dan kosinus adalah ………
4. Periode grafik fungsi tangen adalah ………
5. Amplitudo grafik fungsi y = sin x dan y = cos x adalah ………

Fungsi f(x) = k sin x dan f(x) = k cos x maka amplitudonya adalah k


Contoh: y = 2 sin x
x 0º 30º 45º 60º 90º 120º 135º 150º 180º 210º 225º 240º 270º 300º 315º 330º 360º
sin
x
2
sin
x
360°
Fungsi f(x) = sin bx dan f(x) = cos bx maka periodenya adalah 𝑏
Contoh: y = cos 2x
x 0º 15º 22,5º 30º 45º 60º 67,5º 75º 90º 105º 112,5º 120º 135º 150º 157,5º 165º 180º
2x 0º 30º 45º 60º 315º 330º 360º

Cos
2x

Fungsi f(x) = c + sin x dan f(x) = c + cos x maka grafiknya bergeser ke atas sejauh c
Contoh: y = 1 + sin x
x 0º 30º 45º 60º 90º 120º 135º 150º 180º 210º 225º 240º 270º 300º 315º 330º 360º
sin
x
1
+
sin
x
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Satuan Pendidikan : SMAN 7 Banjarmasin


Kelas/Semester :X/2
Mata Pelajaran : Matematika-Wajib
Topik : Geometri
Waktu : 4 × 45 menit (2 kali pertemuan)

A. Kompetensi Inti
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
(gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan
menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya,
dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan
prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator


1.1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2.1 Menunjukkan sikap senang, percaya diri, motivasi internal, sikap kritis,
bekerjasama, jujur dan percaya diri dalam menyelesaikan berbagai permasalahan
nyata.
2.2 Memiliki sikap toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan
kreatif
3.13 Mendeskripsikan konsep jarak dan sudut antar titik dan garis dan bidang melalui
demonstrasi menggunakan alat peraga atau media lainnya
Indikator:
1. Menemukan konsep jarak antara titik dengan titik
2. Menentukan jarak antara titik dengan titik
3. Menemukan konsep jarak antara titik dengan garis
4. Menentukan jarak antara titik dengan garis
5. Menemukan konsep jarak antara titik dengan bidang,
6. Menentukan jarak antara titik dengan bidang
7. Menemukan konsep jarak antara dua garis yang sejajar
8. Menentukan jarak antara dua garis yang sejajar
9. Menemukan konsep jarak antara dua bidang yang sejajar
10. Menentukan jarak antara dua bidang yang sejajar

4.13 Menggunakan berbagai prinsip bangun datar dan ruang dalam menyelesaikan
masalah nyata berkaitan dengan jarak dan sudut antara titik, garis dan bidang.
Indikator:
1. Mengidentifikasi masalah yang berkaitan dengan jarak antara titik, garis dan
bidang.
2. Menerapkan berbagai prinsip bangun datar dan ruang dalam menyelesaikan
masalah nyata berkaitan dengan jarak dan sudut antara titik, garis dan bidang.

C. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran geometri diharapkan siswa dapat :
1. Menemukan konsep jarak antara titik dengan titik
2. Menentukan jarak antara titik dengan titik
3. Menemukan konsep jarak antara titik dengan garis
4. Menentukan jarak antara titik dengan garis
5. Menemukan konsep jarak antara titik dengan bidang,
6. Menentukan jarak antara titik dengan bidang
7. Menemukan konsep jarak antara dua garis yang sejajar
8. Menentukan jarak antara dua garis yang sejajar
9. Menemukan konsep jarak antara dua bidang yang sejajar
10. Menentukan jarak antara dua bidang yang sejajar
11. Mengidentifikasi masalah yang berkaitan dengan jarak antara titik, garis dan
bidang.
12. Menerapkan berbagai prinsip bangun datar dan ruang dalam menyelesaikan
masalah nyata berkaitan dengan jarak dan sudut antara titik, garis dan bidang

D. Materi Pembelajaran
Materi Fakta:
Gambar burung bertengger di kabel listrik, jembatan penyeberangan, bola di lapangan
(hal. 284- 285)
Peta rumah (hal.286)
Lapangan sepakbola(hal. 289)
Seorang pemanah sedang melatih kemampuan memanahnya (hal. 293)
Materi Konsep:
1. Kedudukan titik
2. Jarak antara dua titik
3. Jarak antara titik ke garis
4. Jarak antara titik ke bidang
5. Jarak antara dua garis sejajar
6. Jarak antara dua bidang sejajar
Materi Prinsip:
Jarak antara dua titik adalah panjang yang menghubungkan kedua titik.
Jarak antara titik ke garis adalah panjang garis tegak lurus yang menghubungkan titik ke
garis.
Jarak antara titik ke bidang adalah panjang garis tegak lurus yang menghubungkan titik
ke bidang.
Jarak antara dua garis yang sejajar adalah panjang garis tegak lurus yang
menghubungkan kedua garis.
Jarak antara dua bidang yang sejajar adalah panjang garis tegak lurus yang
menghubungkan kedua bidang.
Materi Prosedur:
Menggambar titik, garis, dan bidang dengan penggaris
Menggambar garis yang saling tegak lurus
E. Pendekatan /Model/Metode Pembelajaran
Pendekatan : saintifik (scientific).
Model : pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning)
Metode : diskusi, tanya jawab, dan penugasan.

F. Media, Alat, dan Sumber Bahan


1. Penggaris, busur, meteran, kubus, balok, limas.
2. Lembar penilaian
3. Buku matematika kelas X Kemendikbud 2013
4. Lembar kerja kelompok

G. Kegiatan Pembelajaran
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
Pendahuluan 1. Guru mengkondisikan kelas dalam suasana kondusif untuk 10 menit
berlangsungnya pembelajaran.
2. Guru melakukan apersepsi dengan mengingatkan kembali
tugas yang diberikan pada pertemuan lalu yang berhubungan
dengan materi sekarang.
3. Guru memberikan motivasi tentang pentingnya memahami
Geometri dan mengaitkannya dalam kehidupan sehari-hari.
4. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin
dicapai.
5. Guru menginformasikan tentang proses pembelajaran yang
akan dilakukan termasuk aspek-aspek yang dinilai selama
proses pembelajaran berlangsung.
Inti Fase-1 : Penentuan Pertanyaan Mendasar (Start With the 160
Essential Question) menit
Guru mengungkapkan masalah yang berhubungan dengan titik,
garis dan bidang serta jarak antara titik, garis dan bidang.
Guru mengemukakan pertanyaan esensial yang bersifat
eksplorasi pengetahuan yang telah dimiliki siswa berdasarkan
pengalaman belajarnya yang bermuara pada penugasan siswa
dalam melakukan suatu aktivitas.
 Bagaimana menentukan jarak antara titik dengan titik?
 Bagaimana menentukan jarak antara titik dengan garis?
 Bagaimana menentukan jarak titik dengan bidang?

Fase-2 : Mendesain Perencanaan Proyek (Design a Plan for


the Project)
 Guru mengorganisir siswa kedalam kelompok-kelompok
yang heterogen (4-5) orang. Heterogen berdasarkan tingkat
kognitif dan dalam setiap kelompok dikoordinir oleh seorang
ketua.
 Setiap kelompok mendapat tugas yang sama yaitu
menentukan jarak antara titik dengan titik, jarak antara titik
dengan garis, jarak antara titik dengan bidang dan jarak
antara garis dengan garis dimana objek yang digunakan
adalah benda-benda yang ada di lingkungan sekitar atau
media pembelajaran yang sudah disediakan.
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu

Fase-3 : Menyusun Jadwal (Create a Schedule)


 Guru menetapkan waktu maksimal untuk siswa
menyelesaikan proyek.
 Guru meminta setiap kelompok menuliskan alasan setiap
pilihan yang telah dipilih.

Fase-4 : Memonitor siswa dan kemajuan proyek (Monitor


the students and the Progress of the Project)
 Guru Membagikan Lembar Kerja Proyek yang berisi tugas
proyek dengan tagihan:
1) menuliskan informasi yang secara eksplisit dinyatakan
dalam tugas,
2) menuliskan beberapa pertanyaan yang terkait dengan
masalah/tugas yang diberikan,
3) menuliskan konsep-konsep/prinsip-prinsip matematika
berdasarkan pengalaman belajarnya yang terkait dengan
tugas,
4) mengaitkan konsep-konsep yang dinyatakan secara
eksplisit dalam tugas dengan konsep-konsep/prinsip-
prinsip yang dimiliki oleh siswa berdasarkan
pengalaman belajarnya,
5) melakukan dugaan-dugaan berdasarkan kaitan konsep
poin 4),
6) menguji dugaan dengan cara mencoba,
7) menarik kesimpulan

 Guru memonitoring terhadap aktivitas siswa selama


menyelesaikan proyek dengan cara melakukan bimbingan
jika terdapat kelompok membuat langkah yang tidak tepat
dalam penyelesaian proyek.

Fase-5 : Menguji Hasil (Assess the Outcome)


 Guru telah melakukan penilaian selama monitoring
dilakukan dengan mengacu pada rubrik penilaian.yang
bertujuan : mengukur ketercapaian standar, berperan dalam
mengevaluasi kemajuan masing-masing siswa, memberi
umpan balik tentang tingkat pemahaman yang sudah dicapai
siswa, membantu pengajar dalam menyusun strategi
pembelajaran berikutnya.

Fase-6: Mengevaluasi Pengalaman (Evaluate the


Experience)
 siswa secara berkelompok melakukan refleksi terhadap
aktivitas dan hasil proyek yang sudah dijalankan. Hal-hal
yang direfleksi adalah kesulitan-kesulitan yang dialami dan
cara mengatasinya dan perasaan yang dirasakan pada saat
menemukan solusi dari masalah yang dihadapi. Selanjutnya
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
kelompok lain diminta menanggapi
Penutup  Siswa diminta menyimpulkan hasil temuan barunya, guru 10 menit
melengkapi jika ada kekurangan.
 Guru memberikan tugas proyek pada buku pegangan siswa
halaman 297 untuk dikerjakan selama 3 hari

H. Penilaian Hasil Belajar


Bentuk Instrumen dan Teknik Penilaian :
a. Bentuk Instrumen berupa Tes:
Tes tertulis bentuk uraian
b. Bentuk Instrumen berupa Non Tes:
Observasi sikap dan keterampilan

Banjarmasin, 13 Juli 2013


Mengetahui
Kepala Sekolah, Guru Mata Pelajaran,

Drs. Mundofir Mukhlisah Zulfa Nadiya, S. Pd


NIP. 19560607 197903 1 011
Contoh Instrumen Tes Tertulis
1. Diketahui kubus ABCD.EFGH dengan panjang rusuk 5 cm. Titik P adalah titik tengah
CE. Sketsalah gambar kubus yang dimaksud dan hitunglah jarak antara :
a. Titik G dan titik P
b. Titik A dan titik P
c. Titik P dan garis BD
d. Titik B dan garis CH
e. Titik A dan garis CE
2. Diketahui limas segiempat T.ABCD dengan AB = 4cm, BC = 3 cm, TA=TB=TC=TD
= 6,5 cm. Sketsalah gambar limas segiempat yang dimaksud dan tentukan jarak titik
T ke bidang ABCD.

Pedoman Penilaian:
No Aspek yang dinilai Skor
1. a. Sketsa kubus yang dibuat oleh siswa 2
b. Jarak antara titik A ke G adalah 5√3. Karena titik G ke P adalah ½ 2
jarak A ke G maka titik G ke P adalah 5/2 √3cm
c. Jarak titik A ke G adalah 5√3. Karena titik A ke P adalah ½ jarak 2
A ke G maka jarak titik A ke P adalah 5/2 √3 cm
d. Jarak titik P dan garis CH adalah jarak terpendek B kegaris CH 2
yaitu BC = 5 cm
e. Jarak titik A ke garis CE adalah jarak terpendek dari A kegaris CE 2
yaitu AE = 5 cm
2. Sketsa limas yang dibuat oleh siswa 2
Jarak titik T kebidang ABCD adalah panjang ruas garis TO. 1
Untuk menentukan panjang ruas garis TO, terlebih dulu akan
ditentukan panjang ruas garis OC.
OC = ½ AC
= ½ √(AB)2 + (BC)2
= ½ √42 + 32 2
= 5/2
TO = √(TC)2 – (OC)2
= √(6,5)2 – (2,5)2
= √36
=6 2
Jadi, jarak titik T ke bidang ABCD adalag 6 cm.
Skor Maksimum 15

𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 𝑗𝑎𝑤𝑎𝑏𝑎𝑛 𝑏𝑒𝑛𝑎𝑟


Perhitungan nilai akhir adalah = 𝑥 100
𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙
LEMBAR KERJA PROYEK

Kelas/Semester :X/2
Topik : Geometri
Kelompok : ..............................................................
Nama Kelompok : ..............................................................
..............................................................
..............................................................
..............................................................

Langkah-langkah penyelesaian proyek:


1. Siapkan alat/bahan untuk penyelesaian proyek
2. Tentukan objek yang akan diamati
3. Lakukan pengukuran berdasarkan jenis tugas yang diberikan
4. Menyajikan hasil pengukuran dalam Lembar Kerja Proyek
5. Diskusikan dan simpulkan hasil pengukuran
6. Sajikan hasil diskusi dalam diskusi kelas

Sajikan hasil pengukuran ke dalam Tabel dibawah ini

No. Objek yang Yang diukur Hasil pengukuran Keterangan


diamati jarak
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

Jarak terpendek : .................... Jarak Terpanjang : ....................

Kesimpulan :
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
.............................................................................................................................................
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Satuan Pendidikan : SMAN 7 Banjarmasin


Kelas/Semester :X/2
Mata Pelajaran : Matematika-Wajib
Topik : Geometri
Waktu : 4 × 45 menit (2 kali pertemuan)

A. Kompetensi Inti
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
(gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan
menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya,
dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan
prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator


1.1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2.3 Menunjukkan sikap senang, percaya diri, motivasi internal, sikap kritis,
bekerjasama, jujur dan percaya diri dalam menyelesaikan berbagai permasalahan
nyata.
2.4 Memiliki sikap toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan
kreatif
3.13 Mendeskripsikan konsep jarak dan sudut antar titik dan garis dan bidang melalui
demonstrasi menggunakan alat peraga atau media lainnya
Indikator:
1. Menemukan konsep sudut antara garis dengan garis melalui demonstrasi
menggunakan alat peraga atau media lainnya.
2. Menentukan sudut antara garis dengan garis.
3. Menemukan konsep sudut antara garis dengan bidang melalui demonstrasi
menggunakan alat peraga atau media lainnya
4. Menentukan sudut antara garis dan bidang
5. Menemukan konsep sudut antara bidang dengan bidang melalui demonstrasi
menggunakan alat peraga atau media lainnya
6. Menentukan sudut antara bidang dan bidang

4.13 Menggunakan berbagai prinsip bangun datar dan ruang dalam menyelesaikan
masalah nyata berkaitan dengan jarak dan sudut antara titik, garis dan bidang.
Indikator:
1. Mengidentifikasi masalah yang berkaitan dengan sudut dalam bidang ruang.
2. Menerapkan berbagai prinsip bangun datar dan ruang dalam menyelesaikan
masalah nyata berkaitan dengan sudut dalam bidang ruang.

C. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran geometri diharapkan siswa dapat :
1. Menemukan konsep sudut antara garis dengan garis melalui demonstrasi menggunakan
alat peraga atau media lainnya.
2. Menentukan sudut antara garis dengan garis.
3. Menemukan konsep sudut antara garis dengan bidang melalui demonstrasi
menggunakan alat peraga atau media lainnya
4. Menentukan sudut antara garis dan bidang
5. Menemukan konsep sudut antara bidang dengan bidang melalui demonstrasi
menggunakan alat peraga atau media lainnya
6. Menentukan sudut antara bidang dan bidang
7. Mengidentifikasi masalah yang berkaitan dengan sudut dalam bidang ruang.
8. Menerapkan berbagai prinsip bangun datar dan ruang dalam menyelesaikan masalah
nyata berkaitan dengan sudut dalam bidang ruang.

D. Materi Pembelajaran
Materi Fakta:
1. Sudut pandang 2 orang terhadap spanduk (hal. 294)
2. Candi Borobudur (hal. 298)
3. Jembatan dengan tiang penyannga besi (hal. 299)
4. Tiang Bendera (hal. 301)
5. Bidang miring dan bayangan pohon miring (hal. 305)
6. Anak panah (hal. 304)
7. Halte (hal. 308)
Materi Konsep:
1. sudut antara dua garis dalam ruang
2. sudut antara garis dan bidang pada bangun ruang
3. sudut antara dua bidang pada bangun ruang
Materi Prinsip:
1. Sudut antara dua garis adalah sudut lancip yang terbentuk di antara kedua garis.
2. Sudut antara garis dan bidang adalah sudut lancip yang terbentuk di antara garis dan
bidang.
3. Sudut antara dua bidang adalah sudut lancip yang terbentuk di antara kedua bidang.
Materi Prosedur:
1. Menggambar titik, garis, dan bidang dengan penggaris
2. Menggambar garis yang saling tegak lurus

E. Pendekatan /Model/Metode Pembelajaran


Pendekatan : saintifik (scientific).
Model : pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning)
Metode : diskusi, tanya jawab, dan penugasan.

F. Media, Alat, dan Sumber Bahan


1. Penggaris, busur, meteran, kubus, balok, limas.
2. Lembar penilaian
3. Buku matematika kelas X Kemendikbud 2013
4. Lembar kerja kelompok

G. Kegiatan Pembelajaran
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
Pendahuluan 1. Guru menciptakan suasana kondusif untuk 10 menit
berlangsungnya pembelajaran.
2. Guru memberikan motivasi tentang pentingnya
memahami tentang titik, garis dan bidag dalam ruang,
kedudukan titik terhadap garis, titik terhadap bidang ,
garis dengan garis, garis dengan bidang dan kedudukan
bidang dengan bidang
3. Guru memberikan motivasi tentang pentingnya
pembelajaran geometri khususnya materi jarak dan
sudut pada geometri mengaitkannya dalam kehidupan
sehari-hari.
4. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin
dicapai.
5. Guru menginformasikan tentang proses pembelajaran
yang akan dilakukan termasuk aspek-aspek yang dinilai
selama proses pembelajaran berlangsung.
6. Guru melakukan apersepsi dengan mengingatkan
kembali tentang teorema pythagoran dan perbandingan
trogonmetri.
Inti Fase-1: Penentuan Pertanyaan Mendasar 170 menit
Guru mengemukakan pertanyaan esensial yang bersifat
eksplorasi pengetahuan yang telah dimiliki siswa
berdasarkan pengalaman belajarnya yang bermuara pada
penugasan peserta didik dalam melakukan suatu aktivitas.
 Bagaimana menentukan sudut antara garis dengan
garis dalam ruang?
 Bagaimana menentukan sudut antara garis dengan
bidang dalam ruang?
 Bagaimana menentukan sudut antara bidang dengan
bidang dalam ruang?

Fase-2. Mendesain Perencanaan Proyek (Design a


Plan for the Project)
 Guru Mengorganisir siswa kedalam kelompok-
kelompok yang heterogen (4-6) siswa.
 Guru memfasilitasi setiap kelompok untuk menentukan
ketua dan sekretaris secara demokratis, dan
mendeskripsikan tugas masing-masing setiap anggota
kelompok.
 Guru dan peserta didik membicarakan aturan main yang
harus disepakati bersama dalam proses penyelesaian
proyek. Hal-hal yang disepakati: pemilihan aktivitas,
waktu maksimal yang direncanakan, sangsi yang
dijatuhkan untuk yang melanggar aturan main, tempat
pelaksanaan proyek, hal-hal yang dilaporkan, serta alat
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
dan bahan yang dapat diakses untuk membantu
penyelesaian proyek

Fase-3. Menyusun Jadwal (Create a Schedule)


 Guru memfasilitasi peserta didik untuk membuat jadwal
aktifitas yang mengacu pada waktu (batasan waktu)
yang telah disepakati.
 Guru memfasilitasi peserta didik untuk menyusun
langkah alternatif, jika ada sub aktifitas yang tidak tepat
waktu yang telah dijadwalkan.
 Guru meminta setiap kelompok menuliskan alasan
setiap pilihan yang telah dipilih.

Fase-4. Memonitor peserta didik dan kemajuan


proyek
 Guru Membagikan Lemba Kerja siswa yang berisi
tugas proyek dengan tagihan: 1) menuliskan informasi
secara eksplisit yang dinyatakan dalam tugas, 2)
menuliskan beberapa pertanyaan yang terkait dengan
masalah (tugas) yang diberikan, 3) menuliskan konsep-
konsep/prinsip-prinsip matematika berdasarkan
pengalaman belajarnya yang terkait dengan tugas, 4)
mengaitkan konsep-konsep yang dinyatakan secara
eksplisit dalam tugas dengan konsep-konsep/prinsip-
prinsip yang dimiliki oleh siswa berdasarkan
pengalaman belajarnya, 5) melakukan dugaan-dugaan
berdasarkan kaitan konsep poin 4), 6) menguji dugaan
dengan cara mencoba, 6) menarik kesimpulan
 Guru memonitoring terhadap aktivitas peserta didik
selama menyelesaikan proyek dengan cara melakukan
skaffolding jika terdapat kelompok membuat langkah
yang tidak tepat dalam penyelesaian proyek.

Fase- 5. Menguji Hasil (Assess the Outcome)


 Guru telah melakukan penilaian selama monitoring
dilakukan dengan mengacu pada rubrik penilaian.yang
bertujuan: mengukur ketercapaian standar, berperan
dalam mengevaluasi kemajuan masing- masing peserta
didik, memberi umpan balik tentang tingkat
pemahaman yang sudah dicapai peserta didik,
membantu pengajar dalam menyusun strategi
pembelajaran berikutnya.

Fase- 6. Mengevaluasi Pengalaman


 peserta didik secara berkelompok melakukan refleksi
terhadap aktivitas dan hasil proyek yang sudah
dijalankan. Hal-hal yang direfleksi adalah kesulitan-
kesulitan yang dialami dan cara mengatasinya dan
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
perasaan yang dirasakan pada saat menemukan solusi
dari masalah yang dihadapi. Selanjutnya kelompok lain
diminta menanggapi
Penutup  Guru memfasilitasi peserta didik untuk menyimpulkan 10 menit
hasil temuan barunya,
 Guru memberikan tugas proyek pada buku siswa untuk
dikerjakan selama satu minggu

H. Penilaian Hasil Belajar


Bentuk Instrumen dan Teknik Penilaian :
a. Bentuk Instrumen berupa Tes:
Tes tertulis bentuk uraian
b. Bentuk Instrumen berupa Non Tes:
Observasi sikap dan keterampilan

Banjarmasin, 13 Juli 2013


Mengetahui
Kepala Sekolah, Guru Mata Pelajaran,

Drs. Mundofir Mukhlisah Zulfa Nadiya, S. Pd


NIP. 19560607 197903 1 011
Contoh Instrumen Penilaian Hasil Belajar
Tes tertulis
Kubus ABCD.EFGH memiliki rusuk 4 cm. Sudut antara AE dan bidang AFH adalah α.
Nilai sin α adalah……

Alternatif Pedoman Penilaian:


No Aspek yang dinilai Skor
a Sketsa yang dibuat oleh siswa 2
Jika siswa mampu membuat sketsa dengan baik,skornya 2
Jika siswa mampu membuat sketsa tapi belum tepat,skornya 1
Jika siswa tidak mampu membuat sketsa,skornya 0
b Masalah-masalah yang dikemukakan oleh siswa 2
Jika siswa mampu mengemukakan masalah dan berkaitan dengan
persoalan,skornya 2
Jika siswa mampu mengemukakan masalah tapi tidak sesuai dengan
persoalan yang diminta,skornya 1
Jika siswa tidak mampu mengemukakan masalah, skornya 0
c Strategi-strategi yang dikemukakan oleh siswa 2
Jika siswa mampu mengemukakan strategi pemecahan masalah dan
berkaitan dengan persoalan,skornya 2
Jika siswa mampu mengemukakan strategi pemecahan masalah tapi
tidak sesuai dengan persoalan yang diminta,skornya 1
Jika siswa tidak mampu mengemukakan strategi pemecahan
masalah, skornya 0

d Posisi AE dan bidang AFH pada kubus sebagai berikut

Ambil segitiga AEP dengan siku di titik E.

Panjang EP adalah setengah dari panjang diagonal sisi yaitu 2 √ 2


cm. Panjang AP
3
Sinus sudut α dengan demikian adalah

Keterangan :
Nilai 0 diberikan jika siswa tidak mampu melaksanakan prosedur yang diminta
Nilai 1 diberikan jika siswa mampu melaksanakan prosedur yang diminta tetapi hanya
sebagian
Nilai 2 diberikan jika siswa mampu melaksanakan prosedur yang diminta dengan benar
LEMBAR KERJA PROYEK

Satuan Pendidikan : SMA


Kelas/Semester :X/2
Mata Pelajaran : Matematika-Wajib
Topik : Geometri
Waktu : 4 × 45 menit
Kelompok : ..............................................................
Tugas Kelompok : ...............................................................
Nama Kelompok : ..............................................................

Langkah-langkah penyelesaian proyek:

1. Siapkan alat/bahan untuk penyelesaian proyek


2. Tentukan objek yang akan diamati
3. Lakukan pengukuran berdasarkan jenis tugas yang diberikan
4. Menyajikan hasil pengukuran dalam Lembar Kerja Proyek
5. Diskusikan dan simpulkan hasil pengukuran
6. Sajikan hasil diskusi dalam diskusi kelas

Sajikan hasil pengukuran ke dalam Tabel dibawah ini

No. Hasil pengukuran jarak Besar sudut yang terbentuk Keterangan


1
2
3
4
5

Jarak terpendek : .................... Besar Sudut : ..............................


Jarak Terpanjang : .................... Besar Sudut : ..............................

Kesimpulan :
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
..............................................................................................................................................

Tuliskan Anggota Kelompokmu disini :


1. ........................................
2. ........................................
3. ........................................
4. ........................................
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Satuan Pendidikan : SMAN 7 Banjarmasin


Kelas/Semester : X/2
Mata Pelajaran : Matematika-Wajib
Topik : Limit Fungsi Aljabar
Waktu : 4 × 45 menit (2 pertemuan)

A. Kompetensi Inti SMA kelas X


1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
(gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan
menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya,
dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan
prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator


1.1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2.1 Memiliki motivasi internal, kemampuan bekerjasama, konsisten, sikapdisiplin, rasa
percaya diri, dan sikap toleransi dalam perbedaan strategi berpikir dalam memilih
dan menerapkan strategi menyelesaikan masalah.
2.2 Mampu mentransformasi diri dalam berperilaku jujur, tangguh menghadapi
masalah kritis dan disiplin dalam melakukan tugas belajar matematika.
2.3 Menunjukkan sikap bertanggung jawab, rasa ingin tahu, jujur dan perilaku peduli
lingkungan.
3.18 Mendeskripsikan konsep limit fungsi aljabar dengan menggunakan konteks nyata
dan menerapkannya.
Indikator:
1. Menyebutkan pengertian limit fungsi aljabar melalui penerapan dalam konteks
nyata.
2. Menerapkan konsep limit fungsi aljabar untuk menyelesaikan maslah
kontekstual.

4.16Memilih strategi yang efektif dan menyajikan model matematika dalam


memecahkan masalah nyata tentang limit fungsi aljabar.
Indikator:
1. Mengidentifikasi masalah nyata berkaitan dengan limit fungsi aljabar.
2. Menyajikan model matematika dari masalah nyata berkaitan dengan limit fungsi
aljabar.
C. Tujuan Pembelajaran
Setelah melakukan kegiatan diskusi dan pembelajaran kelompok diharapkan siswa
dapat:
1. Menyebutkan pengertian limit fungsi aljabar melalui penerapan dalam konteks nyata.
2. Menerapkan komsep limit fungsi aljabar untuk menyelesaikan maslah kontekstual
3. Mengidentifikasi masalah nyata berkaitan dengan limit fungsi aljabar.
4. Menyajikan model matematika dari masalah nyata berkaitan dengan limit fungsi
aljabar.

D. Materi Pembelajaran:
Materi Fakta :
1. Ilustrasi kehidupan yang mengarah ke limit
2. Menghitung kerusakan jantung yang hasilnya ditampilkan oleh USG
3. Populasi bakteri atau virus dan kemungkinan berapa % virus menular
4. Menghitung rotasi bumi dan benda benda lain yang berbentuk elips seperti komet.
5. Menghitung kekuatan aus besi apabila bergesekan dengan air asin pada teknologi
perkapalan
6. Menentukan areal kerusakan pada saluran air
7. Gambar jalan tol (hal. 316)
8. Ilustrasi gerakan lebah (hal. 317)
9. Ilustrasi limit sebagai pendekatan nilai (hal. 320)
10. Jembatan layang (hal. 321)
Materi Konsep :
1. Penentuan limit suatu fungsi di suatu titik c, ssangat bergantung pada kedudukan titik
c dan daerah asal fungsi tersebut.
2. Sebuah fungsi f dikatakan mempunyai limit di titik c jika dan hanya jika nilai fungsi
untuk x dari kiri dan kanan menuju ke bilangan yang sama.
3. Suatu fungsi f mempunyai limit di titik c apabila limit kiri sama dengan limit kanan di
titik c.
4. Tidak semua fungsi mempunyai limit di titik c. Titik c tidak harus anggota daerah asal
fungsi, tetapi c bilangan real.
5. Misalkan f sebuah fungsi yang terdefinisi pada himpunan bilangan real dan c dan L
adalah bilangan real, fungsi f mendekati L pada saat x mendekati c dapat dituliskan
dengan: lim 𝑓(𝑥) = 𝐿
𝑥→𝑐
Materi Prinsip:
1. Misal f sebuah fungsi f: R→R dan misalkan L dan c bilangan real.
lim 𝑓(𝑥) = 𝐿 jika dan hanya jika f(x) mendekati L untuk semua x mendekati c
𝑥→𝑐
2. Cara menentukan nilai limit fungsi:
a. Substitusi nilai x = c ke fungsi sehingga diperoleh f(c) = L
0 ∞
b. Jika L merupakan bntuk tak tentu, seperti 0 , ∞ , ~ - ~ , maka strategi yang dipilih:
mencari beberapa titik pendekatan (numerik), memfaktor, dan perkalian sekawan.
Materi Prosedur :
Membuat model matematika dari maslah nyata berkaitan dengan limit

E. Pendekatan/Model/Metode Pembelajaran
Pendekatan : Scientific
Model : Pembelajaran koperatif (cooperative learning) menggunakan
kelompok diskusi yang berbasis masalah (problem-based learning)
Metode : Diskusi ,Tanya jawab, Tugas
F. Media, Alat, dan Sumber Bahan
1. Media: Lembar kerja kelompok
2. Alat/Bahan: Laptop dan LCD
3. Sumber Belajar:
Buku siswa
Internet

G. Kegiatan Pembelajaran
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
Pendahuluan 1. Guru memberikan gambaran tentang pentingnya 10 menit
memahami limit dan memberikan gambaran tentang
aplikasi limit dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam hal ini, guru memberikan bayangan permasalahan
yang terkait dengan limit mulai dari hal yang sederhana
hingga yang lebih kompleks. Keterkaitan materi
sebelumnya terutama masalah fungsi dan komposisi
fungsi, kemudian peranan limit nantinya sebagai yang
melandasi konsep turunan dan integral, serta manfaatnya
dalam persoalan kehidupan
2. Sebagai apersepsi untuk mendorong rasa ingin tahu dan
berpikir kritis, siswa diajak melihat fakta di lingkungan
yang terkait dengan limit, seperti:
1) Menyajikan foto jembatan layang
Minta anak untuk mengomentari secara bebas gambar
ini.
2) Bercerita tentang pembuatan jembatan layang yang
berhubungan dengan konsep limit
3) Mengaitkan dengan konsep bilangan real yang
berhubungan dengan limit
Inti 1. Guru membagi siswa dalam beberpa kelompok. 160 menit
2. Siswa diminta membaca mengenai pengertian limit fungsi
aljabar melalui penerapan dalam konteks nyata dan
membuat pertanyaan mengenai pengertian limit fungsi
aljabar.
3. Guru memberikan tantangan persoalan kepada setiap
kelompok, seperti:
a. Seekor lalat diamati sedang hinggap di tanah pada
sebuah lapangan. Pada suatu saat, lalat tersebut
diamati terbang membentuk sebuah lintasan parabola
selama 1 menit, lalat itu telah mencapai ketinggian
maksimum sehingga ia terbang datar setinggi 5 meter
selama 1 menit. Pada menit berikutnya, lalat itu
terbang menungkik lurus sampai mendarat kembali
pada akhir menit ketiga.
Selanjutnya:
Coba kamu (siswa):
1) Modelkan fungsi lintasan lalat tersebut
Petunjuk:
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
- Model umum kurva parabola, 𝑓(𝑡) = 𝑎𝑡 2 + 𝑏𝑡 +
𝑐, dengan 𝑎, 𝑏, 𝑐 bilangan real
- Model umum kurva linear, 𝑓(𝑡) = 𝑚𝑡 +
𝑛, dengan 𝑚, 𝑛 bilangan real
2) Amati model yang kamu peroleh. Tunjukkan pola
lintasan terbang lalat itu dan periksa ketinggian lebah
mendekati menit ke-1 dan ke-2
Petunjuk:
Pilihlah strategi numerik untuk menujukkan pendekatan,
kemudian bandingkan jawaban kamu dengan strategi lain
3) Guru mengarahkan siswa membangun konsep limit
fungsi berdasarkan kegiatan di atas. Siswa diminta
menentukan unsur-unsur yang terdapat pada limit,
menganalisis dan membuat kategori dari unsur-unsur
yang terdapat pada limit fungsi aljabar, kemudian
menghubungkan unsur-unsur yang sudah dikategorikan
sehingga dapat dibuat kesimpulan mengenai pengertian
limit fungsi aljabar
4) Guru memberikan kontra contoh untuk menguatkan
konsep limit fungsi, seperti periksa yang berikut, adakah
niliai limitnya, jika tidak mengapa.
4
a. lim 𝑥−2 𝑏. lim √𝑥 − 6
𝑥→2 𝑥→6
Penutup 1. Siswa diminta menyimpulkan tentang definisi limit suatu 10 menit
fungsi
2. Dengan bantuan presentasi komputer, guru menayangkan
apa yang telah dipelajari dan disimpulkan mengenai limit
fungsi.
3. Guru memberikan tugas PR beberapa soal mengenai
penerapan limit fungsi
4. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan
pesan untuk tetap belajar.

H. Penilaian Hasil Belajar


Bentuk Instrumen dan Teknik Penilaian :
a. Bentuk Instrumen berupa Tes:
Tes tertulis bentuk uraian
b. Bentuk Instrumen berupa Non Tes:
Observasi sikap dan keterampilan

Banjarmasin, 13 Juli 2013


Mengetahui
Kepala Sekolah, Guru Mata Pelajaran,

Drs. Mundofir Mukhlisah Zulfa Nadiya, S. Pd


NIP. 19560607 197903 1 011
Contoh Instrumen Penilaian Hasil belajar
Tes Uraian (tugas kelompok)
1. Seekor lebah diamati sedang hinggap di tanah pada sebuah lapangan. Pada suatu
saat, lalat tersebut diamati terbang membentuk sebuah lintasan parabola selama 1
menit, lalat itu telah mencapai ketinggian maksimum sehingga ia terbang datar
setinggi 4 meter selama 1 menit. Pada menit berikutnya, lalat itu terbang
menungkik lurus sampai mendarat kembali pada akhir menit keempat.
Selanjutnya:
Coba kamu (siswa):
1) Modelkan fungsi lintasan lalat tersebut
Petunjuk:
- Model umum kurva parabola, 𝑓(𝑡) = 𝑎𝑡 2 + 𝑏𝑡 +
𝑐, dengan 𝑎, 𝑏, 𝑐 bilangan real
- Model umum kurva linear, 𝑓(𝑡) = 𝑚𝑡 + 𝑛, dengan 𝑚, 𝑛 bilangan real

2) Amati model yang kamu peroleh. Tunjukkan pola lintasan terbang lalat itu
dan periksa ketinggian lebah mendekati menit ke-1 dan ke-2
Petunjuk:
Pilihlah strategi numerik untuk menujukkan pendekatan, kemudian
bandingkan jawaban kamu dengan strategi lain

2. Berdasarkan definisi limit, periksalah nilai limit fungsi-fungsi berikut, jika tidak
ada ajukan alasannya
1
a. lim(7𝑥 − 5) d.
𝑥→2 4𝑥 3 − 8𝑥 3
lim ( )
𝑥→2 𝑥+4

b. lim (2𝑥 5 − 4) e. 6
𝑥→−1 lim
𝑥→3 𝑥 − 3

c. lim √3𝑥 − 6 f. 2
𝑥→2 lim 2
𝑥→1 2𝑥 − 𝑥

Kunci dan Penskoran


1. Alternatif penyelesaian:

A(1, 4) B(2, 4)
4

O(0, 0) C(4, 0)
Skor 2
0 1 2 4
𝑎𝑡 2 + 𝑏𝑡 + 𝑐, saat 0 ≤ 𝑡 ≤ 1

𝑓(𝑡) =
4, saat 1 ≤ 𝑡 ≤ 2

Skor 2
𝑓(𝑡) = 𝑚𝑡 + 𝑛, saat 2 ≤ 𝑡 ≤ 4
Dengan 𝑎, 𝑏, 𝑐, 𝑚, 𝑛 bilangan real
Dari data di atas:
 Pada t = 0, ketinggian lebah 0, titik awal (0, 0)
 Pada t = 1 sampai t = 2, ketinggian lebah 4, di titik A (1, 4) dan B (2, 4)
 Pada t = 4, ketinggian lebah 0, di titik C (4, 0)
Skor 2
Selanjutnya diolah:
1) Subtitusikan O(0, 0) pada 𝑓(𝑡) = 𝑎𝑡 2 + 𝑏𝑡 + 𝑐, maka 𝑐 = 0
Skor 1
2) Subtitusikan A(1, 4) pada 𝑓(𝑡) = 𝑎𝑡 2 + 𝑏𝑡 + 𝑐, maka 𝑎 + 𝑏 + 𝑐 = 4
Karena 𝑐 = 0, maka 𝑎 + 𝑏 = 4
Skor 1
𝑏
3) Sebab parabol mencapai maksimum saat 𝑡 = 1, berarti − 2𝑎 = 1, atau 𝑏 = −2𝑎
Skor 1
4) Padukan 𝑎 + 𝑏 = 4 dan 𝑏 = −2𝑎, maka:
𝑎 + (−2𝑎) = 4
−𝑎 = 4, atau 𝑎 = −4 dan 𝑏 = −2(−4) = 8
Skor 1
5) Pada saat 0 ≤ 𝑡 ≤ 1, fungsi parabolanya adalah 𝑓(𝑡) = −4𝑡 2 + 8𝑡
Skor 1
6) Pada saat 1 ≤ 𝑡 ≤ 2, lebah terbang konstan di ketinggian 4 meter, fungsinya 𝑓(𝑡) =
4
Skor 1
7) Subtitusikan titik B (2, 4) ke fungsi 𝑓(𝑡) = 𝑚𝑡 + 𝑛, diperoleh 4 = 2𝑚 + 𝑛
Skor 1
8) Subtitusikan titik C (4, 0) ke fungsi 𝑓(𝑡) = 𝑚𝑡 + 𝑛, diperoleh 0 = 4𝑚 + 𝑛,
diperoleh 𝑛 = −4𝑚
Skor 1
9) Substitusikan 𝑛 = −4𝑚 pada 4 = 2𝑚 + 𝑛;
maka
4 = 2𝑚 + (−4𝑚)
4 = −2𝑚, didapat 𝑚 = −2 dan 𝑛 = −4𝑚 = −4. −2 = 8
Skor 2
10) Pada saat 2 ≤ 𝑡 ≤ 4, fungsi linear yang dimaksud, 𝑓(𝑡) = −2𝑡 + 8.
Skor 2

Dengan demikian model fungsi lintasan tersebut adalah:

−4𝑡 2 + 8𝑡, saat 0 ≤ 𝑡 ≤ 1


𝑓(𝑡) =

4, saat 1 ≤ 𝑡 ≤ 2 Skor 2

−2𝑡 + 8, saat 2 ≤ 𝑡 ≤ 4
Selanjutnya nilai fungsi pada saat t mendekati 1 dan t mendekati 2 atau limit fungsi pada t =
1 dan t = 2, dapat dicermati pada tabel berikut:
Tabel 1. Pendekatan 𝒇(𝒕) pada saat t mendekati 1
t 0.9 0.99 0.999 1 1.1 1.2 1.3
f(t) 3.96 3.9996 4 4 4 4 4
Skor 2
Tabel 2. Pendekatan 𝒇(𝒕) pada saat t mendekati 2
t 1.8 1.9 1.99 2 2.01 2.03 2.04
f(t) 4 4 4 4 3.98 3.94 3.92
Skor 2
Sub total = 24
2. Alternatif Penyelesaian
Bagian Pembahasan Skor

a. lim(7𝑥 − 5) = 7.2 − 5 = 14 − 5 = 9 1
𝑥→2

lim (2𝑥 5 − 4) = 2(−1)5 − 4 = 2. (−1) − 4 = −2 − 4


b. 𝑥→−1 1
= −6

lim √3𝑥 − 6tidak ada limitnya karena bila 𝑥 mendekati 2


𝑥→2
c. dengan sedikit lebih kecil dari 2 akan terjadi akar negatif, 1
tidak ada akar bilangan negatif dalam bilangan real

1 1

d. 4𝑥 3 − 8𝑥 3 4. 23 + 8.2 3 1
1
lim ( ) = ( ) = (8)3 = 2
𝑥→2 𝑥+4 2+4
6
lim 𝑥−3tidak ada limitnya sebab bila x sedikit lebih kecil dari
𝑥→3
3 harganya negatif sedangkan jika x sedikit lebih besar dari 3
e. nilainya positif, limit kanan kiri dan kanan tidak sama, tidak 1
semua nilai mendekati 3 nilainya mendekati bilangan yang
sama
2 2
f. lim 2 = =1 1
𝑥→1 2𝑥 − 𝑥 2. 12 − 1
Sub total = 6

𝟏𝟎𝟎
Nilai Akhir Skor Maksimal = (𝟐𝟒 + 𝟔) × = 𝟏𝟎𝟎
𝟑𝟎

Catatan:
Penyekoran bersifat holistik dan komprehensif, tidak saja memberi skor untuk jawaban
akhir, tetapi juga proses pemecahan yang terutama meliputi pemahaman, komunikasi
matematis (ketepatan penggunaan simbol dan istilah), penalaran (logis), serta ketepatan
strategi memecahkan masalah.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Satuan Pendidikan : SMAN 7 Banjarmasin


Kelas/Semester : X/2
Mata Pelajaran : Matematika-Wajib
Topik : Limit Fungsi Aljabar
Waktu : 4 x 45 menit (2 pertemuan)

A. Kompetensi Inti SMA kelas X


1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
(gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan
menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi,
seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator


1.1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2.1 Memiliki motivasi internal, kemampuan bekerjasama, konsisten, sikapdisiplin,
rasa percaya diri, dan sikap toleransi dalam perbedaan strategi berpikir dalam
memilih dan menerapkan strategi menyelesaikan masalah.
2.2 Mampu mentransformasi diri dalam berperilaku jujur, tangguh menghadapi
masalah kritis dan disiplin dalam melakukan tugas belajar matematika.
2.3 Menunjukkan sikap bertanggung jawab, rasa ingin tahu, jujur dan perilaku peduli
lingkungan.
3.19 Merumuskan aturan dan sifat limit fungsi aljabar melalui pengamatan contoh-
contoh.
Indikator:
1. Mengamati contoh-contoh penggunaan aturan dan sifat-sifat limit fungsi ajabar.
2. Menyimpulkan aturan dan sifat-sifat limit fungsi ajabar.
4.16 Memilih strategi yang efektif dan menyajikan model matematika dalam
memecahkan masalah nyata tentang limit fungsi aljabar.
Indikator:
1. Memilih strategi yang efektif untuk menyelesaikan masalah nyata berkaitan dengan
limit fungsi aljabar.
2. Memecahkan masalah nyata dengan aturan dan sifat-sifat limit fungsi aljabar.

C. Tujuan Pembelajaran
Setelah melakukan kegiatan diskusi dan pembelajaran kelompok diharapkan siswa
dapat:
1. Mengamati contoh-contoh penggunaan aturan dan sifat-sifat limit fungsi ajabar.
2. Menyimpulkan aturan dan sifat-sifat limit fungsi ajabar.
3. Memilih strategi yang efektif untuk menyelesaikan masalah nyata berkaitan dengan
limit fungsi aljabar.
4. Memecahkan masalah nyata dengan aturan dan sifat-sifat limit fungsi aljabar.

D. Materi Pembelajaran:
Materi Fakta :
a. Gambar jalan tol (hal. 316)
b. Ilustrasi gerakan lebah (hal. 317)
c. Ilustrasi limit sebagai pendekatan nilai (hal. 320)
d. Jembatan layang (hal. 321)
e. Contoh Sifat-sifat limit (hal. 326)
Materi Konsep :
1. Sifat – sifat limit
2. Menentukan nilai limit fungsi aljabar
Materi Prinsip:
1. Misalkan f(x) dan g(x) adalah fungsi yang mempunyai nilai limit pada x mendekati c,
dengan k dan c adalah bilangan real serta n adalah bilangan bulat positif.
a. lim 𝑘 = 𝑘
𝑥→𝑐
b. lim 𝑥 = 𝑐
𝑥→𝑐
c. lim[𝑘𝑓(𝑥)] = 𝑘 [lim𝑓(𝑥)]
𝑥→𝑐 𝑥→𝑐
d. lim [𝑓(𝑥) + 𝑔(𝑥)] = [lim𝑓(𝑥)] + [lim𝑔(𝑥)]
𝑥→𝑐 𝑥→𝑐 𝑥→𝑐
e. lim [𝑓(𝑥) − 𝑔(𝑥)] = [lim𝑓(𝑥)] − [lim𝑔(𝑥)]
𝑥→𝑐 𝑥→𝑐 𝑥→𝑐
f. lim [𝑓(𝑥) × 𝑔(𝑥)] = [lim𝑓(𝑥)] × [lim𝑔(𝑥)]
𝑥→𝑐 𝑥→𝑐 𝑥→𝑐
𝑓(𝑥) lim 𝑓(𝑥)
g. lim [𝑔(𝑥)] = [𝑥→𝑐 ] dengan lim𝑔(𝑥) ≠ 0
𝑥→𝑐 lim 𝑔(𝑥) 𝑥→𝑐
𝑥→𝑐
𝑛
h. lim[𝑓(𝑥)]𝑛 = [lim𝑓(𝑥)]
𝑥→𝑐 𝑥→𝑐
𝑛 𝑛
i. lim √𝑓(𝑥) = √lim𝑓(𝑥), asalkan lim𝑓(𝑥)> 0 bilamana n genap
𝑥→𝑐 𝑥→𝑐 𝑥→𝑐
2. Cara menentukan nilai limit fungsi:
a. Substitusi nilai x = c ke fungsi sehingga diperoleh f(c) = L
0 ∞
b. Jika L merupakan bentuk tak tentu, seperti 0 , ∞ , ~ - ~ , maka strategi yang dipilih:
mencari beberapa titik pendekatan (numerik), memfaktor, dan perkalian sekawan.
Materi Prosedur :
1. Menggambar grafik fungsi berkaitan dengan limit
2. Menerapkan sifat-sifat limit untuk menyelesaikan masalah
3. Menentukan limit fungsi aljabar dengan cara numerik
4. Menentukan limit fungsi aljabar dengan cara faktorisasi
5. Menentukan limit fungsi aljabar dengan cara perkalian sekawan

E. Pendekatan/Model/Metode Pembelajaran
Pendekatan : Scientific
Model : Kooperatif Learning tipe STAD
Metode : Diskusi ,Tanya jawab, Tugas
F. Media, Alat, dan Sumber Bahan
1. Media : Lembar kerja kelompok
2. Alat/Bahan : Laptop dan LCD
3. Sumber Belajar:
Buku siswa
Internet

G. Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi
Waktu
Pendahuluan 1. Guru mengucapkan salam dan mengecek kehadiran 15 menit
siswa.
2. Guru memberikan gambaran tentang pentingnya
memahami konsep limit fungsi dan aplikasinya dalam
kehidupan sehari-hari.
3. Guru memberikan apersepsi dengan mengingat kembali
dan mendorong rasa ingin tahu serta berfikir kritis:
 Konsep limit
 Sifat-sifat limit
 Fungsi linear dan kuadrat
4. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan
kompetensi yang ingin dicapai.
Inti 1. Langkah-langkah pembelajaran cooperatif tipe STAD : 240
 Peserta didik dikelompokkan ke dalam kelompok menit
masing-masing beranggotakan empat orang.
 Tiap orang dalam tim diberikan materi yang sama yaitu
penyelesaian beberapa model matematika yang
berkaitan dengan konsep limit.
 Anggota-anggota dalam setiap kelompok bertindak
saling membelajarkan.
2. Guru mengarahkan tiap kelompok untuk memahami
konsep limit dan sifat-sifat limit fungsi dari contoh-
contoh soal yang diberikan guru.
3. Siswa dalam kelompok diminta membaca dan
mengamati contoh penggunaan aturan dan sifat limit
fungsi aljabar, serta membuat pertanyaan mengenai
penggunaan aturan dan sifat limit fungsi aljabar.
4. Siswa mengeksplorasi dan menentukan unsu-unsur yang
terdapat pada konsep limit.
5. Siswa menganalisis dan membuat kategori dari unsur-
unsur yang terdapat pada limit fungsi aljabar, aturan,
dan sifat limit fungsi aljabar, kemudian
menghubungkan unsur-unsur yang sudah dikategorikan
sehingga dapat dibuat kesimpulan mengenai pengertian
limit fungsi aljabar, penggunaan aturan dan sifat limit
fungsi aljabar dalam masalah nyata.
6. Guru memberikan beberapa soal dan masing-masing
kelompok mendiskusikannya.
7. Salah satu kelompok mempresentasikan hasil
diskusinya. Siswa menyampaikan pengertian limit
fungsi aljabar, penggunaan aturan dan sifat limit fungsi
aljabar dalam masalah nyata. dengan lisan, dan tulisan.
8. Guru memberikan 4 soal untuk dikerjakan tiap siswa
dan dikumpulkan.
Penutup 1. Siswa diminta menyimpulkan tentang bagaimana cara 15 menit
menyelesaikan limit fungsi aljabar.
2. Guru memberikan pekerjaan rumah beberapa soal
mengenai penyelesaian limit fungsi aljabar.
3. Guru mengakhiri pelajaran dan memberikan pesan untuk
selalu belajar dan tetap semangat.

H. Penilaian Hasil Belajar


Bentuk Instrumen dan Teknik Penilaian :
a. Bentuk Instrumen berupa Tes:
Tes tertulis bentuk uraian
b. Bentuk Instrumen berupa Non Tes:
Observasi sikap dan keterampilan

Banjarmasin, 13 Juli 2013


Mengetahui
Kepala Sekolah, Guru Mata Pelajaran,

Drs. Mundofir Mukhlisah Zulfa Nadiya, S. Pd


NIP. 19560607 197903 1 011
Contoh Instrumen Penilaian Hasil belajar
Tes Uraian

Tentukan nilai limit berikut


1.
x3

lim x 2  1  2. lim
x 2  25
x 5 x  5

2 5 x 2x  2  x  3
3. lim 4. lim
x 1 x 1 x 1 x2  1

Kunci dan Pedoman Penskoran

1.
x3
 
lim x 2  1  lim (32  1)
x3 . ………………………………………………. ( 1 )
=9+1 ………………………………………………… ( 1 )
= 10 ……………………………………………….. ( 1 )
x  25
2
( x  5)( x  5)
2. lim  lim .................................(2)
x 5 x  5 x5 x5
 lim ( x  5) .............................................(2)
x5

 55 ..............................................(1)
 10 . . ..............................................(1)
2 5 x  2 5- x 
3. lim   ............................(1)
x 1 2 5 x 
x1  
4  (5  x)
 lim ...................................(2)
x1 ( x  1)( 2  5  x)
4-5 x
 lim ......................................(1 )
x1 (x - 1)(2  5 - x)
-1  x
 lim .....................................(1)
x 1 (x - 1)(2  5 - x)
x -1
 lim .......................................(2)
x 1 (x - 1)(2  5 - x )
1
 lim .......................................(1)
x 1 2 5- x
1
 .......................................(1)
2 5-x
1 1
  .....................................(1)
22 4
2 x  2  x  3  2x  2  x  3 
4. lim   .................................(1)
x 1  2x  2  x  3 
x1  
(2 x  2)  ( x  3)
lim ...................................(2)
x1 ( x  1)( 2 x  2  x3
2x  2  x  3
lim ..................................(1)
x1 ( x  1)( 2 x  2  x  3 )
x -1
lim ...................................(1)
x 1 ( x  1)( 2 x  2  x  3 )
1
lim ....................................(2)
x 1 2x  2  x  3
1 1
 ...................................(1)
2.1  2  1  3 4

total skor = 27
𝟏𝟎𝟎
Nilai = = 𝟐𝟕 × 𝟐𝟕 = 𝟏𝟎𝟎
LEMBAR KERJA SISWA
RINGKASAN MATERI :
SIFAT-SIFAT LIMIT

Misalkan f(x) dan g(x) adalah fungsi yang mempunyai nilai limit pada x mendekati c, dengan
k dan c adalah bilangan real serta n adalah bilangan bulat positif.
a. lim 𝑘 = 𝑘
𝑥→𝑐
b. lim 𝑥 = 𝑐
𝑥→𝑐
c. lim[𝑘𝑓(𝑥)] = 𝑘 [lim𝑓(𝑥)]
𝑥→𝑐 𝑥→𝑐
d. lim [𝑓(𝑥) + 𝑔(𝑥)] = [lim𝑓(𝑥)] + [lim𝑔(𝑥)]
𝑥→𝑐 𝑥→𝑐 𝑥→𝑐
e. lim [𝑓(𝑥) − 𝑔(𝑥)] = [lim𝑓(𝑥)] − [lim𝑔(𝑥)]
𝑥→𝑐 𝑥→𝑐 𝑥→𝑐
f. lim [𝑓(𝑥) × 𝑔(𝑥)] = [lim𝑓(𝑥)] × [lim𝑔(𝑥)]
𝑥→𝑐 𝑥→𝑐 𝑥→𝑐
𝑓(𝑥) lim 𝑓(𝑥)
g. lim [ ] = [𝑥→𝑐 ] dengan lim𝑔(𝑥) ≠ 0
𝑥→𝑐 𝑔(𝑥) lim 𝑔(𝑥)
𝑥→𝑐
𝑥→𝑐
𝑛
h. lim[𝑓(𝑥)]𝑛 = [lim𝑓(𝑥)]
𝑥→𝑐 𝑥→𝑐
𝑛 𝑛
i. lim √𝑓(𝑥) = √lim𝑓(𝑥), asalkan lim𝑓(𝑥)> 0 bilamana n genap
𝑥→𝑐 𝑥→𝑐 𝑥→𝑐

Menentukan Nilai Limit Fungsi Aljabar


A. Cara Numerik
𝑥 2 −4
f(x) = 𝑥−2 dengan daerah asal Df = {x│x ∈ ℝ dan x ≠ 2}
Tentukan nilai lim 𝑓(𝑥) dengan cara menghitung nilai-nilai fungsi di sekitar x = 2
𝑥→2
Jawab:
Lengkapilah tabel berikut
x 1,7 1,8 1,9 1,99 1,999 → 2,000 ← 2,001 2,01 2,1 2,2
𝑥2 − 4
𝑥−2
𝑥 2 −4
Berdasarkan tabel di atas, terlihat bahwa f(x) = mendekati nilai L = ..... ketika x
𝑥−2
mendekati 2 baik dari kiri maupun kanan.

B. Substitusi
Hitunglah nilai limit fungsi berikut:
1. lim(4𝑥 − 5) = 4 (...) – 5 = ........ (bandingkan dengan nilai f(3))
𝑥→3
𝑥 2 −4 (….)2 −4 ……….
2. lim = = ………. (bandingkan dengan nilai f(2))
𝑥→2 𝑥−1 ….−1

𝑥 2 +3𝑥−4 (….)2 +3 (… )−4 ……….


3. lim = = ………. (bandingkan dengan nilai f(4))
𝑥→4 𝑥−4 ….−4

𝑥 2 +4 (….)2 +4 ……….
4. lim 𝑥 2 −2𝑥 = (….)2 −2 (….) = ………. (bandingkan dengan nilai f(0))
𝑥→0
0 ∞
Jika nilai f(a) merupakan bentuk tak tentu, seperti 0 , ∞ , ~ - ~ , maka nilai limit
diperoleh dengan cara memfaktor atau mengalikan faktor sekawan

C. Faktorisasi
Perhatikan nilai limit fungsi berikut yang dikerjakan dengan substitusi:
𝑥 2 −4 22 −4
lim = = .........
𝑥→2 𝑥−2 2−2
karena nilai limitnya merupakan bentuk tak tentu, maka nilai limit harus ditentukan
dengan cara memfaktorkan. Setelah diperoleh faktor yang sama, maka bentuk fungsi
dapat disederhanakan.
𝑥 2 −4 (𝑥−2)(𝑥+2)
lim = lim = lim … … … … = ....
𝑥→2 𝑥−2 𝑥→2 𝑥−2 𝑥→2
Secara umum, pengerjaan limit bentuk tak tentu dapat dilakukan dengan metode
pemfaktoran.
𝑓(𝑥) 𝑓(𝑎) 0
Misalkan lim [𝑔(𝑥)] = = 0. Upayakan f(x) dan g(x) memiliki faktor yang sama,
𝑥→𝑎 𝑔(𝑎)
misalkan (x – a), sehingga
𝑓(𝑥) (𝑥 − 𝑎). 𝑝(𝑥) 𝑝(𝑥) 𝑝(𝑎)
lim [ ] = lim [ ] = lim [ ]=
𝑥→𝑎 𝑔(𝑥) 𝑥→𝑎 (𝑥 − 𝑎). 𝑞(𝑥) 𝑥→𝑎 𝑞(𝑥) 𝑞(𝑎)
dengan syarat p(a) ≠0 dan q(a) ≠ 0
Latihan:
Tentukan nilai limit berikut
𝑥 2 +𝑥−12 (𝑥− … )(𝑥+ … )
1. lim = lim = lim … … … … = ....
𝑥→3 𝑥−3 𝑥→3 𝑥−3 𝑥→3
2𝑥 2 +3𝑥−2 (………… )(………… )
2. lim = lim = lim … … … … = ⋯
𝑥→−2 𝑥+2 𝑥→−2 𝑥+2 𝑥→−2
𝑥2− 𝑥 𝑥(………..)
3. lim 𝑥 2 + 3𝑥 = lim 𝑥(………..) = lim … … … = ⋯
𝑥→0 𝑥→0 𝑥→0

D. Mengali Faktor Sekawan


𝑔(𝑥) 𝑔(𝑥)
Misal f(x) = ℎ(𝑥) dengan g(x) dan h(x) adalah fungsi bentuk akar. Jika lim [ℎ(𝑥)] =
𝑥→𝑎
𝑔(𝑎) 0
= , maka untuk menentukan nilai limit f(x), kita harus menyederhanakan pecahan
ℎ(𝑎) 0
𝑔(𝑥)
dengan mengalikan faktor sekawan dari g(x) atau h(x). Selanjutnya perhitungan limit
ℎ(𝑥)
dilakukan dengan substitusi.

Latihan
𝑥−1 𝑥−1 √𝑥+1 (𝑥−1)(………..)
1. lim = lim × = lim = lim … … … = ...
𝑥→1 √𝑥−1 𝑥→1 √𝑥−1 √𝑥+1 𝑥→1 …..−1 𝑥→1

√𝑥+2 − √6− 𝑥 √𝑥+2 − √6− 𝑥 √𝑥+2+ √6− 𝑥 ……………………………..


2. lim = lim × = lim (𝑥−2)(………..………… )
𝑥→2 𝑥−2 𝑥→2 𝑥−2 √𝑥+2+ √6− 𝑥 𝑥→2
….(……… ) …. ….
= lim (𝑥−2)(…..………………… ) = lim …..………………… = ….
𝑥→2 𝑥→2
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Satuan Pendidikan : SMAN 7 Banjarmasin


Kelas/Semester : X/2
Mata Pelajaran : Matematika-Wajib
Topik : Statistika
Waktu : 6 x 45 menit (3 pertemuan)

A. Kompetensi Inti SMA kelas X


1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
(gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan
menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi,
seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Menyajikan data dalam bentuk tabel atau diagram/plot.


1.1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2.1 Memiliki motivasi internal, kemampuan bekerjasama, konsisten, sikap disiplin,
rasa percaya diri, dan sikap toleransi dalam perbedaan strategi berpikir dalam
memilih dan menerapkan strategi menyelesaikan masalah.
2.2 Mampu mentransformasi diri dalam berperilaku jujur, tangguh menghadapi
masalah kritis dan disiplin dalam melakukan tugas belajar matematika.
2.3 Menunjukkan sikap bertanggung jawab, rasa ingin tahu, jujur dan perilaku
perduli lingkungan.
3.20 Mendeskripsikan berbagai penyajian data dalam bentuk tabel atau diagram/plot
yang sesuai untuk mengkomunikasikan informasi dari suatu kumpulan data
melalui analisis perbandingan berbagai variasi penyajian data.
Indikator:
1. Membaca data yang disajikan dalam bentuk tabel atau diagram/plot.
2. Membandingkan berbagai variasi penyajian data.

3.21 Mendeskripsikan data dalam bentuk tabel atau diagram / plot tertentu yang sesuai
dengan informasi yang ingin dikomunikasikan.
Indikator:
1. Menentukan mean data tunggal dan data kelompok.
2. Menentukan median data tunggal dan data kelompok.
3. Menentukan modus data tunggal dan data kelompok.
4.17 Menyajikan data nyata dalam bentuk tabel atau diagram/plot tertentu yang
sesuai dengan informasi yang ingin dikomunikasikan.
Indikator:
Menyajikan data dalam bentuk dalam bentuk tabel atau diagram/plot seperti diagram
batang, diagram garis, dan diagram lingkaran

C. Tujuan Pembelajaran
Setelah proses pembelajaran statistika diharapkan siswa dapat :
1. Membaca data yang disajikan dalam bentuk tabel atau diagram/plot.
2. Membandingkan berbagai variasi penyajian data.
3. Menentukan mean data tunggal dan data kelompok.
4. Menentukan median data tunggal dan data kelompok.
5. Menentukan modus data tunggal dan data kelompok.
6. Menyajikan data dalam bentuk dalam bentuk tabel atau diagram/plot seperti
diagram batang, diagram garis, dan diagram lingkaran

D. Materi
Materi Fakta:
1. Data tentang produksi barang UKM di Yogyakarta (hal. 342)
2. Diagram garis jumlah produksi barang UKM di Yogyakarta (hal. 347)
3. Diagram lingkaran persentase tingkat produksi UKM (hal. 348)
4. Tabel gaji buruh (hal. 349)
5. Data ulangan siswa(hal. 355)
Materi Konsep:
1. Penyajian data tunggal dan kelompok dalam bentuk
a. Tabel
b. Diagram garis, diagram batang dan diagram lingkaran
2. Menentukan mean, median, dan modus data tunggal dan data kelompok.
Materi Prinsip:
1. Data tunggal maupun data kelompok dapat disajikan dalam bentuk tabel atau
diagram/plot seperti diagram batang, diagram garis, dan diagram lingkaran.
2. Data yang disajikan bentuk tabel atau diagram/plot dapat ditafsirkan dalam
ukuran pemusatan, yaitu mean, median, dan modus agar mudah dikomunikasikan.
Materi Prosedur:
1. Mengumulkan data dari berbagai sumber.
2. Menyajikan data dalam bentuk tabel atau diagram/plot seperti diagram batang,
diagram garis, dan diagram lingkaran.
3. Mendeskripsikan data yang disajikan dalam bentuk tabel atau diagram/plot
seperti diagram batang, diagram garis, dan diagram lingkaran.
4. Mengolah data yang disajikan dalam ukuran pemusatan, yaitu mean, median, dan
modus.

E. Pendekatan /Model /Metoda Pembelajaran


 Pendekatan pembelajaran : scientific
 Model Pembelajran : Cooperatif Learning tipe STAD
 Metoda Pembelajaran : Diskusi, tanya jawab dan penugasan.

F. Media, Alat, dan Sumber Bahan


1. Media: Lembar kerja kelompok
2. Alat/Bahan: Laptop dan LCD
3. Sumber Belajar:
Buku siswa
Internet

G. Kegiatan Pembelajaran
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
Pendahuluan Fase menyampaikan tujuan dan memotivasi 20 menit
1. Guru memberikan salam.
2. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin
dicapai.
3. Guru memotivasi siswa melalui pemaparan manfaat
mempelajari statistika.
4. Guru menjelaskan kepada siswa tentang model
pembelajaran yang akan digunakan yaitu model
pembelajaran Cooperatif Learning tipe STAD dan
teknik penilaian yang akan digunakan
Inti Fase menyajikan informasi 240
1. Guru menyajikan informasi tentang penyajian data menit
dalam bentuk tabel atau diagram/plot garis, batang dan
lingkaran kepada siswa .
2. Guru mengajak siswa memecahkan masalah mengenai
bagaimana memperoleh rata-rata (mean), nilai tengah
(median) dan modus suatu data tunggal dan data
kelompok yang berada dalam kehidupan sehari-hari.
Fase mengorganisasikan siswa ke dalam kelompok-
kelompok belajar
1. Guru membagi siswa ke dalam kelompok-kelompok
yang terdiri dari 4 atau 5 orang dengan jenis kelamin
dan tingkat kemampuan yang berbeda.
2. Guru meminta setiap kelompok untuk menyelesaikan
masalah dalam LKS.
3. Siswa diminta untuk melakukan
Mengamati
Mengamati berbagai penyajian data dalam bentuk atau
diagram/plot, dan cara membuatnya.
Menanya
Membuat pertanyaan mengenai cara membuat berbagai
penyajian data dalam bentuk atau diagram/plot.
Mengeksplorasi
Menentukan unsur-unsur yang terdapat pada berbagai
penyajian data dalam bentuk atau diagram/plot.
Mengasosiasi
Menganalisis dan membuat kategori dari unsur-unsur yang
terdapat pada berbagai penyajian data dalam bentuk atau
diagram/plot, kemudian menghubungkan unsur-unsur yang
sudah dikategorikan sehingga dapat dibuat kesimpulan
mengenai cara membuat berbagai penyajian data dalam
bentuk atau diagram/plot.
Fase membimbing kelompok bekerja dan belajar
1. Guru mengarahkan atau membimbing siswa
memecahkan masalah yang ditemui selama melakukan
diskusi.
2. Guru menekankan pada siswa untuk mengemukakan
ide kelompoknya sendiri tentang cara menyelesaikan
masalah.
Fase Evaluasi
1. Setiap kelompok mempresentasikan jawabannya di
depan kelas dan kelompok lain memberi tanggapan.
Mengomunikasikan
Menyampaikan cara membuat berbagai penyajian data
dalam bentuk atau diagram/plot dengan lisan, tulisan, dan
diagram.
2. Guru bertindak sebagai fasilitator. Guru memandu
jalannya diskusi dan merumuskanjawaban yang benar.
3. Setiap siswa mengerjakan kuis individu.
Penutup Fase Memberikan penghargaan 20 menit
1. Siswa menyimpulkan materi yang telah didiskusikan
dengan bimbingan guru.
2. Guru memberikan penghargaan pada kelompok.
3. Guru menginformasikan tentang materi yang akan
dipelajari pada pertemuan yang akan datang
4. Guru mengakhiri pelajaran dan memberikan pesan
untuk selalu belajar dan tetap semangat.

H. Penilaian
Bentuk Instrumen dan Teknik Penilaian :
a. Bentuk Instrumen berupa Tes:
Tes tertulis bentuk uraian
b. Bentuk Instrumen berupa Non Tes:
Observasi sikap dan keterampilan

Banjarmasin, 13 Juli 2013


Mengetahui
Kepala Sekolah, Guru Mata Pelajaran,

Drs. Mundofir Mukhlisah Zulfa Nadiya, S. Pd


NIP. 19560607 197903 1 011
Contoh Instrumen Penilaian Tes Tertulis Uraian
Soal :
1. Diketahui data tentang tinggi badan 20 siswa (dalam cm) sebagai berikut :
156, 158, 160, 164, 160, 156, 160, 162, 164, 160
156, 160, 160, 164, 170, 158, 156, 170, 155, 155
Sajikan data di atas dalam bentuk :
a. Tabel
b. Diagram garis
c. Diagram batang dan
d. Diagram lingkaran
2. Tentukan mean, median dan modus dari data berikut:
60, 70, 65, 60, 75, 80, 80, 90, 45, 50
3. Diketahui tinggi badan siswa kelas X adalah sebagai berikut :
Tinggi Frekuensi
147 6
148 5
150 6
152 8
155 7
Tentukan :
a. Rata-rata b. modus
4. Suatu lembaga survey menemukan 10 Usaha Kecil Menengah (UKM) yang
tersebar di Kabupaten Bahagia yang memproduksi berbagai produk seperti:
Kerajinan tangan, makanan kering, dan asesoris. Lembaga Survey tersebut
memperoleh data produksi sepuluh UKM untuk tahun 2012 yakni sebagai berikut

UKM A B C D E F G H I J
Jumlah Produksi (Unit) 50 65 70 80 45 55 75 70 85 70

Lembaga survey ini akan menyampaikan data statistic kepada pemerintah .


Bagaimana lembaga tersebut harus menyusun informasi mengenai data beserta
rata-rata tingkat produksi prduk UKM di Kab. Bahagia?

Kunci Jawaban dan Pedoman Penskoran :


1. a. Tabel (skor 1)

Nilai Frekuensi
155 2
156 4
158 2
160 6
162 1
164 3
170 2
Jumlah 20
b. Diagram garis (skor 1)

2
1
1

155 156 158 160 162 164 170

a. Diagram batang (skor 1)

6
5
4
3
2
1

1 15 15 16 16 16 17

b. Diagram lingkaran (skor 1)

Tinggi Badan (cm)


155
156
158
160
162

2. Data diurutkan :
50 60 60 65 70 75 80 80 90
a. Rata - rata
∑𝑋 45+50+60+60+65+70+75+80+80+90
x= 𝑛 = 10
675
= 10
= 67,5 skor 2
b. Banyak data = n = 10 skor 1
10 10
𝐷𝑎𝑡𝑢𝑚 𝑘𝑒 ( )+𝐷𝑎𝑡𝑢𝑚 𝑘𝑒( +1) 𝐷𝑎𝑡𝑢𝑚 𝑘𝑒 5 +𝐷𝑎𝑡𝑢𝑚 𝑘𝑒 6 65+70
2 2
Median = = = = 67,5
2 2 2
c. Modus = 60 dan 80 skor 1

3. Diketahui tinggi badan siswa kelas X adalah sebagai berikut :

Tinggi Frekuensi (f.X)


(X) (f)

147 6 882
148 5 740
150 6 900
152 8 1216
155 7 1085
Jumlah 32 4823
skor 1
∑𝑓.𝑋
a. Rata-rata = 𝑥̅ = 𝑛
4823
= 32
= 150,72 skor 2
b. Modus = 152 skor 1

4. Penyajian data lebih baik dalam bentuk tabel


Data Jumlah Produksi Barang UKM di Kab. Bahagia
UKM Jumlah Produksi Barang UKM Kab.Bahagia
A 50
B 65
C 70
D 80
E 45
F 55
G 75
H 70
I 85
J 70
Total 665

𝑑𝑎𝑡𝑎 𝑘𝑒−1+𝑑𝑎𝑡𝑎 𝑘𝑒− 2+𝑑𝑎𝑡𝑎 𝑘𝑒−3+⋯+𝑑𝑎𝑡𝑎 𝑘𝑒 𝑛


Mean = 𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘𝑛𝑦𝑎 𝑑𝑎𝑡𝑎
Untuk data di atas, diperoleh:
50+65+70+80+45+55+75+70+85+70
𝑥̅ = 10
665
𝑥̅ = 10
𝑥̅ = 65,5 skor 2

Skor maksimum = 14
𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 𝑗𝑎𝑤𝑎𝑏𝑎𝑛 𝑏𝑒𝑛𝑎𝑟
nilai = 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙
𝑥 100
LKS MATEMATIKA
Topik : Penyajian Data Tunggal dalam Bentuk Tabel dan Diagram
Mean, Median, Modus Data Tunggal
Kelompok : …………………………….
Nama : …………………………….
…………………………….
…………………………….
…………………………….

Diskusikanlah dan jawablah pertanyan berikut bersama teman dalam kelompokmu.


A. Penyajian data tunggal dalam bentuk tabel dan diagram
Hasil pengukuruan berat badan 40 orang siswa di kelas X 4 SMA Pertiwi adalah sebagai
berikut:
35 39 37 37 35 38 35 36
37 37 37 35 35 39 36 37
37 38 39 37 37 38 36 38
38 35 39 37 36 37 38 39
39 35 39 37 38 36 39 38

Sajikan data tersebut dalam bentuk:


a. Tabel
Berat Badan (kg) Turus Frekuensi

Jumlah

Berat Badan (kg) Frekuensi

Jumlah
b. Diagram Garis
Perhatikan tabel yang telah kalian buat. Berdasarkan data pada tabel tersebut,
gambarkan diagram garisnya!
Frekuensi

35 36 37 38 39 Berat Badan (kg)

c. Diagram Batang
Perhatikan tabel yang telah kalian buat. Berdasarkan data pada tabel tersebut,
gambarkan diagram batangnya!

Frekuensi

35 36 37 38 39 Berat Badan (kg)


d. Diagram Lingkaran
Lengkapi tabel berikut!
Berat Badan (kg) Frekuensi Derajat

7
35 7 × 360° = ⋯
40

Jumlah 40

Buatlah diagram lingkarannya!


Lembar Kerja Siswa 2
Topik :
- Menyusun Tabel Distribusi Frekuensi Berkelompok
- Menyusun Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif
- Menggambar Histogram, Poligon dan Ogive

A. Tabel Distribusi Frekuensi Berkelompok


Perhatikan tabel distribusi frekuensi berkelompok berikut.
Panjang Benda(cm) Frekuensi
71 – 80 2
81 – 90 4
91 – 100 25
101 – 110 47
111 – 120 18
121 – 130 4
Jumlah .......
1. Kelas
Data tersebut dikelompokkan menjadi ...... kelas.
Kelas pertama : ......... - ..........
Kelas kedua : ......... - ..........
Kelas ketiga : ......... - ..........
Kelas keempat : ......... - ..........
Kelas kelima : ......... - ..........
Kelas keenam : ......... - ..........
2. Batas Kelas
Batas bawah kelas adalah nilai di ujung bawah kelas.
Batas atas kelas adalah nilai di ujung atas kelas.
Misal kelas pertama: 71 – 80
Batas bawah : ......... dan batas atas : ...............
3. Tepi Kelas
Tepi Bawah = batas bawah – 0, 5
Tepi Atas = batas atas + 0, 5
Misal kelas pertama: 71 – 80
Tepi bawah : ...............
Tepi atas : ...............
4. Panjang Kelas = Tepi atas – tepi bawah
1
5. Titik tengah kelas = (batas bawah + batass atas)
2

MEMBUAT TABEL DISTRIBUSI FREKUENSI BERKELOMPOK


Suatu data tinggi badan diperoleh dari 40 siswa.
157 149 125 144 132 156 164 138 144 152
148 136 147 140 158 146 165 154 119 163
176 138 126 168 135 140 153 135 147 142
173 146 162 145 135 142 150 150 145 128
Buatlah tabel distribusi frekuensi berkelompok untuk data tersebut. Ikuti langkah-langkah
berikut.
Jawab:
Langkah 1:
Tentukan x maks = ............. dan x min = ..............
Rentang (range) = R = x maks – x min = ....... - ....... = ...........
Langkah 2:
Banyak data = n = ....
Banyak kelas = k = 1 + 3,3 log n = 1 + 3, 3 log ........ = 1 + ......... = ...................
Banyak kelas dapat dibulatkan menjadi =.............
Catatan:
Menentukan banyakkelas dengan aturan Sturgess, nilai k bukan bilangan bulat. Nilai k dapat
dibulatkan ke bawah atau ke atas sedemikian sehingga panjang kelas yang diperoleh
merupakan bilangan ganjil dan tidak terlalu besar.
Langkah 3:
Panjang kelas = p = R : k = .......... : ................ = ..................
P = ................ (dibulatkan)
Langkah 4:
Tetapkan kelas-kelasnya
Kelas pertama : 119 - ..........
Kelas kedua : ......... - ..........
Kelas ketiga : ......... - ..........
Kelas keempat : ......... - ..........
Kelas kelima : ......... - ..........
Kelas keenam : ......... - ..........
Kelas ketujuh : ......... - ..........
Langkah 5:
Tentukan frekuensi setiap kelasnya. Buatlah tabel distribusi frekuensi berkelompok
Tinggi badan (cm) Turus Frekuensi (f)
119 – 127

Jumlah 40

B. Menyusun Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif


1. Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif Kurang Dari
Frekuensi Kumulatif Kurang Dari ( fk kurang dari) jumlah frekuensi semua nilai amatan
yang .....................................................................................
Dan dilambangkan dengan ..............................
2. Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif Lebih Dari
Frekuensi Kumulatif Lebih Dari ( fk lebih dari) jumlah frekuensi semua nilai amatan
yang .....................................................................................
Dan dilambangkan dengan ..............................
Salin kembali tabel frekuensi berkelompok pada LKS 1
Tinggi badan (cm) Frekuensi (f)
119 – 127

Jumlah 40

Hasil Pengukuran Frekuensi


(cm) kumulatif (fk ≤)
≤ 127,5 3
≤ 136,5 9
≤............
≤............
≤............
≤............
≤............
Jumlah 40

Tepi Atas

Hasil Pengukuran Frekuensi


(cm) kumulatif (fk ≥)
≥ 118,5 40
≥ 127,5 37
≥ ...........
≥ ...........
≥ ............
≥ ...........
≥ ...........
Jumlah 40

Tepi Bawah
C. Menggambar Histogram, Poligon dan Ogive
Sajian tabel distribusi frekuensi dengan menggunakan gambar berbentuk persegi panjang
yang berimpit disebut ................................
Apabila titik-titik tengah dari bagian atas persegi panjang pada histogram tersebut
dihubungkan, akan diperoleh diagram garis yang disebut ..........................
Titik-titik yang merupakan pasangan nilai tepi keas dengan nilai frekuensi kumulatif
kemudian dihubungkan menjadi kurva mulus disebut...............................
Kurva untuk tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif Kurang Dari disebut ................................
Kurva untuk tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif Lebih Dari disebut ................................

Tugas
Gambarkan histogram, poligon, ogive positif dan ogive negatif dari tabel frekuensi yang
telah kalian lengkapi di bagian A.

12

10

0
118,5 127,5 136,5 145,5 154,5 163,5 172,5 181,5
Lembar Kerja Siswa 3
Topik : Menentukan Mean, Median dan Modus Data Tunggal
A. Menentukan Rata-Rata (Mean) Data Tunggal
(1) Nilai ulangan harian matematika 4 orang siswa sebagai
berikut;
76 80 50 95
Berapa nilai rata-ratanya?
Penyelesaian:

∑𝑋 … + … + …+ …
𝑥̅ = = = ........
𝑛 …

(2) Nilai ulangan harian kimia 5 orang siswa sebagai berikut:


50 40 45 60 75
Berapakah nilai rata-rata?
Penyelesaian:

∑𝑋 … + … + …+ … + …
𝑥̅ = = = ........
𝑛 …

(3) Nilai ulangan harian fisika 6 orang siswa sebagai berikut;


70 80 75 45 50 60
Berapakah nilai rata-rata?
Penyelesaian:

∑𝑋 … + …+ …+ … + … + …
𝑥̅ = = = ........
𝑛 …

Kesimpulan:
𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑒𝑚𝑢𝑎 𝑑𝑎𝑡𝑎
 Nilai rata – rata = 𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘𝑛𝑦𝑎 𝑑𝑎𝑡𝑎
(4) Perhatikan tabel data tunggal pada LKS 1
BeratBadan (kg) Frekuensi

Jumlah
Menentukan mean data tunggal yang memiliki frekuensi

x f F.x

Jumlah
∑𝑓.𝑋
 𝑥̅ = = .....................................................
𝑛
B. Menentukan Median Data Tunggal
(1) Nilai ulangan harian kimia 3 orang siswa sebagai berikut:
72 53 60
Berapakah nilai tengah (median)?
Penyelesaian:
Urutkan data tersebut dari yang terkecil:

….. ….. …..


datum ke-1 datum ke-... datum ke-...

Nilai tengahnya (median) adalah datum ke ….. = …..


(2) Nilai ulangan harian fisika 4 orang siswa sebagai berikut;
76 80 56 93
Berapakah nilai tengahnya?
Penyelesaian:
Urutkan data tersebut dari yang terkecil:

….. ….. ….. …..


datum ke-… datum ke-… datum ke-… datum ke-…

Nilai tengahnya (median) adalah datum ke ….. = …..


(3) Nilai ulangan harian kimia 5 orang siswa sebagai berikut:
50 40 45 60 75
Berapakah nilai tengah (median)?
Penyelesaian:
Urutkan data tersebut dari yang terkecil:

…. . ….. ….. ….. …..


datum ke-1 datum ke-2 datum ke-3 datum ke-4 datum ke-5

Nilai tengahnya (median) adalah datum ke ….. = …..


(4) Nilai ulangan harian fisika 6 orang siswa sebagai berikut;
70 80 75 45 50 60
Berapakah nilai tengahnya?
Penyelesaian:
Urutkan data tersebut dari yang terkecil:

…. . ….. ….. ….. ….. …..


datum ke-… datum ke-… datum ke-… datum ke-… datum ke-… datum ke-…

Nilai tengahnya (median) adalah datum ke ….. = …..

Kesimpulan:
 Jika ukuran data n ganjil, maka mediannya adalah nilai datum yang di tengah
yaitu datum ke …………..
(… + … )
Me = datum ke 2
 Jika ukuran data n genap, maka mediannya adalah nilai rataan dari datum ke
….. dan ke …………..
datum ke ( … ) + datum ke ( … )
Me = 2
C. Menentukan Modus Data Tunggal
(1) Nilai ulangan harian matematika 10 orang siswa sebagai berikut:
72 53 60 75 80 75 80 80 85 90
Berapakah nilai modus?
Penyelesaian:
Tuliskan data yang sering muncul adalah:
N ilai Modus adalah …..
(2) Nilai ulangan harian fisika 6 orang siswa sebagai berikut;
76 80 56 93 76 80
Berapakah nilai modus?
Penyelesaian:
Tuliskan data yang sering muncul: …….
Nilai modus adalah = …..
(3) Nilai ulangan harian kimia 8 orang siswa sebagai berikut:
50 70 45 75 75 85 85 70
Berapakah nilai modus?
Penyelesaian:
Tuliskan data yang sering muncul: ...
Nilai modus adalah = …..

Kesimpulan:
Jadi nilai modus adalah nilai yang ................................................
Lembar Kerja Siswa 4
Topik : Menentukan Mean dan Modus Data Berkelompok
A. Menentukan Mean Data Berkelompok
Lengkapilah tabel berikut
Tinggi Badan (cm) Titik Tengah (xi) Frekuensi (fi) Fi . xi
150 – 152 151 2 302
153 – 155 9
156 – 158 14
159 – 161 8
162 – 164 5
165 – 167 2
Jumlah
∑𝑓.𝑋
𝑥̅ = = .....................................................
𝑛

Menentukan Mean Gabungan


𝑓1 . 𝑥̅1 + 𝑓2 . 𝑥̅2 + … … + 𝑓𝑛 . 𝑥̅ 𝑛
𝑥̅ 𝐺𝑎𝑏 =
𝑓1 + 𝑓2 + ⋯ + 𝑓𝑛
Soal
1. Jika 30 siswa kelas XI Ipa 1 memiliki nilai rata-rata 6,5 ; 25 siswa kelas XI Ipa 2
memiliki nilai rata-rata 7 dan 20 siswa kelas XI Ipa 3 memiliki nilai rata-rata 8, tentukan
nilai rata-rata ke-75 siswa tersebut.
2. Nilai rata-rata ujian matematika dari 43 siswa adalah 56. Jika nilai ujian Tuti dan Tono
digabung dengan kelompok tersebut, maka nilai rata-rata ujiannya menjadi 55. Apabila
Tuti mendapat nilai 25, maka berapa nilai Tono?

B. Menentukan Modus Data Berkelompok


Nilai F
55 – 59 6
60 – 64 8
65 – 69 16
70 – 74 10
75 – 7 6
80 - 84 4
Jumlah
Tentukan:
Kelas modus = ... - ... karena frekuensinya tertinggi
L = tepi bawah kelas modus = ... – 0, 5 = ...
d1 = selisih frekuensi kelas modus dengan frekuensi kelas sebelumnya = ... - ... = ...
d2 = selisih frekuensi kelas modus dengan frekuensi kelas sesudahnya = ... - ... = ...
p = panjang kelas = ....
𝑑1
Mo = L + (𝑑 ) . 𝑝 = .............................................................................
1 + 𝑑2
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Satuan Pendidikan : SMAN 7 Banjarmasin


Kelas/Semester : X/2
Mata Pelajaran : Matematika-Wajib
Topik : Peluang
Waktu : 4 × 45 menit (2 pertemuan)

A. Kompetensi Inti SMA kelas X:


1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
(gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan
menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya,
dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan
prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator


1.1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2.1 Memiliki motivasi internal, kemampuan bekerjasama, konsisten, sikap disiplin,
rasa percaya diri, dan sikap toleransi dalam perbedaan strategi berpikir dalam
memilih dan menerapkan strategi menyelesaikan masalah.
2.2 Mampu mentransformasi diri dalam berperilaku jujur, tangguh menghadapi
masalah kritis dan disiplin dalam melakukan tugas belajar matematika.
2.3 Menunjukkan sikap bertanggung jawab, rasa ingin tahu, jujur dan perilaku perduli
lingkungan.
3. 22 Mendeskripsikan konsep peluang suatu kejadian menggunakan berbagai objek
nyata dalam suatu percobaan menggunakan frekuensi relatif
Indikator:
1. Menentukan frekuensi relatif dengan melakukan percobaan berbagai objek nyata.
2. Menyebutkan pengertian dari frekuensi relatif dari suatu percobaan.
3. Menentukan unsur-unsur yang terdapat pada pengertin peluang suatu kejadian yang
diperoleh dari percobaan berbagai objek.
4. Menyebutkan konsep peluang suatu kejadian yang diperoleh dari frekuensi relatif
suatu percobaan berbagai objek.

4.18 Menyajikan hasil penerapan konsep peluang untuk menjelaskan berbagai objek
nyata melalui percobaan menggunakan frekuensi relatif.
Indikator:
1. Menyebutkan contoh masalah nyata yang berkaitan dengan konsep peluang.
2. Menyajikan hasil penerapan konsep peluang pada masalah nyata.
C. Tujuan Pembelajaran
Setelah selesai melaksanakan kegiatan pembelajaran siswa dapat:
1. Menentukan frekuensi relatif dengan melakukan percobaan berbagai objek nyata.
2. Menyebutkan pengertian dari frekuensi relatif dari suatu percobaan.
3. Menentukan unsur-unsur yang terdapat pada pengertin peluang suatu kejadian yang
diperoleh dari percobaan berbagai objek.
4. Menyebutkan konsep peluang suatu kejadian yang diperoleh dari frekuensi relatif
suatu percobaan berbagai objek.
5. Menyebutkan contoh masalah nyata yang berkaitan dengan konsep peluang.
6. Menyajikan hasil penerapan konsep peluang pada masalah nyata.

D. Materi Matematika
Materi Fakta:
1. Permainan ular tangga
2. Pelemparan koin (hal. 375)
3. Masalah percobaan pemeriksaan kualitas lampu (hal. 368)
4. Percobaan putaran jarum jam (hal. 370)
Materi Konsep:
1. Konsep peluang dengan frekuensi relatif
2. Pengertian percobaan, kejadian, titik sampel, dan ruang sampel
3. Cara penyajian dan penentuan ruang sampel
4. Peluang komplemen kejadian
Materi Prinsip:
1. Frekuensi relatif dari suatu kejadian adalah perbandingan banyaknya kejadian yang
terjadi dalam suatu percobaan dengan banyaknya percobaan dilakukan.
𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑘𝑒𝑗𝑎𝑑𝑖𝑎𝑛 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑚𝑢𝑛𝑐𝑢𝑙
Frekuensi relatif = 𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑝𝑒𝑟𝑐𝑜𝑏𝑎𝑎𝑛
2. Titik sampel adalah semua kejadian yang mungkin terjadi dari ssuatu percobaan.
3. Ruang sampel (S) adalah suatu himpunan yang anggotanya semua kejadian yang
mungkin terjadi dalam percobaan atau suatu himpunan yang anggotanya titik-titik
sampel.
4. Kejadian (K) adalah himpunan bagian dari ruang sampel (S)
5. Peluang suatu kejadian K adalah hasil bagi banyaknya kemungkinan kejadian K
terjadi dengan banyaknya anggota ruang sampel dari suatu percobaan.
𝑛(𝐾)
P(K) = 𝑛(𝑆)
6. Peluang suatu kejadian K tepat berada di antara 0 dan 1, 0 ≤ P(K) ≤ 1
7. Jika P(K) = 0, maka kejadian K tidak terjadi.
8. Jika P(K) = 1, maka kejadian K pasti terjadi.
9. Jika K suatu kejadian, maka kejadian yang berada di luar K adlah seluruh kejadian
yang tidak terdaftar di K, disebut komplemen kejadian K, disimbolkan Kc
10. Peluang kejadian K dan peluang komplemennya adalah 1. P(K) + P(Kc) = 1
Materi Prosedur:
1. Cara menentukan frekuensi relatif dari percobaan
2. Cara menyajikan semua kejadian yang mungkin dengan cara mendaftar, dengan
diagram Cartesius, tabel dan diagram pohon.

E. Pendekatan/Model/Metode Pembelajaran
Model Pembelajaran : Cooperatif Learning tipe STAD
Pendekatan pembelajaran : Pendekatan saintifik (scientific).
Metode Pembelajaran : Ekspositori, Penemuan terbimbing, Pemecahan Masalah,
Diskusi, Tanya jawab, tugas.

F. Media, Alat dan Sumber Bahan


1. Media: Lembar kerja kelompok
2. Alat/Bahan: Laptop dan LCD
3. Sumber Belajar:
Buku siswa
Internet

G. Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi
Waktu
Pendahuluan Fase menyampaikan tujuan dan memotivasi 15 menit
1. Guru memberikan salam.
2. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin
dicapai.
3. Guru memotivasi siswa melalui pemaparan manfaat
mempelajari peluang.
4. Guru menjelaskan kepada siswa tentang model
pembelajaran yang akan digunakan yaitu model
pembelajaran Cooperatif Learning tipe STAD dan
teknik penilaian yang akan digunakan
Inti Fase menyajikan informasi 150
1. Guru menyajikan informasi tentang frekuensi relatif, menit
konsep peluang, percobaan, kejadian, titik sampel, dan
ruang sampel kepada siswa .
2. Guru mengajak siswa memecahkan masalah mengenai
bagaimana memperoleh peluang kejadian dari masalah
pada kehidupan sehari-hari.
Fase mengorganisasikan siswa ke dalam kelompok-
kelompok belajar
1. Guru membagi siswa ke dalam kelompok-kelompok
yang terdiri dari 4 atau 5 orang dengan jenis kelamin
dan tingkat kemampuan yang berbeda.
2. Guru meminta setiap kelompok untuk menyelesaikan
masalah dalam LKS.
3. Siswa diminta untuk melakukan
Mengamati
Membaca dan mengamati pengertian peluang suatu
kejadian yang diperoleh dari percobaan berbagai objek.
Menanya
Membuat pertanyaan mengenai pengertian peluang suatu
kejadian yang diperoleh dari percobaan berbagai objek.
Mengeksplorasi
Menentukan unsur-unsur yang terdapat pada pengertian
peluang suatu kejadian yang diperoleh dari percobaan
berbagai objek.
Mengasosiasi
Menganalisis dan membuat kategori dari unsur-unsur yang
terdapat pada pengertian peluang suatu kejadian yang
diperoleh dari percobaan berbagai objek, kemudian
menghubungkan unsur-unsur yang sudah dikategorikan
sehingga dapat dibuat kesimpulan mengenai pengertian
peluang suatu kejadian yang diperoleh dari percobaan
berbagai objek.
Fase membimbing kelompok bekerja dan belajar
1. Guru mengarahkan atau membimbing siswa
memecahkan masalah yang ditemui selama melakukan
diskusi.
2. Guru menekankan pada siswa untuk mengemukakan
ide kelompoknya sendiri tentang cara menyelesaikan
masalah.
Fase Evaluasi
1. Setiap kelompok mempresentasikan jawabannya di
depan kelas dan kelompok lain memberi tanggapan.
Siswa menyampaikan pengertian peluang suatu
kejadian yang diperoleh dari percobaan berbagai objek
dengan lisan, dan tulisan.
2. Guru bertindak sebagai fasilitator. Guru memandu
jalannya diskusi dan merumuskanjawaban yang benar.
3. Setiap siswa mengerjakan kuis individu.
Penutup 1.Siswa diminta menyimpulkan tentang frekuensi relatif. 15 menit
2.Setelah kegiatan presentasi guru dan kegiatan kelompok,
siswa diberikan tes secara individual.
3.Setiap anggota kelompok diharapkan mencapai skor tes
yang tinggi karena skor ini akan memberikan kontribusi
terhadap peningkatan skor rata-rata kelompok. Dari hasil
nilai perkembangan, maka penghargaan pada prestasi
kelompok diberikan dalam tingkatan penghargaan seperti
kelompok baik, hebat dan super.
4.Guru mengakhiri pelajaran dan memberikan pesan untuk
selalu belajar dan tetap semangat.

H. Penilaian
Bentuk Instrumen dan Teknik Penilaian :
a. Bentuk Instrumen berupa Tes:
Tes tertulis bentuk uraian
b. Bentuk Instrumen berupa Non Tes:
Observasi sikap dan keterampilan
Banjarmasin, 13 Juli 2013
Mengetahui
Kepala Sekolah, Guru Mata Pelajaran,

Drs. Mundofir Mukhlisah Zulfa Nadiya, S. Pd


NIP. 19560607 197903 1 011
Contoh Instrumen Penilaian Hasil Belajar I

Tes tertulis
Rino melempar dadu sebanyak 200 kali. Hasilnya adalah muncul muka dadu sebagai
berikut.
a. Bertitik 1 sebanyak 25 kali.
b. Bertitik 3 sebanyak 17 kali.
c. Bertitik 6 sebanyak 56 kali.
Tentukan frekuensi relatif kejadian munculnya mata dadu bertitik 1, 3, dan 6.

Pedoman penskoran
No Kunci jawaban Skor
1 a. Kejadian munculnya muka dadu bertitik 1 sebanyak 25 2
kali.
𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑘𝑒𝑗𝑎𝑑𝑖𝑎𝑛 25 1
Frekuensi relatif = 𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑝𝑒𝑟𝑐𝑜𝑏𝑎𝑎𝑛 = 200 = 8 = 0,125
2
b. Kejadian munculnya muka dadu bertitik 3 sebanyak 17
kali.
𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑘𝑒𝑗𝑎𝑑𝑖𝑎𝑛 17
Frekuensi relatif = 𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑝𝑒𝑟𝑐𝑜𝑏𝑎𝑎𝑛 = 200 = 0,085 2
c. Kejadian munculnya muka dadu bertitik 6 sebanyak 56
kali.
𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑘𝑒𝑗𝑎𝑑𝑖𝑎𝑛 56
Frekuensi relatif = 𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑝𝑒𝑟𝑐𝑜𝑏𝑎𝑎𝑛 = 200 = 0,28

𝒋𝒖𝒎𝒍𝒂𝒉 𝒔𝒌𝒐𝒓
Nilai = × 𝟏𝟎𝟎
𝟔
Catatan:
Penyekoran bersifat holistik dan komprehensif, tidak saja memberi skor untuk jawaban akhir,
tetapi juga proses pemecahan yang terutama meliputi pemahaman, komunikasi matematis
(ketepatan penggunaan simbol dan istilah), penalaran (logis), serta ketepatan strategi
memecahkan masalah
LEMBAR AKTIVITAS SISWA (LAS)

1. Pengertian kejadian
Pada percobaan pelemparan sebuah dadu, ruang sampelnya adalah S = {..........................}
sedangkan titik-titik sampel percobaan tersebut adalah .... , .... , ... , ... , ... , ....
Adapun sembarang himpunan bagian dari ruang sampel disebut kejadian, biasanya
dilambangkan dengan K. Misalnya, K = {2, 4, 6} adalah kejadian munculnya muka dadu
bertitik genap dengan n(K) = .....
Berpikir Cerdas
Buatlah sebanyak banyaknya kejadian dari pengambilan kartu bilangan bernomor 1
sampai dengan 10.
2. Perhitungan peluang suatu kejadian dengan frekuensi relatif
1. Siapkan sekeping uang logam, kemudian lemparkan sebanyak 5 kali. Catat hasil yang
muncul pada tabel berikut!
Sisi yang muncul
Angka Gambar
Banyak pelemparan
5

2. Ulangi langkah pada nomor 1 dengan jumlah pelemparan yang berbeda, misalnya 8
kali, 10 kali, 13 kali, dan seterusnya.

Dari tabel yang telah kamu isi :


1. Bandingkan banyak kejadian muncul sisi gambar dengan banyak pelemparan!
2. Apa yang dapat kamu simpulkan ?
Frekuensi relatif adalah perbandingan .....................................................................
dengan ...........................................................................................................................
3. Benarkah nilai perbandingan banyaknya muncul gambar atau angka dengan
1
banyaknya percobaan, nilai perbandingannya mendekati 2 ?
4. Apa yang dapat kamu simpulkan:
semakin banyak..................................... maka frekuensi relatif semakin
mendekati............................
Masalah
Hasil percobaan pemeriksaan kalitas 20 lampu LED di suatu laboratorium fisika
diperoleh hasil lampu berkualitas baik 12 dan 8 lampu berkualitas buruk. Tentukanlah
frekunsi relatif dari tiap-tiap hasil percobaan tersebut.
Contoh Instrumen Penilaian Hasil Belajar II

Tes tertulis
1. Suatu kotak berisi 4 kelereng merah dan 2 kelereng putih.Dilakukan percobaan
dengan mengambil 2 kelereng sekaligus.Dapatkah kamu menentukan kemungkinan
hasil yang diperoleh 1 kelereng merah dan 1 kelereng putih dari percobaan tersebut?
jika kejadian K adalah munculnya dua kelereng merah sekaligus maka tentukan
kemungkinan hasil dalam kejadian K.
2. Dhani melakukan percobaan dengan melambungkan tiga buah mata koin ke atas
secara bersamaan.tentukan ruang sampel dan anggota ruang sampel.
Kunci Jawaban
1.
Kelereng Merah 2 Merah 3 Merah 4 Putih 1 Putih 2
Merah 1 (M1,M2) (M1,M3) (M1,M4) (M1,P1) (M1,P2)
Merah 2 (M2,M3) (M2,M4) (M2,P1) (M2,P2)
Merah 3 (M3,M4) (M3,P1) (M3,P2)
Merah 4 (M4,P1) (M4,P2)
P1 (P1,P2)
P2

2.
Uang logam A G
A AA AG
G GA GG

UANG LOGAM AA AG GA GG
A AAA AAG AGA AGG
G GAA GAG GGA GGG

No Aspek yang dinilai Skor


1 a. Siswa dapat menuliskan ruang sampel 1
2 b.Siswa dapat menentukan kemungkinan yang terjadi 3
3 c.Pekerjaan sistematis 2
4 d.Pekerjaan rapih 1
Jumlah skor
CATATAN : ( SKOR MAKSIMUM ADALAH 7)

Nilai yang diperoleh siswa adalah jumlah skor/ 7 * 100%

Pemakaian Kehidupan sehari-hari.


Contoh Soal Otentik.
Budi memiliki 3 stel pakaian seragam sekolah yakni abu-abu, putih-putih, dan pramuka; 3
pasang sepatu yakni sepatu vantopel , sepatu pramuka,dan sepatu olah raga; dan 2 buah topi
yakni topi pet, dan topi pramuka. Setiap pergi ke sekolah Budi selalu seragam dan bertopi,
khusus pada hari sabtu memakai topi pramuka. Setiap minggunya jadwal pemakaian baju
seragam :senin putih-putih, selasa-rabu abu-abu, kamis-jumat bebas, dan sabtu pramuka.
Berapa peluang Budi memakai seragam sekolah lengkap abu-abu sepatu vantopel bertopi
pet? Berikanlah komentar secukupnya!
Pedoman penilaian
No Aspek yang dinilai Skor
a Siswadapatmembuatsketsa ( tabel ) 2
Jika siswa mampu membuat sketsa dengan baik,skornya 2
Jika siswa mampu membuat sketsa tapi belum tepat,skornya 1
Jika siswa tidak mampu membuat sketsa,skornya 0
b Masalah-masalah yang dikemukakan oleh siswa 2
Jika siswa mampu mengemukakan masalah dan berkaitan dengan
persoalan,skornya 2
Jika siswa mampu mengemukakan masalah tapi tidak sesuai dengan
persoalan yang diminta,skornya 1
Jika siswa tidak mampu mengemukakan masalah, skornya 0
c Strategi-strategi yang dikemukakan oleh siswa 2
Jika siswa mampu mengemukakan strategi pemecahan masalah dan berkaitan
dengan persoalan,skornya 2
Jika siswa mampu mengemukakan strategi pemecahan masalah tapi tidak
sesuai dengan persoalan yang diminta,skornya 1
Jika siswa tidak mampu mengemukakan strategi pemecahan masalah, skornya
0
d Alternatif jawaban :
Siswa menggunakan sketsa untuk menyelesaikan masalah .
Keterangan :
Nilai 0 diberikan jika siswa tidak mampu melaksanakan prosedur yang 2
diminta
Nilai 1 diberikan jika siswa mampu melaksanakan prosedur yang diminta
tetapi hanya sebagian
Nilai 2 diberikan jika siswa mampu melaksanakan prosedur yang diminta
dengan benar
Siswa mungkin memberikan alternatif jawaban yang lain dengan 2
menggunakan cara yang tidakdiajarkan. Masing diberikan pedoman penskoran
dengan mengacu pada penilaian holistik yang memuat proses pemecahan yang
terutama meliputi pemahaman, komunikasi matematis (ketepatan penggunaan
simbol dan istilah), penalaran (logis), serta ketepatan strategi memecahkan
masalah dan hasil akhir
e. Ide umum pemecahan masalah yang dikemukakan oleh siswa 2
Jika siswa mampu mengemukakan ide pemecahan masalah dan berkaitan
dengan persoalan,skornya 2
Jika siswa mampu mengemukakan idepemecahan masalah tapi tidak sesuai
dengan persoalan yang diminta,skornya 1
Jika siswa tidak mampu mengemukakan ide pemecahan masalah, skornya 0
PENILAIAN PROYEK

Materi Pokok : Peluang

SOAL:
Rumuskan dua masalah pada dua sektor kehidupan sehari-hari di sekitar anda yang didalam
pemecahan masalah tersebut dapat diterapkan konsep dan prinsip peluang, kemudian buatlah
laporan dan presentasikan hasilnya di depan kelas!

RUBRIK PENSKORAN
LEVEL DISKRIPSI
5  Membuat perencanaan yang di dalamnya memuat langkah-langkah dalam persiapan,
pemilihan sektor kehidupan, rumusan judul baik dan menarik
 Sistematika penulisan baik, sumber data akurat
 Rumusan masalahnya akurat dan penyelesaiannya tepat serta membuat kesimpulan
 Performancenya bersih, rapi dan santun
 Presentasinya terarah, teratur, jelas, dan memahami apa yang dipresentasikan
4  Membuat perencanaan yang di dalamnya memuat langkah-langkah dalam persiapan,
pemilihan sektor kehidupan, rumusan judul baik dan menarik
 Sistematika penulisan baik, sumber data akurat
 Rumusan masalahnya akurat dan penyelesaiannya tepat serta membuat kesimpulan
 Performancenya bersih, rapi dan santun
 Presentasinya kurang: terarah, teratur, jelas, tetapi memahami apa yang dipresentasikan
3  Membuat perencanaan yang di dalamnya memuat langkah-langkah dalam persiapan,
pemilihan sektor kehidupan, rumusan judul baik dan menarik
 Sistematika penulisan baik, sumber data akurat
 Rumusan masalahnya akurat dan penyelesaiannya tepat tetapi kesimpulan yang dibuat
kurang tepat
 Performancenya bersih, rapi dan santun
 Presentasinya kurang: terarah, teratur, jelas, tetapi memahami apa yang dipresentasikan
2  Membuat perencanaan yang di dalamnya memuat langkah-langkah dalam persiapan,
pemilihan sektor kehidupan, rumusan judul baik dan menarik
 Sistematika penulisan baik, sumber data akurat
 Rumusan masalahnya akurat tetapi penyelesaiannya tidak tepat serta kesimpulan yang
dibuat kurang tepat
 Performancenya bersih, rapi dan santun
 Presentasinya kurang: terarah, teratur, jelas, dan kurang memahami apa yang
dipresentasikan
1  Membuat perencanaan tetapi tidak lengkap dalam persiapan, pemilihan sektor
kehidupan kurang menarik, dan rumusan judulnya kurang baik
 Sistematika penulisan kurang baik, sumber data tidak akurat
 Rumusan masalahnya tidak akurat dan penyelesaiannya tidak tepat dan tidak membuat
kesimpulan
 Performancenya bersih, rapi dan santun
 Presentasinya tidak: terarah, teratur, jelas, dan tidak memahami apa yang
dipresentasikan
LEMBAR AKTIVITAS SISWA (LAS)

1. Lakukanpercobaanmelambungkansebuahuanglogam , lengkapitabel dibawahini :

Kel Banyak pelemparan Angka Gambar


I 30 Kali
II 60 kali

Apa yang dapat anda simpulkan?


2. Lakukanpercobaanmelambungkansebuahdadu ,lengkapitabel di bawahini

Kel Banyaknyaperc 1 2 3 4 5 6

III 30 Kali
IV 60 Kali

Apa yang dapat anda simpulka?

3. Lakukan percobaan melambungkan sebuah coin dan sebuah dadu


secarabersamaan,lengkapi tabel dibawah ini

Kel Banyaknya 1 2G 3G 4G 5G 6G 1 2 3 4 5 6
G A A A A A A
V 60 kali
VI 120 kali

Apa yang dapat anda simpulkan?


LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN SIKAP

Mata Pelajaran : Matematika


Kelas/Semester : X/2
Tahun Pelajaran : 2013/2014
Waktu Pengamatan : 2x45

berikan nilai pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan.

Tangguh menghaddapi masalah

Nilai ( skor diperoleh/skor max )


Peduli terhadap lingkungan
Kemampuan bekerja sama

Sikap
No.

Motivasi internal

Tanggung jawab
Rasa ingin tahu
Percaya Diri

SKOR MAX
Total Skor
Konsisten

Toleransi
Disiplin

Kritis
Jujur
Nama
1 60
2 60
3 60
4 60
5 60
6 60
7 60
8 60
9 60

Keterangan:
1 : sangat kurang
2 : kurang konsisten
3 : mulai konsisten
4 : kosisten
5 : selalu konsisten
LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN KETERAMPILAN

Mata Pelajaran : Matematika


Kelas/Semester : X/2
Tahun Pelajaran : 2013/2014
Waktu Pengamatan : 2 x 45 menit

Bubuhkan tanda √ pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan.


Keterampilan
Menerapkan konsep/prinsip
No Nama Siswa dan strategi pemecahan
masalah
KT T ST
1
2
3
4
5
6

Keterangan:
KT : Kurang terampil
T : Terampil
ST : Sangat terampil

Indikator terampil menerapkan konsep/prinsip dan strategi pemecahan masalah yang relevan.
1. Kurang terampil jika sama sekali tidak dapat menerapkan konsep/prinsip dan strategi
pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan menentukan peluang
2. Terampil jika menunjukkan sudah ada usaha untuk menerapkan konsep/prinsip dan
strategi pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan menentukan tetapi
belum belum tepat.
3. Sangat terampil ,jika menunjukkan adanya usaha untuk menerapkan konsep/prinsip dan
strategi pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan menentukan peluang
dan sudah benar.