Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN AKHIR PKM

BAHASA INDONESIA DAN IPA


DI SDN SIDOMULYO 01, SEMBORO
PADA MATA KULIAH PEMANTAPAN KEMAMPUAN MENGAJAR
(PDGK 4209)

DISUSUN OLEH :

NAMA : AGUNG BUDI SASONGKO


NIM : 837566358
POKJAR : UMBULSARI
UPBJJ : JEMBER

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN


UNIVERSITAS TERBUKA
2019.1

i
LAPORAN AKHIR PKM
BAHASA INDONESIA DAN IPA
DI SDN SIDOMULYO 01, SEMBORO
PADA MATA KULIAH PEMANTAPAN KEMAMPUAN MENGAJAR
(PDGK 4209)

DISUSUN OLEH :

NAMA : AGUNG BUDI SASONGKO


NIM : 837566358
POKJAR : UMBULSARI
UPBJJ : JEMBER

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN


UNIVERSITAS TERBUKA
2019.1

i
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT, atas limpahan rahmat
taufik dan hidayah-Nya, sehingga Laporan Pemantapan Kemampuan Mengajar
(PKM) ini dapat terselesaikan dengan baik.
Laporan ini disusun untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Pemantapan
Kemampuan Mengajar (PKM) yang merupakan salah satu Mata Kuliah S-1 PGSD
Semester VI (Enam). Dalam pemantapan, Mahasiswa merancang melaksanakan
Praktik Pembelajaran, agar para mahasiswanya mampu berperan sebagai guru yang
profesional.
Pada kesempatan ini penulis banyak mengucapkan terima kasih kepada
seluruh pihak yang telah memberikan arahan dan bimbingan serta motivasi
sehingga penulis bisa menyelesaikan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
Ucapan terima kasih penulis sampaikan kepada :
1. Prof. Dr. Mohammad Imam Farisi, M.Pd, sebagai direktur UPBJJ Universitas
Terbuka Jember.
2. Kasmi Rahayu, S.Pd, MM, sebagai supervisor 1 PKM Pokjar Umbulsari.
3. Siti Gumiarni, S.Pd, selaku Kepsek SDN Sidomulyo 01 yang telah memberikan izin
tempat untuk ujian PKM.
4. Rahmad Supriyadi, S.Pd, SD, selaku supervisor 2 SDN Sidomulyo 01.
5. Keluarga tercinta terutama istri yang selalu mendukung dan memberikan doa yang
tak henti-hentinya kepada penulis.
Penulis menyadari bahwa dalam penulisan laporan ini masih jauh dari
sempurna. Oleh karena itu, saran dan kritik dari pembaca dan penilai senantiasa
penulis harapkan. Semoga laporan Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM) ini
bermanfaat bagi peningkatan pendidikan dan peningkatan kemampuan mengajar
penulis sebagai guru.
Umbulsari, 26 Mei 2019
Penulis

Agung Budi Sasongko

ii
DAFTAR ISI

iii
BAB I
PENDAHULUAN

Sekolah merupakan lembaga pendidikan formal, tempat peserta didik


belajar dan guru mengajar. SD Negeri Sidomulyo 01, merupakan salah satu Sekolah
Dasar Negeri yang berada di Dusun Pucu’an, Desa Sidomulyo, Kecamatan
Semboro, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Sama dengan SD pada
umumnya di Indonesia masa pendidikan sekolah di SD Negeri Sidomulyo 01
ditempuh dalam waktu enam tahun pelajaran, mulai dari Kelas I sampai Kelas VI.
Tempat saya mempraktikkan Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM) ini
dikelas IV, ruangan kelas IV ini berukuran 8 x 7 meter dengan pencahayaan yang
cukup. Peserta didik di kelas IV berjumlah 21 siswa yang terdiri dari 10 siswa laki-
laki dan 11 siswa perempuan dengan latar belakang orang tuanya berbeda yang
bermata pencaharian mayoritas petani.
Guru (pendidik) adalah sebagai peran pembimbing dalam melaksanakan
proses belajar mengajar. Guru dalam dunia pendidikan mempunyai peranan yang
sangat menentukan. Ia bukan hanya harus bisa menyampaikan ilmu pengetahuan
kepada murid-muridnya, namun juga harus mampu mendidik mereka, secara
professional. Tugas guru adalah mendidik, mengajar dan melatih. Saya mulai
bertugas di SD Negeri Sidomulyo 01 dari tahun 2016 dengan berlatar belakang
pendidikan SMA. Mengingat begitu pentingnya guru dalam pendidikan dan untuk
meningkatkan keprofesionalan dalam kegiatan belajar mengajar, saya melanjutkan
pendidikan di Universitas Terbuka.

1
BAB II
MANFAAT PKM PRAKTEK MENGAJAR DAN
REFLEKSI DIRI DALAM PKM

Manfaat yang dapat diperoleh dari pelaksanaan Mata Kuliah Pemantapan


Kemampuan Mengajar (PKM) yaitu kita dapat memiliki pengalaman belajar dalam
menerapkan berbahagia pengetahuan dan pengalaman yang telah diperoleh melalui
tindak mengajar yang dipraktikkannya, mempunyai kemampuan untuk menilai
kekuatan dan kelemahan diri sendiri dalam merancang dan melakukan
pembelajaran serta melakukan berbagai upaya untuk memperbaiki kekurangannya
dalam mengajar dan dapat memantapkan wawasan pengetahuan dan keterampilan
dalam melaksanakan proses pembelajaran. Manfaat proses pemberian umpan balik
yang diberikan oleh Supervisor 1 maupun Supervisor 2 dapat memberikan masukan
pada diri kita sebagai guru dalam meningkatkan kekuatan yang dimiliki agar lebih
baik serta memperbaiki kelemahan yang ada agar menjadi baik atau paling tidak
berkurang.
Manfaat yang saya rasakan setelah melakukan refleksi pembelajaran yaitu
sebagai ajang pengamatan tindakan kelas dalam rangka memetakan karakter dan
daya saing peserta didik, serta untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan kita
dalam mengajar, apa yang sudah baik dan yang belum baik, serta faktor apa saja
yang menyebabkan perilaku mengajar kita tersebut baik dan kurang baik, selain itu
kita dapat mengetahui respons siswa terhadap penggunaan bahan dan media
pembelajaran yang digunakan, mengetahui tanggapan siswa terhadap kegiatan
belajar yang telah dirancang, penggunaan metode/teknik pembelajaran yang
digunakan, komunikasi dan pendekatan terhadap siswa, penggunaan waktu serta
penilaian yang saya berikan selama melaksanakan proses pembelajaran agar dapat
mengetahui peningkatan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran yang
disampaikan.

2
3